cover
Contact Name
Dr. Ide Bagus Siaputra
Contact Email
-
Phone
+62312981246
Journal Mail Official
anima@unit.ubaya.ac.id
Editorial Address
Faculty of Psychology, Universitas Surabaya Jalan Raya Rungkut Mejoyo (Raya Kali Rungkut), Surabaya, East Java, 60293
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
ANIMA Indonesian Psychological Journal
Published by Universitas Surabaya
ISSN : 02150158     EISSN : 26205963     DOI : https://doi.org/10.24123/aipj
Core Subject : Social,
Anima publishes peer reviewed articles with editors and consultants providing detailed assistance for authors to reach publication. Anima publishes research reports and scientific papers in psychology and/or related sciences with the aim to advance science, knowledge, and theory of psychology.
Articles 651 Documents
Aspek Psikologis dan Pencapaian Prestasi Atlet Nasional Indonesia Hartanti; Yuwanto, Listyo; Pambudi R, lndra; Zaenal, Taufik; Lasmono, Hari K.
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 20 No 1 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 1, 2004)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v20i1.4400

Abstract

Sport is an important activity to make life more healthy, and it could be future profession for athletes as well. This study is keen to explore the psychological aspects in achieving best performances of Indonesian national athletes, comprising intelligence, interests, motivation, learning style, emotional factors, and other influencing psychological factors. Subjects were 8 athletes with national or international achievements, settling in Surabaya and Bali, aged 18-37 years, with high school or university education. Results show that athletes have at least normal intellectual levels, high interest in participating in the sport they've chosen, internal motivation in reaching achievements, kinesthetic learning style, and careful attitude, self-confident, ambitious, and high need for achievement. Prominent intellectual aspects of all athletes are the visual motoric coordination, attention concentration, and distinguishing important from unimportant matters. The main psychological aspects in promoting optimal achievement are also discussed. Olah raga merupakan aktivitas penting untuk membuat hidup lebih sehat dan dapat pula menjadi profesi untuk para atlet di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan menggali aspek-aspek psikologis dalam pencapaian prestasi terbaik para atlet nasional Indonesia, yang meliputi inteligensi, minat, motivasi, gaya belajar, faktor emosi, dan faktor psikologis lain yang berpengaruh. Subjek penelitian ini adalah para atlet (N=8; 2 pria dan 6 wanita) yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, tinggal di Jawa Timur dan Bali, berusia antara 18-37 tahun, dengan tingkat pendidikan SMU dan S-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para atlet memiliki tingkat inteligensi minimal normal, minat yang tinggi dalam bidang olah raga yang ditekuni, motivasi internal dalam pencapaian prestasi, gaya belajar kinestetik, dan memiliki sikap hati-hati, percaya diri, serta kebutuhan berprestasi tinggi. Dari asek inteligensi ditengarai kemampuan yang menonjol yang dimiliki seluruh atlet adalah koordinasi visual motorikm arahan perhatian, dan kemampuan membedakan hal yang penting dari yang tidak penting. Aspek-aspek psikologis utama yang menunjang capaian prestasi optimal juga didiskusikan.
Pengembangan Instrumen Kecemasan Olahraga Amir, Nyak
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 20 No 1 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 1, 2004)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v20i1.4401

Abstract

A standardized instrument with a good validity and reliability to measure sport anxiety is not yet available in Indonesia. The aim of this research is to develop such instrument which is suitable to local conditions. Subjects were (N=406) beginner soccer players from Banda Aceh Municipality. The development of this measurement tool was conducted through two activities, namely instrument adaptation, and collection of new items throught item pooling and screening of the item pool (Q-sort). Then the instrument was validated throught two phases, firstly on 406 beginner soccer players, and secondly on 1000 soccer playes from Nangroe Aceh Darussalam. Data were analysed through validity and reliability testing and factor analysis. Results show either the validity or the reliability level of anxiety scale was high enough, and that the sport anxiety scale comprising four factors and 35 items could be used to measure sport anxiety. Alat ukur baku dengan tingkat validitas dan reliabilitas yang baik untuk mengukur tingkat kecemasan olahraga tampaknya belum ada di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan alat ukur demikian yang memiliki tingkat validitas dan reliabilitas yang baik dan dapat diterapkan sesuai kondisi di Indonesia. Subjek penelitian (N=406) adalah seluruh atlet sepakbola pemula Kotamadya Banda Aceh. Metode pengembangan alat ukur ini dilakukan dengan dua kegiatan, yaitu adaptasi instrument, dan pengumpulan butir baru melalui item pool dan screening of item pool (Q-sort). Selanjutnya alat ukur ini diujicobakan melalui dua tahap, yakni uji coba tahap pertama dilakukan pada 406 atlet klub sepakbola pemula, dan uji coba tahap dilakukan pada 1000 atlet klub sepakbola Nangroe Aceh Darussalam. Data dianalisis melalui pengujian validitas, reliabilitas, dan analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan tingkat validitas maupun reliabilitas skala kecemasan tersebut yang cukup tinggi, dan skala kecemasan olahraga yang terdiri atas 4 faktor dan 35 butir pernyataan ini dapat dipakai untuk mengukur kecemasan olahraga.
The Psychological Effects of Decision Making on Stock Trading Sulistiawan, Dedhy
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 20 No 1 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 1, 2004)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v20i1.4402

Abstract

Many of investment and financial management references develop concept and application of analysis under the assumption that business decisions are made in rational, and objective manner. In fact, investment and stock trading decision-making are influenced significantly bu subjectivity, emotion, panis, and overconfidence factors. This situation happens to most new investors. They argue that stock investment will give high profit in a short period of investment, making them over confidence in this business. These phenomena cause bigger greed stimulation, and many of them get significant losses because they have to face more experienced investor with more trading information. The other psychological aspect that can be investigated is panic selling in great disasters, for example The Tragedy of World Trade Center (WTC) and Bali Bomb, that affect irrational decision making of stock investors in Jakarta Stock Exchange (JSX). Hampir semua referensi manajemen keuangan dan investasi mengembangkan konsep dan aplikasi analisis di bursa saham dengan sumsi bahwa pengambilan keputusan bisnis dilakukan secara rasional, dan objektif. Kenyataannya pengambilan keputusan investasi dan perdagangan saham, banyak sekali dipengaruhi oleh faktor subjektivitas, emosi, kepanikan, dna arogansi dari pelakunya. Demikian pula yang terjadi pada mayoritas investor pemula, mereka memiliki pendapat bahwa investasi saham akan menghasilkan keuntungan dalam jumlah besar dan dalam waktu yang singkat, sheingga merek amemiliki ekspektasi yang besar dalam bisnis ini. Fenomena ini mengakibatkan rangsangan ketamakan dalam diri investor semakin besar, dan akibatnya banyak yang mengalami kerugian yang signifikan, karena mereka harus berhadapat dengan banyak orang yang berpengalaman dengan informasi yang lebih banyak. Aspek psikologis lain yang bisa diamati dalam pergerakan harga saham, adalah penjualan saham besar-besaran oleh investor secara panic pada saat terjadi bencana besar, seperti tragedy di World Trade Center dan Bom Bali, yang mempengaruhi pengambilan keputusan yang tidak rasional oleh investor saham di Bursa Efek Jakarta.
Peran Neurologi Pediatri Dalam Usaha Melawan Autisme Saharso, Darto
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 20 No 2 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 2, 2005)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v20i2.4404

Abstract

Though the prevalence is high, reaching 1 per 175 children, autism seems lacking attention and aduequate management, especially in Indonesia. The essence of autism as a disorder which could only be minimized/reduced but not cured certainly make parents of Autism Spectrum Disorder (ASD) patients more anxious. Information concerning the symptoms, controversy, and management of Autism patients and bystanding teachers in establishing education for Autism patients could not be separated from the participation of expert in pediatric neurology performing through biomedical therapies. Sekalipun memiliki prevalensi yang tinggi, mencapai 1 per 175 anak, autism ternyata belum memperoleh perhatian dan penanganan yang memadai, khususnya di Indonesia. Hakikat Autisme sebagai suatu gangguan yang hanya dapat diperbaiki namun tidak dapat disembuhkan tentu saja semakin menimbulkan kecemasan bagi para orang tua penderita Autism Spectrum Disorders (ASD). Pemberian informasi seputar gejala-gejala, kontroversi, dan penanganan penderita Autisme menjadi sesuatu yang semakin mendesak dan mutlak dibutuhkan. Kolaborasi intensif antara orangtua dan guru pendamping dalam upaya penyediaan pendidikan bagi anak penderika Autisme tidak dapat dilepaskan dari peran serta para ahli neurologi pediatric yang berkiprah melalui terapi biomedis.
Status Identitas Remaja China: Persepsi Terhadap Identitas Karier dan Peran Gender Antar-Jenis Kelamin Hj. Ismail, Khaidzir; Tsuey, Chong Sheau
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 20 No 2 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 2, 2005)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v20i2.4405

Abstract

The main purpose of this research was to test the sex differences in career and gender role identity. The study also examined the relationship between sexes in both identities. There were 740 students participating in this study, who came from three different Chiened private schools in Negeri Sembilan and Melaka. To determine the identity statuses, the career, and gender role domain in Ego Identity Process Questionnaire (Chinese Version) were used in this study. Results show that there was significant relationship between sex, career and gender role identity. The findings contributed toward the important information for the school counselor for career counseling and socioemotional development among the adolescence. Tujuan utama penelitian ini adalah mengetahui perbedaan jenis kelamin dalam mengidentifikasi karier dan peran gender. Studi in ijuga meneliti hubungan antar-jenis kelamin dalam kedua identitas tersebut. Sample (N=740) adalah para siswa yang berasal dari tiga sekolah swasta China yang berbeda di Negeri Sembilan dan Melaka. Untuk menentukan satus identitas, dipakai ranah karier dan peran gender dalam Ego Identity Process Questionnaire (versi China). Hasil-hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, karier, dan identitas peran gender. Temuan ini menunjukkan betapa pentingnya informasi bagi pada konselor sekolah untuk konseling karier dan pengembangan sosioemosional di antara para remaja.
Gangguan Jiwa Anak Pada Berbagai Jenjang Pendidikan di Sebuah Kota Industri di Kalimantan Warsiki, Endang; Basoeki, Lestari; Haniman, Fatirnah; Yuniar, Sasanti
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 20 No 2 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 2, 2005)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v20i2.4406

Abstract

Lack of experience would hamper early detection of behavioral and emotional disturbances in children. In accordance with the framework of this education and counseling program to health providers in an industrial town in Eastern Kalimantan, a guidance handout was constructed to help teachers detect any suspect cases amongst pupils of Play Groups (PG), Elementary Schools (ES), Secondary Schools (SS), and High Schools (HS) in town. The guidance consist of 15 most common deviations found in the community. The target were 78 schools consisting 14 PG classes, 37 ES classes, 15 SS classes, 12 HS classes, totaling 2,670 students as whole population sample. Four hundred fifty one children (16,9%) were detected as suffering various behavioral or emotional disturbances. Kurangnya pengalaman menghambat deteksi dini kasus-kasus jiwa anak. Dalam rangka pemberian pendidikan dan penyulusan kepada para tenaga kesehatan di sebuah kota industry di Kalimantan Tiur, telah diberikan panduan bagi guru wali kelas untuk memperkirakan gangguan jiwa anak/remaja pada siswa TK s.d. SLTA di kota tersebut. Panduan dibuat unutk mengenali 15 jenis gangguan jiwa anak yang banyak terdapat di masyarakat pada umumnya. Rincian sekolah yang diteliti meliputi: 78 kelas sekolah terdiri atas Taman Kanak-Kanak (TK) , 14 kelas; Sekolah Dasar (SD), 37 kelas; Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), 15 kelas; Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), 12 kelas. Total terdapat 2670 murid sekolah sebagai sampel utuh. Perkiraan gangguan jiwa naka/remaja
Kecerdasan Emosional dan Kecenderungan Psikopatik Pada Remaja Delinkuen di Lembaga Pemasyarakatan Sari, May Yustika
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 20 No 2 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 2, 2005)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v20i2.4407

Abstract

Juvenile delinquency is an aggressive and maladaptive respons behavior as a consequence of the inability to adapt to the stimuli they face during their adolescent years. Psychopathic tendency is an indication of bad emotional intelligence. The purpose of this research is to reveal the correlation between psychomatic tendency and emotional quotient. Subjects were (N=77) prisoners from Yogyakarta Penitentiary and Kutoarjo Children Penitentiary. The subjects were determined throught a purposive sampling technique, aging between 13-21 years, all males. The measurement was conducted with the Psychopathic Tendency Sale, whish is a modification of the Psychopathic Scale, which in turn is a part of the Gadjah Mada Personality Scale, and the Emotional Intelligence Scale, which is based on Bar-On’s work. Meanwhile, data was also obtained throught interviews. Results reveal negative correlation between psychopathic tendency and emotional intelligence. Kenakalan remaja adalah perilaku agresif dan respon maladaptive lainnya yang terjadi ketika mereka tidak dapat beradaptasi terhadap stimulus yang mereka hadapi di masa remaja. Hal ini terjadi karena mereka tidak dapat menyesuaikan diri terhadap emosi yang mereka rasakan. Kecenderungan psikopatik ini merupakan indikasi dari kecerdasan emosi yang kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara kecenderungan psikopatik dengan kecerdasan emosi. Subjek penelitianini (N=77) adalah para narapidana yang berasal dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Yogyakarta dan Lembaga Pemasyarakatan Anak Kelas II-A Kutoarjo. Subjek diperoleh melalui teknik purposive sampling. Kriteria umur subjek adalah 13-21 tahun, berjenis kelamin laki-laki. Alat ukur penelitian adalah Skala Kecenderungan Psikopatik, merupakan modifikasi dari Skala Psikopatik yang merupakan bagian dari Skala Kepribadian Gadjah Mada dan Skala Kecerdasan Emosi yang aspek-aspeknya berdasarkan karya Bar-On. Selain itu, pengambilan data juga dilakukan dengan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan negative antara kecenderungan psikopatik dengan kecerdasan emosi.
Pelatihan Asertivitas dan Peningkatan Perilaku Asertif Pada Siswa-Siswi SMP Setiono, Vivi; Prarnadi, Andrian
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 20 No 2 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 2, 2005)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v20i2.4408

Abstract

Assertivity training is a training technique which propose to teach and habituate a person to behave assertively in their daily relationship with other people around them. This study was conducted to examine the effect of assertivity training on junior high school student assertive behavior. Samples (N=6) were taken from the first grade student of SMPKr. Petra 5 Surabaya. Sample selection were based on low and medium category of assertive behavior score. This quasi-experiment used Two group Pretest-Posttest Design. The two independent sample (Mann-Whitney-U-Test) reveal a significant difference between the group which followed training and which did not follow the training. Statistical analysis results from Wilcoxon two correlated samples show that there is a significant increase of assertivity behavior score on the experimental group after training. We conclude that assertivity training have influence to the improvement of the junior high school student assertive behavior. Pelatihan asertivitas adalah suatu teknik pelatihan yang dimaksudkan untuk mengajarkan dan membiasakan individu berperilaku asertif dalam hubungan sehari-hari dengan orang lain sekitarnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pelatihan asertivitas terhadap peningkatan perilaku asertif siswa-siswi SMP. Sampel yang digunakan (N=6) adalah siswa-siswi eklas 1 SMP Kr. Petra 5 Surabaya. Pemilihan sampel berdasarkan skor perilaku asertif yang berkategori rendah dan cukup. Penelitian ini bersifat ruasi-eksperimen dengan menggunakan desain Two group Pretest-Posttest Design. Dengan menggunakan analisis uji dua sampel independen Mann-Whitney-U-Test tampak bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pelatihan dan kelompok yang tidak mengikuti pelatihan. Hasil analisis uji dua sampel berkorelasi dari Wilcoxon menunjukkan bahwa ada peningkatan skor perilaku asertif yang signifikan pada kelompok eksperimen antara sebelum dan sesudah pelatihan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelatihan asertivitas berpengaruh terhadap peningkatan perilaku asertif pada siswa-siswi SMP.
Pengaruh Pemberian Tunjangan dengan Menggunakan Metode Token Economy Terhadap Peningkatan Kedisiplinan Kerja Karyawan Winto, Yunita; Probowati R, Yusti; Atrnadji, Gunadi
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 20 No 2 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 2, 2005)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v20i2.4409

Abstract

This experiment was keen to know whether the token economy method as an incentive affect the workers’s discipline enchancemant. Samples (N=15; 12 men; 3 women) were taken from “x” factory in Samarinda. Data of the worker’s discipline were collected from ratings by three raters (leader, vice-leader, and supervisor). Quasi-experimental design, the on egroup pretest-posttest design was used. A token economy incentive during 4 weeks was assigned as treatment. The data wa analysed through the non-parametric Kruskal Wallis test. Results reveal significant enhancement of worker’s discipline. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian tunjangan dengan metode token economy terhadap peningkatan kedisiplinan kerja karyawan. Sampel adalah seluruh aryawan perusahaan “x” di Samarinda (N=15; pria 12; perempuan 3). Data kedisiplinan kerja diperoleh dengan menggunakan rating yang dilakukan oleh 3 orang rater (pimpinan, wakil pimpinan, dan supervisor). Digunakan desain kuasi-eksperimen dengan teknik the one group pretest-posttest design. Perlakuannya berupa pemberian tunjangan dengan metode token economy selama 4 minggu. Data dianalisis dengan metode statistika nonparametric, uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian tunjangan dengan menggunakan metode token economy terhadap peningkatan kedisiplinan kerja karyawan.
Aplikasi Ilmu Statistika di Fakultas Psikologi Hadi, Sutrisno
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 20 No 3 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 3, 2005)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v20i3.4475

Abstract

Statistics is a helping tool most often used, but at the same time become a center of debates in the sciences. One of the needed application of statistics is in conducting scripts and theses. Some controversions in statistics are the use or separating research results from sample trial testing, competition of the use of significance level and confidence interval, the use of p coefficient, the need for assumption testing, and the use of statistical programs. However, the author is confinced that these controversies in statistics could reflect a very dynamic development. not as an involution of those controversial aspects, even less involution of the science itself. Statistika adalah salah satu alat bantu yang paling banyak digunakan namun sekaligus menjadi sumber perdebatam dalam dunia ilmu pengetahuan. Salah satu aplikasi statistika dirasakan pada pengerjaan skripsi dan tesis. Beberapa kontroversi di bidang statsitik antara lain penggunaan atau pemisahan hasil penelitian pada sampel uji coba, kompetisi antara penggunaan taraf signifikansi dan interval kepercayaan, pengunaan koefisien p, pelu tidaknya uji asumsi, serta penggunaan program-program statistik. Bagaimanapun juga penulis meyakini bahwa segala kontroversi dalam ilmu statistika dapat lebih menunjukkan perkembangan yang sangat dinamis, bukan sebagai involusi dari aspek-aspek yang kontroversial itu, apalagi sebagai involusi dari ilmunya.

Filter by Year

1999 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 40 No 2 (2025): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 40, No. 2, 2025) Vol 40 No 1 (2025): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 40, No. 1, 2025) Vol 39 No 2 (2024): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 39, No. 2, 2024) Vol 39 No 1 (2024): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 39, No. 1, 2024) Vol 38 No 2 (2023): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 38, No. 2, 2023) Vol 38 No 1 (2023): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 38, No. 1, 2023) Vol 37 No 2 (2022): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 37, No. 2, 2022) Vol 37 No 1 (2022): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 37, No. 1, 2022) Vol. 36 No. 2 (2021): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 36, No. 2, 2021) Vol. 36 No. 1 (2021): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 36, No. 1, 2021) Vol. 35 No. 2 (2020): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 35, No. 2, 2020) Vol. 35 No. 1 (2019): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 35, No. 1, 2019) Vol. 34 No. 4 (2019): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 34, No. 4, 2019) Vol. 34 No. 3 (2019): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 34, No. 3, 2019) Vol. 34 No. 2 (2019): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 34, No. 2, 2019) Vol. 33 No. 4 (2018): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 33, No. 4, 2018) Vol. 34 No. 1 (2018): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 34, No. 1, 2018) Vol. 33 No. 3 (2018): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 33, No. 3, 2018) Vol. 33 No. 2 (2018): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 33, No. 2, 2017) Vol. 33 No. 1 (2017): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 33, No. 1, 2017) Vol. 32 No. 4 (2017): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 32, No. 4, 2017) Vol. 32 No. 3 (2017): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 32, No. 3, 2017) Vol. 32 No. 2 (2017): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 32, No. 2, 2017) Vol. 32 No. 1 (2016): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 32, No. 1, 2016) Vol. 31 No. 4 (2016): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 31, No. 4, 2016) Vol. 31 No. 3 (2016): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 31, No. 3, 2016) Vol. 31 No. 2 (2016): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 31, No. 2, 2016) Vol. 31 No. 1 (2015): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 31, No. 1, 2015) Vol. 30 No. 4 (2015): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 30, No. 4, 2015) Vol. 30 No. 3 (2015): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 30, No. 3, 2015) Vol. 30 No. 2 (2015): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 30, No. 2, 2015) Vol. 30 No. 1 (2014): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 30, No. 1, 2014) Vol. 29 No. 4 (2014): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 29, No. 4, 2014) Vol. 29 No. 3 (2014): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 29, No. 3, 2014) Vol. 29 No. 2 (2014): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 29, No. 2, 2014) Vol. 29 No. 1 (2013): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 29, No. 1, 2013) Vol 28 No 4 (2013): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 28, No. 4, 2013) Vol 28 No 3 (2013): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 28, No. 3, 2013) Vol 28 No 2 (2013): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 28, No. 2, 2013) Vol 28 No 1 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 28, No. 1, 2012) Vol 27 No 4 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 4, 2012) Vol 27 No 3 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 3, 2012) Vol 27 No 2 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 1, 2012) Vol 27 No 1 (2011): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 1, 2011) Vol 26 No 4 (2011): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 26, No. 4, 2011) Vol 26 No 3 (2011): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 26, No. 3, 2011) Vol 26 No 2 (2011): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 26, No. 2, 2011) Vol 26 No 1 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 26, No. 1, 2010) Vol 25 No 4 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 4, 2010) Vol 25 No 3 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 3, 2010) Vol 25 No 2 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 2, 2010) Vol 25 No 1 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 1, 2009) Vol 24 No 4 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 4, 2009) Vol 24 No 3 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 3, 2009) Vol 24 No 2 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 2, 2009) Vol 24 No 1 (2008): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No.1, 2008) Vol 23 No 4 (2008): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 23, No. 4, 2008) Vol 23 No 3 (2008): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 23, No. 3, 2008) Vol 23 No 2 (2008): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 23, No. 2, 2008) Vol 23 No 1 (2007): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 23, No. 1, 2007) Vol 22 No 4 (2007): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 22, No. 4, 2007) Vol 22 No 3 (2007): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 22, No. 3, 2007) Vol 22 No 2 (2007): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 22, No. 2, 2007) Vol 22 No 1 (2006): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 22, No. 1, 2006) Vol 21 No 4 (2006): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 21, No. 4, 2006) Vol 21 No 3 (2006): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 21, No. 3, 2006) Vol 21 No 2 (2006): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 21, No. 2, 2006) Vol 21 No 1 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 21, No. 1, 2005) Vol 20 No 4 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 4, 2005) Vol 20 No 3 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 3, 2005) Vol 20 No 2 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 2, 2005) Vol 20 No 1 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 1, 2004) Vol 19 No 4 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 19, No. 4, 2004) Vol 19 No 3 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 19, No. 3, 2004) Vol 19 No 2 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 19, No. 2, 2004) Vol 19 No 1 (2003): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 19, No. 1, 2003) Vol 18 No 4 (2003): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 18, No. 4, 2003) Vol 18 No 3 (2003): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 18, No. 3, 2003) Vol 18 No 2 (2003): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 18, No. 2, 2003) Vol 18 No 1 (2002): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 18, No. 1, 2002) Vol 17 No 4 (2002): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 17, No. 4, 2002) Vol 17 No 3 (2002): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 17, No. 3, 2002) Vol 17 No 2 (2002): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 17, No. 2, 2002) Vol 17 No 1 (2001): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 17, No. 1, 2001) Vol 16 No 3 (2001): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 16, No. 3, 2001) Vol 16 No 2 (2001): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 16, No. 2, 2001) Vol 16 No 4 (2001): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 16, No. 4, 201) Vol 16 No 1 (2000): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 16, No. 1, 2000) Vol 15 No 4 (2000): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 15, No. 4, 2000) Vol 15 No 3 (2000): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 15, No. 3, 2000) Vol 15 No 2 (2000): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 15, No. 2, 2000) Vol 15 No 1 (1999): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 15, No. 1, 1999) Vol 14 No 4 (1999): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 14, No. 4, 1999) Vol 14 No 3 (1999): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 14, No. 3, 1999) More Issue