cover
Contact Name
Syahrial Ayub
Contact Email
syahrial_ayub@unram.ac.id
Phone
+6281803711284
Journal Mail Official
syahrial_ayub@unram.ac.id
Editorial Address
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/jpmsi/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27152545     EISSN : 27152537     DOI : https://doi.org/10.29303/jpmsi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (JPMSI) | p-ISSN : 2715-2545, e-ISSN : 2715-2537 |merupakan salah satu jurnal Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Jurnal ini diterbitkan oleh Universitas Mataram. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia diterbitkan dua kali dalam setahun (Periode Juni dan Desember) dan dimulai pada bulan Desember 2019 oleh Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram. Artikel dapat diterima dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. JPMSI merupakan wadah publikasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan kegiatan social kemasyarakatan untuk dosen, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum. Cakupan dari jurnal ini, adalah pengabdian kepada Masyarakat, kegiatan Sosial Kemasyarakatan, dan Community Service Responsibility.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2020)" : 32 Documents clear
Penyuluhan Pendidikan Lingkungan Hidup sebagai Upaya Peningkatan Ekoliterasi Sekolah Berbasis Creative Learning Kospa, Herda Sabriyah Dara; Hanani, Atidira Dwi; Mutaqin, Zenal; Imron, Imron
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.56

Abstract

Pendidikan lingkungan hidup yang diberikan sejak dini di sekolah dasar merupakan upaya penting yang dapat dilakukan untuk menanamkan perilaku peduli lingkungan terhadap anak. Para siswa diharapkan menjadi agen perubahan yang dapat mempromosikan upaya konservasi lingkungan di sekolah, keluarga dan masyarakat. Akan tetapi, banyak kendala dan hambatan yang menyebabkan pendidikan lingkungan hidup ini tidak dapat diikuti oleh semua sekolah, antara lain: belum adanya komitmen dari pemerintah daerah maupun pihak sekolah untuk mewajibkan penerapan pendidikan lingkungan ke dalam perda, maupun pada kebijakan dan kurikulum sekolah. Selain itu, pengunaan metode dan media yang kurang aplikatif dan inovatif menyebabkan siswa tidak dapat memahami materi secara utuh. Melalui metode creative learning, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku siswa dalam berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan kesadaran dalam pengelolaan lingkungan. Kegiatan yang dilakukan antara lain memberikan sosialisasi dan pelatihan PHBS dan konservasi lingkungan kepada seluruh elemen sekolah agar dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan. Menggunakan metode kreatif berbasis permainan  diharapkan dapat memudahkan siswa memahami materi secara komprehensif dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Meningkatkan Pemahaman Tentang Jajanan Sehat Dalam Kemasan Melalui Informasi Pada Label Kemasannya Bagi Siswa SDN I Jatisela Kusmiyati, Kusmiyati; Rasmi, Dewa Ayu Citra; Lestari, Tri Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.69

Abstract

Memasuki usia sekolah, anak mulai ingin menunjukkan kemampuannya menentukan pilihan atas makanan. Maraknya jenis jajanan kemasan untuk anak, anak sekolah menjadi lebih mudah mendapatkan jajanan di luar rumah. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa SDN I Jatisela tentang jajanan sehat dalam kemasan,  sehingga mereka dapat menentukan jenis jajanan  yang sehat, bergizi dan aman untuk dikonsumsi, serta dapat menerapkan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode sebagai berikut: a).Metode ceramah, digunakan untuk menyampaikan pengetahuan tentang jajanan sehat dan bergizi meliputi: Unsur gizi dalam makanan dan bahan tambahan makanan. b). Metode praktek, digunakan untuk praktek membandingkan 2 macam jajanan yang biasa dikonsumsi, secara berkelompok dengan setiap kelompok beranggotakan 2 orang anak. c).Metode tanya jawab, digunakan untuk memberikan umpan balik pada siswa sekaligus untuk mendapatkan tanggapan siswa tentang materi yang telah disampaikan selama kegiatan. Antusias siswa pada saat pelaksanaan kegiatan sangat tinggi, terlihat pada waktu pretes semua siswa mengerjakan dengan sungguh-sungguh. Selanjutnya ketika penyampaian materi, siswa juga dapat diajak interaksi, dengan mengajukan pertanyaan dari materi yang disampaikan. Rata-rata hasil pretes sebesar 78,57 dan rata-rata postes sebesar 89,09. Hasil penghitungan gain ternormalisasi, menunjukkan pengetahuan jajanan sehat dalam kemasan siswa meningkat dengan kategori sedang. Siswa dapat menemukan informasi penting yang harus diperhatikan pada label kemasan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah: (1) Antusias siswa sangat tinggi, semua siswa mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir; (2) Pengetahuan siswa tentang jajanan sehat dalam kemasan meningkat. Saran dari kegiatan pengabdian ini adalah pengabdian ini dapat dilakukan di sekolah lain, agar siswa mempunyai pengetahuan jajanan sehat, sehingga dapat mencegah terjadinya gizi salah pada anak Kata kunci: Jajanan, Kemasan.
Pembelajaran Berbasis Berugak Pintar Untuk Meningkatkan Minat Belajar Anak di Desa Dasan Lekong Rizaldi, Dedi Riyan; Fatimah, Ziadatul; Arshita W, Baiq Ami; Hasanah, Miftahul; Faisal, Faisal; Handayani, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.72

Abstract

Belajar merupakan suatu hal yang  fundamental dan akan terus dialami oleh setiap orang baik secara formal maupun informal yang pada hakikatnya adalah terjadinya suatu “Perubahan” dalam diri seseorang setelah melakukan aktivitas. Belajar bertujuan untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang akan diterapkan seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Minat belajar merupakan salah satu faktor terpenting penunjang keberhasilan proses pembelajaran. Salah satu alternatif yan dapat dilakukan adalah melakukan pembelajaran berbasis berugak pintar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar anak-anak di Desa Dasan Lekong. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui  tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang bertempat di Desa Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan pembelajaran berbasis berugak pintar menjadi salah satu program jangka panjang yang memiliki beberapa kelebihan antara lain 1). Pembelajaran bersifat outdoor/di luar ruangan, 2). Pembelajaran bersifat fleksibel, 3). Mudah menarik perhatian karena berada di tengah-tengah masyarakat, 4). Menciptakan kondisi belajar kooperatif antara anak-anak, dan 5). Mudah dijangkau anak-anak. Sedangkan kekurangan dari pembelajaran berbasis berugak pintar ini terletak pada luas tempat anak-anak belajar karena antusias anak untuk belajar sangat tinggi. Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Berugak Pintar, Minat Belajar, Desa Dasan Lekong.
Pembinaan Masyarakat dalam Pengolahan Sampah Peternakan untuk Mengembangkan Pertanian Organik Raksun, Ahmad; Merta, Wayan; Mertha, I Gede; Ilhamdi, Moh Liwa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.76

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan di Desa Terong Tawah Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat. Masalah utama yang dihadapi mitra adalah: (1) mitra  belum menemukan  alternatif pemecahan  masalah  sampah  yang  dihasilkan  dari kegiatan  peternakan, (2) mitra  tidak  memiliki  pengetahuan tentang teknik pemupukan tanaman dalam budidaya tanaman organik. Solusi untuk mengatasi masalah petama adalah dengan mengolah sampah peternakan  menjadi pupuk organik bokashi. Bokashi adalah kompos yang dihasilkan melaui fermentasi dengan pemberian Effective Microorganism 4 (EM4). Untuk mengatasi masalah kedua maka tim melakukan pendampingan kepada mitra dalam pemupukan tanaman khususnya dalam budidaya tanaman organik. Tanaman organik yang dibudidayakan mitra adalah cabai rawit, jagung manis dan kacang panjang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab dan pendampingan. Setelah berakhirnya kegiatan ini, mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pengolahan sampah organik menjadi bokashi. Mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pemupukan tanaman menggunakan bokashi dalam budidaya tanaman organik. Mitra kegiatan ini memiliki respons yang baik terhadap pelaksanaan kegiatan  Kata Kunci: Pengolahan sampah peternakan, mengembangkan pertanian organic.
Pelatihan Pembuatan Kit IPA dengan Memanfaatkan Sampah Plastik di SD Negeri 6 Mataram Ayub, Syahrial; Rokhmat, Joni; Sutrio, Sutrio; 'Ardhuha, Jannatin; Taufik, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.77

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan kepada guru guru di SD Negeri 6 Mataram dalam membuat kit IPA yang bahan bahannya berasal dari sampah plastik dan mudah didapatkan. Sampah plastik adalah sampah yang bahan nya terbuat dari plastik baik berupa produk sintetik maupun hasil proses teknologi pengolahan bahan tambang atau sumber daya alam  yang  tidak dapat diuraikan oleh alam. Kit IPA yang akan dilatihkan cara membuatnya adalah kit IPA yang terdiri dari kapal selam sederhana, barometer botol, alat peraga aliran air, alat peraga tekanan hidrostatis, alat peraga pompa air tekanan udara dan alat peraga roket tekanan udara. Bahan-bahan plastik yang sudah di modifikasi ini akan ditempatkan pada sebuah kotak dan dapat di rangkai untuk membuat alat percobaan IPA sesuai yang dinginkan. Hal ini sesuai dengan defenisi kit IPA yaitu kotak yang berisi peralatan IPA dan mudah dibawa (portable). Percobaan percobaan ini didemontrasikan pada guru guru SD Negeri 6 Mataram  hasilnya 82% menyatakan sangat tertarik,  18 % tertarik dan tidak ada yang tidak tertarik. Berdasarkan data ini, disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan Pembuatan Kit IPA dengan Memanfaatkan Sampah Plastik di SD Negeri 6 Mataram mendapat respon yang sangat baik dari guru guru.
Pelatihan Penyelesaian Soal-Soal Fisika Berorientasi Higher-Order Thinking Skills (HOTS) pada Siswa Sekolah Menengah Verawati, Ni Nyoman Sri Putu; Sahidu, Hairunnisyah; Gunawan, Gunawan; Busyairi, Ahmad; Ardhuha, Jannatin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.78

Abstract

Permasalahan utama siswa pada umumnya adalah siswa kurang mampu menyelesaikan soal-soal fisika yang berorientasi HOTS. Berdasarkan masalah ini, perlu dilakukan pelatihan penyelesaian soal-soal fisika yang berorientasi pada HOTS melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM). Mitra kegiatan PKM ini adalah SMAK Kesuma Mataram dengan kelompok mitra yang terlibat dalam kegiatan sebanyak 13 (tigabelas) siswa kelas XII IPA. Sesuai dengan prioritas permasalahan yang ada, maka solusi yang direncanakan, yaitu melalui proses pelatihan dan pendampingan. Solusi yang dimaksud pada implementasinya melalui; (a) In Service Training (IST), yaitu pelatihan penyelesaian soal-soal fisika yang berorientasi pada HOTS, dan (b) On Service Training (OST), yaitu penyajian soal-soal fisika yang berorientasi pada HOTS dan meminta siswa menyelesaikannya serta mengevaluasi capaian siswa dalam menyelesaikan soal-soal fisika yang berorientasi HOTS tersebut. Dengan persiapan yang dilakukan, kegiatan PKM dilaksanakan dengan mode daring (online) memanfaatkan media zoom meeting melalui In Service Training (IST) dan On Service Training (OST). Kegiatan PKM berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan yang diharapkan serta mendapat respon positif dari pihak sekolah mitra. Kedepan diharapkan dapat dilakukan kegiatan serupa di sekolah lain karena siswa sangat membutuhkan pelatihan yang terkait dengan penyelesaian soal-soal fisika berorientasi higher-order thinking skills (HOTS).
Sosialisasi Berbagai Jenis Kupu-Kupu Indah Sebagai Materi Pengayaan Keanekaragaman Hayati di SMPN Sekitar Kawasan Taman Wisata Alam Suranadi Ilhamdi, M. Liwa; Idrus, Agil Al; Santoso, Didik; Zulkifli, Lalu; Mertha, I Wayan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.79

Abstract

Pembelajaran materi keanekaragaman hayati yang kontekstual di sekolah sekitar Taman Wisata Alam Suranadi belum dilakukan karena tidak ada buku dan media VCD pembelajaran kontekstual yang menyajikan keanekaragaman hayati di sekitar sekolah. Faktor ini yang menjadi permasalahan utama mitra dan tawaran penyelesaiannya adalah dengan mensosialisasikan keanekaragaman hayati khususnya kupu-kupu yang ada di sekitar sekolah. Pembelajaran yang menyenangkan  berbasis lingkungan sekitar atau CTL (Contextual Teaching and Learning) karena siswa dapat  melihat secara nyata, mengalami sendiri materi pelajaran  yang ada di sekitar lingkungannya.  selanjutnya dengan CTL dapat meningkatkan hasil belajar  Siswa dibelajarkan dengan buku dan VCD yang berisi materi pelajaran yang ada di sekitar siswa. Hasil belajar siswa di SMPN sekitar taman wisata Suranadi masih di bawah standar KKM 75. Metode kegiatan ini adalah sosialisasi dengan penjelasan, penyajian isi buku dan penayangan VCD Pembelajaran, tanya jawab dan diskusi.   Tujuan dari kegiatan  ini untuk mensosialisasikan berbagai jenis kupu-kupu indah sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di SMPN sekitar kawasan Taman Wisata Alam Suranadi. Setelah selesainya pelaksanaan kegiatan ini juga akan dilaksanakan  pendampingan pembelajaran yang dilakukan guru untuk melaksanakan pembelajaran berbasis lingkungan. Hasil pengabdian sebagai berikut 1) telah dilakukan sosialisasi berbagai jenis kupu-kupu indah sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di SMPN sekitar kawasan Taman Wisata Alam Suranadi 2) peserta kegiatan pengabdian 100% mengikuti, menanggapi dan memahami materi sosialisasi.  Kesimpulan sosialisasi berbagai jenis kupu-kupu indah sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di  SMPN sekitar TWA Suranadi dalam kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan baik dengan antusiasme peserta kegiatan yang tinggi.Kata Kunci : Sosialisasi, Keanekaragaman hayati, Kupu-kupu, Suranadi
Pelatihan Pembelajaran IPA Berbasis Inkuiri Berbantuan KIT Bagi Guru-Guru SD Di Kota Mataram Sutrio, Sutrio; Sahidu, Hairunnisyah; Harjono, Ahmad; Gunada, I Wayan; Hikmawati, Hikmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.80

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar guru-guru SD di kota Mataram mampu merancang dan menerapkan pembelajaran IPA berbasis inkuiri berbantuan KIT yang tersedia di sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah mengadakan pelatihan penggunaaan KIT IPA dengan tahapan (1) mengenalkan nama alat dan fungsinya, (2) mensimulasikan penggunaan KIT dalam pembelajaran IPA berbasis inkuiri, (3) pendampingan praktik penggunaan KIT IPA untuk menemukan konsep-konsep IPA dan diskusi penerapannya dalam pembelajaran. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam merancang dan menerapkan pembelajaran IPA berbasis inkuiri berbantuan KIT. Guru-guru mulanya kurang menguasai penggunaan KIT atau tidak pernah menggunakannya dalam pembelajaran menjadi lebih mengetahui dan memahami cara menggunakan KIT dalam pembelajaran IPA berbasis inkuiri. Kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan mengadakan kegiatan yang sama secara berkala dan pendampingan untuk memaksimalkan kemampuan guru menggunakan KIT dalam pembelajaran. Keywords: Pelatihan Pembelajaran IPA, Inkuiri, KIT, Guru SD
Penyuluhan Penggunaan Alat Peraga Rangkaian Listrik Sederhana bagi Guru-Guru SD Negeri 6 Mataram Wahyudi, Wahyudi; Makhrus, Muh.; Gunada, I Wayan; Ayub, Syahrial; Zuhdi, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.81

Abstract

Salah satu masalah di dunia pendidikan adalah rendahnya kemampuan guru-guru dalam menggunakan peralatan laboratorium IPA SD, yang secara tidak langsung berakibat rendahnya penguasaan materi IPA bagi siswa-siswa SD. Salah satu upaya untuk mengatasinya adalah, dalam proses belajar mengajar, guru perlu menggunakan media pembelajaran sebagai alat bantu belajar, yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu media pembelajaran adalah alat peraga praktek (APP) IPA, yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam pembelajaran,  yaitu untuk menjelaskan konsep, sehingga siswa memperoleh kemudahan dalam memahami hal-hal yang dikemukakan guru, memantapkan penguasaan materi yang ada hubungannya dengan bahan yang dipelajari, dan mengembangkan keterampilan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melatih guru-guru SD 6 Negeri Mataram dalam penggunakan APP IPA sederhana.  Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan tutorial cara menggunakan APP IPA sederhana tentang rangkaan listrik. Setelah mengikuti kegiatan ini, guru-guru SD Negeri 6 Mataram memperolah tambahan wawasan pengetahuan dan keterampilan penggunaan APP IPA sederhana untuk rangkaian listrik, sehingga bisa dipraktekkan dalam pembelajaran IPA SD.    Kata kunci: Media pembelajaran, Alat Peraga Praktek (APP) IPA
Peningkatan Kompetensi Teknologi Informasi Berbasis Produk bagi Calon Guru melalui Kegiatan Study Group Prodi Tadris Fisika FTK UIN Mataram Arizona, Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.84

Abstract

Kompetensi di bidang teknologi informasi di Era Revolusi Industri 4.0 menjadi suatu keniscayaan terutama bagi seorang calon pendidik. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengasah kompetensi teknologi informasi di bidang pendidikan bagi calon guru di Prodi Tadris Fisika FTK UIN Mataram dengan berbasis produk. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 11 September sampai 9 Oktober 2019 di Ponpes Darul Qur’an (Kampus Relokasi UIN Mataram). Peserta kegiatan terdiri atas calon guru (mahasiswa semester V dan VII Prodi Tadris Fisika FTK UIN Mataram). Materi pengabdian terdiri atas 1) penggunaan Google Classroom, 2) pembuatan video pembelajaran, 3) blog pembelajaran, 4) media poster (leaflet) dan 5) penyusunan soal berbasis komputer (CBT). Pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pemberian materi setiap pekan, pendampingan dalam bentuk praktik langsung, penugasan, dan penilaian terhadap produk yang telah dilakukan. Setiap peserta dibagi menjadai beberapa kelompok untuk mengurai keterbatasan peserta yang tidak memiliki laptop atau smartphone. Di akhir pengabdian peserta diberikan form isian melalui Google Form sebagai bahan evaluasi pelaksaan study group. Berdasarkan analisis respon peserta terhadap kegiatan study group, rata-rata peserta memberi tanggapan dengan kategori sangat baik. Produk yang dihasilkan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu Blog Prodi Tadris Fisika, Channel Youtube Prodi Tadris Fisika, video pembelajaran, poster (leaflet) pebelajaran dan soal CBT fisika.

Page 3 of 4 | Total Record : 32