cover
Contact Name
Elika Kurniadi
Contact Email
-
Phone
+6285273102562
Journal Mail Official
lenterasriwijaya@fkip.unsri.ac.id
Editorial Address
Kampus FKIP Bukit Besar Jl. Srijaya Negara, Bukit Besar Palembang - 30139 Indonesia
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 26859564     EISSN : 26847175     DOI : https://doi.org/10.36706/jls
Core Subject : Education,
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika (p-ISSN: 2685-9564 | e-ISSN: 2684-7175) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Sarjana Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwijaya. Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian maupun kajian literatur dalam bidang Pendidikan Matematika yang terbit secara berkala 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 52 Documents
PENGARUH PENERAPAN MODEL ELICITING ACTIVITIES TERHADAP KECAKAPAN MATEMATIS Gede Suweken; Ni Luh Heni Purnamayanti; I Wayan Puja Astawa
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2022): May
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v4i1.14809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui apakah kecakapan matematis siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kuta yang mengikuti pembelajaran dengan model eliciting activities lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (2) mengetahui bagaimana model eliciting activities dapat mempengaruhi kecakapan matematis siswa. Metode penelitian ini adalah Mixed Methods dengan menggunakan concurrent embedded design, dengan metode primer berupa penelitian kuantitatif untuk memperoleh data yang utama dan metode sekunder berupa penelitian kualitatif sebagai data pendukung. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Kuta tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 372 siswa. Pengambilan sampel untuk data kuantitatif dilakukan dengan teknik cluster random sampling yang menghasilkan kelas VII 1 (33 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas VII 5 (34 siswa) sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel untuk data kualitatif dilakukan dengan teknik purposive sampling yang memilih 6 perwakilan siswa berdasarkan hasil data kuantitatif. Desain penelitian kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah post-test only control group design, sedangkan penelitian kualitatif menggunakan penelitian deskriptif. Data kuantitatif dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian dan data kualitatif menggunakan lembar observasi, angket, dan wawancara. Berdasarkan hasil tes diperoleh nilai rata-rata siswa pada kelas eksperimen adalah 75,39 dan nilai rata-rata siswa pada kelas kontrol adalah 44,86. Berdasarkan hasil analisis data penelitian kuantitatif dapat disimpulkan bahwa kecakapan matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model MEAs lebih baik daripada kecakapan matematis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (t = 7,49: p<0,05). Berdasarkan hasil analisis data penelitian kualitatif berupa lembar observasi, tampak langkah-langkah pembelajaran pada MEAs memberikan pengaruh kepada siswa. Langkah membuat penyelesaian matematis, merevisi solusi dan mempresentasikan solusi melatih siswa untuk menalar dan mengkomunikasikan hasil dari pemecahan masalah. Hasil angket siswa menunjukkan tanggapan yang positif, siswa lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran dan menyelesaikan lembar kerja. Hasil wawancara menunjukkan siswa menyukai pembelajaran matematika menggunakan model MEAs. Hasil analisis data secara keseluruhan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, memahami permasalahan yang diberikan, dan terlatih mengkomunikasikan hasil dari suatu pemecahan masalah.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PEMBUKTIAN PADA MATERI LOGARITMA DI KELAS X SMA Metha Anggraeini; Somakim Somakim; Hapizah Hapizah
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2022): May
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v4i1.16890

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (desain research) yang bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis bukti pada materi logaritma di kelas X SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah LKPD, Angket, Observasi dan Wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 10 Palembang yang terdiri dari 39 orang siswa. Fokus penelitian ini adalah pengembangan LKPD berbasis pembuktian pada materi logaritma. Penelitian LKPD ini juga bersifat praktis, hal ini dapat disimpulkan melalui hasil one to one serta small grup, dimana siswa telah bisa mengerjakan LKPD tersebut. Hasil kepraktisan itu juga didukung dengan adanya wawancara serta observasi terhadap siswa dalam proses pengerjaan LKPD tersebut. LKPD dalam penelitian ini juga memiliki efek potensial terhadap persepsi siswa. Hal itu dapat di simpulkan melalui hasil analisis angket serta wawancara terhadap siswa dalam proses pengerjaan LKPD dan nilai hasil data angket yang menunjukkan hasil baik.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA KELAS X SMA SWASTA AL-ULUM MEDAN Nabilla Shafira; Kms. M. Amin Fauzi
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v4i2.18144

Abstract

Kemampuan literasi matematika sangat diperlukan karena siswa dituntut tidak hanya mampu berhitung namun siswa harus mampu untuk menyampaikan fenomena yang nyata dengan konsep matematika. Namun, berdasarkan penilaian Programme International for Student Assessment (PISA), hasil kemampuan literasi siswa khususnya Indonesia tergolong rendah. Dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa, masing-masing guru menghadapi siswa yang mempunyai ciri khas yang berbeda antara masing-masing siswa. Dalam pendidikan matematika, gaya kognitif ialah salah satu ciri khas siswa yang perlu dipertimbangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis gaya kognitif dan kemampuan literasi matematika ditinjau dari gaya kognitif siswa kelas X MIA SMA Swasta Al-Ulum Medan yang berjumlah 34 siswa. Instrumen dalam penelitian ini ialah angket gaya kognitif menggunakan instrument Group Embedded Figure Test (GEFT), soal literasi matematika berbasis PISA dan wawancara. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis gaya kognitif siswa kelas X SMA Swasta Al-Ulum Medan dalam menyelesaikan soal berbasis PISA adalah dominan memiliki gaya kognitif field dependent dengan jumlah siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent berjumlah 23 siswa atau sebesar 67,6% dan siswa yang memiliki gaya kognitif field independent berjumlah 11 siswa atau sebesar 32,4%. Hasil kemampuan literasi matematika siswa kelas X SMA Swasta Al-Ulum Medan dalam menyelesaikan soal berbasis PISA pada siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent mencapai level 1 untuk dua subjek dan satu subjek lain mencapai level 2 pada PISA sedangkan  siswa yang memiliki gaya kognitif field independent mencapai level 3 untuk satu subjek dan dua subjek lain mencapai level 5 pada PISA.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS PENALARAN PADA MATERI BANGUN RUANG PRISMA Rosdiana Halid; Sumarno Ismail; Novianita Achmad
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v4i2.18165

Abstract

Penelitian ini mengarah pada pengembangan media pembelajaran multimedia interaktif berbasis penalaran yang valid dan efektif untuk pembelajaran matematika pada pokok bahasan bangun ruang prisma. Media ini dikembangkan menggunakan model ADDIE melalui 5 tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Sumber perolehan data berasal dari angket dan tes. Subjek dari penelitian ini ialah siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 12 Gorontalo yang berjumlah 29 orang. Berdasarkan penilaian media diperoleh dari ahli media sebesar 3,48 dengan kategori sangat valid sedangkan oleh ahli materi sebesar 3,23 berada pada kategori valid. Dari perolehan hasil tersebut, media pembelajaran dinyatakan valid sehingga layak digunakan. Terhadap keefektifan media, hasil respon siswa menunjukkan persentase sebesar 87% dengan kategori sangat positif dan hasil tes kemampuan penalaran siswa menunjukkan bahwa rata-rata ketuntasan siswa secara keseluruhan berada diatas kriteria ketuntasan minimal sehingga media iniefektif digunakan dalam pembelajaran matematika bangun ruang prisma.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATERI HIMPUNAN BERBASIS E-MODUL DENGAN MODEL AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPETITION (AIR) Samnur Saputra; Ayu Amelia
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v4i2.19127

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya sumber belajar untuk pembelajaran matematika yang berbasis E-Modul.  Oleh karena itu penulis mencoba mengembangkan bahan ajar materi himpunan melalui aplikasi dengan model Auditory, Intellectually, Repetition (AIR).  Tujuan dari penelitian bahan ajar ini adalah untuk mengetahui validitas bahan ajar yang dikembangkan dengan model AIR.  Metode yang digunakan adalah Research and Development  yang dikenal dengan istilah R&D.  Adapun instrumen yang digunakan adalah lembar validasi untuk mengetahui validitas bahan ajar. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa bahan ajar materi himpunan berbasis e-modul dengan model AIR memperoleh kategori tingkat validitas sangat baik dengan rata-rata nilai validasi 3,34.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMPN 1 KECAMATAN SULIKI Putri Adela; Sefna Rismen; Lucky heriyanti Jufri
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v4i2.19145

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas IX SMPN 1 Kecamatan Suliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajar Quantum Teaching terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IX SMPN 1 Kecamatan Suliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapam model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan design penelitian adalah post-test only control grup. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMPN 1 Kecamatan Suliki. Sampel yang digunakan adalah kelas IX-1 dengan teknik random sampling. Instrument penelitian adalah tes hasil belajar berbentuk essay. Berdasarkan teknik analisis dan uji t didapat t_hitung  = 2,07 dan t_tabel = 1,69 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar.
LITERASI NUMERASI SISWA PADA MATERI PERBANDINGAN MELALUI SOAL MENGGUNAKAN KONTEKS WISATA RELIGI KOTA PALEMBANG Ety Septiati; Zulkardi zulkardi; Ely Susanti
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v4i2.19490

Abstract

Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan literasi numerasi siswa SMP pada materi perbandingan. Literasi numerasi dilihat melalui 3 indikator: 1) menggunakan berbagai angka dan simbol yang  berkaitan dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah; 2) menganalisis informasi yang disajikan dalam berbagai format; dan 3) menginterpretasi hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tiga siswa kelas VIII dipilih scara acak  menjadi   subjek penelitian. Instrumen pebnelitian berupa dua soal berbentuk esai mengenai perbandingan berkonteks wisata religi Palembang.  Teknik pengumpulan data melalui tes. Teknik analisis data meliputi reduksi, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Dari hasil penelitian diketahui  bahwa adalah  indikator kemampuan  menggunakan berbagai macam angka dan simbol paling dominan. Secara umum setiap indikator literasi numerasi mampu ditunjukkan oleh subjek penelitian. Respon yang diberikan yaitu menuliskan simbol untuk jarak, waktu, kecepatan; menuliskan definisi formal dari kecepatan sebagai perbandingan jarak dan waktu; mengubah satuan waktu dari menit ke jam; menuliskan kembali informasi yang diberikan di soal dengan besaran dan simbol sendiri; memanfaatkan informasi yang diberikan di soal sebagai strategi untuk memecahkan masalah serta menentukan rute mana yang paling efektif. Disarankan untuk terbiasa mengerjakan soal High Order Thinking Skill (HOTS) dengan konteks dan tingkat kesulitan yang bervariasi
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH HOTS LEVEL EVALUASI Dina Awalia; Eka Resti Wulan; Dewi Hamidah
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v4i2.18689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa kategori tinggi, sedang dan rendah dalam menyelesaikan masalah HOTS level evaluasi. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data adalah dengan tes tertulis dan wawancara yang telah divalidasi oleh ahli. Pada penelitian ini dilakukan di kelas VIII-3 MTsN 6 Blitar yang berjumlah 27 siswa. Setelah diberi tes yang vertipe HOTS level evaluasi dengan melibatkan indikator komunikasi matematis, siswa diambil sebanyak 6 subjek dan kemudian jawaban dari 6 subjek tersebut dianalisis dan diwawancarai. Hasil penelitian menunjukan bahwa 3 kategori kemampuan komunikasi matematis yang didasarkan pada hasil skor tes. Siswa yang berkemampuan tinggi mampu menyelesaikan 3 soal HOTS level evaluasi dan memenuhi 4 indikator kemampuan komunikasi matematis. Siswa yang berkemampuan sedang mampu menyelesaikan 3 soal HOTS level evaluasi dan memenuhi 2 indikator kemampuan komunikasi matematis. Siswa yang berkemampuan rendah mampu menyelesaikan 3 soal HOTS level evaluasi dan kurang memenuhi 4 indikator kemampuan komunikasi matematis.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PMRI BERBASIS OPEN-ENDED TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI MTSN 1 KOTA KEDIRI Evi Diana Supraning Ayu; Eka Sulistyawati; Dewi Hamidah
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2023): May
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v5i1.18834

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of PMRI learning with open-ended problems on students' mathematical critical thinking ability in  MTsN 1 Kota Kediri. This research method used a quasi-experimental design with a non-equivalent pretest posttest control group design. The population of this research is all of class VIII MTsN 1 Kota Kediri. Sample of this research are Class VIII G was the experimental group and class VIII E was the control group. The instruments used are test questions (pretest and posttest) based on critical thinking indicators including interpretation, analysis, evaluation, inference, and explanation, RPP and learning implementation observation sheet. The results show that the average pretest and posttest scores of students' critical thinking skills in the open-ended-based PMRI class were 33.8 and 75.79. While the average pretest and posttest classes that use conventional learning are 33.97 and 65.50.The results of the independent sample t-test and obtained the value of sig. (2-tailed) is 0.000 where 0.000 < 0.05 so is accepted. This means that there is a difference in the average critical thinking ability of students after using PMRI learning based on open-ended with conventional learning. Furthermore, to determine the level of effectiveness of the learning model used, the n-gain test was carried out and the average n-gain score for the experimental class was 0.6379, and was categorized as moderate. While the control class is 0.4800 and is categorized as moderate. The average value of the experimental class n-gain score is greater than the control class, so it can be concluded that Open Ended-based PMRI learning is more effective in improving students' critical thinking skills.
THE EFFECT OF ACTIVITY-BASED PROBLEM SOLVING LEARNING ON PROBLEM SOLVING ABILITY OF TENTH GRADE STUDENTS AT SMA NEGERI 2 PALEMBANG Rahma Amsar Napenty; Cecil Hiltrimartin
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2023): May
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v5i1.19476

Abstract

The low ability of problem solving is caused by students who are not actively involved in the learning process. Student activity is needed to develop ideas and knowledge in solving mathematical problems. This study aims to see the effect of student activity-based problem solving learning on the problem solving abilities of class X students of SMA Negeri 2 Palembang. This research is a quantitative study with a one group pretest-posttest design with a sample of 35 students who were selected using a cluster sampling technique. After the Pretest and Posttest were carried out, the researcher conducted a normality test with the help of the SPSS application using the Kolmogorov Smirnov Test. Test the hypothesis using the t test for the dependent sample. Based on the test results, it was found that the significance value was 0.000 and <0.05, which meant that there was a significant influence between students' problem solving abilities before and after learning student activity-based problem solving.