cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
-
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
bumiraflesia@umb.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Bengkulu Jalan Bali, Po. Box 118, Kota Bengkulu, Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
ISSN : 26232111     EISSN : 2623212X     DOI : -
Jurnal Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Menerbitkan jurnal 3 (Tiga) kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Juli, dan Desember. Terbitan Berkala Ilmiah ini merupakan publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyaraka.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 384 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEMPUNG TEMATIK DI KELURAHAN PADANG NANGKA KECAMATAN SINGARAN PATI KOTA BENGKLU Romdana, Romdana; Faridah, Faridah; Marsidi, Marsidi; Charolina, Ovita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini kemiskinan merupakan salah satu persoalan pemerintah dimana saja.seperti halnya Pemerintah kota Bengkulu. Berbagai macam kebijakan yang dilakukan guna untuk menekan angka kemiskinan salah satunya adalah dengan program pembangunan Kampung Tematik. Pengembangan masyarakat  di dalam program Kampung Tematik di dasarkan pada asumsi nilai dan prinsip-prinsip agar dalam pelaksanaannya dapat memberdayakan masyarakat berdasarkan inisiatif. Kemampuan dan partisipasi masyarakat di dalam mewujudkan dan mensukseskan program kampung Tematik. Program Kampung tematik ini sekaligus Program pengabdian   LPPM STIA Bengkulu yang bertujuan selain mengenalkan program pemerintah kepada masyarakat juga mendorong pelibatan partisipasi masyarakat suatu daerah tersebut.Tujuan Program kampung Tematik yang diluncurkan oleh pemerintah kota Bengkulu adalah salah satu program yang memadukan potensi/ciri khas setiap wilayah dengan masalah penganggulangan kemiskinan yang ada. Metode dalam pengabdian ini adalah Obsevasi, Sosialisasi dan pelaksanaan. Manfaat yang dirasakan setelah berdirinya usaha kampung tematik wirausaha ini perilaku sosialnya sedikit berubah masyarakatnya semakin peka terhadap kemajuan, berusaha untuk mengikuti setiap pelatihan yang di sampaikan. Kesimpulan dari hasil pengabdian ini Program Kampung tematik yang berjalan cukup baik namun perlu adanya program tematik ditempat lain supaya pemerataan sebagai langkah program pengentasan kemiskinan.
PEMBUATAN COCOPEAT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI TAMBAH SABUT KELAPA Feriady, Anton; Efrita, Edi; Yawahar, Jon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sabut kelapa sudah lama dimanfaatkan masyarakat untuk kerajinan tangan seperti keset, tali, sikat, sapu dan alat rumah tangga lainnya.  Akan tetapi produk dari sabut tersebut sudah kurang diminati mayarakat karena ada produk sejenis yang terbuat dari plastik yang lebih tahan dan ekonomis.  Oleh karena itu perlu diupayakan peningkatan nilai tambah sabut menjadi produk yang lebih menguntungkan Salah satu produk sabut kelapa yang sekarang ini prospektif dan menguntungkan untuk diusahakan adalah cocopeat. Cocopeat sering pula disebut coco fiber (serat sabut) atau coco coir (serbuk sabut).  Cocopeat dapat dimanfaatkan di sektor pertanian sebagai kompos atau media tanam untuk tanaman hortikultura seperti sayur, bunga atau buah-buahan dalam pot atau sebagai media tanam hidroponik sebagai pengganti media tanah.  Di bidang industri, cocopeat dapat dimanfaatkan sebagai absorben (Wiryanta, 2007., Dianawati, 2014. dan Pratiwi dkk., 2017).  Harga cocopeat berkisar Rp. 2.000 sampai dengan 4.000/kg tergantung kualitasnya. Untuk membuat cocopeat adalah dengan mendekortasikan atau memisahkan sabut menjadi serat dan cocopeat.  Untuk itu diperlukan mesin decorticating, akan tetapi harga mesin tersebut cukup mahal.  Untuk itu diperlukan metode dekortasi yang lebih murah, ekonomis, praktis dan menguntungkan.Dengan melihat sumber bahan baku yang melimpah dan belum termanfaatkan secara optimal tersebut, hal inilah yang melatarbelakangi diadakannya pelatihan dan sosialisasi pada Kelompok Wanita Tani “Rafflesia” di Desa Kungkai Baru Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma. Pelatihan dan sosialisasi ini dilakukan dengan metode ceramah dan praktek langsung, sehingga peserta dapat menerima dan memahami tentang materi yang disampaikan oleh tim pengabdian kepada masyrakat.
TUTORIAL TEKNOLOGI HIDROPONIK DENAGAN MENGGUNAKAN MEDIA WICK ROLL SEBAGAI ALTERNATIF KETAHANAN PANGAN PANDEMI COVID-19 MASYARAKAT KELURAHAN SINDANGSARI KABUPATEN TANGERANG Fauzan, Rikza FAUZAN; Putri, Lanina Indah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan tutorial teknologi hidroponik dengan memanfaatkan media wick roll adalah  tantangan bagi masyarakat dalam ketahanan pangan selama masa pandemic covid-19 sekaligus juga memberdayakan rumah tangga dan masyarakat Kelurahan Sindangsari Kabupaten Tangerang dalam penyediaan sumber pangan dan gizi melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan dan lahan sekitar tempat tinggal meningkatkan kesadaran, peran, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman. Upaya yang dilakukan adalah dengan mengembangkan program GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat) di lingkungan rumah. Salah satu kegiatan dari kegiatan yang dilakukan dalam rangka mengembangkan KRPL adalah kegiatan pelatihan pengembangan budidaya sayuran dengan sistem hidroponik. Pelatihan dan pengembangan dudidaya tanaman dengan sistem hidroponik yang telah dilaksanakan mahasiswa KKM 140 Universitas Sultan Agung Trtayasa. Setelah dilakukan pelatihan, peserta pelatihan memahami dan mempunyai keterampilan dalam membudidayakan sayuran dengan sistem hidroponik dengan berbagai metode yaitu wick system, NFT Sistem (Nutrient Film Technique) dan DFT Sistem (Deep Flow Technique)setelah dilakukan pelatihan memahami penanganan sayuran setelah panen dan memahami memahami bagaimana strategi yang harus dilakuakan dalam memasaran sayuran sistem hidroponik. Kegiatan tutorial dilakukan secara daring dengan memanfaatkan aplikasi youtube.
PENGEMBANGAN POTENSIAL KESEHATAN ANAK MELALUI SCREENING DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG (DDTK) DAN PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT Andari, Fatsiwi Nunik; Yanti, Lussyefrida; panzilion, panzilion
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Golden Age merupakan masa yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak pada usia 1-6 tahun. Masa kanak-kanak ini memberikan pengaruh yang besar pada seorang individu dalam tahapan perkembangan selanjutnya. Tahapan perkembangan anak meliputi beberapa aspek, salah satunya aspek fisik motorik. Perkembangan pada aspek fisik motorik anak diartikan sebagai perubahan bentuk tubuh pada anak yang berpengaruh terhadap keterampilan gerak, khususnya dalam hal ini adalah keterampilan dalam melakukan perilaku hidup bersih dan sehat melalui kegiatan cuci tangan yang benar. Mencuci tangan adalah membasuh kedua telapak tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah melakukan tindakan dengan tujuan untuk menghilangkan kuman. Membiasakan mencuci tangan sejak dini merupakan langkah awal untuk mencegah masuknya kuman dan resiko tertularnya penyakit. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengetahui tumbuh kembang anak antara lain dengan melakukan kegiatan screening atau pendeteksian secara dini. Upaya lain yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan stimulasi-stimulasi perkembangan anak baik dengan permainan ataupun kegiatan belajar yang menyenangkan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tumbuh kembang anak di masa emasnya, mencegah terjadinya gangguan tumjbuh kembang secara dini dan mencegah penyakitakibat tidak mencuci tangan dengan benar.Sasaran pada pelaksanaan kegiatan ini adalah anak-anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal IV Kelurahan Sukamerindu Kota Bengkulu. Tahapan kegiatan dimulai dengan melakukan analisa situasi, melakukan penilaian screening tumbuh kembang anak, memberikan penyuluhan kesehatan tentang cuci tangan yang benar sekaligus melakukan demonstrasi cara mencuci tangan yang benar, dan mendampingi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas perkembangan anak. Dari hasil evaluasi kegiatan didapatkan gambaran tumbuh kembang anak-anak TK TK Aisyiyah Bustanul Athfal IV Kelurahan Sukamerindu Kota Bengkulu normal atau sesuai dengan usianya, serta terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman anak-anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal  IV tentang cara mencuci tangan yang benar.
DIVERSIFIKASI PANGAN OLAHAN DODOL BERBASIS TERONG DAN JAGUNG MANIS GUNA MENINGKATKAN NILAI TAMBAH Kesumawati, Neti; Suryadi, Suryadi; Armadi, Yukiman; Hayati, Rita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Desa Durian Depun Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang Propinsi Bengkulu pada umumnya bermata-pencaharian sebagai petani. Tanaman terong dan jagung manis menjadi tanaman andalan masyarakt Desa Durian Depun. Semua kebutuhan hidup biasanya dipenuhi mereka dari hasil penjualan terong dan jagung manis. Oleh karena itu, kalau hasil panen tidak sesuai dengan harapan mereka, baik kuantitas maupun kualitas akan menyebabkan para petani merasa sangat kecewa. Apalagi pada saat  hasil panen  tidak laku terjual dan mengalami pembusukan. Ada salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat prtani terong dan jagung manis adalah mengolahnya menjadi produk olahan yang dapat diperjualbelikan dengan harga yang tinggi. Disamping meningkatkan harga jual, pengolahan ini juga dapat memperpanjang masa simpan hasil panen dan meminimalisir pembusukan hasil panen. Atas dasar ini, maka staf pengajar Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Bengkulu memilih lokasi ini sebagai sasaran pengabdiaan kepada masyarakt. Untuk memperlancar kegiatan pengabdiaan masyarakat, tim pengabdi dibantu oleh mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN. Metode pendekatan yang diterapkan dalam program ini, dengan menggunakan metode penyuluhan dan demontrasi pembuatan dodol terong serta dodol jagung manis. Dari evaluasi, penerapan teknologi tepat guna melalui pelatihan pembuatan dodol terong dan dodol jagung manis dilaksanakan dengan hasil sangat baik, terbukti dari antusiasnya para Ibuk-ibuk PKK sebagai peserta penyuluhan dan pelatihan dalam mengikuti semua tahapan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul dari ibuk-ibuk PKK yang merasa kurang paham tentang pembuatan dodol terong dan dodol jagung manis dan banyaknya para pesrta yang hadir. Pengetahuan dan ketrampilan dalam mengolah dodol terong dan dodol jagung manis dapat dijadikan modal dasar untuk membuka usaha rumahan (home industri) bagi ibuk-ibuk PKK khususnya dan masyarat Desa Durian Depun sehingga dapat  meningkatkan penghasilan/pendapatan rumah tangga dan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.   Kata Kunci : Dodol terong, dodol jagung manis, Produk olahan
CARA PEMBUATAN BOKASHI ECENG GONDOK Aryani, Farida; Rustianti, Sri; Kartina, Cece Gusti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sumber Rejo Transad merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong dimana sebagian besar penduduknya bermata pencairan sebagai petani. Bercocok tanam merupakan sumber pendapatan mereka, semakin meningkatnya produksi pertanian yang diperoleh maka kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. Berbagai usaha dilakukan oleh masyarakat tani di Desa Sumber Rejo Transad untuk meningkatkan produksi pertanian mereka, antara lain dengan penggunaan pupuk an organik. Petani tidak menyadari bahwa penggunaan pupuk an organik dapat menimbulkan dampak negatif, antara lain dapat menyebabkan kepadatan tanah, meningkatnya biaya produksi, serta terjadinya pencemaran lingkungan. Mengingat hal tersebut maka perlu mengalihkan kebiasaan masyarakat yang mengutamakan penggunaan pupuk an organik ke penggunaan pupuk organik berupa bokashi. Cara yang efektif untuk mengalihkan kebiasaan masyarakat menggunakan pupuk organik adalah melalui penyuluhan / pelatihan, dengan metode, yaitu : 1) Pendidikan / penyuluhan tentang pupuk organik dan pupuk an organik serta bagaimana teknik pembuatan bokashi eceng gondok; 2) Pelatihan cara pembuatan bokashi eceng gondok, dimana eceng gondok yang sangat banyak di perairan Desa Sumber Rejo Transad Kecamatan Bermani Ulu. Melalui penyuluhan / pelatihan dalam rangka pengabdian masyarakat ini telah meningkatkan wawasan masyarakat tani tentang pupuk organik dan dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan, pupuk an organik serta pembuatan bokashi eceng gondok selanjutnya dapat meminimalisir pembiayaan operasional dan pencemaran lingkungan akibat pemakaian pupuk an organik. Kata Kunci : Eceng Gondok, Bokashi, Pupuk Organik, Pupuk an Organik
UPAYA PENINGKATAN PELAYANAN KESEHATAN PADA IBU HAMIL DI MASA PENDEMI COVID-19 Iskandar, Siska; Indaryani, Indaryani; Assyura, Ilham Apri; Santi, Oktapya; Wulandari, Elsi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu selama kehamilan merupakan hal penting bagi ibu hamil maupun bayi yang dikandungnya. Upaya pelayanan tersebut merupakan salah satu upaya pencegahan terhadap kondisi buruk yang dapat terjadi pada seorang ibu hamil. Berbagai kondisi dapat terjadi pada seorang ibu hamil. Adapun kondisi paling buruk yang dapat terjadi pada seorang ibu hamil adalah kematian. Kematian ibu hamil dan bersalin dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pendidikan dan pengetahuan, sosial budaya, sosial ekonomi, geografi dan lingkungan, aksesabilitas ibu pada fasilitas kesehatan serta kebijakan makro dalam kualitas pelayanan kesehatan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka mempercepat penurunan angka kematian ibu adalah pelayanan kesehatan maternal yang berkualitas yaitu pemeriksaan kehamilan. Tahun 2020 merupakan masa sulit bagi tenaga kesehatan dalam melakukan pelayanan kesehatan dikarenakan kondisi pandemi Covid 19 mengharuskan seseorang untuk menjaga jarak, menghindari kerumuman dan seminimal mungkin untuk tidak ke rumah sakit atau pelayanan kesehatan. Hal ini berdampak buruk bagi ibu hamil mengingat ibu hami perlu melakukan pemeriksaan minimal 3x selama kehamilan dan perlu mendapatkan pengetahuan tentang kehamilan terutama pada ibu primigravida (kehamilan pertama). Penyuluhan kesehatan berupa pelayanan kesehatan pada ibu hamil di masa pandemi covi 19 dapat menurunkan resiko kematian pada ibu dan bayi. Pendidikan kesehatan dan demonstrasi tentang kesehatan pada ibu hamil dilakukan selama 4 minggu yang melibatkan keluarga ibu hamil. Setelah dilakukan kegiatan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelayanan kesehatan ada ibu hamil sangat membantu mereka dalam menghadapi kehamilan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: PENINGKATAN KAPABILITAS PENGURUS KOPERASI MELALUI PELATIHAN ADMINISTRASI KEUANGAN DI KOPERASI AISYIYAH PDA SE WILAYAH KOTA BENGKULU Suharmi, Suharmi; Khair, Ummul; Khairiyah, Diah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh pengurus koperasi Aisyiyah adalah kurangnya pengetahuan mengenai administrasi koperasi dan laporan keuangan. Hal ini dikarenakan kurangnya pelatihan, karena koperasi Aisyiyah tersebar di kabupaten maka jarang sekali mendapatkan pelatihan. Pelatihan jarang sekali bahkan hampir tidak pernah diadakan di kabupaten. Pelatihan sering diadakan di Kota saja, pengurus koperasi merasa kesulitan untuk mengikuti pelatihan karena jarak tempuh yang cukup jauh sehingga memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit.Metode pelaksanaan yang dipilih oleh pengabdi adalah penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan dilaksanakan agar pengurus koperasi paham mengenai administrasi koperasi. Kemudian pelatihan dilaksanakan agar pengurus koperasi memiliki pengetahuan mengenai membuat laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi koperasi yang berlaku umum.Dampak dari pengabdian ini  adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan pemahaman mengenai administrasi koperasi dan pembuatan laporan keuangan. Pemahaman pengurus koperasi mengenai administrasi koperasi mengalami peningkatan dari 25% menjadi 70%, hal ini menunjukkan ada peningkatan sebesar 45%. Pemahaman pengurus koperasi Aisyiyah mengenai laporan keuangan juga mengalami peningkatan dari 10% menjadi 50%, peningkatan terjadi sebesar 40%.
PENINGKATAN KEWASPADAAN MASYARAKAT TEBAK RAPAK DALAM PENCEGAHAN PANDEMI COVID-19 Ratnawili, Ratnawili; Kusuma, Merta; Arianto, Tezar; Njoman, Muhamad Galy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPandemi Covid-19 telah merubah tatanan kehidupan masyarakat di Indonesia, khususnya masyarakat di Kota Bengkulu. Dari update yang disampaikan oleh juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid-19 Provinsi Bengkulu, Jaduliwan, per hari ini, Rabu 29 April 2020, terjadi penambahan Positif Covid-19 sebanyak 4 kasus. “Pertama perempuan umur 44 tahun asal Bengkulu Selatan, tidak ada gejala klinis, lalu perempuan umur 26 tahun asal Kaur, tidak ada gejala klinis, selanjutnya laki-laki umur 46 tahun asal Kaur tidak ada gejala klinis riwayat perjalanan dari Kota Bengkulu dan perempuan umur 48 tahun asal Kota Bengkulu juga tidak ada gejala klinis,” jelas Jaduliwan. Dari ke empat pasien positif ini dijelaskan bahwa pasien tidak memiliki gejala klinis  alias  OTG  (Orang  Tanpa  Gejala)  hal  ini  harus  menjadi  perhatian  serius  bagi masyarakat. Dimana masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan diri khsususnya selama masa Pandemi Covid-19 ini berlangsung.Peningkatan  kewaspadaan masyarakat Bengkulu terus menerus kita lakukan ,tidak boleh kita mundur, tidak boleh kita berhenti, jangan sampai ketika kasus tidak terjadi, masyarakat kita tidak patuh, tidak taat, seperti di pasar tidak pakai masker, tidak mengatur jarak, tidak ada satu orang pun yang bisa meyakinkan dirinya terbebas dari virus Covid-19,” tegas Herwan Antoni Kadinkes Provinsi Bengkulu. Pemerintah sudah menganjurkan berdiam di rumah kalau pun mau keluar rumah pakai masker,  jaga jarak hindari kerumunan, cuci tangan pakai sabun sesering mungkin dan tidak menyentuh tempat penularan dari virus Covid yaitu mulut, mata dan hidung,” jelas Herwan Antoni. (MC diskominfotikprovbkl). Maka dari itu, peningkatan kewaspadaan masyarakat Tebak Rapak dalam mencegah penularan pademi covid-19 lebih intensif, melihat kondisi ini Fakultas Ekonomi dan Bisnis melalui Pengabdian Masyarakat melakukan edukasi,sosialisasi  dan penyuluhan tentang protokol Covid-19 dalam 5 hal yaitu cuci tangan, memakai masker,menjaga daya tahan tubuh,stay at home dan social distance dilanjutkan dengan pemberian masker dan hand  sanitizer  kepada  masyarakat  Tebak  Rapat  Kec.  Muara  Bangkahulu  Kel.  Bentiring Permai Kota Bengkulu. Setelah dilakukan kegiatan tersebut ,dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat berupa Peningkatan Kewaspadaan Dalam Pencegahan Covid-19 sangat membantu masyarkat dalam melakukan protokol pencegahan  penyebaran virus  covid-19Kata Kunci : Kewaspadaan, Masyarakat,  Pencegahan
IPTEK BAGI MASYARAKAT : PEMANFAATAN POTENSI ALAM UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DESA (Sari Bubuk Temulawak / Gold Lambau) Ferasinta, Ferasinta; Fredrika, Larra; Sunaryadi, Sunaryadi; Zuliani, Peri; Dinata, Endah Zulya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temulawak (Curcuma xanthorriza) telah banyak digunakan masyarakat Indonesia dan industry, tetapi produk samping temulawak seperti daun, pelepah, dan bunga dari temulawak belum digunakan. Masyarakat desa Air Sempiang kabupaten Kepahiang masih banyak yang belum mengetahui pemanfaatan dari temulawak menjadi sari bubuk (gold lambau).Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa Air Sempiang yaitu dengan memanfaatkan temulawak yang ada pada warga. Sasaran pada pelaksanaan penyuluhan kesehatan ini adalah lansiadan kader-kader di desa Air Sempiang Kab.Kepahiang. Pelaksanaan Penyuluhan dengan pemaparan materi menggunakan Proyeksi LCD dan diskusi dengan peserta penyuluhan.Hasil dari pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dengan penyuluhan pemanfaatan sari temulawak (Gold Lambau) pada lansia dan kader desa Air Sempiang yaitu peserta sangat antusias serta mengikuti arahan dari penyuluh secara rutin dan pihak kader menyatakan bahwa lansia  dan kader akan memulai proses pemanfaatannya.         Kata Kunci : Sari temulawak, kader desa

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): APRIL: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 7 No. 3 (2024): Desember: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 7 No. 2 (2024): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 7 No. 1 (2024): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 6 No. 3 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 6 No. 1 (2023): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol 3, No 3 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 2, No 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 2 No. 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia More Issue