cover
Contact Name
Nirfayanti
Contact Email
nirfa@umma.ac.id
Phone
+6282393232829
Journal Mail Official
equals@umma.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 62 Maros, 90511, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Equals : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
ISSN : 26222329     EISSN : 26222442     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Equals: Jurnal ilmiah Pendidikan Matematika, memuat artikel berupa hasil pemikiran, studi pustaka atau penelitian yang berkaitan dengan perkembangan bidang ilmu pendidikan matematika dan belum pernah diterbitkan dalam jurnal lain.
Articles 125 Documents
Menumbuhkan Karakter Mathpreneur melalui Pembelajaran Metode Walking Gallery Baharuddin, Baharuddin
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i2.2426

Abstract

Karakter mathprneur masih memerlukan pengembangan dari segi implementasinya khususnya dalam proses pembelajaran, sehingga tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode Walking Gallery dalam menumbuhkan karakter mathpreneur. Penelitian ini mengacu pada penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek yang dipilih secara purposive berdasarkan kelompok mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah kewirausahaan. Subjek penelitian sebanyak 12 mahasiswa pada semester genap tahun ajaran 2023/2024 yang berasal dari Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar. Pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan diperoleh temuan bahwa dengan adanya metode Walking Gallery yang digunakan dapat menumbuhkan karakter mathpreneur pada mahasiswa. Karakter mathpreneur yang diperoleh oleh mahasiswa sebagai dampak pelaksanaan metode Walking Gallery yaitu optimis, percaya diri, kemampuan mengenali peluang, berkomitmen, komunikatif dalam menjelaskan produk wirausaha, kreatif dan inovatif, serta bekerja keras dan memotivasi orang lain. Penerapan karakter tersebut juga telah dituangkan pada suatu karya dalam sebuah pameran wirausaha.
Penggunaan ChatGPT Terhadap Berpikir Kritis Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Analitik Ruang Ratnawati, Oktaviana Ainun; Rizaldi, Muhammad; Hamdani, Muhammad; Pancarita, Pancarita; Artuti, Emy
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i2.2427

Abstract

Kemajuan AI dalam pendidikan membawa perubahan dan tantangan, serta menuntut kemampuan berpikir kritis untuk menghindari kesalahan informasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penggunaan ChatGPT terhadap berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah geometri analitik ruang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek terdiri dari 2 dari 24 mahasiswa yang dipilih untuk dideskripsikan. Pengumpulan data menggunakan instrumen masalah untuk mengeksplor berpikir kritis mahasiswa. Analisis data terdiri 4 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian, hingga penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ChatGPT dapat mendorong berpikir kritis mahasiswa dilihat dari peningkatan skor berpikir kritis sebanyak 12,63. Lebih lanjut, mahasiswa merasakan manfaat ChatGPT dalam membantu mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika serta membuat mereka untuk menggunakan pemikiran kritisnya. Penggunaan ChatGPT akan dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa yang berpikir kritisnya tinggi. Namun sebaliknya akan menjadi kekhawatiran pada mahasiswa yang berpikir kritisnya rendah. Mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi akan memanfaatkan ChatGPT dengan baik, mengevaluasi jawaban yang salah dan menyempurnakan yang benar. Sebaliknya, mahasiswa dengan pemikiran kritis rendah cenderung meniru jawaban tanpa verifikasi.
Mastery Conceptual and Procedural Students in Solving Dimension Three Based of Polya’s Phase in Terms of The Early Ability Matematics Students Hamid, Abdurahman; Mirah Liani, Ahyani
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i2.2455

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penguasaan konsep dan prosedural dalam menyelesaikan masalah pada materi tiga dimensi berdasarkan tahap Polya ditinjau dari tingkat kemampuan awal matematika siswa. Penelitian dilakukan di SMAN 11 Makassar pada siswa kelas XI MIA 6. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes kemampuan awal, tes pemecahan masalah dimensi tiga, dan wawancara. Dari tes kemampuan awal terhadap 36 siswa, diperoleh 7 siswa dengan kemampuan awal tinggi, dan dipilih 2 siswa di antaranya yang memiliki skor tertinggi sebagai subjek. Selain itu, 16 siswa dikategorikan memiliki kemampuan awal sedang, dan dipilih 2 siswa di antaranya dengan skor tertinggi sebagai subjek. Keempat subjek tersebut diberikan tes pemecahan masalah dimensi tiga dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan: Profil siswa dengan kemampuan matematika tinggi berdasarkan langkah-langkah Polya lebih familiar dengan konsep Polya secara konseptual. Siswa dapat menerapkan strategi-strategi penyelesaian masalah dengan menggunakan kemampuan berdasarkan ketepatan dalam menghubungkan konsep simbol dan mengoperasikan simbol untuk menemukan solusi dari masalah yang diberikan. Siswa yang memiliki kemampuan sesuai langkah Polya hanya sampai pada tahap memahami. Sedangkan siswa yang tidak mengikuti langkah Polya secara matematis masih memiliki keterbatasan dalam menggunakan konsep yang diperlukan, sehingga kedua subjek masih melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal. Siswa menerapkan strategi penyelesaian berdasarkan kemampuan ketepatan dalam menghubungkan simbol dan mengoperasikan simbol tersebut untuk menemukan solusi dari masalah yang diberikan. Konsep dan prosedur pada subjek juga perlu disempurnakan. Profil prosedural siswa dengan kemampuan tinggi menunjukkan kesesuaian dengan tahap Polya tanpa adanya kesalahan prosedural, berbeda dengan siswa yang memiliki kemampuan sedang sesuai langkah Polya, yang menunjukkan adanya kesalahan pada dua langkah prosedural.
Peningkatan Aktivitas Belajar Matematika Siswa Melalui Metode Spontaneous Group Discussion Sari, Sari; Syamsuriyawati, Syamsuriyawati; Rahmawati, Rahmawati; Nasir, A. Muhajir
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i2.2511

Abstract

Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar matematika siswa melalui metode Spontaneous Group Discussion. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI IPA 2 SMA DDI Alliritengae yang berjumlah 22 orang. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, setiap siklus berlangsung selama 4 kali pertemuan, 3 kali pertemuan adalah pelaksanaan tindakan dan satu kali pertemuan adalah mengisi angket respon siswa. Siklus I dan siklus II dilaksanakan 4 tahap, yaitu: (1) rencana tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan dan (4) refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan angket. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan aktivitas belajar siswa melalui metode Spontaneous Group Discussion pada siswa kelas XI IPA 2 SMA DDI Alliritengae. Hal ini terlihat pada meningkatnya skor rata-rata aktivitas siswa dari siklus I yaitu 60%, sedangkan pada siklus II yaitu 76%. Pada siklus I aktivitas siswa berada pada kategori aktif tapi masih di bawah target yang diinginkan yaitu 70% maka penelitian ini dilanjutkan ke siklus II dengan melakukan refleksi yang terjadi pada siklus I, dan pada siklus II aktivitas siswa juga berada pada kategori aktif.
Analisis Kemajuan Kemampuan Dasar dalam Pembelajaran Aljabar Linear Lanjut Bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi Nasrullah, Nasrullah; Khadijah, Khadijah; Liani, Ahyani Mirah
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i2.2512

Abstract

Mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kemampuan dasar suatu konsep menjadi tujuan pembelajaran di perguruan tinggi. Kemampuan dasar mahasiswa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan lanjutannya. Oleh karena itu, kemajuan kemampuan dasar dianggap sebagai variabel penting dalam proses pembelajaran. Pentingnya kemampuan dasar ini, mengarahkan kita untuk mencari tahu apakah kegiatan perkuliahan yang diberikan kepada mahasiswa mengarahkan mereka untuk mengembangkan dengan baik kemampuan dasar tersebut? Di dalam penelitian ini, dianalisis kemampuan dasar suatu konsep khususnya konsep Aljabar Linear Lanjut, dan instruksi yang mendukung pembelajaran kemajuan kemampuan dasar Aljabar Linear Lanjut. Jenis penelitian ini menggunakan metode mixed method dengan subjek penelitian yaitu 3 orang mahasiswa semester 5 pada program studi pendidikan matematika. Analisis kuantitatif menggunakan N-Gain untuk mengukur kemajuan kemampuan dasar subjek, serta analisis kualitatif terhadap hasil tugas dan proyek pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat kemajuan kemampuan dasar Aljabar Linear Lanjut, terdapat 67 % mahasiswa yang sudah mencapai Level 3, yaitu tingkat analisis mendalam. Mahasiswa mampu menganalisis bagaimana bentuk vektor yang memenuhi aksioma sehingga termasuk dalam ruang vektor umum, bagaimana subruang-subruang vektor, memahami mengapa dimensi memiliki sifat-sifat tertentu, dan bagaimana vektor yang bergantung linear dapat menjadi vektor yang bebas linear.
Pengembangan Alat Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Geometri di Kelas VIII SMP Negeri Sungguminasa Kabupaten Gowa Tenriawaru, Andi; Sumarni, St.
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2018): EQUALS
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menghasilkan alat penilaian autentik dalam pembelajaran geometri yang sahih, andal, objektif, dan praktis. Produk yang dikehendaki dalam penelitian ini adalah perangkat penilaian autentik pada pembelajaran geometri yang sahih, andal, objektif dan praktis. Produk tersebut terdiri dari 11 komponen, yaitu (1) instrumen tes hasil belajar siswa sebagai acuan untuk penilaian kinerja pada pembelajaran geometri; (2) instrumen penilaian diri siswa; (3) instrumen penilaian portofolio berupa karya terbaik dan catatan harian siswa; (4) pedoman penilaian kinerja; (5) pedoman penilaian diri; (6) pedoman penilaian portofolio; (7) instrumen uji kelayakan alat penilaian autentik; (8) lembar observasi keterlaksanaan alat penilaian autentik; (9) angket respon guru; (10) angket respon siswa; (11) Lembar validasi; dan (12) RPP. Proses pengembangan alat penilaian autentik menggunakan modifikasi model 4-D dari Thiagarajan. Ujicoba dilakukan di SMP Negeri 4 Kabupaten Gowa pada siswa kelas VIII. Hasil yang diperoleh pada ujicoba tersebut adalah pengembangan alat penilaian autentik dalam pembelajaran geometri yang sahih, andal, objektif, dan praktis. Sebagai implikasi yang diperoleh dari penilaian ini, disarankan: (1) bagi peneliti yang berminat mengembangkan lebih lanjut penelitian ini diharapkan mencermati keterbatasan penelitian ini, (2) pengembangan alat penilaian autentik dalam pembelajaran geometri hendaknya dikembangkan juga pada materi lain agar dapat membantu guru dalam menilai siswa berdasarkan kemampuan yang siswa miliki.
Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Berbasis Learning Cycle 7E dengan Pendekatan Saintifik Ramadhana, Rizky; Hadi, Abdul
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2018): EQUALS
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran matematika berbasis Learning Cycle 7E dengan pendekatan saintifik materi statistika dan juga untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan modul pembelajaran matematika berbasis Learning Cycle 7E dengan pendekatan saintifik. Adapun jenis penelitian ini adalah Penelitian Pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model pengembangan dari Tiagarajan yang dikenal dengan 4-D yaitu define (pendefenisian), design (perancangan), develop (pengembangan) dan disseminate (penyebaran) yang dilaksanakan di MA Ihya’ Ulumiddin Kampung Beru dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI tahun ajaran 2018/2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran matematika berbasis learning cycle 7E dengan pendekatan saintifik memenuhi kriteria valid dan praktis dengan skor 3,58 termasuk kategori sangat valid, dan skor 3,17 termasuk kategori baik dalam hal kepraktisan. Modul pembelajaran ini juga memenuhi kriteria efektif dengan persentase ketuntasan klasikal siswa sebesar 81%. Dengan demikian modul pembelajaran matematika berbasis learning cycle 7E dengan pendekatan saintifik yang dikembangkan telah memenuhi kriterian valid, praktis dan efektif.
Efektivitas Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Pallangga Kabupaten Gowa Ramdani, Rezki
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2018): EQUALS
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen yang melibatkan satu kelas eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Pallangga Kabupaten Gowa tahun ajaran 2017/2018. Sedangkan keefektifan pembelajaran ditinjau dari tiga aspek, yaitu: ketuntasan belajar secara klasikal, aktivitas siswa, dan respon siswa. Suatu pembelajaran dikatakan efektif jika paling sedikit tiga dari empat aspek di atas terpenuhi, dengan syarat aspek aktivitas siswa dan ketuntasan belajar secara klasikal terpenuhi. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design, yaitu sebuah eksperimen yang melibatkan satu kelompok yang diberi pre-test (O1), diberi suatu treatment (X) dan diberi post-test (O2). Penelitian dilaksanakan selama 6 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar yang diberikan kepada siswa pada akhir pokok bahasan, lembar observasi untuk mengamati aktivitas siswa selama proses pembelajaran dan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran serta angket respon siswa untuk mengetahui tanggapan dan saran siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa: (1) skor rata-rata hasil belajar matematika siswa adalah 85,113 dan berada pada kategori tinggi dengan standar deviasi 11,09 dimana skor terendah yang diperoleh 50,91 dan skor tertinggi 100,00 dari skor ideal 100. Dari hasil tersebut diperoleh 28 siswa atau 87,5% mencapai ketuntasan individu dan ini berarti bahwa ketuntasan secara klasikal tercapai; (2) rata-rata persentase frekuensi aktivitas siswa yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran mengalami peningkatan; (3) angket respon siswa menunjukkan 91,56% siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT); (4). Berdasarkan hasil penelitian maka model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Pallangga Kabupaten Gowa.
Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Melalui Permainan Lego Math pada Materi Operasi Perkalian Bilangan Bulat Suciati, Indah
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2018): EQUALS
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana permainan lego math dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan pemahaman konsep matematis siswa pada materi operasi perkalian bilangan bulat pada siswa kelas III B SDN Pengawu Tahun Ajaran 2018/2019. Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, pemberian tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah tes berbentuk uraian. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas III B SDN Pengawu mengalami peningkatan kemampuan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi operasi perkalian bilangan bulat, dengan peningkatan masing-masing sebesar 10,5% dan 14,75%. Metode ini juga meningkatkan ketuntasan belajar klasikal dan daya serap klasikal masing-masing sebesar 23,8% dan 9,4%. Adapun langkah-langkah permainan Lego Math dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematis, yaitu: (1) meninjau permainan Lego Math, (2) menjelaskan prosedur dan aturan permainan, (3) mengatur siswa secara berkelompok, (4) memberikan kartu soal dan Lego, serta (5) memulai permainan.
Optimalisasi Pemahaman Konsep Matematika Siswa SMA Melalui Pendekatan Pembelajaran Berbasis Inkuiri Ernawati, Ernawati
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2018): EQUALS
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep siswa dalam belajar Matematika pada umumnya disebabkan oleh beberapa faktor antara lain yaitu faktor dari guru dalam menggunakan metode atau pendekatan pembelajaran kurang relevan yang cenderung bersifat memompakan informasi kepada siswa, belum bisa meningkatkan pemahaman konsep secara optimal, belum bisa meningkatkan kompetensi guru dalam kegiatan pembelajaran, dan juga belum bisa mengembangkan perilaku baik siswa yang terkait dengan perubahan pemahaman konsep yang perlu diteliti. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas melalui dua siklus, diterapkan pada siswa kelas X1 di SMA DDI Maros pada semester ganjil tahun 2018/2019 melibatkan 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis inkuiri dapat meningkatkan pemahaman konsep Matematika. Selain itu, pendekatan pembelajaran berbasis inkuiri dapat meningkatkan kompetensi guru dalam kegiatan pembelajaran. Setelah diberi pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran berbasis inkuiri ternyata juga dapat mengembangkan perilaku baik siswa yang terkait dengan perubahan pemahaman konsep Matematika. Umumnya siswa yang berperilaku baik dan amat baik pemahaman konsepnya mayoritas juga meningkat nilainya memenuhi kriteria ketuntasan minimal sebesar 70, selalu aktif, komunikatif, dan bergairah dalam belajar (belajarnya lebih baik dari sebelumnya).

Page 9 of 13 | Total Record : 125