cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 175 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2025): September 2025" : 175 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS NEARPOD PADA MATERI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS X SMAN 2 LUBUK PAKAM Alfian, Apri; Rita, Rita; Kartika, Rika
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11613

Abstract

This research is the process of developing and feasibility of interactive learning media based on nearpod on the observation report text material of class X students of SMAN 2 Lubuk Pakam. This study aimed to develop and test the feasibility and effectiveness of nearpod-based interactive learning media on the observation report text material for grade X students of SMAN 2 Lubuk Pakam. This type of research was RD (Research and Development). The procedure used in this research and development was the procedure from Sugiyono that was simplified from 10 to 7 stages, namely (1) Potential and problem stage, (2) Data collection stage, (3) Product design stage, (4) Design validation stage, and (5) Design revision stage (6) Product testing, (7) Final product. The population in this study consisted of all grade X students at SMAN 2 Lubuk Pakam during the 2024/2025 academic year, totaling 396 students, with a sample of 36 students. Based on the validation results by 2 material experts, it can be categorized as "feasible" with a percentage score of 76%. The assessment results by 2 media experts were categorized as "feasible" with a percentage result of 88.5%. The results of the feasibility test on Indonesian language teachers obtained an overall average of 87% categorized as "Very feasible" and the results of the feasibility test on students also gave a positive and good response with an average value of 79% with the category "feasible" and can be tested. The researcher tested the product individually and in small groups. The results of the individual test obtained a percentage of 82.8% and the small group test 82.5%, then from the results of the limited effectiveness trial, an average value of 81.1% was obtained with the category "effective”. Therefore, it was concluded that Nearpod-based interactive learning media on the observation report text material was feasible and effective for use as learning media
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBANTUAN CURIPOD PADA MATERI TEKS BIOGRAFI KELAS XI SMK MADANI MARINDAL I Hajrah, Siti; Ali, Ali; Rita, Rita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11614

Abstract

This study aimed to investigate the development and feasibility and effectiveness of procedure worksheet assisted by curipod on biographical text material of class X at SMK Madani Marindal 1. It used a Research and Development (RD) method using the Reasearch and Development  model, that consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The population and sample of this study include 65 students from three different classes: Computer and Network Engineering (TKJ) and Automotive Engineering (TBSM).The results indicated the developed teaching material is deemed feasible. The first content expert rated as “Highly Feasible” or 90 %, while the second content expert obtained “Feasible” or 82%. The first design expert rated as “Highly Feasible” or 80%, and the second design expert rated as “Feasible” or 80%. The teacher’s assessment obtained “Highly Feasible” or 91%. The field implementation test involving 44 students across the three classes (35 TKJ), of class X at SMK Madani Marindal 1,obtained “Highly Feasible” or 85,82%. and the results of the trial of the student worksheets were categorized as "Effective" with a percentage before using the student worksheets of 64% and after using the student worksheets, the students got and the results of the trial of the student worksheets were categorized as "Effective" with a percentage before using the student worksheets of 64% and after using the worksheet, students got a score of 83.7% with an increase of 20%
PENGEMBANGAN LKPD PEMBELAJARAN BERBANTUAN GAMIFIKASIPADA PEMBELAJARAN CERPEN KELAS XI SMK MADANI MARINDAL I Pasaribu, Ummi Salamah; Andriany, Liesna; Ali, Ali
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11615

Abstract

This study aimed to investigate the development and feasibility of procedure text teaching materials based on e-handouts with a local culture approach in enhancing the Higher Order Thinking Skills (HOTS) of class XI at SMK Madani Marindal 1. It used a Research and Development (RD) method using the ADDIE model, that consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The population and sample of this study include 44 students from three different classes: Office Administration (OTKP), Automotive Engineering (TBSM), and Computer and Network Engineering (TKJ). The results indicated the developed teaching material is deemed feasible. The first content expert rated as “Feasible” or 80%, while the second content expert obtained “Feasible” or 82%. The first design expert rated as “Highly Feasible” or 91%, and the second design expert rated as “Feasible” or 80%. The teacher’s assessment obtained “Highly Feasible” or 87%. The field implementation test involving 44 students across the three classes (21 TKJ, 15 TBSM, and 8 OTKP students) obtained “Feasible” or 76%. Additional data were collected through interviews with teachers and students
Kopi Dan Akupuntur Dalam Sindrom Metabolik : Kombinasi Pendekatan Gaya Hidup Dan Penatalaksanaan Integratif Silaban, Krisdayanti; Irfanuddin, Irfanuddin; Santoso, Budi; Septadina, Indri Seta
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11781

Abstract

Sindrom metabolik merupakan gangguan metabolisme yang dapat disebabkan oleh perilaku hidup tidak sehat maupun faktor genetik. Kasusnya terus meningkat setiap tahun di seluruh dunia. Resistensi insulin dianggap sebagai faktor patogenik dalam berkembangnya sindrom metabolik seperti hiperkolesterolemia, gangguan toleransi glukosa, dan hipertensi. Konsumsi kopi dan tatalaksana  akupunktur menjadi dua pendekatan berbeda yang kini banyak diteliti dalam konteks pencegahan dan terapi sindrom metabolik. Beberapa studi menyebutkan bahwa konsumsi kopi jumlah moderat justru dapat memberikan efek protektif terhadap metabolisme, sementara akupunktur menawarkan pendekatan komplementer melalui modulasi sistem saraf dan perbaikan respons inflamasi. Pada kopi, kandungan asam klorogenat diketahui dapat meningkatkan metabolisme glukosa dan mengurangi resistensi insulin, serta kafein sebagai stimulan dapat meningkatkan laju metabolisme dan mempengaruhi fungsi sel beta pankreas. Pada akupunktur medik, dilakukan penusukan titik akupunktur di tubuh untuk merangsang pengeluaran zat neurokemikal atau semacam hormon yang berperan sebagai analgesik, anti inflamasi, anti alergi, meningkatkan aliran darah setempat, dan memperbaiki fungsi organ. Akupunktur bekerja pada sindrom metabolik dengan mempengaruhi jalur neuroendokrin. Kopi dan akupunktur medik memberikan efek perbaikan metabolisme pada keadaan resistensi insulin, obesitas, hipertensi dan hiperkolesterolemia
Gambaran Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Perilaku Usia Lanjut Dalam Pengendalian Diabetes Melitus Di Puskesmas Kota Matsum Medan Lubis, Tiffani Tantina; Aulia, Aulia; Anshari, Zaim
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11688

Abstract

Lansia dengan keterbatasan yang dimilikinya membutuhkan perhatian dari keluarga dalam membantu menghadapi penyakitnya. Oleh karena itu, dukungan keluarga merupakan bagian penting bagi lansia DM dalam mencapai hasil yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan perilaku lansia dalam pengendalian DM di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Matsum Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien lansia diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Kota Matsum Medan yang berjumlah 160 orang. Sampel penelitian ini sebanyak 62 responden. Dukungan keluarga baik pada lansia diabetes melitus sebanyak 54 responden (87,1%) dan perilaku lansia baik pada 56 responden (90,3%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan perilaku lansia dalam pengendalian diabetes melitus dari perhitungan gamma diperoleh nilai p = 0,036 dimana terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan perilaku lansia dalam pengendalian diabetes melitus. Dukungan keluarga baik dengan perilaku lansia baik sebanyak 52 responden (83,87%), dukungan baik dengan perilaku lansia buruk sebanyak 4 responden (6,46%), dukungan keluarga buruk dengan perilaku lansia baik sebanyak 2 responden (3,22%) dan dukungan keluarga buruk dengan perilaku keluarga buruk sebanyak 4 responden (6,46%). Perilaku lansia dalam mengendalikan diabetes melitus minimal harus dibarengi dengan dukungan keluarga. Hal ini ditujukan pada kepatuhan lansia dalam menjalani pengobatan, pola istirahat, pola aktivitas, dan pola makan.
Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny.”A” Post Op Sc Indikasi Fetal Hipoksida Dengan Absent End Diastolic Dan Intrauterine Growth Retriction Anggraini, Fitri; Basyir, Vaulinne; Karmia, Hudila Rifa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11724

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat dan keberhasilan pembangunan sektor kesehatan. Salah satu penyebab utama tingginya AKI adalah perdarahan postpartum, yang banyak terjadi pada masa nifas—periode krusial setelah melahirkan. Seksio sesarea (SC) merupakan metode persalinan yang sering digunakan untuk menangani kasus kehamilan risiko tinggi, termasuk fetal distress dan Intrauterine Growth Restriction (IUGR), yang keduanya merupakan kondisi serius yang berdampak pada kesehatan ibu dan bayi. Studi ini bertujuan untuk mengkaji asuhan kebidanan masa nifas pada Ny. “A” pasca SC dengan indikasi fetal hipoksia dan IUGR di Rumah Sakit Universitas Andalas Padang pada tahun 2025. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus dengan fokus pada identifikasi masalah, penatalaksanaan, serta evaluasi asuhan kebidanan yang diberikan selama masa nifas. Hasil kajian menunjukkan bahwa penatalaksanaan yang tepat dan holistik pada masa nifas, termasuk pemantauan kondisi fisik dan psikologis ibu, mampu mencegah komplikasi lanjutan dan meningkatkan pemulihan pascapersalinan. Peran bidan sangat penting dalam memberikan pelayanan profesional, beretika, dan berbasis kompetensi, terutama dalam masa kritis 24 jam pertama pascapersalinan. Kajian ini menekankan pentingnya optimalisasi asuhan kebidanan masa nifas untuk menurunkan AKI dan meningkatkan kualitas hidup ibu pascapersalinan
Kejadian Peningkatan Tekanan Darah Pada Anak Muda Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Belawan Kecamatan Medan Belawan Aryani, Novita; Sitanggang, Antonij Edi Martha; Silitonga, Erwin; Halawa, Ardiman
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11769

Abstract

Permasalahan peningkatan tekanan darah prehipertensi dan hipertensi menjadi perhatian global karena mempengaruhi hampir setengah penduduk dunia. Prehipertensi apabila tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi penyakit hipertensi dan penyakit sistem kardiovaskular lainnya. Kebiasaan hidup yang salah pada usia muda menyebabkan degenerasi organ tubuh terjadi lebih awal dari yang seharusnya diusia tua. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui prevalensi dan karakteristik penderita peningkatan tekanan darah prehipertensi dan hipertensi  di usia muda. Lokasi penelitian berada  di UPT Puskesmas Belawan Kecamatan Medan Belawan. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat usia muda di wilayah kerja UPT Puskesmas Belawan. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling dengan jumlah sampel ditentukan dengan Quota Samplig, Kriteria inklusi adalah usia muda (16-30 tahun) dalam kondisi sehat yang datang berkunjung ke UPT Puskesmas Belawan di tanggal 5 dan 6 Mei 2025. Maka didapat jumlah sampel sebanyak 33 orang. Hasil penelitian didapatkan terjadi peningkatan tekanan darah sebanyak 39.4% (terdiri dari prehipertensi 30.3% dan hipertensi 9.1%) . Usia 24-30 tahun mengalami prehipertensi sebesar 38.1%, Jenis kelamin laki-laki mengalami prehipertensi sebesar 41.2% dan aktifitas fisik dengan kategori rendah mengalami prehipertensi sebesar 32.0%.Tetapi hasil uji Chi-Square = 0.198 yang menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara aktoftas fisik dengan peningkatan tekanan darah Kesimpulan : peningkatan tekanan darah  dialami oleh orang muda dengan usia yang lebih tua, berjenis kelamin laki-laki dan tidak ada hubungan signifikan aktifitas yang rendah dengan peningkatan tekanan darah. Saran: diharapkan pemerintah dan petugas kesehatan yang terkait dapat memberikan solusi dalam mengurangi tekanan darah penderita prehiperteni
Pengaruh Perawatan Payudara Pada Ibu Hamil Trimester III Dengan Kelancaran Pengeluaran ASI Pada Masa Nifas Di Klinik Pratama Sehati Husada Kecamatan Sibiru-biru Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 Nainggolan, Nurcahaya; Despina, Rika; Ariescha, Ayu Yessy
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11716

Abstract

Perawatan payudara sangat penting dilakukan selama hamil hingga menyusui, karena payudara merupakan satu-satunya sumber makanan pokok bayi baru lahir sehingga harus dilakukan sedini mungkin. Tingkat kesadaran masyarakat indonesia khususnya pada ibu hamil masih sangat rendah mengenai pentingnya pemberian ASI dan bagaimana melakukan perawatan payudara.Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis Pengaruh Perawatan Payudara Pada Ibu Hamil Trimester III Dengan Kelancaran Pengeluaran ASI Pada Masa Nifas.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasional analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Klinik Pratama Sehati Husada Kec.Biru-biru Kab. Deli Serdang dengan melibatkan sempel penelitian berjumlah 30 orang yang ditentukan dengan Accidental Sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi.Hasil penelitian ditemukan variabel yang berhubungan dengan kelancaran pengeluaran ASI yaitu Perawatan Payudara dengan (P=0,000), Frekuensi Menyusui dengan (P=0,001), dan Tehnik Menyusui dengan (P=0,005). Bagi Tenaga Kesehatan bidan maupun perawat diharapkan dapat memberikan asuhan pada ibu hamil sampai masa nifas tentang perawatan payudara yang dapat dilakukan secara mandiri dirumah agar memperlancar pengeluaran ASI selama masa nifas. Bagi Peneliti Selanjutnya sebagai bahan evaluasi dan reverensi guna pengembangan penelitian apakah ada peningkatan kualitas pelayanan yang berpengaruh perawatan payudara pada ibu hamil trimester III dengan kelancaran pengeluaran ASI pada masa nifas
Hubungan Determinan Layanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Peserta BPJS Di Rumah Sakit Umum Daerah Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Irwandi, Syahlis; Pane, Abd. Harris; Batubara, Saiful; Fuad, Aulia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11726

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam pelayanan kesehatan, terutama bagi peserta BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang terkait dengan penelitian ini, yaitu survei dengan desain penelitian potong lintang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Total sampel dalam penelitian ini adalah 96 responden. Data dianalisis menggunakan uji chi square dengan α 0,05. Hasil penelitian menggunakan analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara faktor-faktor yang berhubungan dengan mutu pelayanan kesehatan yaitu edukasi (RP= 5,510, 95% CI =2,690-11,288), komunikasi (RP= 2,752, 95% CI =1,686-4,492), kebersihan ruangan (RP= 2,935, 95% CI =1,603-5,375), waktu tunggu (RP= 7,888, 95% CI = 3,364-18,5) terhadap kepuasan pasien peserta BPJS pada pelayanan kesehatan di RSUD Sipirok, Tapanuli Selatan. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara edukasi, komunikasi, kebersihan ruangan dan waktu tunggu dengan kepuasan pelayanan kesehatan peserta BPJS di RSUD Sipirok, Tapanuli Selatan
Analisis Kesiapan Rumah Sakit Dalam Implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Program Jaminan Kesehatan Nasional Di RSUD Gunungtua Kabupaten Paluta Damanik, Yunita Syahputri; Sitio, Sri Sudewi Pratiwi; Ginting, Rian Fedriko
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11697

Abstract

Implementasi KRIS merupakan amanah dari UU No. 40 Tahun 2004 tentang SJSN yang melandaskan bahwa pelayanan akan diberikan berdasarkan kelas standar bagi peserta rawat inap. Adanya kebijakan KRIS menyebabkan perubahan standarisasi ruang rawat inap yang harus dipenuhi, sehingga belum seluruh rumah sakit siap untuk menerapkan KRIS. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis rencana implementasi kebijakan dan persepsi stakeholder dalam penerapan KRIS pada RSUD Gunungtua Kab.Paluta menggunakan pendekatan sistem (input dan proses). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian yaitu kepala bidang keperawatan RS, staff SDM RS. Metode pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 10 kriteria yang sudah terpenuhi diantaranya adalah komponen bangunan, ventilasi udara, pencahayaan ruangan, kelengkapan dan kualitas tempat tidur, pembagian ruangan, kepadatan ruangan, tirai/partisi antar tempat tidur, kamar mandi dalam ruang perawatan serta outlet oksigen. Dari 12 kriteria yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, ada 2 kriteria yang menjadi hambatan saat peraturan pertama kali dikeluarkan terkait suhu dan kelembaban ruangan yang belum memenuhi keseluruhan serta kamar mandi dengan standar aksesabilitas yang belum memenuhi dari segi tanda/stiker disabilitas yang belum ada RSUD Gunungtua Kab.Paluta memiliki kesiapan yang cukup untuk menghadapi implementasi regulasi atau aturan KRIS dari pemerintah melalui pihak BPJS. Kesiapan tersebut didukung oleh adanya rencana kerja terkait pengelolaan sarana prasarana yang meliputi tempat tidur, pembagian ruangan, dan upaya mengatasi kesenjangan dan antrian, namun terdapat beberapa kekurangan dalam menghadapi regulasi atau aturan KRIS dengan dokter maupun dalam hal pelayanan obat oleh apotik

Page 1 of 18 | Total Record : 175