cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Gambaran SGOT dan SGPT Pada Pasien Demam Berdarah Di Rumah Sakit Columbia Asia Medan (TS) Julike, Katarina; Batubara, Syaiful; Alwi, Fahrizal; Ginting, Selamat; Sari, Husna
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11959

Abstract

Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Hati merupakan tempat replikasi virus dengue yang utama dan akan menjadi keterlibatan hati yang fatal. Kerusakan pada hati dapat dinilai salah satu keberadaannya dengan pemeriksaan enzim transaminase yaitu SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) dan SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase), enzim tersebut dikeluarkan bila terjadi kerusakan jaringan dan sel hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran SGOT dan SGPT pada pasien demam berdarah di Rumah Sakit Columbia Asia Medan. Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional yang dilakukan untuk melihat hubungan antara variabel satu dengan variabel yang lain. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 20 responden. Data dianalisis menggunakan uji paired t test dengan α 0,05. Hasil penelitian menggunakan analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara faktor-faktor yang berhubungan dengan mutu pelayanan kesehatan yaitu dari 20 responden terdapat 16 responden (75%) hasil pemeriksaan SGOT dan SGPT kategori tinggi terhadap pasien demam berdarah kategori tinggi, sementara 4 responden (20%) hasil pemeriksaan SGPT terhadap pasien demam berdarah kategori normal. Kesimpulan: Gambaran SGOT dan SGPT pada Pasien Demam Berdarah di Rumah Sakit Columbia Asia Medan adalah signifikan
Hubungan Infeksi Gardnerella vaginalis Dengan Manifestasi Klinis Keputian Penyebab Vaginosis Bakterialis Pada Ibu Hamil Ketuban Pecah Dini Di RSUP Dr. M. Djamil Padang Anggraini, Fitri; Putra, Andani Eka; Basyir, Vaulinne
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11911

Abstract

Premature rupture of membrane (PROM) is one of the abnormalities found in pregnancy. The results find out that Lactobacillus is associated with the reduced risk of premature rupture of membrane (PROM), while Gardnerella, Prevotella, Megasphaera, Ureaplasma and Dialister are associated with the increase risk of PROM. Gardnerella vaginalis, a facultative anaerobic bacterium, is the most common microbe associated with bacterial vaginosis (BV).The research used cross sectional research design with retrospective data collection method. The research included all vaginal swab samples from pregnant women with premature rupture of membranes at RSUP Dr. M. Djamil, Padang. The sampling technique used was consecutive sampling, with 31 samples from pregnant women who experienced premature rupture of membranes, complemented with data from electronic/manual medical records. Clinical data collected included complaints such as vaginal discharge. The microbes that cause bacterial vaginosis were examined using Real-Time PCR at the PDRPI Laboratory, Faculty of Medicine, Universitas Andalas. Data then were analyzed using the chi-square test, followed by calculation of the Odds Ratio (OR).he results showed no significant association between the presence of G. Vaginalis and vaginal discharge (p = 0.384; OR = 2.67), Based on the analysis, most bacterial vaginosis infections occurred without the evident of clinical manifestations (asymptomatic) which caused to delayed diagnosis and an increased likelihood of cases being inadequately managed.The conclusion of this research shows that there is no significant association between microbes of bacterial vaginosis and manifestation of vaginal discharge in pregnant women. Antenatal care (ANC) interventions should include the development of a routine vaginal infection screening system within ANC services. Keywords: Gardnerella vaginalis, Bacterial Vaginosis, Pregnant Women
Agronomi, Produksi, Dan Nilai Kecernaan Leguminosa Indigofera zollingeriana Yang Diberi Pemupukan N, P, dan K Dan Inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskula cv. Glomus manihottis Di Lahan Ultisol Kepulauan Mentawai Zakirman, Zakirman; Evitayani, Evitayani; Jamarun, Novirman
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan FMA dan pupuk N, P, dan K terhadap agronomi, produksi dan Analisa  kandungan dan kecernaan Bahan Organik, Bahan Kering, Protein Kasar, Indigofera zollingeriana sp. yang ditanam di lahan ultisol. Perlakuan yang diberikan terdiri dari perlakuan P0 (100% pupuk N,P,dan K+Pupuk kandang tanpa FMA), perlakuan P1 (100% pupuk N,P,dan K+Pupuk kandang+10 g FMA), perlakuan P2 (75% pupuk N,P,dan K+Pupuk kandang+10 g FMA), perlakuan P3 (50% pupuk N,P, dan K+Pupuk kandang+10 g FMA), dan perlakuan P4 (25% pupuk N,P,dan K+Pupuk kandang+10 g FMA). Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, batang, jumlah daun, produksi segar, produksi kering, dan kecernaan zat-zat makanan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan hasil berbeda tidak nyata (P0,05) terhadap agronomi, produksi dan analisa kandungan dan kecernaan zat makanan. Hasil yang terbaik terdapat P1 tinggi tanaman 71,05 cm, panjang daun 6,07 cm, lebar daun 2,48 cm, diameter batang 0,69 cm, namun pada jumlah daun perlakuan P2 terbanyak 356,12 helai, produksi segar 8,96 ton/ha/panen, produksi bahan kering 2,18 ton/ha/panen, KcBK 64,06%, KcBO 69,82%, dan KcPK 70%. Kesimpulan bahwa pemberian dosis pupuk N, P, dan K sebanyak 25 % yang diinokulasi dengan 10 g FMA mampu mempertahankan produktivitas Indigofera zollingeriana sp. di lahan ultisol.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN MENGIKUTI ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS BANDA BARO KABUPATEN ACEH UTARA TAHUN 2024 Sari, Nur Mala; Melisa, Melisa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11966

Abstract

Kehamilan merupakan pengalaman yang sangat berarti bagi wanita. Pemeriksaan dan pengawasan terhadap ibu hamil sangat perlu dilakukan secara teratur. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan secara optimal fisik dan mental ibu dan anak selama masa kehamilan, persalinan dan pasca persalinan sehingga diperoleh ibu dan anak yang sehat, sekaligus untuk mendeteksi dini tanda-tanda bahaya kehamilan, kelainan, komplikasi dan penyakit yang biasa dialami ibu hamil sehingga hal-hal tersebut dapat dicegah atau ditangani (Marmi, dkk, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan antenatal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester ketiga dan penentuan sampel dalam penelitian ini secara accidental sampling sebanyak 37 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang tanda-tanda bahaya kehamilan (p value = 0,002 < 0,05) dengan kepatuhan ANC. Peran keluarga diharapkan untuk senantiasa memberikan dukungan kepada ibu hamil dengan mendampingi dan mengingatkan mereka untuk memeriksakan kehamilannya secara teratur dan lengkap
Hubungan IgG Dan IgM Dengue Terhadap Jumlah Trombosit Pada Pasien Demam Berdarah Dengue Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidempuan Sulastri, Sulastri; Ginting, Hana Isal Salina; Sembiring, Sella Elita; Harahap, Mery Silvia; Girsang, Rostiodertina; Tarigan, Ratna Sari Putri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.11953

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit menular yang ditransmisikan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang hidup di negara-negara tropis dan subtropis. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan hasil pemeriksaan IgG/IgM dengue terhadap hasil trombosit pada pasien demam berdarah di Rumah Sakit Umum Daerah Padangsidimpuan. Desain penelitian observasional anaitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi adalah pasien demam berdarah dengue di RSUD Padangsidimpuan yang melakukan pemeriksanaan IgG dan IgM serta pemeriksaan jumlah trombosit sebanyak 18 orang. Dari 18 responden terdapat 14 responden (78%) IgG dan IgM dengue kategori negatif (-) terhadap jumlah trombosit pasien demam berdarah kategori rendah, sementara 4 responden (22%) IgG dan IgM dengue kategori positif (+) terhadap jumlah trombosit pasien demam berdarah kategori normal. Hasil analisis diketahui bahwa nilai probabilitasnya (0,02)
Pengaruh Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Literasi Terhadap Minat Baca Di Sekolah Dasar Siregar, Harumi; Nasution, Hafni Sari; Humairah, Fitri; Purba, Anesia Octavia; Nainggolan, Lavenia Claudia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis literasi terhadap minat baca siswa sekolah dasar. Penelitian dilaksanakan di kelas V SDN 060861 Medan dengan jumlah partisipan sebanyak 29 siswa sebagai partisipan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan teknik observasi langsung terhadap kegiatan literasi yang meliputi membaca teks, menjawab pertanyaan, dan menuliskan kembali isi bacaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa aktif terlibat dalam kegiatan literasi, yang mencerminkan peningkatan minat baca serta keterlibatan mereka selama proses pembelajaran. Siswa yang masuk dalam kategori aktif memperlihatkan antusiasme tinggi, respons cepat, serta konsistensi dalam mengikuti rangkaian kegiatan.Hasil ini mengindikasikan bahwa penerapan pembelajaran berbasis literasi memberikan kontribusi positif terhadap motivasi membaca dan kemampuan pemahaman siswa. Selain itu, penggunaan teks yang kontekstual, strategi interaktif, dan kegiatan menulis reflektif turut memperkaya pengalaman membaca siswa. Penelitian ini juga menekankan pentingnya dukungan guru dan penyediaan lingkungan membaca yang kondusif agar minat baca dan keterampilan literasi siswa dapat berkembang secara optimal. Disarankan pula agar praktik literasi diintegrasikan ke dalam berbagai mata pelajaran serta terus diinovasikan agar dapat menjaga semangat membaca siswa
Sensitivitas Dan Spesifitas Pemeriksaan Mikroskopis Sputum BTA Terhadap Tes Cepat Molekuler (TCM) Dalam Diagnosis Mycobacterium Tuberculosis Pada Pasien Suspek Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Sigambal Siahaan, Jekson Martiar; Sari, Nur Mala; Fahdi, Firdaus; Panjaitan, Goklas
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11963

Abstract

Tuberculosis merupakan penyakit infeksi paru yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis. Pemeriksaan mikroskopis BTA merupakan pemeriksaan untuk menemukan adanya basil tahan asam dalam sputum dan pemeriksaan TCM dapat mendeteksi adanya kuman Mycobacterium tuberculosis dengan pemeriksaan molekuler dan juga mendeteksi resistensi M. tuberculosis terhadap rifampisin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas dan spesifisitas hasil pemeriksaan mikroskopis sputum BTA terhadap tes cepat molekuler (TCM) pada suspek TB Paru. Metode penelitian ini adalah survey deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional, dilaksanakan di RSUD Bangkinang, penelitian dilakukan selama 6 bulan pada tahun 2023. Sampel yg digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang merupakan suspek TB Paru di RSUD Bangkinang. Dari hasil penelitian terhadap 100 sampel, didapatkan hasil positif pada pemeriksaan TCM sebanyak 15, hasil negatif pada pemeriksaan TCM sebanyak 85. Sedangkan pada pemeriksaan mikroskopis BTA diperoleh hasil positif sebanyak 88 dan hasil negatif pada pemeriksaan mikroskopis BTA sebanyak 12. Dari uji diagnostik didapat kan nilai sensitivitas 80% dan nilai spesifisitas 100% pada pemeriksaan mikroskopis BTA terhadap TCM
Pengaruh Pemberian Terapi Pijat Bayi Terhadap Durasi Menyusui Pada Bayi Di Kelurahan Ulak Karang Selatan Kota Padang Tahun 2025 Aini, Usnal
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11912

Abstract

Masa bayi merupakan masa kritis pertumbuhan dan perkembangan yang membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi melalui pemberian ASI. Terapi pijat bayi dianggap sebagai metode stimulasi yang efektif untuk mendukung keberhasilan menyusui dengan mendorong relaksasi, meningkatkan nafsu makan, dan memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi, sehingga berpotensi memperpanjang durasi menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh terapi pijat bayi terhadap durasi menyusui di Klinik Mardianum pada tahun 2025. Desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pretes-postes satu kelompok digunakan. Penelitian ini melibatkan 16 bayi berusia 0–6 bulan yang dipilih secara purposive sampling. Durasi menyusui diukur menggunakan lembar observasi, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Temuan menunjukkan peningkatan rata-rata durasi menyusui dari 1,31 menit sebelum pijat menjadi 2,38 menit setelah pijat. Analisis statistik menunjukkan efek yang signifikan, dengan nilai p 0,002 (p 0,05). Kesimpulannya, terapi pijat bayi secara signifikan meningkatkan durasi menyusui dan dapat berfungsi sebagai intervensi non-farmakologis untuk mendukung praktik menyusui yang optimal
Comparative Evaluation of Cytokinin-Induced In Vitro Shoot Multiplication in Black Ginger (Kaempferia paviflora Wall. ex Baker) Tambunan, Muhammad Iqbal H; Tarigan, Lola Zeramenda; Saragih, Sisca Sri Dewi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11850

Abstract

Kencur hitam (Kaempferia paviflora Wall. Ex Baker) Family Zingiberaceae dari Genus Kaempferia (Kencur-kencuran). Rimpangnya berwarna ungu gelap hingga kehitaman sebagai sumber senyawa bioaktif. Produksi bibit K. parviflora sangat terbatas karena masih secara secara konvensional. Tujuan penelitian untuk mengetahui jenis hormon sitokinin paling baik dalam multiplikasi kencur hitam (Kaempferia parviflora) secara in vitro. Eksplan yang digunakan eksplan in vitro K. parviflora. Media berupa Media Murashige and Skoog (MS) dengan perlakuan P0 (tanpa hormon), P1 (1 mg/l BAP), P2 (2 mg/l BAP), P3 (1 mg/l Kinetin), P4 (2 mg/l Kinetin), P5 (1 mg/l TDZ) , P6 (2 mg/l TDZ) dengan 10 kali ulangan. Parameter yang diamati yaitu persentase eksplan hidup, jumlah tunas, jumlah daun dan panjang tunas.  Hasil penelitian bahwa eksplan hidup 94%, perlakuan P6 (TDZ = 2 mg/L) menghasilkan rata-rata jumlah tunas (4,9 ± 2.6 tunas) dan rata-rata jumlah daun terbanyak,(9,3± 2.2 helai). Hal ini disebabkan oleh tingginya efektivitas TDZ konsentrasi rendah dibandingkan dengan sitokinin lainnya
Hubungan Budaya Organisasi Dan Komitmen Organisasi Dengan Penerapan Good Hospital Governance Di Ruma Sakit Umum Sembiring Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 Meliala, Alprindo Sembiring; Sitorus, Friska Ernita; Santira, Dwi Albari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11967

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik korelasional yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara budaya organisasi dan komitmen organisasi dengan penerapan Good Hospital Governance (GHG) di Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Tahun 2025. Data diperoleh dari 88 responden melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara budaya organisasi dan penerapan GHG (p = 0,026), serta antara komitmen organisasi dan penerapan GHG (p = 0,013). Selain itu, uji simultan terhadap kedua variabel menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap penerapan GHG dengan nilai Pearson Chi-Square sebesar 24,52 dan p = 0,006. Secara nyata di lapangan, budaya organisasi yang kuat tercermin dari adanya nilai, norma, dan etos kerja yang dijunjung tinggi oleh staf rumah sakit, sementara komitmen organisasi tampak melalui loyalitas dan tanggung jawab pegawai dalam mendukung terciptanya tata kelola rumah sakit yang transparan dan akuntabel. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik budaya dan komitmen organisasi, maka semakin optimal pula penerapan prinsip Good Hospital Governance di rumah sakit tersebut