cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Perbedaan Hasil Pemeriksaaan Mycobacterium Tuberculosis Metode Tes Cepat Molekuler Dan Mikroskopis dengan Penundaan 18 Jam Di Puskesmas Binjai Serbangan Kabupaten Asahan Ginting, Suventi Safrina; Hariati, Hariati; Sitorus, Friska Ernita; Meliala, Alprindo Sembiring; Siagian, Nurul Aini; Mendrofa, Wardah Nisa Fitri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.11954

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Permasalahan yang sering terjadi penundaan pemeriksaan sputum dikarenakan banyaknya pemeriksaan dan jarak antara faskes-faskes pengirim sampel ke Puskesmas Binjai Serbangan yang memerlukan waktu, sehingga sampel baru tiba di sore hari. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan Mycobacterium tuberculosis secara mikroskopis dan tes cepat molekuler dengan penundaan 18 jam. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimenal. Hasil : Dari 35 sampel sputum, 18 pemeriksaan mikroskopis dan 20 sampel pemeriksaan tes cepat molekuler mendapatkan skor 0; 3 sampel pemeriksaan mikroskopis dan 4 sampel tes cepat molekuler mendapatkan skor 1; 5 sampel pemeriksaan mikroskopis dan 6 sampel tes cepat molekuler mendapatkan skor 2 yang artinya ada perbedaan hasil antara dua metode pemeriksaan tersebut. Kesimpulan : Terdapat perbedaan hasil sebesar 5,6% dari hasil negatif; terdapat perbedaan hasil sebesar 2,8% dari hasil Scanty dan MTB Detected Very Low; terdapat perbedaan hasil sebesar 2,8% dari hasil positif satu dan MTB Detected Low pada pemeriksaan mikroskopis dengan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler
Diagnostik Dan Analisis Mikrobiologi Pada Ulkus Kaki Diabetik : Tinjauan Dari Berbagai Literatur AR, Mira; Hala, Yusminah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11897

Abstract

Abstrak: Luka diabetes merupakan salah satu komplikasi serius yang seringkali menyertai penyakit diabetes melitus. Luka ini umumnya terinfeksi oleh berbagai jenis bakteri. Untuk memastikan pengobatan yang tepat dan efektif, identifikasi jenis bakteri penyebab infeksi secara cepat dan akurat meanjadi sangat penting. Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi molekuler telah membawa perubahan signifikan dalam cara kita mendiagnosis dan memahami infeksi pada luka diabetes. Metode-metode seperti next-generation sequencing (NGS), PCR-DGGE, dan 16S rRNA sequencing memungkinkan kita untuk menganalisis komposisi mikroba (mikrobioma) yang ada di dalam luka dengan tingkat detail yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional. Artikel ini akan menyajikan tinjauan mendalam terhadap berbagai penelitian terbaru yang telah memanfaatkan teknologi molekuler untuk mengkarakterisasi mikrobioma pada luka diabetes, Informasi yang diperoleh dari studi-studi tersebut diharapkan dapat memberikan dasar yang kuat untuk mengembangkan strategi pengobatan yang lebih efektif dan personal. Pendekatan pengobatan yang berbasis pada karakteristik mikrobioma individu dapat membantu meningkatkan keberhasilan penyembuhan luka, mengurangi risiko komplikasi, serta meminimalkan penggunaan antibiotik yang tidak perlu
Perbandingan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Sebelum Dan Sesudah Diberi Tablet Besi (Fe) Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Hutabaginda Sulastri, Sulastri; Ariescha, Putri Ayu Yessy; Siagian, Nurul Aini; Anggita, Rizliana; Meliala, Alprindo Sembiring
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11964

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat berdampak buruk bagi ibu maupun janin. Upaya pencegahan dan penanggulangan anemia dilakukan melalui pemberian suplementasi tablet besi (Fe). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar hemoglobin pada ibu hamil sebelum dan sesudah diberi tablet besi di wilayah kerja UPT Puskesmas Hutabaginda. Desain penelitian menggunakan metode pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di UPT Puskesmas Hutabaginda, dengan sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kadar hemoglobin diperoleh melalui pemeriksaan laboratorium sebelum dan sesudah intervensi pemberian tablet besi. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil setelah mengonsumsi tablet besi, dan secara statistik terdapat perbedaan bermakna (p < 0,05) antara kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian tablet besi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di wilayah kerja UPT Puskesmas Hutabaginda. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan upaya edukasi dan kepatuhan konsumsi tablet besi untuk mencegah anemia pada ibu hamil
Keanekaragaman Dan Kelimpahan Gastropoda Di Zona Intertidal Pantai Kota Dua Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi SMA Berupa Video Lamalouk, Maria Elisabeth T; Seran, Lukas; Nau, Getrudis Wilhelmina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10787

Abstract

Kota Dua Beach is a tourist destination located in East Sarotari Village, Larantuka District, East Flores Regency. Until now, the number and types of gastropods in the intertidal zone of Kota Dua Beach are not yet known. The aim of this research is to determine the diversity and abundance of gastropod species on Kota Dua Beach and develop biology learning media in the form of videos. This research is development research using the ADDIE model. 17 species of gastropods were found, namely Haliotis squamata, Conus miles, Conus rosiae, Bostycapulus aculeatus, Cypraea tigris, Cypraea annulus, Tenguella granulate. Platydoris cruenta, Onchidium melakense, Patella caerulea, Trochus maculates, Turbo cornutus, Astralium calcar, Cypraea talpa, Lunella smaraga, Muricanthus nigritus and Cellana nigrolineata. The diversity index of 2.714527275 is in the medium category. The highest species abundance index was 0.85 ind/m², while the lowest was 0.1 ind/m². The results of video validation by media experts reached a percentage of 71.76%, and by material experts, 93.33% with an average of 82.54% categorized as very valid as learning media. The conclusion of this research is as follows: 17 species of gastropods were identified at Kota Dua Beach with a diversity index in the medium category, the highest species abundance was 0.80 ind/m², and the video developed about the diversity and abundance of gastropods at Kota Dua Larantuka Beach is classified as valid for use as a learning medium.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Bersumber Limbah Pasar Kepada Masyarakat Penerima Manfaat PKH (Program Keluarga Harapan) Kecamatan Lima Pulu Harahap, Zulkifli Qodri; Wulansari, Anggi; Ramadhan, Aldiansyah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11854

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengetahuan masyarakat dengan pelatihan pengelolaan dan pemanfaatan limbah sampah organik yang banyak dihasilkan oleh masyarakat Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, terdiri atas sampah organik dan sampah anorganik. Sebahagian besar sampah ini adalah jenis sampah yang banyak dihasilkan oleh masyarakat kecamatan Lima Puluh yang dapat berasal dari sisa bahan makanan, daun kering dan sampah rumah tangga sedangkan sampah anorganik yang terdiri atas bahan lain seperti plastik, sisa bangunan, besi dan lainnya melalui penerapan metode pengomposan (Bokashi) dengan EM4, Kegiatan pelatihan dilakukan pada bulan Juni 2025 di Desa Gambus Kecamatan Lima Puluh dengan sumber masyarakat adalah penerima bantuan PKH (Program Keluarga Harapan), pelatihan juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar dengan menyediakan produk bernilai tambah seperti kompos berbentuk BOKASHI. Pendekatan ini menunjukkan potensi besar dalam pengelolaan limbah organik yang lebih efisien dan berkelanjutan di pasar-pasar tradisional lainnya
Perbandingan Kadar Glukosa Darah Puasa Metode God-Pap Dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Metode Stik Di Puskesmas Aek Raso Purba, Amril; Girsang, Rostiodertina; Ginting, Selamat; Hariati, Hariati; Sitorus, Friska Ernita; Malau, Pitto
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11956

Abstract

Diabetes melitus adalah salah satu penyakit berbahaya yang ditandai dengan penumpukan gula darah (glukosa) diatas nilai normal yaitu melebihi yaitu 120 mg/dl dalam keadaan puasa dan 180 mg/dl dalam keadaan tidak puasa. Pemeriksaan glukosa darah dapat menggunakan dua alat yaitu glukometer atau metode stik (point of care test) dan spektrofotometer (metode GOD-PAP). Tujuan penelitian ini Adalah untuk mengetahui perbandingan Kadar Glukosa Darah puasa metode GOD-PAP dengan Kadar Glukosa Darah puasa metode stik di Puskesmas Aek Raso. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan studi komparatif. Penelitian ini dilakukan secara observasi laboratorik dengan perolehan sampel sebanyak 20 sampel. hasil pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan metode GOD-PAP dengan metode stik di Puskesmas Aek Raso menunjukan bahwa dari 20 responden yang dilakukan pemeriksaan terdapat perbedaan rata-rata hasil pemeriksaan glukosa darah yang di lakukan dengan metode GOD-PAP dan metode Stik. Rata-rata kadar glukosa menggunakan metode stik 227,45 mg/dl dan rata-rata kadar glukosa menggunakan metode GOD-PAP 206,15 mg/dl. Hasil pemeriksaan metode Stik cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan hasil pemeriksaan glukosa darah metode GOD-PAP dengan selisih 21,3
Analisis Kebutuhan Pengembangan Buku Etnobiologi Nasution, Irda Wahidah; Nasution, Nurul Hidayah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11909

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di abad ke-21 ini harus dikuasai oleh setiap orang. Di abad ini, teknologi sangat penting untuk setiap aspek kehidupan. Teknologi itu sendiri tidak muncul secara otomatis, teknologi membutuhkan ilmu pengetahuan sebagai fondasinya. Sumber daya manusia yang berkualitas dengan kemampuan bertindak cepat, tepat, kreatif, dan inovatif diperlukan untuk penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mata kuliah etnobiologi merupakan mata kuliah tambahan ditempuh oleh mahasiswa semester delapan pada program studi pendidikan biologi. Mata kuliah ini berisi tentang segala hal yang berkaitan dengan etnis dan budaya. Bahan ajar yang selama ini digunakan dalam kegiatan pembelajaran merupakan bahan ajar sederhana yang dibuat oleh dosen dengan mengggunakan referensi artikel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahan ajar yang perlu dikembangkan untuk mata kuliah etnobiologi. Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan biologi. Sampel dipilih secara acak sebanyak 50 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi kegiatan perkuliahan dan angket terbuka untuk mahasiswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi pada pembelajaran mata kuliah etnobiologi adalah belum adanya bahan ajar yang bisa dijadikan sebagai pegangan dalam proses pembelajaran. Hasil analisis angket kebutuhan mahasiswa menunjukkan bahwa 1) bahan ajar diperlukan oleh mahasiswa adalah berupa buku ajar, 2) materi di dalam buku ajar berisi tentang: sejarah etnobiologi, ruang lingkup etnobiologi, etnozoologi, etnobotani, etnofermentasi, etnoekologi. Studi ini merupakan bagian dari studi awal pengembangan buku ajar sebagai bahan ajar mata kuliah etnobiologi
Keanekaragaman Jenis Burung di Kawasan Jaboi Kecamatan Sukajaya Kota Sabang Aceh Muzkiati, Muzkiati; Kamal, Samsul; Ahadi, Rizky; Agustina, Elita; Hanim, Nafisah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11635

Abstract

This study aims to identify bird species and analyze the diversity, species richness, evenness, and dominance of birds in the Jaboi area, Sukajaya District, Sabang City. The method used was direct survey through visual observation and recording of birds found across various habitat types during the study period. The results revealed 21 bird species from 13 families with a total of 128 individuals. The house sparrow (Passer domesticus) was the most abundant species with 30 individuals, while some species such as the white-bellied sea eagle (Haliaeetus leucoryphus), spotted dove (Spilopelia chinensis), and emerald dove (Chalcophaps indica) were each represented by only one individual. The family Columbidae dominated the bird population with 19%. The Shannon diversity index (Ĥ) was 2.405, indicating moderate diversity, while the species richness index was 3.916, reflecting a moderate level of richness. The evenness index (E) was 0.803, suggesting a fairly even distribution of individuals across species, categorized as moderate to high. Additionally, the dominance index was 0.401, indicating that no single species dominated the bird community in the area. In conclusion, the Jaboi area in Sukajaya District, Sabang City, exhibits moderate bird diversity and richness with a relatively even distribution of individuals, and no species dominance, reflecting a balanced and stable community structure.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Kelengkeng (Dimocarpus longan L.) Fraksi N-Heksan, Etil Asetat Dan Air Dengan Metode Spektrofotometri UV-VIS Sembiring, Bunga Mari; Sulasmi, Sulasmi; Hulu, Nischayanty
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11934

Abstract

TJRadikal vbevbas adarlah msrolekul yang memirliki satu atau rlevbih erlekttjrsron tidak vbetjrpasangan sehingga sangat tjreaktif; tjreaktivitas ini dapat metjrusak serl-serl tuvbuh dan memicu vbetjrvbagai penyakit degenetjratif. Untuk mencegah ketjrusakan akivbat tjradikarl vbevbas, dipetjrrlukan senyawa antisroksidan yang mampu menettjrarlkan tjradikarl vbevbas. Sarlah satu tanaman yang diketahui mengandung antisroksidan adarlah kerlengkeng (Dimsrocatjrpus rlsrongan RL.), yang secatjra ttjradisisronarl terlah digunakan sevbagai srovbat dan mengandung senyawa aktif sepetjrti frlavsronsroid, tanin, dan fensrorl. Daun kerlengkeng vbetjrpsrotensi menjadi sumvbetjr antisroksidan arlami, namun sevbagian vbesatjr penerlitian sevberlumnya hanya menggunakan eksttjrak utuh tanpa merlakukan pemisahan ftjraksi. Dengan merlakukan ftjraksinasi vbetjrdasatjrkan kepsrorlatjran perlatjrut, dihatjrapkan aktivitas antisroksidan datjri eksttjrak daun kerlengkeng dapat ditingkatkan. Tujuan penerlitian ini adarlah untuk mengetahui aktivitas antisroksidan ftjraksi n-heksan, etirl asetat, dan aitjr datjri eksttjrak etansrorl daun kerlengkeng (Dimsrocatjrpus rlsrongan RL.) menggunakan metsrode DPPH. Daun kerlengkeng dieksttjraksi dengan metsrode masetjrasi menggunakan etansrorl 96%, kemudian dirlakukan ftjraksinasi menggunakan perlatjrut n-heksan, etirl asetat, dan aitjr. Uji aktivitas antisroksidan dirlakukan pada ksronsenttjrasi setjri 4, 6, 8, 10, dan 12 ppm dengan metsrode DPPH, dengan pengukutjran avbssrotjrvbansi menggunakan spekttjrsrofsrotsromettjri UV-Vis pada panjang gerlsromvbang 517 nm, setjrta vitamin C sevbagai pemvbanding. Hasirl penerlitian menunjukkan vbahwa ftjraksi n-heksan, etirl asetat, dan aitjr datjri eksttjrak etansrorl daun kerlengkeng memirliki kemampuan antisroksidan, di mana ftjraksi etirl asetat dan ftjraksi aitjr tetjrgsrorlsrong sevbagai antisroksidan sangat kuat, sedangkan ftjraksi n-heksan tetjrgsrorlsrong kuat, dengan nirlai IC50 aktivitas antisroksidan masing-masing adarlah 9,84 ppm untuk ftjraksi etirl asetat, 11,88 ppm untuk ftjraksi aitjr, 82,18 ppm untuk ftjraksi n-heksan, dan 3,63 ppm untuk vitamin C sevbagai pemvbanding
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP MOTIVASI SISWA : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Qalbina, Putri; Qadariah, Nosi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11863

Abstract

Abstract: One of the success factors of students in learning is the use of innovative learning models and motivation to learn in students. One learning model that can increase student learning motivation is the Project Based Learning (PjBL) learning model. The purpose of this study was to analyze the influence of the Project Based Learning learning model in increasing student motivation. The research method used is systematic literature review. The data used in this study were obtained from previous research, in the form of articles related to the Project Based Learning learning model and student motivation. The results of the analysis of several articles show that there is an effect of project based learning on student motivation, both in elementary school students and high school students. This increase in motivation is also supported by the enthusiasm of students in working on projects in learning. The project carried out is a fun thing for students. Therefore, it can be concluded that the project based learning learning model has an effect on increasing student motivation