cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
EFEKTIVITAS PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP LANSIA TENTANG PENCEGAHAN ASAM URAT DI POSYANDU LANSIA DESA KUTAGUGUNG KECAMATAN NAMAN TERAN KABUPATEN KARO Masdalifah, Nur; Silaen, Peterson Yosua; Sembiring, Chorado Suramana; Ambarita, Linda
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12381

Abstract

Asam urat merupakn hasil metabolisme di dalam tubuh, yang kadarnya tidak boleh berlebihan. Penyebab utamanya adalah tingginya kadar asam urat dalam darah yang bisa dipicuh oleh bermacam faktor. Lansia adalah seseorang yang barusia 60 tahun keatas dan merupakan kelompok umur pada manusia yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupannya. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Lanjut Usia adalah suatu wadah pelayanan kepada lanjut usia di masyarakat, yang proses pembentukan dan pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat bersama lembaga swadaya masyarakat (LSM), lintas sektor pemerintah dan non-pemerintah, swasta, organisasi sosial dan lain-lain, dengan menitik beratkan pelayanan kesehatan pada upaya promotif dan preventif. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui efektivitas penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap lansia dalam pencegahan asam urat di Posyandu Lansia Desa Kutagugung, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo. Desain penelitian ini adalah desain pre-experimental dengan metode Pre-test dan Post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang menderita Asam Urat yang di Desa Kutagugung, kec.naman teran, kab.karo sebanyak 50 orang. Sampel yang diambil 50 responden yang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Adanya hubungan antara peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap lansia setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan asam urat di pencegahan asam urat sesudah dilakukan penyuluhan di Posyandu Lansia Desa Kutagugung Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo hal ini dapat ditunjukkan dengan hasil yang didapat Dengan nilai p-value sebesar 0,000
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN DENGAN TANPA MEDIA WORDWALL PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DIKELAS XI SMA NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN T.A 2024/2025 Silalahi, Dewi Ratna Sari Ulina; Sinambela, Masdiana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model Problem Based Leaarning dengan tanpa Wordwall pada materi sistem pencernaan manusia di kelas XI SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas XI SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan dengan total 6 kelas sebanyak 214 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling yaitu kelas XI A sebagai kelas eksperimen I dengan model Problem Based Leaarning sedangkan kelas XI B sebagai kelas eksperimen II dengan model Problem Based Leaarning berbantuan Wordwall dengan total 72 siswa. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan tes pilihan berganda. Hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen I sebesaar 77,03 sedangkan eksperimen II sebesar 81,66. Analisis hipotesis menggunakan uji Independent Sample T-test dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26 dengan perolehan nilai (Sig.2-tailed) sebesar 0,033 < 0,05. Pengujian hipotesis ini menunjukan bahwa terdapat perbandingan yang signifikan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model model Problem Based Leaarning Dengan Tanpa Wordwall pada materi sistem pencernaan manusia di kelas XI SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Status Kesehatan Anak Dengan Down Syndrome Dalam Perspektif Kesehatan Masyarakat Di Yayasan Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus Sitorus, Melati WS; Sidabutar, Sondang; Barus, Nesya B; Tamba, Pernando; Fajar, Ibnu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat pola asuh orang tua terhadap anak dengan Down Syndrome di Yayasan Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus; (2) menganalisis status kesehatan anak dengan Down Syndrome ditinjau dari perspektif kesehatan masyarakat; dan (3) menguji pengaruh yang signifikan antara pola asuh orang tua terhadap status kesehatan anak dengan Down Syndrome. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Pendekatan ini dipilih karena penelitian bertujuan untuk menguji hubungan sebab-akibat antara satu variabel bebas, yaitu pola asuh orang tua, terhadap satu variabel terikat, yakni status kesehatan anak dengan Down Syndrome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pola asuh orang tua terhadap anak dengan Down Syndrome tergolong dalam kategori tinggi, dengan nilai rata-rata sebesar 71,20, median 76,00, dan nilai maksimum 84 serta minimum 43. Pola asuh yang dominan adalah pola asuh demokratis, ditandai de ngan komunikasi terbuka, dukungan emosional, dan keterlibatan aktif orang tua dalam perawatan anak; (2) status kesehatan anak berada dalam kategori baik, dengan nilai rata-rata 77,03, median 84,00, modus 84, dan rentang nilai antara 39 hingga 95. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada dalam kondisi kesehatan yang cukup stabil meskipun memiliki kebutuhan khusus secara medis dan perkembangan; dan (3) terdapat pengaruh yang sangat signifikan antara pola asuh orang tua terhadap status kesehatan anak dengan Down Syndrome. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai r = 0,972 dengan signifikansi p = 0,000, yang berarti hubungan tersebut sangat kuat dan positif. Analisis regresi linear sederhana menunjukkan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,945, yang menunjukkan bahwa 94,5% variasi dalam status kesehatan anak dapat dijelaskan oleh pola asuh orang tua, sedangkan sisanya 5,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = –12,289 + 1,255X. Hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 21,830 dengan p = 0,000, sedangkan uji F menghasilkan nilai F-hitung sebesar 476,550 dengan p = 0,000, yang mengonfirmasi bahwa model regresi signifikan secara statistik baik secara parsial maupun simultan
Analisis Kesulitan Siswa Dalam Memahami Konsep Tirgonometri Pada Pembelajaran Matematika Siringo-ringo, Rona Maruli; Aprillia, Putri; Sulistiyani, Fani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12572

Abstract

Konsep Trigonometri adalah bagaimana pemahaman konseptual siswa tentang konsep triginometri. Meskipun guru telah menjelaskan prosedur operasi dalam konsep trigonometri, tetapi siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep trigonometri, sehingga prosedur yang ditempuh selanjutnya menjadi terhambat. Kemudian mengembangkan desain didaktis berdasarkan kesulitan siswa. Data dikumpulkan melalui uji kemampuan siswa melalui tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan disebabkan karena hambatan belajar konsep trigonometri, Hasil implementasi dari desain didaktis awal ini secara umum sesuai dengan prediksi respon siswa yang telah dibuat sebelumnya. Selama proses pengimplementasian ada beberapa respon siswa yang tidak sesuai dengan prediksi sebelumnya, namun hal ini dapat diatasi dengan baik
Profil Penggunaan Obat Antidepresan Pada Pasien Depresi Di RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar Br Marbun, Ichi Nuriani; Nadapdap, Erlinda Artadana; Perangin angin, Riskawani Eka Putri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12494

Abstract

Gangguan depresi merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang umum terjadi dialami masyarakat dan memberikan dampak yang cukup besar terhadap kualitas hidup manusia. Penanganan depresi umumnya dilakukan melalui pemberian obat antidepresan yang perlu disesuaikan dengan kondisi klinis pasien agar hasil terapi yang diperoleh efektif serta aman. Desain penelitian yang menggunakan metode deskriptif retrospektif dengan pendekatan total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 80 pasien yang menerima terapi antidepresan golongan SSRI seperti Fluoxetin dan Sertralin. Variabel yang diamati meliputi dengan rentang usia 50-60 tahun sebanyak 31 pasien (38,8%), jenis kelamin perempuan sebanyak 48 pasien (60%), pekerjaan wiraswasta sebanyak 28 pasien (35%), Pendidikan terakhir SMA sebanyak 52 pasien (65%). Antidepresan SSRI yang sering diresepkan yaitu sertraline 43 pasien (21%), kombinasi terapi antidepresan fluoxetine dan alprazolam 10 pasien (12,5%), golongan obat yang diresepkan SSRI 80 resep pasien (39%) dan benzodiazepine 52 resep pasien (25,4%), diagnosa depresi tunggal tanpa komorbiditas 65 pasien (81,3%). Pola terapi yang ditemukan menunjukkan adanya penggunaan kombinasi terapi farmakologi yang disesuaikan dengan kondisi klinis pasien. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran awal terkait profil penggunaan obat antidepresan dan menjadi dasar bagi Rumah Sakit dalam menyusun pedoman terapi yang lebih tepat dengan sesuai kebutuhan pasien terapi di rumah sakit. Hasil ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan pengembangan pelayanan kesehatan jiwa di RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar
UJI EFEKTIVITAS KOMBINASI SEDIAAN JADI RED GINSENG POWDER DAN METFORMIN TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH MENCIT PUTIH JANTAN (Mus Musculus) YANG DI INDUKSI ALLOXAN Barus, Trivena Kezia; Indah, Indah; AL-Huda, Bayu Herdi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12512

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Salah satu pendekatan dalam terapi diabetes adalah penggunaan obat antidiabetik oral seperti metformin. Namun, penggunaan jangka panjang metformin dapat menimbulkan efek samping, sehingga mendorong pencarian alternatif terapi tambahan dari bahan alami, salah satunya Red Ginseng Powder (RGP). RGP mengandung ginsenosida yang bersifat hipoglikemik melalui mekanisme peningkatan sensitivitas insulin, penurunan resistensi insulin, serta efek antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi RGP dan metformin dalam menurunkan kadar gula darah pada mencit putih jantan (Mus musculus) yang diinduksi hiperglikemia menggunakan alloxan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Sebanyak 28 ekor mencit dibagi ke dalam tujuh kelompok, yaitu kelompok normal, positif (alloxan tanpa terapi), metformin tunggal (50 mg/kgBB), RGP tunggal (500 mg/kgBB), serta tiga kombinasi RGP 300, 450, dan 600 mg/kgBB + metformin 50 mg/kgBB. Induksi dilakukan dengan injeksi alloxan monohidrat 150 mg/kgBB secara intraperitoneal. Kadar glukosa darah diukur pada hari ke-0, ke-3, ke-6, ke-9, ke-12 dan ke-15. Analisis statistik meliputi uji normalitas, homogenitas, ANOVA satu arah, dan uji lanjut Duncan. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi RGP dan metformin menurunkan kadar gula darah secara signifikan dibandingkan kontrol positif (p
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS THIAMFENIKOL DAN CEFIXIME PADA DEMAM TIFOID PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT TENTARA TK IV 01.07.01 PEMATANGSIANTAR Sinaga, Friska Novelina; Lubis, Rafia Sari; Samosir, Wilson
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12414

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas antibiotik Thiamfenikol dan Cefixime pada pasien demam tifoid yang menjalani perawatan inap di Rumah Sakit Tentara Tk. IV 01.07.01 Pematang Siantar. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi perbedaan efektivitas kedua antibiotik tersebut dalam menurunkan jumlah leukosit, mengurangi suhu tubuh, serta memperbaiki kondisi klinis pasien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan retrospektif komparatif. Data diperoleh dari rekam medis sebanyak 100 pasien, di mana 50 pasien mendapatkan terapi Thiamfenikol dan 50 pasien lainnya menerima Cefixime, sesuai dengan kriteria inklusi yang ditetapkan. Karakteristik pasien menunjukkan sebagian besar berjenis kelamin perempuan (54%), dengan kelompok usia terbanyak berada dalam rentang 19-27 tahun (43%). Evaluasi efektivitas terapi dilakukan melalui tiga variabel utama, yaitu jumlah leukosit, suhu tubuh, dan kondisi klinis (terdiri dari gejala batuk, mual, muntah, dan sesak napas) yang diukur sebelum dan setelah pengobatan. Analisis statistik menggunakan uji Mann–Whitney U mengungkapkan bahwa penurunan jumlah leukosit pada pasien yang mendapatkan Thiamfenikol lebih signifikan dibandingkan pasien yang dirawat dengan Cefixime (p= 0,000; mean rank Thiamfenikol = 37,62). Sebaliknya, Cefixime menunjukkan hasil yang lebih baik dalam menurunkan suhu tubuh secara signifikan (p = 0,045; mean rank Cefixime = 46,15). Namun tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara kedua jenis antibiotik dalam hal perbaikan kondisi klinis secara keseluruhan (p > 0,05). Kesimpulannya, Thiamfenikol lebih menunjukkan keunggulan dalam menurunkan jumlah leukosit, sedangkan Cefixime lebih efektif dalam mengurangi suhu tubuh. Efektivitas keduanya terhadap gejala klinis pasien dianggap setara. Hasil ini menegaskan pentingnya pemilihan antibiotik yang disesuaikan dengan fokus indikator klinis utama dalam terapi pasien demam tifoid.
Pengaruh Penerapan Self Management Dietary Behaviors (SMDB) Pada Mahasiswa Baru Terhadap Tingkat Stress dan Pola Makan Sehat Astuti, Andriani Mei; Firdaus, Insanul; Fadhilla, Fadhilla; Nuzulla, Firdausi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12580

Abstract

Masa kuliah merupakan fase krusial dalam pembentukan kebiasaan makan yang akan terbawa hingga dewasa. Mahasiswa sering dihadapkan pada pola makan tidak sehat, seperti konsumsi makanan cepat saji, rendah buah dan sayur, dan tinggi gula/lemak. Data WHO (2024) menyebutkan bahwa 45–55% mahasiswa di Asia Tenggara memiliki perilaku diet yang buruk, sedangkan Riskesdas (2023) menemukan lebih dari 40% remaja di Indonesia tidak memenuhi anjuran konsumsi buah dan sayur. Pola makan tidak sehat dan tingginya tingkat stres dapat meningkatkan risiko penyakit kronis di usia muda. Pendekatan Self-Management Dietary Behaviors (SMDB) dalam penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self management dietary behaviour (SMDB) pada  mahasiswa baru terhadap tingkat stress dan pola makan. Metode penelitian ini merupakan quasi-experimental dengan desain cross-sectional. Instrumen penelitian berupa kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) dan Healthy Eating Index (HEI) untuk menilai pola makan dan SMDB yang telah tervalidasi. Analisis statistic menggunakan uji Chi-Square dengan signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan SMDB (p = 0,002), di mana mahasiswa dengan SMDB sedang hingga tinggi cenderung memiliki pola makan lebih sehat, sedangkan pola makan buruk lebih banyak ditemukan pada mahasiswa dengan SMDB rendah. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan perencanaan, monitoring, dan kontrol diri berperan penting dalam membentuk pola makan sehat. Penelitian ini memberikan implikasi bagi dunia keperawatan untuk mengembangkan intervensi edukatif berbasis self-management guna meningkatkan perilaku makan sehat pada mahasiswa baru.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreativitas Siswa Di SMP Telaumbanua, Eka Darma Putra; Zega, Novelina Adnriani; Telaumbanua, Desman; Harefa, Agnes Renostini
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12501

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa di SMP Negeri 1 Tuhemberua. Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) adalah model pembelajaran yang memiliki karakteristik dengan menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kreatif maupun kritis serta untuk memperoleh pengetahuan dengan melibatkan kerja proyek. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk eksperimen. Subyek penelitian adalah kelas VII-1 sebanyak 32 orang dan VII-2 sebanyak 32 orang yang dipilih melalui teknik stratified random samping. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa dalam bentuk essay yang didukung dengan penilaian proyek. Hasil analisis tes kemampuan berpikir kritis menunjukkan bahwa thitung 9, 863 > ttabel 1,999 dan tes kreativitas menunjukkan thitung 10,795 > ttabel 1,999 dengan signifikansi 0,05. Temuan ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan adanya pengaruh signifikan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kreativitas siswa. Dengan demikian, model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terbukti memberikan dampak bagi siswa dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas. Kesimpulan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) adalah yang paling solutif dan berdampak terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa
EVALUASI POTENSI INTERAKSI PENGGUNAAN OBAT OAT DAN NON OAT PADA PASIEN RAWAT INAP DIRUMAH SAKIT TENTARA TK. IV. O1.07.01 KOTA PEMATANG SIANTAR Natasya, Sahfika; Prastikasari, Eka; Peranginangin, Winda Melisa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi interaksi antara OAT dan non-OAT pada pasien rawat inap dengan TB paru, serta mengidentifikasi jenis dan tingkat keparahan interaksinya.Penelitian ini merupakan studi deskriptif retrospektif yang dilakukan pada 95 data rekam medis pasien TB paru rawat inap di Rumah Sakit Tentara TK.IV.01.07.01 Kota Pematangsiantar selama Januari–April 2025. Data diambil dari resep dan rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan basis data interaksi obat Mixromedex dan Drug.com Interaction Checker,Dari 95 pasien, mayoritas berjenis kelamin laki-laki 64 orang (67%) dan berada pada kelompok usia 56–65 tahun 27 orang (28%). Sebanyak 894 potensi interaksi obat teridentifikasi, terdiri dari interaksi antara OAT dan non-OAT, serta antar non-OAT. Interaksi diklasifikasikan berdasarkan mekanisme sebagai interaksi farmakokinetik 512 angka kejadian (57%), farmakodinamik 329 kejadian (37%). Berdasarkan tingkat keparahan, ditemukan interaksi kategori minor 15 angka kejadian (2%), moderate 238 angka kejadian (27%), dan major 641 angka kejadian,(72%).Potensi interaksi obat antara OAT dan non-OAT cukup tinggi, dengan proporsi interaksi bermakna secara klinis (moderate dan major) mencapai 65%. Hasil ini menunjukkan pentingnya pemantauan terapi obat secara ketat untuk meningkatkan keselamatan dan efektivitas pengobatan pada pasien TB