cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
PUKAN SAPI DAN UREA MEMPERBAIKI PERTUMBUHAN BIBIT (Pre-nursery) TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) pada Ultisol Lumbanraja, Parlindungan; Situmorang, Kevin
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12221

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan di Desa Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan. Ketinggian tempat sekitar 33 meter di atas permukaan air laut (mdpl) dengan kemasaman (pH) tanah 5,5-6,5 dari bulan April 2022 sampai dengan bulan Juli 2022. Kecambah kelapa sawit varietas 540 (Marihat). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan, Faktor 1 : Dosis Pupuk Kandang Sapi (S) terdiri dari 3 taraf : S0= 0 ton/ha dengan aplikasi 0 g/polybag (kontrol); S1= setara dengan 10 ton/ha dengan aplikasi 50 g/polybag (dosis anjuran, Lumbanraja dan Harahap, 2015).); S2= setara dengan 20 ton/ha dengan aplikasi 100 g/polybag. Faktor 2 : Dosis Pupuk Urea (U) terdiri dari 3 taraf: U0 = 0 ton/ha dengan aplikasi 0 g/polybag kontrol); U1 = setara dengan 0,364 ton/ha dengan aplikasi 1,82 g/polybag (dosis anjuran); U2 = setara dengan 0,728 ton/ha dengan aplikasi 3,64 g/ polybag. Berat tanah penelitian yang dimasukkan ke dalam polybag sebanyak 12 kg tanah kering udara dengan kadar air tanah 20% sehingga setara dengan 10 kg tanah kering oven. Model Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang digunakan adalah: Yijk = µ + αi + βj + (αβ)ij + Kk + εijk. Parameter tanaman yang diamati meliputi: tinggi tanaman, diameter batang, berat basah dan berat kering tanaman. Parameter pengamatan dengan hasil sidik ragam yang nyata atau sangat nyata pengaruhnya dilanjutkan dengan uji jarak Duncan pada taraf uji α = 0,05 dan α = 0,01 untuk membandingkan perlakuan dan kombinasi perlakuan.Perlakuan pukan sapi berpengaruh nyata terhadap tinggi bibit pre-nursery tanam sawit hanya saat pengamatan 4 MST, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap parameter lainnya
Falsafah Dalam Budaya Minang Dan Implementasinya Terhadap Kepemimpinan Di Indonesia Azhari, Muhammad; Apriliani, Indah Rizka; Harahap, Fauziyah; Hasairin, Ashar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12203

Abstract

Penelitian ini menelusuri makna falsafah kepemimpinan dalam budaya Minangkabau dan relevansinya bagi praktik kepemimpinan di Indonesia masa kini. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan dukungan kuantitatif korelasional, melalui wawancara mendalam dan penyebaran angket kepada informan terpilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson untuk melihat hubungan antara tingkat pemahaman terhadap nilai-nilai kepemimpinan adat dan sikap penerapannya dalam konteks nasional. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemahaman responden terhadap nilai-nilai kepemimpinan Minangkabau tergolong sangat tinggi (rata-rata skor 4,87 dari 5), sedangkan nilai korelasi r = 0,97 menunjukkan hubungan positif yang kuat antara kedua variabel tersebut. Temuan ini membuktikan bahwa semakin mendalam pemahaman seseorang terhadap nilai-nilai seperti adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, bajanjang naik batanggo turun, serta duduak samo randah tagak samo tinggi, semakin bijak pula sikap kepemimpinannya. Nilai-nilai falsafah Minangkabau ini terbukti tetap relevan sebagai pedoman moral dan etis untuk membentuk karakter pemimpin yang adil, berintegritas, serta demokratis di Indonesia
SERAPAN KARBONDIOKSIDA (CO2 ) PADA POHON PENEDUH DI KECAMATAN MEDAN JOHOR KOTA MEDAN SUMATERA UTARA Sudibyo, Mufti; Sitorus, Mutiara Septiani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12224

Abstract

Jalan Abdul Haris Nasution merupakan jalur padat kendaraan karena itu pencemaran yang disebabkan sangatlah besar. Untuk mengurangi, dibutuhkan taman atau pepohonan yang mampu menyerap bahan pencemar di udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi serapan karbondioksida pada keempat jenis pohon peneduh yaitu akasia(Acacia auriculiformis), glodokan(Polyalthia longifolia), mahoni(S. mahagoni (L.) Jacq), johar (cassia siamea Lamk) di kecamatan medan johor kota medan. Penelitian ini menggunakan metode purposive untuk pengambilan sampel pada lokasi penelitian. Jumlah sampel yang digunakan yaitu masing-masing jenis pohon memerlukan 30 sampel daun. Serapan karbon (CO2) pada masing- masing tanaman yaitu glondokan (Polyalthia longifolia) dengan rata-rata serapan (CO2) masing-masing sebesar 1664.72 g, 1801.01 g, 1390.02 g. Mahoni (Swietenia mahagoni) dengan rata-rata serapan (CO2) masing-masing sebesar 1305.34 g, 1657.56 g, 1337.80 g. Johar (Cassia siamea) dengan rata-rata serapan (CO2) masing-masing sebesar 1222.94 g, 1173.06 g, 1188.09 g. Akasia (Acacia auriculiformis) dengan rata-rata serapan (CO2) masing-masing sebesar 355.43 g, 537.38 g, 469.42 g
Persepsi Praktisi Kesehatan Terhadap Pelaksanaan Perawatan Paliatif Di RSAU Dr. M. Salamun Bandung Sicilia, Asha Grace
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12204

Abstract

Seiring dengan meningkatnya usia harapan hidup yang disertai dengan meningkatnya penyakit degeneratif maka kebutuhan akan perawatan paliatif juga meningkat. Perawatan paliatif bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga, dengan cara meringankan gejala penyakit mengancam jiwa, yang berdampak pada aspek fisik, psikologis, sosial dan spiritual. Namun pelaksanaan perawatan paliatif masih belum optimal. Berbagai hambatan yang dialami oleh perawat dalam pelaksanaan perawatan paliatif di Rumah Sakit. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah dari aspek tenaga kesehatan yang terlibat dalam tim perawatan paliatif. Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam tentang persepsi praktisi kesehatan yang terlibat dalam perawatan paliatif yaitu terdiri dari dokter, perawat, fisioterapis dan ahli gizi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, didapatkan 7 partisipan yang bersedia terlibat dalam penelitian ini yang diambil dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam dengan tatap muka dan secara virtual, dan analisa data menggunakan analisis konten. Hasil penelitian didapatkan lima tema yaitu; pemahaman tentang fokus praktik perawatan paliatif, kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi dalam praktik, kebutuhan koordinasi pelayanan dan kolaborasi interdisiplin, pelibatan pasien dan keluarga dalam proses perawatan, dan hambatan dalam pelaksanaan praktik perawatan paliatif. Dari temuan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan perawatan paliatif di Rumah Sakit dipengaruhi oleh beberapa aspek antara lain: tingkat pengetahuan tenaga medis dan kesehatan tentang perawatan paliatif, kepercayaan diri untuk melaksanakan perawatan paliatif, koordinasi pelayanan dan kerjasama interdisiplin, fasilitas pendukung kebijakan serta keterlibatan keluarga dalam menentukan perawatan yang diinginkan bagi pasien atau anggota keluarganya
Keanekaragaman Capung (Odonata) di Kawasan Royal Sumatra Golf Course Agna, Radina Nur; Prastowo, Puji
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12228

Abstract

Kawasan Royal Golf Sumatra, Kecamatan Tuntungan, Kota Medan, merupakan kawasan perumahan modern yang dilengkapi dengan lapangan golf, danau, dan taman, serta berada di pinggir sungai. Kondisi ini menjadikan kawasan, khususnya sekitar danau dan sungai, berpotensi menjadi habitat bagi capung (Odonata). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan kelimpahan capung di kawasan tersebut. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2024 menggunakan metode observasi lapangan dengan teknik pengamatan langsung di empat habitat yang berbeda, yaitu danau, sungai, lapangan golf, dan taman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, kelimpahan relatif, dan indeks kesamaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 7 spesies capung dari dua famili, yaitu Chlorocyphidae dan Libellulidae, dengan indeks keanekaragaman yang berada dalam kategori rendah (H' = 1,85). Tidak ada pengaruh yang signifikan jenis habitat terhadap keanekaragaman capung (Odonata) di kawasan Royal Sumatra Golf Course Medan Tuntungan. Spesies dengan kelimpahan tertinggi adalah Neurothermis terminata, sementara Neurothermis fluctuans memiliki kelimpahan terendah. Berdasarkan habitat, kelimpahan tertinggi ditemukan di habitat sungai (31,6%), sedangkan terendah di lapangan golf (19,8%). Tingkat dominansi capung (Odonata) yang terdapat di kawasan Royal Sumatra Golf Course Medan Tuntungan berada dalam kategori sedang (0,18).
UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL RIMPANG JAHE (Zingiber officinale Roscoe) PADA TIKUS PUTIH JANTAN Manullang, Hengki Frengki; Sanjaya, Angga Nugraha; Angelina, Tresia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12255

Abstract

Peradangan merupakan respons biologis alami tubuh terhadap cedera atau infeksi, yang ditandai dengan gejala seperti nyeri, panas, kemerahan, dan pembengkakan. Penggunaan obat antiinflamasi sintetis jangka panjang seringkali menimbulkan efek samping, terutama pada sistem pencernaan dan kardiovaskular. Salah satu alternatif potensial adalah penggunaan tanaman obat, seperti rimpang jahe (Zingiber officinale Roscoe), yang mengandung senyawa aktif termasuk flavonoid, alkaloid, dan gingerol, yang dikenal karena sifat antiinflamasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak etanol 96% rimpang jahe dalam mengurangi peradangan yang diinduksi karagenan pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus L.). Metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap digunakan. Subjek dibagi menjadi lima kelompok: kelompok kontrol negatif (1% Na CMC), kelompok kontrol positif (natrium diklofenak), dan tiga kelompok perlakuan yang menerima ekstrak jahe dengan dosis 300, 400, dan 500 mg/kgBB. Data dianalisis menggunakan ANOVA Satu Arah dan dilanjutkan dengan uji post-hoc Tukey HSD. Semua kelompok perlakuan menunjukkan penurunan tingkat inflamasi, dengan dosis 500 mg/kgBB menunjukkan efek paling signifikan, sangat mirip dengan efek natrium diklofenak. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan. Ekstrak etanol rimpang jahe menunjukkan potensi sebagai agen antiinflamasi alami yang efektif, terutama pada dosis 500 mg/kgBB
Implementasi model Numbered Head Together Dengan Bantuan Buku Saku Dilengkapi LKS TTS Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif dan Afektif di SMP Negeri 2 Karera Jati, Mayesti Rambu; Ina, Anita Tamu; Matulessy, Yoin Meissy
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11528

Abstract

Background: This study aims to determine the Numbered Head Together model using the help of pocket book media equipped with TTS LKS to improve cognitive and affective learning outcomes of students at SMP Negeri 2 Karera. The type of research is Classroom Action Research (CAR) developed by Kemmis Taggar which is carried out from pre-cycle, cycle I and cycle II. Where each cycle includes the planning, implementation, observation and reflection stages. The subjects of the study were 31 students in grade VIII. Data collection techniques used test, affective assessment rubric and documentation. Data analysis techniques used quantitative descriptive by relying on statistics to analyze the test results given to students to determine the increase in student learning achievement and affective assessment sheets which include mutual cooperation, independence and self-confidence. The results showed an increase in student learning achievement in the cognitive and affective domains of students from the pre-cycle there were 25.80%, cycle I reached 58.08%, and experienced an increase in learning achievement in cycle II to 90.32%. In the aspect of students' affective assessment, from the pre-cycle with a very poor category (19.35%), cycle I with a sufficient category (54.83%) and in cycle II there was an increase with a very good category (90.32%), so that the implementation of the numbered head together model with the help of pocket books equipped with LKS TSS is effective in improving students' cognitive and affective learning outcomes at SMP Negeri 2 Karera.
Multicultural Education Impact (Cricis Moral and Deficit Ecology) Arifin, Misbahul; Rahman, Abdul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pendidikan multikultural (multicultural education impact). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan atau library research yaitu dengan mencari data yang relevan dengan topik berupa buku, makalah, artikel ilmiah, jurnal atau penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikulturan membantu siswa dalam menghadapi krisis moral dan kekurangan ekologi (interaksi antar makhluk hidup dengan lingkungan).
Analisis Pemahaman Siswa SD Terhadap Materi FPB Dan KPK Di SD Negeri 066429 Medan Marelan Cantika, Amelya; Kalsum, Umi; Pratiwi, Putri; Aritonang, Vicky Robianto; Asriati, Weni Widya; Julia, Nur Tri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12280

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis Tingkat pemahaman siswa terhadap materi kelipatan Persekutuan terkecil (KPK) dan faktor persekutuan terbesar (FPB) dikelas IV-A SD Negeri 066429 Medan Marelan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman siswa terhadap materi KPK dan FPB masih tergolong rendah dan banyak siswa mengalami kesulitan dalam menggunakan metode pohon faktor, serta belum memahami konsep dasar seperti bilangan prima, kelipatan dan faktor. Faktor penyebabnya meliputi pendekatan pembelajaran yang kurang variativ dan minimnya pengulangan serta penerapan soal kontekstual. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan pembelajaran tambahan lebih konteks dan interaktif karena siswa mudah mengetahui materi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi refrensi dan bahan evaluasi bagi guru dalam merancang metode pembelajaran yang lebih efisien yang membantu siswa memahami matematika dengan lebih baik
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Sawit Seberang Kabupaten Langkat Wahyanto, Tatin; Jafar, Ibnu; Tampubolon, Efrimanto
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12358

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi medis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah secara menetap melebihi ambang batas normal. Kondisi ini sering terjadi pada lanjut usia (lansia) dan dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Sawit Seberang, Kabupaten Langkat. Metode : Desain penelitian ini adalah cross-sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang berkunjung ke Puskesmas Sawit Seberang dalam kurun waktu tiga bulan terakhir (Januari – Maret 2025), dengan jumlah total 399 orang. Sampel sebanyak 78 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil : Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian hipertensi pada lansia meliputi: diet (p-value = 0,001), stres (p-value = 0,001), pemanfaatan pelayanan kesehatan (p-value = 0,000), dan dukungan keluarga (p-value = 0,000). Sementara itu, aktivitas fisik (p-value = 0,142) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Kesimpulan dan Saran : Puskesmas Sawit Seberang disarankan untuk menambah program promotif seperti penyuluhan kesehatan yang berfokus pada faktor risiko terjadinya hipertensi pada lansia, guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan hipertensi.