cover
Contact Name
Ns. Made Ermayani, M.Kep
Contact Email
ermayani.made@gmail.com
Phone
+6281392200104
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Pasundan No. 21
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD)
ISSN : -     EISSN : 26853086     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
The Focus and scope of Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) is contains scientific articles related to nursing research that covers particular issues on education and practice.
Articles 97 Documents
Kesadaran Kesehatan Mental Pada Masyarakat Pedalaman Di Kabupaten Halmahera Utara defriska laike; Desi; John Radius Lahade
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 5 No 2 (2023): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v5i2.394

Abstract

Pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan mental pada umumnya tergolong rendah. Situasi ini berkaitan dengan fakta bahwa layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat lebih dominan pada pelayanan kesehatan fisik. Di daerah pedalaman misalnya, unit layanan kesehatan mental jarang dan bahkan pada beberapa daerah, tidak ditemukan. Oleh karenanya, promosi kesehatan mental pun kurang tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Di Kabupaten Halmahera Utara terdapat 583 ODGJ dengan diagnosa skizofrenia/psikosis, 1.507 orang dengan depresi, 1.507 orang dengan gangguan mental emosional. Data ini tidak dimaknai secara baik oleh sebagian masyarakat karena kondisi sakit dalam persepsi mereka ialah yang berhubungan dengan fisik. Sementara gangguan kesehatan mental masih dikaitkan sebagai spiritualitas/mistis sehingga kesadaran masyarakat dalam hal meningkatkan kesehatan mental masih belum menjadi hal yang utama. Penelitian inidilakukan untuk mengetahui kesadaran kesehatan mental pada masyarakat pedalaman di Kabupaten Halmahera Utara. Metode penelitian menggunakan kuantitatif desktriptif dengan teknik random sampling. Instrumen pengambilan data yaitu menggunakan kuesioner, dengan survei kuesioner-CHWs-2013- Improving mental health. untuk responden dalam penelitian ini adalah masyarakat pedalaman Kabupaten Halmahera Utara. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa umumnya jawaban dari responden adalah tidak tahu tentang adanya masalah kesehatan mental. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat kesadaran masyarakat pedalaman di Kabupaten Halmahera Utara terbilang cukup rendah maka perlu adanya pemberian edukasi agar dapat membantu meningkatkan tingkat kesadaran kesehatan mental pada masyarakat pedalaman Kabupaten Halmahera Utara.
PENGARUH TERAPI THOUGHT STOPPING TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI STIKES PANTI WALUYA MALANG Flavia Prasetyo, Yehezkiel Aurelius; Ariesti, Ellia; Prihanto, Yafet Pradikatama
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 6 No 1 (2024): March
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v6i1.403

Abstract

Kecemasan merupakan kondisi psikologis yang penuh dengan rasa takut dan khawatir. Perasaan takut dan khawatir akan sesuatu hal yang belum tentu terjadi. Kecemasan berasal dari bahasa latin (anxius) dan bahasa jerman (anst), yaitu suatu kata yang digunakan untuk menggambarkan efek negatif. Thought stopping merupakan tehnik psikoterapeutik kohitif-behavior yang dapat digunakan untuk membantu proses berfikir. Thought stopping merupakan teknik yang digunakan untuk mengatasi pikiran negatif yang dapat membuat masalah dengan mengubah menjadi pikiran netral atau positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengethaui pengaruh terapi thought stopping terhadap tingkat kecemasan mahasiswa tingkat akhir di STIkes Panti Waluya Malang. Penelitian dilaksanakan pada mahasiswa tingkat akhir di STIkes Panti Waluya Malang dengan teknik sampel secara total sampling. Jumlah total responden adalah 39 orang. Instrument penelitian mengunakan kuisioner. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara, mengisi kuisioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Singed-Rank Test. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh terapi thought stopping terhadap tingkat kecemasan mahasiswa tingkat akhir di STIkes Panti Waluya Malang. Nilai yang dihasilkan adalah 0,000(p<0,05) yang menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat kecemasan mahasiswa tingkat akhir terhadap terapi thought stopping. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh terapi thought stopping terhadap tingkat kecemasan mahasiswa tingkat akhir. Kata Kunci : Kecemasan, thought stopping
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG BAHAYA MEROKOK DENGAN MOTIVASI BERHENTI MEROKOK DI RW 04 DUSUN GENENGAN KRAJAN KABUPATEN MALANG Maulana, Deny; Sutiyarsih, Emy; A.Sri S Misc, Sr. Felisitas; Luhung, Monika
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 6 No 1 (2024): March
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v6i1.409

Abstract

ABSTRACT Pengetahuan merupakan area penting untuk pembentukan tindakan, informasi diperlukan sebagai perangsang psikologis bagi perkembangan perilaku dalam kebiasaan merokok . Merokok di Indonesia sudah menjadi kebiasaan dari anak-anak hingga orang dewasa. Kebiasaan merokok dapat di hindari dengan cara menahan diri dorongan untuk merokok , mengurangi pergaulan sesama perokok, dan mendapatkan dukungan sosial untuk berhenti merokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Merokok Dengan Motivasi Berhenti Merokok Di RW 04 Dusun Genengan Krajan Kabupaten Malang. Metode dalam penelitian yang digunakan adalah pendekatan analitik korelasional dengan uji korelasi spearman. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 87 0rang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan remaja tentang bahaya merokok yang baik sebanyak 45 responden (51,7%) dan motivasi berhenti merokok yang kuat sebanyak 81 responden (93,1%). Hasil penelitian didapatkan nilai signifikan 0.033(pvalue<0,05 nilai korelasi spearman sebesar 0.228 menunjukkan arah korelasi positif .Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan remaja tentang bahaya merokok dengan motivasi berhenti merokok di RW 04 Desa Genengan Kabupaten Malang . Saran penelitian ini Diharapkan dapat dijadikan salah satu referensi untuk menambah pengetahuan terkait hubungan pengetahuan remaja tentang bahaya merokok dan motivasi berhenti merokok.
PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWI KEPERAWATAN TENTANG VAKSINASI HPV (HUMAN PAPILLOMA VIRUS) DI KOTA JAYAPURA Astuti, Dwi; Kiswanto Mendrofa, Hendry
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 6 No 1 (2024): March
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v6i1.412

Abstract

Strategi pencegahan kanker serviks antara lain memberikan pencegahan primer dengan vaksin HPV (Human Papilloma Virus), sebagai program gratis pemerintah di seluruh provinsi di Indonesia. Pentingnya vaksin HPV perlu dipahami oleh setiap Perempuan, terutama pada mahasiswi keperawatan sebagai calon educator dan konsultan kesehatan bagi Masyarakat awam. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengetahuan dan sikap mahasiswi keperawatan tentang vaksinasi HPV. Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif dengan populasi seluruh mahasiswi keperawatan pada institusi pendidikan keperawatan di Kota Jayapura. Responden diperoleh sebanyak 109 mahasiswi keperawatan, menggunakan teknik accidental sampling dengan minimum sampling 96 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap, dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswi keperawatan di Kota Jayapura terhadap vaksinasi HPV masih kurang. Perlu adanya sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman mahasiswi keperawatan secara intensif.
PENGARUH PEER EDUCATION PSYCHOLOGICAL WELLBEING TELECOACHING TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN ULKUS DIABETIKUM Suryawantie, Tanti
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 6 No 1 (2024): March
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v6i1.414

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh para penderita ulkus diabetikum merupakan permasalahan kronik yang sudah berlangsung selama berbulan-bulan bahkan sudah bertahun-tahun. Pasien merasakan cemas terhadap penyakit yang dideritanya, kurang percaya diri karena luka pada kakinya tidak kunjung sembuh, khawatir dan takut jika dilakukan tindakan amputasi, merasa minder karena bau yang menyengat serta khas dari luka ulkas diabetikumnya. Jika hal ini dibiarkan terus menurus maka akan berdampak pada kualitas hidup penderita ulkus diabetikum. Penderita diabetes tipe 1 dan 2 menunjukan tingginya psychological well being bagi penderita diabetes yang memiliki rasa percaya diri akan kemampuan untuk mengelola penyakitnya dan memiliki kepercayaan bahwa hal yang dilakukannya dapat mencegah atau menunda munculnya komplikasi. Perkembangan teknologi saat ini bisa menjadi alternatif dalam manajeman kesehatan terutama pengelolaan pada pasien ulkus diabetikum. Pemanfaatan teknologi sebagai inovasi diperlukan untuk efesiensi pelayanan kesehatan dalam bentuk telehealth sehingga menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas hidup pada penderita ulkus diabetikum. Metode yang digunakan dalam telehealth ini adalah dengan teknik coaching. Coaching memberikan manfaat utamanya dalam penggunaan pendekatan tipe komunikasi yang dapat meningkatkan status kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh peer education psychological well being telecoaching terhadap kualitas hidup pasien ulkus diabetikum. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan menggunakan rancangan pretest-postest with control group design dengan jumlah sampel 20 orang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan ada perbedaan rata-rata kualitas hidup pasien ulkus diabetikum pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol serta terdapat pengaruh peer education terhadap kualitas hidup pasien ulkus diabetikum. Diharapakn dari penelitian ini layanan kesehatan dapat mengembangkan peer education dalam pelayanan kesehatannya.
Hubungan Kepatuhan Pemeriksaan Rutin Gula Darah Dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Pasundan K ota Samarinda Faridah, Durrotul
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 6 No 1 (2024): March
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v6i1.421

Abstract

Kepatuhan pemeriksaan rutin dilakukan seseorang yang menderita penyakit yang membutuhkan pemeriksaan atau kontrol di fasilitas kesehatan. Jika pasien tidak patuh melakukan pemeriksaan secara rutin tentu akan mempengaruhi tingkat gula darah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kepatuhan pemeriksaan rutin gula darah dengan kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Pasundan Kota Samarinda. Desain penelian ini menggunakan korelasional dengan pendektan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien diabetes melitus tipe 2 yang kontrol atau cek di Puskesmas Pasundan. Sampel sebesar 78 responden yang memenuhi kriteria inklusi menggunakan acidental sampling. Variabel bebas kepatuhan pemeriksaan rutin dan variabel terikat kadar gula darah sewaktu. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dengan menggunakan alat glukometer. Uji statistik yang digunakan “Chi-Square” dengan tingkat signifikansi α < 0,05 dan hasil test menunjukan p = 0,579, itu berarti Ho diterima. Hasil penelitian ini tidak ada hubungan kepatuhan pemeriksaan rutin gula darah dengan kadar gula darah sewaktu di wilayah Puskesmas Pasundan Kota Samarinda.
PENGARUH VIDEO EDUKASI TENTANG FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STUNTING MELALUI TIKTOK TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA DI SMA NEGERI 4 SAMARINDA Aziziyah, Nurul
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 6 No 1 (2024): March
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v6i1.423

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi dimana tinggi badan seseorang kurang dari normal menurut usia dan jenis kelamin. Adanya pertumbuhan kurang dari normal menunjukkan terdapat status gizi buruk yang terjadi dalam jangka waktu yang lama (kronis). Stunting juga merupakan salah satu masalah gizi yang belum ditangani secara menyeluruh oleh pemerintah. Buktinya angka stunting di kota Samarinda mencapai 25,3% dan masih di atas ambang batas (>20%), tingginya angka tersebut dapat mengancam kualitas hidup generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencegahan dan memutus siklus stunting sedini mungkin, khususnya pada remaja. Remaja merupakan calon orang tua generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, mereka harus ikut serta dalam upaya memutus siklus stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video edukasi terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi stunting melalui TikTok terhadap pengetahuan remaja di SMA Negeri 4 Samarinda yang berjumlah 40 siswa. Objek pada penelitian ini adalah remaja kelas XI SMA Negeri 4 Samarinda. Penelitian ini menggunakan quasy eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest with control group. Hasil penelitian yang diperoleh dengan menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai -value 0,000 < 0,05 yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh video edukasi tentang faktor yang mempengaruhi stunting melalui TikTok terhadap pengetahuan remaja di SMA Negeri 4 Samarinda, dibuktikan dengan peningkatan pengetahuan remaja terutama dari nilai rata-rata 6,40 (42,6%) meningkat menjadi 14,20 (94,6%). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan intervensi promosi kesehatan dalam menyampaikan edukasi tentang stunting yang dapat mencegah terjadinya stunting.
Gambaran Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Pasundan Sanjaya, Regina Anastasia Sanjaya; Yuniati, Yuniati; Abdullah, Yenny Abdullah
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 6 No 1 (2024): March
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v6i1.429

Abstract

Diabetes mellitus sebagai salah satu manifestasi sindrom metabolik disebabkan oleh gangguan metabolisme karbohidrat. Pada triwulan ketiga tahun 2023, jumlah penderita diabetes mellitus di Puskesmas Pasundan mencapai 269 orang. Namun, banyak dari mereka yang merasa sudah sembuh setelah menjalani perawatan, sehingga sering mengabaikan pemeriksaan kadar gula darah, penggunaan obat, pantangan makanan, dan bahkan aktivitas fisik. Penelitian ditujukan untuk mengetahui gambaran mengenai kualitas hidup pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Pendeketan penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel didapatkan dengan teknik accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 58 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini kuesioner The Diabetes Quality of Life (DQOL) Brief Clinical Inventory (BCI) yang berisikan 12 pertanyaan yang telah terbukti validitas dan reliabilitasnya. Analisis data memakai analisa deskriptif. Temuan penelitian didapatkan mayoritas penderita diabetes mellitus di Puskesmas Pasundan mayoritas berusia >60 tahun, berjenis kelamin perempuan, berjenjang pendidikan SMA, sudah tidak bekerja, telah mengidap diabetes mellitus selama >5 tahun, dan memiliki status glukosa darah puasa tidak terkendali. Sebagian besar kualitas hidup pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Pasundan sebesar 56,9% baik. Penderita diabetes mellitus tipe 2 diharapkan dapat beraktivitas fisik, menjaga pola makan, serta mengelola stres dengan baik untuk meningkatkan derajat kualitas hidup mereka secara keseluruhan.
LITERATUR REVIEW : FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NON SUICIDAL SELF-INJURY (NSSI) PADA REMAJA Widyaningrum, Dian Anisia; Putri, Mega Arianti
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 6 No 1 (2024): March
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v6i1.443

Abstract

Perilaku mencederai diri tanpa bertujuan bunuh diri (NSSI) adalah masalah perilaku kejiwaan umum yang mengancam kesehatan remaja. Saat ini, bunuh diri telah menjadi penyebab kematian ketiga di kalangan remaja di seluruh dunia, dan menjadi salah satu prediktor terkuat bunuh diri di masa depan. Sehingga, memahami faktor-faktor yang terkait dengan NSSI sangat penting untuk melakukan penilaian risiko klinis dan intervensi terapeutik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi non suicidal self-injury (NSSI) pada remaja. Metode dalam penulisan artikel ini adalah literature review yang terdapat dalam database Google Scholar, Pubmed, Science Direct, The Lancet, Artikel yang terpilih berdasarkan free ful text, open acces, berbahasa Inggris dan Indonesia dan terbit tahun 2022 hingga 2023. Hasil studi literatur melalui database dalam jurnal kesehatan menemukan sejumlah 2 Artikel di Lancet Global Health, 14 artikel di Pubmed, 18 artikel di Tandfonline, 17 artikel di Science Direct, dan 14 artikel di Google Schoolar. Perilaku mencederai diri sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor biologis, psikologis, sosial, dan kultural seperti gangguan kepribadian, depresi, penggunaan narkoba, dan masalah hubungan dengan teman sebaya atau keluarga, prestasi sekolah yang buruk, dan kesulitan psikososial serta demografi. Diharapkan kepada petugas kesehatan yang ada di masyarakat, dapat memahami faktor yang mendasari perilaku mencederai diri sendiri pada generasi muda untuk pengembangan program intervensi dan pengobatan yang tepat.
Hubungan Riwayat Stres Dengan Kejadian Kanker Reproduksi Di Ruang Mawar Dan Kemoterapi RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda NOVITASARI, NADIA
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 7 No 1 (2025): March
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v7i1.597

Abstract

Kanker reproduksi merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada wanita di seluruh dunia, dengan stres sebagai faktor risiko yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara riwayat stres dengan kejadian kanker reproduksi di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 82 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42) untuk mengukur tingkat stres responden. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square untuk menentukan hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara riwayat stres dengan kejadian kanker reproduksi, dengan nilai p=0.042, yang menunjukkan bahwa peningkatan riwayat stres dapat meningkatkan risiko kanker reproduksi pada wanita. Temuan ini menekankan pentingnya manajemen stres sebagai bagian dari upaya pencegahan kanker reproduksi, serta perlunya perhatian terhadap kesehatan mental wanita. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengembangan program intervensi yang lebih efektif untuk mengurangi risiko kanker di kalangan wanita. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan pencegahan kanker reproduksi di kalangan wanita.

Page 8 of 10 | Total Record : 97