cover
Contact Name
Abdur Rafik
Contact Email
abdurrafik@uii.ac.id
Phone
+62274898444
Journal Mail Official
editor.rpi@uii.ac.id
Editorial Address
Gedung Prabuningrat Lantai 3 Sayap Utara Jl. Kaliurang Km. 14,5 Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Refleksi Pembelajaran Inovatif
ISSN : 26546086     EISSN : 26563991     DOI : https://doi.org/10.20885/rpi
Refleksi Pembelajaran Inovatif (RPI) adalah jurnal yang ditebitkan oleh Direktorat Pengembangan Akademik (DPA), Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, yang terbit dua kali dalam setahun. RPI menerima dan mempublikasikan artikel ilmiah, baik berbahasa Indonesia maupun berbahasa Inggris, yang berhubungan dengan konsep, proses, teknologi, dan segala hal yang berkaitan dengan praktek Dan inovasi pembelajaran di Perguruan Tinggi. Artikel dapat berupa artikel konseptual, studi kasus, maupun hasil penelitian empiris dari keseluruhan interaksi yang tercipta dalam lingkungan Pembelajaran di Perguruan Tinggi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 53 Documents
Implementasi Model Pembelajaran Discovery Learning dan Project Based Learning pada MKWU Pendidikan Pancasila Merdeka Belajar di Lingkungan Universitas Islam Indonesia pada Semester Ganjil 2021/2022 Pratiwi Dian Kus; Mubasiroh Siti Latifah; Hakim Alif Lukmanul; Wulansari Retno
Refleksi Pembelajaran Inovatif Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/rpi.vol4.iss1.art1

Abstract

Pelaksanaan MKWU Pendidikan Pancasila Merdeka Belajar di lingkungan Universitas Islam Indonesia pada saat pandemi Covid-19 diselenggarakan secara daring. Tidak hanya kuliah secara daring, namun tantangan metode pembelajaran Pendidikan Pancasila yang masih konvensional, dan model pembelajaran yang dilakukan dosen relatif monoton, didominasi ceramah dan diskusi, dan masih menempatkan pembelajaran secara doktrinal mengakibatkan tidak adanya peningkatan signifikan dari pembelajaran yang dilakukan oleh mahasiswa. Di sisi lain, tujuan Pendidikan Pancasila sebagai bagian dari pendidikan karakter harus tertanam dalam diri mahasiswa. Untuk itu perlu sebuah pengembangan model pembelajaran yang efektif bagi mahasiswa. Tulisan ini berfokus pada bagaimana implementasi model pembelajaran Discovery Learning dan Project Based Learning (PjBL) pada MKWU Pendidikan Pancasila Merdeka Belajar di lingkungan Universitas Islam Indonesia pada Semester Ganjil 2021/2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan pembelajaran daring yang dilakukan dengan mengimplementasikan model Discovery Learning dan Project Based Learning pada MKWU Pendidikan Pancasila Merdeka Belajar di lingkungan UII berimplikasi pada optimalnya proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (Student Centered Learning). Selain itu, dengan kegiatan observasi mahasiswa lebih dapat memahami dan merefleksikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta memiliki daya kritis untuk menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi di masyarakat. Dengan output kampanye media sosial yang dibuat, mahasiswa memiliki kontribusi positif terhadap pengarusutamaan nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat. Sehingga aktivitas pembelajaran yang dikembangkan dalam hal ini berhasil menarik minat mahasiswa untuk aktif belajar melalui learning by doing, thinking, and reflecting dan berkontribusi pada masyarakat.
Desain Penyetaraan Aktivitas Non-Perkuliahan Program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Indonesia Habibi Mohammad Mizan; Arifah Mir'atun Nur
Refleksi Pembelajaran Inovatif Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/rpi.vol4.iss1.art3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan desain penyetaraan aktivitas non-perkuliahan program merdeka belajar - kampus merdeka (MBKM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada Progam Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Indonesia. Upaya ini sebagai bagian dari fasilitasi dan respon terhadap kebijakan konversi atas aktivitas kampus mengajar dan magang yang diikuti oleh mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah focus group discussion (FGD) dan produksi konten. FGD dilakukan untuk menggali ide guna penyusunan standar tujuan, bahan kajian dan proses untuk aktivitas kampus mengajar dan magang sebagai acuan konversi ke mata kuliah, serta pedoman retrospective dan asesmen kelayakan konversi. Sedangkan produksi konten dilaksanakan untuk menyediakan konten pembelajran asinkron sebagai bentuk treatment dan fasilitasi awal bagi mahasiswa peserta program agar mendapatkan bekal materi yang memadai. Hasil dari penelitian ini adalah telah tersedianya dokumen kebijakan program studi tentang penyetaraan beban belajar yang berisi standar tujuan, bahan kajian, dan proses untuk aktivitas kampus mengajar dan magang sebagai acuan konversi ke mata kuliah yang disahkan oleh dekan dan bahan ajar digital atau Video konten pembelajaran mata kuliah yang dikonversi.
Optimalisasi Virtual Lab Dan Google Collaboratory Untuk Pembelajaran Daring Bersama Berbasis Collaborative Project Based Learning Kesumawati Ayundyah; Mifrahi Mustika Noor; Primandari Arum Handini
Refleksi Pembelajaran Inovatif Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/rpi.vol4.iss1.art2

Abstract

Metode pembelajaran tardisional saat ini dirasa memiliki banyak kekurangan bagi pembelajaran mandiri peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan proses pembelajaran dengan pendekatan PjBL kolaboratif. Proyek diberikan kepada mahasiswa dari dua prodi berbeda yaitu program studi Statistik dan Ilmu Ekonomi dimana isu yang diberikan mengenai isu ekonomi dengan pendekatan statistik. Observasi dilakukan pada dua kelas dengan total jumlah mahasiswa sebanyak 105. Hasil penerapan PjBL kolaboratif menunjukkan terdapat peningkatan perolehan capaian CPMK saat mahasiswa melakukan kegiatan PjBL kolaboratif yang diarahkan oleh dosen, daripada kolaboratif mandiri. Ketercapaian CPMK dengan menggunakan PjBL kolaboratif mencapai 100%. Selian itu, mayoritas mahasiswa (62.5%) kegiatan PjBL kolaboratif lintas prodi ini dilaksanakan dengan baik. Penelitian ini mendukung adanya penerapan kegiatan PjBL kolaboratif untuk diterapkan pada mata kuliah lintas prodi.
PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERSAMA PRAKTISI BIDANG PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PERMENLHK NO. 6 TAHUN 2021 Maziya, Fina Binazir
Refleksi Pembelajaran Inovatif Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/rpi.vol4.iss2.art2

Abstract

Collaborative learning with practitioners is an effort to enhance the learning atmosphere in the classroom, helping students better understand and explore materials that predominantly apply regulations in Indonesia. The practitioners involved are alumni of the Environmental Engineering Study Program, who have an emotional connection with the students, fostering a sense of familiarity and comfortable communication. These practitioners provide insights and reinforcement of materials related to hazardous and toxic waste (B3) management systems in the industrial sector, particularly in the areas of their expertise. Students are assigned case studies to prepare environmental documents related to B3 waste management in the industrial field. They engage in mentoring sessions with practitioners to facilitate a "knowledge transfer" process. The outcomes of this collaborative activity reveal several benefits, including students’ increased confidence in asking questions and engaging in discussions with practitioners, the emergence of critical thinking, and the development of effective problem-solving skills when completing assignments and addressing challenges collaboratively. In terms of document completeness, 80% of the students successfully met the requirements for environmental documents in compliance with applicable regulations. One challenge faced during the course was the occasional scheduling conflict caused by emergency conditions encountered by practitioners at their workplaces. However, overall, the students demonstrated their ability to understand and apply the regulations in Indonesia, particularly in preparing the Technical Details Document for B3 Waste Storage in the industrial sector, as stipulated by the Minister of Environment and Forestry Regulation Number 6 of 2021 on Procedures and Requirements for Hazardous and Toxic Waste Management.
Signifikansi Penerapan Metode Pembelajaran Project-based Learning dan Roleplay Negosiasi Arsitek-Klien dalam Pembelajaran Mahasiswa Arsitektur Yuli, Nensi Golda
Refleksi Pembelajaran Inovatif Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/rpi.vol4.iss2.art1

Abstract

The experience of designing is often hindered by a lack of in-depth knowledge of construction approaches and negotiation skills with clients. This study tested client negotiation skills and understanding of three construction approaches—traditional, commercial, and behavioral—among Architecture students in the Building Culture course. This course has significant potential to be developed using innovative methods and learning content that closely align with the practice of architecture itself. The aim is to provide students with a deeper understanding based on real-world projects and negotiation skills through collaborative learning with lecturers on campus and practitioners. The method employed was project-based learning combined with role-playing, involving professional architects in 6 out of 14 course sessions. The research observation method included direct observation of student and practitioner activities during 14 classroom sessions and analysis of student reflection documents. The findings indicate that the two methods used in the learning process enhanced student engagement in class, satisfaction with the material studied, and direct learning experiences with practitioners. However, the study faced limitations in consistently bringing practitioners into the classroom. As a recommendation for future development, it is suggested to include more sessions focused on soft skills to better prepare students for the professional world.
Pengaruh kuliah praktisi pada mk kimia polimer terhadap capaian pembelajaran, motivasi dan minat belajar mahasiswa Musawwa, Muhammad Miqdam Musawwa
Refleksi Pembelajaran Inovatif Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/rpi.vol4.iss2.art3

Abstract

Chemistry is a field of science that is the basis for the development of science and technology. Many technological innovations come from chemical research, not least in the field of polymers. Polymer Chemistry Course (MK-KP) is one of the compulsory courses in UII Chemistry Study Program. In this study, practitioner lectures were organized for MK-KP with the aim of increasing students' knowledge of the latest technology, polymer applications in the industrial sector. Practitioner lectures were held as many as 7x online meetings. The lecture involved a practitioner from one a polymer company in Bekasi as an industrial partner of UII Chemistry Study Program. The effect of this lecture was evaluated on the achievement of CPMK, student interest and motivation in MK-KP. The results showed that all students succeeded in achieving the CPMK MK-KP. Students also showed high interest and motivation in attending practitioner lectures with a percentage of 75% and 81% respectively. This research supports online practitioner lectures to be implemented in other courses.
Penguatan ranah psikomotor mahasiswa dalam mengembangkan prototype produk/jasa melalui penerapan successive approximation model (SAM) Arifah, Mir'atun Nur
Refleksi Pembelajaran Inovatif Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/rpi.vol4.iss2.art4

Abstract

This study aims to develop learning based on the Successive Approximation Model (SAM) in the Pengembangan Prototype Produk/Jasa course to strengthen students' psychomotor domain. The SAM approach is used to bridge the gap between theoretical mastery and practical application by involving iterative processes and collaboration with practitioners. The research adopts a development method with three main phases: the preparation phase, iterative design phase, and iterative development phase. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed qualitatively. The findings indicate that the implementation of SAM enhances students' psychomotor skills. Students successfully developed prototypes of products/services relevant to Islamic Education, such as a Juz Amma application, collections of daily prayers, compilations of Hadith, and resources for sermons and lectures. Furthermore, practitioner involvement had a positive impact on students' understanding of workplace challenges and strengthened the connection between theory and application. The study concludes that SAM-based learning can effectively develop psychomotor skills while preparing students to meet workplace demands. The implementation of this model also enriches the learning experience by integrating cognitive, affective, and psychomotor aspects.
Optimalisasi pembelajaran berbasis praktisi BPBD dan bnpb pada mata kuliah sistem mitigasi bencana Hasbi, Hasbi Nur Prasetyo Wisudawan
Refleksi Pembelajaran Inovatif Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/rpi.vol4.iss2.art5

Abstract

The aim of this research is to optimize practitioner-based learning in the Disaster Mitigation Systems course to increase student motivation and understanding regarding technology, management and disaster mitigation. Learning design involves collaboration between lecturers and practitioners from BPBD and BNPB, with a project-based approach. The results showed that engaging practitioners in their areas of expertise provided real, relevant insights, while social media-based group projects improved students' collaboration and communication skills. Evaluations show a student pass rate of 98%, with feedback. Challenges faced include combining classes and technical limitations in hybrid mode. The sustainability of practitioner lectures can be strengthened by field visits, integration of MBKM activities, and increased focus on aspects of mitigation technology.
Pembelajaran Sitasi Mengunakan Zotero: Studi Kasus Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Universitas Indonesia Maulana, Diha; Nudin, Burhan; Mar’ah, Dina Sayyidatul; Rohman, Mizanur
Refleksi Pembelajaran Inovatif Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran manajemen sitasi menggunakan aplikasi Zotero dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa Ekonomi Pembangunan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Indonesia dalam mengelola sitasi dan referensi karya ilmiah. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pemahaman mahasiswa, serta observasi terhadap proses pembelajaran yang melibatkan teori, praktik, dan pendampingan. Skor pretest menunjukkan bahwa 68,2% mahasiswa belum mengenal aplikasi Zotero dan 95,4% masih mengelola sitasi secara manual. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan signifikan yaitu hanya tersisa 4,6% mahasiswa yang masih tidak percaya diri dalam menyusun sitasi, 62% menyatakan bahwa Zotero membantu mereka menulis karya ilmiah secara lebih efisien. Hasil penelitian juga menunjukkan 95,4% mahasiswa merasa lebih percaya diri dalam menyusun sitasi dan daftar pustaka yang tepat, serta 62% mahasiswa melaporkan bahwa penggunaan Zotero membantu mereka dalam menyusun karya ilmiah secara lebih efisien dan terorganisasi setelah dilakukan pembelajaran. Meskipun demikian, penelitian ini menunjukkan adanya keterbatasan dalam durasi pelatihan yang dianggap tidak cukup oleh sebagian besar mahasiswa, yang menghambat pemahaman lebih mendalam dalam penggunaan Zotero. Saran pengembangan mencakup perpanjangan waktu sesi praktik dan pendalaman materi pelatihan untuk memastikan pemahaman yang lebih optimal. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah penggunaan aplikasi manajemen referensi seperti Zotero dapat meningkatkan literasi digital mahasiswa dan mendukung penulisan karya ilmiah yang efisien, terorganisasi, dan bebas plagiarisme, serta dapat diterapkan pada institusi pendidikan tinggi lainnya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran menulis ilmiah.
Integrating AI-generated client simulations in architectural education Gunagama, M. Galieh; Fildzah Zatalini Zakirah
Refleksi Pembelajaran Inovatif Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the integration of AI-generated client simulations to address a critical gap in architectural education: the limited exposure to unpredictable, human-centric client dynamics in traditional studio pedagogy. Conducted within the Integrated Design Studio (IDS) at Universitas Islam Indonesia, the research employed ChatGPT to generate randomized client profiles across seven categories for 10 students. Qualitative and quantitative analyses revealed that AI simulations significantly enhanced students’ adaptability, creativity, and critical thinking, compelling them to resolve "cultural-programmatic collisions." While realism in simulating human unpredictability scored moderately, the tool fostered deep contextual engagement, evidenced by students’ score gains in technical integration for resolvable conflicts. However, irreconcilable constraints hindered technical synthesis, underscoring the need for calibrated complexity. The study concludes that AI-generated profiles bridge theoretical pedagogy and real-world practice but require scaffolding to mitigate cognitive overload and augment socio-emotional depth. Recommendations include tiered complexity filters and hybrid models blending AI with live client interactions.