cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
FAKTOR RESIKO DIABETIC PERIPHERAL NEUROPATHY PADA PASIEN DM TIPE II Contesa, Alex; Malini, Hema; Rahman, Dally
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32123

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit kronis yang meningkat di seluruh dunia yang menyebabkan berbagai kerusakan organ, termasuk neuropati perifer penderita diabetes. DPN terjadi pada 16% hingga 87% penderita DM tipe II, yang menyebabkan kualitas hidup pasien menjadi lebih buruk, lebih banyak biaya untuk amputasi ekstremitas bawah, lebih banyak beban kecacatan di seluruh dunia, dan lebih banyak kematian. Jika didiagnosis segera dan faktor risikonya ditemukan, sangat penting untuk pencegahan dan managemen diabetic peripheral neuropathy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi dan menganalisis faktor risiko yang terkait dengan diabetic peripheral neuropathy pada pasien yang menderita diabetes melitus tipe 2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur digunakan untuk mengumpulkan artikel yang relevan dan dipublikasikan di Medline, ProQuest, PubMed, dan ScienceDirect dengan menggunakan kata kunci seperti "Diabetic Feripheral Neuropathy", "Faktor Risiko", dan "Diabetes Mellitus Tipe II. Dengan kriteria inklusi artikel yang dipublikasikan pada tahun 2020–2024; hasil yang diukur adalah DPN pada pasien DM tipe II; artikel jurnal; artikel full-text; cross-sectional; dan artikel dalam bahasa Inggris  Hasil tinjauan literatur menunjukkan faktor risiko yang terkait dengan diabetic peripheral neuropathy, meliputi HbA1c, durasi diabetes, usia, dan faktor risiko komorbiditas seperti hipertensi, asma, penyakit tiroid, penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal. Faktor risiko yang paling sering dilaporkan meliputi usia, HbA1c, durasi diabetes, dan hipertensi.berdasarkan  temuan ini, disarankan agar Upaya pencegahan dan managemen diabetic peripheral neuropathy difokuskan pada pengendalian faktor resiko yang dapat dimodifikasi.
PERBANDINGAN CNR MRI BRAIN T2-FLAIR PADA PASIEN TLE DENGAN VARIASI K-SAPCE FILLING De Sena, Bevinda Maria Cesario; Juliantara, I Putu Eka; Triningsih, Triningsih
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32128

Abstract

K-space filling berfungsi untuk menyimpan data digital yang disebabkan oleh frekuensi spasial yang dihasilkan oleh pengkodean spasial. Data digital yang diperoleh dari waktu ke waktu scanning akan disimpan pada k-space filling selama pemindaian dan secara matematis diubah menjadi informasi gambar menggunakan transformasi fourier. Metode yang paling umum digunakan adalah cartesian trajectory. Cartesian trajectory merupakan metode pengisian k-space yang dilakukan secara linier dari atas ke bawah atau dari bawah ke atas. Dan radial trajectory (BLADE), k-space diisi mulai dari sumbu tengah k-space kemudian diputar hingga diperoleh blok data. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran metode k-space dalam kualitas citra MRI Brain sekuen T2 FLAIR axial pada klinis Temporal Lobe Epilepsy (TLE). Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Pada penelitian ini jumlah sampel sebanyak 10 pasien yang menjalani MRI Brain dengan klinis TLE. Data diolah dengan radiant DICOM kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon menggunakan software SPSS 25. Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai Asymp. Sig (2_tailed) adalah 0,000. Karena nilai Sig. 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan Ha diterima dan H0 ditolak. Artinya terdapat perbedaan Contrast to Noise Ratio (CNR) dengan variasi pengisian k-space menggunakan metode cartesian trajectory dan radial trajectory (BLADE). Dan hasil nilai mean rank 3,50 untuk cartesian trajectory dan hasil nilai mean rank 17,35 untuk radial trajectory (BLADE). Oleh karena itu menunjukkan bahwa variasi pengisian k-space radial trajectory (BLADE) dapat memberikan CNR yang lebih optimal dibandingkan variasi cartesian trajectory pada pemeriksaan MRI Brain sekuen T2-FLAIR axial klinis TLE.
PERBANDINGAN CNR MRI KNEE JOINT PASIEN LIGAMENT INJURY DENGAN DAN TANPA MTC Ruha, Amabel Odelia Anggri; Juliantara, I Putu Eka; Widari, Ni Luh Putu Sari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32157

Abstract

Magnetization Transfer Contrast (MTC) adalah teknik dalam pencitraan medis yang dirancang untuk menekan sinyal background dan meningkatkan Contrast to Noise Ratio (CNR). Dengan menekan sinyal dari makromolekul dalam lemak, gray matter, dan white matter. Pada pemeriksaan MRI knee joint, MTC memberikan kontras jaringan yang lebih baik dibandingkan tanpa MTC, sehingga sangat bermanfaat dalam evaluasi muskuloskeletal dengan meningkatkan kontras antara otot yang aktif dan kurang aktif, membantu diagnosis kondisi terkait sendi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisa perbedaan kontras jaringan pada pemeriksaan MRI knee joint dengan kasus ligament injury yang menggunakan penerapan Magnetization Transfer Contrast (MTC) pada sequence T2 Sagital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi eksperimen. Populasi dan sampel penelitian yaitu 10 pasien pemeriksaan MRI knee joint klinis ligament injury, dan masing-masing sampel dilakukan penerapan MTC dan tanpa penerapan MTC pada sekuen T2WI Sagital. Data yang diperoleh diolah menggunakan perangkat lunak Radiant DICOM dan dianalisis dengan uji normalitas serta uji Paired T-Test menggunakan SPSS 25. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa nilai signifikansi (p-value) untuk CNR dengan dan tanpa MTC adalah > 0,05, menunjukkan bahwa data CNR terdistribusi normal. Oleh karena itu, uji parametrik (Paired T-Test) dilakukan, menghasilkan nilai Asymp. Sig (p-value) sebesar 0,000. Karena nilai p-value < 0,05, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak, menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam CNR pada pemeriksaan MRI knee joint sekuen T2WI Sagital dengan penerapan MTC dibandingkan tanpa MTC. Metode MTC memberikan CNR yang lebih optimal dalam pemeriksaan MRI knee joint untuk kasus ligament injury.
PERBANDINGAN CNR MRI KNEE JOINT PASIEN LIGAMENT INJURY : STUDI KOMPARASI KOMBINASI FLIP ANGLE DAN TIME INVERSION Risma, Fina Widya; Juliantara, I Putu Eka; Widari, Ni Luh Putu Sari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32160

Abstract

Salah satu sekuen digunakan untuk penekanan lemak yaitu sagital PD fat suppression. Inversion Pulse dan Time Inversion salah satu faktor yang berpengaruh pada hasil SNR dan CNR. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penerapan kombinasi flip angle dan time inversion MRI Knee Joint klinis ligament injury sekuen sagittal PD fat suppression dan untuk mengetahui nilai flip angle dan time inversion yang optimal terhadap nilai kontas jaringan (CNR). Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimental. Sampel penelitian yaitu 10 pasien Knee Joint dengan klinis ligament injury, masing-masing sampel diterapkan sekuen PD fat suppression dengan menambahkan kombinasi flip angle 130° time inversion 80 ms, dan flip angle 120° time inversion 90 ms. Data yang diperoleh diolah menggunakan Radiant DICOM, dianalisis dengan uji normalitas serta uji Wilcoxon menggunakan SPSS 26. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data CNR tidak berdistribusi normal (p < 0,05). Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara kombinasi satu dan dua pada MRI Knee Joint dengan cedera ligament pada potongan sagittal PD Fat Suppression (p = 0,000). kombinasi flip angle 130° time inversion 80 ms dinilai mampu menghasilkan CNR yang lebih optimal dibandingkan dengan kombinasi flip angle 120° time inversion 90 ms. dilihat dari nilai mean rank pada kombinasi flip angle 130° time inversion 80 ms yaitu 20,97 sedangkan pada kombinasi flip angle 120° time inversion 90 ms yaitu 16,25. Terdapat perbedaan kontras jaringan (CNR) pada pemeriksaan MRI knee joint kasus ligament injury dengan penerapan kombinasi Flip Angle dan Time inversion. kombinasi Flip Angle 130° dan Time inversion 80ms merupakan kombinasi paling optimal dalam menampilkan kontras jaringan (CNR).
HUBUNGAN STRES KERJA DENGAN KECELAKAAN KERJA DI PT. BARATA INDONESIA (PERSERO) Melvani, Nisma Adelya; Inayah, Zufra
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32206

Abstract

Kejadian kecelakaan di tempat kerja pada dasarnya dapat menimbulkan konsekuensi negatif sekaligus merugikan, baik instansi maupun pekerja. Risiko kejadian kecelakaan di tempat kerja bisa meningkat karena adanya faktor stres kerja. Stres kerja timbul akibat adanya ketidakseimbangan antara kemampuan pekerja, tuntutan-tuntutan, dan tujuan organisasi di tempat kerja. Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan stres kerja dengan kecelakaan kerja di PT. Barata Indonesia (Persero). Penelitian kuantitatif menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian melibatkan pekerja di PT. Barata Indonesia (Persero), dengan sampel sebanyak 245 pekerja yang dipilih menggunakan teknik probability sampling dan rumus Slovin. Kecelakaan kerja sebagai variabel dependen dan stres kerja sebagai variabel independen. Instrumen menggunakan kuesioner Permenaker No. 5 Tahun 2018 dan kuesioner riwayat kecelakaan kerja selama satu tahun terakhir. Analisis data menggunakan uji statistik Konkordansi Kendall’s W dengan SPSS. Hasil uji diperoleh nilai p-value 0,000 dan nilai Coefficient of Concordance sebesar 0,216 artinya stres kerja memiliki korelasi positif dengan kecelakaan kerja dan memiliki hubungan lemah. Perolehan nilai mean rank aspek stres kerja: beban berlebih kualitatif (4,69), beban berlebih kuantitatif (4,53), konflik peran (4,47), pengembangan karir (4,42), tanggung jawab terhadap orang lain (3,88), dan ketaksaan peran (3,54). Terdapat hubungan signifikan antara stres kerja dengan kecelakaan kerja di PT. Barata Indonesia (Persero). Saran perbaikan yang diberikan adalah membuat matriks prioritas tugas, serta mengkomunikasikan pencegahan stres kerja melalui Safety Talk.
EVALUASI IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH CILILIN TAHUN 2024 Irawan, Dandi; Gunawan, Erix
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32233

Abstract

Rekam medis elektronik menjadi satu dari sekian kemajuan teknologi yang memberikan dampak besar bagi sektor kesehatan. Dalam sistem manual, rekam medis diakses dengan cara mencari dan membuka file fisik pada rek penyimpanan. Tujuan riset berikut adalah mencari tahu evaluasi rekam medis elektronik di rawat jalan. Diterapkan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dalam penelitian ini. Populasi sebanyak  25 responden menggunakan  total sampling. Hasil penelitian sebesar 79,4 diperoleh melalui observasi dan wawancara terhadap sejumlah narasumber antara lain perawat, petugas registrasi, petugas rekam medis, dan kepala rekam medis. Hal tersebut memperlihatkan bahwa meskipun mayoritas responden telah memanfaatkan rekam medis elektronik, mereka belum memanfaatkan program RME dengan optimal. Dapat di simpulkan bahwa meskipun RME dapat mempercepat dan memudahkan pekerjaan, namun penerapannya belum dijalankan secara maksimal. Kegunaan rekam medis belum dimaksimalkan, dan sangat sedikit orang yang telah menggunakan RME, dan saat ini RME diterapkan secara bertahap. Salah satu tanggung jawab rumah sakit untuk memastikan sistem pelayanan berjalan sesuai standar dan mengurangi kemungkinan kesalahan yakni dengan mengatasi belum adanya peraturan tertulis dan SOP yang mengatur penerapan RME. Adapun bantuan keuangan diperlukan bagi rumah sakit umum x untuk membuat rekam medis elektronik guna meningkatkan standar perawatan rumah sakit.
GAMBARAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA REMAJA YANG KECANDUAN GAME ONLINE Putri, Nabilla Chairunnisa; Mustofa, Syamsulhuda Budhi; Sriatmi, Ayun
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32323

Abstract

Perekembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini sedang marak, game online salah satu bukti bahwa teknologi telah berkembang. Bermain game online saat ini banyak dilakukan banyak kalangan mulai dari usia anak-anak, remaja hingga dewasa, namun dari banyaknya kalangan yang bermain game online paling banyak digemari kalangan remaja dengan kategori kecanduan. Intensitas paling tinggi terjadi pada anak remaja dengan jumlah persentase yaitu 54% di Indonesia. Remaja yang kecanduan game online dapat mempengaruhi pola hidup mereka dan tidak mengetahui dampak buruk dalam kehidupan sehari-hari. Pada usia remaja gaya hidup sangat mudah berubah dan kekbiasaan yang buruk seperti bermain game secara terus menerus dengan intensitas yang tinggi dapat memicu denyut jantung dan meningkatnya waktu layar sehingga menyebabkan perilaku sedentary dan akan memicu terjadinya hipertensi. Penyakit hipertensi dapat terjadi karena meningkatnya tekanan darah seseorang yang disebabkan dari kurangnya aktivitas fisik, kurangnya waktu tidur, pola makan yang tidak teratur dan tingginya tingkat stres pada seseorang. Pada penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana gambaran hipertensi pada remaja yang kecanduan bermain game online. Metode yang digunakan yaitu melalui studi literatur review dari 7 jurnal terkini. Hasil penelitian menunjukan bahwa hipertensi pada remaja yang kecanduan game online dapat terjadi apabila game menjadi rutinitas penting yang harus dilakukan (menggantikan rutinitas penting lain), meningkatnya tingkat stress dan berkurangnya waktu tidur. Implikasi yang terjadi yaitu maraknya hipertensi essensial bagi remaja, hipertensi berat bahkan kematian mendadak pada remaja.
HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI INDONESIA : LITERATURE REVIEW Kasidi, Danti Kurniati; Harwanto, Fatria
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32368

Abstract

Remaja yang sehat adalah salah satu aset yang akan membangun bangsa dimasa depan. Generasi muda yang akan melanjutkan pembangunan dan perkembangan bangsa, penting untuk memperhatikan kesehatan dan status gizi remaja untuk dipersiapkan sejak dini. Remaja dengan obesitas menjadi masalah serius karena dapat berlanjut hingga usia dewasa. Obesitas diartikan sebagai ketidakseimbangan antara asupan energi (intake) dan energi yang digunakan (expenditure), yang ditandai dengan penumpukan energi yang abnormal. Keseimbangan energi didalam tubuh dipengaruhi oleh faktor dari dalam tubuh yaitu regulasi fisiologis dan metabolisme dan dari luar tubuh yang berkaitan dengan gaya hidup (lingkungan) yang mempengaruhi kebiasaan makan dan aktivitas fisik. Penelitian ini mengunakan  literature review atau tinjauan pustaka. Dalam mencari jurnal kriteria yang digunakan adalah jurnal dengan pembahasan obesitas pada remaja akibat konsumsi fast food. Dalam mencari jurnal tersebut mengunakan database google scholar (google cendikia) dan melalui web garuda. Terdapat hubungan antara konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada remaja hal ini dibuktikan dengan 6 dari 9 artikel menyatakan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada remaja. Faktor penyebab konsumsi fast food pada remaja adalah pengetahuan, uang saku, kemudahan akses, teman sebaya,kesibukan orang tua,dan media sosial. Faktor penyebab obesitas pada remaja pengetahuan yang rendah, kelebihan asupan, kurang aktivitas fisik, gen, kemudahan memperoleh akses.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET Fe DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL Priyantini, Priyantini; Kurniati, Citra Hadi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32397

Abstract

Anemia kehamilan adalah kondisi di mana kadar hemoglobin dalam darah di bawah normal sehingga akan mengakibatkan mortalitas dan morbiditas bagi ibu dan bayi. Kondisi tersebut disebabkan oleh kurangnya kepatuhan ibu hamil terhadap rekomendasi penggunaan tablet besi.. Kejadian anemia pada kehamilan di kabupaten Banyumas pada tahun 2022 yaitu 17,09%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Purwojati tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif desain yang digunakan adalah correlation analitik dengan pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dengan purpose sampling yaitu sebanyak 61 ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya ke Puskesmas Purwojati. Instrumen penelitian yaitu data rekam medis dan buku KIA. Dari analisis data didapatkan hasil ibu hamil mayoritas berada pada golongan usia subur (18-40 tahun) sebanyak 56 (91,8%), Memiliki status pekerja sebanyak 31 (50,8%) dan tergolong dalam paritas multipara sebanyak 39 (63,9%). Sebagian besar ibu hamil tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe sebanyak 34 (44,3%). Terdapat hubungan karakteristik ibu meliputi umur (p=0,017), paritas (p=0,000),pekerjaan (p=0,000) dan terdapat hubungan antara kepatuhan ibu yaitu (p=0,000). Dapat di simpulkan bahwa terdapat hubungan antara karakteristik ibu dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Purwojati tahun 2023.
PENGARUH PENYULUHAN METODE AUDIOVISUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMP MUHAMMADIYAH PURWOJATI Ernawati, Pratiwi Lina; Margiana, Wulan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32406

Abstract

Permasalahan yang menonjol dikalangan remaja yaitu seputar permasalahan kesehatan reproduksi pada remaja (TRIAD KKR). Tingginya masalah kesehatan reproduksi baik masalah kehamilan yang tidak didinginkan maupun penyakit HIV/AIDS terjadi karena kurangnya informasi tentang kesehatan reproduksi. Survey yang dilakukan oleh SDKI pada tahun 2022 mengenai Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), menyebutkan 73,46% pada remaja dan 75,6% pada usia 15-19 tahun tingkat pengetahuan remaja dalam hal kesehatan reproduksi terbilang minim.Tujuan penelitin ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan  metode audiovisual terhadap tingkat pengetahuan  remaja tentang Kesehatan Reproduksi Remaja. Desain penelitian yang digunakan adalah Pra eksperimen menggunakan One group pretest-posttest. menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan frekuensi responden dominan memiliki usia 14 – 17 tahun yaitu sebanyak 66 responden (68,7%). Hasil pengukuran pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan dominan terdapat pada kategori kurang sebanyak 80 responden (83,3%) dan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan dominan terdapat pada kategori baik sebanyak 86 responden (89,6%) . Hasil Analisa statistic menunjukkan nilai probability (p) sebesar 0,000 (p<0,005) yang berarti ada pengaruh penyuluhan dengan metode audio-visual terhadap pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada siswa SMP Muhammadiyah Purwojati. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat pengaruh penyuluhan dengan metode audio-visual terhadap pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada siswa SMP Muhammadiyah Purwojati. Diharapkan pihak sekolah dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja ( KRR) dengan pemberian penyuluhan menggunakan media video audio visual.

Page 91 of 216 | Total Record : 2155