cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KECAMATAN WONOSEGORO, KABUPATEN BOYOLALI Alfirizqi, Jami’atulhita; Wulandari, Windi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32418

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit akut akibat infeksi virus dengue dengan gejala perdarahan yang bisa berujung pada syok dan kematian. Sanitasi lingkungan merupakan faktor penting dalam peningkatan kasus DBD, terutama di lingkungan padat penduduk yang mendukung penularan oleh nyamuk Aedes sp. Data dari Puskesmas Wonosegoro menunjukkan bahwa pada tahun 2023 terdapat 44 kasus DBD dengan 1 kematian, sedangkan dari Januari hingga Mei 2024 tercatat 23 kasus DBD dengan 3 kematian. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian DBD di Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali. Metode penelitian ini adalah kuantitatif observasional dengan pendekatan case control. Populasi penelitian berjumlah 69 orang, terdiri dari 23 penderita DBD dan 46 responden kontrol. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan uji Chi-Square. Penelitian ini mengkaji hubungan antara kondisi kamar, pengelolaan sampah, dan tempat penampungan air dengan kejadian DBD. Hasil menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara kondisi kamar (p-value = 1,000), pengelolaan sampah (p-value = 0,639), dan tempat penampungan air (p-value = 0,535) dengan kejadian DBD di Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa persentase kategori kurang baik dan baik pada kelompok kasus dan kontrol relatif sama, dengan perbedaan yang tidak signifikan. Ini mengindikasikan bahwa ketiga variabel tersebut tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap risiko DBD, sehingga faktor lain mungkin lebih berperan dalam penyebaran penyakit ini.
EFEKTIVITAS PELAYANAN PENDAFTARAN ONLINE RAWAT JALAN DI RS MUHAMMADIYAH BANDUNG Saputra, Tegar Adi; Gunawan, Erix
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32444

Abstract

Rumah sakit merupakan tempat pemberi layanan kesehatan yang menyediakan pelayanan individual yang komprehensif dengan memberikan layanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Kebutuhan sistem informasi yang akurat serta memadai diperlukan guna meningkatkan pelayanan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui sejauh mana efektivitas pelayanan pendaftaran online rawat jalan di RS Muhammadiyah Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dengan 90 sampel pengguna mobile JKN. Penelitian ini menunjukkan hasil prosentase efektivitas pelayanan pendaftaran online rawat jalan di RS Muhammadiyah yakni sebesar 76,53% dikatakan efektif berdasarkan pengolahan data kuesioner. Pelayanan pendaftaran online dapat dikatakan efektif karena berkaitan dengan efektivitas waktu antre pendaftaran. Beberapa upaya yang dapat menjadi masukkan terkait efektivitas pelayanan pendaftaran online adalah dengan melakukan sosialiasi menyeluruh yang lebih vokal terkait pelayanan pendaftaran online, mekanisme dari penggunaan pendaftaran online perlu adanya evaluasi lanjutan, serta melakukan peningkatan kualitas teknologi baik dari pihak BPJS yang menaungi mobile JKN maupun pihak Rumah Sakit agar beberapa kendala yang mengakibatkan terjadinya error dalam penggunaan mobile JKN dapat teratasi.
DETERMINAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS SUMBERKER KABUPATEN BIAK NUMFOR Istyanto, Febry; Aswar, Sophian; Jumu, La
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32450

Abstract

Diabetes mellitus (DM) masih menjadi masalah penyakit tidak menular (PTM) secara global tidak terkecuali di Indonesia. Hal ini juga terjadi di daerah Papua seperti di Kabupaten Biak Numfor khusunya di wilayah kerja Puskesmas Sumberker. Faktor risiko yang sering terjadi seperti kecemasan, kualitas tidur dan aktifitas fisik secara ilmiah memiliki peran untuk menjadi faktor kejadian DM. Penelitian ini merupakan jenis observasi analitik kuantitatif dengan desain epidemiologi kasus kontrol. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Sumberker Kabupaten Biak Numfor. Jumlah sampel diambil sebanyak 70 responden dengan Teknik pengambilan model Fix Disease Sampling (FDS) dengan perbandingan yang seimbang antara kasus dan kontrol sebesar 1:1 dimana jumlah responden dengan status DM dan responden dengan status kontrol masing-masing sebanyak 35 responden. Hasil penelitian di analisis multivariat pendekatan Generalized Linier Models (GLM) jenis Gaussian. Variabel terikat pada penelitian ini adalah DM dan variabel bebas adalah kecemasan, kualitas tidur dan aktifitas fisik. Hasil analisis menunjukan bahwa nilai Kecemasan sebesar 5,19 (CI=3,56-6,84; P value <0,001); Kualitas Tidur sebesar 2,55(CI=1,11-3,99; P Value=0,001); dan Aktifitas Fisik sebesar -0,15 (CI= (-0,82) - (-0,029); P Value = 0,015).  Kesimpulan dari penelitian ini adalah kecemasan, kualitas tidur, dan aktifitas fisik berpengaruh terhadap kejadian DM dan secara statistik signifikan.
HUBUNGAN POLA KONSUMSI KOPI TERHADAP PENDERITA GASTRITIS DI INDONESIA : LITERATURE REVIEW Azharani, Trianisa; Harwanto, Fatria
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32479

Abstract

Gastritis adalah gangguan kesehatan yang terkait dengan proses pencernaan, terutama di lambung. Jika lambung sering kosong, karena tekanan pada dinding lambung dapat menyebabkan lecet dan luka, menyebabkan gastritis akan berproses inflamasi. Penyakit gastritis biasanya menyerang pada semua orang dari semua kalangan usia maupun jeniskelamin yang dapat menyerang usia produktif . Tujuan dari literature ini adalah menganalisis estimasi faktor risiko berupa riwayat konsumsi kopi yang meningkatkan kandungan asam lambung terhadap kejadian gastritis. Metode yang digunakan pada penelitian ini digunakan merupakan penelitian berupa literatur review dengan desain Narrative Review . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan basis pada data sekunder.Hasil review penelitian dan hubungan kopi terhadap kejadian gastritis ,dari 8 artikel yang menyebutkan bahwa adanya kaitan kopi dengan kejadian gastritis. Hal ini penting agar  dapat dilakukan intervensi untuk mengurangi risiko terjadinya gastritis dan dapat diketahui apakah faktor tersebut mempengaruhi terjadinya gastritis..Kesimpulan Berdasarkan hasil identifikasi dalam beberapa review literatur ini ,maka dapat disumpulkan bahwa kopi adalah salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kejadian gastritis pada remaja dalam literatur ini ,walaupun tidak selalu faktor resiko lain berpengaruh. Dapat dilihat dari hasil literatur mengenai faktor faktor yang berpengaruh terhadap kejadian gastritis itu dapat terjadi bila mengkonsumsi kopi secara berlebihan.
PERAN KELUARGA DALAM PENGENDALIAN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SALAKAN KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Palando, Lisa Sulistiana Daeng; uly, Nilawaty; Iskandar, Ishaq; Zamli, Zamli
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32681

Abstract

Kurangnya peran keluarga dalam pengendalian tuberkulosis paru berdampak pada meningkatnya angka kasus penularan dan kematian yang disebabkan TB paru.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran keluarga dalam pengendalian tuberkulosis paru di Puskesmas Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan. Desain penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Responden diambil dengan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 40 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independen adalah pengetahuan, sikap, tindakan dan variabel dependen adalah peran keluarga dalam pengendalian tuberkulosis paru. Hasil uji statistik menggunakan fisher's exact. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar pengetahuan responden sebanyak 27 (67.5%) dalam kategori baik. Sikap diketahui hampir seluruh responden sebanyak 32 (80.0%) dalam kategori positif. Tindakan diketahui sebagian besar responden sebanyak 29 (72.5%) responden dalam kategori baik. Pengendalian tuberkulosis paru diketahui sebagian besar responden sebanyak 30 (75.0%) dalam kategori baik. Hasil analisa data menunjukan bahwa variabel pengetahuan (0,000), sikap (0,000) dan tindakan (0,000). sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan, sikap dan tindakan anggota keluarga dalam pengendalian tuberkulosis paru maka penularan penyakit ke anggota keluarga lain dapat dicegah. Diharapkan agar petugas kesehatan selalu aktif dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pengendalian tuberkulosis paru
HEART FAILURE WITH PRESERVED EJECTION FRACTION (HFpEF) AKIBAT VALVULAR HEART DISEASE PADA USIA MUDA Yolanda, Desi Witri; Hendriyanto , Pujo
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32832

Abstract

Gagal jantung atau heart failure (HF) adalah kondisi yang sering mengenai populasi lansia, namun jarang pada usia muda. Meskipun jarang, dampaknya mungkin lebih signifikan pada produktivitas. Valvular heart disease (VHD) adalah salah satu penyebab HF, terutama HF with preserved ejection fraction (HFpEF). VHD yang mendasari dapat disebabkan oleh berbagai etiologi, Kami melaporkan kasus HF pada seorang wanita usia 22 tahun yang disebabkan oleh VHD. Pemeriksaan ekokardiografi menunjukkan adanya dilatasi keempat ruang jantung dengan hipertrofi ventrikel kiri eksentrik, regurgitasi mitral berat et causa flail posterior mitral leaflet, regurgitasi tricuspid berat dan probablitias hipertensi pulmonal tinggi. Karena presentasinya yang sudah lanjut, penyebab yang mendasari sulit untuk ditemukan, dicurigai merupakan kondisi kongenital mempertimbangkan usia pasien, ataupun penyakit jantung rematik (PJR) karena endemisitas infeksi GAS di negara berkembang. Pasien menjalani stabilisasi dan dirujuk untuk pengobatan definitif karenahanya terdapat sedikit bukti mengenai terapi medis yang efektif pada MR kronis yang berat, sehingga  pembedahan tetap menjadi landasan pengobatan.
TINJAUAN KODEFIKASI RAWAT JALAN GUNA MENUNJANG EFEKTIVITAS KLAIM BPJS KESEHATAN DI RS MUHAMMADIYAH Fauzi, Moch Anggi Nur; Wahab, Syaikhul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.33182

Abstract

Rumah sakit Muhammadiyah Bandung bekerja sama dengan pihak bpjs dari tahun 2018. Namun terdapat beberapa permasalahan disaat pelaksanaan penklaiman bpjs, seperti kesalahan petugas dalam melakukan kode diagnose dikarenakan kurangnya konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kodefikasi rawat jalan guna menunjang efektivitas klaim bpjs kesehatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan pedoman wawancara, dan observasi. pada penelitian ini diambil menggunakan teknik non probability sampling dengan tidak menggunakan seluruh petugas rekam medis, yang hanya 1 petugas rekam medis saja yang akan diwawancara dan observasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung bekerja sama dengan BPJS dari tahun 2018, sudah sesuai dengan Permenkes No 43 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan. Petugas kodefikasi sudah pernah mengikuti pelatihan/seminar sehingga bisa memperlancar pelaksanaan pengklaiman BPJS. Dan juga  sudah terdapat sistem yang mendukung pengkodean diagnose yang akurat sesuai dengan persyaratan BPJS. Jumlah pengajuan berkas klaim dirumah sakit muhamadiyah selama triwulan yaitu pada bulan januari- maret sebanyak 36.444 berkas terkirim pending 38 berkas dari total semua sebanyak 36.482 berkas. F aktor penyebab dikembalikan klaim BPJS kesehatan rawat jalan pada bulan januari - Maret  2024 yang paling banyak dikarenakan oleh tindakan fisioterapi bukan HD sebanyak 4 berkas yang terjadi pada bulan februari tahun 2024.  Kemudian Dokumen yang harus  tersedia dalam pelaporan yang akan diklaim ke  BPJS dirumah sakit Muhammadiyah Bandung diantaranya harus ada SEP, Billing, LIP, hasil penunjang, hasil pemeriksaan Labolatorium dan juga harus ada berita acara yang sudah di tanda tangan oleh direktur rumah sakit Muhammadiyah Bandung.
LAPORAN KASUS : RINOSINUSITIS KRONIS DENGAN POLIP HIDUNG PADA PASIEN PEREMPUAN USIA 58 TAHUN Diennillah, Naufal Ilmi; Abdullah, Rezky Putri Indarwati; Habibasari, Mila
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.33268

Abstract

Rinosinusitis adalah terjadinya inflamasi di mukosa cavum nasi dan sinus paranasalis yang memenuhi kriteria seperti rasa tersumbat area hidung, keluar cairan, nyeri tekan, dan indra penciuman berkurang. Seorang wanita berusia 58 tahun mendatangi poliklinik THT-KL RSUD H. Andi Daeng Radja, Bulukumba. Pasien mengeluhkan hidung tersumbat yang dirasakan sejak setahun yang lalu dan memperparah sebulan terakhir. Gejala disertai keluarnya cairan bening yang tidak berbau, penurunan indra penciuman, sakit kepala berulang, nyeri pada wajah, serta sering mengalami bersin dan hidung tersumbat saat terkena debu. Pemeriksaan rhinoskopi anterior ditemukan benjolan berwarna putih pucat dan mengkilap, halus, dapat dengan mudah digerakkan, memiliki tangkai, dan tidak nyeri saat disentuh di kedua rongga hidung. Penatalaksanaan pasien dilakukan dengan pemberian kortikosteroid dan tindakan polipektomi operatif. Peradangan kronis pada rongga hidung adalah faktor pemicu yang dapat menyebabkan terbentuknya polip hidung. Penanganan dini terhadap peradangan ini dapat mencegah terbentuknya polip hidung. Pengobatan awal melibatkan kortikosteroid intranasal dan irigasi hidung. Kortikosteroid efektif dalam meredakan gejala, memperkecil polip, dan mencegah komplikasi serta kekambuhan. Untuk kasus yang lebih parah atau berulang, pembedahan mungkin diperlukan. Terapi medikamentosa lebih diutamakan untuk kasus polip sedang, sedangkan pembedahan di bawah anestesi umum dilakukan untuk kondisi lebih parah atau yang melibatkan anosmia dan infeksi berulang.
PEMERIKSAAN COLOK DUBUR SEBAGAI ALAT DIAGNOSIS DINI UNTUK DETEKSI KEGANASAN ANUS DAN REKTUM : LITERATURE REVIEW Suhuyanly, Nella
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.33327

Abstract

Pemeriksaan colok dubur (DRE) merupakan metode diagnostik yang penting dalam mendeteksi keganasan anus dan rektum, meskipun perkembangan teknologi diagnostik lebih modern terus berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas DRE dalam mendeteksi abnormalitas rektum serta memahami anatomi yang relevan dan komplikasi yang mungkin terjadi. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan desain deskriptif, yang melibatkan analisis dari literatur dan studi kasus terkait DRE. Populasi penelitian mencakup berbagai sumber literatur medis, dengan sampel berupa studi-studi yang relevan mengenai DRE. Variabel penelitian meliputi sensitivitas DRE, anatomi terkait, dan komplikasi potensial. Alat pengumpulan data berupa dokumen literatur dan data penelitian sebelumnya, dimulai dengan pencarian literatur di berbagai database ilmiah terkemuka, seperti PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar, menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan DRE, deteksi keganasan rektum dan anus, serta teknik dan efektivitas DRE dalam praktik klinis sedangkan metode analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DRE memiliki sensitivitas yang baik dalam mendeteksi lesi distal rektum dan merupakan prosedur penting dalam diagnosis meskipun adanya risiko komplikasi seperti nyeri, pendarahan, dan infeksi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa DRE tetap menjadi alat diagnostik yang efektif dengan pemahaman yang baik tentang anatomi dan risiko terkait, memungkinkan deteksi dini yang berharga sambil meminimalkan komplikasi.
ANALISIS EFEKTIVITAS SCANNING BERKAS PASIEN POLIKLINIK DAN IGD DALAM PROSES TRANSFORMASI DIGITILASISAI DI RSAU LANUD SULAIMAN Muchlis, Azka Zaidan; Ulfah, Annisa
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.33371

Abstract

Sesuai dengan Permenkes No 24 Tahun 2022 yang mewajibkan setiap fasilitas pelayanan kesehatan menyelenggarakan rekam medis elektronik dalam menunjang pelayanannya. Maka penggunaan rekam medis elektronik kini mesti gencar dilakukan oleh seluruh fasilitas kesehatan, termasuk RSAU Lanud Sulaiman. Proses digitalisasi sendiri dijadikan harapan agar semua pelayanan di Rumah Sakit bisa menjadi lebih efektif dan efisien karena perlahan bisa membantu para staff rekam medis untuk mencari data pasien yang dibutuhkan sesegera mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas proses digitalisasi rekam medis di RSAU Lanud Sulaiman, dengan fokus pada penggunaan teknologi scanning untuk mengubah berkas fisik menjadi format digital. Digitalisasi rekam medis merupakan langkah penting dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kesehatan, memungkinkan akses yang lebih cepat dan akurat terhadap data pasien. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, yang melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen selama periode Maret hingga April 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan dalam implementasi, seperti fluktuasi jumlah berkas yang dipindai setiap harinya dan kebutuhan akan prosedur yang lebih terstruktur, proses digitalisasi telah memberikan dampak positif dalam pengelolaan arsip dan pelayanan rekam medis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan sistem rekam medis elektronik di rumah sakit dan mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Page 92 of 216 | Total Record : 2155