cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
PENGARUH INTENSITAS MENGHAFAL AL-QURAN TERHADAP INDEKS PRESTASI KUMULATIF MAHASISWA KEDOKTERAN Karina Isnaeny N, A.; Julyani, Sri; Alwi, M. Khidri; Royani, Ida; Mokhtar, Shulhana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31269

Abstract

Pendidikan merupakan haI yang sangat penting bagi setiap anak. Untuk meningkatkan kecerdasan anak diperlukan pendidikan sejak dini, ini sejalan dengan peran pendidikan sebagai sarana pemberdayaan individu dan masyarakat untuk menghadapi tantangan masa depan. Menghafal Al-Qur'an selain untuk ibadah sangat besar pengaruhnya bagi kesehatan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat mempengaruhi Kecerdasan Intelektual (IQ) dan Kecerdasan Emosional (EQ). Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) adalah hasil nilai akhir yang diterima oleh mahasiswa berupa himpunan dari nilai pada semester awal hingga semester akhir. Intensitas menghafal Al-quran berpengaruh terhadap indeks prestasi kumulatif Mahasiswa Kedokteran, menghafal Al-quran dapat meningkatkan daya ingat, karena dengan menghafal otak terus menerus, mudah untuk konsentrasi karena dengan menghafal sering di asah
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA PASIEN HIPERTENSI DI MARTUBUNG Purba, Maria Montessori; Purba, Ivan Elisabeth; Tarigan, Yenni Gustiani; Kembaren, S.Otniel; Hutajulu, Johansen
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31309

Abstract

WHO (2023) menyatakan bahwa dari seluruh orang dewasa berusia 30-79 tahun penderita hipertensi di dunia, hanya 54% yang sudah tegak terdiagnosis hipertensi, 42% sedang dirawat karena hipertensinya, dan 21% sedang dipertimbangkan agar hipertensinya terkontrol. Bedasarkan hasil laporan Dinkes Sumut (2023) Prevalensi hipertensi di Sumatera Utara mencapai 5,52% dari total penduduk Sumatera Utara. Prevalensi hipertensi di kota Medan sebesar 4,97%. Ketidakpatuhan penderita hipertensi dalam mengkonsumsi obat antihipertensi, dapat berdampak pada gangguan organ tubuh yang lain, seperti jantung, otak, ginjal dan lainnya. Jenis penilitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional, dimana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan tingkat kepatuhan minum obat hipertensi dengan kualitas hidup penderita hipertensi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi yang berada di wilayah kerja Puskesmas Martubung. Sample penelitian ini menggunakan teknik Accidental sampling berjumlah 92 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah uji chi square dengan nilai p value (0,05). Hasil penelitian didapatkan hubungan Kepatuhan minum obat antihipertensi terhadap kualitas hidup pada pasien hipertensi di Puskesmas Martubung Kota Medan Tahun 2023. Diharapakan agar tenaga medis dapat mengevalusi kepatuhan pasien dalam konsumsi obat karena dapat mempengaruhi pada kualitas hidup pasien.
PENGETAHUAN, DUKUNGAN KELUARGA, FASILITAS KESEHATAN, SIKAP TERHADAP PEMANFAATAN POSBINDU BAGI PENDERITA HIPERTENSI Dewi, Rinny Fitria; Novita, Astrid; Nina, Nina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31327

Abstract

Tinginya sasaran usia produktif yang mengunjungi Posbindu PTM di wilayah kerja Puskesmas Haurwangi Cianjur rata-rata beresiko terkena penyakit tidak menular (PTM), 61% wanita kurang aktifitas fisik, obesitas 57%, obesitas sentral 69%, Hipertensi 41,99%, hiperkolesterol 53%, kadar Gula Darah di bawah normal 3%, dan sebesar 4% memiliki kadar gula darah lebih dari kadar normal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besaran pengaruh pengetahuan, dukungan keluarga, fasilitas kesehatan, dan sikap terhadap perilaku pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Haurwangi Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang menggunakan desain cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 65 orang penderita hipertensi usia produktif (15-59 tahun) dengan metode analisis menggunakan Structural Equation Model (SEM) Smart PLS 3.0 dan SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan variabel perilaku pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Haurwangi Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur Tahun 2023 dipengaruhi oleh pengetahuan (32,05%), dukungan keluarga (16,87%), fasilitas kesehatan (-45,42%), dan sikap (90,46%). Pengaruh langsung perilaku pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) pada penderita hipertensi sebesar 93,96%, dan pengaruh tidak langsungnya sebesar 1,48%. Total pengaruh langsung dan tidak langsung perilaku pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) pada penderita hipertensi sebesar 95,44%. Diharapkan petugas dapat melakukan sosialisasi bagi laki-laki agar lebih aktif memanfaatkan Posbindu PTM, mengintegrasikan penyelenggaraan Posbindu PTM di lingkungan kerja sehingga meningkatkan cakupan kunjungan Posbindu PTM
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEIKUTSERTAAN IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DASAR MEASLES RUBELLA (MR) PADA BAYI USIA 9-12 BULAN Ningsih, Mega Sugesti; Wandra, Toni; Tarigan, Frida L; Nababan, Donal; Sitorus, Mido Ester J
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31335

Abstract

Imunisasi merupakan upaya penting untuk membangun atau meningkatkan kekebalan tubuh secara aktif terhadap penyakit tertentu, sehingga individu yang terpapar penyakit tersebut tidak mengalami gejala atau hanya mengalami gejala ringan. Imunisasi campak-rubella (MR) khususnya bertujuan untuk memperkuat kekebalan terhadap kedua penyakit tersebut, menurunkan angka kesakitan, dan memutus rantai penularannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi ibu dalam pemberian imunisasi dasar MR kepada bayi mereka di wilayah kerja Puskesmas Sei Agul, Kota Medan, pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kontrol analitik dengan populasi terdiri dari 623 ibu yang memiliki anak balita di wilayah tersebut. Sampel diambil sebanyak 60 orang, terbagi dalam 30 sampel kasus dan 30 sampel kontrol, dengan metode pengambilan sampel menggunakan rumus Lwanga & Lemeshow dan perangkat lunak Sample Size 2.0. Analisis data dilakukan dengan metode univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, pendidikan, pengetahuan, pekerjaan, dan sumber informasi berhubungan signifikan dengan partisipasi dalam imunisasi MR (p-value < 0,05), sedangkan dukungan keluarga tidak berhubungan (p-value > 0,05). Faktor yang paling berpengaruh adalah usia ibu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi dalam pemberian imunisasi MR adalah usia, pendidikan, pengetahuan, pekerjaan, dan sumber informasi.
HUBUNGAN NILAI KOMPREHENSIF AKHIR DAN NILAI TRYOUT AIPKI DENGAN HASIL CBT UJIAN KOMPETENSI MAHASISWA PROGRAM PROFESI DOKTER (UKMPPD) Ardiansyah Paputungan, Muhammad; Maharani, Ratih Natasha; Safitri, Asrini; Irsandy, Febie; Aisyah, Windy Nurul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31401

Abstract

Pendidikan dokter di Indonesia saat ini sudah memiliki standar kompetensi sebagai acuan kompetensi lulusan dokter berupa standar kompetensi dokter Indonesia (SKDI). Proses pendidikan dokter di Indonesia melalui 2 tahapan yaitu, tahap pendidikan sarjana kedokteran yang kemudian dilanjutkan ke tahap profesi (tahap pendidikan klinik). Tujuan penelitian melihat hubungan nilai komprehensif akhir dan nilai tryout AIPKI dengan hasil CBT ujian kompetensi mahasiswa program profesi doker (UKMPPD). Penelitian ini merupakan penelitian Literature Review dengan desain Narrative Review. Sumber jurnal ilmiah dan/atau prosiding PubMed, Google Scholar, ScienceDirect, tahun publikasi jurnal ilmiah dan/atau prosiding antara 2019-2024. Hasil penelitian didapatkan 20 jurnal yang membahas terkait hubungan nilai komprehensif akhir dan nilai tryout AIPKI dengan hasil CBT ujian kompetensi mahasiswa program profesi doker (UKMPPD). adanya hubungan nilai komprehensif akhir dan nilai tryout AIPKI dengan hasil CBT ujian kompetensi mahasiswa program profesi doker UKMPPD). MPPD yang memiliki nilai komprehensif akhir yang baik dan lulus TO AIPKI rata-rata lebih siap untuk menghadapi ujian komptensi mahasiswa program profesi dokter karena dengan kepercayaan diri lebih karena telah selesai melaksanakan TO AIPKI. Dalam hal ini pun nilai komprehensif akhir  dan TO AIPKI mempunyai pengaruh besar terhadap nilai kelulusan CBT UKMPPD fakultas kedokteran. 
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN BALAKACIDA (CHROMOLAENA ODORATA L) TERHADAP HASIL ISOLASI BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA PASIEN ULKUS DIABETIK Doli, Doni; Meutia, Rena; Rusip, Gusbakti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31405

Abstract

Diabetes melitus ialah suatu penyakit yang bisa mengakibatkan munculnya sebuah komplikasi. Satu diantara komplikasi yang bisa timbul dari penyakit ini adalah timbulnya luka diabetes. kadar glukosa yang tinggi dapat menyebabkan infeksi dimana penyebaran bakteri meningkat seiring dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh, sehingga menyebabkan peradangan luka yang terus-menerus. Staphylococcus aureus ialah satu diantara bakteri yang tumbuh dan berkembang pada luka penderita diabetes, tanaman Balakacida (Chromolaena odorata L) merupakan tanaman yang dapat digunakan sebagai antibakteri dengan memanfaatkan daunnya. Berbagai senyawa kimia yang dimiliki daun Balakacida (Chromolaena odorata L) yakni flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan terpenoid. Mengetahui seberapa efektif daun Balakacida (Chromolaena odorata L) melawan bakteri Staphylococcus aureus yang diisolasi dari luka diabetes adalah tujuan penelitian ini. Pada penelitian eksperimental ini bakteri diisolasi dan diuji aktivitas antibakterinya di konsentrasi 20%, 25%, 30%, 35%, dan 40%. Tetrasiklin 500 mg dipergunakan untuk kontrol positif, sementara aquadest dipergunakan untuk kontrol negatif. Pada konsentrasi 20%, 25%, 30%, 35%, dan 40%, temuan penelitian menunjukkan aktivitas antibakteri ekstrak daun Balakacida (Chromolaena odorata L) terhadap Staphylococcus aureus yang diisolasi dari luka diabetes. dengan diameter rata rata pada masing masing konsentrasi yakni 8,703 mm, 9,676 mm, 10,438 mm, 10,34 mm, dan 10,509 mm. Sehingga dapat disimpulkan diameter zona hambat dapat dipengaruhi oleh konsentrasi ekstrak yang bervariasi, dan zona hambat terbesar diamati pada konsentrasi 40%.
HUBUNGAN DERAJAT HIPERTENSI DENGAN GAMBARAN ELONGASI AORTA PADA RADIOGRAFI TORAKS Hanun, Muhammad Haidar; Khairunissa, Galuh Agung; Majdawati, Ana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31407

Abstract

Hipertensi menjadi suatu kondisi kesehatan yang sering dihadapi di Indonesia maupun dunia. Pasien dengan hipertensi di Indonesia di perkirakan mencapai 34.1% dan selalu mengalami peningkatan tiap tahunnya. Semakin tinggi derajat hipertensi dikatakan memiliki hubungan dengan kejadian elongasi aorta. Berkurangnya elastisitas yang disebabkan oleh tekanan darah yang tinggi menyebabkan degenerasi elastin pada lamina elastin interna dan media pada pembuluh darah aorta. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hubungan antara derajat hipertensi dengan elongasi aorta pada pemeriksaan gambaran radiografi toraks posteroanterior. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang besifat observasional analitik dengan metode cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Radiologi Laboratorium Klinik Pramita Kota Cirebon dan waktu penelitian berdasarkan data rekam medis pada tahun 2022 sampai 2023. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah data rekam medis seluruh pasien yang melakukan pemeriksaan radiografi toraks di Instalasi Radiologi Laboratorium Klinik Pramita Kota Cirebon yang memenuhi kriteria penilaian sampai besar sampel terpenuhi sebesar 100 pasien. Uji penelitian ini menggunakan Chi-Square. Hasil Penelitian menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai p sebesar 0.000 dimana hasil tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan antara derajat hipertensi dengan elongasi aorta. Penelitian ini menunjukan hasil yang berbanding lurus pada pasien yang memiliki hipertensi dengan kejadian elongasi aorta, hal ini mengartikan bahwa semakin tinggi derajat hipertensi pada pasien maka semakin tinggi pula probabilitas pasien terkena kejadian elongasi aorta.
HUBUNGAN DERAJAT HIPERTENSI DENGAN GAMBARAN KARDIOMEGALI PADA RADIOGRAFI TORAKS Khairunissa, Galuh Agung; Hanun, Muhammad Haidar; Majdawati, Ana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31408

Abstract

Hipertensi merupakan tantangan kesehatan global yang penting karena prevalensinya tinggi dan dapat mengakibatkan berbagai penyakit kardiovaskular, salah satunya kardiomegali. Hipertensi diderita oleh lebih dari 30% populasi orang dewasa dan lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia. World Health Organization memperkirakan 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun di seluruh dunia menderita hipertensi. Kardiomegali adalah sebutan umum untuk berbagai kondisi yang menyebabkan pembesaran jantung, yang biasanya merupakan manifestasi dari proses patologis lain. Kardiomegali merupakan respon terhadap kegagalan jantung dalam bentuk hipertrofi miokardium atau bertambahnya tebal dinding. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hubungan antara derajat hipertensi dengan gambaran kardiomegali pada radiografi toraks pada 100 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik purposive sampling menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan jenis penelitian cross sectional. Menggunakan populasi data rekam medis seluruh pasien yang melakukan pemeriksaan tekanan darah dan radiografi toraks di Laboratorium Klinik Pramita Cirebon. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara derajat hipertensi dan gambaran kardiomegali pada radiografi toraks. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji korelasi Chi Square yang menunjukkan nilai p 0,000 (p<0,05). Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam memberikan edukasi kepada penderita hipertensi bahwa hipertensi memiliki risiko terjadi komplikasi berupa pembesaran jantung atau kardiomegali.
ANALISIS DIGITALISASI FORMULIR INFORMED CONSENT PASIEN ICU DALAM MENUNJANG REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RSU HERMINA ARCAMANIK Sabila Fitriani, Fasha; Ulfah, Annisa
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31479

Abstract

Digitalisasi Informed consent merupakan upaya yang dilakukan dalam menunjang rekam medis elektronik. Rumah sakit Hermina Arcamanik telah menggunakan sistem rekam medis elektronik sejak Tahun 2022. Namun dalam pelaksanaanya ternyata masih ada beberapa formulir yang masih manual pengisiannya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui proses digitalisasi formulir informed consent serta faktor yang menyebabkan formulir informed consent masih manual dalam pengisiannya. Penelitian dilaksanakan dengan metode kualitatif deskriptif yang menggunakan penghimpunan data melalui teknik wawancara dan observasi. Pada pasien ICU formulir informed consent diberikan sebelum pasien memasuki ruangan, yang mana diperlukan tanda tangan baik dari pasien maupun wali pasien sebagai bukti persetujuan terhadap tindakan yang akan diberikan. Informed consent perlu didigitalisasi karena pada informed consent pengisian tanda tangan masih memakai tanda tangan basah, maka perlu dilakukan proses scan dan upload/unggah ke SIMRS. Dari data nomor rekam medis pasien ICU sebanyak 36 nomor yang dilihat dari SIMRS pada bulan Maret 2024 didapatkan hasil yaitu ketiga jenis formulir informed consent sudah berhasil terdigitalisasi namun belum maksimal. Pada lembar checklist yang dibuat dapat diketahui bahwa pada 1 nomor rekam medis pasien masih ditemukan formulir informed consent yang tidak terdigitalisasi. Hal tersebut terjadi karena pada saat akan dilakukan proses scanning formulir informed consent tidak ditemukan pada map berkas rekam medis yang diambil dari ruang ICU.
HUBUNGAN PEMBERIAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS KALIJUDAN SURABAYA Savitri, Diva Ali; Herdiani, Novera
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31488

Abstract

Diare merupakan salah satu yang menyebabkan kematian dengan peringkat kedua dan gizi buruk pada balita. Kota Surabaya merupakan peringkat pertama kejadian diare pada balita dari seluruh kota yang berada di Jawa Timur. Faktor kejadian diare disebabkan pemberian pola makan tidak sehat serta seringnya mengkonsumsi makanan yang mengakibatkan diare sehingga mengalami peningkatan masalah tiap tahunnya. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan pemberian pola makan dengan kejadian diare pada balita di wilayah Puskesmas Kalijudan Surabaya. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari seluruh ibu balita di wilayah Puskesmas Kalijudan Surabaya menggunakan teknik simple random sampling dengan 90 sampel ibu balita. Instrumen penelitian menggunakan formulir FFQ pemberian pola makan dengan daftar makanan yang penyebab diare pada balita. Analisis data menggunakan Uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pemberian pola makan yang mengkonsumsi makanan penyebab diare dengan frekuensi sering sebanyak 46 responden (51,1%). Terdapat hubungan pemberian pola makan dengan kejadian diare pada balita di wilayah Puskesmas Kalijudan Surabaya (p-value 0,033<05). Simpulan pada penelitian ini yaitu pemberian pola makan memiliki hubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah Puskesmas Kalijudan Surabaya. Saran dari peneliti yaitu ibu balita sebaiknya menerapkan kebiasaan makan yang sehat, bergizi dan teratur dalam kesehariannya untuk mencegah diare pada balita.

Page 89 of 216 | Total Record : 2155