cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
TINJAUAN TRANSISI REKAM MEDIS MANUAL MENUJU ELEKTRONIK GUNA MENUNJANG EFEKTIVITAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT EDELWEISS BANDUNG Al Wafi, Firki; Wahab, Syaikhul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33727

Abstract

Di era informasi saat ini, akses yang cepat dan akurat terhadap data pasien menjadi sangat penting. Rekam medis elektronik (RME) menawarkan solusi yang efektif untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini akan mengkaji bagaimana rumah sakit menjalai proses transisi rekam medis manual menuju elektronikStudi ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif ini mengumpulkan data di Rumah Sakit Edelweiss Bandung dari Maret hingga Mei 2024 melalui wawancara dan observasi terhadap dua informan penting. Data dianalisis secara deskriptif untuk menemukan analisis tinjaun transisi rekam medis. Dari hasil penelitian penulis menyimpulkan bahwa proses transisi rekam medis manual menuju elektronik di lakukan dengan membentuk tim pengimplementasian rekam medis elektronik termasuk bagian rekam medis, tim IT, pelayanan dan keperawatan. Dengan kekurangan dan kelebihannya rekam medis manual bergantung pada beasaran ruangan, rak penyimpan. Namun pada rekam medis elektronik memiliki kekurangan kesulitan dalam tanda tangan elektronik belum tersertivikasi menjadikan validasi tandatangan menjadi sulit di lakukan. Kekurangan SDM juga sangat berpengaruh terhadap efektivitas pelayanan menjadikan perekam medis di rumah sakit edelweiss bekerja secara overtime/lembur. Secara keseluruhan transisi rekam medis manual menuju elektronik di perlukan peningkatan kapasitas ruangan penyimpanan dan rak berkas rekam medis, penambahan SDM dan tandatangan elektronik yang sudah terverivikasi.
ANALISIS KELENGKAPAN PENGISIAN REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS NAGRAK Apriliani, Lia; Gunawan, Erix
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33754

Abstract

Analisis kelengkapan adalah suatu review area tertentu catatan medis untuk mengidentifikasikan defisiensi spesifik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kelengkapan pengisian rekam medis pasien rawat jalan guna menunjang mutu rekam medis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian yang peneliti ambil di Puskesmas Nagrak Kabupaten Cianjur. Populasi dalam penelitain ini sebanyak 1906 pasien rawat jalan pada periode maret – April 2024 dan sampel yang akan menjadi fokus pada penelitian ini secara keseluruhan dari populasi. Untuk review identifikasi pasien memperoleh hasil persentase sebanyak 94% lengkap dan 4% tidak lengkap, untuk review laporan penting memperoleh hasil persentase sebanyak 97% lengkap dan 3% tidak lengkap, untuk review autentifikasi memperoleh hasil persentase sebanyak 97% lengkap dan 3% tidak lengkap, serta untuk review pencatatan memperoleh hasil persentase sebanyak 94% lengkap dan 6% tidak lengkap.
LAPORAN KASUS : HIPERTENSI KRONIK DALAM KEHAMILAN & PRE EXISTING DIABETES MELITUS TIPE 2 Kaisar Gusti, Raynold; Susetyo, Budi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33756

Abstract

Hipertensi kronik dalam kehamilan merupakan hipertensi yang sudah ada sebelum kehamilan terjadi. Hipertensi kronik ini menyebabkan kematian di seluruh dunia, yang secara jangka panjang dapat meningkatkan resiko penyakit kardiovaskuler, penyakit jantung koroner, stroke, gagal jantung, gagal ginjal, penyakit arteri perifer dan kematian. Diabetes melitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemi yang terjadi karena kelainan sekresi insulin. Pre existing diabetes melitus pada kehamilan merupakan kondisi wanita yang telah memiliki riwayat diabetes sebelum terjadinya kehamilan. Laporan kasus ini, seorang perempuan berusia 28 tahun dengan G4P3A1 gravida 37 minggu dengan hipertensi kronik dan pre existing diabetes melitus tipe 2, datang dengan keluhan pusing sejak 7 hari yang lalu, yang disertai pandangan kabur. Pasien memiliki riwayat hipertensi sejak kehamilan anak pertama dan riwayat diabetes melitus sejak kehamilan anak ke tiga. Pada pemeriksaan fisik, tekanan darah pasien 140/100 mmHg, dengan IMT 34.17 kg/m2. pada pemeriksaan glukosa 2 jam pp, pada pasien sedikit meningkat, yaitu 149 mg/dL. Kesimpulan dari kasus ini adalah Hipertensi dan diabetes termasuk kondisi yang sering terhadap ibu hamil. Oleh karena itu, kepada ibu hamil dianjurkan selalu melakukan skrining dan pemantauan untuk mencegan komplikasi yang bertambah berat.
PENGARUH KETEPATAN KODE DIAGNOSIS RAWAT JALAN TERHADAP PENDING KLAIM BPJS DI RUMAH SAKIT EDELWEISS Rizky Muharrom, Ilham; Gunawan, Erix
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33773

Abstract

Pending klaim dapat membawa dampak signifikan bagi rumah sakit. Dampak ini dapat bersifat finansial dan operasional. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan pending klaim adalah kesalahan dalam kode diagnosis rawat jalan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ketepatan kode diagnosis rawat jalan terhadap pending klaim di Rumah Sakit Edelweiss. Penelitian ini menggunakan kuantitatif pendekatan deskriptif dan peneliti berhasil mengumpulkan 24 pending klaim dari 6.905 berkas klaim rawat jalan dari Januari hingga April 2024.Hasil analisis data menunjukkan bahwa ketepatan kode diagnosis mempengaruhi pending klaim,dengan jumlah 80,3% serta 19,7% dipengaruhi oleh faktor lain, seperti faktor penunjang medis, berkas yang lama dalam pengembaliannya, kelengkapan berkas, dan lainnya. Saran yang bisa diberikan oleh peneliti yaitu Implementasi sistem koding elektronik yang terintegrasi dengan rekam medis elektronik (RME) sangat dianjurkan untuk meningkatkan efisiensi dan meminimalisir kesalahan dalam proses koding, Budaya komunikasi dan koordinasi yang terbuka, dan disarankan untuk melakukan evaluasi secara teratur untuk mengurangi kemungkinan penundaan klaim setiap bulan.
IDENTIFIKASI CEMARAN MIKROPLASTIK DI PERAIRAN SUNGAI MUSI WILAYAH MUSI BANYUASIN (BERDASARKAN KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA PARAMETER BIOTA) Al Abid, Giang; Windusari, Yuanita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33898

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi mikroplastik pada biota di Sungai Musi, khususnya di dekat Desa Sekayu, Musi Banyuasin, untuk memahami dampak pencemaran plastik terhadap ekosistem dan kesehatan manusia. Mikroplastik dapat memasuki ekosistem sungai dan mengontaminasi organisme akuatik, termasuk ikan, yang berpotensi membahayakan kesehatan ikan dan manusia serta berfungsi sebagai vektor kontaminan berbahaya dan patogen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pengambilan sampel ikan melalui nelayan dan alat penangkap ikan. Ikan didata, diidentifikasi spesiesnya, serta diukur panjang dan beratnya. Identifikasi mikroplastik dilakukan dengan membedah ikan, mengangkat, menimbang, dan melarutkan saluran pencernaan dalam larutan KOH 10%. Jika diperlukan, ekstraksi kedua dengan H2O2 3% dilakukan. Sampel kemudian disaring menggunakan kain mesh 120  dibilas, dan dikeringkan sebelum identifikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa mikroplastik terdiri dari fiber (2 partikel), fragmen (1 partikel), dan foam (1 partikel), dengan warna coklat mendominasi. Fiber terbesar berukuran 1068,92 µm, sementara foam terkecil berukuran 306,46 µm. Variasi warna dan ukuran mikroplastik dipengaruhi oleh oksidasi akibat paparan sinar matahari dan proses fragmentasi yang diperparah oleh radiasi UV. Penelitian ini menekankan pentingnya mitigasi dan regulasi untuk mengurangi pencemaran plastik dan dampaknya pada biota serta kesehatan manusia.
KARAKTERISTIK DEMOGRAFI PENDERITA MENINGITIS TUBERCULOSIS DI RUMAH SAKIT WAHIDIN SUDIROHUSODO TAHUN 2020-2022 Isra Yustika, Aulia; Wiriansya, Edward Pandu; Wardani, Emy; Arief, Erwin; Muchsin, Achmad Harun
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34110

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan infeksi global dengan prevalensi tinggi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Sepertiga dari populasi dunia terinfeksi dengan tuberkulosis laten, dengan risiko 10% mengalami bentuk aktif dari tuberkulosis sepanjang hidupnya. Meningitis tuberkulosis (MTB) merupakan bentuk tuberkulosis sistem saraf pusat yang paling umum. Infeksi Mycobacterium tuberculosis pada sistem saraf pusat (SSP) dapat bermanifestasi sebagai meningitis, tuberkuloma dan arachnoiditis tulang belakang. Meningitis tuberculosis dikaitkan dengan frekuensi gejala sisa neurologis yang tinggi dan kematian jika tidak segera diobati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik demografi penderita meningitis tuberkulosa di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo tahun 2020-2022. Metode yang digunakan pada penelirian ini yaitu penelitian deskriptif menggunakan data sekunder berupa rekam medik. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu dengan total sampel 18 orang distribusi pasien meningitis berdasarkan usia paling banyak didapatkan pada  kelompok usia < 10 tahun yaitu sebanyak 8 orang (44%), Berdasarkan jenis kelamin didapatkan frekuensi antara laki-laki dan perempuan sama yaitu 9 orang (50%). Berdasarkan status gizi paling banyak didapatkan yaitu underweight dengan frekuensi sebanyak 6 orang (50%). Berdasarkan jumlah komorbid yang menyertai didapatkan rerata jumlah komorbid yang paling banyak yaitu 1 komorbid sebanyak 11 orang (61) %.  Berdasarkan ada tidaknya kaku kuduk, distribusi paling banyak didapatkan yaitu terdapat kaku kuduk dengan frekuensi 12 orang (67%) Berdasarkan gejala yang dialami pasien, gejala yang paling banyak dijumpai pada pasien adalah penurunan kesadaran dan nyeri kepala yaitu masing-masing sebanyak 9 orang
ANALISIS IMPLEMENTASI KONVERGENSI PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KOTA LUBUKLINGGAU Ekananda, Detya Sella; Hasyim, Hamzah; Idris, Haerawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34577

Abstract

Upaya konvergensi dalam percepatan dan penurunan stunting adalah dengan integrasi intervensi gizi secara sensitif maupun intervensi secara spesifik. Berdasarkan SSGI 2022 Kota Lubuklinggau berhasil melampaui target nasional yakni penurunan stunting hingga di angka 11,7%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana implementasi kebijakan dari konvergensi di Kota Lubuklinggau dengan pendekatan teori implementasi oleh Edward III. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan informan penelitian dipilih secara purposive. Data yang dikumpulkan melalui wawancara, telaah dokumen dan dokumentasi. Kemudian data di analisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan secara umum komunikasi, sumber daya, disposisi dan birokrasi dalam implementasi konvergensi stunting di Kota Lubuklinggau telah berjalan cukup baik. Pada aspek komunikasi ditemukan kejelasan data lokasi prioritas dan peraturan daerah mengenai stunting namun masih memiliki kendala yaitu belum meratanya sosialisasi srategi nasional konvergensi stunting sampai tingkat pelaksana teknis lapangan. Pada aspek sumber daya ditemukan kendala keterbatasan anggaran program intervensi. Pada aspek disposisi OPD menunjukkan komitmen dan tidak ada ego sektoral dalam penyelenggaraan konvergensi. Sedangkan pada birokrasi pada tingkat kota Lubuklinggau dilakukan berdasarkan SK TPPS sedangkan SOP program berdasarkan internal pada masing-masing OPD pelaksana terkait. Kota Lubuklinggau diharapakan mampu melakukan pengembangan dan peningkatan TPPS hingga pada level pelaksana teknis lapangan program dan dapat merumuskan inovasi berbasis potensi lokal
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI KESEHATAN NOMOR 43 TAHUN 2019 TENTANG PUSKESMAS DI UPT PUSKESMAS RAWAT INAP MANDREHE KABUPATEN NIAS BARAT Simangunsong, Nani Sugiarti; Siagian, Mindo Tua; Sembiring, Rinawati; Nababan, Donal; Munthe, Seri Asnawati; Silitonga, Evawani Martalena
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.10617

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi permenkes nomor 43 Tahun 2019 di UPT puskesmas rawat inap mandrehe kabupaten  nias barat kemudian penelitian ini ingin mengetahui kesesuaian UPT puskesmas rawat inap mandrehe kabupaten  nias barat terhadap persyaratan lokasi, bangunan, prasarana, peralatan dan ketenagaan berdasarkan permenkes nomor 43 tahun 2019 tentang puskesmas. Metode yang digunakan ialah penelitian deskriptif kualitatif. dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, Focus Group Discussion dan study dokumentasi sedangkan teknik keabsahan data mengunakan triagulasi dan untuk teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan dengan etika penelitian mengunakan informend consent, prinsif manfaat, prinsip privacy dan prinsip justice. Penelitian ini menggunakan teori utama implementasi George C Edward III dan peraturan menteri kesehatan nomor 43 tahun 2019. Hasil penelitian menemukan bahwa  faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi permenkes nomor 43 Tahun 2019 di UPT puskesmas rawat inap mandrehe kabupaten  nias barat diantaranya komunikasi, sumber daya, disposisi/sikap dan struktur birokrasi sedangan kesesuaian UPT puskesmas rawat inap mandrehe kabupaten  nias barat terhadap persyaratan lokasi, bangunan, prasarana, peralatan dan ketenagaan berdasarkan permenkes nomor 43 tahun 2019 tentang puskesmas masih belum terpenuhi 100%. Disimpulkan bahwa perlunya perhatian khusus dari lintas sector mulai dari monitoring, bimbingan teknis, pengawasan dan evaluasi terkait pemenuhan sarana dan prasarana sesuai standar di UPT puskesmas rawat inap mandrehe untuk  mencapai pelayanan yang efisien, efektif dan akuntabel.
DETERMINAN TINGKAT STRESS PADA PETUGAS DIREKTORAT TAHANAN DAN BARANG BUKTI POLDA SUMATERA UTARA TAHUN 2023 Sitanggang, Rita Dameria; Nababan, Donal; Simanjuntak, Siska Evi Martina; Ketaren, Sinar Otniel; Ester J. Sitorus, Mido
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.11066

Abstract

Stress merupakan salah satu dampak yang timbul dari kesehatan mental yang terganggu. Setiap peristiwa eksternal atau dorongan internal yang mengancam untuk mengganggu keseimbangan organisme adalah Stress, stress sebagai respons non- spesifik tubuh terhadap setiap permintaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan tingkat stress pada petugas Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Sumut tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian analitik yaitu suatu rancangan penelitian. Lokasi penelitian ini dilakksanakan di Direktorat Tahanan Dan Barang Bukti Polda Sumut. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas yang ada di Petugas Direktorat tahanan dan barang bukti Polda Sumut sebanyak 65 orang, dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 46 orang. Adapun analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, analisis bivariat menggunakan uji chi square, dan analisis multivariate menggunakan uji regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel (beban kerja p-value 0.000, kelelahan kerja p-value 0.000, interaksi dengan atasan p-value 0.000, interaksi dengan rekan kerja p-value 0.000, dan interaksi dengan tahanan p-value 0.000) memiliki hubungan yang signifikan dengan stress kerja. Rekomendasi penelitian ini ditujukan kepada instansi kepolisian agar menambah staf khusus, dan rekomendasi kepada petugas supaya selalu olahraga, relaksasi, dan manajemen emosi untuk mengurangi stress.
POTENSI BENCANA DAN KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI BENCANA (STUDI KUALITATIF DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABANJAHE KABUPATEN KARO TAHUN 2023) Bangun, Agita Kartasari; Ketaren, Otniel; Tarigan, Frida Lina; Nababan, Donal; J. Sitorus, Mido Ester
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.11312

Abstract

Bencana alam di Sumatera Utara khususnya Kabupaten Karo didominasi oleh longsor dan gunung berapi. Potensi-potensi bencana di Kabupaten Karo yaitu Erupsi gunung berapi Sinabung dan gunung Sibayak dengan status masih aktif, gempa bumi tektonik dikarenakan adanya sesar patahan, longsor disaat curah hujan tinggi dan kebakaran. Kesiapan rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya menjadi salah satu aspek penting dalam memberi bantuan pelayanan kesehatan bagi korban terdampak bencana. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah Rumah Sakit Umum Daerah Kabanjahe Kabupaten Karo. Informan pada penelitian ini sebanyak 7 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko bencana di rumah sakit Kabanjahe adalah bencana kebakaran dan bencana gempa bumi. Untuk manajemen kegawatdaruratan termasuk kurang siap karena tidak adanya tim penanggulan bencana, untuk perencanaan penanggulangan bencana rumah sakit cukup siap karena sudah adanya latihan dan evaluasi kegawatdaruratan yang dilakukan oleh rumah sakit. Untuk kesiapan sumber daya manusia termasuk siap dari segi kuantitas dan dari segi kualitas sudah cukup hanya perlu untuk mengupdate pelatihan. Untuk logistic rumah sakit sudah cukup siap karena memiliki ketersediaan transportasi seperti ambulance dan memiliki ketersediaan pasokan air yang mencukupi jika terjadi bencana. Saran pada penelitian ini adalah agar manajemen rumah sakit membuat Hospital Disaster Plan atau Tim Penanggulangan Bencana, dan sumber daya manusia melakukan simulasi yang berulang dan konsisten.

Page 96 of 216 | Total Record : 2155