cover
Contact Name
Putranto Manalu
Contact Email
putrantomanalu@unprimdn.ac.id
Phone
+6261453 2820
Journal Mail Official
jpms@unprimdn.ac.id
Editorial Address
Jl. Belanga No.1 Simp. Jl. Ayahanda, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Prima Medika Sains
ISSN : 26863502     EISSN : 27146707     DOI : https://doi.org/10.34012/jpms
Core Subject : Health,
Jurnal Prima Medika Sains adalah jurnal ilmiah di bidang kesehatan dan kedokteran yang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Diterbitkan oleh Universitas Prima Indonesia yang secara teknis dikelola Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia. Berisi tulisan hasil penelitian lapangan atau laboratorium maupun studi pustaka di bidang kesehatan dan kedokteran.
Articles 154 Documents
Daya hambat ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.) terhadap pertumbuhan Salmonella typhi Setiyawati, Dewi; Situmeang, Suryani M.F.; Rahmah, Lestari; Ningsih, Sri Widia
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i2.3241

Abstract

Studi ini bertujuan menguji daya hambat ekstrak rimpang kunyit terhadap pertumbuhan Salmonella typhi dengan metode kerja Kirby Bauer. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Sampel yang digunakan adalah ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica val) sebanyak 2 kg. Metode yang digunakan pada studi ini adalah metode maserasi dengan pelarut etanol. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan cara mengeringkan dan menghaluskan rimpang kunyit, kemudian direndam dengan etanol 96%. Hasil rendaman disaring dan pelarutnya diuapkan sampai didapat ekstrak kental. Uji dilakukan pada konsentrasi 80%, 60%, 40%, dan 20%. Hasil uji daya hambat menunjukkan bahwa ekstrak rimpang kunyit kuning mampu menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi mulai dari konsentrasi terendah 20% dengan zona hambat 6,8 mm dan konsentrasi tertinggi 80% dengan zona hambat 12,3 mm.
Analisis TLC terhadap senyawa flavonoid dalam ekstrak daun ciplukan (Physalis angulata L.) Cahya, Cucu Arum Dwi; Sinurat, Jhon Patar; Br Karo, Reh Malem
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i2.3258

Abstract

Skrining flavonoid menggunakan pereaksi FeCl3 5%, uap amoniak, shinoda, pereaksi basa dan timbal asetat mengkonfirmasi bahwa daun ciplukan mengandung senyawa flavonoid. Ekstrak metanol daun ciplukan yang diproses melalui metode maserasi diperoleh ekstrak sebesar 200 g. Kemudian partisi dilakukan terhadap ekstrak daun ciplukan menggunakan pelarut etil asetat dan n-heksana sehingga menghasilkan ekstrak sebesar 32.12 gram. Ekstrak kering daun ciplukan dipersiapkan untuk analisis TLC dengan cara dilarutkan menggunakan pelarut metanol. Fase diam yang digunakan adalag silica gel 60F254 Merck dan fase gerak yang digunakan adalah eluen (kloroform : metanol). Hasil analisis TLC menggunakan eluent kloroform : metanol (80:20 v/v) menunjukkan munculnya noda yang berwarna kuning kehitaman yang mengartikan bahwa ada senyawa flavonoid dalam ekstrak daun ciplukan dengan nilai Rf sampel adalah 0.76 yang dibandingkan dengan Rf Standart quercetin adalah 0.92.
Pengelolaan sampah rumah tangga ditinjau dari pengetahuan dan sikap ibu rumah tangga Munthe, Seri Asnawati; Sinaga, Lia Rosa Veronika
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i2.3269

Abstract

Perubahan perilaku masyarakat dalam pemilahan dan pengelolaan sampah rumah tangga secara dapat menjadi solusi alternatif untuk pengelolaan sampah perkotaan. Peran ibu rumah tangga cukup penting dalam mengurangi dan mengelola sampah rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu rumah tangga dengan pengelolaan sampah rumah tangga. Studi ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dengan melibatkan sebanyak 99 ibu rumah tangga di Desa Namo Bintang Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan menyebarkan kuesioner kepada ibu rumah tangga. Data dari penelitian ini dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui distribusi frekuensi dari seluruh variable penelitian. Seluruh hasil ditampilkan dalam nilai persen dan dalam bentuk tabulasi atau grafis. Selanjutnya, dilakukan analisis bivariat untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu rumah tangga dengan perilaku pengelolaan sampah rumah tangga, serta menghitung nilai ukuran asosiasi PR (prevalensi ratio) dengan menggunakan uji Chi Square. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan ibu rumah tangga pada studi ini memiliki pengetahuan yang kurang baik dan sikap yang negatif tentang pengelolaan sampah rumah tangga. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap ibu rumah tangga dengan perilaku pengelolaan sampah.
Penyebab kelelahan kerja pada perawat di Rumah Sakit X Kota Medan Rifai, Achmad; Lubis, Basyariah; Widyaningsih, Fadlilah
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i2.3276

Abstract

Perawat rentan mengalami kelelahan kerja akibat dari beban kerja dan tuntutan untuk memberikan pelayanan prima pada pasien sepanjang waktu kerja. Studi ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja pada perawat rawat inap. Subyek penelitian ini adalah seluruh perawat rawat inap di Rumah Sakit X Kota Medan sebanyak 300 orang. Besar sampel penelitian adalah 171 yang diperoleh dengan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling. Penelitian dilakukan sejak Mei sampai dengan Juni 2022. Data diuji secara statistik menggunakan uji Chi Square. Secara statistik tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin (p = 0,824), umur (p=0,963), status pernikahan (p = 0,921), dan masa kerja (p=0,785) terhadap kelelahan kerja. Hanya shift kerja (p = <0,001) dan beban kerja (p = 0,002) berhubungan secara signifikan terhadap kelelahan kerja.
Korelasi pengetahuan dan pekerjaan ibu dengan keaktifan penimbangan balita ke posyandu Barus, Lydia br; Manullang, Junita br; Saragih, Elseria; Zega, Defacto Firmawati
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i2.3336

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pekerjaan ibu dengan keaktifan penimbangan balita ke posyandu. Studi ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Subyek penelitian ini adalah seluruh ibu balita yang berkunjung ke posyandu Klinik Pratama Widya tahun 2022 sebanyak 52 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan menyebarkan kuesioner kepada ibu balita. Data dari penelitian ini dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui distribusi frekuensi dari seluruh variabel penelitian. Selanjutnya, dilakukan analisis bivariat untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pekerjaan ibu dengan keaktifan penimbangan balita ke posyandu, menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan pekerjaan ibu dengan keaktifan penimbangan balita ke posyandu. Sebanyak 46,2% ibu memiliki pengetahuan yang baik, dan mayoritas subjek merupakan ibu yang bekerja (55,8%). Keaktifan ibu dalam melakukan penimbangan balita ke  posyandu cukup baik (57,7%).
Korelasi karies gigi dan status gizi pada anak usia 3-5 tahun Wibowo, Angga Arjuno; Rusip, Gusbakti; Erawati, Suci
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v5i1.3428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karies gigi dengan status gizi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Araskabu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang pada bulan Oktober 2022 hingga Desember 2022. Besar sampel pada studi ini sebanyak 70 orang.  Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner serta dilakukan pemeriksaan indeks DMF-T berdasarkan WHO melalui pemeriksaan klinis pada rongga mulut menggunakan diagnostic set disposable dan pencahayaan dari headlamp. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat (uji Chi Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada kaitan antara karies gigi dengan status gizi pada anak usia 3-5 tahun (p=0,357). Namun dengan tingginya prevalensi karies gigi (61,1%) maka perlu adanya perhatian khusus untuk mengintervensi melalui pemantauan berkala, memperhatikan konsumsi makanan anak dan memberikan edukasi pada orang tua dan pihak sekolah.
Tren kematian ibu di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2018 – 2020 Bancin, Lamtiur Junita; Hasibuan, Fakhrial Mirwan; Elisa, Elisa; Maha, Eko Armando
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v5i1.3507

Abstract

Kesejahteraan ibu perlu mendapat perhatian, khususnya dari aspek pelayanan kesehatan ibu. Indikator kesejahteraan ibu tergambar dari Angka Kematian Ibu (AKI), yaitu indikator yang dapat menggambarkan kondisi/status kesehatan ibu selama hamil, melahirkan, maupun 42 hari paska persalinan (masa nifas). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tren jumlah kematian ibu di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2018-2020; mendeskripsikan jumlah kematian ibu berdasarkan usia, periode kematian, dan penyebab kematian; menggambarkan sebaran kematian ibu di 33 kabupaten/kota Tahun 2018-2020; serta mendeskripsikan program/kegiatan yang mendukung kesehatan ibu. Penelitian ini menggunakan rancangan data kuantitatif dan pendekatan deskriptif dengan mengambil data sekunder tahun 2018-2020 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dengan populasi seluruh ibu yang meninggal pada saat hamil, bersalin, maupun nifas dengan pengambilan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi kematian ibu tertinggi selama kurun waktu tersebut (2018-2020) adalah pada masa bersalin dengan usia ibu 20-34 tahun, di mana penyebab kematian adalah perdarahan dan hipertensi. Untuk sebaran data per kabupaten/kota, Kabupaten Asahan dan Deli Serdang merupakan daerah dengan kategori tinggi selama 3 (tiga) tahun berturut-turut. Kemitraan dan kolaborasi lintas sektoral dalam pelayanan kesehatan ibu perlu ditingkatkan mengingat masalah kesehatan ibu tidak hanya melibatkan sektor kesehatan saja, tetapi juga memerlukan penguatan ekonomi keluarga serta peran dan dukungan dari keluarga dan orang-orang sekitar. Peran Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dalam monitoring dan evaluasi kegiatan pelayanan kesehatan ibu juga perlu ditingkatkan, di samping tetap konsisten untuk menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan ibu dan peningkatan sumber daya tenaga kesehatan dalam pelayanan kesehatan ibu.
Penyesuaian dosis obat pada pasien penyakit ginjal kronis serta hubungannya dengan outcome terapi Panggabean, Aminah; Fatma Sriwahyuni; Aldi, Yufri
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v5i1.3552

Abstract

Salah satu strategi pemberian obat pada pasien penyakit ginjal kronis (PGK) dapat dilakukan dengan penyesuaian dosis obat untuk memastikan outcome terapi yang optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan penyesuaian dosis obat dengan outcome terapi pada pasien PGK rawat inap. Penelitian ini bersifat observational dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sebanyak 73 rekam medis pasien PGK rawat inap periode Januari-Desember 2022 di RSUD Padangsidimpuan. Penyesuaian dosis dihitung berdasarkan fungsi ginjal dengan estimasi GFR (Glomerular Filtration Rate) menggunakan formula Chronic Kidney Disease Epidemiology Collaboration (CKD-epi). Hubungan antara penyesuaian dosis dengan outcome terapi obat menggunakan analisis Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 655 obat yang diresepkan, 271 ( 41,4%) obat membutuhkan penyesuaian dosis, di mana 142 (52.4%) obat diberikan dengan penyesuaian dosis dan 129 (47.6%) obat diberikan tanpa penyesuaian dosis. Dari analisis outcome terapi yang dilakukan, terdapat 72 (73,5%) obat diberikan dengan penyesuaian dosis, 56 (77,8%) obat memberikan outcome terapi membaik dan 16 (22,2%) obat memberikan outcome terapi tidak membaik. Sedangkan 26 (26,5%) obat diberi tanpa penyesuaian dosis terdapat 11 (42,3%) obat memberikan outcome terapi membaik dan 14 (53,8%) obat memberikan outcome terapi tidak membaik. Terdapat hubungan yang signifikan antara penyesuaian dosis obat dengan outcome terapi pada pasien PGK rawat inap (p=0,003).
Gambaran derajat keparahan neuropati perifer pada pasien diabetes melitus tipe 2 Nurjannah, Nurjannah; Saputra, Bayu; Erianti, Susi
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v5i1.3562

Abstract

Penyakit diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi kasus yang selalu mengalami kenaikan di dunia. Neuropati merupakan suatu kondisi di mana kerusakan saraf terjadi pada pasien diabetes melitus, kondisi ini paling sering terjadi pada kaki. Neuropati mengacu pada sekelompok penyakit yang menyerang semua jenis saraf, termasuk saraf sensorik, motorik dan otonom. Sering ditemukan pada bagian perifer tubuh atau dikenal sebagai neruropati perifer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran derajat keparahan neuropati perifer dengan jumlah populasi 46 orang responden dengan menggunakan kuesioner. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah sampel penelitian ini adalah 46 orang diambil dengan teknik total sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat yaitu usia, jenis kelamin, lama menderita diabetes melitus dan derajat keparahan neuropati perifer. Hasil analisis menunjukkan bahwa penderita yang mengalami neuropati perifer yaitu mayoritas berjenis kelamin perempuan berjumlah 33 orang (71,7%). Responden telah menderita diabetes melitus selama 1-5 tahun yaitu berjumlah 27 orang (56,7%) dan derajat keparahan neuropati berat yaitu berjumlah 23 orang (50,0%).
Uji antibakteri gel hand sanitizer ekstrak etanol bunga krisan (Chrysanthemum segetum) terhadap bakteri Staphylococcus aureus Rumanti, Ruth Mayana; Nasution, Rizka Hasmi; Naldi, Jefri
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v5i1.3595

Abstract

Gel hand sanitizer memiliki kemampuan aktivitas bakteriosida yang baik terhadap bakteri dikulit. Adanya kandungan senyawa flavonoida dalam bunga krisan (Chrysanthemum segetum) berperan sebagai antibakteri aktif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Studi ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri sediaan gel antiseptik tangan (hand sanitizer) ekstrak etanol bunga krisan terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Prosedur meliputi pengumpulan, pembuatan simplisia, karakterisasi simplisia, pembuatan ekstrak dengan metode maserasi, sediaan gel dibuat menjadi konsentrasi 10%, 15% dan 20% dilanjutkan pengujian antibakteri metode difusi agar. Hasil uji zona hambat  bakteri pada konsentrasi 10% dengan nilai rata-rata 3,76 mm, konsentrasi 15% sebesar 4,71 mm dan konsentrasi 20% sebesar 5,31 mm dengan kategori sedang.

Page 6 of 16 | Total Record : 154