cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
+6285257756064
Journal Mail Official
alfikrah.stamidiya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Sen - Asen 74 Pondok Pesantren Al-Hamidiyah Sen-Asen Konang Bangkalan
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman
ISSN : 26204207     EISSN : 26204304     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Fikrah : Merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hamidiyah Bangkalan yang memuat tentang Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman sebagai sarana publikasi hasil penelitian dan berbagai kajian ilmu keislaman baik pendidikan, pemikiran, syariah, dan kajian Islam lainnya. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan yang berupa hasil penelitian atau penelitian terapan. Jurnal ini diterbitkan setiap enam bulan satu kali yakni bulan Juni dan Desember.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2024)" : 6 Documents clear
Analisis Strategi Pengembangan Ketenagaan dan Sumber Daya Manusia Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Rahmawati; Ali Nurhadi
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Relevansi manajemen ketenagaan dan sumber daya manusia dapat dilihat dari tenaga pendidik berperan sebagai ujung tombak atau kunci dari kualitas pembelajaran dan tenaga administrasi yang melakukan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan. Tingkat profesionalitas ketenagaan bergantung pada kualitas manajemen sumber daya manusianya. Penyusunan strategi Menurut teori Jeffrey A Mello menganggap visi misi di Institusi sangat penting dijadikan sebagai tolak ukur dalam mengembangkan ketenagaan dan sumber daya manusia. Pengembangan rencana yang strategis disesuaikan dengan tahapan pertama analisis kebutuhan. Kemudian melakukan pelatihan dan pengembangan dengan inservive training berdasarkan tahapan pengelolaan ketenagaan. Lebih lanjut diperlukan evaluasi untuk mengukur peningkatan kemampuan ketenagaan dan SDM baik dari tenaga pendidik dan kependidikan yang berkualitas. Setelahnya sasaran mengenai target ketenagaan dan sumber daya manusia manjadi berkualitas sesuai dengan keahliannya. Terkahir orientasi, maka Institusi yang menaunginya akan meningkatan mutu karena ketenagaan dan SDM di dalamnya sudah berkualitas, hal ini juga termasuk pemimpin di PTKI sebagai top leader yang berkualifikasi dan bersifat kooperatif serta cepat menyesuaikan terhadap perubahan lingkungan. Kata kunci: Strategi, Pengembangan, Manajemen Ketenagaan dan Sumber Daya Manusia Abstract The relevance of manpower and human resource management can be seen from educators acting as the spearhead or key to the quality of learning and administrative personnel who perform their duties and responsibilities well can support the improvement of education quality. The level of professionalism of personnel depends on the quality of human resource management. According to Jeffrey A Mello's theory, the vision and mission in the institution is very important to be used as a benchmark in developing manpower and human resources. The development of a strategic plan is adjusted to the first stage of needs analysis. Then conduct training and development with inservive training based on the stages of energy management. Furthermore, an evaluation is needed to measure the improvement of the ability of personnel and human resources from both qualified educators and education. After that, the target regarding the target of manpower and human resources becomes quality in accordance with their expertise. Finally, the orientation, the institution that houses it will improve quality because the personnel and human resources in it are of high quality, this also includes leaders in PTKI as qualified and cooperative top leaders who quickly adapt to environmental changes. Furthermore, an evaluation is needed to measure the improvement of the ability of personnel and human resources from both qualified educators and education. After that, the target regarding the target of manpower and human resources becomes quality in accordance with their expertise. Finally, the orientation, the institution that houses it will improve quality because the personnel and human resources in it are of high quality, this also includes leaders in PTKI as qualified and cooperative top leaders who quickly adapt to environmental changes. Keywords: Strategy, Development, Manpower Management and Human Resources
PENGGUNAAN MODEL KOOPERATIF TIPE TGT DENGAN MEDIA KARTU MISTERI DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X IPS 1 DI SMAN 2 PUJUD Dini Islami; Bunari; Yuliantoro
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang guru yang ingin anak siswanya kreatif maka dituntut terlebih dahulu untuk lebih kreatif lagi, salah satunya menggunakan media ajar yang beragam agar dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan memicu minat belajar siswa. Kelancaran pembelajaran itu sangat bergantung pada kreatifitas dan kualitas tenaga pendidik atau guru itu sendiri. Namun dari segi proses pembelajaran, masih banyak ditemukan permasalahan belajar baik dari guru maupun dari siswa sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktifitas guru, aktifitas belajar siswa, serta hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan media kartu misteri dalam pembelajaran sejarah di kelas X IPS 1 SMA N 2 Pujud. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan metode deskriptif yakni melakukan penelitian langsung terhadap siswa, yang berguna untuk mendapatkan gambaran yang konkret meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran kartu misteri. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas X IPS 1 SMAN 2 Pujud. Hasil penelitian ini bahwa adanya peningkatkan aktifitas guru, persentase yang didapat sebesar 59,5% dengan kategori baik, dan peningkatkan aktifitas siswa kelas X IPS 1 SMAN 2 Pujud, pada observasi siklus I aktivitas siswa mendapatkan skor 87,5 dengan kategori baik dan mengalami peningkatan skor pada siklus II sebesar 105,3 dengan kategori baik. Dalam hal ini dapat dibuktikan bahwa adanya peningkatan skor aktivitas belajar siswa dari siklus I dan siklus II yaitu 17,8. Hasil belajar pada post-test siklus I rata-rata ketuntasan diperoleh yaitu 56% dan pada siklus II rata-rata ketuntasan post test adalah 94% Dalam hal ini dapat dibuktikan bahwa adanya peningkatan persentase dari siklus I dan siklus II yaitu 38%.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMEN DIVISION) DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS X MIPA 4 SMA NEGERI 15 PEKANBARU Lailatul Khairani; Bedriati Ibrahim; Yanuar Al Fiqri
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keaktifan belajar siswa merupakan salah satu unsur dasar yang paling penting bagi keberhasilan proses pembelajaran, didalamnya berisi aktivitas peserta didik melalui interaksi dan pengalaman belajar di kelas, Guru di tuntut untuk agar memiliki kemampuan dalam mengelola pola pengajaran dengan menggunakan atau menerapkan model-model pembelajaran yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui kondisi pembelajaran sejarah di X MIPA 4 SMA 15 Pekanbaru ditinjau dari keaktifan siswanya (2) Untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa melalui penggunaan model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada pembelajaran sejarah di kelas X MIPA 4 SMA Negeri 15 Pekanbaru (3) Untuk mengetahui apakah dengan penggunaan model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran sejarah siswa kelas X MIPA 4 SMA Negeri 15 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas X MIPA 4 SMA Negeri 15 Pekanbaru. Teknik analisis data menggunakan lembar observasi siswa, lembar observasi guru, dan lembar observasi keaktifan belajar siswa. Prosedur penelitian ini terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar siswa setelah diterapakannya model pembelajaran STAD (Student Teams Achievemen Division), dengan presentase aktivitas belajar siswa pada siklus 1 mencapai 47,77% dan pada siklus 2 aktivitas belajar siswa mencapai 66,25% aktivitas guru siklus 1 64,58% aktivitas guru siklus 2 mencapai 85,41%. Sedangkan keaktifan belajar siswa pada siklus 1 mencapai 35,06% dan siklus 2 mencapai 79, 01% dan sudah memenuhi kategori tinggi dengan indikator keberhasilan 75% . Diperoleh kesimpulan bahwa model pembelajaran STAD (Student Teams Achievemen Division) dalam penelitian ini dapat di nyatakan efektif yang ditandai dengan adanya peningkatan aktivitas guru, aktivitas belajar siswa, dan keaktifan belajar siswa.
IMPLEMENTATION OF TOTAL QUALITY MANAGEMENT TO IMPROVE THE PERFORMANCE OF OFFICIALS AT BATA-BATA ENGLISH CENTER (BBEC) PAMEKASAN: TOTAL QUALITY MANAGEMENT TO IMPROVE THE PERFORMANCE OF OFFICIALS AT BATA-BATA ENGLISH CENTER (BBEC) PAMEKASAN Hafidurrahman, Moh; Ach. Shobri; Umarul Faruk
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Total quality management is a management system that prioritizes quality as a strategy to attract customers, where customers here refer to the community and students. Mukolwe et al. emphasized that the implementation of total quality management in schools aims to produce better organizational performance. The reason for the need for TQM is very simple: the best way to remain competitive in global competition is to deliver the best quality through excellent service in a company. The performance of employees needs to be evaluated with the aim of providing a good opportunity for staff to plan their career paths based on their strengths and weaknesses, allowing the company to determine salaries, give promotions, and assess employee behavior. Performance is often interpreted as work output or achievement, although in reality, performance has a broader meaning because it not only refers to the outcome of work but also includes the process involved. Employee performance is defined as the ability of staff to carry out a specific skill. Employee performance is essential because it reveals how far the staff's ability goes in carrying out the tasks assigned to them. In this research, the researcher uses a quantitative research approach, meaning that the data analysis uses statistical analysis Keywords: Total Quality management, employee, performance. Kata Kunci: total Quality manajemen, kinerja, officials
BLUE-GREEN ECONOMY DALAM PERSPEKTIF FIQH LINGKUNGAN Muniri; Nur Chotimah Azis
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membahas konsep Blue-Green Economy dalam perspektif fiqh lingkungan Islam sebagai pendekatan alternatif terhadap krisis ekologi global. Konsep ini merupakan integrasi antara ekonomi hijau (green economy) dan ekonomi biru (blue economy) yang menekankan pembangunan berkelanjutan baik di daratan maupun lautan. Dengan menggunakan metode studi pustaka dan pendekatan kualitatif deskriptif, penulis mengkaji kesesuaian antara prinsip-prinsip Blue-Green Economy dan nilai-nilai Islam seperti tauhid, khalifah, amanah, mizan, dan larangan israf. Hasil kajian menunjukkan bahwa fiqh lingkungan dapat memberikan dasar normatif dan etis yang kuat dalam implementasi pembangunan berkelanjutan di masyarakat Muslim. Berbagai contoh penerapan seperti eco-masjid, ekowisata berbasis komunitas, dan pertanian organik memperlihatkan bagaimana nilai-nilai Islam dapat menjadi penggerak perubahan menuju ekonomi yang adil dan lestari. Artikel ini juga menyoroti tantangan implementasi, seperti rendahnya literasi lingkungan berbasis Islam, serta menawarkan solusi kolaboratif antara negara, lembaga keagamaan, dan masyarakat sipil untuk memperkuat peran Islam dalam menjaga kelestarian alam.
REPRESENTASI ETIKA GENDER DALAM KUMPULAN PUISI “TANG BINE KEMBANGA ATE” KARYA LUKMAN HAKIM AG; PERSPEKTIF AL-GAZALI Hayyul Mubarok; Ahmadi; Ummu Kulsum
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puisi "Tang Bine Majembar Ate" karya Lukman Hakim Ag menggambarkan nilai-nilai etika gender yang relevan dengan kesetaraan, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat setiap individu. Dalam puisi ini, terdapat pesan tentang pentingnya menjaga hubungan yang adil, saling menghormati, dan penuh kebijaksanaan antara laki-laki dan perempuan. Penekanan pada kebijaksanaan dan pengendalian diri dalam bertindak menunjukkan bagaimana etika gender harus diterapkan dalam kehidupan sosial untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan setara. Selain itu, puisi ini juga mencerminkan ajaran Al-Ghazali tentang etika sosial, yang mengajarkan bahwa setiap individu berhak diperlakukan dengan adil dan martabat yang dihormati tanpa memandang jenis kelamin. Melalui analisis terhadap puisi ini, dapat disimpulkan bahwa pengajaran tentang etika gender dalam karya sastra memiliki relevansi yang kuat dalam konteks kehidupan sosial. Etika kesetaraan, keadilan sosial, perlakuan adil, dan penghormatan terhadap martabat perempuan sejalan dengan prinsip-prinsip etika yang diajarkan oleh Al-Ghazali, yang menekankan kebijaksanaan dan pengendalian diri dalam bertindak. Dengan menerapkan nilai-nilai ini, kita dapat membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan, di mana semua individu, baik laki-laki maupun perempuan, dihargai dan diberikan kesempatan yang sama untuk berkembang dalam berbagai aspek kehidupan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6