cover
Contact Name
Sucipto
Contact Email
-
Phone
+6282111111864
Journal Mail Official
jurnal@unpkdr.ac.id
Editorial Address
Jl. KH Achmad Dahlan No.76 Mojoroto, Kota Kediri
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara
ISSN : -     EISSN : 25990764     DOI : https://doi.org/10.29407
Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Terbitan Berkala Ilmiah ini merupakan publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dengan cakupan bidang : Pembangunan manusia dan daya saing bangsa, Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, Pendidikan, Peternakan, Perikanan, Kelautan, Kesehatan Masyarakat, UMKM, Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan. Kesehatan, gizi, penyakit tropis, obat-obatan herbal, Seni, sastra, dan budaya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 574 Documents
Workshop MGMP Guru Mata Pelajaran Ekonomi Madrasah Aliyah Se-Kabupaten Nganjuk Irmayanti, Elis; Prastyaningtyas, Efa Wahyu; Widyaningrum, Bakti; Surindra, Bayu; Lukiani, Eunike Rose Mita
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.781 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i2.11735

Abstract

tujuan diadakannya MGMP Guru Mata pelajaran Ekonomi MA se-Kabupaten Nganjuk adalah untuk memotivasi guru guna meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dalam merencanakan, melaksanakan dan membuat evaluasi program pembelajaran dalam rangka meningkatkan keyakinan diri sebagai guru profesinal; 2) untuk meningkatkan kemampuan dan kemahiran guru dalam melaksanakan pembelajara sehingga dapat menunjang usaha peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan; 3) Untuk mendiskusikan permasalahan yang dihadapi dan dialami oleh guru dalam melaksanakan tugas sehari-hari dan mencari solusi alternatif pemecahannya sesuai dengan karakteristik mata pelajaran masing-masing guru, kondisi sekolah dan lingkungannya; 4) Untuk membantu guru memperoleh informasi edukatif yang berkaitan dengan kegiatan ilmu pengetahuan dan teknologi, kegiatan kurikulum, metodologi, dan sistem pengujian yang sesuai dengan mata pelajaran yang diampu oleh guru; 5) Untuk saling berbagi informasi dan pengalaman dari hasil lokakarya, simposium, seminar, diklat, classroom action research, referensi dan lain-lain, kegiatan profesional dibahas bersama-sama. Hasil Hasil /produk workshop MGMP guru mata pelajaran Ekonomi MA se-kabupaten Nganjuk dari 5 produk yang ditargetkan hanya menghasilkan 2 produk yaitu, (1) Penyusunan Silabus dan RPP yang sesuai dengan kurikulum tahun 2013. (2) Penyusunan bahan ajar dalam bentuk modul dalam pembelajaran yang disesuaikan dengan RPP dan Silabus. Kendala yang dihadapi oleh guru mata pelajaran ekonomi, adalah karena keterbatasan waktu dalam menyusun seluruh produk, hal ini akan diperbaiki dan di lengkapi pada semester genap tahun 2017 dan 2018 pada bulan Februari akhir, karena MGMP Guru mata pelajaran Ekonomi MA se-Kabupaten Nganjuk masih akan berlanjut di tahun 2018.
Mencuci Tangan Yang Benar Di SDN Gempolan I dan II Gurah Kediri “PAK PUNG SACIPUTRI” Wati, Susi Erna; Aizah, Siti; Herawati, Elizabeth; Nafisah, Ifa Nilta; Andansari, Rherizqi; Christine, Ika Ampril
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.149 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i2.11737

Abstract

Berdasarkan hasil observasi SDN Gempolan sudan memiliki fasilitas untuk mencuci tangan, akan tetapi sebagian besar siswa tidak mengetahui prosedur mencuci tangan dengan benar. Pendataan yang kami lakukan jumlah anak usia sekolah 45 orang, anak usia sekolah tidak melakukan cuci tangan setelah bermain. Anak usia sekolah banyak yang tidak melakukan cuci tangan dengan baik dan benar terlebih dahulu dan setelah bermain tidak mencuci tangan. Anak usia sekolah juga banyak yang terlihat jajan sembarangan. Berdasarkan fenomena diatas maka kami tertarik untuk memberikan penyuluhan tentang cara pencegahan berbagai penyakit, salah satunya dengan cara mengajarkan teknik cuci tangan secara baik dan benar. Seluruh Siswa di SDN Gempolan I dan II Kab. Kediri. Target : Seluruh Siswa yang ada di SDN. Manfaat Mencuci Tangan Dengan Benar: Membuang kotoran yang menempel di tangan, Membunuh kuman penyakit yang ada di tangan dan Mencegah penularan kuman penyakit/ infeksi pada orang lain. Waktu Yang Diharuskan Mencuci Tangan. Jika tangan terasa dan tampak kotor, Sebelum dan sesudah memegang anak, Sebelum dan sesudah makan/ memegang makanan atau minuman, Sesudah memegang benda-benda yang kemungkinan mengandung kuman penyakit seperti muntahan, darah, cairan tubuh lainnya, Sebelum memberikan / minum obat
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan Memanfaatkan Bahan Bekas untuk Guru Sekolah Dasar pada Anggota Gugus 2 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri Soenarko, Bambang; Wiguna, Frans Aditia; Putri, Kharisma Eka; Primasatya, Nurita; Kurnia, Ita; Imron, Ilmawati Fahmi; Damayanti, Susi; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.562 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i2.11738

Abstract

Permasalahan klasik seorang guru antara lain adalah terbatasnya dana yang dibutuhkan untuk membuat/merancang media pembelajaran. Umumnya, guru menggunakan dana pribadi untuk memenuhi kebutuhan media pembelajaran yang dibutuhkan. Hal inilah yang menjadi salah satu penghambat terciptanya media-media pembejaran yang kreatif dari para guru. Meskipun demikian, ketidakadaan dana bukan merupakan penghalang apabila guru dapat memanfaatkan bahan-bahan sekitar yang murah, seperti bahan dari barang bekas. Pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan pelatihan pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas, sesi pertama adalah presentasi teoritik, dan sesi kedua adalah pendampingan pengambangan media secara mandiri bersama tim fasilitator (tim pengabdian). Sasaran pengabdian ini adalah guru sekolah dasar pada anggota gugus 2, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri dan dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 Oktober 2017 di SDN Batuaji 2, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Materi dan pendampingan tentang pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas ini dapat mengahasilkan output berupa produk media pembelajaran dari bahan bekas oleh guru. Guru memiliki wawasan untuk mengembangkan media pembelajaran dari bahan bekas, disamping itu guru memiliki pengalaman dalam melakukan kegiatan pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas.Hasil angket kegiatan yang diberikan oleh guru menunjukkan bahwa materi yang disajikan masih kurang terutama tentang alternatif contoh media dari barang bekas yang dapat digunakan untuk menyelesaikan beragam permasalahan di kealas guru, sehingga diharapkan ada pengabdian masyarakat lanjutan untuk menindaklanjuti kekurangan dalam pengabdian masyarakat selanjutnya.
Pelatihan Pengembangan Modul dan Media Ajar Berbasis Interactive Media Untuk Tenaga Pengajar Di Sekolah Perhotelan Neptune, Kediri Aji, Mahendra Puji Permana; Sulistyani, Sulistyani; Suhartono, Suhartono; Susanti, Yunik; Khoiriyah, Khoiriyah; Riwayatiningsih, Rika
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.097 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i2.11739

Abstract

Teaching materials or often referred to as learning materials are the most important part in the learning process, the subject matter is the core of learning activities.Teachers in carrying out the learning process required a teaching material because it is used to assist teachers in teaching and learning activities in the classroom. One of the important problems faced by faculty in learning activities is choosing or determining teaching materials or appropriate learning materials in order to help students achieve competence.This dedication to the community is carried out in the NEPTUNE Kediri hospitality school located at Jl.KH. Hasyim Ashari No.49, Bandar Kidul Kediri. By conducting training on the development of teaching materials and teaching media based on interactive media to the teachers in NEPTUNE it is expected that these teachers can become a) competent teachers according to their field of knowledge, b) the teachers are expected to have the ability to develop teaching materials and teaching media appropriately to suit students' needs.Several meetings were held to present more appropriate materials to the teachers. So that the teachers will have the ability to understand what is needed by their students especially after they graduate from the NEPTUNE.
Pelatihan Penyusunan Model Pembelajaran Renang Berbasis Nilai-Nilai Moral Religius Dan Model Pembelajaran Teaching Games For Understanding Bagi Mahasiswa Prodi Penjaskesrek UN PGRI Kediri Sugito, Sugito; Harmono, Setyo; Bekti, Ruruh Andayani; Muharram, Nur Ahmad; Puspodari, Puspodari; Lusianti, Septyaning; Husein, M Akbar
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.052 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i2.11740

Abstract

Data dari bagian pendidikan UN PGRI Kediri, diketahui bahwa hampir 75% mahasiswa Penjaskesrek beragama Islam, dan 15% diantaranya adalah mahasiswa putri (muslimah berjilbab). Sementara itu 10% mahasiswa putri merupakan aktivis kerohanian Islam di UN PGRI Kediri yang tidak mungkin membuka kerudung/jilbab untuk mengikuti perkuliahan renang. Beberapa mahasiswa putri pernah menemui pengajar renang untuk menyampaikan aspirasinya agar diberi kesempatan untuk menggunakan jilbab saat berenang atau diberi kesempatan untuk belajar dengan dosen pengajar sejenis. Jumlah keseluruhan mahasiswa Penjaskesrek UN PGRI KEDIRI pada tahun ajaran 2016/2017 adalah 178 mahasiswa / orang. Sehinggga total mahasiswa setiap tahun yang mengikuti matakuliah renang sejumlah 80 mahasiswa / orang, hal ini dikarenakan matakuliah renang yang menjadi matakuliah wajib bagi mahasiswa Penjaskesrek. Metode kegiatan dengan dua pendekatan. Pertama, pendekatan teoritis dan kedua, pendekatan praktik. Masing-masing pendekatan di akhiri dengan evaluasi program pembelajaran renang berbasis nilai moral religius. Materi yang disampaikan meliputi: penyampaian materi ceramah dan praktik tentang keterampilan dasar renang, peraturan renang, dasar- dasar keselamatan di air, dan model pembelajaran renang berbasis nilai moral religius. Indikator keberhasilan ditandai dengan tingginya motivasi peserta dalam mengikuti kegiatan ini serta dimilikinya pengetahuan dan keterampilan baru tentang model pembelajaran renang berbasis nilai moral religius. Faktor pendukung kegiatan PPM ini meliputi : Ketersediaan sarana dan prasarana berupa kolam renang berstandart nasional dalam pelaksanaan kegiatan PPM ini, Pelatihan ini juga berjalan optimal ditandai dengan besarnya animo peserta yang mengikuti melebihi jumlah peserta yang ditentukan. Adanya iklim pembelajaran yang kondusif sehingga memungkinkan pembelajaran renang dilaksanakan dengan berbagai model pembelajaran. Adapun faktor penghambat antara lain: Pembelajaran renang di perguruan tinggi masih menitikberatkan pada penguasaan kompetensi motorik saja sedangkan kompetensi kognisi dan afeksi terabaikan. Belum optimalnya kerjasama antara fakultas dengan instansi terkait (kolam renang) untuk mendukung kelancaran program pembelajaran renang berbasis nilai moral religious
Pengembangan Produk Olahan Buah Mangrove Jenis Api-Api (Avicennia Spp) Di Kelompok Kreasi Mangrove Lestari Kelurahan Margomulyo Balikpapan Rahmawaty, Patria; Zulkifli, Zulkifli; Amaliah, Nur; Hermansyah, Hadi; Mulyani, Yogiana
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.781 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i2.11741

Abstract

Problems faced by Mangrove Creation Group Lestari is a black mangrove fruit flour caused by the process of less rapid that is drying is too long and during the process of grinding, still simply, that is using a blender. While the blender can only accommodate small capacity and this will inhibit the process of processing raw materials into processed products. The method used in solving the problem of Sustainable Mangrove Creation Group is by socializing the processing process of mangrove flour according to standard, providing flour grinding tool to get good quality flour, and demostration processing of mangrove flour into snack and cake. Based on the results of socialization of community service in Kelurahan Margomulyo can be successful because it sees the enthusiasm of Margomulyo Kelurahan who get the knowledge related to the processing of mangrove fruit flour according to the standard, able to apply or use the disk miller, and the community get standard recipe from swissroll flour mangrove and cimi-cimi mangrove fruit flour.
Inventaris Cagar Budaya Kecamatan Badas, Ngampeng Rejo, Ngrogol dan Gurah Kabupaten Kediri Budiono, Heru; Widiatmoko, Sigit; Budianto, Agus; Afandi, Zainal
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.493 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i2.11742

Abstract

Potensi Warisan Budaya bendawi di Kabupaten Kediri adalah saksi dari perjalanan panjang sejarah Kabupaten Kediri dari masa ke masa. Sebagai saksi sejarah, seni Warisan Budaya merupakan rekaman sejaman dari peristiwa-peristiwa sejarah di Kabupaten Kediri. Sebagai rekaman sejarah (historical record), rusak, berubah terlebih lagi musnahnya potensi Warisan Budaya tentulah berdampak bagi hilang atau setidaknya berkurangnya kandungan informasi sejarah Kabupaten Kediri. Semakin banyak yang hilang atau/rusak semakin sedikit jejak-jejak masa lampau yang bisa diketahui oleh generasi sekarang dan mendatang. Oleh karenanya, pelestarian merupakan kata kunci (key word) untuk mempertahankan eksistensinya dalam menghadapi dinamika jaman. Guna itu maka hasil kegiatan pendataan ulang (reinventarisasi) potensi Cagar Budaya yang merupakan warisan budaya bendawi menjadi kekayaan Kabupaten Kediri. Kegiatan Pengabdian Warisan Budaya / Cagar Budaya Kabupaten Kediri Tahun 2016 di wilayah Kediri ini adalah pendataan ulang potensi kepurbakalaan Kabupaten Kediri. Hasil yang akan didapat tentunya dapat digunakan sebagai dasar dalam mengeluarkan rekomendasi tentang langkah-langkah yang perlu dilakukan ke depan. Hal ini mengingat potensi Cagar Budaya yang cukup baik untuk dapat dikembangkan sebagai objek penelitian budaya. Dengan adanya hasil pengabdian tersebut maka upaya-upaya terkait dengan pelestarian dan pemanfaatan dapat lebih dimaksimalkan lagi dan menambah literatur khususnya bagi mahasiswa Pendidikan sejarah Universitas Nusantara PGRI Kediri khususnya mata kuliah Studi Observasi. Dalam kegiatan penggalian penyelamatan ini dilakukan pengumpulan data selengkap mungkin, sehingga menggunakan langkah-langkah sebagai berikut. (1) Melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sebelum melakukan reinventarisasi di lapangan. (2) Wawancara dengan pihak-pihak terkait untuk mencari informasi tentang keberadaan objek inventarisasi. (3) Melakukan survei permukaan untuk mengetahui kondisi objek arkeologis. (4) Mendokumentasikan objek data arkeologis guna reinventarisasi. (5) Studi pustaka merupakan upaya mencari data sekunder untuk memperkaya kajian terhadap data primer.
Badan Usaha Milik Desa Sanankulon Melek Administrasi Dan Melek It Untuk Menumbuhkan Dan Mengembangkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Desa Sanankulon Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar: Perbaikan Manajemen Pengelolaan BUMDes Sanankulon dalam Bidang Administrasi dan IT Pristiani, Yunita Dwi; Suratman, Suratman
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.588 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i2.11743

Abstract

The development of BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) become one of superior program of Republic Indonesia Government now days. However in many territories BUMDes Activities almost vacuum. There are caused by many reasons. One of them is BUMDes Sanan Kulon, Sanankulon Subdistrict, Blitar Regency as the miter in devotion program that also have same obstructions in its managerial. That are also caused by the badness of the managerial and the human resources that less of trained. This Community Partnership Program is aimed to give training for the managers of BUMDes Sanankulon, along with its members, as well as village officials, mainly village operator, village treasurer, and village secretary. The method used in this Community Partnership Program is provide training with simulation methods. Where the trainees directly practice (simulate) what is taught by the trainer. With this method, trainees will not find many obstacles in the field. The training materials provided in this training are IT training (ie the operation of MS Office), and administrative training among other forms of training making of invitation letter, letter of cooperation request (proposal), letter of agreement, guest book, daily cash book, ledger, and preparation of accountability report. Advanced material provided after the completion of IT and administration training is the creative economic training provided by CUG Pawartaku's manager as a partner of this Community Partnership Program. Based on the evaluation, there is generally a drastic increase in the knowledge and skills of trainees in IT and administration. BUMDes management insight is also widespread, from those who only knew that the sector that can be run by BUMDes is a saving and loan business, developing towards the development of creative economy and UMKM.
PENCIPTAAN “LAGU MODEL” UNTUK PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI TAHAP II (Pelatihan Bidang Seni Musik pada IGTKI-PGRI dan IGRA Kabupaten Kediri Tahun 2017) Raharjo, Itot Bian; Dwiyanti, Linda; Kurniawati, Epritha; Iswantiningtyas, Veny; Sari, Ayu Titis Rukmana; Agustina, Rifana
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.617 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i2.11751

Abstract

Di dalam pelaksanaan Ipteks bagi Masyarakat berupa pelatihan “Penciptaan Lagu Model untuk Pembelajaran Anak Usia Dini - Tahap II” Tahun 2016, Prodi PG-PAUD FKIP Universitas Nusantara PGRI Kediri bekerjasama dengan IGTKI-PGRI dan IGRA Kabupaten Kediri sebagai mitra, dengan jumlah 52 orang. Menurut pengamatan, dapat diidentifikasi untuk guru TK tentang kemampuan mencipta lagu anak usia dini sangatlah rendah, sedangkan untuk ustazah RA belum pernah melakukan pencipta lagu anak usia dini untuk pembelajaran karena belum pernahnya agenda pelatihan bidang seni musik di lingkungan Kemenag Kabupaten Kediri. Dengan melalui pelatihan, peserta diberikan materi kajian tentang teori dasar musik serta teori dan praktik cipta lagu anak usia dini melalui pembuatan sinopsis karya. Pengabdian kepada Masayarakat-IbM berupa pelatihan ini merupakan rangkaian agenda yang berkesinambungan/ bertahap (multi-years). Langkah-langkah dalam mencipta lagu sama dengan pelaksanaan pelatihan di tahap 1 adalah dengan menentukan tema, menentukan sub tema, menjabarkan sub tema melalui deskripsi, membuat lirik lagu, membuat rekaman sederhana, menotasikan hasil rekaman, dan membuat partitur lagu. Diharapkan melalui pelatihan penciptaan “Lagu Model” anak usia dini untuk pembelajaran ini, maka kemampuan peserta pelatihan dalam menciptakan lagu anak usia dini akan meningkat.
Sosialisasi Dampak Lingkungan Terhadap Penularan TB dan Filariasis di Negeri Hatuhenu Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah Souisa, Gracia Victoria; Vauza, Zukiflin P
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.34 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i2.11752

Abstract

Negeri Hatuhenu, Amahai Sub-district, Central Maluku District, based on interviews with health officials and the government of the country, have various health problems such as clean and healthy living behavior, environmental sanitation problems that have an impact on the emergence of environment-based diseases such as tuberculosis, filariasis and malaria. To solve the above health problems, the lecturers and students of the Public Health Study Program in collaboration with health officials, the government of Hawahenu and Haatenu are conducting counseling on "Environmental Impacts on TB and Filariasis Transmission in Hawahenu State of Amahai Sub-district of Central Maluku" and public awareness to improve hygienic and healthy living behavior, improve environmental sanitation and preventive behavior of TB and filariasis transmission. The results of the service show that the community, the Government of Hawahenu, the Head of the Assembly of the Church and the tools of the ministry and the health staff of the Public Health Center and the Poskesdes Hengkenu Village responded positively and were greatly helped by the socialization activities in the effort to increase the knowledge of the community and the mass treatment that has been done.

Page 2 of 58 | Total Record : 574