cover
Contact Name
Erna Ikawati
Contact Email
-
Phone
+6281331656879
Journal Mail Official
jurnalkajiangender@gmail.com
Editorial Address
Jl. T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan, 22733
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kajian Gender dan Anak
ISSN : 25496344     EISSN : 25496352     DOI : https://doi.org/10.24952
Jurnal Kajian Gender dan Anak is published by the Center for Gender and Child Studies (Pusat Studi Gender dan Anak) LPPM, IAIN Padangsidimpuan, North Sumatera. Launched in 2017, the journal has been issued two times a year every June and December. Jurnal Kajian Gender dan Anak is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of gender and child. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Kajian Gender dan Anak follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription
Articles 79 Documents
Revitalisasi Permainan Edukatif untuk Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini dalam Proses Pembelajaran Berdasarkan Penarikan Kesimpulan Nurazila Sari
Jurnal Kajian Gender dan Anak Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/gender.v6i2.4981

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui maksud dari bermain, manfaat bermain, karakteristik dan bagaimana tahapan perkembangan bermain bagi anak usia dini. Teknik pengumpulan data ini dengan cara analisis deskriptif, content analisys atau analisis isi, dan penarikan kesimpulan. Adapun yang dihasilkan dari penarikan kesimpulan melalui metode yang bersifat literatur dengan jenis penelitian pustaka (library research) yaitu pentingnya bermain untuk perkembangan anak. Bermain bermakna suatu kegiatan yang dapat meningkatkan serta menjadi salah satu alat untuk perkembangan aspek anak usia dini. Dengan bermain, tidakhanya senang saja yang anak dapatkan, akan tetapi anak dapat belajar dan mengenal banyak hal. Karena bermain memiliki karakter masing-masing, tergantung bagaimana anak ingin melakukannya. Bermain juga diartikan sebagai suatu kegiatan bebas, bisa dilakukan kapanpun, bagaimanapun. Melalui bermain  anak bisa menolong dirinya, menyelesaikan masalah, dan lain sebagainya. Kegiatan kongkrit dan pendekatan yang berorientasi, bermain cara yang paling efektif pada Pendidikan Anak di Usia Dini dalam proses pembelejaran.
Pentingnya Pendidkan Keislaman Pada Anak Usia Dini Di Wadas Kelir Purwokerto Shaffaroqumuzih Shemyt Aqil Negara; Syifa Khaerunnisa; Nurrohim Nurrohim
Jurnal Kajian Gender dan Anak Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/gender.v6i2.5053

Abstract

Penelitian ini memiliki latar belakang bahwa Pendidikan Keislaman pada anak usia dini di Wadas Kelir Purwokerto merupakan sesuatu yang penting. Lembaga PAUD menanamkan nilai-nilai agama yang penting untuk diberikan kepada anak sejak dini. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pentingnya Pendidikan Keislaman pada anak usia dini. Mengetahui penerapan nilai-nilai keislaman, serta potensi-potensi yang diterapkan. Metode penelitian yaitu dengan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data secara triagulasi (gabungan). Hasil penelitian menunjukkan: Pendidikan Keislaman yang diajarkan yaitu praktek ibadah, wawasan dan keislaman, serta hafalan. Potensi-potensi anak usia dini yang merupakan modal dalam menanamkan nilai keislaman. Metode dan dampak penanaman nilai-nilai keislaman pada anak usia dini.
EKSISTENSI DAN PERANAN PEREMPUAN DALAM RANAH POLITIK DI INDONESIA Toguan Rambe
Jurnal Kajian Gender dan Anak Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/gender.v6i2.7592

Abstract

This paper is the result of research related to the existence and political role of women in Indonesia, since the reformation, the existence and political role of women in making decisions on an important matter related to gaining power. From the existence of women on the other hand, it can be traced that before the birth of the Unitary Republic of Indonesia, it was difficult for women to have a role in the political context. Politics substantially has the meaning of power, authority (power) and decision-making in a very broad scope, to find out the extent of the political role of women in Indonesia, this research was carried out by tracing various kinds of literary sources or various existing research results with the aim of providing new perspectives on the issues raised. So this type of research is library research or literature study that is tracing and analyzing various literature. The results of this study indicate that in practice women's political representation in parliament is still below the 30% quota target. Another problem lies in the ideological and psychological problems that women will face when they enter the world of politics, including gender ideology and cultural issues as well as established social constructions.Tulisan ini merupakan hasil penelitian terkait eksistensi dan peranan poltik perempuan di Indonesia, sejak reformasi, eksistensi dan peranan politik perempuan dalam pengambilan kepustusan suatu hal penting terkait memperoleh kekuasaan. eksistensi perempuan pada sisi yang lain, dapat dilelusuri bahwa sebekum lahirnya NKRI, perempun susah memiliki peranan dalam konteks politik. Politik secara subsatansial memliki makna kekuasaan, kewenangan (power) serta pengambilan putusan dalam ruang lingkup yang begitu luas, untuk mengatahui sejauh mana peranan politik perempuan di Indonesia maka penelitian ini dilakukakan melalui menelususri berbagai macam sumber literatur atau berbagai hasil penelitian yang sudah ada dengan maksud memberikan perspektif baru terkait isu yang diangkat. Maka jenis penelitian ini yakni library research atau studi kepustakaan yang bersifat menelusuri serta menganalisa dari bermacam literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam praktiknya representasi politik perempuan di parlemen masih di bawah target kuota 30%. Problem yang lian terdapat pada masalah ideologis dan psikologis yang akan dihadapi perempuan Ketika masuk dalam dunia politik, antara lain ideologi gender dan maslah-masalah kultural maupun knstruksi sosial yang sudah mapan. 
Khadijah binti Khuwailid: Womenprenuer di Tengah Diskriminasi Gender pada Zaman Jahiliyah Naimah, Naimah; Dahliana, Difi
Jurnal Kajian Gender dan Anak Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/gender.v7i1.7716

Abstract

Penelitian ini dilatabelakangi oleh adanya kesenjangan informasi tentang perempuan pada zaman Jahiliyah. Perempuan dikisahkan mengalami diskriminasi dan penindasan. Tetapi beberapa tokoh   perempuan terhormat dalam sejarah ada yang berasal dari zaman Jahiliyah, misalnya Khadijah binti Khuwailid. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Khadijah mendapatkan kesetaraan akses, partisipasi, kontrol dan manfaat pada zaman Jahiliyah. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbukanya akses, partisipasi, kontrol dan manfaat bagi Khadijah dipengaruhi oleh dua faktor. Pertama, latarbelakang keluarga Khadijah yang memiliki hak istimewa. Kedua, kepribadian Khadijah yang memiliki sikap mental positif.
Dampak Kekerasan dalam Rumah Tangga terhadap Permasalahan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Damayanti, Debi Cahya; Musa’adah, Silpi; Mulyadi, Sima; Purwati, Purwati
Jurnal Kajian Gender dan Anak Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/gender.v7i1.7887

Abstract

Tindakan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) tidak hanya berdampak pada kondisi korban salah satu pihak dari kedua orang tuanya, tetapi juga memberikan efek yang sangat mendalam bagi anak. Tujuan dalam penelitian ini yaitu ingin mendeskripsikan bagaimana dampak Kekerasan dalam Rumah Tangga terhadap permasalahan perkembangan sosial dan emosional pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan, dimana penulis terlebih dahulu mengumpulkan data, mengolah data kemudian dirumuskan ke dalam sebuah tulisan. Hasil penelitian dampak KDRT terhadap perkembangan sosial anak menjadi pemurung, pendiam dan terlihat kurang ekspresif sehingga ia menarik diri dari lingkungannya, melakukan tindak kekerasan pada orang lain, pelaku kekerasan terhadap teman, gangguan perilaku yang menyebabkan anak memiliki risiko tumbuh dengan perilaku yang tidak wajar, hilangnya hubungan social dan sering terlihat menyendiri. Adapun dampak KDRT pada aspek emosional yaitu murung atau depresi, mudah menangis, sering gugup, takut yang berlebihan, cemas dan cepat marah.
PELECEHAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN MAHASISWA Hidayat, Muhammad Syarif; Nugraha, Aditia; Wiguna, Muhammad Nasrullah; Supriyono, Supriyono
Jurnal Kajian Gender dan Anak Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/gender.v7i1.7939

Abstract

Perempuan umumnya kerap mengalami jenis pelecehan seksual terutama pelecehan dalam bentuk verbal. Umumnya laki-laki berpikir tindakannya tidak dianggap melemahkan pihak perempuan dan merupakan tindakan dari pelecehan seksual. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk menganalisis kecenderungan pelecehan di kalangan mahasiswa dan seberapa besar dampaknya bagi psikologis mahasiswa yang mengalami tindakan pelecehan tersebut. Metode pada penelitian yakni metode studi pustaka, yaitu menggunakan literatur terdahulu terkait dengan topik penelitian. Pada penelitian ini menggunakan studi pustaka yang berasal dari jurnal atau karya ilmiah terpublikasi yang memiliki topik serupa dengan penelitian. Studi literatur yang digunakan untuk menjelaskan fenomena terkait dengan isu sosial terkait dengan pelecehan di kalangan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelecehan seksual di lingkungan mahasiswa masih tergolong tinggi karen kurangnya perhatian dari sekitar dan kurangnya Pendidikan tentang seksual. Hal ini disebabkan karena pada lingkungan kampus lebih menekankan pada Pendidikan yang sesuai dengan minat mahasiswa, sehingga banyak mahasiswa yang tidak mengetahui tentang pelecehan seksual yang umumnya berbentuk pelecehan verbal.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) DI DESA PADANG JAWA KECAMATAN WOYLA KABUPATEN ACEH BARAT Kumalasari, Reni; Maulida, Asni; Baihaqi, Baihaqi
Jurnal Kajian Gender dan Anak Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/gender.v7i1.7949

Abstract

Pemberdayaan perempuan adalah serangkaian kegiatan untuk memperkuat kekuasaan atau keberdayaan perempuan dalam masyarakat. Ada banyak program pemberdayaan perempuan yang telah ada di masyarakat, salah satunya ialah program Kelompok Wanita (KWT). Keberadaan Kelompok Wanita di Desa Padang Jawa Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat menjadikan desa tersebut sebagai desa percontohan di Kabupaten Aceh Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang bagaimana gambaran pemberdayaan yang dilakukan serta dampak program tersebut bagi kesejahteraan keluarga di desa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Kelompok Wanita Di Desa Padang Jawa adalah program memberdayakan ibu rumah tangga dengan memanfaatkan sumber daya alam, yaitu menamam sayur mayur di pekarangan rumah masing-masing anggota. Hal ini memberikan dampak yang positif dalam pemenuhan pangan anggota  keluarga dan tentunya akan menghemat pengeluaran belanja bulanan. 
Perbedaan Minat Belajar dan Hasil Belajar Siswa Berdasarkan Gender pada Mata Pelajaran IPA Kelas 7 di MTs Al – Ishlah Bobos Alzufri, Nurrisma
Jurnal Kajian Gender dan Anak Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/gender.v7i1.7322

Abstract

Perbedaan gender siswa menjadi suatu hal yang mempengaruhi kegiatan pembelajaran. Ada anggapan di masyarakat bahwa anak perempuan lebih unggul dalam hal minat dan hasil belajar di dalam pembelajaran dibandingkan dengan anak laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan minat belajar IPA siswa berdasarkan gender, untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa berdasarkan gender, dan untuk mengetahui jenis gender yang mana yang minat dan hasil belajar dalam mata pelajaran IPA nya yang lebih baik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yaitu uji analisis Independent Sample T-test. Dalam penelitian ini digunakan 2 jenis instrumen yaitu soal dan angket. Berdasarkan hasil analisis statistik uji Independent Sample T-test didapatkan yaitu tidak terdapat perbedaan minat dan hasil belajar IPA antara siswa laki-laki dan perempuan. Adapun hasil analisis statistik deskriptif didapatkan bahwa minat belajar IPA siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan siswa laki-laki, dan hasil belajar IPA siswa laki-laki lebih tinggi dibandingkan siswa perempuan.
Penerimaan Diri Anak Terhadap Perceraian Orang Tua Latifah, Syarah; Adiwinata, Anne Hanifa; Nadirah, Nadia Aulia
Jurnal Kajian Gender dan Anak Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/gender.v7i1.6824

Abstract

Dalam pernikahan dan menjalankan rumah tangga, tidaklah selalu berjalan dengan mulus. Terdapat berbagai permasalahan yang menerpa sebuah keluarga. Banyak pasangan suami dan istri mempertahankan keluarga dengan harmonis kembali serta banyak yang memilih sebuah perceraian. Perceraian orang tua tidak hanya berdampak pada dua pasangan yang bercerai, anak juga merasakan akibat dari perceraian orang tuanya. Setelah orang tua bercerai, anak harus melalui tahap yang sulit, yaitu penerimaan diri. Dalam penerimaan diri pada anak terhadap perceraian orang tua tidak selalu dengan penerimaan diri yang buruk, terdapat juga anak yang mampu melewati penerimaan diri yang baik setelah orang tuanya bercerai. Dalam artikel ini penulis menggunakan metode kajian literatur untuk mengetahui, membahas, mengkaji lebih dalam terkait penerimaan diri anak terhadap perceraian orang tua. Ketika anak memiliki kemampuan dalam penerimaan diri terhadap perceraian orang tuanya dengan baik, anak dapat menjalani kehidupannya dengan penuh kebermaknaan seperti menjadikan individu menjadi pribadi yang tetap tegar, sabar, jujur dan bijaksana.
Harmonisasi Nilai Islam dan Feminisme Sosialis dalam Menyelami Isu Perempuan Bekerja Atikah, Amalia Risti; Poerwandari, Elizabeth Kristi
Jurnal Kajian Gender dan Anak Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/jkga.v9i1.15927

Abstract

Di Indonesia, feminisme dipandang sebagai ideologi Barat yang asing secara agama, budaya, dan nasional serta tidak relevan bagi perempuan Islam; kemudian muncul kelompok anti-feminis. Kritik keras salah satunya diarahkan pada perempuan bekerja karena misinterpretasi ajaran Islam sehingga perempuan mengalami alienasi menurut konsep feminis sosialis. Saya menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan data yang dikumpulkan dari literatur buku dan jurnal terkait feminisme sosialis dan nilai Islam, khususnya yang membahas soal perempuan bekerja untuk menggali titik temu antara ajaran Islam dan feminisme sosialis. Feminisme sosialis ingin membebaskan perempuan dari alienasi termasuk untuk bekerja, sejalan dengan nilai Islam yang melegitimasi perempuan berpartisipasi maksimal di ranah publik. Oleh karena itu, terbukti bahwa larangan perempuan bekerja berasal dari misinterpretasi yang dipengaruhi oleh budaya. Diharapkan, tulisan ini mendorong intervensi yang berfokus untuk memberikan validasi perempuan bekerja dan menegaskan bahwa ajaran Islam yang sesungguhnya justru mendukung adanya kesetaraan sebagaimana semangat feminisme. Saya merekomendasikan upaya peninjauan pemahaman tafsir keagamaan yang tidak androsentris dan lebih sensitif gender termasuk yang memerhatikan penghayatan dan kondisi perempuan.