cover
Contact Name
Susiana Nugraha
Contact Email
susiana_nugraha@urindo.ac.id
Phone
+6281222633154
Journal Mail Official
susiana_nugraha@urindo.ac.id
Editorial Address
Jl, Bambu Apus I no 3 Cipayung Jakarta TImur 13890
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
ISSN : 27158748     EISSN : 27157687     DOI : -
Core Subject : Health,
JUKMAS: Journal of Public Health is a scientific journal that presents research results, case reports, scientific papers or critical analytic studies in the field of health and articles in the form of reviews. The Focus and Scope of the Journal, covers: Health Policy and Management, Nutrition, Care, Environmental Health, Epidemiology, Reproductive Health, Health Promotion and Occupational Safety and Health. JUKMAS: Public Health Journal published twice a year, April and October. JUKMAS: Journal of Public Health receives original research articles and article reviews about original literature that have not been published in other media or other scientific journals.
Articles 171 Documents
Pengaruh Pelaksanaan Aksi Bergizi Terhadap Perilaku Pencegahan Anemia Bagi Remaja Putri di SMPN 1 Cibinong Kabupaten Bogor Jawa Barat Tahun 2023 Nilawaty, Evi; Kridawati, Atik; Ulfa, Laila
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i2.3506

Abstract

Hasil Riskesdas tahun 2018 menunjukkan remaja Indonesia menghadapi tiga masalah gizi utama: kelebihan berat badan, kekurangan gizi, dan anemia. Untuk mengatasi masalah ini, program Aksi Bergizi diperkenalkan dengan tujuan meningkatkan status gizi remaja dan mendorong perilaku hidup sehat, terutama dalam pencegahan anemia bagi remaja putri di SMPN 1 Cibinong, Kabupaten Bogor, pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 150 siswi yang dipilih secara proportional sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya, dan dianalisis menggunakan uji Chi-square serta regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan sekitar 56% responden berperilaku positif dalam pencegahan anemia. Uji Chi-square menunjukkan aktivitas fisik bersama, sarapan bersama, minum tablet tambah darah bersama, dan pemberian edukasi kesehatan dan gizi memiliki hubungan signifikan dengan perilaku pencegahan anemia. Analisis regresi logistik menunjukkan minum tablet tambah darah bersama dan sarapan bersama memiliki pengaruh yang paling dominan. Kesimpulannya, pelaksanaan Aksi Bergizi berdampak positif terhadap perilaku pencegahan anemia bagi remaja putri. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Aksi Bergizi, terutama dalam kegiatan minum tablet tambah darah bersama dan sarapan bersama, karena kedua kegiatan tersebut terbukti signifikan. Kata kunci: anemia, perilaku, remaja putri, Aksi Bergizi
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Higiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang Terhadap Kualitas Bakteriologis Wilayah Kerja Puskesmas Cengkareng, Jakarta Barat Rizki, Ridho; Ulfa, Laila; Riyadi, Minarto
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v9i1.5123

Abstract

Aktivitas program kesehatan lingkungan puskesmas yaitu salah satunya ialah pengawasan kualitas air minum di depot air minum (Damiu), hasil pengujian kualitas air secara bakteriologi di 45 depot air minum isi ulang tahun 2023 yang dilaksanakan dari Puskesmas Cengkareng, menunjukan 25 dari 45 depot air minum kualitas airnya tidak mencukupi persyaratan bakteriologi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan Higiene Sanitasi Depot Air Minum pada Kualitas Bakteriologis Air Minum di area kerja Puskesmas Cengkareng Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan observasi DAMIU dan membaca pemeriksaan hasil lab sampel air minum DAMIU. Penelitian ini dengan jumlah sample 45 sample (total sampling) dan diambil secara sampling jenuh. Data dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisis variabel yang berhubungan dengan kualitaas bakteriologis air minum DAMIU yaitu higiene sanitasi operator dengan p value=0,008 (p value > 0,05). Perlu adanya upaya untuk mewujudkan sarana penyedia air minum seperti DAMIU yang higiene dengan hasil produk yang sehat dan layak untuk di konsumsi masyarakat. Kata kunci: Higiene Sanitasi DAMIU, Kualitas Bakteriologis
Determinan Kepatuhan Mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) Pada Remaja Putri di SMAN 02 Gunung Putri Kabupaten Bogor Damayanti, Fitri; Kusharisupeni, Kusharisupeni; Adawiyah, Asyifa Robiatul; Hymawati, Hymawati
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v9i1.4891

Abstract

Kebutuhan zat besi meningkat secara signifikan pada masa remaja karena pertumbuhan yang cepat selama pubertas. Selama masa remaja, kebutuhan zat besi mencapai puncaknya karena pertumbuhan yang pesat terkait dengan pubertas. Ketika seseorang kekurangan zat besi, hal tersebut mengganggu sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan produktivitas menurun, serta dapat menyebabkan anemia. Pemerintah memprioritaskan pelaksanaan program pemberian suplemen tablet tambah darah (TTD) untuk mencapai sasaran penurunan angka anemia pada wanita pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMAN 02 Gunung Putri. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 120 responden sebagai sampel. Variabel dependent yang diteliti meliputi pengetahuan, efek samping, motivasi, sikap, dan dukungan dari teman sebaya, orang tua, guru, serta tenaga kesehatan dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah sebagai variabel independent dalam penelitian ini. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas remaja putri tidak mematuhi konsumsi tablet tambah darah (90%), memiliki pengetahuan baik (80%), dan mengalami efek samping ringan (84.2%). Hasil analisis bivariat diuji dengan Uji Chi-Square menunjukkan bahwa efek samping, motivasi, dan dukungan teman sebaya memiliki korelasi yang signifikan dengan kepatuhan terhadap TTD sedangkan pengetahuan, sikap, dukungan orang tua, dukungan guru, dan dukungan tenaga kesehatan tidak memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan. Analisis multivariat dengan regresi logistik menunjukkan bahwa motivasi merupakan faktor dominan yang memengaruhi kepatuhan dengan nilai OR 26.485. Kesimpulan penelitian ini adalah motivasi dan dukungan teman sebaya merupakan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan remaja putri mengonsumsi TTD, dukungan dari tenaga kesehatan, efek samping, dukungan orang tua, pengetahuan, dukungan guru, dan sikap merupakan variabel confounding yang memengaruhi hubungan antara motivasi dan dukungan teman sebaya dengan kepatuhan mengonsumsi TTD. Kata Kunci: Kepatuhan, Tablet Tambah Darah, Remaja Putri
Pengaruh Promosi Kesehatan Reproduksi dan Tumbuh Kembang Remaja terhadap Pengetahuan Remaja pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Adawiyah, Asyifa Robiatul; Azijah, Izattul; Lestari, Dini Indah; Aprillia, Yuna Trisuci; Rahmalia, Desi
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v9i1.6112

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi perkembangan mental, fisik dan reproduksi manusia yang dapat berdampak pada status kesehatan secara umum. Perkembangan informasi dan teknologi dapat mempengaruhi perilaku remaja sehat termasuk perilaku berisiko. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan tumbuh kembang sebelum dan sesudah pemberian promosi kesehatan. Metode penelitian adalah Pre- Eksperimental Design dengan desain penelitian One – Group Pretest-Posttest Design. Populasi adalah selusuh siswa SMP dengan sampel sebanyak 34 siswa menggunakan analisis Uji-T dependen. Hasil penelitian didapatkan pengaruh pada tingkat pengetahuan terkait edukasi promosi kesehatan reproduksi dan tumbuh kembang pada remaja (p value
Pengaruh Edukasi Remaja Putri Terhadap Tingkat Pengetahuan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) di SMA N 60 Jakarta Tahun 2024 Prastiwiningrum, Dian Maya; Kusharisupeni, Kusharisupeni; Adawiyah, Asyifa Robiatul; Apandi, Saepul
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v9i1.4894

Abstract

Kanker payudara saat ini merupakan salah satu penyakit kanker yang paling umum terjadi pada wanita, dengan angka kejadian yang sangat tinggi di seluruh negara di dunia. Jumlah Kasus Kanker payudara di Indonesia menempati urutan pertama terkait jumlah penderita kanker di Indonesia .Jumlah kasus baru penderita kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6%) dari kasus baru 396.914 dari data kanker di Indonesia. Jumlah kematian penderita kanker payudara berjumlah lebih dari 22 ribu jiwa kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi remaja putri terhadap tingkat pengetahuan periksa payudara sendiri (SADARI) di SMA 60 Jakarta Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi eksperimen nonequivalent control group design yang mengunakan dua kelompok yaitu dengan menggunakan pendekatan pretest-posttest group design, yang dilaksanakan pada bulan April 2024 di SMA 60 Jakarta. Jumlah sampel sebanyak 18 responden pada kelompok perlakuan dengan menggunakan pemberian edukasi phantom dan 17 responden kelompok kontrol menggunakan edukasi leafleat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil analisis Uji t-dependent didapatkan hasil pada kelompok leafleat dan phantom didapatkan hasil adanya pengaruh perbedaan skor pengetahuan pada kelompok leafleat dan phantom dengan nilai signifikan
Efektivitas Promosi Kesehatan dengan Media Video terkait dengan Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Bullying pada Siswa SMP Iriani, Novita Ayu; Lestari, Dini Indah; Adawiyah, Asyifa Robiatul; Geovani, Muhammad Alvin; Sulistyowati, Yeny; Azijah, Izattul; Rahmalia, Desi
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v9i1.6113

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara dengan siswa dengan masalah bullying terbanyak setelah Filipina (64,9%), Brunei 50,1%, Republik Dominika 43,9%, dan Maroko 43,8% berdasarkan data dari Programme for International Students Assessment (PISA) 2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media video dalam meningkatkan pengetahuan remaja terkait pencegahan bullying di sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis penelitian kuasi-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test satu kelompok dengan ukuran sampel 36 mahasiswa yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan rumus persentase dengan kategori baik (≥76-100%), cukup (56-75%) dan kurang (≤56%). Hasil penelitian terdapat perbedaan peningkatan pengetahuan remaja berdasarkan jenis kelamin. Tabel tersebut menjelaskan bahwa responden laki-laki mendapatkan skor pre-test kategori yang baik sebesar 7 responden (41,7%) dan meningkat setelah diberikan intervensi dengan skor post-test 18 responden (72,0%). Kemudian untuk responden perempuan mendapatkan nilai pre-test kategori yang baik sebesar 12 responden (37,5%) dan meningkat setelah diberikan intervensi dengan skor post-test sebesar 20 responden (62,5%). Hasil uji statistik menggunakan uji-T Sampel Berpasangan dengan nilai signifikansi ρ = <0.0001. Edukasi dengan media video terkait bullying dapat meningkatkan pengetahuan remaja, diharapkan dengan pengetahuan remaja tentang bullying yang lebih baik dapat mengurangi kejadian bullying di sekolah.Kata kunci: video; siswa; pengetahuan; bullying 
Implementasi Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Insiden Diare pada Balita: Kajian Literatur Kamiludin, Khansa Syahidah; Azizah, R
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v9i1.5854

Abstract

Diare menjadi penyakit endemis yang berpotensi mengakibatkan Kejadian Luar Biasa dan menjadi kontributor angka kematian yang cukup signifikan di Indonesia, terutama pada bayi dan balita hingga saat ini. Faktor dominan yang berkontribusi terhadap kejadian diare adalah air, higiene sanitasi makanan, jamban keluarga, serta faktor higiene perorangan yang kurang baik. Diperlukan peningkatan perubahan perilaku higiene dan sanitasi untuk menurunkan angka kejadian diare, salah satunya adalah melalui Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Melalui STBM diinisiasikan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak dari implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat terhadap kejadian diare pada balita. Penelitian ini menggunakan metode literature review yang memanfaatkan artikel jurnal. Sebanyak 8 artikel yang dianalisis menyatakan bahwa terdapat hubungan antara implementasi pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dengan kejadian diare pada balita, diantaranya yaitu perilaku buang air besar sembarangan, perilaku cuci tangan pakai sabun, pengelolaan makanan dan minuman, pengamanan sampah rumah tangga, dan pengamanan limbah cair rumah tangga. Penerapan kelima pilar STBM berhubungan dengan insiden diare yang diderita balita. Kata Kunci: Diare, Sanitasi, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Kelurahan Angke Kecamatan Tambora Kota Administrasi Jakarta Barat Tahun 2024 Muttaqin, Akhmad
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v9i1.6114

Abstract

Diare merupakan salah satu penyebab angka kesakitan dan kematian tertinggi pada anak, terutama pada anak umur dibawah lima tahun (balita). Kasus diare pada balita di Kelurahan Angke paling tinggi dibandingkan dengan 10 kelurahan lainnya, diare masih menjadi 10 penyakit terbanyak dalam 5 tahun terakhir dan memiliki kondisi lingkungan yang tidak saniter dibeberapa tempat dan berada disamping sungai yang sudah tercemar dan penuh dengan sampah sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan menggunakan  desain studi cross sectional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Sampel sebanyak 86 balita yang berusia 1 sampai 5 tahun. Analisis univariat mendeskripsikan gambaran kejadian diare diare sebanyak 41 balita (47,7%).  Analisis bivariat variabel yang memiliki hubungan bermakna dengan kejadian diare pada balita yaitu sarana jamban sehat (p value = 0,005), sedangkan pengelolaan sampah rumah tangga dan kualitas air bersih tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian diare pada balita. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa sarana jamban sehat memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian diare pada balita. Saran yang diberikan bagi petugas kesehatan diharapkan dapat melakukan kegiatan sanitasi total berbasis masyarakat dan melakukan penyuluhan terkait upaya pencegahan diare pada balita yang efektif untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehatKata Kunci          : Sanitasi Lingkungan, Diare, dan Balita
Penyuluhan Pemberian Makanan Tambahan Lokal di Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muaragembong Sijabat, Ricardson; Anggraini, Suci; Akmal, Zahra Nabila; Paramita, Pradnya
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v9i1.5761

Abstract

Prevalensi stunting menurut WHO pada tahun 2022 adalah 22,2% atau sekitar 149,2 juta anak di dunia balita mengalami stunting, sebuah kondisi malnutrisi kronis yang berpotensi menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Permasalahan stunting yang tinggi juga menjadi perhatian utama pemerintah Indonesia dan terumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, yang menargetkan penurunan angka stunting hingga 14% pada tahun 2024. Tujuan penyuluhan ini meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian makanan tambahan lokal yang bergizi untuk mencegah stunting di Desa Pantai Harapan Jaya Kabupaten Bekasi. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu metode ceramah untuk materi PMT lokal dan pola pengasuhan, kemudian metode demonstrasi untuk praktik pembuatan PMT lokal. Desain penelitian menggunakan desain Cross-Sectional (potong lintang). Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat untuk mengetahui gambaran dari karakteristik masing masing variabel dan analisis bivariat untuk mengetahui hubungan antara dua variabel yang di teliti. Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah materi dengan teknik pengisian mandiri untuk melihat tingkat pengetahuan dan sikap ibu. Sasaran penyuluhan terdiri dari sasaran primer, sasaran sekunder dan sasaran tersier. Berdasarkan hasil analisis univariat diperoleh hasil peningkatan pengetahuan ibu balita mengenai pemberian makanan tambahan pre-test dan post-test mengalami peningkatan dari 43,2% menjadi 68,2%. Dan terjadi peningkatan sikap ibu balita dalam pemberian makanan tambahan pre-test dan post-test mengalami peningkatan dari 52,3% menjadi 54,5%. Berdasarkan hasil bivariat menunjukkan hasil uji paired sample t-test bahwa rata-rata total skor pre-test pengetahuan sebesar 1.43 sedangkan rata-rata total skor post-test sebesar 1.32. Hasil Uji Paired Sample T-Test menyatakan bahwa P-value 0,133 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata antara hasil pengetahuan pre-test dengan post-test yang artinya tidak ada pengaruh penyuluhan PMT lokal menggunakan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan. Dan hasil uji wilcoxon signed-rank bahwa menunjukkan tidak ada perbedaan rata-rata antara hasil sikap untuk sebelum dan setelah materi (Pvalue 0.796). Oleh karena itu disarankan agar ibu balita rutin untuk mengikuti kegiatan posyandu agar menambah pemahaman tentang pemberian makanan tambahan (PMT) lokal bagi balita. Dan diharapkan agar pihak Puskesmas meningkatkan kegiatan penyuluhan tentang pemberian makanan tambahan (PMT) balita dan cara pembuatan makanan tambahan untuk balita. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Stunting, PMT
Hubungan Pelayanan Kesehatan Medis dan Administratif dengan Tingkat Kepuasan Pasien Lansia di Puskesmas Kramat Jati Agustin, Sartika Putri; Budiharto, Budiharto; Trigono, Ahdun
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v9i1.4998

Abstract

Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar bagi setiap individu, terutama bagi penduduk lanjut usia yang sangat memerlukannya. Kepuasan pasien menjadi indikator utama dalam menilai pelayanan kesehatan. Survei awal di Puskesmas Kramat Jati menunjukkan penurunan kunjungan pasien lansia dari Januari hingga Maret 2024. Dari sepuluh pasien lansia yang disurvei, enam menyatakan ketidakpuasan terhadap pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pelayanan kesehatan medis serta administratif dengan tingkatan kepuasan pasien lansia di Puskesmas Kramat Jati. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif melalui pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian mencakup 17.445 pasien dengan sampel 100 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mengacu pada teori kepuasan SERVQUAL. Analisis data berupa analisis multivariat, bivariat, serta univariat. Dari analisis univariat memperlihatkan bahwasanya kelima dimensi kualitas pelayanan kesehatan berada dalam kategori baik : tangible (75%), reliability (74%), responsiveness (75%), assurance (75%), dan empathy (79%). Dari pengujian chi-square memperlihatkan hubungan signifikan antara semua dimensi kualitas pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien (p-value 0,000 < 0,05). Analisis multivariat mengungkap bahwa pelayanan administratif berhubungan paling signifikan dengan kepuasan pasien (Sig. 0,004 < 0,05, estimasi parameter 2,390). Dari hasil serta pembahasan, peneliti menraik sebuah kesimpulan yaitu adanya hubungan secar signifikan / bermakna antara pelayanan kesehatan medis serta administratif kepada kepuasan pasien lansia di Puskesmas Kramat Jati yang diukur dengan dimensi reliability, tangible, empathy, assurance, dan responsiveness, dimana variabel yang paling dominan yaitu variabel pelayanan administratif. Kata kunci: Pelayanan Kesehatan, Pelayanan Administrasi, Lansia, Kepuasan