cover
Contact Name
Susiana Nugraha
Contact Email
susiana_nugraha@urindo.ac.id
Phone
+6281222633154
Journal Mail Official
susiana_nugraha@urindo.ac.id
Editorial Address
Jl, Bambu Apus I no 3 Cipayung Jakarta TImur 13890
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
ISSN : 27158748     EISSN : 27157687     DOI : -
Core Subject : Health,
JUKMAS: Journal of Public Health is a scientific journal that presents research results, case reports, scientific papers or critical analytic studies in the field of health and articles in the form of reviews. The Focus and Scope of the Journal, covers: Health Policy and Management, Nutrition, Care, Environmental Health, Epidemiology, Reproductive Health, Health Promotion and Occupational Safety and Health. JUKMAS: Public Health Journal published twice a year, April and October. JUKMAS: Journal of Public Health receives original research articles and article reviews about original literature that have not been published in other media or other scientific journals.
Articles 171 Documents
Pengaruh Edukasi Digital Tentang Perawatan Kaki Terhadap Niat Perilaku Pencegahan Luka Kaki Pasien Diabetes Melitus Susilawati, Ela; Lestari, Yulia Puja; Nurrika, Dieta; Puspitasari E, Dian
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i1.3585

Abstract

Pasien diabetes melitus memilki risiko terkena luka kaki jika tidak dirawat akan semakin parah dan menjadi ulkus kaki yang berisiko amputasi. Melakukan perawatan kaki rutin dapat mencegah terjadinya luka kaki pada pasien diabetes melitus. Pendidikan kesehatan menggunakan media digital berupa video dapat memfasilitasi peningkatan pengetahuan dan sikap penderita diabetes mellitus melakukan perawatan kaki secara mandiri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan niat perilaku pencegahan luka kaki pasien diabetes melitus pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi sebelum dan sesudah kelompok intervensi diberikan edukasi digital tentang perawatan kaki. Metode penelitian menggunakan Quasi Eksperimental design dengan pendekatan pretest and posttest with control group design. Sampel berjumlah 48 responden dengan pembagian 24 responden kelompok kontrol dan 24 responden kelompok intervensi. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Non Probability Sampling dengan pendekatan Quota Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji MC.Nemar. Hasil penelitian kelompok kontrol yaitu p = 1,000 artinya tidak ada perbedaan niat perilaku pencegahan luka kaki pasien diabetes melitus dan kelompok intervensi yaitu p = 0,000 artinya ada perbedaan niat perilaku pencegahan luka kaki pasien diabetes melitus. Edukasi perawatan kaki melalui media digital berkontribusi secara positif dalam menambah pengetahuan dan wawasan dalam merawat kaki sebagai tindakan pencegahan luka kaki pasien diabetes melitus. Kata kunci: diabetes melitus, edukasi digital, perawatan kaki
Hubungan Jam Kerja Fleksibel, Tunjangan dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Disiplin Maunah, Nur Ashri; Hartono, Budi; Samingan, Samingan
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i2.5309

Abstract

Berdasarkan Laporan Kinerja Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Tanjung Priok Tahun 2020, 2021 dan 2022 diperoleh hasil telah memenuhi target akantetapi terdapat penurunan rata – rata capaian kinerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan jam kerja fleksibel, tunjangan dan beban kerja terhadap kinerja pegawai melalui disiplin di Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Tanjung Priok. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, teknik pengambilan sampling menggunakan total populasi berjumlah 116 pegawai. Hasil penelitian dengan menggunakan SEM PLS menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tunjangan kinerja (t hitung 2,504) dan beban kerja (t hitung 3,010) terhadap kinerja pegawai melalui disiplin kerja, serta antara jam kerja fleksibel (t hitung 2,112) dan disiplin kerja (t hitung 3,413) terhadap kinerja pegawai. Adanya hubungan yang tidak signifikan antara jam kerja fleksibel (t hitung 0,425) terhadap kinerja melalui disiplin kerja, serta antara tunjangan kinerja (t hitung 0,123) dan beban kerja (t hitung 1,028) terhadap kinerja pegawai. Kinerja pegawai juga meningkat dengan tunjangan kinerja dan beban kerja yang sesuai melalui bertambahnya disiplin kerja. Kinerja pegawai meningkat dengan adanya jam kerja fleksibel dan bertambahnya disiplin kerja. Untuk meningkatkan kinerja dilakukan dengan cara membuat aplikasi pengajuan cuti, memberikan penghargaan kepada pegawai yang berhasil memenuhi target pengembangan kompetensi sebanyak 20 jam pelajaran serta sanksi bagi pegawai yang tidak memenuhi target tersebut, memberikan tunjangan penambah daya tahan tubuh, serta menambah jumlah petugas piket malam dan mengikutsertakan pegawai dalam program asuransi jiwa tambahan. Kata kunci : Disiplin, kinerja, tunjangan, pegawai
Pengaruh Media Poster, Video Edukasi dan Permainan Puzzle terhadap Pengetahuan dan Sikap PHBS Pada Siswa SDN Cikampek Barat 1 Rachma, Aulia Nur; Kurniasari, Ratih; Andriani, Eka
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i2.4515

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan tindakan untuk mencegah penyebaran penyakit. Demam berdarah dengue, diare, cacingan serta reaksi terhadap makakan akibat buruknya sanitasi dan keamanan pangan dapat disebabkan oleh tidak menerapkannya perilaku hidup bersih dan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media poster, video edukasi dan permainan puzzle terhadap pengetahuan dan sikap pada siswa SDN Cikampek Barat 1, Karawang. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekan pretest-posttest group design. Populasi penelitian ini yaitu siswa-siswi SDN Cikampek Barat 1. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah 30 sampel dari kelas 4 dan 5 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian pada pengetahuan media poster diperoleh p-value 0,006 artinya pemberian edukasi berpengaruh pada peningkatan pengetahuan PHBS, sedangkan sikap diperoleh p-value 0,202 artinya tidak ada pengaruh. Pada media video edukasi diperoleh p-value 0,137 artinya pemberian edukasi tidak berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan sedangkan pada sikap p-value 0,005 artinya adanya pengaruh. Lalu pada media permainan puzzle diperoleh pengetahuan dengan p-value 0,015 dan sikap 0,027 yang artinya ada peningkatan pengetahuan dan sikap secara signifikan sesudah media diberikan. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu pada media poster terdapat pengaruh secara signifikan terhadap pengetahuan sedangkan sikap tidak. Pada media video edukasi tidak terdapat pengaruh pada pengetahuan, sedangkan pada sikap terdapat pengaruh secara siginifikan. Selain itu, pada media permainan puzzle terdapat pengaruh secara signifikan pada pengetahuan dan sikap responden. Kata kunci: PHBS, poster, video edukasi, Puzzle, Pengetahuan, sikap
Hubungan Indeks Massa Tubuh, Aktivitas Fisik dan Asupan Makan Dengan Hipertensi Pada Lanjut Usia Desta, Desta Ayu; Indrawati, Lili; Tapal, Zarfiel; Simatupang, Abraham
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i2.4807

Abstract

Perubahan fisik pada lansia dapat memicu penyakit tidak menular (PTM) dan degeneratif khususnya hipertensi. Penelitian kuantitatif dengan rancangan studi kasus kontrol ini bertujuan menjelaskan hubungan antara variabel Indeks Massa Tubuh, Aktivitas Fisik Dan Asupan Makan dengan hipertensi pada lansia. Sampel penelitian yakni lanjut usia di kelurahan Jatiwaringin, Kota Bekasi. Penelitian dilakukan pada bulan April – Mei 2024 pada berjumlah 126 responden terdiri dari 63 kasus dan 63 kontrol. Kriteria inklusi kelompok kasus adalah lansia yang berdomisili di satu RT 04 Kelurahan Jatiwaringin dan didiagnosis oleh tenaga medis (dokter) menderita hipertensi, sedangkan untuk kelompok Kontrol adalah lansia berdomisili di RT 004 Kelurahan Jatiwaringin lokasi yang sama, tidak memiliki riwayat hipertensi dan saat diteliti memiliki tekanan darah normal (sistolik
Pengaruh Karakteristik Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Setyaningsih, Dewi; Wijayanti, Henny Noor; Masruroh, Masruroh; Widayati, Titik; Susanti, Santi
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i2.4420

Abstract

Stunting tetap menjadi salah satu tantangan paling mendasar yang harus diatasi dalam pembangunan manusia. Stunting dikaitkan dengan perkembangan otak yang kurang optimal, yang memiliki konsekuensi jangka panjang. Faktor penyebab stunting bersifat multidimensional, melibatkan aspek maternal, kondisi lingkungan, dan aspek balita. Dalam aspek maternal, karakterisistik ibu seperti tingkat pendidikan, usia ibu saat hamil, kondisi sosial ekonomi, status gizi ibu hamil, dan riwayat penyakit infeksi selama masa kehamilan dianggap sebagai salah satu fase krusial yang perlu diperhatikan dalam upaya pencegahan stunting. Tujuan penelitian:untuk mengetahui pengaruh karakteristik ibu terhadap kejadian stunting pada balita. Metode: Desain penelitian adalah case-control dengan pendekatan retrospective. Penelitian diambil di 3 lokasi di 3 provinsi: DIY (Ngemplak), Tasikmalaya (Cikunir) dan Jakarta (Tanjung Priok). Sampel penelitian : kasus (balita stunting) dan Kontrol (balita dengan status gizi baik) ratio 119: 119 sehingga total 238 responden. Analisis analisis univariate, analisis bivariate dengan uji Chi-square. Hasil penelitian : usia ibu tidak berpengaruh terhadap kejadian stunting (P-value:0,288>0,05). Tingkat Pendidikan menunjukkan tidak berpengaruh terhadap kejadian stunting (P-value:0,073>0,05). Sedangkan status pekerjaan berpengaruh terhadap kejadian stunting (P-value=0,010 0,05). Kesimpulan : Tidak ada pengaruh karakteristik ibu seperti usia, tingkat pendidikan, kebiasaan merokok dan minum alcohol terhadap kejadian stunting, tetapi untuk status pekerjaan berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita. Kata kunci: Balita, Stunting, karakteristik Ibu
Determinan Ibu Hamil Trimester III Terhadap Cakupan Kunjungan Ke 6 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Walantaka Kota Serang Aprianti, Desi; Ulfa, Laila; Hartono, Budi
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i2.4916

Abstract

Angka cakupan Kunjungan Ke-6 (K6) pada ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Walantaka Kota Serang masih rendah, dengan berbagai faktor memengaruhi tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengikuti pemeriksaan antenatal secara lengkap. Masalah ini berpotensi meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan menghambat upaya deteksi dini gangguan kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ibu hamil trimester III terhadap cakupan K6 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Walantaka. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 101 ibu hamil dengan kriteria ibu hamil trimester III dan bersedia menjadi responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan analisis data dilakukan menggunakan uji kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Hasil : Analisis bivariat menunjukan hubungan bermakna antara Peran petugas kesehatan (p= 0.000 ), Pengetahuan (p= 0,000), Dukungan keluarga (p= 0,000), Sikap (p= 0,000), Status Ekonomi (p= 0,000) Sarana Prasarana (p= 0,000), dengan Cakupan K6. Sedangkan Aksesbilitas (p= 0,331) dan tidak berhubungan. Analisis multivariat menunjukan status ekonomi merupakan variable yang dominan dengan p= 0.000, OR= 15,092, CI (5.467-41,659). Kesimpulan: Status ekonomi merupakan faktor penting terhadap kunjungan K6 pada ibu hamil. Saran: Puskesmas dapat memainkan peran kunci dalam meningkatkan cakupan K6 melalui program-program yang fokus pada edukasi dan dukungan keluarga, peningkatan status ekonomi dan penguatan peran petugas kesehatan. Kata kunci : K6, peran petugas, pengetahuan, dukungan keluarga, aksesbilitas, sikap, status ekonomi, sarana prasarana
Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan, Kebijakan, dan Sosialisasi Program terhadap Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis di Yayasan Kesehatan Telkom Regional 2 Jakarta Tahun 2024 Pandini, Sapitri; Widodo, Sri; Azijah, Izattul; Tamri, Tamri; Sutanto, Sutanto
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i2.5307

Abstract

Kasus kematian di seluruh dunia disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular (PTM) sebesar 74 juta tiap tahun. Kasus penyakit tidak menular (PTM) tersebut diantaranya kardiovaskular (17,9 juta kasus), Hipertensi 1,28 juta, kanker (9,3 juta kasus), dan diabetes (2 juta kasus). Program prolanis untuk meningkatkan kualitas hidup penderita penyakit kronis dengan cara pendekatan Promotif dan preventif,  Namun Pemanfaatan Program Prolanis belum berjalan maksimal di berbagai wilayah yang disebabkan berbagai faktor. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara dukungan petugas kesehatan, kebijakan dan sosialisai Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) terhadap Pemanfaatan Program Prolanis di Yakes Telkom Regional 2 Jakarta Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif Observasional Analitik dengan pendekatan cross sectional Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan sampel didapatkan sebanyak 97 peserta. Analisis data menggunakan Uji Chi Square. Pemanfaatan Program Prolanis di Yakes Telkom Regional 2 Jakarta sebagian besar dalam kategori kurang sebesar 77,3% , dukungan dari petugas kesehatan juga dinilai kurang sebesar 58,8%. Kebijakan juga dinilai kurang baik sebesar 69,1% dan Sosialisasi Program Prolanis juga belum berjalan dengan baik sebesar 73,2%. Terdapat hubungan signifikan antara dukungan petugas kesehatan, kebijakan, dan Sosialisasi Program Prolanis pengelolaan penyakit kronis terhadap pemanfaatan prolanis. Kesimpulan Dukungan petugas kesehatan, kebijakan, dan sosialisasi menjadi faktor penting dalam pemanfaatan prolanis. Saran untuk menambah SDM duta prolanis, memberikan dispensasi waktu bagi pasien pegawai yang menderita PTM dan reward bagi pasien yang menunjukan hasil pemeriksaan Kesehatan baik, sosialisasi ditingkatkan bekerjasama lintas sektor dinkes dan puskesmas dalam mengelola manajemen penyakit kronis.Kata kunci: Penyakit Tidak Menular, Program Pengelolaan Penyakit Kronis, Pemanfaatan Prolanis
Pengukuran Risiko Ergonomi Terhadap Gangguan Otot Rangka (Gotrak) Pada Pekerja Laundry Rumah Sakit Nopiyanti, Evi; Ariyanto, Ariyanto; Susanto, Agus Joko
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i2.4975

Abstract

Pekerjaan laundry di rumah sakit mempunyai risiko tinggi keluhan gangguan otot rangka akibat postur janggal dan pembebanan yang berlebih secara repetitif dalam waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko ergonomi terhadap gangguan otot rangka (gotrak) pada pekerja laundry rumah sakit. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Metode analisis yang digunakan SNI 9011 : 2021 dan uji rank spearmen. Teknik sampel menggunakan non-probability jenis purposive sampling dengan jumlah sampel 14 pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% pekerja mendapatkan nilai tingkat risiko ergonomi tinggi, yaitu 7 – 16 dan 71,5% memiliki tingkat risiko tinggi keluhan gotrak dengan nilai 8 dan 9. Hasil uji rank spearmen menunjukkan terdapat hubungan yang kuat antara risiko ergonomi dengan gotrak, P value sebesar 0,047 dan r sebesar 0,53. Saran yang diberikan yaitu re-design fasilitas pendukung instalasi laundry, membuat program ergonomi, program kesehatan pekerja, dan exercise. Kata kunci : risiko ergonomi, gangguan otot rangka, laundry.
Kajian Kejadian Kematian Perinatal di Kabupaten Malaka Sinaga, Masrida; Ruliati, Luh Putu; Ndoen, Honey Ivone
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i2.4294

Abstract

Pada tahun 2020-2021 terjadi peningkatan kasus kematian perinatal di Kabupaten Malaka, yaitu sebanyak 37 kasus pada tahun 2020 dan meningkat menjadi 59 kasus tahun 2021. Tingginya kasus kematian perinatal dapat menjadi petunjuk bahwa pelayanan maternal khususnya selama kehamilan kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor risiko kematian perinatal, agar dapat dikembangkan model pengendaliannya. Jenis penelitian adalah survey analitik menggunakan menggunakan rancangan kasus kontrol. Sampel kasus adalah ibu yang mengalami kematian perinatal berjumlah 60 kasus, dan kontrol adalah 60 orang ibu yang tidak mengalami kematian perinatal dan melahirkan pada periode yang sama. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antara variabel terikat dengan variabel bebas, dan uji regresi logistik untuk melihat variabel mana yang paling dominan memengaruhi kematian perinatal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 78,3% kasus kematian perinatal adalah lahir mati, dan terjadi di RSUPP Betun. Faktor risiko ibu yang berhubungan dengan kematian perinatal adalah status gizi ibu (anemi) (p-value = 0,002), komplikasi kehamilan/persalinan (p-value = 0,000), dan praktek pemeriksaan kehamilan (p-value = 0,000). Semua faktor risiko anak yang diteliti yakni prematuritas (p-value = 0,001), berat bayi lahir (p-value = 0,019), dan asfiksia (p-value = 0,000) berhubungan dengan kematian perinatal. Hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa komplikasi kehamilan/persalinan, praktek pemeriksaan kehamilan dan asfiksia pada neonatal dini merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi kematian perinatal. Perlu upaya peningkatan pemeriksaan kehamilan untuk kesehatan ibu saat hamil optimal sampai umur kehamilan yang cukup, dan anak yang dilahirkan dalam kondisi sehat, sehingga kematian perinatal bisa dicegah. Kata kunci: faktor risiko kematian perinatal, komplikasi kehamilan/persalinan, pemeriksaan kehamilan, lahir mati, neonatal dini
Pengaruh Media Flipchart, Video Animasi Dan Ular Tangga Terkait Sayur Buah Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja SMPN 1 Karawang Timur Anisa, Aan; Kurniasari, Ratih; Andriani, Eka
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i2.4525

Abstract

Perilaku makan yang kurang dalam mengonsumsi buah dan sayur dapat merugikan kesehatan. Mengonsumsi buah dan sayur memiliki banyak manfaat yaitu untuk mencegah terjadinya penyakit degeneratif. Remaja di Indonesia, masih tergolong rendah dalam mengonsumsi sayur dan buah. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan terkait sayur dan buah. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi menggunakan flipchart, video animasi dan permainan ular tangga terhadap pengetahuan dan sikap tentang sayur dan buah pada remaja SMPN 1 Karawang Timur. Metode penelitian yaitu menggunakan desain quasy experimental dengan rancangan pre-test dan pos-test grup desain. Subjek penelitian adalah remaja SMP dengan rentang usia 13-15 tahun berjumlah 30 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh penggunaan media video animasi dengan (p= 0.006) pada pengetahuan dan (p=0.001) pada sikap. Pada media ular tangga juga terdapat pengaruh dengan (p= 0.000) pada pengetahuan dan p=0.014 pada sikap. Namun pada media flipchart terdapat pengaruh yang signifikan terhadap sikap (p=0.001) sedangkan pada pengetahuan tidak ada perbedaan yang signifikan (p=0.607). Kesimpulan media video animasi dan permainan ular tangga berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pada remaja SMPN 1 Karawang Timur. Namun pada media flipchart terdapat pengaruh yang signifikan pada sikap sedangkan pada pengetahuan tidak ada perbedaan yang signifikan. Kata kunci: sayur, buah, pengetahuan, sikap, media