cover
Contact Name
Susiana Nugraha
Contact Email
susiana_nugraha@urindo.ac.id
Phone
+6281222633154
Journal Mail Official
susiana_nugraha@urindo.ac.id
Editorial Address
Jl, Bambu Apus I no 3 Cipayung Jakarta TImur 13890
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
ISSN : 27158748     EISSN : 27157687     DOI : -
Core Subject : Health,
JUKMAS: Journal of Public Health is a scientific journal that presents research results, case reports, scientific papers or critical analytic studies in the field of health and articles in the form of reviews. The Focus and Scope of the Journal, covers: Health Policy and Management, Nutrition, Care, Environmental Health, Epidemiology, Reproductive Health, Health Promotion and Occupational Safety and Health. JUKMAS: Public Health Journal published twice a year, April and October. JUKMAS: Journal of Public Health receives original research articles and article reviews about original literature that have not been published in other media or other scientific journals.
Articles 171 Documents
Evaluasi Pemberian Makanan Tambahan pada Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) di Wilayah Kerja Puskesmas Tegal Angus Kabupaten Tangerang Tahun 2022 Pujiastuti, Sri; Sudiman, Herman; Ulfa, Laila
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v7i2.3400

Abstract

The condition of pregnant women who are at risk of CED can cause a decrease in the ability of the muscles that support the birth process. This can cause prolonged labor as well as bleeding, which is dangerous for the mother. Based on this, PT. Agung Sedayu Group pays special attention to the condition of chronic energy deficiency in pregnant women by creating a supplementary food program in the form of a unique and complete menu in the hope of helping to reduce the prevalence of chronic energy deficiency in pregnant women. The aim of this research is to find out how to evaluate the provision of additional food to pregnant women with chronic energy deficiency (KEK) from the Corporate Social Responsibility (CSR) program in the Tegal Angus Community Health Center work area in 2022. This type of research applies the Mixed Methods method with a Sequential Explanatory design The design starting from the first step of the research was carried out using quantitative methods and the second step was carried out using qualitative methods. Secondary data collection techniques were taken from Community Health Center data, while primary data were collected using in-depth interviews. Data analysis was carried out using the Wilxocon test. The research results showed that there were differences in the nutritional status of KEK pregnant women seen from LiLA with a significance value of 0.000 (p
Determinan Kinerja Programer TBC dalam Penemuan Kasus Baru TBC melalui Investigasi Kontak di UPTD Puskesmas Wilayah Kota Sukabumi Adhasari, Gayatri; Windyaningsih, Cicilia; Widodo, Sri; Yuliavina, Denna
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i1.3490

Abstract

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis (Mtb). WHO memperkirakan insiden TBC di Indonesia tahun 2021 sebesar 969 000. Penanggulangan TBC mengubah strategi penemuan pasien TBC melalui penemuan aktif secara intensif dan massif berbasis keluarga dan masyarakat yaitu melalui pelacakan dan investigasi. Tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam tesis ini adalah menganalisis determinan kinerja Programer TBC dalam penemuan kasus baru TBC dengan investigasi kontak di UPTD Puskesmas Wilayah Kota Sukabumi. Desain dalam penelitian ini menggunakan Cross Sectional. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari ability, clarity, help, incentive, evaluation, validity, environment. Sedangkan variable dependen dalam penelitian ini adalah kinerja programmer TBC dalam penemuan kasus baru TBC melalui Investigasi Kontak. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Agustus 2023 di UPTD Puskesmas Kota Sukabumi dengan jumlah sampel dipakai adalah seluruh programmer TBC di Puskesmas Kota Sukabumi sejumlah 15 orang.  Hasil Uji Bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja programmer TBC dengan ability, incentive, validity dan environment dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja programmer TBC dengan clarity, help, dan evaluation. Adapun faktor dominan terhadap Kinerja Programer TBC adalah Incentive dan memiliki peluang 59.3% lebih baik kinerjanya dalam penemuan kasus baru.Kata kunci: Determinan Kinerja, ACHIEVE model
Efek Pandemi COVID-19 Terhadap Kesehatan Mental Remaja Santoso, Silvy Noviyati; Handayani, Sarah
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i1.2833

Abstract

Coronavirus yang muncul di akhir tahun 2019 di Wuhan, China merupakan suatu wabah yang melanda di seluruh dunia. Dampak adanya wabah ini membuat banyak hambatan untuk melakukan interaksi sosial, sehingga upaya untuk tetap melakukan aktivitas dengan menjaga protokol kesehatan yaitu dengan melakukan kegiatan aktivitas secara online. Kegiatan sekolah formal pun dilakukan secara daring, dengan diberlakukannya pembelajaran daring membuat remaja sekolah kurangnya berinteraksi sosial. Kontribusi sosial menurun pada remaja sehingga berdampak pada psikologis, hal ini mengakibatkan banyaknya masalah kesehatan mental. Gejala yang dialami remaja seperti stress, cemas hingga marah yang tidak diketahui penyebabnya. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Literatur Review. Berdasarkan hasil review jurnal didapatkan bahwa adanya dampak kesehatan mental pada remaja dengan pandemi Covid-19 dimana banyak mengalami kecemasan, stress hingga keinginan untuk bunuh diri. Faktor yang mempengaruhi dimana kurangnya komunikasi antara orangtua dengan anak, kecemasan karna takut terpapar, pembatasan aktifitas seperti lockdown. Manfaat dari dari penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan informasi baru terkait kesehatan mental. 
Survei Penerapan Prinsip Who dan Unicef Dalam Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) ( Studi Eksplanatori) Mawarni, Endang Siti; Ambarwati, Kusmayra; Aprillia, Yuna Trisuci
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i1.4165

Abstract

Angka stunting dan gizi tidak baik masih tinggi di indonesia. Banyak faktor yang berhubungan dengan hal ini. Salah satunya adalaha pola pemberian makan yang tidak tepat. Gencarnya pemberian makanan ultra proses berhubungan dengan hal ini. Padahal organisasi kesehatan dunia telah memberikan panduan yang tepat dalam pemberian makanan ini. Akan tetapi angka gizi buruk dan stunting semakin tinggi. Ditambah lagi tidak adanaya regulasi yang tegas mengatur konsumsi makanan yang diproses secara pabrikan. Hal ini meimbulkan pertanyaan besar apakah pedoman yang diberikan dilakukan dengan baik. Studi ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pedoman pemberian makanan yang tepat oleh para ibu, kader dan stakeholder terkait. Studi ini menggunakan metode campuran dengan spesifikasi strategi eksplanatoris skuensial. Ini dicapai dengan melakukan analisis kuantitatif, analisis kualitatif, dan kesimpulan bersama. Sekitar sebelas kader penyuluh mp-asi terlibat pada survey ini dan dua ibu yang memiliki anak di bawah 24 bulan, serta petugas kesehatan setempat dan stakeholder setempat. Kegiatan ini dilakukan pada bulan januari 2023 di wilayah kerja posyandu Wijaya Kusuma, kelurahan, Kedaung Sawangan Depok. Hasil studi yang telah dilakukan, diketahui bahwa kader dan ibu masih belum menerapkan standar pemberian mp-asi dengan tepat, terutama pada pemberian jenis makanan dan prinsip aktif responsive. Perlu adanya edukasi menyeluruh, baik mulai tenaga kesehatan setempat, kader hingga para orang tua. Kata kunci: MP-ASI, anak, stunting
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Obat Antibiotika Pada Orang Tua Murid Taman Pendidikan Al Qur’an di Jakarta Pusat Yoshida, Eka
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i1.4159

Abstract

Antibiotika merupakan obat antimikroba yang sangat bermanfaat dan harus digunakan secara rasional. Pengetahuan masyarakat tentang antibiotika sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan obat antibiotika bagi orang tua murid. Rancangan penelitian ini deskriptif - cross-sectional dengan analisa kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 49 responden merupakan orang tua murid di Taman Pendidikan Al-Qur’an di Jakarta Pusat. Penelitian ini menguji 7 variabel bebas yaitu variabel jenis kelamin, umur, pendidikan, pekerjaan, asuransi kesehatan, pengalaman dan minat terhadap variabel terikat pengetahuan antibiotika Pengambilan data menggunakan kuestioner yang telah dilakukan uji reabilitas dan validitas. Uji multivariat regresi logistik menunjukkan hanya variabel pengalaman dan minat saja yang berpengaruh. Variabel pengalaman 2,549 kali dan variabel minat 3,343 kali lebih besar pada orang tua yang berpengetahuan dibandingkan dengan orang tua yang tidak mempunyai pengetahuan tentang antibiotika. Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan tentang antibiotika pada orang tua murid dipengaruhi oleh variabel pengalaman dan minat. Kata kunci: antibiotika, pengetahuan, pengalaman, minat
Hubungan Umur, Tingkat Pendidikan, Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Covid-19 dengan Kejadian Covid-19 Pada Perempuan di Desa Margalaksana Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut Tahun 2022 Nurmalela, Risya Puspa; Tenrilemba, Farahdibha
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i1.4162

Abstract

Menurut data dari Gugus Tugas Covid-19 per 10 Desember, Indonesia melaporkan 4.258.752 kasus yang terverifikasi, dengan 51,3% dari kasus tersebut adalah perempuan. Terdapat 708.230 kasus terkonfirmasi di Provinsi Jawa Barat, dan 51,4% di antaranya adalah perempuan. Hingga Oktober 2021, Kabupaten Garut memiliki 23.826 kasus terkonfirmasi, dengan 56,2% di antaranya adalah perempuan. Kecamatan Cilawu Desa Margalaksana sebanyak 1442 kasus konfirmasi dengan proporsi perempuan sebanyak 52,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kejadian Covid-19 pada perempuan di Desa Margalaksana, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut pada tahun 2022 dengan variabel-variabel seperti usia, tingkat pendidikan, pengetahuan, dan perilaku pencegahan. Metodologi yang digunakan adalah cross-sectional dan desain studi kuantitatif. Penelitian dilakukan pada bulan Januari dan Februari 2022 di Desa Margalaksana, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Hasil ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara usia dengan kejadian Covid-19 pada perempuan (p-value = 0,098), dan tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan kejadian Covid-19 pada perempuan (p-value = 1,00). Kedua temuan tersebut menunjukkan bahwa kejadian COVID-19 pada perempuan tidak berkorelasi secara signifikan dengan usia atau tingkat pendidikan (p-value > 0,05). Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kejadian Covid-19 pada perempuan, serta hubungan antara perilaku pencegahan Covid-19 dengan kejadian Covid-19 pada perempuan, yang ditunjukkan dengan nilai p-value sebesar 0,000 dan 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan (p-value
Pengaruh Video Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa Tentang Talasemia di SMK Bina Bangsa Kota Tangerang Tahun 2023 Sari, Rahajeng Kartika; Utami, Sri; Kridawati, Atik
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i1.3469

Abstract

Talasemia meningkat dua kali lipat dari 4896 kasus tahun 2012 menjadi 8761 kasus pada tahun 2018. Diperkirakan 2.500 bayi baru lahir dengan talasemia setiap tahunnya di Indonesia. Provinsi Banten menempati posisi ke empat dalam jumlah talasemia terbanyak. Pencegahan untuk memutus rantai talasemia bisa dilakukan dengan menghindari pernikahan sesama pembawa sifat talasemia. Target pencegahan dan edukasi talasemia paling baik untuk remaja dengan memberikan pemahaman penyakit talasemia dan mendorong untuk berhati-hati dalam memilih pasangan. Tujuan: Mengetahui gambaran perubahan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan edukasi berupa video penyakit talasemia pada siswa SMK Bina Bangsa Tangerang tahun 2023. Metode: Menggunakan desain quasi eksperimental dan pengumpulan data dengan kuesioner. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Lemeshow sehingga didapatkan jumlah sampel kelompok intervensi 25 dan tanpa intervensi 25 siswa dengan teknik purposive sampling. Uji beda mean pretest dan posttest pengetahuan dan sikap kedua kelompok menggunakan uji T dependen, sedangkan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan pemahaman sikap kelompok intervensi setelah diberi video edukasi talasemia mengunakan uji T independen. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan (p value=0,000) dan pemahaman sikap (p value= 0,000) pada siswa kelompok intervensi setelah diberikan video edukasi talasemia. Simpulan dan Saran: Media video edukasi penyakit talasemia efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman sikap siswa terhadap penyakit talasemia. Diharapkan edukasi kesehatan penyakit talasemia lebih intensif dilakukan dari pihak sekolah sebagai upaya pencegahan untuk memutus rantai talasemia. Kata kunci: Talasemia, pengetahuan, sikap, edukasi
Determinan Lingkungan Sosial Kejadian Stunting di Desa Cipicung Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta Muharry, Andy; Annashr, Nissa Noor; Laksmini, Puji
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i1.2699

Abstract

AbstrakAngka kejadian stunting di Indonesia sebesar 27,5%, dimana jauh lebih tinggi dibandingkan dengan negara Asia Tenggara. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), provinsi Jawa Barat memiliki angka stunting yang masih tinggi yakni 26,21% pada tahun 2019. Berdasarkan data tahunan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, Desa Cipicung memiliki kasus stunting yang cukup tinggi dan pada 2 tahun terakhir mengalami kenaikan dari 81 kasus menjadi 98 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan lingkungan sosial dengan kejadian stunting. Penelitian ini dilakukan di Desa Cipicung Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta. Rancangan penelitian menggunakan rancangan concurrent embedded. Subjek penelitian adalah orangtua balita. Wawancara mendalam dilakukan terhadap orang tua yang memiliki balita stunting. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Kuesioner dibagikan pada kelompok kasus sebanyak 44 orang dan kontrol sebanyak 88 orang. Hasil penelitian menyatakan variabel sosial ekonomi berhubungan dengan kejadian stunting. Aspek lingkungan sosial balita stunting diantaranya yaitu masih adanya keprcayaan terhadap mitos, pengetahuan orang tua tentang zat gizi yang rendah, pernikahan usia muda, dan interaksi sosial dukungan keluarga dan masyarakat terhdap balita stunting yang masih beragam. 
Peranan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Pengobatan Hipertensi Pada Usia Produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Ciperna Tahun 2023 Laila, Nadratul; Rahajeng, Ekowati; Sunita, Anna; Windiyaningsih, Cicilia
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i1.3478

Abstract

Kasus hipertensi di wilayah Kerja Puskesmas Ciperna tahun 2022 sebanyak 2.217 kasus dan hanya 164 kasus (14,56%) yang melakukan pengobatan secara rutin di puskesmas maupun di jaringan puskesmas seperti pustu, polindes, pusling, dan poskesdes dikarenakan kebanyakan dari mereka beranggapan bahwa penyakit hipertensi bukanlah penyakit yang berbahaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan dukungan keluarga terhadap kepatuhan pengobatan hipertensi pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Ciperna tahun 2023. Disain penelitian ini adalah case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Ciperna pada tahun 2022 yaitu 2.217 orang dan sampel sebanyak 130 responden dengan perbandingan 65 kasus dan 65 kontrol. Pemilihan sampel kasus secara random dan kontrol secara consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat uji statistik chi-square dan multivariat uji regresi logistik. Hasil penelitian dari 13 var independent (dukungan keluarga, umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pekerjaan, pendapatan, kormobid, lama menderita hipertensi, efek samping, pengetahuan, dukungan petugas kesehatan, riwayat pengobatan, dan dukungan petugas kesehatan) terdapat 3 variabel yang berhubungan yaitu dukungan keluarga p value= 0,017, OR= 3,91; 95% CI (1,340 – 11,455), lama menderita hipertensi (p value= 0,013, OR= 2,62; 95% CI (1,281 – 5,381), dan pengetahuan (p value= 0,014, OR= 2,57; 95% CI (1,266 – 5,219) terhadap kepatuhan pengobatan hipertensi. Pemodelan akhir bahwa dukungan keluarga berhubungan dengan kepatuhan pengobatan hipertensi, p value 0,002, OR 6,88; 95%CI (1,987 – 23,826) dengan variabel konfonding adalah komorbid, lama menderita hipertensi, dan pengetahuan. Diharapkan keluarga memberikan dukungan terhadap keluarganya yang menderita hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, kepatuhan pengobatan, dukungan keluarga
Evaluasi Implementasi Program 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui Pada Tenaga Kesehatan dan Ibu Menyusui di Praktik Bidan Mandiri (PMB) Bidan “U” Kota Depok Sari, Fitria; Mawarni, Endang Siti; Trisuci A, Yuna; Jannah, Miftahul
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i1.4111

Abstract

Latar belakang: Pelaksanaan Sepuluh Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui (10 LMKM) yang belum optimal menjadi perhatian khusus. Berbagai regulasi sudah ada, tetapi cakupannya serta praktik lainnya terkait pemberian ASI seperti IMD belum mencapai target yang ditetapkan terutama di Klinik Bersalin dan Praktik Bidan Mandiri (PMB) karena selama ini fokus implementasi hanya tertuju pada rumah sakit. Tujuan: Mengevaluasi implementasi keberhasilan program 10 LMKM di PMB Bidan “U” Kota Depok. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Metode pengambilan data menggunakan teknik wawancara mendalam. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 3 orang provider dan 6 orang ibu penerima program. Tempat dan Waktu penelitian di PMB Bidan “U” Kota Depok pada bulan Oktober sd Desember 2023. Analisis penelitian menggunakan model Miles dan Hubberman. Dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan, semua bidan mendukung kegiatan pemberian ASI termasuk diskusi sejak kehamilan, semua bidan membantu upaya iniasi menyusu dini (IMD) dan rawat gabung pada ibu yang melahirkan di PMB ”U”. Seluruh ibu menyusui tidak pernah menerima bingkisan yang mencantumkan logo merek pengganti ASI (PASI) dan ibu memiliki kepekaan terkait tanda bayi mau menyusu. Namun terdapat beberapa yang belum terlaksana dengan optimal antara lain : belum ada kebijakan tertulis tentang 10 LMKM dan belum terbentuknya kelompok pendukung ASI (KP-ASI). Saran : Perlu adanya kebijakan tertulis tentang 10 LMKM, serta diharapkan semua bidan dapat mengikuti pelatihan manajemen laktasi sehingga pelaksanaan 10 LMKM lebih optimal. Kata Kunci : Menyusui, ASI, 10 LMKM