cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Persepsi Remaja Terhadap Program Pusat Informasi dan Konseling Remaja di SMKN 4 Padang dan Wilayah Bukit Gado-gado Kota Padang Tahun 2023 Tasman, Auwilla Marta; Serudji, Joserizal; Irawati, Nuzulia
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48258

Abstract

Program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) bertujuan memberikan layanan informasi dan konseling bagi remaja. Namun, pemanfaatannya masih rendah sehingga perilaku remaja terhadap program ini belum optimal. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini dilakukan di SMKN 4 Padang dan wilayah Bukit Gado-Gado Kota Padang pada Februari 2023–Juli 2024. Informan utama adalah remaja peserta PIK-R, sedangkan pengurus dan pembina menjadi informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis dengan reduksi, kategorisasi, sintesis, dan penyusunan hipotesis kerja. Hasil penelitian menunjukkan keikutsertaan remaja dipicu sosialisasi dari pengurus, orang tua, dan teman. Persepsi remaja dipengaruhi pemahaman, kegiatan, materi, dan peran pengurus. Mayoritas remaja belum pernah melakukan konseling, tetapi mereka merasakan manfaat berupa peningkatan pengetahuan dan kepercayaan diri. Temuan ini diharapkan menjadi acuan pengembangan program agar lebih efektif dan menarik minat remaja.
Penerapan Relaksasi Aromaterapi Jeruk Terhadap Nyeri Post Operasi Hernia Inguinal Lateral Fadilah, Farah; Hudiyawati, Dian; Maemunah, Maemunah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48416

Abstract

Sebagian besar operasi hernia dilakukan sebagai tindakan darurat, sementara untuk prosedur elektif yang dapat dilakukan pada penderita hernia masih sedikit. Meningkatnya penderita hernia inguinal laparaskopi disebabkan oleh kelayakan klinis dengan nyeri pasca operasi yang lebih sedikit dan durasi pemulihan yang lebih singkat dibandingkan dengan perbaikan hernia terbuka. Metode rancangan serta pendekatan yang digunakan dalam yaitu pengelolaan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Penerapan ini dilakukan pada tanggal 8 Januari 2025 pada Tn. D di RSUD Dr. Soeratno Gemolong, Sragen. Peneliti mendapatkan data-data pasien menggunakan metode wawancara, observasi, studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik, diberikan perencanaan terapi relaksasi aromaterapi jeruk untuk mengurangi nyeri post operasi hernia inguinal. Kesimpulan setelah penerapan relaksasi aromaterapi jeruk pasien post operasi hernia inguinalis lateral terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien. Pemberian aromaterapi jeruk sebagai terapi non-farmakologis bisa menjadi alternative pendukung dalam penatalaksanaan nyeri akut post operasi, memberikan rasa nyaman pada pasien serta mendukung proses pemulihan.
Literatur Review: Diabetic Fatigiue Syndrome Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Essing, Fergi Patricia; Prabawati, Dewi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48418

Abstract

Diabetes melitus telah menjadi pandemi global, dan salah satu dampaknya yang signifikan adalah kelelahan kronis, yang dikenal sebagai Diabetic Fatigue Syndrome (DFS). Kondisi multifaktorial ini secara substansial menurunkan kualitas hidup pasien. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis faktor-faktor utama yang berkontribusi terhadap DFS dengan menganalisis 14 artikel relevan yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelelahan pada pasien diabetes tidak hanya disebabkan oleh satu faktor, melainkan interaksi kompleks dari berbagai elemen. Faktor klinis seperti gejala hipoglikemia, durasi penyakit, dan adanya komplikasi terbukti signifikan, meskipun hubungan langsung dengan hiperglikemia menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Secara psikologis, depresi dan stres memiliki korelasi kuat, menciptakan siklus yang dapat memperburuk kondisi. Faktor sosial dan gaya hidup, termasuk kurangnya dukungan dari keluarga serta lingkungan kerja dan minimnya aktivitas fisik, juga memainkan peran penting. Penanganan DFS memerlukan pendekatan holistik yang komprehensif, melampaui sekadar kontrol glikemik untuk juga mencakup manajemen kesehatan mental, penguatan dukungan sosial, dan promosi gaya hidup aktif. Kata Kunci : Diabetic Fatigue Syndrome, Diabetes Melitus, Literatur Review
Penerapan Metode Double Distribution Dalam Penetapan Tarif Pelayanan Poli Gigi Di RS LNG Badak Bontang Suhargiati, Atik; K, Iriyani; Ningsih, Riyan; Mualimin, Jaya; Adrianto, Ratno; Bakhtiar, Rahmat
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48462

Abstract

Penetapan tarif layanan kesehatan yang tidak berbasis perhitungan biaya nyata dapat menyebabkan kerugian bagi rumah sakit atau membatasi akses masyarakat terhadap layanan. Di RS LNG Badak Bontang, tarif layanan Poli Gigi selama ini ditetapkan berdasarkan estimasi dan perbandingan dengan rumah sakit lain, bukan dari analisis biaya aktual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya dan menghitung unit cost layanan Poli Gigi sebagai dasar penetapan tarif yang lebih rasional dan berkelanjutan. Metode yang digunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan double distribution, menyesuaikan dengan keterbatasan data klinis yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Total biaya operasional Poli Gigi mencapai Rp14,4 miliar, dengan 62,9% berupa biaya semi-variabel, didominasi gaji pegawai. Biaya tetap hanya 4,7%, dan variabel 32,5%, sebagian besar tercatat sebagai “operasional lainnya,” menunjukkan kelemahan pencatatan biaya rinci. Konsultasi dan asuhan keperawatan menyerap biaya besar karena volumenya tinggi, sementara tindakan seperti Pulp Capping memiliki unit cost tertinggi dan berisiko merugi. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar layanan masih menguntungkan dengan tarif internal (CRR >100%), namun berisiko rugi jika mengacu pada tarif lama sehingga RS memerlukan penyesuaian tarif berbasis biaya riil dan peningkatan efisiensi agar layanan berkelanjutan.
Pengaruh Ekspektansi Usaha dan Kualitas Sistem Informasi terhadap Penggunaan Aplikasi Rekam Medis Elektronik Bachtiar, Silvani; Bakhtiar, Rahmat; Sedionoto, Blego
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48482

Abstract

Latar Belakang: Transformasi dari rekam medis manual ke Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi bagian penting dari modernisasi layanan kesehatan berbasis teknologi informasi. Meskipun telah menjadi prioritas Kementerian Kesehatan, implementasi RME di sejumlah daerah, termasuk Kalimantan Timur, belum optimal. RS Siaga Al Munawwarah Samarinda mulai menerapkan RME sejak tahun 2023, namun aspek penerimaan pengguna belum sepenuhnya diperhatikan. Tujuan: untuk menganalisis pengaruh persepsi pengguna terhadap perilaku penggunaan RME berdasarkan model UTAUT 3, dengan fokus pada ekspektansi usaha dan kualitas sistem informasi. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross sectional dan dianalisis dengan SEM-PLS. Sampel terdiri dari 73 tenaga kesehatan yang dipilih dengan teknik disproportionate random sampling dan data dikumpulkan melalui kuesioner Likert. Hasil: ekspektansi usaha dan kualitas sistem informasi berpengaruh langsung terhadap perilaku pengguna. Ekspektansi usaha juga memengaruhi perilaku pengguna secara tidak langsung melalui niat perilaku. Namun, niat perilaku tidak memediasi pengaruh kualitas sistem informasi secara signifikan. Niat perilaku terbukti berpengaruh langsung terhadap perilaku pengguna. Simpulan: Untuk meningkatkan Perilaku Pengguna melalui Niat Pengguna, Rumah sakit perlu memastikan sistem yang mudah digunakan, berkualitas, dan didukung pelatihan serta komunikasi untuk memperkuat niat pengguna, agar implementasi RME lebih optimal dan berkelanjutan.
Perkembangan Pubertas Pada Remaja: Kajian Literarur Komprehensif Hamilaturroyya, Hamilaturroyya; Sholikah, Mar'atus; Hidayatullah, Ahmad Syarif; Abidin, Zaenal
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48547

Abstract

Perkembangan pubertas merupakan fase penting dalam masa remaja yang ditandai oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang kompleks. Artikel ini menyajikan kajian literatur komprehensif yang membahas berbagai aspek pubertas, meliputi kesehatan reproduksi, dinamika psikososial, peran sentral keluarga, serta pengaruh media sosial dalam membentuk pemahaman dan perilaku remaja selama masa pubertas. Metode kajian pustaka dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis penelitian-penelitian terkini dari buku dan jurnal ilmiah yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir untuk memastikan relevansi data. Hasil kajian menegaskan bahwa edukasi pubertas yang menyeluruh dan inklusif, dengan keterlibatan keluarga dan pemanfaatan media edukasi, sangat penting untuk membantu remaja memahami proses pubertas secara sehat. Selain itu, solusi inovatif berupa media digital interaktif terbukti efektif sebagai metode penyuluhan yang dapat menjangkau lebih banyak remaja dengan pendekatan yang menarik dan kontekstual. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan program edukasi pubertas yang adaptif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan remaja masa kini
Peran Romantic Relationship Quality dalam Memediatori Hubungan antara Need Satisfaction dan Subjective Well-Being pada Mahasiswa Qoonitah, Nadaa Alya firyall; Amin, Zakki Nurul
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran Romantic Relationship Quality dalam memediasi hubungan antara Need Satisfaction dan Subjective Well-Being pada mahasiswa. Kesejahteraan subjektif menjadi isu penting, terutama bagi mahasiswa yang menjalani hubungan romantis, karena dipengaruhi oleh pemenuhan kebutuhan psikologis dasar dan kualitas hubungan interpersonal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan analisis mediasi. Partisipan berjumlah 154 mahasiswa yang sedang menjalin hubungan romantis, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan secara daring pada Mei–Juni 2025 menggunakan tiga instrumen: Basic Psychological Need Satisfaction and Frustration Scale (BPNSFS), Satisfaction With Life Scale (SWLS), dan Quality of Relationships Inventory (QRI), yang telah melalui proses backtranslation dan uji reliabilitas (α > 0,70). Analisis menggunakan PROCESS Macro Hayes menunjukkan bahwa Romantic Relationship Quality memediasi secara signifikan hubungan antara Need Satisfaction dan Subjective Well-Being (β = 0.1677, CI = 0.0925–0.2720). Tidak ditemukan pengaruh langsung yang signifikan antara Need Satisfaction dan Subjective Well-Being, sehingga kualitas hubungan romantis menjadi mediator penuh. Temuan ini menekankan pentingnya mempertimbangkan dinamika hubungan romantis saat mengevaluasi kesejahteraan mahasiswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan Romantic Relationship Quality sebagai mediator penuh dalam konteks kesejahteraan mahasiswa Indonesia yang menjalin hubungan romantis.
Pengaruh Mobilisasi Progresif Terhadap Status Hemodinamik Pasien Dengan Stroke di ICU : A Systematic Review Hadju, Febriyanto Dwi Putra; Vranada, Aric
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48628

Abstract

Pasien stroke yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) rentan mengalami gangguan hemodinamik akibat tirah baring berkepanjangan. Mobilisasi progresif merupakan salah satu intervensi keperawatan yang dapat membantu menstabilkan kondisi fisiologis pasien. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui pengaruh mobilisasi progresif terhadap status hemodinamik pasien dengan stroke yang dirawat di ICU. Studi ini merupakan systematic review yang disusun berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian artikel dilakukan melalui database google scholar, Proquest, Pubmed, Springer Link, dan Science Direct dengan batas publikasi lima tahun terakhir (2020–2024). Kata kunci yang digunakan dalam pencarian adalah “Progressive Mobilization” AND “Hemodynamic” AND “Stroke” AND “ICU”. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis dalam tinjauan ini. Hasil sintesis menunjukkan bahwa mobilisasi progresif memberikan pengaruh positif terhadap parameter hemodinamik seperti tekanan darah, frekuensi nadi, laju pernapasan, saturasi oksigen (SpO₂), dan tekanan arteri rata-rata (MAP). Intervensi ini terbukti aman dan efektif, terutama jika dilakukan secara bertahap dengan pemantauan ketat sesuai kondisi klinis pasien. Disimpulkan bahwa mobilisasi progresif merupakan strategi keperawatan yang bermanfaat dalam memperbaiki status hemodinamik pasien stroke dan mendukung percepatan pemulihan di ruang ICU. Kata Kunci: Mobilisasi Progressif, Hemodinamik, Stroke, ICU
Hubungan Antara Tingkat Stres Dengan Strategi Koping Pada Mahasiswa di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Yafi, Najla Khalisha; Setiyadi, Noor Alis
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48640

Abstract

Koping adalah strategi yang dapat dilakukan seseorang jika sedang dalam kesulitan maupun perasaan tidak nyaman seperti stres, cemas dan depresi. Menurut data Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) tahun 2018 rentang usia >15 tahun biasanya akan mengalami gangguan mental emosional, sekitar 703.946 jiwa. Data Kementrian Riset dan Teknologi (Kemenristek) bahwa sebanyak 55% penduduk Indonesia mengalami stress. Mahasiswa akan menghadapi banyak rintangan selama perkuliahan berlangsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan strategi koping pada mahasiswa angkatan 2022 di fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini merupakan mahasiswa angkatan 2022 sebanyak 684 orang dan jumlah responden yaitu 227 mahasiswa. Analisis penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Hasil didapatkan kategori tingkat stres tinggi sebanyak 132 orang dengan presentase 58,1% sedangkan kategori tingkat stres sedang sebanyak 95 orang dengan hasil presentasi 41,9%. Mahasiswa dengan kategori sedang yang menggunakan koping adaptif 75 orang (33,0%) koping maladaptif 20 orang (8,8%) dan kategori lainnya tinggi yang menggunakan koping adaptif 84 orang (37,0%), koping maladaptif 48 orang (21,1%). Hasil dari uji Chi-Square mengindikasikan, nilai p value 0,013 (p < 0,05) yang berartikan bahwa adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara tingkat stress dan strategi koping pada mahasiswa.
Pengaruh Terapi Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Kriswidyananda, Caesar Gita; Muhlisin, Abi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48685

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia yang berdampak pada kualitas hidup dan risiko komplikasi kardiovaskular. Terapi non-farmakologis, seperti rendam kaki air hangat, menjadi pilihan intervensi yang mudah, aman, dan murah untuk membantu menurunkan tekanan darah lansia. Tujuan: Artikel ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi melalui kajian literature review. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review, peenelusuran literatur dilakukan pada berbagai database ilmiah terbaru dengan kata kunci “rendam kaki air hangat”, “tekanan darah”, “lansia”, dan “hipertensi” dan selanjutnya dianalisis menggunakan diagram alir PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Hasil: Hasil review menunjukkan bahwa terapi rendam kaki air hangat secara konsisten mampu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia hipertensi. Mekanisme utama melibatkan vasodilatasi perifer, relaksasi sistem saraf, serta pengurangan stres dan kecemasan. Terapi dilakukan pada suhu 37–42°C selama 15–30 menit, dengan hasil yang signifikan dibanding kelompok kontrol atau sebelum intervensi. Kesimpulan: Terapi rendam kaki air hangat efektif sebagai intervensi sederhana dan non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi serta berpotensi meningkatkan kenyamanan dan kepatuhan pasien. Intervensi ini layak direkomendasikan sebagai pendukung manajemen hipertensi pada populasi lansia.