cover
Contact Name
Irika Widiasanti
Contact Email
irika@unj.ac.id
Phone
+6281578300565
Journal Mail Official
jurnalmenara@unj.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil - UNJ Jl Rawamangun Muka Jakarta Timur 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Menara: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 19074360     EISSN : 26225549     DOI : https://doi.org/10.21009/jmenara
Core Subject : Engineering,
Jurnal Menara ditujukan kepada semua akademisi dan praktisi di bidang Teknik Sipil. Dengan adanya Jurnal Menara ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan keilmuan bidang Teknik Sipil dalam arti dapat memberikan pencerahan berpikir bagi yang ikut berpartisipasi aktif di dalamnya. Cakupan Jurnal Menara meliputi hasil penelitian eksperimental, penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, dan penelitian pengembangan serta kajian ilmiah berupa studi literatur yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan membangun inovasi dalam bidang Teknik Sipil
Articles 235 Documents
KAJIAN TEORITIK INISIASI DAN PENJALARAN RETAK AKIBAT PEMBEBANAN KOMBINASI MODE I DAN MODE II anwar dolu
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.126 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v4i1.7904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari arah perpanjangan dan perambatan retak,tegangan kritis atau dimensi retak kritis dan stabilitas jalur retakdikenakan mode kombinasi I dan pemuatan mode II. Model yang dinilairetak ciri dengan kombinasi mode yaitu Stres Tangensial Maksimum(MTS) dan Strain Energy Density (SED). Model-model tersebut diacu diterapkan padapiring kasus dengan panjang yang tak terbatas untuk inisiasi, pertumbuhan retak, dan stres kritisdikenakan biaksial, ketegangan dan kompresi). Hasil analisis juga diverifikasidengan hasil yang memuat dengan sudut retak (telah diperoleh dari percobaansebelumnya.
PENGARUH CAMPURAN LIMBAH LUMPUR SEDIMENTASI PAM TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH EKSPANSIF DENGAN KADAR YANG BERVARIASI Ali Aman Siregar; Gina Bachtiar; Hendri Dunant Hamidi
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.27 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v4i1.7905

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tentang pengaruh campuran limbahlumpur sedimentasi PAM dengan kadar yang bervariasi terhadap daya dukungtanah ekspansif. Hasil penelitian ini diduga nilai optimum daya dukung tanahekspansif yang dicampur limbah lumpur sedimentasi PAM lebih tinggi dari tanahekspansif asli (kadar lumpur 0%).Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mekanika Tanah, jurusanTeknik Sipil, Universitas Negeri Jakarta, dilaksanakan pada bulan Desember2004 sampai dengan Januari 2005. Metode penelitian yang digunakan adalahmetode eksperimen di laboratorium, sebagai kelompok uji adalah campurantanah + lumpur sedimentasi PAM yang mencapai nilai kuat tekan optimumdengan kelompok pembanding adalah nilai daya dukung tanah asli.Persyaratan analisa data dalam penelitian ini menggunakan Uji Lillieforsuntuk menghitung normalitas dan Uji Bartlett untuk menghitung homogenitas.Dengan terpenuhinya persyaratan uji dan sampel tersebut, maka hipotesispenelitian diuji dengan uji t rata-rata satu pihak dengan derajat kebebasan (dk) =n — 1 dan  = 0,01. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kriteria uji t (hitung)berada pada daerah penerimaan Ho. Hal ini dapat disimpulkan bahwa nilai CBRtanah + lumpur yang maksimum sebesar 41.47% yaitu terdapat pada tanah +lumpur 20%, ternyata melebihi dari nilai CBR tanah asli yang sebesar 20.74%.Dengan demikian hipotesis penelitian yang menyatakan: nilai maksimum darihasil penelitian adalah tanah + lumpur 20%.
ANALISIS LIMBAH CETAKAN LOGAM SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI PENGGANTI AGREGAT HALUS DALAM UPAYA PERBAIKAN KUAT TEKAN BETON Mujahidin S; Tri Mulyono; Nira Nasution
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.036 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v4i1.7906

Abstract

dalam beton yang menggunakan limbah cetakan logam sebagai agregat halus sebesar 0%,25%, 50%, 75% dan komposisi 100% terhadap berat pasir dan wheithertekanan dengan komposisi 25%, 50%, 75% dan 100% terhadap berat pasirlebih besar dari standar beton ketahanan tekanan dengan komposisi logam 0%cetakan sampah menuju berat pasir. Penelitian ini dilakukan di MaterialJurusan Sains FMIPA Pasca Sarjana Program Laboratorium UniversitasIndonesia pada bulan Desember 2003 di bidang Teknik Material ScienceLaboratorium DKI Jakarta di Jalan Let.Jend. Soeprapto Center Jakarta diPebruari hingga Mei 2004.Metodologi yang digunakan untuk penelitian ini adalahmetodologi penelitian eksperimental. Populasi penelitian adalah beton eubiktes materi sebanyak 60 kubus untuk lima ancaman. Hipotesis pertamates dengan varians menganalisis satu arah dan hipotesis kedua dengan T-Test.Analisis tes yang digunakan adalah uji normalitas dan uji homogenitasmenghasilkan distribusi normal dan data homogen.Hipotesis pertama untuk mendapatkan Fhitung  Ftabel atau 269,59  2,51, H0 ditolakdan H1 diterima. Hipotesis kedua (a) H0: B = A diperoleh Fhitung Ftabel atau 7.907  2,68; jadi H0 dan H1 ditolak, hipotesis kedua (b) H0: C =A A diperoleh Fhitung  Ftabel atau 17,41  2,68; jadi H0 dan H1 ditolak,hipotesis kedua (c) H0: D = A diperoleh Fhitung  Ftabel atau 25,08  2,68;sehingga H0 dan H1 ditolak dan hipotesis kedua (d) H0: E = A diperolehFhitung  Ftabel atau 22,41  2,68; jadi H0 dan H1 ditolak.Hasil dari penelitian ini adalah (1) ada perbedaan ketahanan tekananbeton yang menggunakan limbah cetakan logam sebagai agregat halus dengan 0%, 25%, 50%,75% dan 100% komposisi sampah cetakan logam terhadap berat pasir, (2)ketahanan tekanan yang menggunakan limbah cetakan logam sebagai agregat halus dengan 25%,50%, 75% dan 100% komposisi sampah cetakan logam terhadap berat pasirlebih rendah dari standar beton ketahanan tekanan dengan komposisi logam 0%cetakan sampah menuju berat pasir.
STUDI ABU PUING UBIN KERAMIK SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN TERHADAP MUTU BATA BETON UNTUK PASANGAN DINDING Hadi Sutanto; Gina Bachtiar; SW Astuti
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.914 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v4i1.7907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas batako untuk wall set yang menggunakan debu reruntuhan keramik lantai keramik sebagai bahan pengganti dengan tingkat persentase 15%, 20%, dan 25% dari berat semen mengenai kualitas batako IV untuk dinding ditetapkan berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI 03-0349-1989).Penelitian ini dilakukan di Balai Bahan & Barang Teknik DinasLaboratorium Perindustrian DKI Jakarta di Jl. Membiarkan. Jen Suprapto Cempaka Putih, Jakarta.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Jumlah sampel adalah 60 dari 4 perawatan, masing-masing kelompok perlakuan adalah 15, dengan rincian 10 untuk pengujian yang dapat ditekan dan 5 untuk pengujian penyerapan air.Hasilnya menunjukkan bahwa batako tanpa reruntuhan debu dari keramik lantaimemiliki tekanan 40, 12 kg / cm2 rata-rata dengan penyerapan air 12, 62% dalamrata-rata, batako dengan 15% debu reruntuhan ubin lantai keramik memiliki tekananRata-rata 30, 07 kg / cm2 dengan daya serap air rata-rata 13, 76%, betonbata dengan 20% debu reruntuhan ubin lantai keramik memiliki tekanan 28, 23 kg / cm2 dirata-rata dengan kemampuan menyerap air 13, 91% sedangkan untuk batako dengan25% debu reruntuhan ubin lantai keramik memiliki tekanan rata-rata 27, 02 kg / cm2dengan kemampuan menyerap air 14, 46% rata-rata.Teknik analisis data yang digunakan uji ANAVA, dari pressurabledata diperoleh Fcount = 20, 81 dan Ftable = 4,38. Sebagai hasilnya Fcount> Ftable, jadiHo ditolak. Sedangkan dari data penyerapan air diperoleh Fcount = 14, 23dan Ftable = 4, 38. Akibatnya Fcount> Ftable dan Ho ditolak. Hasilmenunjukkan adanya perbedaan kualitas batako untuk wall set dengan 0%,15%, 20%, dan 25% debu reruntuhan ubin lantai keramik.
PERBANDINGAN WAKTU PELAKSANAAN ANTARA BEKISTING SISTEM (TABLE FORMWORK) DENGAN BEKISTING SETENGAH SISTEM (SCAFFOLDING) PADA PELAT STRUKTUR GEDUNG Ahmad Raby; Irika Widiasanti; Amos Neolaka
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.268 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v4i2.7909

Abstract

Dalam proyek pembangunan, waktu pelaksanaan proyek menjadi salah sa- tu aspekpenting untuk diperhitungkan. Hal tersebut menjadi penting dalam upaya untukmendapatkan kesesuaian waktu pelaksanaan tersebut dengan waktu kegia- tan proyekyang telah direncanakan. Sehingga waktu pelaksanaan proyek akan selesai sesuai denganyang telah direncanakan.Waktu pelaksanaan proyek yang tidak sesuai dengan waktu yang telah di- rencanakanakan berdampak buruk terhadap stabilitas proyek tersebut, yang pada akhirnya akanmenimbulkankan kerugian-kerugian khususnya di dalam hal pem- biayaan proyek.
PERENCANAAN DAUR ULANG AIR LIMBAH NON KAKUS PADA PUSAT PERBELANJAAN PLAZA SLIPI JAYA Jumiah S; LT Simbolon; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.747 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v4i2.7911

Abstract

Perencanaan ini bertujuan untuk menentukan teknologi daur ulang air limbah dan mendapatkanhasil perhitungan dimensi dari instalasi daur ulang air limbah non kakus pada Plaza Slipi Jaya.Teknik perencanaan berpedoman pada teori yang ada dan hasil penelitian yang pernahdilakukan oleh Warjiyo, ST dan Amalia, S.Pd dengan judul “ Instalasi Pengolahan Air LimbahRumah Tangga Non Kakus untuk Keperluan MCK pada Daerah yang Mengalami Kekeringan Air.Debit air hasil daur ulang di Plaza Slipi Jaya sebesar 70,1 m3/hari. Daur ulang ini dapatmengurangi penggunaan air PDAM sebesar 47,69%. Dimensi Instalasi Daur Ulang Air LimbahNon Kakus
PERBANDINGAN MUTU ANTARA MORTAR PASANGAN BATA KOMPOSISI 1 KAPUR : 2 SEMEN MERAH : 3 PASIR DENGAN MORTAR PASANGAN BATA KOMPOSISI 1 SEMEN PORTLAND : 4 PASIR Maya Fajriana; Prihantono ST; Nira Nasution
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.786 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v4i2.7912

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kualitas(kekuatan tekan dan kekuatan geser) antara mortar dengan komposisi1 Lime: 2 Red Cement: 3 Sand dan mortar dengan komposisi 1 PortlandSemen: 4 Pasir untuk pasangan bata.Penelitian ini berlangsung di Aula Laboratorium Bahan dan Barang TeknisDinas Perindustrian dan Perdagangan DKI Jakarta, Jalan Letjen SupraptoCempaka Putih, Jakarta Pusat. Penelitian ini dilakukan selama bulan Desember2006 hingga April 2007.Metode penelitian ini adalah eksperimen, populasi sampel yang diujiadalah 60pcs, yang merupakan 30pcs untuk uji kuat tekan dan 30pcs untuk geseruji kekuatan. Sampel yang diambil untuk analisis adalah 40pcs, yang 20 pcs untuk kompresiuji kekuatan, dan 20 pcs untuk uji kekuatan geser. Metode pengambilan sampel adalah ametode yang dipilih secara acak sederhana.Hasil pengujian untuk mortar dengan komposisi 1 Kapur: 2 Red Cement: 3 Sandmenghasilkan kekuatan tekan rata-rata 7,59 Mpa dan kekuatan geser rata-rata0,18 Mpa, adukan semen dengan komposisi 1 Portland Cement: 4 Sandmenghasilkan kuat tekan rata-rata 32,34 Mpa dan kekuatan geser rata-rata0,45 Mpa.Hasil dari penelitian ini adalah bahwa mortar dengan komposisi 1 Kapur: 2 MerahSemen: 3 Pasir memiliki kekuatan tekan dan geser yang lebih rendah dibandingkan denganmortar dengan komposisi 1 Portland Cement: 4 Sand.
PENGGUNAAN PUING BETON DAN KAPUR SEBAGAI LAPIS PERKERASAN PONDASI ATAS (BASE COURSE) JALAN Mohamad Idrus; Daryati Sr; Nira Nasution
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.993 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v4i2.7913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai CBR material base course yang digunakanbahan dengan memanfaatkan limbah puing beton dari sisa uji uji menghancurkan obyekdan kapur dengan variasi penambahan kapur sama dengan 0%, 10%, 12,5% dan 15%. IniPenelitian juga bertujuan untuk mengetahuinya, lakukan kursus dasar material CBR dengan menggunakan betonbahan puing-puing dan kapur dapat sesuai dengan nilai standar CBR Bina Marga samahingga 80%.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, populasi dalam penelitian ini adalah bahanjalan dasar. Sampel adalah uji objek dari bahan puing beton danjeruk nipis dengan variasi campuran kapur 0%, 10%, 12,5%, 15%. Setiap Variasi adalah 4contoh uji. Nilai CBR diperoleh dari uji laboratorium CBR.Dari hasil analisis data disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan setiapvariasi campuran bahan puing beton dan kapur. Hasil uji t menyatakanbahwa nilai material CBR dari base course dengan menggunakan puing beton dan kapur lebih besardari nilai standar CBR Bina Marga (80%)Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan serpihan beton dan kapur denganvariasi puing beton 85% dan kapur 15% menghasilkan nilai CBR tingkat yang lebih tinggi dariNilai CBR Bina Marga (80%)
PERBANDINGAN PASANGAN DINDING BATU BATA ¼ BATU (BATA JUMBO) DAN ½ BATU (BATA BIASA) PADA BANGUNAN RUMAH SEDERHANA DITINJAU DARI SEGI BIAYA DAN WAKTU Siti Yuliarsih; Lenggogeni MT; Arris Maulana
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.962 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v5i2.7925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan jumlah biaya (RAB) dan durasi waktu dari dinding bata yang menggunakan dinding bata perempatmetode (Jumbo Brick) dan dinding bata setengah (Biasa Brick) di sederhana rumah (Tipe 38). Metode penelitian adalah metode survei dengan pemantauandari Februari 2007 hingga April 2007.Mengumpulkan file dengan populasi seperempat dinding bata dan setengah bata di Tamansari Puri Bali Housing, Jl. Raya Sawangan Ciputat km. 1Depok. 20 sampel untuk dinding bata perempat (Grup A) dan 10 sampel untuk dinding bata setengah (Grup B).Perbandingan satu meter persegi (1m2) biaya dinding bata perempat adalah Rp. 24.150,00 dan Rp. 35.300,00 untuk dinding setengah batako denganperbandingan 1: 4,6. Rata-rata waktu untuk Grup A (seperempat bata) adalah 210,36 menit dan169,52 menit untuk grup B (setengah batu bata) di setiap karya volume 19,7 m2. Perbedaan waktu rata-rata adalah 40,84 menit. Selagiperbedaan untuk 1 m2 dinding bata adalah 10.678: 8.605 menit atau 1,24: 1, itu berarti bahwa metode dinding bata perempat lebih lambat dari setengah batu bata metode.Untuk analisis regresi menggunakan 99 persen benar signifikan (α = 0,01). Uji normalitas dengan uji Liliefors, uji Homogenitas dan Uji t. ItuResuls t-Test adalah 0,77 dengan kriteria tes - t 1 - α / 2 <t <t 1 - α / 2, jadi -1,70 <0,77 <1,70, Ho hipotesis tersedia karena t perhitungandi area penerimaan. Artinya, ada perbedaan waktu di keduanya kelompok.
FAKTOR-FAKTOR PENGGUNAAN STUKTUR RANGKA BETON DAN STRUKTUR RANGKA BAJA Wulan Tisahyuning Tyas; M.O.S Aritonang; Winoto Hadi
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.711 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v5i2.7926

Abstract

Mempertimbangkan keputusan konsultan rencana struktur seperti apa strukturnyamereka menggunakan berbeda tergantung pada keahlian dan pengalaman mereka. Kebaikan dankeburukan pekerjaan kerangka beton dan baja menjadi faktor yang mempengaruhi merekakeputusan.Metode yang mereka gunakan untuk mendapatkan informasi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi strukturkonsultan rencana untuk memutuskan jenis kerangka kerja apa yang akan mereka gunakan, temukan dalam tigalangkah-langkah, pertama dengan wawancara dengan responden, kedua dengan studi literatur,dan ketiga dengan menyebarkan kuesioner.Hasil dari penelitian ini adalah 63,45% responden mengatakan bahwa sepuluh variabelyang melayani dalam penelitian ini mempengaruhi mereka untuk memutuskan jenis kerangka kerja apamereka akan menggunakannya. 51,05% responden mengatakan beton lebih sesuaipada sepuluh variabel yang melayani dalam penelitian ini dan 58,36% respondenmemilih yang lebih baik untuk menggunakan dasar beton pada sepuluh variabel yang melayani dalam hal inipenelitian.

Page 6 of 24 | Total Record : 235


Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 2 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 1 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 2 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 1 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 2 (2022): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 2 (2021): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 1 (2021): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 1 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 2 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 1 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 2 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 1 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 12 No 1 (2017): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 1 (2016): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2014): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2013): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2011): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2011): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil More Issue