cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 49 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 4 (2024)" : 49 Documents clear
Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik Dalam Menyelesaikan Masalah Matematis Rahmawati, Nita Dewi; Anwar, Rahmad Bustanul; Rahmawati, Dwi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi hasil tes kemampuan literasi peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Terbanggi Besar serta menggambarkan kemampuan numerasi mereka dalam menyelesaikan soal cerita Matematika. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian terdiri dari 19 peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Terbanggi Besar. Data dikumpulkan melalui tes tulis, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode triangulasi yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerasi peserta didik berada pada tingkat sedang. Beberapa faktor yang mempengaruhi antara lain kurangnya pendidik yang mengikuti pelatihan literasi numerasi, jarangnya pembelajaran matematika yang mengintegrasikan proyek dan masalah, serta penggunaan perpustakaan yang tidak optimal, sehingga pendidik lebih sering mengakses situs web literasi numerasi secara online. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi peserta didik kelas XI masih perlu ditingkatkan, dengan kendala utama berkaitan dengan kualitas pembelajaran dan sumber daya sekolah.
Analisis Faktor-Faktor Kesulitan Menulis pada Peserta Didik Kelas Rendah Amalia, Rahma Audina; Bakhtiar, Afakhrul Masub
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10755

Abstract

Menulis permulaan merupakan salah satu jenis kemampuan yang paling dasar dalam menyampaikan pola bahasa dengan bentuk rangkai kata atau tulisan. Dengan menulis, peserta didik mampu untuk menuangkan ide atau pikirannya. Namun, tidak semua peserta didik memiliki keterampilan menulis yang sepadan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar dalam menulis khususnya di kelas rendah. Penelitian ini memanfaatkan desain penelitian yang bersifat kualitatif dengan memanfaatkan pendekatan deskriptif dengan menggunakan metode studi kepustakaan (library research). Data pada penelitian ini bersumber dari berita, artikel, dan jurnal publikasi yang pengumpulannya dilakukan dengan memanfaatkan teknik dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis isi atas literatur dan artikel yang dijadikan sebagai sumber data penelitian. Hasil penelitian menunjukan jika peserta didik dengan kelas rendah mengalami kesulitan menulis. Banyak dari peserta didik belum bisa membedakan antara huruf kapital dengan huruf kecil, lambat dalam menulis, ukuran dan bentuk huruf tidak rata, memegang alat tulis belum sempurna. Permasalahan tersebut disebabkan oleh faktor internal dan kesternal. Faktor internal yang meliputi rendahnya kemampuan motorik, kurangnya daya ingat peserta didik, minat serta motivasi peserta didik yang rendah. Sedangkam faktor eksternal antara lain orang tua yang mengabaikan kemampuan peserta didik, lingkungan sekitar, pengaruh teknologi dan media sosial.
Analisis Kesiapan Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Kelas IV SDN 39 Cakranegara Wahidy, Ibadurrahman; Mahyudi, Johan; Handika, Ilham
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesiapan guru dalam implementasi kurikulum me­­rdeka di kelas IV SDN 39 Cakranegara. Untuk mengetahui tingkat kesiapan guru dalam implementasi kurikulum Merdeka di kelas IV SDN 39 Cakranegara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriftif. Penelitian kualitatif sering disebut metode penelitian maturalistik karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah (naural setting). Penelitian kualitatif adalah pendekatan penyelidikan yang berfokus pada pemahaman mendalam tentang perilaku manusia dan alasan yang mendasarinya. Pengumpulan dan analisis data yang kaya dan mendalam untuk memperoleh wawasan Penelitian ini dilaksanakan di SDN 39 Cakranegara. Sekolah belum sepenuhnya menerapkan kurikulum merdeka dengan kesiapan yang beragam. Adapun satu guru kelas dan kepala sekolah.Implementasi Kurikulum Merdeka menunjukkan bahwa tenaga pendidik memiliki peran kunci dalam mengembangkan dan menerapkan kurikulum sesuai kebutuhan masyarakat..
Pengaruh Penggunaan Media Video Animasi Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar Ghifariani, Kinanti Nur; Mahyudi, Johan; Astria, Fitri Puji
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas IV SDN 44 Cakranegara. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan tipe non-equivalent control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah selurul siswa kelas IV SDN 44 Cakranegara yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas IV-A dengan jumlah peserta didik 23 sebagai kelas kontrol dan kelas IV-B dengan jumlah peserta didik 25 sebagai kelas eksperimen. Kemampuan literasi sains yang diidentifikasi dalam penelitian ini meliputi aspek pengetahuan dan aspek konteks. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes berupa soal uraian sebanyak 10 soal (pretest dan posttest). Data yang didapatkan dianalisis dengan uji prasyarat yaitu uji normalitas dengan uji Shapiro-Wilk dengan taraf signifikasi 5% (0,05) kemudian dilanjutkan dengan uji homogenitas dilakukan dengan menggunakan uji Homogenity of Variance. Selanjutnya uji hipotesis dengan menggunakan uji independent sample t-test. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa kemampuan literasi sains dengan uji hipotesis pada taraf signifikasi 5% menunjukkan t hitung = 10,261 > t tabel = 1,679 dan diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,00 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan media video animasi terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas IV SDN 44 Cakranegara.
Outcome-Based Education sebagai Pendekatan Transformasi dalam Pengajaran Kewirausahaan: Studi Kasus di Perguruan Tinggi Hanafiah, Hanafiah; Arinindyah, Otisia; Nurhayati, Wakhida; Nurhidayah, Nurhidayah; Zawirrahmi, Zawirrahmi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10776

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi kebijakan Outcome-Based Education (OBE) pada mata kuliah kewirausahaan di perguruan tinggi, dengan fokus pada bagaimana kebijakan ini diterjemahkan ke dalam desain pembelajaran, pelaksanaan, dan evaluasi capaian pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan dosen, mahasiswa, dan pemangku kebijakan institusi, observasi proses pembelajaran di kelas kewirausahaan, serta analisis dokumen seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan dokumen evaluasi capaian pembelajaran. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama dan hubungan antar elemen yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dosen memiliki pemahaman yang mendalam tentang prinsip dan praktik OBE, yang tercermin dalam kemampuan mereka merancang capaian pembelajaran, menerapkan metode pembelajaran berbasis pengalaman seperti simulasi bisnis dan proyek kolaboratif, serta mengembangkan instrumen evaluasi yang relevan. Pemahaman ini memungkinkan dosen mengintegrasikan kebijakan OBE secara efektif dalam proses pembelajaran, yang pada akhirnya mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa, seperti kreativitas, inovasi, dan kemampuan pemecahan masalah. Meskipun implementasi kebijakan ini menunjukkan keberhasilan, terdapat tantangan yang signifikan, terutama dalam hal dukungan institusional. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan sumber daya, kebutuhan akan perangkat evaluasi yang lebih inovatif, dan komunikasi yang kurang optimal antara dosen dan mahasiswa terkait tujuan pembelajaran berbasis OBE. Dari perspektif mahasiswa, pembelajaran berbasis OBE dipandang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, meskipun intensitas tugas yang tinggi memerlukan pengelolaan waktu yang lebih baik. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperluas wawasan tentang implementasi kebijakan OBE dalam mata kuliah berbasis praktik seperti kewirausahaan. Secara praktis, penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi dosen, pengembangan panduan implementasi kebijakan yang lebih komprehensif, dan penyediaan sumber daya tambahan untuk mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini juga merekomendasikan studi lanjutan untuk mengeksplorasi implementasi kebijakan OBE dalam konteks yang lebih luas dan mengevaluasi dampak jangka panjangnya terhadap kualitas lulusan dan keterkaitan dengan kebutuhan dunia kerja.
Alat Peraga Gempa Bumi: Media Pengembangan Kemampuan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar Lukma, Hazairin Nikmatul; Yusofa, Devis; Pambudi, Excel Wahyu
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan alat peraga gempa bumi sebagai media pembelajaran dan pengaruhnya terhadap kemampuan literasi sains siswa di tingkat sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian yaitu seluruh siswa kelas IV SDN Bence 4 Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, dan terbagi menjadi dua kelas, satu kelas sebagai kelas eksperimen yang menerapkan alat peraga gempa bumi, dan satu kelas lainnya sebagai kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional. Hasil analisis data penelitian pada uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001, dimana nilai ini lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05. Sehingga dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan alat peraga gempa bumi berpengaruh terhadap kemampuan literasi sains siswa sekolah dasar. Dan alat peraga gempa bumi ini dapat dijadikan alternatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa.
Analysis of Graph Theory in Transport Network Optimisation: A Mathematical Approach and Its Applications Peranginangin, Andreas Perdamenta
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10219

Abstract

Transportation network optimization is a crucial aspect of urban planning, logistics, and mobility management. Graph theory provides a mathematical framework for modeling and improving transportation systems by representing networks as nodes and edges, enabling efficient route planning, traffic flow optimization, and resource allocation. This study explores the application of graph theory in optimizing transportation networks, focusing on key algorithms such as Dijkstra’s Algorithm, Minimum Spanning Tree (MST), and Network Flow Models. Using a qualitative research approach, this paper examines recent advancements, case studies, and theoretical perspectives in transportation optimization. The study highlights how graph-based methods enhance efficiency, reduce congestion, and improve cost-effectiveness in various transportation domains, including urban traffic management, public transit scheduling, air traffic control, and logistics networks. Additionally, it discusses computational challenges and potential solutions, particularly in large-scale networks requiring high-performance computing and artificial intelligence integration. Through a comprehensive literature review, this research identifies critical trends, such as the fusion of graph theory with AI, IoT, and blockchain technologies, which contribute to real-time data-driven decision-making in smart cities. The findings suggest that graph theory remains a fundamental tool for designing and optimizing resilient and sustainable transportation networks. The paper concludes with recommendations for future research, emphasizing the need for interdisciplinary approaches and emerging technologies to further enhance transportation network optimization.
Perencanaan Pembelajaran PAUD: Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Menyenangkan dan Edukatif Dwijantie, Jeane Siti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10432

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam membangun dasar perkembangan anak, mencakup aspek fisik, kognitif, sosial, emosional, dan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep lingkungan belajar yang menyenangkan dan edukatif sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan PAUD. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan referensi lainnya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang menyenangkan mendukung perkembangan motorik, kreativitas, serta keterampilan komunikasi anak. Pendekatan Montessori menekankan pentingnya aksesibilitas, kebebasan memilih, tanggung jawab pribadi, serta keindahan dan harmoni dalam lingkungan belajar. Selain itu, permainan edukatif seperti permainan balok, puzzle, dan congklak berkontribusi terhadap perkembangan kognitif dan sosial anak. Peran guru dan orang tua sangat krusial dalam membentuk pengalaman belajar yang berkualitas. Kesimpulannya, pembelajaran yang menyenangkan dan edukatif pada PAUD harus dirancang dengan mempertimbangkan lingkungan, metode, serta kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk menghasilkan anak yang aktif, kreatif, dan memiliki keterampilan sosial yang baik.
Menumbuhkan Karakter Wawasan Kebangsaan Siswa Sekolah Dasar Melalui Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sunda Ansori, Yoyo Zakaria; Juanda, Anda; Nahdi, Dede Salim; Jatisunda, Mohamad Gilar; Kurino, Yeni Dwi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10214

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah menurunnya karakter wawasan kebangsaan siswa sekolah dasar akibat derasnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah hendak mengungkap nilai-nilai budaya sunda yang terangkum dalam silih asah, silih asih, dan silih asuh yang menjadi pilar kuat dengan tetap bertahan pada prinsip itu. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian sedangkan untuk memberikan beragam pemikiran dari para ahli digunakan metode deskriptif. Sementara teknik pengumpulan datanya menggunakan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa globalisasi telah memporakporandakan jatidiri siswa, dengan hadirnya nilai-nilai budaya lokal yang merupakan warisan leluhur sekaligus menjadi obat mujarab atas hadirnya permasalahan dewasa ini. Hasil penelitian menjelaskan bahwa nilai-nilai budaya lokal Sunda berkontribusi besar dalam menumbuhkan karakter wawasan kebangsaan siswa Sekolah Dasar.