cover
Contact Name
Yusran Ibrahim
Contact Email
jurnalakuakultura@utu.ac.id
Phone
+628116800980
Journal Mail Official
jurnalakuakultura@utu.ac.id
Editorial Address
Jalan Alue Peunyareng, Kompleks Kampus UTU, Gedung Laboratorium Terpadu, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Lantai 2. Email: jurnalakuakultura@utu.ac.id
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : 25794752     EISSN : 26207397     DOI : 10.35308
Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar merupakan salah satu jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar. Jurnal Akuakultura terbit pertama kali pada tahun 2017 dengan jumlah terbitan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Jurnal Perikanan Tropis terbit secara online dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian yang mencakup semua bidang Akuakultur (Budidaya Perairan), yaitu: Genetika, Reproduksi, Nutrisi, Kesehatan Ikan, Lingkungan serta Sistem & Teknologi Akuakultur.
Articles 121 Documents
STUDI PERTUMBUHAN CACING SUTRA (Tubifex sp.) PADA PERBEDAAN BAHAN ORGANIK YANG DISUPLAI SELAMA PROSES BUDIDAYA DALAM SISTEM RAK BERTINGKAT Putri, Hariani Novia; Diana, Farah -; Muktaridha, Omar; Muliyana, Agusriati; Syahril, Alfis; Rahmayanti, Fitria; Islama, Dini
JURNAL AKUAKULTURA Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v8i1.8631

Abstract

Komposisi senyawa organic dalam media tumbuh cacing sutra merupakan salah satu faktor yang mendukung proses budidayanya. Studi menggunakan material organic yang berbeda menggunakan fases sapi, kambing dan bebek menunjukan perbedaan yang cukup nyata dibandingkan variable kontrol. Perbandingan jumlah cacing sutra setelah proses budidaya dibandingkan sebelumnya menunjukkan peningkatan jumlah populasinya mencapai 2,31,3,67,4,22 dan 2,79 kali lipat secara berturut-turut untuk variable P0, P1, P2 dan P3. Kondisi tersebut turut didukung dengan data nilai signifikansinya lebih kecil dari 0,05 dari proses analisis menggunakan metode ANOVA untuk data sistem RAL. Parameter pendukungnya seperti pH (6,33-7,30) dan suhu (26,6-30oC) juga menunjukkan data yang relatif sama antar perlakuan serta berada pada rentang yang baikberdasarkan perbandingannya dengan data standar. Kondisi tersebut memperlihatkan limbah organic yang diaplikasi pada penelitian ini memiliki potensi besar untuk diaplikasikan dalam skala yang lebih luas untuk peningkatan nilai intrinsiknya.
Effect of Lysine Amino Acid in Artificial Feed Substituted with Moringa (Moringa oleifera L.) Leaves on Feed Efficiency of Bileh Fish Seeds (Rasbora sp.) Vito, Bastian; Diansyah, Sufal; Islama, Dini; Samuki, Khairul
JURNAL AKUAKULTURA Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v8i2.8984

Abstract

This study aims to test the effectiveness of amino acid lysine in artificial feed in increasing feed efficiency of bileh fish fry (Rasbora sp.). The experimental design used was a non-factorial completely randomized design (CRD) with five treatments and three replications. The treatments included: feed without lysine (P0), feed with lysine 1.2%/kg (P1), 1.4%/kg (P2), 1.6%/kg (P3), and 1.8%/kg (P4). The fish fry used amounted to 10 fish per container with a size of 2 cm and a weight of 0.10 grams, reared for 40 days. The results of data analysis using ANOVA showed that the provision of amino acid lysine had a significant effect on specific growth rate, but no significant effect on survival, feed conversion ratio and feed efficiency.
Supplementation of Moringa (Moringa oleifera) Leaf Meal on Growth Performance of Bileh Fish (Rasbora sp.) Kombih, Annisa Alrany Pirdah; Diana, Farah; Diansyah, Sufal; Islama, Dini
JURNAL AKUAKULTURA Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v8i2.9525

Abstract

Bileh fish (Rasbora sp.) is one type of Acehnese freshwater fish that is very popular with the public because it has a delicious and savory taste. The main objective in conducting this study was to determine the effect of using Moringa (Moringa oleifera) leaf flour as a supplement to commercial feed on the growth of bileh fish (Rasbora sp.). This study used a completely randomized design consisting of four treatments and three replications each. The doses of moringa flour used as the test treatment consisted of; P0 (control) = 0% moringa flour, P1 = 20% moringa flour, P2 = 30% moringa flour, P3 = 40% moringa flour. The parameters observed were proximate test, absolute weight growth, specific growth rate, absolute length growth, survival rate, feed efficiency and water quality consisting of temperature and pH. The results of analysis of variance (ANOVA) showed that the dosing of moringa flour in feed had a significant effect on absolute weight growth, absolute length growth and specific growth rate, but had no significant effect on the survival rate of bileh fish juvenile. The best dose of moringa leaf flour to increase the growth of bileh fish is the P3 treatment (moringa leaf flour) with an absolute weight growth value of 1.27 grams, absolute length growth of 5.93cm, and a survival rate in the P3 treatment of 98%.
PENGGUNAAN LIMBAH KULIT MANIHOT ESCULENTA POHL SEBAGAI BAHAN BAKU SUBSTITUSI TEPUNG TAPIOKA DALAM PAKAN BENIH Colossoma macropomum TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP Ismarica, Ismarica; Putri, Ayu Nurtila; Arisa, Iko Imelda; Nazlia, Suraiya; Dewi, Cut Dara; Perdana, Adli Waliul
JURNAL AKUAKULTURA Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v8i1.8925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah kulit singkong sebagai bahan baku substitusi tepung tapioka dalam pakan benih ikan bawal (Colossoma macropomum) yang berperan sebagai binder. Penelitian dilaksanakan pada Laboratorium Kesehatan dan Bioteknologi Akuakultur, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala. Metode penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan (A: pakan komersial, B: penambahan 15% tepung tapioka dalam pakan, C: penambahan 10% tepung tapioka, 5% tepung limbah kulit singkong, D: penambahan 5% tepung tapioka, 10% tepung limbah kulit singkong, E: penambahan 0% tepung tapioka, 15% tepung limbah kulit singkong). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan tepung tapioka 10% dan tepung limbah kulit singkong 5 % menghasilkan pertumbuhan berat mutlak (1,86±0,17 g), pertumbuhan Panjang mutlak (1,21±0,10 cm), kelangsungan hidup ikan 100%, dan FCR (1,89±0,10). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tepung tapioka dapat disubstitusi  dengan tepung limbah kulit singkong sebagai bahan baku pakan  yang berfungsi sebagai binder.Kata Kunci : Pakan, Tepung tapioka; Binder; Limbah kulit singkong
Growth Performance, Survival Rate and p38 Mitogen-Activated Protein Kinase of Giant Gourami Fry (Osphronemus gouramy) on Different Temperature Levels Armando, Eric; Tartila, Shobrina Silmi Qori
JURNAL AKUAKULTURA Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v8i2.9578

Abstract

The low survival value of gourami fish juvenile is because gourami is easily stressed. Changes in temperature in the rearing media environment can affect fish life and can even cause stress. Cortisol and blood glucose are indicators of early stress in fish which then naturally respond to the presence of environmental stressors by producing stress proteins such as mitogen-activated protein kinases (MAPKs). The purpose of this study was to analyze changes in growth, survival and p38 MAPKs of gourami fish juvenile reared at different temperatures. The working method used in this research is the experimental method. This research was conducted with 3 treatments and 3 replicates. The treatments given include (A) 27°C temperature treatment, (B) 29°C temperature treatment, (C) 31°C temperature treatment. Observations made were measurements of growth, survival, and p38 MAPK levels as well as physical and chemical parameters. The results of this study indicate that 31°C is the best temperature for gourami, the expression of p38 MAPK shows low distribution characterized by little brown color, survival rate of 80%, length growth of 1.8-2cm and daily growth rate of 0.21 g/day. During the study the pH in the treatments ranged from 7.3-8.1, while oxygen levels ranged from 4.2-7.7mg/l.
SINTASAN DAN PERTUMBUHAN IKAN SERBAN MALEM (Betta rubra Perugia 1893) HASIL DOMESTIKASI DENGAN PADAT TEBAR YANG BERBEDA Saputra, Fazril; Zulfadhli, Zulfadhli; Nasution, Muhammad Arif; Syarif, Ahmad Fahrul; Maftuch, Maftuch; Samuki, Khairul
JURNAL AKUAKULTURA Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v8i1.9233

Abstract

Peningkatan padat tebar adalah salah satu cara untuk meningkatkan kinerja produksi pada budidaya ikan cupang hias endemik serban malem (Betta rubra Perugia 1893). Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi pengaruh padat tebar yang berbeda terhadap sintasan dan pertumbuhan ikan serban malem (Betta rubra Perugia 1893) hasil domestikasi. Kegiatan penelitian ini dilakukan di laboratorium sistem dan teknologi akuakultur, Program Studi Akuakultur, Universitas Teuku Umar. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap. Penelitian padat tebar ini dilakukan dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan padat tebar yang dilakukan adalah 1 ekor/liter (P1), 2 ekor/liter (P2), 3 ekor/liter (P3) dan 4 ekor/liter (P4). Pelaksanaan kegiatan penelitian selama 60 hari. Hasil proksimat pakan yang diberikan mengandung protein 31,27%, karbohidrat 44,63%, lemak 4,63%, serat 2,56%, kadar abu 13,03% dan kadar air 3,89%. Pemberian pakan dilakukan dengan frekuensi dua kali sehari yaitu pagi dan sore hari. Pengoleksian data penelitian dilakukan pada awal dan akhir penelitian. Analisis data menggunakan analisis varians dengan selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa padat tebar ikan yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) pada sintasan dan pertumbuhan ikan serban malem (Betta rubra Perugia 1893) hasil doemstikasi. Padat tebar terbaik untuk sintasan dan pertumbuhan ikan serban malem adalah perlakuan 1 ekor/liter (P1).
Effectiveness of Adding Probiotic Boster Bio Lacto and Turmeric Flour to Feed on Growth Performance of Benih Bileh Fish (Rasbora sp.) Pradana, Andika; Ibrahim, Yusran; Mahendra, Mahendra; Febrina, Citra Dina
JURNAL AKUAKULTURA Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v8i2.8983

Abstract

Bileh fish (Rasbora sp) is one of the freshwater endemic fish species whose habitat is in rivers and lakes, this fish is much favored by the community, especially in Aceh for consumption needs because it has a savory taste so that the market for this fish increases every month. The high market demand causes the selling price to be high and so far the market demand is mostly taken from natural catches. This study aims to determine the effect of the addition of probiotics boster bio lacto and turmeric flour on the growth of bileh fish seeds (Rasbora sp). This study used a completely randomized design (RAB) with four treatments, namely P0 (control) P1 (7 ml probiotics and 10 gr turmeric flour / kg feed), P2 (9 ml probiotics and 10 gr turmeric flour / kg feed) and P3 (11 ml probiotics and 10 gr turmeric flour / kg feed). The results showed that there was no significant effect (P>0.05) on the growth of bileh fish (Rasbora sp). The addition of probiotics 9 ml/kg feed is the best dose to produce fish weight gain of 0.13 g, length growth of 1.00 cm, specific growth rate of 1.32%/day, feed conversion ratio of 4.16. However, the best survival rate was found in the addition of probiotics 11 ml/kg feed with a value of 91.7%.
KOMBINASI PAKAN KOMERSIL DENGAN CACING DARAH (Chironomus sp.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN KOI (Cyprinus rubrofuscus) Vera, Verawati; Rosmaiti, Rosmaiti; Khomariyah, Siti
JURNAL AKUAKULTURA Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v7i2.8499

Abstract

Ikan hias merupakan salah satu jenis ikan yang dapat menjadi komoditas potensial baik di tingkat nasional maupun internasional. Ikan hias juga dapat digunakan sebagai sumber pendapatan dalam bentuk mata uang asing. Agar dapat tumbuh dengan baik, ikan hias perlu diberi pakan yang sesuai dengan ukuran, jumlah, protein dan kandungan nutrisinya. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengetahui pengaruh kombinasi pakan komersial dengan cacing darah terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan mas koi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kombinasi pakan komersil dengan cacing darah (Chironomus sp.) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan mas koi (Cyprinus rubrofuscus). Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan digunakan dalam penelitian ini, yaitu P1 (pemberian pelet pada pagi, siang dan sore hari), P2 (pemberian cacing pada pagi hari, pemberian pelet pada siang dan sore hari), P3 (pemberian pelet pada pagi hari, pemberian cacing pada sore dan malam hari), dan P4 (pemberian cacing pada sore dan malam hari). Parameter yang dipantau adalah pertumbuhan panjang mutlak, pertambahan berat mutlak dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk pertumbuhan panjang mutlak, kombinasi pakan komersial dan cacing darah tidak berpengaruh nyata, pertumbuhan berat mutlak setelah dilakukan analisis variansi menunjukkan bahwa kombinasi pakan komersil dengan cacing darah tidak berpengaruh nyata. Pengamatan hasil penelitian kombinasi pakan komersil dengan cacing darah terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup Ikan Mas Koi (Cyprinus rubrofuscus) sebesar 100%. Kata kunci: Cacing darah (Chironomus sp.), ikan koi, dan pelet komersial.
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus) SEBAGAI ANTIBAKTERI PADA BENIH IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) YANG TERINFEKSI Aeromonas hydrophila Mellisa, Siska; Rahman, Fathor; Akbar, Said Ali
JURNAL AKUAKULTURA Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v8i1.9309

Abstract

Pangasius djambal memiliki nilai ekonomi tinggi dan merupakan komoditas populer di Sumatera dan Kalimantan. Infeksi Aeromonas  hydrophila dianggap sebagai risiko potensial terhadap kematian benih Pangasius djambal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak ekstrak daun nangka sebagai agen antimikroba terhadap benih Pangasius djambal. Penelitian dilakukan mulai tanggal 19 Desember 2022 hingga 19 Januari 2023, di Laboratorium Pembibitan dan Pembiakan Ikan di Departemen Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala. Studi ini dianalisis menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu ekstrak daun nangka pada konsentrasi A (0 ppm), B (20 ppm), C (40 ppm), D (60 ppm), dan E (80 ppm). Waktu Kematian Rata-rata (MTD) terpendek terjadi pada perlakuan B di mana 2-3 ikan mati selama 1,8 - 2,2 hari, sedangkan yang terpanjang terjadi pada perlakuan A di mana menerima 3-4 ikan mati selama 2 - 3 hari. Persentase kelangsungan hidup tertinggi pada benih Pangasius djambal tercatat pada perlakuan C (40 ppm) dengan angka sebesar 76,67%. Namun, tidak ada perbedaan yang signifikan (p < 0,05) dibandingkan dengan perlakuan lain yang menggunakan ekstrak daun nangka untuk mengatasi infeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Oleh karena itu, kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa daun nangka memiliki potensi dalam menyembuhkan infeksi pada benih ikan djambal karena mengandung beragam senyawa metabolit sekunder seperti steroid, saponin, flavonoid, tanin, kuinon, alkaloid, dan polifenol.
Effect of Adding Tuna Fish Bone Meal as a Source of Calcium Minerals in Feed in Freshwater Vannamei Shrimp (Litopenaeus vannamei) Cultivation Umam, Khairul; Scabra, Andre Rachmat; Rahmadani, Thoy Batun Citra
JURNAL AKUAKULTURA Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v8i2.10208

Abstract

The aim of this research is to analyze the effect of giving tuna bone meal as a mineral source to vaname shrimp cultivated in freshwater media, at doses of 1%, 2%, 3% and 4%. Fish bones are a form of fish processing industry waste that contains the highest calcium among fish body parts, because the main components of fish bones are calcium, phosphorus and carbonate. The calcium content in tuna bone meal is higher than the calcium content in other fish bone meal, namely in catfish bone meal 13.48%, mandidihang fish bone meal 2.12%, catfish bone meal 30.95% and in fish bone meal tuna ranges from 23-39%. Based on research that has been carried out, the addition of tuna fish bone meal has a real influence on the growth of specific weight, absolute weight, specific length, absolute length but there is no significant difference to FCR. The best value was obtained in Treatment 5 with the addition of tuna bone meal at a dose of 4% ( 4 grams / 100gram feed). Specific weight values at P5 (2.85%), absolute weight (27.8), absolute length (6.00cm), specific length (3.46%)

Page 10 of 13 | Total Record : 121