cover
Contact Name
PUPUNG PUSPA ARDINI
Contact Email
pedagogika.fip@ung.ac.id
Phone
+6282195521560
Journal Mail Official
pedagogika.fip@ung.ac.id
Editorial Address
Jln. Jend. Sudirman No. 6, Kota Gorontalo. 96128. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
PEDAGOGIKA
ISSN : 20864469     EISSN : 27160580     DOI : https://doi.org/10.37411
The PEDAGOGIKA with registered number ISSN p-2086-4469, ISSN e-2716-0580 is a collection of educational scientific articles, especially in the fields of educational sciences such as Educational Management, Guidance and Counseling, Primary/Elementary and Teacher Education, Early Childhood and Teacher Education, Educational Technology and others published by Faculty of Education, Gorontalo State University.
Articles 125 Documents
Hubungan Antara Dimensi Kepribadian Big Five dengan perilaku Agresif Mengemudi pada Pengemudi di Gorontalo Mohammad Rizki B Dunggio; Qaniah, Fadhilah Ahmad; Zhankih Al Ayubi; Ersya Febryani Van Gobel; Khofifah Reihana Arbie
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4406

Abstract

ABSTRAK Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah serius di Indonesia dengan 148.575 kasus pada 2023, termasuk 137 kasus di Gorontalo dalam 4 bulan pertama 2024. Faktor manusia, khususnya perilaku agresif mengemudi, menjadi penyebab utama kecelakaan. Kepribadian diidentifikasi sebagai faktor penting yang mempengaruhi perilaku aggressive driving, namun belum ada penelitian yang mengkaji hubungan dimensi kepribadian Big Five dengan perilaku agresif mengemudi di daerah Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang berlangsung selama 3 bulan di Provinsi Gorontalo. Sampel terdiri dari 180 pengemudi (82 laki-laki, 98 perempuan) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria memiliki SIM dan sehari-hari mengendarai kendaraan di Gorontalo. Data dikumpulkan menggunakan skala Big Five Inventory (BFI) yang diadaptasi oleh Ramdhani (2012) dengan 44 item dan skala Aggressive Driving Behavior Scale (ADBS) dengan 11 item. Analisis data menggunakan korelasi Spearman. Mayoritas responden adalah perempuan (54,4%) dengan pengalaman mengemudi >5 tahun (56,1%) dan menggunakan motor (76,7%). Uji reliabilitas menunjukkan nilai yang baik untuk semua skala (α > 0,7). Hasil korelasi menunjukkan hubungan signifikan antara perilaku agresif mengemudi dengan semua dimensi kepribadian: Conscientiousness (r = -0,400, p = 0,000), Agreeableness (r = -0,389, p = 0,000), Openness to Experience (r = -0,224, p = 0,002), Extraversion (r = -0,178, p = 0,017), dan Neuroticism (r = 0,435, p = 0,000). Temuan menunjukkan bahwa kepribadian berperan signifikan dalam perilaku agresif mengemudi. Neuroticism memiliki hubungan positif terkuat, mengindikasikan bahwa ketidakstabilan emosi meningkatkan kecenderungan perilaku agresif. Sebaliknya, Conscientiousness dan Agreeableness berkorelasi negatif, menunjukkan bahwa sifat disiplin dan empati dapat mencegah perilaku agresif mengemudi. Hasil ini menekankan pentingnya pendekatan berbasis kepribadian dalam intervensi keselamatan berkendara, khususnya pelatihan pengelolaan emosi bagi pengemudi dengan tingkat neuroticism tinggi. Kata Kunci: kepribadian Big Five, perilaku agresif mengemudi, keselamatan berkendara, Gorontalo, psikologi transportasi ABSTRACT Traffic accidents are a serious problem in Indonesia with 148,575 cases in 2023, including 137 cases in Gorontalo in the first four months of 2024. Human factors, especially aggressive driving behavior, are the main cause of accidents. Personality has been identified as an important factor influencing aggressive driving behavior, but no research has examined the relationship between the Big Five personality dimensions and aggressive driving behavior in the Gorontalo area. This study used a quantitative approach with a correlational design that lasted for 3 months in Gorontalo Province. The sample consisted of 180 drivers (82 men, 98 women) selected using a purposive sampling technique with the criteria of having a driver's license and driving a vehicle daily in Gorontalo. Data were collected using the Big Five Inventory (BFI) scale adapted by Ramdhani (2012) with 44 items and the Aggressive Driving Behavior Scale (ADBS) with 11 items. Data analysis used Spearman correlation. The majority of respondents were female (54.4%) with >5 years of driving experience (56.1%) and using motorcycles (76.7%). Reliability tests showed good values for all scales (α > 0.7). Correlation results showed a significant relationship between aggressive driving behavior and all personality dimensions: Conscientiousness (r = -0.400, p = 0.000), Agreeableness (r = -0.389, p = 0.000), Openness to Experience (r = -0.224, p = 0.002), Extraversion (r = -0.178, p = 0.017), and Neuroticism (r = 0.435, p = 0.000). The findings indicate that personality plays a significant role in aggressive driving behavior. Neuroticism has the strongest positive relationship, indicating that emotional instability increases the tendency for aggressive behavior. Conversely, Conscientiousness and Agreeableness gave a negative impression, indicating that discipline and empathy can prevent aggressive behavior in driving. These results emphasize the importance of a personality-based approach to driving safety interventions, particularly emotion management training for drivers with high levels of neuroticism. Keywords: Big Five personality traits, aggressive driving behavior, driving safety, Gorontalo, transportation psychology
Pengembangan E-Modul: Pengenalan Fenomena Crowding Di Taman Kanak-Kanak dan Pencegahannya untuk Calon Pendidik Nur Asra Paputungan; Khusnul Khatimah; Qaniah, Fadhilah Ahmad; Nicki Yutapratama; Darmawan Thalib
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4408

Abstract

ABSTRAK Fenomena crowding atau kesesakan di Taman Kanak-Kanak (TK) merupakan isu penting yang berdampak negatif terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan kesehatan anak usia dini (AUD). Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul pengenalan dan mitigasi fenomena crowding di TK untuk meningkatkan literasi calon pendidik PAUD. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). E-modul dikembangkan melalui platform Canva dengan integrasi multimedia interaktif. Validasi expert judgement dilakukan oleh 2 ahli bidang Pendidikan dan Psikologi, serta uji efektivitas melalui pretest-posttest pada partisipan yang merupakan 25 calon pendidik. Validasi expert judgement menunjukkan skor rata-rata 4,5 dari 5,0 dengan aspek kemenarikan desain memperoleh skor tertinggi (4,75). Hasil paired t-test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan partisipan dari skor mean pretest 3,92 menjadi posttest 6,96 (p = 0,000 < 0,05). E-modul pengenalan dan pencegahan crowding di TK terbukti valid dan efektif meningkatkan pengetahuan calon pendidik PAUD tentang fenomena crowding serta strategi mitigasinya. Kata Kunci: e-modul, crowding, kesesakan, Taman Kanak-Kanak, calon pendidik ABSTRACT The phenomenon of crowding in kindergartens (TK) is a significant issue that negatively impacts the cognitive, social, and health development of early childhood (AUD). This study aims to develop an e-module for recognizing and mitigating crowding in kindergartens to improve the literacy of prospective PAUD educators. The study used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The e-module was developed using the Canva platform with interactive multimedia integration. Expert judgment validation was conducted by two experts in the fields of Education and Psychology, and effectiveness testing was conducted through a pretest-posttest on participants from The 25 prospective PAUD teachers. Expert judgment validation showed an average score of 4.5 out of 5.0 with the design attractiveness aspect obtaining the highest score (4.75). The results of the paired t-test showed a significant increase in participants' knowledge from a mean pretest score of 3.92 to a posttest score of 6.96 (p = 0.000 < 0.05). The e-module on recognizing and preventing crowding in kindergarten has proven valid and effective in increasing the knowledge of prospective PAUD educators about the phenomenon of crowding and its mitigation strategies. Keywords: e-module, crowding, Kindergarten, prospective educators
Implementasi Program Keagamaan di SMA Negeri 1 Rambutan Kabupaten Banyuasin Firzal, Juanda; Karolina, Asri; Afriantoni, Afriantoni; Yuniar, Yuniar
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4466

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gejala dan fenomena terkait implementasi program keagamaan di SMA Negeri 1 Rambutan. Penelitian ini merupakan field research dengan pendekatan kualitatif fenomenologis, melibatkan ketua program keagamaan, wakil kepala sekolah, dan kepala sekolah sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program keagamaan mencakup kegiatan harian, mingguan, bulanan, hingga kegiatan insidental, seperti doa bersama, sholat berjamaah, tilawah, kajian Jumat, dan peringatan hari besar Islam. Seluruh kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun pembiasaan nilai religius, akhlak mulia, toleransi, dan kepedulian sosial. Para informan memandang program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi strategi pembinaan yang efektif dalam membentuk pribadi peserta didik yang religius dan berkarakter kuat. Controlling program dilaksanakan secara sistematis melalui enam pilar: perencanaan terintegrasi, koordinasi rutin, monitoring lapangan, evaluasi berkala, pelibatan stakeholder, dan keteladanan. Program keagamaan terbukti menjadi pilar penting pembentukan karakter religius dan integritas peserta didik, sekaligus mendukung visi pendidikan yang menekankan keseimbangan antara kompetensi akademik, kedewasaan spiritual, dan kontribusi positif bagi masyarakat.
Analisis Kepuasan Siswa Terhadap Kualitas Pembelajaran Dan Fasilitas Sekolah Arif, Rifda Mardian; Arif, Rifda Nur Hikmahwati; Mania, Siti; Sudirman, Nurrahmah; Samputri, Salma
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan tingkat kepuasan siswa terhadap pembelajaran dan fasilitas di SDN 30 Manggalung; 2) mengukur kepuasan pada lima Aspek, yaitu pembelajaran, penilaian, lingkungan kelas, fasilitas, dan karakter; 3) mengidentifikasi aspek yang menjadi kekuatan; 4) mengidentifikasi aspek yang memerlukan perbaikan; dan 5) membandingkan kepuasan antara kelas rendah dan kelas tinggi. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, melibatkan 65 siswa kelas 1–6 sebagai responden. Instrumen berupa kuesioner skala Likert 4 poin yang mencakup lima Aspek: pembelajaran, penilaian, lingkungan kelas, fasilitas, dan karakter. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kepuasan siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 3,68; 2) Aspek lingkungan kelas 3,8, karakter 3,79, dan pembelajaran 3,78 memperoleh skor tertinggi, sedangkan fasilitas memperoleh skor terendah 3,23; 3) kekuatan sekolah terletak pada lingkungan kelas, karakter guru, dan kualitas pembelajaran; 4) area yang perlu mendapat perhatian adalah alat peraga IPA 2,53 dan fasilitas air bersih 2,69; dan 5) terdapat penurunan kepuasan dari kelas rendah 3,93 ke kelas tinggi 3,53, terutama terkait fasilitas.
Literasi SDG 4 Terkait Pendidikan Berkualitas: Analisis Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Samputri, Salma; Arif, Rifda Nur Hikmahwati
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan rata-rata skor literasi SDG 4 tentang pendidikan berkualitas pada mahasiswa yang menempuh mata kuliah Pengantar Pendidikan, (2) menganalisis skor literasi SDG 4 pada setiap dimensi (pengetahuan, sikap, dan tindakan) mahasiswa yang menempuh mata kuliah Pengantar Pendidikan, dan (3) menganalisis korelasi antara dimensi pengetahuan, sikap, dan tindakan dalam literasi SDG 4 pada mahasiswa yang menempuh mata kuliah Pengantar Pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa program kependidikan yang mengikuti mata kuliah Pengantar Pendidikan pada tiga kelas (A, B, dan ICP). Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh sehingga seluruh populasi yang berjumlah 96 mahasiswa dijadikan sampel. Instrumen yang digunakan berupa tes literasi SDG 4 berbentuk uraian yang dikembangkan berdasarkan tiga indikator, yaitu pengetahuan, sikap, dan keterampilan tindakan, kemudian diberi skor menggunakan rubrik dan dikonversi ke skala 0–100. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif (rata-rata, kategori) dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) literasi SDG 4 mahasiswa yang menempuh mata kuliah Pengantar Pendidikan secara keseluruhan berada pada kategori Baik dengan skor rata-rata 73,16; (2) skor rata-rata literasi SDG 4 pada dimensi pengetahuan sebesar 73,59, dimensi sikap sebesar 71,98, dan dimensi tindakan sebesar 73,91, yang ketiganya berada dalam kategori Baik; dan (3) terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara ketiga dimensi literasi SDG 4, dengan koefisien korelasi Spearman sebesar ρ = 0,777 untuk pengetahuan–sikap, ρ = 0,730 untuk pengetahuan–tindakan, dan ρ = 0,776 untuk sikap–tindakan (p < 0,001).Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi SDG 4 pada mata kuliah Pengantar Pendidikan perlu diarahkan pada penguatan terpadu aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan mahasiswa terkait pendidikan berkualitas.

Page 13 of 13 | Total Record : 125