cover
Contact Name
PUPUNG PUSPA ARDINI
Contact Email
pedagogika.fip@ung.ac.id
Phone
+6282195521560
Journal Mail Official
pedagogika.fip@ung.ac.id
Editorial Address
Jln. Jend. Sudirman No. 6, Kota Gorontalo. 96128. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
PEDAGOGIKA
ISSN : 20864469     EISSN : 27160580     DOI : https://doi.org/10.37411
The PEDAGOGIKA with registered number ISSN p-2086-4469, ISSN e-2716-0580 is a collection of educational scientific articles, especially in the fields of educational sciences such as Educational Management, Guidance and Counseling, Primary/Elementary and Teacher Education, Early Childhood and Teacher Education, Educational Technology and others published by Faculty of Education, Gorontalo State University.
Articles 125 Documents
Strategi Pedagogik Guru Dalam Meningkatkan Partisipasi Belajar Siswa Lidia, Lidia; Efendi, M. Erham; Hamka, Nazarudin; Agustri, Ranjes; Idrus, Muhammad; Winsidi, Winsidi; Shabran, Shabran; Zamzam, Muhammad; Hidayatullah, M Rizki; Dahirin, Dahirin
PEDAGOGIKA Vol 15 No 1 (2024): Vol 15 No 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v15i1.4186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pedagogik yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan partisipasi belajar siswa di SDN 01 Tanjung Enim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data, yakni pengumpulan data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan berbagai strategi, seperti diskusi kelompok, simulasi ibadah, penggunaan media digital, pembelajaran berbasis proyek, dan pendekatan naratif melalui kisah-kisah nabi. Strategi ini mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan membangun keterlibatan siswa secara aktif. Selain itu, pendekatan humanis dan kolaborasi dengan orang tua turut memperkuat hasil pembelajaran. Dengan demikian, strategi pedagogik yang inovatif dan adaptif dapat meningkatkan partisipasi serta pemahaman keagamaan siswa secara menyeluruh
Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Pada Sekolah Dasar Di Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung Hasmiati, Hasmiati; Darmanto, Darmanto; Darmi, Titi
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4344

Abstract

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan program pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk mendukung pembiayaan operasional sekolah, sehingga layanan pendidikan dasar dan menengah dapat berjalan dengan baik tanpa membebani siswa maupun orang tua. Dana ini disalurkan kepada sekolah negeri dan swasta di seluruh Indonesia berdasarkan jumlah siswa yang terdaftar. Dalam pengelolaannya, prinsip transparansi dan akuntabilitas menjadi hal yang mutlak untuk diterapkan oleh setiap sekolah. Namun demikian, di sejumlah sekolah dasar yang berada di Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, masih ditemukan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BOS. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana praktik transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BOS di sekolah-sekolah dasar yang ada di Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun sumber data dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, bendahara sekolah, guru, komite sekolah, serta orang tua siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif, sedangkan untuk menjamin keabsahan data digunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Transparansi dalam pengelolaan dana BOS telah dilaksanakan melalui penyediaan dokumen penggunaan anggaran, baik dalam bentuk fisik maupun digital, yang dapat diakses oleh masyarakat. 2) Akuntabilitas juga telah diupayakan dengan baik. Hal ini terlihat dari penyusunan laporan realisasi anggaran beserta bukti pendukungnya, sehingga seluruh penggunaan dana dapat dipertanggungjawabkan secara jelas. Meskipun demikian, terdapat sejumlah tantangan dan hambatan dalam pengelolaan dana BOS, seperti keterbatasan kompetensi pengelola keuangan sekolah yang bukan berasal dari latar belakang keuangan, sehingga penyusunan anggaran sering memerlukan waktu yang lama. Selain itu, masih sering terjadi kesalahan dalam penginputan data ke dalam aplikasi RKAS, serta keterlambatan guru dalam menyusun kebutuhan kelasnya. Namun, terdapat pula berbagai faktor pendukung, seperti dukungan dari semua pihak—termasuk tim BOS sekolah, guru, komite sekolah, dan tokoh masyarakat. Selain itu, adanya petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pendampingan dari Tim BOS Dinas Pendidikan, serta pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) bagi bendahara BOS turut membantu meningkatkan kualitas pengelolaan dana BOS di sekolah dasar
Profesionalisme Guru PAI dalam Menghadapi Tantangan Abad ke-21 Muslim, Muslim; Afriantoni, Afriantoni; Yuniarti, Nadhrah Finni
PEDAGOGIKA Vol 15 No 1 (2024): Vol 15 No 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v15i1.4367

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Pendekatan yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan metode pengumpulan data dari berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal, artikel, maupun dokumen yang relevan. Metode ini dimaksudkan untuk menelaah teori, memperkuat landasan teoretis, memperluas wawasan, menemukan celah penelitian, serta menyusun sintesis informasi sebagai pijakan ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme guru PAI menjadi faktor kunci dalam menjawab dinamika pendidikan modern. Guru dituntut menguasai materi keagamaan, mengembangkan keterampilan pedagogik, dan mengintegrasikan literasi digital agar mampu memberikan pembelajaran agama yang adaptif, kontekstual, dan bermakna. Selain itu, pelatihan berkelanjutan serta kolaborasi antar pihak sangat diperlukan untuk mendukung inovasi guru. Disarankan agar lembaga pendidikan dan pemerintah memperkuat dukungan melalui pelatihan teknologi, penyediaan fasilitas, serta program pengembangan profesional yang berkesinambungan.
Pengembangan Media Pembelajaran Ular Tangga Interaktif IPAS (ULTRAS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di Sekolah Dasar lamada, herawati; Abdullah, Gamar; Arif, Rifda Mardian; Panai, Abdul Haris; Muniati Arifin, Vicka
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.3772

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran ULTRA (Ular Tangga Interaktif IPAS) yang memenuhi kriteria kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas dalam pembelajaran IPAS guna meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ekosistem di kelas V SDN 1 Suwawa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model penelitian pengembangan ADDIE, yang mencakup tahap analysis, design, development, Implementation, dan Evaluation. Kelayakan media ULTRA diuji melalui validasi oleh tim ahli. Hasil validasi menunjukkan bahwa media ini memperoleh rata-rata persentase sebesar 96,87%, yang dikategorikan sebagai sangat layak digunakan oleh guru dan siswa di SD. Untuk menguji kepraktisan, peneliti menggunakan lembar observasi guru, yang menunjukkan total skor 39 dari skor maksimal 40, dengan rata-rata persentase kepraktisan mencapai 97,5%, masuk dalam kategori sangat praktis. Dalam aspek efektivitas, penerapan media di kelas V SDN 1 Suwawa diukur melalui pretest dan posttest. Hasilnya, rata-rata nilai pretest sebesar 46,5% meningkat menjadi 86% pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 39,5%. Tingkat efektivitas media ULTRA berdasarkan perhitungan mencapai 73,55%, menunjukkan bahwa media ULTRA termasuk dalam kategori efektif. Berdasarkan hasil ini, media ULTRA terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan layak digunakan dalam pembelajaran di SD.
Pengaruh Aplikasi Alphabet War Room Maze Terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Usia 4-5 Tahun Siribua, Ramlaila; Ardini, Pupung Puspa; Laiya, Sri Wahyuningsi
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4291

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest dan posttest di Taman Kanak-Kanak Mawar. Sampel penelitian terdiri dari 17 anak yang diberi perlakuan menggunakan aplikasi “Alphabet War Room Maze”. Data dikumpulkan menggunakan pre-test untuk mengukur kemampuan mengenal huruf sebelum diberi perlakuan dan posttest setelah diberi perlakuan. Analisis data menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mengenal huruf anak-anak, dengan rata-rata skor pretest sebesar 18,71 dan skor posttest sebesar 35,35. Berdasarkan hasil uji-t, yang menunjukkan nilai T_hitung (17,03) > T_tabel (1,743) pada tingkat signifikansi 0,05 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, H_Oditolak dan H_I diterima. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi Alphabet War Room Maze memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan mengenal huruf pada anak usia 4–5 tahun Kata Kunci: Alphabet War Room Maze, Anak Usia 4-5 Tahun, kemampuan Mengenal Huruf
Strategi Peningkatan Literasi Siswa Melalui Media Flipbook Pakaya, Idan I.; Istiwaroh Adam, Rina; Sudai, Rahmawati; Mahmud, Ratna
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4326

Abstract

Kemampuan literasi siswa sekolah dasar di wilayah Pesisir Kabupaten Gorontalo Utara masih rendah, dengan tingkat literasi di bawah rata-rata nasional. Data kemampuan literasi tingkat Sekolah Dasar berada pada persentase 33,73%, sementara itu, standar literasi nasional yakni 73,52% maka kemampuan literasi Sekolah Dasar di Kabupaten Gorontalo Utara masih tergolong rendah. Faktor seperti kurangnya akses bahan bacaan, minimnya kualitas guru literasi, dan terbatasnya sarana prasarana menjadi penghambat utama. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk dilakukan guna mengurangi kesenjangan literasi dan meningkatkan kualitas pendidikan menggunakan media pembelajaran di wilayah pesisir. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui strategi peningkatan kemampuan lliterasi siswa sebagai upaya mendukung digitalisasi sekolah dasar di wilayah pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Flipbook manjadi salah satu alternatif dalam mendukung digitalisasi sekolah dan terbukti mampu meningkatkan kemampuan literasi siswa di wilayah pesisir.
Peran Pengawas Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Jumadilriansyah, Jumadilriansyah; Muhtar, Entang Adhy; Muhammad, Adji Suradji
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pengawasan terhadap mutu pendidikan di Kabupaten Tana Tidung, Kecamatan Sesayap Hilir. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan informan terpilih, yaitu Kepala Dinas Pendidikan, Koordinator Pengawas Pendidikan, Pengawas Pembina, Kepala Sekolah, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Seksi Kurikulum, Komite Sekolah, dan Guru. Konsep peran pengawasan dalam penelitian ini adalah fungsi utama dan tugas pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Tana Tidung, Kecamatan Sesayap Hilir. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode pengawasan dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMPN Tana Tidung sangat penting, di mana pengawasan aspek manajerial dan akademik dilakukan oleh pengawas sekolah melalui koordinasi dengan koordinator pengawas dan kepala sekolah. Bentuk pengawasan manajerial mencakup aspek administrasi sekolah yang dilaksanakan secara berkala, sedangkan pengawasan aspek akademik mencakup kelengkapan perangkat pembelajaran yang digunakan guru. Pengawasan ini menjadi hal penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Faktor pendukung peran pengawasan dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMPN Tana Tidung Kecamatan Sesayap Hilir antara lain adanya respon positif dari pihak sekolah setiap kali pengawas melakukan kunjungan, terutama dari kepala sekolah.
Relasi Antara Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kedisiplinan Kejuruan dan Penguatan Karakter Religius Fathurrahman, Fathurrahman; Fahruddin, Ahmad Hanif; Husniyah, Nur Iftitahul; Muharor, Muhammad Zaki; Qodir, Abdul
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4340

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relasi antara kepemimpinan kepala sekolah, kedisiplinan kejuruan, dan penguatan karakter religius di SMKN 1 Lamongan. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan pendidikan vokasi tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara teknis, tetapi juga berkarakter religius dan berintegritas. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, guru kejuruan, tenaga kependidikan, dan siswa yang aktif dalam kegiatan keagamaan sekolah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berperan sebagai motor penggerak budaya religius melalui keteladanan dalam ibadah, kultum, dan interaksi harian yang inspiratif. Kebijakan sekolah, seperti penerapan buku saku SAKTI dan Gerakan 5S, menyediakan kerangka formal untuk mewujudkan visi kepemimpinan dalam regulasi praktis. Internalisasi nilai religius dilakukan melalui kegiatan rutin, antara lain salat berjamaah, tradisi salim, kultum, dan refleksi Jumat pagi, yang secara efektif mengubah aturan menjadi kebiasaan nyata. Proses ini berdampak langsung pada kedisiplinan kejuruan siswa yang tercermin dalam ketepatan waktu, kerapian, kepatuhan pada aturan, serta keteraturan dalam praktik vokasi. Pada akhirnya, relasi antarvariabel bermuara pada terbentuknya karakter religius siswa, yang mencakup sikap amanah, hormat, solidaritas, dan tanggung jawab. Kesimpulan penelitian ini merumuskan model relasi: Kepemimpinan → Kebijakan → Internalisasi → Disiplin → Karakter Religius, yang dapat menjadi acuan bagi penguatan pendidikan karakter berbasis religius di sekolah kejuruan Indonesia. ABSTRACT This study aims to analyze the relationship between principal leadership, vocational discipline, and the strengthening of religious character at SMKN 1 Lamongan. The research is grounded in the growing demand for vocational education not only to produce technically competent graduates but also individuals of integrity and strong religious values. A qualitative approach with a case study design was employed, utilizing in-depth interviews, participant observation, and document analysis. The participants included the school principal, Islamic education teachers, vocational subject teachers, administrative staff, and students actively engaged in religious activities. The findings reveal that the principal’s leadership serves as the driving force behind the development of a religious school culture, demonstrated through role modeling in daily prayers, short sermons, and spiritually oriented interactions. School policies, such as the implementation of the SAKTI pocketbook (Saku Adab, Akhlak, dan Budi Pekerti) and the 5S Movement (Smile, Greeting, Salutation, Politeness, Courtesy), provide a formal framework for translating the principal’s vision into practice. The internalization of religious values is fostered through routine activities including congregational prayers, the salim tradition (showing respect to teachers by hand-kissing), short religious talks, and Friday reflection sessions. These practices transform regulations into habitual behaviors. Consequently, vocational discipline emerges, reflected in punctuality, neatness, adherence to rules, and systematic practice in vocational training. Ultimately, the interplay of these variables leads to the formation of students’ religious character, encompassing trustworthiness, respect, solidarity, and responsibility. The study concludes with a relational model: Leadership → Policy → Internalization → Discipline → Religious Character, which may serve as a reference for strengthening religious-based character education in vocational schools in Indonesia
Pengaruh Loneliness Dan Self-Control Terhadap Motivasi Untuk Melakukan Self-Harm Pada Lansia Di Kecamatan Abepura Karisma, Sally Putri; Handasah, Rr. Retno; Larung, Ermelinda Yersin Putri; Putra, Mifta Fariz Prima; Saputra, Donal; Seran, Delila Anggelina Nahak
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh loneliness (kesepian) dan self-control (pengendalian diri) terhadap motivasi melakukan self-harm pada lansia di Kecamatan Abepura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive random sampling dan terdiri dari lansia berusia 60–74 tahun yang terindikasi memiliki riwayat atau indikasi perilaku self-harm. Instrumen yang digunakan meliputi UCLA Loneliness Scale, Skala Self-Control, dan Skala Motivasi Self-Harm yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan bantuan program SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi berganda (R) sebesar 0,149 dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,022. Hal ini mengindikasikan bahwa hanya 2,2% variasi motivasi self-harm dapat dijelaskan oleh loneliness dan self-control, sementara 97,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Uji simultan menghasilkan nilai F sebesar 0,308 dengan signifikansi 0,737 (>0,05), sehingga secara bersama-sama loneliness dan self-control tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi melakukan self-harm. Uji parsial juga menunjukkan hasil serupa, di mana loneliness (sig. 0,493) dan self-control (sig. 0,735) tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi self-harm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa loneliness dan self-control bukanlah prediktor utama motivasi self-harm pada lansia di Kecamatan Abepura. Faktor-faktor lain, seperti dukungan sosial, kondisi kesehatan fisik, pengalaman hidup, maupun aspek religiusitas, kemungkinan memiliki kontribusi yang lebih besar. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kajian lebih lanjut dengan variabel yang lebih luas serta pendekatan mixed-method untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Pengaruh Alat Permainan Papan Gembira Edukatif Terhadap Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun Kelompok B Di Tk Kemala Bhayangkari 2 Tanjung Morawa Tri Handayani, Aminda; Kurnia Gulo, Yofita
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alat permainan papan gembira edukatif terhadap kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun di TK Kemala Bhayangkari 2 Tanjung Morawa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 25 anak dengan populasi 30 anak. Sampel dipilih melalui teknik simple random sampling, dengan cara melalui pencabutab nomor atau undian. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kepercayaan diri berdasarkan lima indikator: pantang menyerah, berani mengemukakan pendapat, berani bertanya, mengutamakan usaha sendiri daripada bantuan, dan berpenampilan tenang. Hasil pretest menunjukkan sebagian besar anak berada pada kategori “belum berkembang” dan “mulai berkembang”. Setelah diberikan perlakuan berupa permainan papan gembira edukatif selama enam kali pertemuan, terjadi peningkatan signifikan ke kategori “berkembang sesuai harapan” dan “berkembang sangat baik”. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, dan uji t menghasilkan nilai thitung > ttabel, sehingga hipotesis alternatif diterima. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan alat permainan papan gembira edukatif terhadap kepercayaan diri anak. Permainan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mampu menumbuhkan keberanian anak dalam berpendapat, bertanya, serta menunjukkan kemandirian dan ketenangan dalam menghadapi tantangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa permainan edukatif berbasis papan dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk menstimulasi keberanian anak dalam berinteraksi, mengemukakan pendapat, serta tampil di depan umum. Melalui aktivitas bermain yang menyenangkan dan menantang, anak didorong untuk lebih aktif dan percaya diri

Page 12 of 13 | Total Record : 125