cover
Contact Name
Wardana
Contact Email
mediaagribisnis@umbuton.ac.id
Phone
+6282188541480
Journal Mail Official
mediaagribisnis@umbuton.ac.id
Editorial Address
Jl. Betoambari 36, Kota Baubau, Propinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Agribisnis
ISSN : 25278479     EISSN : 26862174     DOI : https://doi.org/10.35326/agribisnis.v3i2
Jurnal Media Agribisnis has a focus to provide a venue for academicians, researchers, and practitioners for publishing the original research articles or review articles related to the agriculture fields. It is open access and peer-reviewed journal, published by Faculty of Agriculture, Muhammadiyah University of Buton. The journal is a biannual which is published on May and November. Articles submitted might cover topical issues in Agricultural Feasibility Studies, Agribusiness Management, Agribusiness Strategy Management, Agribusiness Quality Development, Agricultural Development, Agricultural Policy, Agriculture Marketing, Food Security, Regional Development Planning, Agricultural and Environmental Microbiology, Agricultural Socioeconomics, Agroclimatology, and Agronomy.
Articles 213 Documents
Karakteristik dan Pendapatan Usaha Home Industri Minyak Goreng Minlen di Desa Nama Lena Pulau Parang, Kec Teluk Waru, Kab Seram Bagian Timur Pelu, Andra Sangita; Siwalette, Jeter Donald; Luhukay, Johanna Martha
Media Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v7i2.4613

Abstract

Pembangunan perekonomiam Indonesia memiliki keterkaitan yang erat dengan pembangunan sektor pertanian, mengingat negara ini secara dominan didukung oleh sektor agraris. masyarkat berprofesi sebagai petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karkteristik dan pendapatan usaha home industri minyak goreng minlen di Desa Nama Lena. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Nama Lena pada bulan Januari samapai Februari 2023. Responden dalam penelitian ini adalah pemilik usaha minyak minlen yang dengan mengunakan metode deskriftif dan kuantitatif dan analisis kelayakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik yang terdapat pada usaha ini adalah sejarahnya, ijin usaha, proses pengolahan / produksi. Besar pendapatan yang diterima pada usaha ini adalah sebesar Rp Rp19.855.000 yang diperoleh dari penerimaan (TR) sebesar Rp 36.820.000 yang dikurangi dengan total biaya (TC) sebesar Rp 16.965.000. Kelayakan dari usaha ini dengan mengunakan analisis R/C yaitu 2,17 > 1 maka usaha ini layak sedangkan mengunakan analisis kelayakan B/C yaitu 1,17 >1 maka usaha ini dikatakan  layak dan dapat di lanjutkan karena lebih besar dari 1.  
Peranan Kelompok Tani Dalam Pengembangan Pertanian Berbasis Organik Anglila Amaral, Ni Putu; Kirana Pratiwi, Luh Putu; Ni Putu, Sukanteri
Media Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v7i2.4625

Abstract

Pembangunan pertanian ke depan diarahkan pengembangan green  economy melalui pertanian organik. Kelompok tani berperan penting dalam upaya pengembangan pertanian organik yakni Wahana pembelajaran dengan penerapan saran produksi dan strategi pemasaran pertanian, unit produksi dengan menerapkan teknologi dan strategi pemasaran pertanian, serta wadah kolaborasi dengan penggunaan teknologi dan strategi pemasaran pertanian. Riset ini memiliki tujuan yaitu untuk menginformasikan terkait peran dari kelompok tani dalam penerapan padi berbasis organik dan melakukan analisis terkait komparasi pendapatan padi organik dan anorganik pada Kelompok Tani Padi Sehat Subak Karang Dalem dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 30 orang. Metode analisis penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif menggunakan skala likert, analisis komparasi dengan uji t. adapun hasil riset setelah melakukan olah data yakni ditemukan adanya peran dari kelompok tani yang memiliki kemampuan dalam pengembangan padi berbasis organik memiliki tingkat presentase 47,96% yang berada pada kriteria cukup baik berdasarkan aspek  kelas belajar, wahana kerja sama dan unit produksi. Selanjutnya, komparasi pendapatan usaha tani padi berbasis organik dengan anorganik terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai pendapatan usaha tani padi organik yang lebih tinggi sebesar Rp 34.435.420,00 dibandingkan dengan padi anorganik sebesar Rp 22.549.870,00 dengan nilai dengan Sig. (2-tailed) sebesar 0,000<0,05. Hal yang disarankankan adalah petani sebaiknya menerapkan pengembangan pertanian organik secara kontinyu melalui peningkatan aspek kelas pembelajaran dan pelatihan kerja yang memiliki tujuan dalam meningkatkan perokonomian para petani
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pengambilan Keputusan Petani dalam Usahatani Bunga Melati Putih Paratistha, Hickyn; Zebua, Damara Dinda Nirmalasari
Media Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v7i2.4658

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi petani dalam pengambilan keputusan berusahatani bunga melati putih. Penentuan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan jumlah responden 30 orang petani bunga melati putih dan 30 orang petani padi. Penelitian dilakukan di Desa Depok, Kec Kandeman, Kab Batang. Teknik analisis menggunakan regresi logistik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan berusahatani bunga melati putih yaitu pendapatan, tenaga kerja dan pengalaman usahatani. Faktor-faktor yang tidak berpengaruh signifikan yaitu luas lahan
Strategi Kelompok Tani Wela Timung dalam Pengembangan Usahatani Cabai untuk Meningkatkan Pendapatan di Desa Bangka Lelak jandu, inosensius; Ratnawati Sumung, Maria; Santu, Lorensius; Budiman, Nikolaus
Media Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v7i2.4667

Abstract

Pembangunan pertanian dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan petani, meningkatkan nilai tambah, daya saing dan ekspor, serta membantu stabilisasi pangan. Pentingnya masyarakat petani bekerja lebih banyak dan tinggal di pedesaan memungkinkan pembangunan pertanian. Untuk mengetahui aspek apa saja dari strategi pembangunan saat ini yang memerlukan perbaikan. Peneliti menggunakan metode pengumpulan data primer dan sekunder dalam penelitian ini. Data langsung diambil dari lapangan yaitu data primer. Sedangkan data sekunder adalah informasi yang bersumber dari organisasi terkait untuk memperoleh data yang komprehensif, tepat, tidak memihak dan bertanggung jawab sesuai dengan maksud dan tujuan peneliti, termasuk dokumentasi dan wawancara. Kelompok Tani Wela Timung, Desa Bangka Lelak, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai menjadi lokasi penelitian ini. Hasil tersebut dihasilkan dari informasi yang peneliti kumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rencana pengembangan usahatani cabai yang terbaik. Strategi yang digunakan berhubungan dengan peluang, ancaman, kelemahan dan kekuatan. Kelebihan dan kekurangan merupakan faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan usahatani cabai pada kelompok tani Wela Timung Desa Bangka Lelak kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai. Peluang dan ancaman merupakan faktor eksternal yang mempengaruhi perkembangan usahatani cabai di kelompok tani Wela Timung Desa Bangka Lelak Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai.
Kelayakan Ekonomi Usahatani Kopi Robusta di Desa Lowungu Kecamatan Bejen Kabupaten Temanggung Franscois Michael Young; Nuswantara, Bayu
Media Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v7i2.4670

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara agraris yang ada di dunia. Indonesia disebut negara agraris karena banyak penduduknya bekerja di sektor pertanian. Salah satu sektor pertanian yang penting bagi negara Indonesia adalah  perkebunan. Salah satu komoditas perkebunan yang menjadi unggulan Indonesia adalah kopi.  Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang sangat digemari masyarakat.  Kabupaten Temanggung adalah salah satu  produsen kopi terbesar di Jawa Tengah. Pada praktiknya, tidak setiap tahun produksi kopi terutama kopi robusta sangat memuaskan. Terdapat beberapa kendala yang mengakibatkan produktivitas kopi belum optimal diantaranya iklim dan hama. Apabila kendala tersebut  menyerang, maka produksi kopi tidak bisa optimal (kebanyakan pohon kopi tidak berbuah lebat). Ketika kondisi ini berjalan terus menerus, Analisa terhadap kelayakan ekonomi dapat dilakukan supaya petani kopi bisa mengetahui apakah usahatani yang dijalankan tetap layak dilakukan atau tidak. Penelittian dilakukan di Desa Lowungu, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung pada bulan Juli -  September 2023. Sampel yang digunakan berjumlah 52 orang yang diambil secara simple random sampling. Hasil analisis yang didapatkan adalah: Biaya usahatani sebesar Rp 22.824.463,69; penerimaan sebesar Rp 61.188.224,02; pendapatan sebesar Rp 38.363.760,33; R/C Ratio sebesar 2,68; B/C Ratio sebesar 1,68; BEP Produksi sebesar 553,58 dan BEP harga sebesar Rp 15.379,92. Berdasarkan hasil analisis maka usahatani kopi robusta di Desa Lowungu, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung dinyatakan layak untuk diusahakan.
Kekuatan Pasar Monopsoni Pada Komoditas Ubi Kayu di Provinsi Lampung Zulkarnain, Zulkarnain; Zakaria, Wan Abbas; Indaryati, Sri
Media Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v7i2.4749

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi derajat monopsony power pada agribisnis ubikayu di Propinsi Lampung. Analisis yang digunkaan untuk mengetahui monopsony power adalah model konseptual pasar monopsoni. Hasil penelitian adalah monopsony power pada pasar ubikayu di pabrik tapioka XXX dan pabrik tapioka YYY tergolong dalam monopsony lemah. Kekuatan monopsoni yang terjadi pada pasar ubikayu untuk pabrik tapioka XXX lebih besar dibandingkan dengan kekuatan monopsoni yang terjadi pada pasar ubikayu untuk pabrik tapioka YYY. Hal ini dikarenakan kapasitas produksi pabrik tapioka XXX lebih besar yaitu 1.100 ton sedangkan pabrik tapioka YYY sebesar 250 ton.  
Karakterisasi Morfologi Jenis-Jenis Bambu di Kota Baubau Slamet, Agus; Sutriani, Neni
Media Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v7i2.4827

Abstract

Informasi jenis-jenis Bambu di Kota Baubau belum terdokumentasi dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah menyediakan informasi keanekaragaman jenis dan karakter morfologi bambu yang terdapat di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan eksplorasi dan teknik pengambilan data dilakukan secara purposive sampling di 8 kecamatan di Kota Baubau.  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kota Baubau terdapat 13 jenis bambu yang tergolong dalam 5 genus yaitu: genus Bambusa yang terdiri dari 5 jenis yaitu B. blumeana J.A. & J. H. Schult, B. vulgaris Schrad. ex Wendl, B. vulgaris var. striata McClure, Bambusa multiplex (Lour.) Raeusch. ex J.A & J.H. Schult, Bambusa glaucophylla Widjaja, Genus Dendrocalamus yang terdiri dari 1 jenis yaitu Dendrocalamus asper (Schult.) Backer ex Heyne, Genus Gigantochloa yang terdiri dari 3 jenis yaitu G. apus (J.A & J.H Schult.) Kurz, G. atter (Hassk) Kurz, G. atroviolacea Widjaja, Genus Schizostachyum yang terdiri dari 3 jenis yaitu S. brachyladum Kurz , S. lima (Blanco) Merr, S. latifolium Gamble, dan Genus Thyrsostachys yang terdiri dari dari 1 jenis yaitu Thyrsostachys siamensis Gamble.
Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum) di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi Darsiti, Tita; Suriadikusumah, Abraham; Arifin, Mahfud
Media Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i1.5012

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum) merupakan salah satu komoditas sayuran yang mendapat prioritas dalam pengembangannya. Pengembangan tersebut dilakukan dengan mencari lahan yang sesuai agar produksi bawang merah dapat memenuhi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelas kesesuaian lahan dan luas lahan untuk penanaman bawang merah di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi. Penelitian telah dilakukan pada bulan Agustus hingga Oktober 2023 di Kecamatan Cibeureum dan analisis di Laboratorium Tanah Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa). Pengambilan sampel tanah ditentukan berdasarkan satuan peta lahan yang dihasilkan dari overlay peta jenis tanah, curah hujan, kemiringan lereng, dan penggunaan lahan, menghasilkan 11 SPL. Metode pengambilan sampel tanah menggunakan composite sampling dan metode penilaian kesesuaian lahan menggunakan metode matching table. Hasil evaluasi lahan aktual di Kecamatan Cibeureum menunjukkan S3wa (sesuai marginal) pada SPL 5, 6, 7, 8, 9, 10, dan 11 seluas 539,81 ha; S3wa,nr pada SPL 1, 2, dan 3 seluas 66,64 ha; dan S3wa,nr,eh pada SPL 4 seluas 5,69 ha dengan masing-masing faktor pembatas ketersediaan air (wa), retensi hara (nr), dan bahaya erosi (eh). Adapun lahan yang dapat direkomendasikan untuk budidaya bawang merah di Kecamatan Cibeureum seluas 612,14 ha. Upaya perbaikan yang dapat dapat dilakukan untuk meningkatkan kelas kesesuaian lahan tersebut adalah membuat drainase, pengapuran, dan terasering. Hasil penilaian kesesuaian lahan potensial meningkat dari S3 menjadi S2 (cukup sesuai) dengan faktor pembatas ketersediaan air, media perakaran, retensi hara, dan bahaya erosi.
Pengendalian Hama Kutu Putih (Pseudoccus) Tanaman Ubi Kayu (Manihot Esculenta Crantz) Menggunakan Brotowali dan Ekstrak Serai Wangi Azizu, Muhamad Noor; Aliyaman, Aliyaman; Tabia, La Aman; Peliyarni, Peliyarni; Wa Rostia
Media Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v7i2.5103

Abstract

OPT penting pada tanaman ubi kayu ialah kutu putih. serangan hama kutu putih dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti, ketinggian tempat, suhu, kelembapan, iklim dan varietas atau klon tanaman. Kutu putih ini lebih suka hidup pada tempat-tempat dengan ketinggian di bawah 200 m dpl. Pengaruh varietas atau klon ubi kayu terhadap serangan kutu putih dilaporkan. Varietas atau klon ubikayu mempengaruhi tingkat serangan P. manihoti karena perbedaan kandungan senyawa sekunder seperti sianida. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pestisida organik brotowali ekstrak serai wangi terhadap pengendalian hama kutu putih tanaman ubi kayu di Desa Tira, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai November 2023 di Desa Tira, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan. Analisis pengecekan identifikasi hama menggunakan laboratorium Terpadu Fakultas Pertaniandan Peternakan Universitas Muslim Buton. Hasil dari penelitian bahwa pemberian pestisida organik brotowali ekstrak serai wangi mampu mengendalikan hama kutu putih tanaman ubi kayu. Dosis pestisida yang diberikan untuk mengendalikan hama kutu putih adalah 50 ml sehingga dapat menurunkan intensitas serangan hama kutu putih sebesar 73,66%.
Analisis Nilai Tambah Pada Home Industry Makanan Beku Kroket Kentang Isi Nadhirah, Aulia
Media Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i1.5142

Abstract

Perubahan pola konsumsi masyarakat terhadap makanan beku dan sifat produk pertanian yang mudah rusak menjadi motivasi salah satu home industry di Kabupaten Banyuwangi mengolah bahan dasar kentag menjadi kroket kentang isi. Peluang ini menjadi tujuan dalam pelaksanaan penelitian yang dapat memberikan nilai tambah dan besaran keuntungan dari usahanya. Dari hasil dan pembahasahan menggunakan metode milik Hayami, usaha kroket kentang isi ‘Antasari’ memiliki nilai tambah per kilogram input sebanyak Rp30.000,- dengan rasio sebesar 33,33%. Begitu pula dengan pendapatan tenaga kerja setiap kilogram kentang mendapatkan sebanyak Rp 13.500,-. Semakin banyak input yang digunakan dalam proses produksi kentang kentang isi maka semakin besar pendapatan tenaga kerja yang diperoleh. Margin bernilai positif sebesar Rp 75.000,-, memiliki arti bahwa usaha ini mendapatkan keuntungan dan nilai tambah. Persentase tertinggi yang menyusun margin adalah sumbangan input lain sebesar 60% yang terdiri dari input ayam dan wortel dengan harga lebih tinggi daripada kentang sebagai input utama. Usaha kroket kentang isi ‘Antasari’ dapat terus melakukan pengembangan usaha dan peningkatan nilai tambah dengan cara menjaga kualitas dari produk sehingga memberikan dampak kepada konsumen yang loyal.