cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 121 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 4 (2024): November" : 121 Documents clear
Alih Kode Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Iryana, Agus; Nisrina, Nufaisa; Riansi, Erwin Salpa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2761

Abstract

Fenomena bahasa yang lazim ditemukan dalam masyarakat akibat kontak bahasa sangat menarik untuk dipelajari. Salah satu gejala kebahasaan yang muncul adalah alih kode, yang terjadi karena lebih dari separuh penduduk dunia bersifat bilingual atau menggunakan dua bahasa. Penelitian ini merupakan hasil observasi yang dilakukan terhadap mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa dalam interaksi antara mahasiswa dengan mahasiswa dan mahasiswa dengan dosen ada yang menggunakan alih kode. Penggunaan alih kode oleh mahasiswa dalam berkomunikasi sangat menarik untuk diteliti sehingga dapat memberikan gambaran penggunaan alih kode. Teori yang dijadikan landasan untuk menganalisis alih kode kode dalam penelitian ini dikemukakan oleh Lapasau (2016), Wijana (2019), Ohoiwutum (2007), Hermaji (2016), dan Pateda (2015). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data penelitian adalah bahasa yang digunakan dosen dan mahasiswa dalam berkomunikasi. Dalam penelitian kualitatif, yang menjadi instrumen atau alat penelitian adalah peneliti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi (simak), rekam (video), dan catatan lapangan. Pengumpulan data dilanjutkan dengan penganalisisan wujud, jenis, faktor penyebab, dan fungsi alih kode. Alih kode yang digunakan mahasiswa ketika berkomunikasi memiliki alasan dan fungsi yang jelas. Sehubungan dengan hal ini, seiring dengan meningkatnya keragaman bahasa yang dimiliki oleh mahasiswa baik secara lisan maupun tulis.
Penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Lower Order Thinking Skills (LOTS) Pada Siswa Kelas 11 IPA di MAN 2 Pamekasan Toyibah, Imroatut; Hasan, Nor
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2762

Abstract

Lower Order Thinking Skills kurang terstimulus untuk memecahkan pertanyaan-pertanyaan. Kurikulum 2013 seharusnya menerapkan mata pelajaran yang berhubungan dengan HOTS namun pada saat ini masih ada sekolah yang menerapkan pembelajaran berbasis LOTS saat pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis lower order thinking skills. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan sasaran untuk menjelaskan sifat situasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru dalam menggunakan Lower Order Thinking Skiils dalam Pembelajaran Agama Islam menyesuaikan dengan kemampuan siswa pada setiap kelas. Sedangkan Hasil rata-rata posttest kemampuan berpikir siswa pada Kelas 11 IPA 1 sebesar 29.45 dengan jumlah siswanya 20 siswa, sedangkan skor rata-rata posttest dikelas 11 IPA 2 sebesar 28.39 dengan jumlah siswanya 33 siswa. Skor rata-rata posttest dikelas 11 IPA 3 sebesar 27.29 dengan jumlah siswanya 32 siswa, sedangkan skor rata-rata posttest dikelas 11 IPA 4 sebesar 26.11 dengan jumlah siswanya 31 siswa. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan fokus terhadap kemampuan berpikir rendah atau berbasis Keterampilan Berpikir Dasar (Lower Order Thinking Skills) hanya diterapkan oleh guru yang disesuaikan dengan kemampuan belajar siswa.
Implementasi Pengembangan Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an dan Hadis di Madrasah Tsanawiyah Negeri Violeta, Fajar Mustika; Achadi , Moh. Wasith
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Al-Qur'an dan Hadis di MTsN 1 Yogyakarta. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan, penelitian ini menggali pengalaman guru dan peserta didik dalam menghadapi perubahan kurikulum. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi satuan pendidikan dalam merancang pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik. Fokus pada pembelajaran yang bermakna, pengembangan karakter, dan pemanfaatan teknologi menjadi ciri khas Kurikulum Merdeka. Namun, implementasi kurikulum ini juga menghadapi beberapa tantangan, seperti ketersediaan sumber daya, kesiapan guru, dan perubahan paradigma pembelajaran. Secara keseluruhan, Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama. Penelitian ini menyarankan perlunya dukungan yang lebih kuat dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, sekolah, dan masyarakat, untuk memastikan keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi kurikulum dan mengembangkan strategi yang lebih efektif.
Pengaruh Pembelajaran Teaching Factory (TEFA) Berbasis Unit Produksi Terhadap Kesiapan Berwirausaha Siswa Tata Busana di SMKN 1 Ampek Angkek Sari, Yani Novita; Novrita, Sri Zulfia
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2767

Abstract

Pembelajaran Teaching Factory dapat memberikan peserta didik pengalaman industri langsung serta paparan terhadap dunia kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran Teaching Factory berbasis unit produksi, mengetahui kesiapan berwirausaha siswa Tata Busana sebelum mengikuti pembelajaran Teaching Factory, mengetahui pengaruh pembelajaran Teaching Factory berbasis unit produksi terhadap kesiapan berwirausaha siswa Tata Busana di SMKN 1 Ampek Angkek. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional dengan teknik total sampling, melibatkan 82 siswa. Hasil penelitian diketahui pembelajaran Teaching Factory siswa Tata Busana di SMKN 1 Ampek Angkek sebesar 80% dengan kategori baik. Sedangkan kesiapan berwirausaha siswa Tata Busana sebesar 82% dengan kategori baik, kedua variabel diukur dengan menggunakan kriteria TCR. Berdasarkan analisis regresi linear sederhana, terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pembelajaran Teaching Factory terhadap kesiapan berwirausaha siswa Tata Busana di SMKN 1 Ampek Angkek, dibuktikan dengan uji T dengan model regresi linear sederhana dengan perolehan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan Thitung> Ttabel (10.502 >1,99). Hal ini menunjukkan nilai positif, dapat disimpulkan semakin tinggi pengaruh pembelajaran Teaching Factory maka makin tinggi juga kesiapan berwirausaha siswa Tata Busana di SMKN 1 Ampek Angkek. Pengaruh pembelajaran Teaching Factory terhadap kesiapan berwirausaha dalam penelitian ini sebesar 58% dan 42% dipengaruhi oleh variabel lainnya.
Modul Interaktif Berbasis AI: Solusi Guru SD Pinaras Menghadapi Pendidikan 5.0 Nababan, Kartyka; Kuendo, Wilce Anna Cahya; Siregar, Dina Mariana; Gulo, Wanselvina; Said , Astrid Padri; Baluntu, Wildayanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2771

Abstract

Tingginya intervensi teknologi dalam dunia pendidikan dan beban kerja guru sekolah dasar yang tinggi serta tidak dibarengi dengan kemampuan teknologi yang memadai menyebabkan rendahnya kualitas pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan teknologi media pembelajaran guru melalui pelatihan dan adopsi modul interaktif berbasis AI. Guru-guru sekolah dasar di Kota Tomohon menjadi populasi penelitian, dan dengan menggunakan teknik purposive sampling, sampel yang dipilih adalah kelompok guru Pinaras sebanyak 22 orang, dan menggunakan metode eksperimen dengan analisis kuantitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data berupa angka-angka melalui pre-test dan post-test guru. Data yang terkumpul diukur dan diinterpretasikan dalam bentuk Person Map yang menggambarkan bagaimana interaksi antara guru dengan jenis teknologi yang digunakan dalam proses pembelajaran, kemudian dianalisis dengan Rasch Model. Hasil penelitian menunjukkan nilai efektivitas sebesar N-Gain=0,95. Hasil analisis Person Map juga menunjukkan bahwa fitur yang memiliki pemahaman lebih rendah adalah otomatisasi tugas khususnya dalam pembatasan respon dan due date tugas. secara keseluruhan, modul interaktif berbasis AI menjadi solusi efektif bagi guru untuk menghadapi pendidikan digital saat ini.
Pengembangan Modul Pembuatan Rompi Pada Mata Pelajaran Teknologi Menjahit Kelas XI Desain Produksi Busana di SMK Negeri 1 Sijunjung Oktarini, Annisa; Yusmerita, Yusmerita
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2772

Abstract

Pengembangan modul adalah proses mendesain bahan ajar yang disusun secara sistematis untuk membantu peserta didik belajar secara mandiri. Modul merupakan perangkat ajar yang berisi komponen dan petunjuk belajar yang jelas sehingga peserta didik dapat mengikuti pembelajaran secara runut tanpa pengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembuatan rompi pada mata pelajaran teknologi menjahit. Permasalahan yang dihadapi oleh peserta didik yaitu hasil jahitan pada bagian kantong, kerah dan pemasangan furing masih kurang rapi dan masih banyak siswa yang belum mengerti dengan teknik dasar menjahit yang tepat dan benar. Hal ini berdampak pada hasil belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui validitas pengembangan modul pembuatan rompi pada mata pelajaran teknologi menjahit kelas XI Desain Produksi Busana di SMK Negeri 1 Sijunjung. 2) Mengetahui praktikalitas pengembangan modul pembuatan rompi pada mata pelajaran teknologi menjahit kelas XI Desain Produksi Busana di SMK Negeri 1 Sijunjung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian research and development (R&D) dengan menggunakan model 4D, yang mencakup tahap define, design, develop, dan disseminate. Namun, pada tahap disseminate, penyebaran dilakukan secara terbatas karena adanya keterbatasan dari penulis. Instrumen yang digunakan adalah lembar penilaian atau angket untuk menguji validitas dari ahli media dan ahli materi, serta menguji kepraktisan modul berdasarkan respon siswa melalui uji kelompok kecil dan besar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI jurusan Desain Produksi Busana di SMK Negeri 1 Sijunjung. Penulis mengambil sampel satu kelas sebanyak 30 siswa sebagai subjek uji coba produk pengembangan. Berdasarkan hasil validasi modul oleh ahli materi memperoleh nilai 86% dengan kategori sangat baik dan validasi ahli media memperoleh nilai 88,5% dengan kategori sangat baik. Sedangkan uji coba kecil mendapatkan nilai 90% dengan kategori sangat baik dan uji praktikalitas mendapatkan nilai 91% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan keseluruhan hasil penilaian modul pembuatan rompi dapat disimpulkan bahwa modul dalam kategori sangat valid dan sangat praktis, modul ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran teknologi menjahit di SMK Negeri 1 Sijunjung.
Pembelajaran dengan Model Cooferatif Integrated Reading and Composition Terhadap Hasil Belajar IPA di MTs Riyadlusshibyan Batulayar Zulpiani, Ira; Muhlis, Muhlis; Merta, I Wayan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2773

Abstract

Model Cooperatif Integrated reading and Composition merupakan model pembelajaran terpadu yang melibatkan keaktifan siswa dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis agar siswa mampu memberikan solusi dari masalah yang ditemukan secara berkelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Cooperatif Integrated reading and Composition terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VII. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah Quasi Experimen. Populasi penelitian ini adalah kelas VII MTs Riyadlusshibyan Batulayar, sampel penelitian terdiri dari kelas VII A dan VII B dengan tehnik sampling jenuh. Desain penelitian menggunakan nonequivalent control group. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda sebanyak 20 butir soal. Tekhnik pengolahan dan analisis data menggunakan uji prasyarat yang terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas, untuk uji hipotesis menggunakan anacova (Analysis of Covariance). Berdasarkan hasil analisis data didapatkan nilai posstest kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol dengan rata-rata kelas eksperimen 73 dan kelas kontrol 61. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikasi  sebesar 0,003 yang berarti lebih kecil dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada model Cooperatif Integrated reading and Composition terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VII di MTs Riyadlusshibyan Batulayar.
SLR: Penerapan Pembelajaran Berbasis Komunitas Untuk Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik di Era Disrupsi Jundu Muhammad Mufakkirul Islami; Lidanatu Ilmin; Desy Nur Afny; Achmad Supriyanto; Habibi, MA Muazar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2775

Abstract

Pendidikan saat ini sedang menghadapi tantangan era disrupsi, yang ditandai dengan perubahan cepat di sektor pendidikan dan dunia kerja. Penelitian ini mengidentifikasi kebutuhan mendesak akan tenaga kerja yang terampil, diperkirakan mencapai 20,2 juta pada tahun 2024, dan bagaimana hal ini mendorong sektor pendidikan untuk beradaptasi melalui pengembangan kurikulum yang relevan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penerapan komunitas belajar dalam meningkatkan kompetensi peserta didik, khususnya soft skill yang sangat dibutuhkan di era disrupsi saat ini, serta mengidentifikasi tantangan dan faktor pendukung dalam implementasi pembelajaran berbasis komunitas. Adapun metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif jenis SLR, dengan prosedur: mendefinisikan kriteria kelayakan, pendefinisian sumber informasi, pemilihan literatur, pengumpulan data, pemilihan item data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan komunitas belajar dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, serta memperkuat kemampuan pemecahan masalah dan kerja sama tim. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis komunitas merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan pendidikan di era disrupsi dan mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII D SMPN 1 Mataram Lamhabaha, Naba Nunun; Baidowi, Baidowi; Suntoko, Muhammad Iwan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2777

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika di kelas VIII D SMPN 1 Mataram, di mana pemahaman siswa terhadap materi kurang dan metode ceramah yang lebih dominan digunakan. Pendekatan kontekstual, yang menghubungkan materi akademik dengan konteks kehidupan nyata siswa, mengaktifkan mereka dalam proses belajar, dan meningkatkan pemahaman serta aplikasi konsep yang dipelajari, diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin, yang meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, dan tes, dengan instrumen berupa lembar observasi, catatan lapangan, dan lembar kerja siswa. Pada siklus I, sebagian besar siswa belum mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata 52,06 dan hanya 4 siswa yang tuntas. Siklus II menunjukkan peningkatan nilai rata-rata menjadi 67,25 dengan 13 siswa tuntas. Pada siklus III, persentase ketuntasan meningkat menjadi 80,56% dengan nilai rata-rata 78,11 dan 29 siswa tuntas. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil karena persentase ketuntasan melebihi 80%, yang membuktikan bahwa penerapan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII D SMPN 1 Mataram.
Pengembangan E-Modul Berbasis Aplikasi Canva Pada Materi Pengolahan Cookies Untuk SMK Kuliner Fase F Suyanto, Vannesa Apriliana; Sutidianingsih, Any; Handajani, Sri; Bahar, Asrul
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2778

Abstract

Perkembangan teknologi bepengaruh terhadap bahan ajar salah satunya pengembangan bahan ajar elektronik. Tujuan dari penelitian ini: (1) Kelayakan hasil ahli materi dan ahli media dalam pengembangan e-Modul pada materi pengolahan cookies untuk SMK Kuliner Fase F, dan (2) Penilaian siswa terhadap e-Modul pada materi pengolahan cookies berbasis aplikasi canva untuk SMK Kuliner Fase F. Menggunakan penelitian pengembangan (R&D) dengan pengembangan ADDIE dengan tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation yang hanya berfokus sampai tahap Development saja. Objek penelitian berupa e-Modul pengolahan cookies. Subjek penelitian adalah 51 siswa SMKN 6 Surabaya jurusan kuliner Fase F. Penilaian e-Modul dilakukan oleh ahli materi dan media pada aspek kelayakan materi dan media. Digunakan instrumen yaitu angket validitas ahli dan angket untuk penilaian respon siswa. Hasil penelitian didapatkan: (1) nilai kelayakan e-Modul oleh ahli materi dengan 93% termasuk kriteria “sangat layak” dan 91% oleh ahli media, (3) penilaian respon siswa mendapatkan skor 94,22% dengan kriteria sangat baik. Temuan penelitian ini disimpulkan bahwasanya e-Modul pengolahan cookie telah dikembangkan dan dapat dimanfaatkan secara efektif dalam pembelajaran.

Page 6 of 13 | Total Record : 121