cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 2,411 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Simulasi Virtual PhET Terhadap Kemampuan Penguasaan Konsep Fisika Peserta Didik Hanipa, Ria; A, Syahrial; Rahayu, Satutik
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4128

Abstract

Model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan simulasi virtual PhET adalah suatu tahapan pembelajaran mengikuti langkah-langkah model inkuiri terbimbing yang didukung oleh penggunaan simulasi virtual PhET sebagai laboratorium virtual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan simulasi virtual PhET terhadap penguasaan konsep fisika peserta didik di kelas XI MIPA MA NW Lendang Nangka. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA MA NW Lendang Nangka yang berjumlah 62 peserta didik dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI MIPA-1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 20 peserta didik dan kelas XI MIPA-2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 20 peserta didik. Sebelum diberikan perlakuan, kedua sampel tersebut diberikan tes awal untuk mengetahui kemampuan awal yang dimiliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penguasaan konsep kelas kontrol dan eksperimen bersifat homogen. Artinya sebelum dilakukan perlakuan, keduanya memiliki kemampuan yang sama. Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan t-test polled variance dengan taraf signifikansi 5%. Sebelum dilakukan uji hipotesis terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil uji prasyarat menunjukkan data terdistribusi normal dan homogen, sehingga memenuhi syarat untuk dilakukan analisis menggunakan menggunakan uji-t, Berdasarkan hasil analisis data, yaitu , sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan simulasi virtual PhET berpengaruh terhadap penguasaan konsep fisika peserta didik di kelas XI MIPA-1 MA NW Lendang Nangka.
Pengaruh Model Problem Based Laearning Berbantuan PhET Simulations Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Fluida Dinamis di SMAN 10 Mataram Nurul Parhana, Anggun Saskia; Hikmawati, Hikmawati; Verawati , Ni Nyoman Sri Putu
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4130

Abstract

Perkembangan teknologi Pendidikan mendorong penggunaan metode inovatif dalam pembelajaran, sehingga penelitian ini berfokus dalam mengukur model Problem Based Learning berbantuan PhET Simulations. Penggunaan PhET Simulations dalam model Problem Based Learning memungkinkan peserta didik untuk mendalami konsep secara langsung melalui percobaan virtual sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbantuan PhET simulations terhadap hasil belajar peserta didik pada materi fluida dinamis di SMAN 10 Mataram. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, desain penelitian ini adalah pretest posttest. control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA yang berjumlah 56 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga didapatkan kelas XI MIPA 1 yang berjumlah 31 sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media PhET Simulations dan kelas XI MIPA 2 yang berjumlah 25 siswa sebagai kelas kontrol yang menggunakan model konvensional. Instrumen tes yang telah digunakan yaitu soal pilihan ganda sebanyak 16 soal yang telah diuji validitas, uji reliabilitas, uji taraf kesukaran, uji daya pembeda, dan uji fungsi pengecoh. Data pretest-posttest telah diuji prasyarat hipotesis yaitu uji normalitas menggunakan uji Chi kuadrat, uji homogenitas menggunakan uji-F, kemudian untuk uji hipotesis menggunakan uji-t polled variance dengan taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil akhir belajar peserta didik pada kelas eksperimen meningkat secara signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol, dengan nilai rata-rata posttest 81,48 dengan kriteria baik pada kelas eksperimen dan 77,60 dengan kriteria baik pada kelas kontrol. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai   thitung > ttabel  yaitu 4,91 > 2,67, yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Lerning berbantuan PhET simulations berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada materi fluida dinamis.
Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Stad Dengan Media PhET Terhadap Hasil Belajar Fisika Ditinjau Dari Sikap Ilmiah Peserta Didik Kelas XI di SMAN 1 Lingsar Azizah, Nur Rahmania; Rahayu, Satutik; Zuhdi, Muhammad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh model cooperative learning tipe STAD dengan media PhET terhadap hasil belajar fisika peserta didik; (2) pengaruh sikap ilmiah tinggi dan sikap ilmiah rendah terhadap hasil belajar fisika peserta didik; (3) pengaruh interaksi antara model cooperative learning tipe STAD dengan media PhET dan sikap ilmiah terhadap hasil belajar fisika peserta didik. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain penelitian Faktorial Desig 2 x 2. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA SMAN 1 Lingsar, sampelnya terdiri dari dua kelas yang di pilih menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh dua kelas yaitu kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 35 peserta didik yang menggunakan model cooperative learning tipe STAD dengan media PhET dan kelas  XI IPA 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 35 peserta didik yang menggunakan model konvensional dengan materi yang sama yaitu gelombang bunyi. Intrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen tes pilihan ganda sebanyak 15 soal yang telah diuji hasil validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran  soal dan daya beda soal. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata-rata posstest kelas eksperimen adalah 78,23 dan kelas kontrol sebesar 74,70, kedua kelas terdistribusi normal dan homogen. Data yang diperoleh  terlebih dahulu diuji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Kemudian dilanjutkan dengan pengujian hipotesis menggunakan anava dua jalur dengan sel tak sama berbantuan SPSS 21 dengan nilai Sig 0,000 sehingga H0A ditolak dan H1B diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pengaruh model  cooperative leaning tipe STAD dengan media PhET berpengaruh terhadap hasil belajar; (2) Sikap ilmiah peserta didik berpengaruh terhadap hasil belajar; (3) Tidak terdapat pengaruh interaksi antara model cooperative learning tipe STAD dengan media PhET dan sikap ilmiah terhadap hasil belajar fisika peserta didik.
English Teachers’ Gender Based Teaching Strategies in Teaching Descriptive Text Setia Ningsih, Baiq Indria; Thohir, Lalu; Suryaningsih, Hartati; Arifuddin, Arifuddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4157

Abstract

Writing is one of the most essential and challenging skills in English language learning because it demands creativity, organization, and linguistic accuracy. Among various text types, descriptive text plays a crucial role in helping students express ideas clearly and vividly by describing people, places, or objects in detail. However, many students still face difficulties in generating ideas, organizing sentences, and using appropriate vocabulary. This study aimed to analyze gender based teaching strategies employed by male and female English teachers in teaching descriptive text and how these strategies are implemented in the classroom. The study employed a qualitative descriptive method. The participants were five English teachers at MTsN 1 Lombok Tengah, consisting of three males and two females. The data were collected through classroom observation and interviews and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The results revealed that each teacher applied distinct strategies. Male teachers used guided writing, imaginary strategy, and visual learning to stimulate creativity and provide structural support, while female teachers used modified vocabulary instruction and collaborative learning to strengthen linguistic readiness and promote peer interaction. Drawing on the findings, it can be concluded that although male and female English teachers demonstrated different emphases in their teaching, both aimed to facilitate students’ descriptive writing development, boost confidence, and encourage active participation through supportive and interactive learning environments.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Media Simulasi PhET Terhadap Penguasaan Konsep Peserta Didik Agustiawati, Dilla; Taufik, Muhammad; Nisrina, Nina
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media simulasi PhET terhadap penguasaan konsep peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Adapun populasi pada penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas XI di SMAN 1 Lembar yang berjumlah 87 peserta didik. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh dua kelas yaitu kelas XI-2T sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 29 peserta didik yang menerapkan model inkuiri terbimbing berbantuan media simulasi PhET dan kelas XI-1T sebagai kelas kontrol dengan jumlah 29 peserta didik yang menerapkan model pembelajaran konvensional. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes penguasaan konsep berupa soal esai yang berjumlah 6 soal yang telah diuji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya pembeda. Didapatkan nilai rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol pretest sebesar 23,56 dan 20,31, posttest sebesar 86,21 dan 78,35. Data hasil pretest dan posttest dianalisis menggunakan uji normalitas dan homogenitas sehingga diperoleh data terdistribusi normal dan homogen, dilanjut dengan uji hipotesis menggunakan uji Independent Sampel t-test dan diperoleh bahwa nilai  sebesar 3,44 lebih besar dibandingkan dengan nilai  sebesar 2,00. Nilai hasil uji N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,81 dan kelas kontrol sebesar 0,72 dengan kriteria kedua kelas “Tinggi”. Adapun hasil uji N-Gain per indikator penguasaan konsep memiliki peningkatan tetapi pada indikator tertentu mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan data diatas, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model inkuiri terbimbing berbantuan media simulasi PhET terhadap penguasaan konsep peserta didik.
Hambatan Guru PPKn Dalam Implementasi Pembelajaran Diferesnsiasi Candra , Candra; Sawaludin, Sawaludin; Muttaqin, Zedi; Winata, Aliahardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4178

Abstract

Pendekatan pembelajaran diferensiasi diperlukan untuk menggali potensi diri siswa, tujuan penelitian ini adalah untuk memahami hambatan yang dihadapi oleh guru mata pelajaran PPKn dalam mengimplementasikan pembelajaran diferensiasi. Secara spesifik, tujuan penelitian ini mencakup: pertama, untuk mengevaluasi efektivitas pemerintah dalam mensosialisasikan dan memberikan pelatihan tentang pembelajaran diferensiasi di sekolah; kedua, untuk mengidentifikasi proses perencanaan pembelajaran diferensiasi di SMA di daerah pulau lombok; dan ketiga, untuk menilai pelaksanaan pembelajaran diferensiasi di SMA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif eksploratif, dan analisis data menggunakan model Bogdan & Biklen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan yang dihadapi oleh guru PPKn di SMAN dalam mengimplementasikan pembelajaran diferensiasi mencakup beberapa aspek. Pertama, pelatihan dan sosialisasi yang telah dilakukan belum sepenuhnya memberikan pemahaman yang memadai kepada guru mengenai pembelajaran diferensiasi. Kedua, guru mengalami kesulitan dalam mengelola waktu saat perencanaan pembelajaran, termasuk merencanakan pembelajaran serta memilah pengetahuan dan keterampilan saat menyusun instrumen diagnosis awal. Ketiga, dalam pelaksanaan pembelajaran, kendala utama meliputi keterbatasan waktu, perangkat pembelajaran, dan kesulitan dalam menggunakan metode yang sesuai dengan profil belajar siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik di SMA Haslinda, Padia; Sutrio, Sutrio; A, Syahrial
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4182

Abstract

Rendahnya hasil belajar fisika peserta didik di SMAN 1 Gerung disebabkan oleh dominannya penggunaan metode pembelajaran konvensional yang bersifat teacher centered, sehingga peserta didik kurang aktif dan cepat merasa bosan dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PjBL) terhadap hasil belajar fisika peserta didik di SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang dipilih dengan teknik cluster sampling, yaitu satu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dengan model PjBL dan satu kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai  sebesar 10,501 lebih besar daripada  sebesar 2,001, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar fisika peserta didik. Peserta didik pada kelas eksperimen memperoleh peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, baik pada aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar fisika serta mampu menumbuhkan keaktifan, kreativitas, dan kemampuan kolaboratif peserta didik dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Bahan Ajar Fisika Matematika Materi Persamaan Diferensial dengan Model ADDIE Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Gunada, I Wayan; A, Syahrial; Makhrus, Muh; Ardhuha, Jannatin; Verawati, Ni Nyoman Sri Putu; Amrullah, Lalu Azikri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar fisika matematika pada materi persamaan diferensial yang berorientasi pada peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Produk yang dihasilkan berupa modul ajar fisika matematika yang dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yang meliputi lima tahapan utama: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berupa modul yang dikembangkan telah melalui proses validasi oleh para ahli dengan tiga aspek penilaian, yaitu kelayakan isi, penyajian, dan kebahasaan. Berdasarkan hasil penilaian dari dua orang ahli, diperoleh rata-rata skor 92,5 dengan persentase 79,74%, yang dikategorikan baik dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Dari segi efektivitas, hasil implementasi modul ajar pada proses pembelajaran menunjukkan dampak positif terhadap aktivitas, respons, dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Aktivitas mahasiswa selama pembelajaran mencapai 73,59%, termasuk dalam kategori baik. Hasil respon menunjukan bahan ajar berupa modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori praktis. Mahasiswa menilai bahan ajar ini praktis karena mudah dipahami, memiliki instruksi yang jelas, serta didukung oleh kualitas visual yang baik. Selanjutnya, kemampuan berpikir kritis mahasiswa analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 58 meningkat menjadi 75 pada posttest. Artinya, bahan ajar yang dikembangkan cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini membuktikan bahwa modul ajar fisika matematika berbasis model ADDIE pada materi persamaan diferensial memiliki kelayakan dan efektivitas yang baik. Modul ini tidak hanya mempermudah mahasiswa dalam memahami konsep-konsep abstrak fisika matematika, tetapi juga mendorong peningkatan kemampuan berpikir kritis. Dengan demikian, modul ajar ini dinyatakan layak, efektif, dan praktis digunakan sebagai sumber belajar mandiri maupun pendukung dalam proses perkuliahan fisika matematika.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Etnomatematika Ditinjau Dari Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Sekolah Dasar Nurliyani, Baiq Erika; Makki, Muhammad; Fauzi, Asri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4203

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SDN 1 Rarang Tengah dengan rata-rata nilai 52,5. Untuk mengatasinya, diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis etnomatematika. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas model PBL berbasis etnomatematika terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Nonequivalent Control Group Design). Subjek penelitian berjumlah 40 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol, masing-masing 20 siswa. Data diperoleh melalui tes uraian kemampuan pemecahan masalah dan dianalisis menggunakan uji-t setelah uji prasyarat normalitas dan homogenitas terpenuhi. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,026 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Uji N-gain sebesar 63,395 menunjukkan peningkatan pada kategori sedang. Dengan demikian, model Problem Based Learning berbasis etnomatematika efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SDN 1 Rarang Tengah.
Strategi Guru PAI dalam Meningkatkan Kecerdasan Spritual Siswa Melalui Pendekatan Humanistik Lestari, Mia; Supardi, Supardi; Lubna, Lubna
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana stategi guru PAI dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa melalui pendekatan humanistik. Adapun dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan (library research), dengan jenis metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan dari artikel, buku, e-book. Sedangkan dalam melakukan analisis data tahap pertama melakukan mengidentifikasi masalah, tahap kedua menelaah berbagai macam sumber, dan tahap ketiga menarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dapat digunakan oleh guru PAI dalam meningkatkan kecerdasan siswa melalui pendekatan humanistik yaitu (1) dengan mengetahui dan memahami karakter siswa dari gaya belajarnya; (2) guru PAI dapat menggunakan berbagai macam metode pembelajaran; (3) menggunakan media pembelajaran yang variatif; (4) guru PAI melakukan pengelolaan kelas nyaman dan kondusif; (5) guru berperan sebagai fasilitator; (6) pendekatan secara lebih intensif dan inklusif  dengan siswa; (7) guru mendorong siswa untuk berpikir kritis; (8) integrasi nilai-nilai agama Islam; (9) refleksi dan aktivitas pribadi siswa (berdiferensiasi) untuk menelusuri tentang keinginan siswa di dalam kelas.