cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 2,483 Documents
Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Melalui Bermain Bubur Kertas Pada Anak Usia 5-6 Tahun di KB Mentari Gomong Tahun Ajaran 2021/2022 Rahmawati Rahmawati; MA. Muazar Habibi; Ika Rachmayani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.768

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di KB Mentari Gomong terkait dengan perkembangan motorik halus anak yang masih belum berkembang optimal. Hal ini dapat dilihat dari kurang optimalnya kemampuan anak dalam menggerakkan jari jemari, kordinasi mata dan tangan. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan keterampilan motorik halus melalui bermain bubur kertas pada anak usia 5-6 tahun di KB Mentari Gomong. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun melalui bermain bubur kertas di KB Mentari Gomong. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 anak yang terdiri dari 3 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Penelitian menggunakan 2 siklus dengan empat kali pertemuan. Hasil yang diperoleh pada siklus I (pertemuan I) memperoleh nilai persentase sebesar (49,52%). terjadi peningkatan di tahap I (pertemuan II) sebesar (55,95%), pada siklus II (pertemuan III) meningkat lagi mencapai (70,71%), pada siklus II (pertemuan IV atau terakhir) sebesar (87,14%) dan telah melebihi target yang diinginkan yakni 76%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain bubur kertas dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun di KB Mentari Gomong Tahun ajaran 2021/2022.
Identifikasi Permainan Tradisional Untuk Meningkatkan Perkembangan Anak Usia Dini di Kota Mataram Selviana Selviana; Baik Nilawati Astini; Ika Rachmayani; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.772

Abstract

Permainan tradisional merupakan permainan warisan nenek moyang yang berasal dari suatu daerah yang berpegang teguh pada adat dan norma tertentu, di setiap daerah memiliki nama permainan atau sebutan yang berbeda, memiliki cara dan aturan bermain yang sama. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi permainan-permainan tradisional yang terdapat di Kota Mataram serta yang dapat dimainkan oleh anak usia dini sehingga dapat meningkatkan aspek perkembangnnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode survei. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan model Miles & Huberman yang memiliki empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 15 permainan tradisional yang dapat dimainkan oleh anak usia dini yang berhasil diidentifikasi yaitu permainan selodor, sebo’pete atau sebo’sebo’an, benteng, main karet, dengkleng, beciwe, terompa, manuk urung, perang-perangan, cepok, tolang bagek, jeletik, kelereng, bekel, dan bakiak. Dilihat dari cara bermain permainan tradisional, aspek perkembangan yang dominan dikembangkan yaitu fisik motorik, kognitif, sosial emosional, nilai agama dan moral, bahasa dan juga seni.
Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Kemampuan Literasi Baca-Tulis Siswa Kelas 3 di SDN Sapit Zul Hijjayati; Muhammad Makki; Itsna Oktaviyanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.774

Abstract

Literasi baca-tulis merupakan kemampuan membaca, menulis, mencari serta mengolah dan memahami suatu informasi untuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi baca-tulis siswa kelas 3 di SDN Sapit dan upaya guru untuk mengatasi permasalahn rendahnya kemampuan literasi baca-tulis siswa. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah empat orang siswa kelas 3 yang diketahui termasuk dalam kategori siswa dengan kemampuan literasi baca-tulis rendah, wali kelas  3, dan kepala sekolah.  Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik  analisis data model Interactive (interactive model) yang terdiri dari beberapa komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi baca-tulis siswa kelas 3 di SDN Sapit dibebabkan oleh 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Fakor internal meliputi rendahnya kemampuan intelegensi siswa, rendahnya minat belajar siswa, dan rendahnya motivasi belajar siswa. Faktor eksternal meliputi kurangnya perhatian orang tua, pengaruh televisi dan handphone, pengaruh teman bermain, kemampuan guru, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai. Upaya yang dapat dilakukan guru untuk mengatasi permasalahan rendahnya kemampuan literasi baca-tulis siswa adalah dengan cara memberi motivasi, menerapkan kegiatan literasi baca-tulis, meningkatkan kemampuan guru, dan melakukan kolaborasi atau kerjasama dengan orang tua siswa.
Pengaruh Model Problem Based Learning dan Motivasi Terhadap Hasil Belajar Siswa M. Hasan Murdani; Sukardi Sukardi; Nurlaili Handayani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.775

Abstract

Cukup banyak hasil penelitian yang membuktikan penggunaan model  problem based learning  terhdap hasil belajar, namun belum banyak yang menggunakan motivasi sebagai variabel moderator. Padahal dalam beberapa kajian menunjukkan hubungan yang kuat antara motivasi belajar dengan hasil belajar. Atas dasar itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis: (1) pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar siswa; (2) pengaruh motivasi terhadap hasil belajar siswa; (3) pengaruh interaksi model problem based learning dengan motivasi terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis quasi eksperimen dengan rancangan posttest only wich non-equivalen control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS di SMAN 1 Praya Timur. Pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling sesudah melakukan penyepadanan kelas. Instrumen penelitian ini imenggunakan penilaian motivasi dan tes pilihan ganda yang sudah memenuhi kualitas instrumen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan uji Two Way Anova. Hasil kajian menunjukkan bahwa model problem based learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa, motivasi belajar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa; dan terdapat pengaruh interaksi model problem based learning dengan motivasi terhadap hasil belajar siswa. Jadi ingin  meningkatkan hasil belajar siswa, maka guru dapat menggunakan model problem based learning sebagai alternatif dan memperkuat motivasi belajar siswa selama proses pembelajaran.
Pengaruh Penggunaan Virtual Laboratory Terhadap Hasil Belajar Ditinjau dari Motivasi Belajar Fisika Anis Zain Nadiya; Judyanto Sirait; Hamdani Hamdani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan virtual laboratory dan motivasi belajar fisika terhadap hasil belajar peserta didik secara simultan di SMP Negeri 3 Pontianak. Rancangan posttest only control group design digunakan dalam penelitian untuk mengategorikan dua kelompok (eksperimen dan kontrol) yang diberikan tes setelah adanya pembelajaran. Instrumen penelitian berupa angket motivasi dan tes hasil belajar diberikan kepada dua kelompok tersebut pada materi pembentukan bayangan cermin dan lensa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar kelompok eksperimen lebih rendah daripada kelompok kontrol dengan rata-rata 51,81  56,52. Jika ditinjau dari peserta didik yang memiliki motivasi tinggi, maka kelompok eksperimen memiliki hasil belajar lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol dengan rata-rata 51,11  75,00. Sedangkan jika ditinjau dari peserta didik yang memiliki motivasi belajar rendah, maka kelompok eksperimen memiliki hasil belajar lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dengan rata-rata 52,50  37,50. Rendahnya hasil belajar pada kelompok eksperimen dapat disebabkan oleh perbedaan pembobotan skor esai pada soal hitungan dan soal gambar. Adanya perbedaan bobot skor tersebut karena didasari oleh tingkat kesukaran tiap soal yang diujikan. Selain itu, sebagian besar peserta didik kelompok kontrol memiliki jawaban yang sama karena pengawasan dalam pengerjaan tes sulit dikontrol secara langsung. Tinggi atau rendahnya hasil belajar tidak dipengaruhi oleh motivasi peserta didik. Hal ini karena peserta didik yang memiliki motivasi tinggi tidak selalu mendapatkan hasil belajar yang tinggi, melainkan juga bisa mendapatkan hasil belajar yang rendah. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa penggunaan virtual laboratory tidak berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik ditinjau dari motivasi belajar fisika.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Selama Pembelajaran Daring Pada Masa Covid 19 Suhadah Suhadah; A. Hari Witono; Heri Hadi Saputra
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.780

Abstract

Orang tua sebagai motivator anak harus memberikan dorongan dalam segala aktivitas anak, misalnya dengan memberikan perhatian, hadiah, dan penghargaan apabila anak berhasil dalam ujian. Motivasi dalam bentuk ini akan membuat anak lebih giat lagi dalam belajar. Terlebih lagi ketika adanya virus covid-19 yang mengharuskan peserta didik belajar dirumah. Pembelajaran daring bertujuan memberikan layanan pembelajaran bermutu dalam jaringan (daring) yang bersifat masif dan terbuka untuk menjangkau peminat yang lebih banyak dan  lebih luas. Motivasi belajar merupakan daya penggerak di dalam diri individu yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan yang memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki tercapai. Interaksi antara orang tua dan anak sangat berpengaruh dalam meningkatkan motivasi belajar anak. Akan tetapi banyak orang tua yang memperbolehkan anaknya bermain dengan gadget yang membuat anak menjadi keregantuan dan berpengaruh dalam motivasi belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam meningkatkan motivasi anak selama pembelajaran daring pada masa covid 19. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar anak selama pembelajaran daring  pada masa Covid-19 di SDN 14 Cakranegara secara umum sudah dijalankan dengan baik.
Analisis Strategi Pembelajaran Bagi Siswa Lamban Belajar (Slow Learner) di SDN Tojong-Ojong Tahun Ajaran 2021/2022 Widya Supriyani; I Nyoman Karma; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.781

Abstract

Siswa lamban belajar merupakan siswa yang memiliki kemampuan belajar lebih lambat dibandingkan siswa lainnya yang ditandai dengan prestasi belajar rendah, sering terlambat menyerahkan tugas dan membutuhkan waktu lama dalam memahami materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran bagi siswa lamban belajar di SDN Tojong-ojong. Aspek yang diteliti adalah strategi guru dalam menangani siswa lamban belajar sebagai bentuk bimbingan belajar selama proses pembelajaran dilihat dari pemberian bantuan berupa layanan akomodasi cara pengajaran dan materi, tugas dan penilaian, tuntutan waktu, dan lingkungan belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah guru kelas V. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model dari Miles dan Huberman yang meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada layanan akomodasi cara pengajaran dan materi pemberian bantuan pada beberapa aspek tidak terlaksana. Pada layanan akomodasi tugas dan penilaian dan pada layanan akomodasi tuntutan waktu seluruhnya terlaksana. Pada layanan akomodasi lingkungan belajar pemberian bantuan sebagian dilaksanakan oleh guru. Sehingga dapat disimpulkan strategi guru dalam menangani siswa lamban belajar sebagai bentuk bimbingan belajar dilihat dari pemberian bantuan berupa layanan akomodasi pembelajaran sebagian besar terlaksana.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Sebagai Sarana Edukasi Kesiap-Siagaan Bencana Tsunami Pada Anak M. Iqbal Liayong Pratama
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.782

Abstract

Salah satu yang dikategorikan rentan terhadap bencana tersebut ialah anak-anak. Anak-anak berisiko lebih tinggi menderita trauma dan tekanan jika dibandingkan orang dewasa. Oleh karenanya, anak-anak perlu diberdayakan untuk mengurangi dampak dari bencana. Suatu langkah sederhana untuk memperkenalkan konsep bencana alam adalah dengan menggunakan media pembelajaran interaktif. Pelaksanaan penelitian dan pengembangan bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif sebagai sarana edukasi kesiap-siagaan bencana tsunami pada anak. Hal ini dilakukan berdasar pada upaya untuk mengurangi risiko bencana pada anak, yang mana anak-anak merupakan golongan yang rentan terhadap suatu bencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ialah metode research and development dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Development dan Dissemination). Proses pengumpulan data akan dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil pengujian functional testing menunjukkan semua fitur yang dimuat pada media dapat berjalan dengan baik, (2) hasil validasi media dengan para ahli (ahli materi, media dan bahasa) menunjukkan skor rata-rata 4.25 yang berarti sangat layak. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media yang telah dikembangkan dapat digunakan.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Next Generation Science Standard (NGSS) Terintegrasi Game Discovery untuk Melatih Literasi Sains dan Keterampilan Berargumentasi Ilmiah Lalu Hasan Nasirudin Zohri; Abdul Wahab Jufri; Prapti Sedijani; I Putu Artayasa; Abdul Syukur
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.784

Abstract

Literasi sains dan keterampilan berargumentasi ilmiah sangat krusial untuk diintegrasikan ke dalam pembelajaran di sekolah. Next Generation Science Standard dan game discovery dipandang kompatibel untuk melatih literasi sains dan keterampilan berargumentasi ilmiah dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis tingkat kebutuhan pengembangan bahan ajar berbasis NGSS terintegrasi game discovery (BANDI); 2) merumuskan kerangka dasar BANDI; 3) menganalisis kelayakan BANDI. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah kelas X IPA SMAN 01 Labuhan Haji. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan langsung dan kuesioner. Analisis data menggunakan Content validity index (CVI), Percentage of agreement (PA), Flesch Kincaid grade level (FKGL), dan persentase nilai tanggapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tingkat kebutuhan bandi berada pada kategori sangat dibutuhkan baik melalui respon siswa maupun guru, 2) Kerangka dasar BANDI terdiri atas 4 item (umum, basis, kompetensi, dan teknologi); 3) BANDI terkonfirmasi layak dikarenakan memenuhi aspek validitas, reliabilitas, keterbacaan, dan ketercapaian. Pemenuhan aspek kelayakan terlihat melalui hasil analisis data validitas BANDI melalui CVI dengan nilai rata-rata sebesar 0,96 dengan kategori valid, reliabilitas dianalisis melalui PA dengan nilai rata-rata sebesar 89,80% dengan kategori reliabel, keterbacaan sesuai dengan usia pengguna yaitu 15-16 tahun dengan nilai FKGL 10,69, serta keterterapan terkonfirmasi melalui uji kelompok kecil dengan nilai respon 89,39% untuk aspek kemudahan dan 84,52% untuk keefektifan penggunaan. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa BANDI layak untuk selanjutnya digunakan dalam pembelajaran untuk memfasilitasi literasi sains dan keterapilan berargumentasi ilmiah di sekolah.
Analisis Kesulitan Memahami Perkalian 1 Sampai dengan 10 Siswa Kelas 2 SDN 3 Loyok Tahun Pelajaran 2021/2022 Baiq Rizkia Nursofia Zain; Heri Hadi Saputra; Syaiful Musaddat
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.788

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki frekuensi jam pelajaran lebih banyak dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Salah satu materi matematika yakni perkalian, perkalian pertama kali diajarkan pada siswa kelas 2.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa kelas 2 di SDN 3 Loyok dalam memahami perkalian 1 sampai dengan 10, yang mencakup metode yang guru gunakan dalam mengajar perkalian, kesulitan siswa dalam memahami perkalian 1 sampai dengan 10 dan solusi yang diberikan guru dalam mengajarkan perkalian. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas 2 SDN 3 Loyok berjumlah 6 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan dari 6 subjek penelitian terdapat 2 subjek dengan nilai tinggi, 2 nilai sedang, dan 2 nilai rendah. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa metode yang digunakan guru dalam mengajarkan perkalian yakni dengan menugaskan siswa untuk menghafal perkalian secara bersama-sama dan secara individu. Faktor kesulitan siswa kelas 2 dalam memahami perkalian dipengaruhi oleh faktor internaldan eksternal, faktor internal  seperti minat siswa kurang, siswa tidak memahami konsep perkalian, motivasi siswa kurang, siswa tidak mengetahui cara cepat atau tips dalam menghafal perkalian, siswa tidak mengulangi hafalan perkalian di rumah, siswa tidak teliti dalam mengerjakan soal dan kurangnya keterampilan dalam berhitung serta siswa tidak lancar membaca. Sedangkan faktor eksternal seperti guru jarang menggunakan media pembelajaran, guru tidak mewajibkan siswa menghafal perkalian, guru kurang memberikan motivasi, kurangnya bimbingan dari orang tua, dan anak yang broken home. Adapun alternatif solusi dalam pembelajaran perkalian adalah menghafal perkalian 15 menit sebelum memulai pembelajaran, menggunakan metode bertanyanyi, dan menggunakan jarimatika. Dari penjelaskan tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode guru mengajarkan perkalian yakni dengan menghafal perkalian secara bersama-sama dan individu, faktor kesulitan siswa memahami perkalian dipengaruhi oleh faktor internal dan ekternal, alternatif solusi dalam pembelajaran yakni menghafal perkalian 15 menit sebelum memulai pembelajaran, menggunakan metode bertanyanyi, dan menggunakan jarimatika.

Page 45 of 249 | Total Record : 2483