cover
Contact Name
Efan Yudha Winata
Contact Email
jurnal.psimawa@uts.ac.id
Phone
+6281238978173
Journal Mail Official
jurnal.psimawa@uts.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Olat Maras, Dsn Batu Alang, Kec. Moyo Hulu, Sumbawa-NTB
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan
ISSN : 27212068     EISSN : 26865386     DOI : https://doi.org/10.36761/jp.v6i2
JURNAL PSIMAWA: Diskursus Ilmu psikologi dan Pendidikan merupakan jurnal berkala ilmiah yang dipublikasi oleh Fakultas Psikologi Universitas Teknologi Sumbawa terbit setahun dua kali, yakni bulan Juni dan Desember. Jurnal Psimawa berisikan tulisan ilmiah berupa hasil penelitian, survei, gagasan konseptual atau hasil pemikiran reflektif yang kritis tentang diskursus ilmu-ilmu psikologi dan pendidikan yang disajikan secara sistematik dengan menggunakan gaya selingkung. Jurnal ini menerima tulisan dosen, peneliti, mahasiswa dan serta pemerhati dalam bidang-bidang psikologi dan pendidikan.
Articles 160 Documents
PENGARUH BUDAYA MAHE SE KALFINO TERHADAP PERILAKU MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN DI KELURAHAN SASA S Abd Latief, Nurulsani; Munadiyah, Siti; Soebagio, Dwirara
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6726

Abstract

Ternate City is known for its natural beauty and culture, but it also faces a serious waste problem. This study aims to understand the influence of the mahe se kalfino culture on littering habits in Sasa Village. The method used is a Mixed Method quantitative and qualitative with involving 110 respondents for quantitative data and 2 respondents for qualitative data, using simple random sampling. Data were obtained through questionnaires, and validity using Gregory's formula and reliability of the measuring instrument Alpha Cronbach were tested. The results showed no significant influence of the mahe se kalfino culture on littering habits (p = 0.264), influenced by the lack of facilities, frequency of waste collection, and low public awareness.. Keywords: Mahe se kalfino culture, littering behavior, fear and shame behavior
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STUDENT ENGAGEMENT PADA SISWA SMP DAN MTS: SEBUAH SCOPING REVIEW Feny Vitaria Arumsari; Kolopaking , Risatianti
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6757

Abstract

Student engagement merupakan keterlibatan siswa dalam berbagai aktivitas sekolah, baik akademik maupun non-akademik, yang tercermin dari perilaku, emosi, dan cara berpikir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi student engagement pada siswa SMP dan MTs. Menggunakan metode scoping review, peneliti menelusuri 100 artikel melalui database Science Direct dan Google Scholar, lalu menyeleksi menggunakan pendekatan PRISMA hingga diperoleh 20 artikel yang relevan. Hasil review menunjukkan 15 faktor yang berkontribusi terhadap student engagement di antaranya; hardiness, self-regulated learning, perceived social support dan school burnout, peer attachment, parent involvement, teacher support, dukungan sosial orang tua, guru dan teman, efikasi diri akademik, school well-being, konseling kelompok, dukungan keluarga dan iklim sekolah, self-efficacy. Sebagian besar penelitian sebelumnya masih bersifat parsial, hanya menyoroti satu atau dua faktor tanpa memberikan gambaran yang lebih menyeluruh. Selain itu, penelitian dengan fokus khusus pada siswa SMP dan MTs masih relatif terbatas dibandingkan dengan jenjang SMA atau perguruan tinggi.
HUBUNGAN ANTARA SELF-CONCEPT CLARITY DENGAN CELEBRITY WORSHIP PADA USIA REMAJA PENGGEMAR BTS (BANGTAN SONYEONDAN) Aprilia, Berlian; Rinaldi, Rinaldi
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara Self-concept clarity dengan Celebrity worship pada usia remaja penggemar BTS (Bangtan Sonyeondan). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling, melibatkan 361 orang remaja penggemar BTS berusia 12-18 tahun. Penelitian ini menggunakan skala Self-concept clarity berdasarkan teori oleh Campbell et al., (1996) dan untuk skala Celebrity worship berdasarkan teori Maltby et al., (2006). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang mengukur kedua variabel, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik uji korelasi non-parametrik dengan metode Spearman’s rho. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat antara Self-concept clarity dengan Celebrity worship dengan nilai korelasi (r = -0.727) berarti semakin tinggi Self-concept clarity pada remaja penggemar BTS, maka semakin rendah Celebrity worship yang dirasakan begitupun sebaliknya.
HUBUNGAN CANCEL CULTURE DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN SKINCARE PADA GENERASI Z Nurdiana, Fitri; Warastri, Annisa
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6783

Abstract

Purchasing decisions are a process of fulfilling needs through search, evaluation, and post-purchase. One factor that can influence purchasing decisions is cancel culture. The purpose of this study is to determine the relationship between cancel culture and skincare purchasing decisions in Yogyakarta. This study used a quantitative approach with 132 respondents obtained through questionnaires. This study used the Spearman Rho correlation test. The results of this study indicate that cancel culture has a 32.6% influence on purchasing decisions among Generation Z in Yogyakarta, which means that the higher the level of cancel culture, the higher the level of purchasing decisions
HUBUNGAN KONFORMITAS DENGAN PSYCHOLOGICAL DISTRESS PADA REMAJA GENERASI Z Cantika, Bernada; Huwae, Arthur
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konformitas dengan psychological distress pada remaja Generasi Z. Masa remaja merupakan periode transisi yang rentan terhadap tekanan social, terutama dari kelompok sebaya. Generasi Z yang tumbuh di era digital dengan penggunaan media social tinggi lebih beresiko mengalami kecemasan dan depresi. Penlitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi bivariat. Partisipan berjumlah 223 remaja usia 15-21 tahun. Instrumen yang digunakan adalah The Conformity Scale dan Psychological Distress K-10 Scale. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman melalui SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara konformitas dan psychological distress. Mayoritas responden memiliki tingkat konformitas tinggi (83,9%) dan psychological distress tinggi (87,4%).
PSYCHOLOGYCAL WELL-BEING ON EMERGING ADULTHOOD : THE INFLUENCE OF PARENTAL ATTACHMENT: indonesia Fathyadiva, Syifa Andini; Safitri, Sasqia Desta
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6817

Abstract

Emerging Adulthood is a transitional period experienced by adolescents. During this period, there are demands or developmental tasks that must be completed, such as the search for self-identity, fulfillment of the need for validation and emotional stability that affect how high or low psychological well-being. The purpose of this study was to determine whether parental attachment affects the level of psychological well-being of an adolescent entering the transitional period. There were 300 respondents in the study taken using an accidental sampling technique. The research data collection technique used a psychological well-being scale with a reliability of 0.904 and a parental attachment scale with a reliability of 0.885. The results showed a correlation coefficient (R) of 0.962 with a calculated F value of 3699.918 and a significance level of 0.001 (p <.001) meaning there is a significant relationship between Parental Attachment and Psychological Well-Being in Emerging Adulthood where the parental attachment variable provides an effective contribution of 92.5% to psychological well-being in emerging adulthood.
HUBUNGAN PREFERENSI PEMILIHAN PASANGAN HIDUP DENGAN KECEMASAN TERHADAP PERNIKAHAN PADA GEN-Z Alghifari, Kamila Nur Fatimah; Khairyasdien , Andhita Dyorita
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan terhadap pernikahan pada Gen-Z dipengaruhi oleh berbagai hal, salah satunya adalah faktor sosial lingkungan, Gen-Z belum menemukan pasangan hidup yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Tujuan penelitian untuk mengungkapkan hubungan antara preferensi pemilihan pasangan hidup dengan kecemasna terhadap pernikahan pada Gen-Z. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian yaitu kuantitatif korelasional dengan teknik puposive sampling. Jumlah sampel 134 responden yang berasal dari Gen-Z dengan rentang usia 20-34 tahun di Kabupaten Bandung. Data diperoleh melalui skala yang mengukur nilai Kecemasan terhadap pernikahan dan preferensi pemilihan pasangan hidup. Hasil analisis penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dengan nilai 0,210 dan signifikansi sebesar 0,15 (p<0,05), dengan asumsi semakin tinggi preferensi pemilihan pasangan hidup maka semakin tinggi kecemasan terhadap pernikahan. Sebaliknya, jika semakin rendah preferensi pemilihan pasangan hidup maka semakin rendah kecemasan terhadap pernikahan. Kata kunci : Kecemasan terhadap pernikahan, preferensi pemilihan pasangan hidup, Generasi-Z
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL DAN SPIRITUALITAS TERHADAP KECEMASAN SOSIAL WARGA GEREJA Ambo, Orce Dapa; Wismanto, Y. Bagus
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6827

Abstract

Kecemasan sosial merupakan gangguan psikologis yang menyebabkan individu mengalami ketidaknyamanan dalam situasi sosial dan berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari. Pada warga gereja, kondisi ini dapat menimbulkan pembatasan diri dalam interaksi sosial, hambatan pengembangan diri, ketakutan terhadap penilaian orang lain, rasa malu, serta kecenderungan untuk menghindari persekutuan dan mengisolasi diri. Penelitian kajian literatur ini bertujuan mengetahui peran dukungan sosial dan spiritualitas dalam meredakan kecemasan sosial pada warga gereja. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematik terhadap 200 jurnal dari Google Scholar, Semantic Scholar, Scopus, dan ResearchGate dengan kata kunci “Dukungan Sosial”, “Spiritualitas”, dan “Kecemasan Sosial”, menggunakan kriteria inklusi artikel berbahasa Indonesia dan Inggris periode 2020 –2025 dalam bentuk full text. Hasil tinjauan terhadap 14 jurnal menunjukkan bahwa dukungan sosial dan spiritualitas berperan penting dalam menurunkan kecemasan sosial, meningka tkan efikasi diri, serta memperbaiki relasi sosial dalam keluarga, gereja, dan masyarakat.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECEMASAN TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA UNISA YOGYAKARTA YANG SEDANG MENYUSUN SKRIPSI Shofianingrum, Arinda Suci; Malahati, Fildzah
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur pada mahasiswa Unisa Yogyakarta yang sedang dalam proses penulisan tesis. Sebanyak 185 responden dipilih melalui accidental sampling dalam desain penelitian korelasional kuantitatif, dengan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebagai instrumen penelitian. Data dianalisis menggunakan uji Pearson Product-Moment Correlation, yang menghasilkan koefisien korelasi r = 0,369 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur dalam kategori rendah. Mayoritas responden mengalami kecemasan sedang (67,7%) dan kualitas tidur buruk (86,4%), menunjukkan bahwa tingkat kecemasan yang lebih tinggi berhubungan dengan kualitas tidur yang lebih buruk. Temuan ini menekankan pentingnya intervensi psikologis dan dukungan konseling dari universitas untuk membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur di kalangan mahasiswa tahun akhir. Kata Kunci: Kecemasan, kualitas tidur, mahasiswa, tesis
HUBUNGAN ANTARA EMOTIONAL LABOR DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA PERAWAT RUMAH SAKIT X LAMPUNG UTARA Shakahagaya, Vika Esya; Syah, Tansri Adzlan; Setriani, Setriani
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6856

Abstract

Nurses have a major contribution to the health sector, both physically and mentally. In their duties, nurses are required to display emotions according to institutional expectations, a process known as emotional labor. This study examines the relationship between emotional labor and psychological well-being among nurses at X Hospital in North Lampung. The research employed a quantitative method with a total sample of 70 nurses out of 73 available. The instruments used were the Emotional Labor Scale consisting of 27 items (? = 0.930) and the Psychological Well-Being Scale with 20 items based on the PERMA theory (? = 0.850), using a four-point Likert scale. Data were analyzed using SPSS 25.0 to test normality, reliability, linearity, and Pearson correlation. The results showed a significant positive correlation between emotional labor and psychological well-being (r = 0.293; p = 0.014). This finding highlights the importance of effective emotional management for nurses’ mental health.