cover
Contact Name
Efan Yudha Winata
Contact Email
jurnal.psimawa@uts.ac.id
Phone
+6281238978173
Journal Mail Official
jurnal.psimawa@uts.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Olat Maras, Dsn Batu Alang, Kec. Moyo Hulu, Sumbawa-NTB
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan
ISSN : 27212068     EISSN : 26865386     DOI : https://doi.org/10.36761/jp.v6i2
JURNAL PSIMAWA: Diskursus Ilmu psikologi dan Pendidikan merupakan jurnal berkala ilmiah yang dipublikasi oleh Fakultas Psikologi Universitas Teknologi Sumbawa terbit setahun dua kali, yakni bulan Juni dan Desember. Jurnal Psimawa berisikan tulisan ilmiah berupa hasil penelitian, survei, gagasan konseptual atau hasil pemikiran reflektif yang kritis tentang diskursus ilmu-ilmu psikologi dan pendidikan yang disajikan secara sistematik dengan menggunakan gaya selingkung. Jurnal ini menerima tulisan dosen, peneliti, mahasiswa dan serta pemerhati dalam bidang-bidang psikologi dan pendidikan.
Articles 162 Documents
PERANAN WORK LIFE BALANCE DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN EARLY CAREER DI KALANGAN GENERASI Z Firdiani, Cheryl Avril; Olivia, Evera; Reza Fahlevi
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 1 (2025): EDISI 13
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i1.5985

Abstract

Generation Z, born between 1995-2012, has a high need for flexibility and balance between work and personal life. The resulting imbalance can cause stress and decreased productivity for employees. This research aims to analyze the role of work-life balance and productivity of Generation Z employees at the early career stage. The method used was quantitative with convenience sampling, involving 164 respondents aged 18-25 years with work experience of less than five years. The research results show that the majority of respondents have low work-life balance and moderate productivity. Linear regression analysis revealed that productivity had a positive and significant effect on work-life balance with an R Square value of 28% and a sig value (p <.001). These findings emphasize the importance of productivity in supporting work and personal life balance for Generation Z in the world of work.
PERAN IMPOSTOR SYNDROME TERHADAP KESEJAHTERAAN KARYAWAN GENERASI Z Prettycia, Thasya; Aurelia, Nichole; Fahlevi, Reza
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 1 (2025): EDISI 13
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i1.6006

Abstract

Dalam era modern saat ini, karyawan Generasi Z dihadapkan dengan berbagai tantangan psikologis dalam dunia kerja, salah satunya Impostor Syndrome. Kondisi ini membuat individu merasa ragu terhadap kemampuan diri serta merasa tidak layak meskipun terdapat bukti objektif terkait kemampuannya. Perasaan ragu dan ketidaklayakan ini dapat menghambat karyawan dalam mengekspresikan potensi terbaiknya serta menyebabkan kecemasan dan stres yang berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Impostor Syndrome terhadap Kesejahteraan Kerja pada karyawan Generasi Z. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui metode survei, dengan 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori kesejahteraan kerja sedang (57,0%) dan mengalami Impostor Syndrome dengan tingkat yang sama (55,0%). Berdasarkan analisis regresi linier sederhana, Impostor Syndrome tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan kerja, dengan p sebesar 0,357 (p > 0,05). Meskipun tidak signifikan secara statistik, Impostor Syndrome tetap dapat berdampak negatif secara psikologis, seperti menurunkan rasa percaya diri, meningkatkan stres, dan mengganggu kepuasan kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa Impostor Syndrome bukanlah faktor yang mempengaruhi kesejahteraan kerja, melainkan faktor lain seperti lingkungan kerja berupa dukungan sosial, dan resiliensi.
Kepemimpinan Nabawi, Dukungan Organisasi, dan Spiritualitas di tempat Kerja dalam Membangun Kesiapan Perubahan Organisasi Pimpinan Pesantren: Studi pada Pimpinan Pondok Pesantren Modern di JABODETABEK dengan Mediasi Spiritualitas di Tempat Kerja Amalia, Vicky; Shaleh, Abdul Rahman
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 1 (2025): EDISI 13
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i1.6200

Abstract

Di tengah arus perubahan sosial, budaya, dan kelembagaan yang semakin kompleks, kesiapan pimpinan dalam menghadapi transformasi organisasi menjadi faktor kunci keberhasilan adaptasi, terutama di lembaga pendidikan berbasis nilai seperti pondok pesantren modern. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan nabawi dan persepsi dukungan organisasi terhadap kesiapan perubahan pimpinan pondok pesantren, dengan spiritual workplace sebagai variabel mediasi, serta mempertimbangkan peran usia sebagai variabel kontrol. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode survei terhadap 357 pimpinan pondok pesantren modern di wilayah Jabodetabek. Pengujian model dilakukan dengan teknik Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan perangkat lunak Mplus versi 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kepemimpinan nabawi maupun persepsi dukungan organisasi memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kesiapan perubahan pimpinan. Kepemimpinan nabawi yang merefleksikan sifat-sifat kenabian—seperti ?idq, am?nah, tabl?gh, dan fat?nah—terbukti mampu membangun kesiapan psikologis dan moral dalam menghadapi perubahan.Spiritual workplace terbukti berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara kepemimpinan nabawi dan kesiapan perubahan, namun tidak ditemukan efek mediasi pada hubungan antara persepsi dukungan organisasi dan kesiapan perubahan. Selain itu, usia juga ditemukan memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap pembentukan spiritual workplace. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan transformatif berbasis nilai, spiritualitas kerja, dan pengalaman kepemimpinan dalam membangun kesiapan perubahan di lingkungan pesantren modern yang sarat makna.
DAMPAK POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP REPRESI EMOSI PADA REMAJA – DEWASA MUDA Eoh, Tiffany Aimee P; Gani, Anezka Raphael; Dewi, Jennifer Felda; Prayogi, Sydney Siloam; Hariyanto
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.5781

Abstract

The purpose of this study was to identify the types of parenting styles that are associated with adolescence and young adult emotional regulation skills, and to explore their long-term impact on their emotional health. Using a survey method with an online questionnaire, this study involved 30 participants aged between 12 – 25 years. Parenting styles were categorized into four types: authoritarian, authoritative, permissive, and neglectful. The results showed that authoritarian parenting was associated with high levels of emotional repression, which is often associated with anxiety disorders, frustration, and depression. Authoritative parenting showed more controlled emotional repression, while permissive parenting had a passive impact on emotional regulation. No participants reported neglectful parenting, most likely due to limitations in sampling. These findings emphasize the importance of supportive parenting in the formation of healthy emotional regulation skills in adolescents and young adults, as well as the urgency to create a more balanced and responsive parenting environment to their emotional needs. This study is expected to provide insight for parents and practitioners in developing more effective parenting strategies
HUBUNGAN EMOTIONAL LABOR DENGAN ORGANIZATIONAL COMMITMENT PADA KARYAWAN PERHOTELAN Suherman, Keyzea Michelle; Cuangdinata, Jonathan Elbert; Budiono, Richard Febrian; Khoo, Darrell; Chandhika, Jessica
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.5947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara emotional labor dan organizational commitment pada karyawan perhotelan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional, dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden yang merupakan karyawan hotel berbintang 4 dan 5 dari berbagai departemen. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Hospitality Emotional Labor Scale (HELS) dan Organizational Commitment Scale (OCS). Analisis data menggunakan uji Spearman Correlation karena data tidak terdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif namun tidak signifikan antara emotional labor dan komitmen organisasi. Dimensi emotive dissonance memiliki hubungan negatif tidak signifikan terhadap komitmen organisasi, sedangkan emotive effort menunjukkan hubungan negatif signifikan. Kesimpulannya, emotional labor tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap organizational commitment secara keseluruhan, namun strategi pengelolaan emosi tetap penting diperhatikan untuk meningkatkan loyalitas karyawan.
WORK LIFE BALANCE: IMPLEMENTASI TOOL KIT WORK LIFE BALANCE PADA BEBAN KERJA Hurriyati, Dwi; Aris, Aris Giovany
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.5965

Abstract

Nowadays, The imbalance between work and life balance is one of the main issues that many people confront in the workplace these days. This is demonstrated by high overtime, tight deadlines, and the propensity to take work home. Through the use of time management and relaxation techniques, this project seeks to develop and deploy a toolbox in the form of an e-module that will enhance work-life balance. Descriptive qualitative methods, semi-structured interviews, and observations were used to gather data. The information was then subjected to a thematic analysis. The findings demonstrated that the e-module, which incorporates mindfulness exercises, reflective journaling, and the Pomodoro method, can assist individuals in bettering their work-life balance, managing their time, and lowering stress. creating long-term plans for managing human resources.
Pengaruh Tingkat Religiositas Terhadap Psychological Well-Being Narapidana Kasus Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta Yonastasya, Shelomita; Setio, Hezlyn Zakeshia; Valentia, Eveline; Basaria, Debora
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.5973

Abstract

Life in prison often causes psychological distress for prisoners, such as difficulty accepting themselves and a sense of helplessness. Religiosity can be a factor that helps face these challenges and improve psychological well-being. This study aims to determine the significant influence between religiosity and psychological well-being in prisoners of narcotics cases. This quantitative study involved 115 male prisoners, with data collection using non-probability sampling method and analyzed through IBM SPSS 27. The instruments used were The Centrality of Religiosity Scale (? = .914) and Psychological Well-Being Scale (? = .779). The regression test results show that religiosity has an effect of 18.1% on the psychological well-being of prisoners in the Jakarta Narcotics Prison. This finding shows that religiosity is one important aspect in supporting psychological well-being, although there are other factors that play a role.
GRATITUDE AS A PREDICTOR OF SENSE OF SCHOOL BELONGING IN SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Fadil, Ahmad Fadil; Anggono, Tri; Peters, Moses Idongesit; Parvin, Masuma
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6031

Abstract

Pentingnya Sense of School Belonging di sekolah dalam kehidupan siswa memiliki pengaruh positif, memacu perkembangan empati, optimisme, harga diri, dan perasaan bahagia secara subjektif. Namun, kenyataannya, ketika siswa merasa kurang memiliki SoSB, hal ini dapat menyebabkan munculnya perilaku bermasalah di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, pentingnya peran kebersyukuran dalam diri setiap individu untuk meningkatkan SoSB siswa tidak dapat diabaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana sense of school belonging pada siswa SMA dipengaruhi oleh kebersyukuran. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa SMA yang berusia antara 15 hingga 18 tahun, dengan populasi mencapai 225 siswa. Sebanyak 144 siswa SMA dipilih sebagai sampel penelitian, terdiri dari 45 (31,3%) laki-laki dan 99 (68,8%), perempuan, dengan penggunaan teknik simpel random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kebersyukuran yang terdiri dari 11 item (? = 0,78) dan skala sense of school belonging yang terdiri dari 18 item (? = 0,91), yang disebarkan melalui platform Google Form.Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi Linear sederhana, dan hipotesis penelitian mendukung adanya pengaruh positif dan signifikan secara statistik antara kebersyukuran terhadap sense of school belonging, nilai thitung = 7.857 ? 1.976 = Ttabel dan (p ? 0.01) dengan koefisien determinasi R2 sebesar 30,3%. Disimpulkan bahwa kebersyukuran berpengaruh secara positif sebesar 30,3% terhadap sense of school belonging pada siswa SMA, sementara sisanya dipengaruhi oleh variable lain yang tidak termasuk dalam penelitian.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF PADA PRODUK FASHION Shafira Anggun Aulia; Nathashia, Kyara; Kurniawati, Meike
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6121

Abstract

The continuously evolving fashion trends, which show no signs of slowing down, have negative impacts on both individuals and the environment. This phenomenon also drives consumers to constantly follow trends without proper financial planning, leading to impulsive buying behavior. This study aims to identify the influence of financial literacy on impulsive buying of fashion products. The data in this research were obtained using a quantitative approach, with participants aged 18–25 years, representing various genders, locations, and monthly expenditure levels, and having prior experience with impulsive purchases of fashion products in the recent past. Data were collected through a questionnaire distributed via Google Forms, resulting in a total of 86 respondents. The data were analysed with simple regression and processed using SPSS 26. The study found that financial literacy has a significant negative effect on impulsive buying behavior, particularly among Gen Z consumers in the context of fashion products.
Analisis Kualitas Aitem Organizational Learning Scale Menggunakan Generalized Partial Credit Model (GPCM) johana; Yudiarso, Ananta
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi sekarang ini, terjadi banyak perubahan baik perubahan lingkungan maupunperubahan budaya. Hal-hal tersebut tentunya juga memicu semakin cepatnya perubahan polakonsumen. Perubahan ini menyebabkan banyak perusahaan berlomba untuk berinovasi agar dapat memenangkan hati konsumen dan tetap bertahan. Saat ini dikarenakan penerapanteknologi informasi dan komunikasi sedang tumbuh berlebihan Hal ini juga berimbas kepadastasiun televisi untuk terus menghadirkan inovasi, baik dalam program tayangan maupun dalammedia penyiaran. Singkatnya, perusahaan perlu dapat menyesuaikan dan menciptakan strategi untuk mengikuti perubahan yang cepat ini (Hamdan, 2018). Penyesuaian ini tentu tidak terlepasdari kinerja para pegawai di dalam organisasi yang dapat mempengaruhi keberhasilanperusahaan. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dari skala alat ukurorganizational learning. Sampel dalam penelitian ini merupakan para karyawan yang bekerja di perusahaan bidang jasa di Indonesia. Pengumpulan data yang dilakukan dengan metodekuantitatif. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah, organizational learning dariAlavi et al. (2014). Analisis kualitas aitem nantinya akan dilakukan dengan menggunakanTeknik analisis data GPCM. Hasil dari analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa aitemnomor CL5, SV6, OM2, dan OM5 memiliki index diskriminan (dibawah 0,2) dan ICC yang tidak dapat mengukur kemampuan para partisipan sehingga, aitem tersebut harus direvisi ataudigugurkan.