cover
Contact Name
Efan Yudha Winata
Contact Email
jurnal.psimawa@uts.ac.id
Phone
+6281238978173
Journal Mail Official
jurnal.psimawa@uts.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Olat Maras, Dsn Batu Alang, Kec. Moyo Hulu, Sumbawa-NTB
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan
ISSN : 27212068     EISSN : 26865386     DOI : https://doi.org/10.36761/jp.v6i2
JURNAL PSIMAWA: Diskursus Ilmu psikologi dan Pendidikan merupakan jurnal berkala ilmiah yang dipublikasi oleh Fakultas Psikologi Universitas Teknologi Sumbawa terbit setahun dua kali, yakni bulan Juni dan Desember. Jurnal Psimawa berisikan tulisan ilmiah berupa hasil penelitian, survei, gagasan konseptual atau hasil pemikiran reflektif yang kritis tentang diskursus ilmu-ilmu psikologi dan pendidikan yang disajikan secara sistematik dengan menggunakan gaya selingkung. Jurnal ini menerima tulisan dosen, peneliti, mahasiswa dan serta pemerhati dalam bidang-bidang psikologi dan pendidikan.
Articles 160 Documents
HUBUNGAN ANTARA KONFLIK INTERPERSONAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA Dilas, Erlangga Alfath Tauhid Dilas; Kristinawati, Wahyuni
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konflik interpersonal dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sebanyak 176 mahasiswa aktif berpartisipasi secara sukarela dalam pengisian skala secara daring, dengan menggunakan Skala Konflik Interpersonal dan Beck Anxiety Inventory (BAI). Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa kedua skala konflik interpersonal dan skala kecemasan memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Uji asumsi menunjukkan data tidak berdistribusi normal, sehingga analisis dilakukan dengan uji korelasi spearman. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara konflik interpersonal dengan tingkat kecemasan (r = 0.868; p<0.05). Analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa konflik interpersonal berkontribusi sebesar 62,8% terhadap variasi tingkat kecemasan pada mahasiswa responden penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa konflik interpersonal berhubungan dengan tingkat kecemasan mahasiswa.
KECEMBURUAN DAN AGRESIVITAS PADA PASANGAN YANG BERPACARAN BEDA SUKU DI INDONESIA Lapian, Bulaniktya; Huwae, Arthur
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6210

Abstract

Usia dewasa awal merupakan fase di mana individu mulai menjalin hubungan romantis, termasuk dengan pasangan beda suku, yang umum terjadi di Indonesia. Hubungan semacam ini memiliki tantangan tersendiri, salah satunya adalah kecemburuan yang dapat memicu agresivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecemburuan terhadap agresivitas pada pasangan yang berpacaran beda suku. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain analisis regresi. Partisipan berjumlah 211 individu yang berpacaran beda suku, diperoleh melalui teknik sampling insidental. Instrumen yang digunakan yaitu Multidimensional Jealousy Scale (MJS) dan Buss-Perry Aggression Questionnaire (BPAQ). Analisis data menggunakan regresi (ANOVA) menunjukkan bahwa kecemburuan berpengaruh signifikan terhadap agresivitas (t = 2,609; p = 0,010). Semakin tinggi tingkat kecemburuan, semakin tinggi pula agresivitas dalam hubungan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengendalian kecemburuan guna mencegah agresivitas dalam hubungan beda suku. Penelitian selanjutnya diharapkan mengembangkan strategi untuk menciptakan hubungan harmonis.
HUBUNGAN ANTARA GRIT DENGAN RESILIENSI AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG KULIAH SAMBIL BEKERJA Grace Trixie Joceline Putri; Evanytha, Evanytha; Aini, Farida
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6299

Abstract

Pendidikan merupakan suatu hal yang penting dilakukan untuk mengembangkan kemampuan individu secara signifikan. Apabila mahasiswa yang melakukan kegiatan kuliah sambil bekerja tidak mempunyai kemampuan grit yang baik maka hal itu akan berdampak buruk pada kemampuan resiliensi dalam bidang akademiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara grit dengan resiliensi akademik pada mahasiswa yang kuliah sambil bekerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 379 responden yang berada di wilayah JABODETABEK. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah grit scale dan the academic resilience scale (ARS-30). Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan uji Spearman rank-order correlation, karena data yang didapatkan dalam penelitian ini tidak terdistribusi secara normal. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara grit dengan resiliensi akademik (p = 0.000) dan nilai r = 0.496 sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi grit maka akan semakin tinggi resiliensi akademik yang dimiliki oleh mahasiswa yang kuliah sambil bekerja.
PERAN KELEKATAN ORANG TUA DAN SELF-ESTEEM TERHADAP DEPRESI REMAJA DENGAN KECENDERUNGAN BUNUH DIRI Maulidiah, Risma Nasiatul; Astriani, Defi; Pradana, Hengki Hendra; Purwaningrum, Devia
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk menilai peran kelekatan orang tua dan self-esteem terhadap depresi remaja dengan kecenerungan bunuh diri. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan analisis regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Subjek berjumlah 100 remaja berusia 15 dan 21 tahun yang memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup. Hasil analisis hipotesis pertama menunjukkan adanya pengaruh signifikan kelekatan orang tua terhadap depresi sebesar 41,9% dengan perolehan nilai t hitung -8.141 dan nilai signifikansi 0.00. Hasil uji hipotesis kedua mengenai pengaruh self-esteem terhadap depresi mendapatkan nilai t hitung -9.116 dan nilai signifikansi 0.00 yang berarti self-esteem memiliki pengaruh signifikan terhadap depresi dengan besar pengaruh 56,4%. Sedangkan pengujian hipotesis ketiga yang mendapatkan nilai f hitung sebesar 62,740 dan nilai R-squared sebesar 0.564 mengimplikasikan bahwa 56,4% depresi remaja dengan kecenderungan bunuh diri dipengaruhi oleh kelekatan orang tua dan self-esteem, sedangkan 43,6% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.
HUBUNGAN ANTARA SELF ESTEEM DENGAN SOCIAL COMPARISON PADA REMAJA DI SMP X AMBARAWA KABUPATEN PRINGSEWU Putra, Rehan Dauly; Rima Wilantika
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6333

Abstract

Teenagers have a desire to compare themselves with others so that they always compare themselves to their peers and social environment. Social comparison occurs when they evaluate and determine themselves based on perceptions of themselves compared to others. One of the factors that influence social comparison is self esteem. This study aims to determine the correlation between self esteem and social comparison in adolescents at Junior High School X Ambarawa, Pringsewu Regency. The approach used in this study is quantitative with sampling techniques using cluster random sampling. The population of this study consisted of class X students at Junior High School X Ambarawa, Pringsewu Regency, which amounted to 840, with a sample of 204 students. The results of data analysis showed a highly significant positive correlation between self esteem and social comparison in junior high school adolescents, with a product moment correlation value of r = 0.551 and a significance value of p = 0.000 (p < 0.01). This means that the higher the self esteem, the higher the social comparison done by adolescents.
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN INTERPERSONAL DENGAN PEMAAFAN PADA INDIVIDU BERPACARAN DI KECAMATAN GADINGREJO Dwi Kumala, Sefia; Muhammad Lathief Syaifussalam
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6334

Abstract

Conflict often occurs in romantic relationships during early adulthood, which can lead to relationship failure. Forgiveness is an essential component in repairing romantic relationships affected by conflict. One factor that may influence an individual's willingness to forgive is the quality of the relationship, particularly the presence of interpersonal trust. The aim of this study is to examine the relationship between interpersonal trust and forgiveness among dating individuals in the Gadingrejo District. This study employed a quantitative research method and used purposive sampling to select participants. The sample consisted of 392 individuals currently in romantic relationships, residing in the Gadingrejo District. Data were analyzed using the Spearman Rho correlation technique, which revealed a highly significant negative relationship, with a correlation coefficient of -0.459 and p = 0.000 (p < 0.001). This indicates that the higher the level of interpersonal trust, the lower the level of forgiveness toward one's partner. Interpersonal trust contributed an effective value of 10.9% to forgiveness.
PERBANDINGAN DIRI GENERASI Z TERHADAP KONSUMSI KONTEN MEDIA SOSIAL PLATFORM TIKTOK DALAM MEMBANGUN CITRA DIRI (SELF IMAGE) (STUDI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA) Febrina Safitri, Anggia; Hidayat, Ofi
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6339

Abstract

TikTok telah menjadi bagian penting dalam kehidupan digital, terutama di kalangan generasi muda. Platform ini memengaruhi cara individu memandang diri sendiri dan orang lain melalui konsumsi konten dan perbandingan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih dalam tentang perbandingan diri Mahasiswa UTS dalam mengonsumsi konten TikTok dalam membangun citra diri, dengan pendekatan kualitatif dan metode wawancara mendalam pada pengguna aktif TikTok. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa UTS sebagai representasi Generasi Z memiliki kemampuan evaluatif yang baik, terutama dalam menilai opini dan kemampuan secara akurat. Meskipun konten TikTok dapat memengaruhi persepsi nilai sosial dan citra diri, para narasumber mampu bersikap kritis dan selektif. Persepsi positif lebih dominan, dan konten sering dipandang sebagai sumber inspirasi dan motivasi. Narasumber juga menunjukkan pola perbandingan sosial yang sehat, baik melalui upward comparison sebagai motivasi, downward comparison sebagai refleksi, maupun perbandingan dengan individu setara untuk membentuk citra diri yang realistis. Dengan demikian, konsumsi konten dan perbandingan sosial di TikTok berperan sebagai mekanisme evaluasi diri yang mendukung pembentukan citra diri yang sehat di era media digital.
HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN STRES FINANSIAL DI KALANGAN KARYAWAN Sarah Enzelika; Putri, Sary; Gunawan, Richard; Prameswari, Annisa
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6387

Abstract

Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara lima dimensi kepribadian (Big Five) dengan tingkat stres yang disebabkan oleh masalah keuangan pada karyawan. Stres finansial diartikan sebagai kesulitan memenuhi kebutuhan hidup yang menimbulkan beban emosional dan psikologis, sedangkan aspek kepribadian mencakup Neuroticism, Extraversion, Openness to Experience, Agreeableness, dan Conscientiousness yang merupakan lima ciri mendasar yang menggambarkan pola pikir, perasaan, dan perilaku seseorang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif cross?sectional dengan sampel minimal 100 karyawan aktif berusia 20–56 tahun, diambil melalui purposive sampling berdasarkan rumus Slovin (??=?0,10). Pengukuran aspek kepribadian dilakukan menggunakan NEO?PI?R, sedangkan stres finansial diukur oleh Financial Stress Scale versi Heo et al. (2020). Analisis korelasi Pearson dan regresi linier berganda memperlihatkan bahwa Neuroticism menunjukkan hubungan paling kuat dengan stres finansial (r?=?0,645; p?<?0,05), diikuti Conscientiousness (r?=?0,583), Openness to Experience (r?=?0,417), Agreeableness (r?=?0,340), serta Extraversion (r?=?0,211). Penelitian ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kecenderungan Neuroticism, semakin besar pula tekanan finansial yang dirasakan, sementara semakin tinggi aspek Extraversion seseorang maka dampak tekanan finansial yang dirasakan juga semakin rendah. Kata kunci : Big Five Personality Trait, Stress Finansial, Karyawan
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL SUAMI TERHADAP KESUKSESAN KARIR SUBJEKTIF PADA WANITA KARIR Yudanta Putri, Fara; Malahati , Fildzah
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6437

Abstract

Kesuksesan karir subjektif merupakan penilaian seseorang terhadap pencapaian tujuan karir dan perasaan puas individu dalam karir yang telah ia pilih. Salah satu faktor yang dapat mendukung individu mencapai kesuksesan ini yaitu dukungan sosial suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial suami terhadap kesuksesan karir subjektif pada wanita karir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan memperoleh data responden sebanyak 96 orang yang didapatkan melalui penyebaran kuesioner. Data penelitian ini menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial suami memberikan pengaruh sebesar 61,9% terhadap kesuksesan karir subjektif pada wanita karir yang dapat diartikan bahwa semakin tinggi dukungan sosial suami maka semakin tinggi pula kesuksesan karir subjektif yang dimiliki wanita karir.
KEPERCAYAAN DIRI DALAM PEMILIHAN KARIR DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL ORANG TUA PADA REMAJA AKHIR DI YOGYAKARTA Nur Aini, Ani; Malahati, Fildzah
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6438

Abstract

Kepercayaan diri dalam pemilihan karir pada remaja akhir dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya faktor lingkungan berupa dukungan sosial orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial orang tua dengan kepercayaan diri dalam pemilihan karir pada remaja akhir. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional menggunakan teknik accidental sampling. Sampel yang diambil sebanyak 110 yang merupakan remaja akhir usia 18-24 tahun di Yogyakarta. Pengumpulan data menggunakan skala kepercayaan diri dalam pemilihan karir dan dukungan sosial orang tua. Hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hasil korelasi positif sebesar 0,769 dengan sig = 0,000 (p<0,05) yang dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial orang tua dengan kepercayaan diri dalam pemilihan karir, dengan asumsi semakin tinggi tingkat dukungan sosial orang tua maka semakin tinggi kepercayaan diri dalam pemilihan karir. Sebaliknya, jika semakin rendah tingkat dukungan sosial orang tua maka semakin rendah kepercayaan diri dalam pemilihan karir.