cover
Contact Name
Andre Rachmat Scabra
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
abdiinsani@unram.ac.id
Editorial Address
http://abdiinsani.unram.ac.id/index.php/jurnal/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Abdi Insani
Published by Universitas Mataram
ISSN : 28284321     EISSN : 28283155     DOI : https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v7i1
Jurnal Abdi Insani adalah jurnal ilmiah yang berisi hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diharapkan berfungsi sebagai alat komunikasi ilmiah sehingga dapat menginspirasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang lebih baik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,144 Documents
OPTIMALISASI PEMASARAN PRODUK UMKM GERABAH MELIKAN MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING Astuti, Purwaningtyas Dwi; Widyastuti, Susana; Nursanti, Emi; Sudartinah, Titik; Andriyanti, Erna
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.3513

Abstract

The development of digital technology requires MSMe players, such as pottery craftsmen, to adapt modern marketing strategies in order to increase competitiveness and market reach. To address this need, the English Literature Study Program Team at UNY carried out a Community Service (PkM) activity to improve digital marketing skills for pottery craftsmen in Melikan Village, Wedi District, Klaten. The activity focused on training in product photography and videography using smartphones, content editing via Canva, utilizing WhatsApp Business, and creating landing pages. The training was conducted using two approaches: (1) experiential learning, where participants were guided to directly apply what they learned, and (2) remote mentoring as a means of consultation and assistance for independent practice. The training outcomes, evaluated through direct observation and questionnaires, showed a significant improvement in participants' understanding and skills in managing digital content as a promotional medium for pottery. Participants found the program highly beneficial, and all expressed a desire for similar follow-up training. This program not only encourages digital independence among artisans in managing product promotions more professionally but also expands the online marketing reach of pottery artisans' products.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK PEMASARAN USAHA PEMBIBITAN IKAN KONSUMSI LOKAL DI KECAMATAN BADAS Mazaya, Amalia Febryane Adhani; Hadiana, Hadiana; Fitriansyah, Prasetya Eka; Aringhi, Astri Aci; Haqi, Restu Bai
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.3519

Abstract

Badas District, Kediri Regency is one of the main centers for catfish breeding in East Java. Despite its high production potential, the main challenge faced by fish farmers is limited market access due to the continued dominance of conventional marketing methods. This situation results in low profits for farmers and even leads to losses when their production is not absorbed by the market. In the digital era, the use of information and communication technology is a strategic solution to increase product competitiveness through digital marketing. The objective of this community service activity is to provide digital marketing training to fish farmers in Badas Village, utilizing social media and e-commerce platforms to expand market reach. The implementation method includes socialization, training, mentoring, and evaluation. Socialization is carried out to provide an understanding of the importance of digital marketing, followed by training on the use of social media and e-commerce, and the creation of promotional content. Mentoring is provided so that participants can manage digital accounts sustainably. Evaluation is carried out through pre- and post-tests to measure improvements in participants' digital literacy. The results of the activity show a significant increase in participants' level of understanding. Before the training, the majority were in the "Don't Know" category (60–90%). After the training, the "Quite Know" and "Know" categories dominate, with a small number of participants even reaching the "Very Know" category. This demonstrates the training's effectiveness in improving digital literacy and marketing capacity among farmers. Digital marketing training has proven to be an effective strategy for expanding market access, increasing competitiveness, and supporting sustainable local economic empowerment in Badas Village.
PENGUATAN KAPASITAS UMKM MELALUI REDESAIN KEMASAN DAN UJI GIZI PRODUK KERUPUK TULANG IKAN LELE DI POKLAKSAR UMMI MANDIRI, KABUPATEN BANYUMAS Permatasari , Mahardhika Nur; Harvinda, Yohanes; Setyaningsih, Lilik; Hanifa, Irfan; Anjaini, Jefri; Kusuma, Baruna; Nurhabib, Asro; Murti Sujadi, Frentina
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.3622

Abstract

UMKM olahan ikan di Desa Panembangan menghadapi hambatan kemasan dan pelabelan yang membatasi akses ke ritel modern serta pemasaran digital. Poklaksar Ummi Mandiri mengolah hasil samping lele menjadi kerupuk tulang ikan, namun kemasan lama (plastik bening, informasi terbatas) menurunkan daya saing. Kegiatan pengabdian dirancang untuk memperbaiki mutu kemasan, menyusun panel gizi berbasis uji laboratorium, dan memperkuat pemasaran. Intervensi diharapkan meningkatkan persepsi kualitas, keterbacaan informasi, dan penerimaan pasar. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas desain dan fungsi kemasan agar sesuai standar pasar serta menyediakan label gizi akurat sebagai dasar transparansi dan penetrasi ritel. Metode meliputi peninjauan kebutuhan, lokakarya desain kemasan, uji gizi proksimat, penyusunan panel gizi per 100 g, pelatihan barcode/GTIN dan promosi digital, serta monitoring & evaluation melalui survei pra–pasca dan uji pasar A/B shelf test sederhana. Hasil perbaikan kemasan menjadi standing pouch paper metalize menunjukkan kenaikan skor pada enam aspek kemasan (visual, warna, tipografi, labeling, keunikan, fungsionalitas), tersusunnya panel gizi dan kemasan baru, serta peningkatan kesiapan ritel. Uji harga merekomendasikan penyesuaian dari Rp11.800/100 g menjadi Rp14.000–Rp15.000/100 g, sejalan dengan nilai tambah kemasan dan informasi gizi. Disimpulkan bahwa perbaikan kemasan, label gizi, dan strategi pemasaran berhasil menjawab tujuan program dan memperkuat daya saing produk. Model pelatihan–pendampingan kegiatan ini dapat direplikasi sebagai percontohan bagi Poklaksar lain.
SOSIALISASI DAN PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM RENCANA ZONASI KAWASAN KONSERVASI TAMAN PESISIR TELUK SAMPIT (KKP3K-06) DAN TANJUNG CEMETI (KKP3K-07) PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Noor Syarifuddin Yusuf; Anang Najamuddin; Mustaqiim Pangestu; Baharuddin Baharuddin; Yahya Dwikarsa
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.2708

Abstract

Implementasi rencana zonasi kawasan konservasi memerlukan pemahaman dan dukungan aktif masyarakat, khususnya kelompok nelayan dan pelaku usaha pesisir. Rencana zonasi ini  berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta konflik pemanfaatan ruang. Oleh karena itu, sosialisasi dan peningkatan partisipasi masyarakat menjadi langkah penting dalam mendukung pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyusunan Rencana Zonasi Kawasan Konservasi Taman Pesisir Teluk Sampit (KKP3K-06) dan Tanjung Cemeti (KKP3K-07) di Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada Bulan September 2024 di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit dengan melibatkan 30 peserta dari berbagai pemangku kepentingan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi partisipatif, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kuisioner pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dan kesadaran masyarakat pesisir Teluk Sampit dan Tanjung Cemeti. Pemahaman arti konservasi, status kawasan, serta aturan kegiatan meningkat tajam setelah sosialisasi, dari kisaran 6,6–23,33% menjadi 73,33–100%. Persepsi pentingnya konservasi bagi masa depan nelayan juga naik dari 43,33% menjadi 83,33%, menandakan efektivitas kegiatan sosialisasi. Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi untuk terlibat aktif dalam pengelolaan kawasan konservasi. Sosialisasi ini menegaskan pentingnya pendekatan partisipatif, edukatif, dan kolaboratif dalam pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat.
INTEGRASI LITERASI KEUANGAN DAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK PENCEGAHAN STUNTING BERBASIS KELUARGA: INTERVENSI KOMUNITAS DI PANDEGLANG BANTEN Sev Rahmiyanti; Urika Urika; Adi Supriyatno; Iba Gunawan; Achmad Rifai; Farhan Bintang Ramadhan; Noval Fathullah
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.2841

Abstract

Stunting merupakan permasalahan multidimensional yang tidak hanya memengaruhi kesehatan dan tumbuh kembang anak, tetapi juga berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia dan daya saing ekonomi bangsa. Di Indonesia, stunting sering kali disebabkan oleh ketimpangan sosial-ekonomi, khususnya pada keluarga berpenghasilan rendah yang memiliki keterbatasan dalam pemenuhan gizi dan akses layanan kesehatan Stunting seringkali disebabkan oleh kondisi ekonomi yang kurang baik. Literasi keuangan yang rendah dan kurangnya pengetahuan tentang kewirausahaan semakin memperburuk situasi ini. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan edukasi keuangan dan pelatihan kewirausahaan sebagai strategi pencegahan stunting berbasis keluarga, mendorong kewirausahaan sebagai sumber pendapatan tambahan dan mencegah stunting melalui pola makan yang lebih baik untuk anak yang lebih sehat. Pendekatan yang dilakukan meliputi pelatihan pengelolaan keuangan rumah tangga, edukasi perencanaan keuangan untuk pemenuhan gizi anak, serta pengembangan usaha mikro berbasis potensi lokal. Sasaran kegiatan adalah keluarga yang memiliki balita dengan risiko stunting di wilayah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi keuangan meningkatkan kesadaran dan kemampuan keluarga dalam mengelola pendapatan secara efektif untuk kebutuhan gizi anak. Sementara itu, pelatihan kewirausahaan mendorong lahirnya usaha rumah tangga yang turut memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi keuangan dan kewirausahaan berperan cukup signifikan dalam upaya pencegahan stunting. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan keterlibatan aktif dalam setiap sesi. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor antara akademisi, pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat diperlukan guna menciptakan intervensi yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan keluarga.
OPTIMALISASI PEMERIKSAAN KESEHATAN ANAK DI POSYANDU UNTUK MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN BAYI Royani Chairiyah; Mella Yuria RA; Irwanti Gustina
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.2920

Abstract

Maternal and child health is one of the key indicators of national health development. Infants and toddlers are vulnerable groups who require optimal health services to support growth and development. However, Indonesia’s infant mortality rate remains relatively high at 23 per 1,000 live births, influenced by low immunization coverage, delayed growth and development screening, and limited utilization of health services. Posyandu plays a strategic role in reducing infant mortality through basic community-level health services. This community service activity aims to increase mothers’ awareness of the importance of routine child health check-ups and to strengthen Posyandu cadres’ skills in monitoring child growth and development. The implementation consisted of preparation, material development and socialization, execution of core activities, and evaluation. Core activities included child health assessment, growth and development monitoring, and health education using audiovisual media and the Maternal and Child Health (MCH) Book. Evaluation was conducted through pre–post tests and observation of cadre involvement. The activity resulted in improved maternal knowledge regarding the importance of child health examinations, with average post-test scores increasing by 40% compared to pre-test. Mothers’ attitudes toward routine check-ups also improved, reflected in increased participation in growth monitoring. Additionally, cadre skills in documenting and using the MCH Book increased by 36%, demonstrated by improved accuracy and completeness of records. Audiovisual education and the MCH Book were effective in enhancing maternal understanding. Overall, the program positively impacted community awareness and strengthened cadre capacity at the Posyandu. The program effectively enhanced maternal knowledge, promoted positive attitudes toward child health examinations, and improved cadre skills, thereby supporting the optimization of MCH services at the Posyandu.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI PASANG SURUT DALAM BUDIDAYA IKAN DAN SAYURAN DI DAYAH ISTIQAMATUDDIN RAUDHATUL MU'ARRIF: STRATEGI KETAHANAN PANGAN Cut Dara Dewi; Ismarica Ismarica; Ika Rezvani Aprita
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.2966

Abstract

Dayah Istiqamatuddin Raudhatul Mu’arrif is a traditional Islamic educational institution located in Dusun Alue Seuneuhi, Gampong Neuheun, Aceh Besar, which faces financial constraints and owns 4,500 m² of land, with approximately 1,500 m² remaining underutilized. This condition was addressed through the development of an integrated aquaculture–agriculture system using tidal technology as a strategic effort to enhance food security, reduce costs, and strengthen students’ practical skills. The community service program aimed to improve food self-sufficiency, promote the economic independence of the dayah, and equip students with practical competencies to support self-reliant and productive livelihoods. The implementation method included training and mentoring in fish and vegetable farming, with stages covering site survey, socialization, construction of tidal ponds, vegetable planting, catfish stocking, mentoring, and initial evaluation. The results demonstrated significant improvement in students’ understanding and skills related to tidal technology application in aquaculture. Active participation during training also fostered greater awareness of the importance of modern technology in aquaculture development. The evaluation results indicated that prior to the program, 18.75% of the students demonstrated a moderate level of understanding. Following the socialization and training activities, a substantial improvement was observed, with 85% of the students achieving a high level of comprehension. Overall, this program has strong potential to empower students by enhancing their knowledge and skills in innovative aquaculture practices, thereby creating opportunities for productive entrepreneurship that supports economic growth and community welfare.
PELATIHAN MENGOMPOS SAMPAH ORGANIK DI KELURAHAN KALIBEBER KABUPATEN WONOSOBO nila amania; Rohatun Nihayah; Linda Ikawati; Nur Fatimah; Zahra Maulida Lubna
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.2984

Abstract

Organic waste management remains a major challenge in many regions, including Kalibeber Village, Wonosobo Regency, where household organic waste is generally discarded without proper processing, resulting in accumulation at the Final Disposal Site (TPA). This community service program aimed to equip residents, particularly members of the PKK RT 05 RW 11 Munggang Bawah, with knowledge and skills in processing organic waste into compost. The implementation methods included needs assessment, socialization, training, and evaluation through pre-test and post-test. A total of 40 participants took part in the training, which was conducted through a combination of lectures, hands-on practice, and the provision of household composting equipment. The evaluation results indicated a significant improvement in participants’ knowledge, from 35–50% in the pre-test to 80–90% in the post-test. The highest improvement was observed in the understanding of the benefits of composting (50%) and the basic techniques of compost production (48%). These findings demonstrate that participatory-based training is effective in enhancing environmental literacy, strengthening practical skills in organic waste management, and fostering sustainable practices at the household level. Consequently, this program contributes to reducing the volume of waste disposed of at the TPA while supporting the creation of a cleaner, healthier, and more productive community environment.
PELATIHAN BIOFLOK DAN AKUAPONIK KELOMPOK PKK DESA SANROBONE UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN Beddu Tang; Anwar Anwar; Darmawati Darmawati; Andi Hamdillah; Asmidar Asmidar
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3107

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu strategi penting dalam mengatasi berbagai permasalahan pembangunan, seperti pengangguran, kemiskinan, dan kesenjangan sosial. Desa Sanrobone memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pendekatan pembangunan berbasis masyarakat (community-based development) karena didukung oleh sumber daya alam yang melimpah, khususnya di sektor perikanan. Upaya peningkatan pendapatan masyarakat melalui kegiatan budidaya ikan nila perlu terus digalakkan meskipun hasil yang diperoleh saat ini belum sepenuhnya optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok PKK dalam rangka mendorong peningkatan pendapatan melalui usaha budidaya ikan nila dan tanaman sayuran dengan sistem akuaponik. Sasaran utama kegiatan ini adalah kelompok Kader PKK yang berdomisili di Desa Sanrobone, Kabupaten Takalar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 2 Juli dan 28 Agustus 2025 di Balai Pertemuan Desa Sanrobone. Metode pelatihan mencakup beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi, sesi diskusi dan tanya jawab, serta demonstrasi langsung pembuatan bioflok untuk budidaya ikan dan teknik penanaman bibit sayuran sistem akuaponik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kelompok mitra Kader PKK di Desa Sanrobone menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan, yang tercermin dari tingkat partisipasi dan keaktifan peserta. Masyarakat yang sebelumnya kurang kreatif kini menunjukkan peningkatan kreativitas dalam memanfaatkan potensi yang ada. Kegiatan ini diikuti oleh 20 anggota Kader PKK, dan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan produksi ikan nila melalui sistem bioflok serta peningkatan hasil panen sayuran melalui penerapan teknologi akuaponik.
INOVASI MEJA POTONG SERBAGUNA DAN DIVERSIFIKASI PRODUK LIMBAH KAYU PADA KELOMPOK PERABOT DESA JATI REJO Joko Suharianto; Ali Fikri Hasibuan; Ferry Indra S.H. Sinaga; Zackya Hayati Lubis; Claudia Tabitha Panjaitan
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3133

Abstract

Usaha perabot merupakan kegiatan ekonomi yang bergerak dalam bidang produksi, distribusi, dan/atau penjualan berbagai jenis perabot rumah tangga atau kantor, seperti meja, kursi, lemari, tempat tidur, dan perlengkapan lain. Usaha perabot mitra ini telah berjalan selama 11 tahun dengan segala keterbatasannya. Permasalahan utama mitra meliputi aspek produksi berupa alat produksi yang belum memadai; aspek pemasaran berupa pemasaran yang masih offline dan tidak memiliki toko khusus; dan aspek manajemen usaha berupa tidak ada legalitas hukum usaha mitra. Tujuan utama dari kegiatan PKM ini, menyelesaikan permasalahan Mitra khususnya pada aspek produksi, yakni berupa penyediaan alat produksi berupa meja potong kayu serbaguna dan juga menghasilkan.  Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu konsep Asset Based Community Development (ABCD). Hal ini dilakukan dengan pendekatan berupa observasi, FGD penentuan masalah dan solusi, desain dan rancang bangun alat inovasi, uji coba alat produksi, pembuatan diversifikasi produk, evaluasi dan serah terima alat. Mitra sangat senang dengan terlaksananya kegiatan ini. Terjadi peningkatan pengetahuan mitra dari sebelumnya dengan skor rata-rata capaian 33,12 persen menjadi 87,75 persen. Mitra menerima alat inovasi produksi hasil rancang bangun berupa meja potong kayu serbaguna. Alat ini bisa dimanfaatkan untuk produksi dan menghasilkan beragam diversifikasi produk. Dengan alat ini terbukti hasil pekerjaan mitra lebih cepat sekitar 30 persen dari biasanya. Selain itu, mitra menghasilkan diversifikasi produk berupa ambalan dinding, bingkai foto, dan lainnya. Selain efektif, alat tersebut ini juga minim getaran, lebih efisien dari sisi waktu, lebih rapi dan lebih praktis dan lebih aman. Secara keseluruhan kegiatan ini telah berjalan dengan baik dan memberikan solusi praktis untuk mengentaskan masalah aspek produksi mitra yang sesuai juga dengan harapan mitra. Alat ini terbuktif meningkatkan kecepatan produksi mitra sekitar 30 persen dan mendukung diversifikasi produk mitra.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 9 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 8 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 4 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 3 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 3 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 7 No 3 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 3 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 5 No 2 (2018): Jurnala Abdi Insani Universitas Mataram Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram More Issue