SYARIATI : Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum
Jurnal Syariati adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Sains Al-Qur`an. Terbit pertama kali tahun 2015. Jurnal ini fokus pada studi Al-Qur`an dan Hukum dengan berbagai pendekatan keilmuan. Redaksi mengundang para ahli, peneliti, dan segenap civitas akademika untuk menulis artikel sesuai dengan topik jurnal. Artikel yang dimuat tidak selalu mencerminkan redaksi ataupun institusi lain yang terkait dengan penerbitan jurnal. Frekuensi terbit jurnal Syariati (Jurnal Studi Qur`an dan Hukum) ialah bulan Mei dan November (2) dua kali setahun. Jurnal ber ISSN Nomor 2459-9778.
Articles
237 Documents
Rekonstruksi Metode Penafsiran Ayat Mutasyâbih Lafẓî (Ayat Beredaksi Mirip) Berbasis Teori Munâsabah Al-Âyât
Kharomen, Agus Imam
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 9 No 2 (2023): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v9i2.5266
This article is a response to the method of interpretation (tafsîr) of identical versesof Nashruddin Baidan (b. 1951 M) which has not succeeded in revealing the meaning of the verse mutasyâbih lafẓî totally as the result of interpretation is still limited to the meaning behind the different text (redaction). This study is a library-based research, with the object of study of Nashruddin Baidan method of tafsîr, by using descriptive-analytic methods, through content analysis and interpretation approaches, as well as the theory of 'Ulûm al-Qur`ân and the rules of interpretation. The literatures used include Metode Penafsiran al-Qur’an: Kajian Kritis terhadap Ayat-ayat Beredaksi Mirip by Nashruddin Baidan (b. 1951 M), al-Burhân fî ‘Ulûm al- Qur`ân by al-Zarkasyî (d. 1392 M), Kaidah Tafsir by M. Quraish Shihab (b. 1944 M), Durrah al-Tanzîl wa Ghurrah al-Ta’wîl by al-Iskâfî (d. 1029 M), al-Baḥr al-Muḥîṭ by Abû Ḥayyân (d. 1344 M) and al-Taḥrîr wa al-Tanwîr by Ibnu ‘Âsyûr (d. 1973 M). This study shows the importance of examiningthe meaning relationship among the mutasyâbih lafẓî verses. This study proves that munâsabah can be an approach to reveal the meaning relationship among mutasyâbih lafẓî verses so that a comprehensive meaning of the verse can beobtained.
Potensi Digitalisasi Wakaf Di Indonesia dalam Era Society 5.0
Syahbibi, Ridho;
Hisan, Moh. Syifa'ul
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 9 No 2 (2023): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v9i2.5333
Indonesia sebagai satu negara dengan penduduk penganut Muslim terbesar memiliki potensi wakaf yang tinggi. Potensi tersebut selaras dan sejajar dengan kebermanfaatannya dalam berbagai lini aspek kehidupan. Namun, memasuki era society 5.0 pengelolaan dan pelaksanaan wakaf di Indonesia dengan jumlah wakif yang dominan perlu memperhatikan potensi yang ada pada perkembangan zaman yakni teknologi dan digitalisasi. Dengan adanya digitalisasi wakaf maka problem seputar wakaf akan dengan mudah mendapatkan solusi. Perumusan masalah: bagaimana potensi digitalilsasi wakaf era society 5.0 di Indonesia dan bagaimana dampak digitalisasi wakaf era society 5.0 di Indonesia. Penelitian ini menggunakan rancangan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka yang berkaitan dengan intersubyektif atau perkembangan dunia kehidupan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi wakaf di Indonesia memiliki banyak potensi, mulai dari memperluas segmen calon wakif, meningkatkan jumlah fundraising, serta meningkatkan jumlah nâẓir wakaf. Sedangkan dampak dari digitalisasi wakaf antara lain munculnya berbagai kemudahan dalam berwakaf, meningkatkan transparansi maupun akurasi data, meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan maupun sertifikasi wakaf, hingga meminimalisir terjadinya risiko hukum.
Implementasi Akad Istiṣnâ` dalam Industri Perbankan Syariah di Indonesia
Utami, Miming;
Shahrullah, Rina Shahriyani;
Syarief, Elza
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 1 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v10i1.5415
Industri perbankan memainkan peran kunci dalam ekonomi Indonesia dengan fokus pada stabilitas dan keamanan sistem keuangan nasional, untuk mewujudkan sektor perbankan yang sehat. Terbagi menjadi bank konvensional dan bank syariah,definisi bank syariah berdasarkan Undang-Undang Perbankan Syariah adalah bank yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah. Saat ini, bank syariah juga menyediakan berbagai pilihan distribusi dana, termasuk melalui pembiayaan istiṣnâ`. Istiṣnâ` adalah kontrak pembiayaan objek dalam bentuk pemesanan dan pembuatan, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang disepakati antara pembeli (mustaṣni`) dan penjual (ṣâni`). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kontrak istiṣnâ` di Indonesia dan menganalisis risiko bank syariah dalam implementasi kontrak istiṣnâ` paralel dalam industri perbankan syariah Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif yuridis dengan studi literatur untuk menganalisis doktrin dan nilai yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep kontrak istiṣnâ` dalam industri Perbankan Syariah di Indonesia sesuai dengan prinsip Hukum Islam. Namun, implementasi kontrak istiṣnâ` paralel dalam industri perbankan syariah memiliki risiko pembiayaan yang signifikan. Oleh karena itu, Indonesia melalui otoritas keuangan dan lembaga yudisial perlu konsisten menerapkan dan mengawasi implementasi kontrak istiṣnâ` dalam industri perbankan syariah, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang sejahtera dan berkelanjutan.
Otentisitas Ḥadīs Āḥād Dalam Diskursus Uṣūl al-Fiqh: Dialektika Mazhab Mutakallimin dan Ahnaf
Bashori, Akmal;
Marhumah, Marhumah
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 9 No 2 (2023): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v9i2.5506
Artikel ini mengkaji tentang perdebatan seputar ḥadīs āhād di kalangan mazhab Ahnaf dan Mutakallimin. Mana yang dijadikan prioritas sebagai hujjah ḥadīs āhād ataukah qiyās? Di isini menariknya, karena mazhab Mutakallimin berpandangan ḥadīs āhād harus dijadikan hujjah dalam hukum Islam, sementara mazhab Ahnaf lebih memprioritaskan pengunaan qiyās daripada penggunaan ḥadīs āhād. Perbedaan tersebut berimplikasi juga pada produk hukum yang pada tataran iplikatifnya juga iterjadi perbedaan, seperti halnya pada lapangan fikih mu’amalat iatau hukum ekonomi syari’ah.
ﺟﻨﺎحﺍﻟﺬل ﻓﻲﻣﻨﻆﻮرﺍﻟﺸﻴﺦ ﻣﺘﻮﻟﻲ ﺍﻟﺷﻌﺮﺍﻮﻱ ﻓﻲ ﺗﻔﺳﻴﺮﻩ
Fadhlurrahman, Zulfi;
Mas’ud, Abdurrahman
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 9 No 2 (2023): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v9i2.5587
هذه رسالة تحاول كشف معنى كل ألفاظ في القرآن الكريم من ناحية أسرار اللغة وبدراسة دلالية تحليلية. وعلى سبيل المثال، لفظ جناح الذلّ، كثير من الباحثين وبعض المفسرين يستخدمون تفسير لفظ جناح الذلّ في سورة الإسراء الآية 24 لنتائج التربية فحسب. ولذالك يبحث الباحث لفظ جناح الذلّ من ناحية دقيق علم اللغة العربية من تفسير خواطري حول القرآن الكريم للشيخ متولي الشعراوي، وكما يعرف الباحث أن الشيخ متولي الشعراوي حينما يفسر كل ألفاظ في القرآن دقيقا وواسعا بنظرية العلوم اللغوية. وفي هذه الرسالة، استخدم الباحث طريقة الدراسة المكتبية في مطالعة الكتب المتعلقة بوثائق العلوم عن لفظ جناح الذلّ خصوصا في كتاب تفسير خواطري حول القرآن الكريم للشيخ متولي الشعراوي وبعض كتب التفسير الأخرى. ولحلّ المسألة في هذه الرسالة العلمية استخدم الباحث طريقتين وهما المنهج الوصفي لجمع البيانات ذات الصلة ووصفها، والمنهج التحليلي لتحليل البيانات التي قد جمعت من قبل. ونتائج البحث في هذه الرسالة أن الشيخ متولي الشعراوي يقول أن لفظ جناح الذلّ هو أن الحق سبحانه وتعالى يدعونا أن نقتدي من امثلة الطائر وأن نعامل الوالدين هذه المعاملة كاطائر الذي يحنو على صغاره، ولفظ جناح الذلّ كناية عن الطاعة والحنان والتواضع للوالدين، وينهى الشيخ متولي الشهراوي أن نكون كالطائر الذي يرفع جناحيه ليطير بهما متعاليا على غيره والمقصود هو التكبر على الوالدين وغيرهما، ومن آداب المعاملة للوالدين من معنى لفظ جناح الذلّ يعني الطاعة والحنان والخضوع والتواضع لهما
Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Oleh Mahkamah Konstitusi
Lusiana, Wyda;
Sarbini, Sarbini
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 9 No 2 (2023): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v9i2.5653
Artikel ini mengeksplorasi dan menganalisis wewenang Mahkamah Konstitusi dalam menangani masalah hukum yang berkaitan dengan pemilihan umum serta dampak hukum dari putusan Mahkamah Konstitusi mengenai perselisihan hasil pemilihan umum. Pemilihan umum adalah implementasi demokrasi di Indonesia yang mendasar, sesuai dengan konstitusi dalam Pasal 1 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menegaskan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat. Kepentingan Pemilihan Umum juga tercermin dalam prinsip kejujuran dan keadilan dalam perolehan suara rakyat, yang memperkuat saling kepercayaan dalam masyarakat. Dalam konteks pelaksanaan pemilihan umum yang berpotensi menghasilkan perselisihan, Mahkamah Konstitusi memiliki peran penting sebagai lembaga yang menyelesaikan sengketa terkait hasil pemilihan umum. Artikel ini mendalaminya dengan metode penelitian hukum normatif, menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wewenang Mahkamah Konstitusi untuk menyelesaikan perselisihan hasil pemilihan umum diatur dalam Pasal 24C ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta dijalankan sesuai prosedur penyelesaian yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Terpenting, putusan Mahkamah Konstitusi dalam perselisihan hasil pemilihan umum bersifat final dan mengikat bagi semua pihak yang terlibat,menjaga integritas dan validitas hasil pemilihan umum sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi.
Rekonstruksi Kebijakan Terhadap Regulasi Zakat Pada Masa Kolonial Belanda di Indonesia
Handoyo, Handoyo
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 9 No 2 (2023): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v9i2.5867
Artikel ini berupaya merekonstruksi bentuk kebijakan pemerintah kolonial Belanda terhadap regulasi di Indonesia dengan mengkaji beberapa sumber yang relevan dengan kajian ini. Zakat merupakan suatu kewajiban yang melekat bagi ke-Islam-an seseorang dan telah dijalankan dengan baik jauh sebelum kedatangan kolonialisme. Satu hal menarik adalah sejak awal Pemerintah Kolonial Belanda tidak mau mengurusi zakat karena tidak paham Islam yang ada di Indonesia dan tidak mau dianggap mencapuri urusan umat Islam. Sebelum kedatang kolonial Belanda, dana zakat yang diperoleh digunakan untuk menopang perjalanan pemerintahan yang ada di kesultanan-kesultanan Islam sebagai sebuah kewajiban keagamaan dan juga sebagai penguatan ekonomi masyarakat. Setelah Kehadiran Christian Snouck Hurgronje di Nusantara, ia mengarahkan agar zakat sebagai ibadah tetap berlangsung dengan batas-batas tertentu yang selaras dengan aturan pemerintah Kolonial Belanda. Ibadah zakat dalam bentuk ekspresi Islam politik dilarang secara tegas oleh pemerintah pada waktu itu. Meski demikian, sikap pemerintah Kolonial Belanda terhadap zakat justru mendua. Di satu sisi pemerintah tidak mau campur tangan, tapi di sisi lain pemerintah melantik penghulu yang salah satu tugasnya adalah mengurusi zakat dan dana kas masjid.
Urgensi Kebijakan Peraturan Daerah Tentang Ketenagakerjaan Di Kabupaten Wonosobo (Kajian Fiqh Siyâsah Dustûriyah)
Mutho'am, Mutho'am;
Aksamawanti, Aksamawanti
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 9 No 2 (2023): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v9i2.5988
Kebijakan Peraturan Daerah terkait dengan ketenagakerjaan di Kabupaten Wonosobo merupakan sesuatu yang penting dalam rangka pembenahan sistem ketenagakerjaan, agar terwujud hak-hak bagi para pekerja. Pembenahan terhadap peraturan yang sudah ada merupakan upaya menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan, karena masih ditemukan permasalahan-permasalahan dilapangan. Salah satu pijakan yang digunakan untuk membenahinya yaitu dengan menggunakan konsep Siyâsah Dustûriyah. Konsep ini merupakan bagian dari Fiqh Siyâsah Islam yang membahas perundang-undangan negara, termasuk konsep-konsep konstitusi. Mulai dari penyusunan legislasinya, bagaimana cara perumusannya dengan menggunakan mekanisme syuro atau demokrasi. Dalamsiyasah juga mengurus persoalan timbal balik hubungan antara pemerintah dengan warga negara serta hak-hak warga negara yang wajib dilindungi termasuk didalamnya adalah hak-hak tenaga kerja. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu dengan kajian kepusatakaan library reseach danjuga menggunakan teknik desk review serta wawancara untuk mendapatkan gambaran secara lebih mendalam. Hasil penelitiannya adalah Siyâsah Dustûriyah sebagai salah satu pijakan dalam membuat peraturan ketenagakerjaan maka akan didapatkan rumusan-rumusan ketenagakerjaan yang berorientasi pada kemaslahatan umat.
Targeting Pembiayaan Melalui Kinerja Marketing Landing di BMT Dana Barokah Magelang
Musfiroh, Mila Fursiana Salma;
Astuti, Umi Widya Ayu
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 9 No 2 (2023): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v9i2.6120
Kinerja marketing lending dalam aktifitasnya adalah menjual produk yang dimiliki oleh lembaga keuangan syariah kepada pihak ketiga (nasabah) untuk memperoleh target pembiayaan yang di tetapkan. Penetapan target pembiayaan yang harus dicapai harus mengalami peningkatan pada tiap periodenya, berdampak terhadap kinerja marketing lending sebagai pelaksana aktifitas pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja marketing lending dalam mencapai target pembiayaan dan dampak target pembiayaan terhadap kinerja marketing lending di BMT Dana Barokah Magelang. Pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi dilanjutkan analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tahapan menerapkan teori Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja marketing lending di ukur berdasarkan tingkat kehadiran, tata krama, hubungan antara anggota dan nasabah, dan hasil kerja yang dicapai oleh marketing lending yaitu target pembiayaan. Dengan adanya penetapan target pembiayaan memberikan dampak positif dan negatif bagi kinerja marketing lending, sehingga memberikan motivasi kepada karyawan, menyadarkan pentingnya tanggung jawab, mempertahankan loyalitas karyawan, dan menambah kepercayaan atasan kepada karyawan. Adanya penetapan target pembiayaan, dengan melihat kondisi sosial ekonomi masyarakat yang sedang sulit menjadi penghalang marketing lending dalam mencapai target yang ditetapkan, ditambah dengan persaingan dengan produk bank lain, kurangnya pemahaman marketing terkait produk dan penetapan sasaran target yang kurang tepat tentu menjadikan target pembiayaan semakin sulit dicapai marketing lending.
Kesetaraan Gender dalam Pandangan Elit Pesantren di Wonosobo
Faida, Farah
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 1 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v10i1.6361
Diskursus gender di pesantren masih banyak dibicarakan, tulisan ini bertujuanuntuk mengetahui pandangan pemimpin pesantren di Wonosobo terhadap kesetaraan gender terkait dengan Qs an Nisa ayat 34. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan tehnik observasi dan wawancara. Dari penelitian yang telah dilakukan, penelitian ini membuahkan kesimpulan bahwa pandangan pemimpin pesantren di Wonosobo mengakui kesetaraan gender dalam Islam, namun mereka mempunyai batasan yang berbeda, pertama laki-laki lebih unggul dari perempuan karena laki-laki diberi tanggungjawab lebih besar, kedua laki-laki dan perempuan setara dan dapat menjadi pemimpin jika memiliki kapasitas dan kualitas yang lebih unggul di antara yang lain.