SYARIATI : Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum
Jurnal Syariati adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Sains Al-Qur`an. Terbit pertama kali tahun 2015. Jurnal ini fokus pada studi Al-Qur`an dan Hukum dengan berbagai pendekatan keilmuan. Redaksi mengundang para ahli, peneliti, dan segenap civitas akademika untuk menulis artikel sesuai dengan topik jurnal. Artikel yang dimuat tidak selalu mencerminkan redaksi ataupun institusi lain yang terkait dengan penerbitan jurnal. Frekuensi terbit jurnal Syariati (Jurnal Studi Qur`an dan Hukum) ialah bulan Mei dan November (2) dua kali setahun. Jurnal ber ISSN Nomor 2459-9778.
Articles
242 Documents
Pembacaan Hermeneutis : Penafsiran Buya Hamka Tentang Lahw al Ḥadīṡ (Studi Pemikiran Hans George Gadamer)
Fitra, Akhmad Aidil;
Oktasandi, Oktasandi
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v10i2.7707
Kajian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran Buya Hamkaatas Qs. Luqman (31): 6 dengan perspektif hermeneutika Hans George Gadamer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis teks. Hasilnya menunjukan, Buya Hamka melaluipenelusuran keterpengaruhan sejarah menunjukan bagaimana situasi hermeneutika yang kompleks mengitari pembacaan tafsirnya, mulai dari bergabung dengan Muhammadiyah hingga pergulatannya dengan politik praktis bersama Masyumi dikonstituante, di era demokrasi terpimpin. Situasi hermeneutika ini membentuk pra-pemahaman pada diri Buya Hamka yang memungkinkan terjadinya asimilasi horizon, sehingga Buya Hamka mampu mendialogkan horizon teks dengan horizonnya sebagai penafsir. Karena tafsirnya yang kontekstual, penelitian ini juga melihat bagaimana tafsir Buya Hamka tentang QS. Luqman (31): 6 perlu dikontekstualisasikan kembali sesuai dengan konteks kekinian di Indonesia.
Civic Skills Mastery as a Widow's Strategy In Fulfilling Life's Needs: a Legal and Social Justice Analysis
Mazid, Sukron;
Wulansari, Atsani;
Setyorini, Ika
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v10i2.7725
This study aims to examine how the mastery of civic skills by widows can help them in making ends meet, from a legal and social justice perspective. Widows often face considerable social and economic challenges in making ends meet. Mastery of civic skills such as knowledge of legal rights, social engagement, and participation in public decision-making can be applied to overcome these challenges. This research uses a descriptive qualitative approach through observation, in-depth interview and documentation techniques with a number of widows in Magelang urban area. The results showed that understanding of legal rights as well as the ability to participate in community significantly helps widows overcome the social and economic challenges they face. The legal system can improve the position of widows through proactive policies that support social justice.
Internalisasi Zakat Fungsional Sebagai Instrumen Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
Afraha, Misbah Nur;
Budiwati, Anisah
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v10i2.7773
Penelitian ini bertujuan untuk menggali bentuk internalisasi zakat sebagai instrumen dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka yang memadukan perspektif filosofis dan fenomenologis. Pendekatan filosofis mengkaji aspek material filsafat, meliputi cita-cita, prinsip, dan tujuan ekonomi Islam, di samping fungsi zakat sebagai sarana internalisasi zakat fungsional untuk meningkatkan perekonomian di Indonesia. Pendekatan fenomenologis mengkaji pembangunan ekonomi sebagaimana ditunjukkan dalam masyarakat melalui data kemiskinan terkini. Berdasarkan temuan tersebut, maqāṣid al-syarīah, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat merupakan tujuan akhir sistem ekonomi Islam. Penyaluran zakat harus sesuai dengan perintah Allah sebagaimana yang ditegaskan dalam Qs. [59]: 7, di mana internalisasi zakat diarahkan sebagai instrumen penting dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Relevansi Konsep Waris Fazlur Rahman Perspektif Maqāṣid Asy-Syarī`ah
Fareha, Faathin
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v10i2.7947
Penelitian ini menyoroti penafsiran Fazlur Rahman tentang hukum waris yang disebut memiliki nilai-nilai keadilan dan keseimbangan sosial. Penelitian ini juga melihat relevansinya dengan kondisi masyarakat saat ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, artikel ini menganalisis interaksi antara prinsip-prinsip maqāṣid asy-syarī‘ah dan pemikiran Fazlur Rahman, serta implikasinya terhadap pembaruan hukum waris yang lebih adil dan inklusif. Maqāṣid asy-syarī‘ah digunakan di sini sebagai pisau analisis hukum waris dalam konteks modern. Hasil penelitian menemukan bahwa penafsiran Rahman dengan teori double movement yang meyakini pembagian waris 1:1 tidak sesuai dengan ketentuan nash. Konsep hukum waris tersebut kurang relevan dengan prinsip-prinsip dasar tujuan hukum Islam (maqāṣid asy-syarī‘ah) yang berusaha menghasilkan pemahaman yang lebih inklusif terhadap hukum waris.
Ngaji on The Street (One Day One Juz) Wonosobo: Tinjauan Sosiologi Pengetahuan
Dina, Nilna;
Zinira, Maurisa
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v10i2.8078
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif berbasis lapangan dengan tujuan menganalisis kegiatan Ngaji on the Street (Ngaos) yang dilaksanakan oleh salah satu gerakan sosial keagamaan di Wonosobo, yaitu komunitas ODOJ (One Day One Juz) menggunakan perspektif Sosiologi Pengetahuan Karl Mannheim. ODOJ merupakan komunitas semi virtual yang menggabungkan kegiatan offline dan online untukmenjadikan al-Qur’an lebih dekat dengan masyarakat, khususnya umat Islam. Mereka meyakini al-Qur’an adalah solusi atas berbagai krisis, terutama moralitas yang terjadi saait ini, oleh karena itu ODOJ ingin menjadikan al-Qur’an berpijak di tanah Indonesia, menjadikannya pedoman hidup yang sesungguhnya. Berkembangnya pengetahuan semacam ini menurut Mannheim, dipengaruhi oleh adanya Intelegencia, yakni aktor-aktor intelektual yang mengambil peran besar dalam produksi dan distribusi ideologi suatu kelompok sosial. Para aktor intelektual ODOJ secara umum adalah aktivis gerakan Tarbiyah dan Muhammadiyah, dibuktikan dengan berbagai fakta yang ditemukan di lapangan. Salah satu kegiatan luring yang rutin dilakukan ODOJ untuk mewujudkan cita-cita membangun ‘negeri Qur’ani’nya adalah Ngaji on the Street, yakni mengaji beramai-ramai di trotoar jalan, Alun-Alun, taman kota, atau bahkan di dalam bus dan kereta. Melalui kegiatan ini ODOJ ingin mengubah kebiasaan lama atau cara pandang yang berpikiran bahwa ritual keagamaan hanya dapat dilakukan di tempat-tempat suci dan privat, namun wajah baru Islam harus memperlihatkan penyesuaiannya terhadap perkembangan dinamika kehidupan.
Mitigasi Risiko Pembiayaan Musyārakah di Sektor Pertanian Pada Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah
Aksamawanti, Aksamawanti
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v10i2.8083
Karakter pembiayaan musyārakah sebagai akad amanah mengandung risiko tinggi, apalagi mengingat sektor pertanian yang sangat bergantung pada faktor cuaca dan harga pasar. Penelitian ini bermaksud menjawab jenis risiko yang dihadapi dan mitigasinya di KSPPS Al-Huda Kantor Cabang Kejajar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi, data kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian mendapati bahwa jenis risiko yang dihadapi pada pembiayaan musyārakah adalah risiko pembiayaan, risiko operasional dan risiko pasar. Strategi mitigasi risiko yang dilakukan dengan mengurangi risiko yang terjadi melalui tahap pengenalan usaha dan karakter anggota, menetapkan syarat-syarat tertentu, pengikatan jaminan, pengawasan berkala dan restrukturisasi pembiayaan.
Implikasi Varian Qirā`āt Pada Penafsiran Ayat-Ayat Talak dalam Qur`an Surah Al-Baqarah
Ibtakari, Haula Fikri;
Pratomo, Hilmy;
Kamal, Muhammad Ali Mustofa
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v10i2.8696
Variasi qirā`āt tidak hanya memperkaya bacaan tetapi juga memberikan implikasi terhadap penafsiran dan pengambilan hukum. Fokus penelitian meliputi QS. al-Baqarah ayat 226-227, 229, dan 236, dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan. Sumber data utama adalah kitab Mu’jam al-Qirā`āt dan Tafsīr al-Qur’ān bil Qirā`āt ‘Asyrah, didukung oleh berbagai kitab tafsir lainnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya varian qirā`āt pada beberapa lafal, seperti pada kata يُؤْلُوْنَ, الطَّلَاقَ, dan قَدَرُهٗ, yang memengaruhi makna dan tafsir. Implikasi terhadap penafsiran meliputi perbedaan hukum ila’ (sumpah suami), khulu’ (pembayaran tebusan oleh istri untuk bercerai), dan pemberian mut’ah (pesangon) bagi istri yang diceraikan. Variasi qirā’āt juga menunjukkan dinamika dalam hubungan gender, hukum pernikahan, dan hak-hak perempuan dalam Islam. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya memahami variasi qirā`āt untuk memperkaya perspektif hukum Islam serta menunjukkan fleksibilitas Al-Qur'an.
Tradisi : Pemikiran Majid Daneshgar Tinjauan Kritis Studi Al-Qur’an Di Kalangan Akademisi Muslim
Ati, Awit Windi
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol. 11 No. 1 (2025): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v11i1.8745
Artikel ini mengkaji pemikiran Majid Daneshgar dalam bukunya Studying the Qur’an in the Muslim Academy (2020) yang menyoroti dominasi kecenderungan apologetik dalam studi al-Qur’an kontemporer. Menurut Daneshgar, banyak akademisi Muslim masih terjebak pada pola pembacaan defensif yang lebih berorientasi pada pembelaan dogmatis dibanding pada pengembangan tradisi ilmiah yang kritis dan reflektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan analisis deskriptif-kritis menelaah pandangan Daneshgar terhadap kecenderungan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan apologetik cenderung melahirkan stagnasi intelektual dan menutup ruang dialog metodologis dalam studi Qur’an. Pendekatan Daneshgar yakni menekankan pentingnya perspektif historis-kritis dalam studi Qur’an dirasa penting untuk menjembatani tradisi keilmuan Islam dengan metodologi modern, tanpa menegasikan nilai spiritual wahyu. Dialektika antara tradisi dan modernitas yang ditawarkan Daneshgar membuka peluang bagi transformasi epistemologis menuju kajian Qur’an yang lebih terbuka, reflektif, dan interdisipliner.
Tinjauan Maslahah At-Thufi Studi Putusan Nomor 299/PDT.P/2024/PA.BGL
Satrio, M. Ageng;
Abd. Rouf
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol. 11 No. 1 (2025): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v11i1.9295
Putusan Hakim dalam bentuk penetapan Nomor 299/Pdt.P/2024/PA.Bgl membahas mengenai permohonan isbat nikah yang diajukan oleh seorang perempuan mualaf, di mana pernikahannya pada awalnya dilangsungkan dengan wali dari kalangan tokoh agama. Secara normatif, pernikahan tersebut belum memenuhi ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia sehingga tidak seharusnya disahkan. Namun, dalam praktiknya, Majelis Hakim Pengadilan Agama Bangil menetapkan bahwa tokoh agama tersebut sah bertindak sebagai wali muhakkam bagi perempuan mualaf tersebut, sehingga pernikahannya dinyatakan sah melalui putusan isbat nikah. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis-normatif dengan pendekatan studi kasus pada putusan pengadilan terkait isbat nikah perempuan muallaf. Data diperoleh melalui analisis putusan hakim, wawancara, dan kajian literatur. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis pertimbangan hakim dalam penetapan nomor 299/Pdt.P/2024/PA.Bgl tentang isbat nikah perempuan muallaf dengan wali tokoh agama yang dianalisis menggunakan maslahah Najmuddin Al-Thufi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwasanya pada Penetapan Nomor 299/Pdt.P/2024/Pa.BGL hakim Pengadilan Agama Bangil mengabukkan permohonan isbat nikah tersebut berdasarkan pertimbangan-pertimbangannya, yang mana salah satu pertimbangannya yaitu dikarenakan status kewalian dari perempuan muallaf tersebut sudah sesuai syariat islam. Terkait dengan analisis menggunakan perspektif maslahah At-Thufi yang menjunjung tinggi tentang kemaslahatan terutama pada bidang muamalah dan adat. Di dalam kasus ini terkait penetepan tersebut selaras dengan konsep maslahah At-Thufi, yang memprioritaskan maslahat umat di atas formalitas teks hukum (nash) ketika terjadi konflik. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan hukum Islam, khususnya dalam kasus-kasus yang melibatkan perempuan muallaf dan persoalan perwalian dalam pernikahan.
Studi Tafsīr Kawasan: Pergeseran Paradigma Tafsīr Syi’ah di Iran Era Modern
Afni, Nadifa Nisaul;
Kharomen, Agus Imam
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol. 11 No. 1 (2025): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/syariati.v11i1.9486
Kajian Tafsīr di Iran menunjukkan dinamika yang khas karena latar belakang sejarah, budaya, dan dominasi mazhab Syi’ah yang kuat. Sebagai negara yang mayoritas penduduknya menganut Syi’ah Iṡna ‘Asyariyah, tradisi penafsiran di Iran mengalami perkembangan signifikan, mulai dari corak ekstrem yang kaku secara teologis hingga munculnya pendekatan moderat yang lebih terbuka dan kontekstual. Fokus kajian ini adalah mengungkap pergeseran paradigma Tafsīr Syi’ah di Iran era modern, dengan menelusuri transformasi dari pendekatan tradisional berbasis riwayat menuju pendekatan hermeneutis dan interdisipliner. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, mengandalkan sumber primer berupa kitab-kitab Tafsīr klasik dan kontemporer, serta literatur sekunder dari artikel jurnal dan referensi akademik terkait. Pendekatan deskriptif-interpretatif dipakai untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor revolusi politik, arus modernisasi, dan interaksi dengan pemikiran Barat menjadi pemicu utama perubahan paradigma Tafsīr. Penafsiran Syi’ah di Iran bergerak dari corak apologetik-ekstrem menuju corak moderat yang inklusif, seperti terlihat dalam karya-karya mufassir seperti Thabathaba’i. Adopsi metode hermeneutika juga memperkuat pendekatan kontekstual yang responsif terhadap tantangan sosial-kultural modern, menjadikan Iran sebagai salah satu pusat studi Tafsīr yang dinamis di dunia Islam. .