cover
Contact Name
SYARIATI
Contact Email
jurnalsyariati@gmail.com
Phone
+6285643277998
Journal Mail Official
jurnalsyariati@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Sains Al-Qur`an
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
SYARIATI : Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum
ISSN : 24599778     EISSN : 25991507     DOI : https://doi.org/10.32699/syariati
Jurnal Syariati adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Sains Al-Qur`an. Terbit pertama kali tahun 2015. Jurnal ini fokus pada studi Al-Qur`an dan Hukum dengan berbagai pendekatan keilmuan. Redaksi mengundang para ahli, peneliti, dan segenap civitas akademika untuk menulis artikel sesuai dengan topik jurnal. Artikel yang dimuat tidak selalu mencerminkan redaksi ataupun institusi lain yang terkait dengan penerbitan jurnal. Frekuensi terbit jurnal Syariati (Jurnal Studi Qur`an dan Hukum) ialah bulan Mei dan November (2) dua kali setahun. Jurnal ber ISSN Nomor 2459-9778.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 237 Documents
Konsep Ganti Rugi Immateriil Akibat Perbuatan Plagiarisme dalam Perspektif Hukum Islam Mappiasse, Achmad Habibul Alim; Asmuni, Asmuni
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.6627

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep kerugian non-material dalam hukum Islam. Secara normatif, penelitian ini mengulas bagaimana kompensasi untuk tindakan plagiarisme ditinjau dari perspektif hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif, yang dianalisis secara mendalam untuk memahami konteks dan makna dari norma-norma hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam menghormati hak-hak pribadi, termasuk hak kekayaan intelektual. Ketika seseorang menjiplak karya orang lain tanpa izin atau tanpa memberikan pengakuan, hal ini dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak-hak pribadi penulis atau pencipta asli. Dalam konteks ini, plagiat bisa dianggap sebagai bentuk pencurian, karena mengambil sesuatu ide atau karya yang bukan miliknya.
Tantangan Penegakan Hukum dalam Mewujudkan Keadilan melalui Strategi Adaptasi dan Inovasi di Era Distrupsi Putra, Rengga Kusuma; Ikawati, Linda; Idris, Maulana Fahmi
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.7126

Abstract

Penelitian ini membahas transformasi tantangan hukum di era disrupsi menjadi instrumen penegakan hukum yang berkeadilan, dengan fokus pada strategi adaptasi dan inovasi di tengah perkembangan teknologi. Penelitian ini menemukan bahwa adaptasi terhadap teknologi tidak hanya meningkatkan efisiensi penegakan hukum tetapi juga memungkinkan terciptanya keadilan yang lebih inklusif. Transformasi tantangan hukum di era disrupsi menjadi instrumen penegakan hukum yang berkeadilan melalui strategi adaptasi dan inovasi di tengah perkembangan teknologi meliputi perkembangan teknologi yang sangat pesat sehingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti kejahatan cyber crime, privasi dan keamanan data serta teknologi ai untuk menjawab itu semua hukum harus melakukan perubahan di berbagai sektor seperti perubahan terhadap regulasi undang-undang meningkatkan sumber daya penegak hukum dan melakukan riset di bidang hukum.
Analisis Penafsiran Zaghlul Al-Najjar tentang Yuṣawwirukum Fī Al-Arḥām dan Relevansinya dengan Ilmu Kedokteran Razi, Fahrur; Bakar, Abu
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.7223

Abstract

Penelitian ini membahas tafsir ilmiah Al-Qur’an, dengan fokus pada penafsiran kontemporer yang dilakukan oleh Zaghlul Al-Najjar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penafsiran Zaghlul Al-Najjar mengenai ayat Yuṣawwirukum fī al-Arḥām dalam surah Āli ‘Imrān ayat 6 dalam kitabnya Tafsīr al-Āyāt al-Kawniyyah fī al-Qur`ān serta relevansinya dengan ilmu kedokteran. Dalam penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an, Al-Najjar mengusung pendekatan ilmiah yang mengaitkan teori-teori sains modern dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Salah satu contoh interpretasi yang diajukannya adalah dalam surah Āli ‘Imrān ayat 6, yang membahas tentang proses pembentukan manusia dalam rahim ibu. Al-Najjar mengaitkan ayat tersebut dengan penjelasan ilmiah mengenai genetika, pembuahan, dan proses reproduksi manusia, serta memperlihatkan kesesuaian antara isi Al-Qur'an dengan pengetahuan modern. Tafsir ilmiah Al-Qur'an yang dilakukan oleh Al-Najjar membawa kontribusi yang signifikan dalam menghubungkan ajaran agama dengan ilmu pengetahuan modern.
Pembacaan Hermeneutis : Penafsiran Buya Hamka Tentang Lahw al Ḥadīṡ (Studi Pemikiran Hans George Gadamer) Fitra, Akhmad Aidil; Oktasandi, Oktasandi
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.7707

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran Buya Hamkaatas Qs. Luqman (31): 6 dengan perspektif hermeneutika Hans George Gadamer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis teks. Hasilnya menunjukan, Buya Hamka melaluipenelusuran keterpengaruhan sejarah menunjukan bagaimana situasi hermeneutika yang kompleks mengitari pembacaan tafsirnya, mulai dari bergabung dengan Muhammadiyah hingga pergulatannya dengan politik praktis bersama Masyumi dikonstituante, di era demokrasi terpimpin. Situasi hermeneutika ini membentuk pra-pemahaman pada diri Buya Hamka yang memungkinkan terjadinya asimilasi horizon, sehingga Buya Hamka mampu mendialogkan horizon teks dengan horizonnya sebagai penafsir. Karena tafsirnya yang kontekstual, penelitian ini juga melihat bagaimana tafsir Buya Hamka tentang QS. Luqman (31): 6 perlu dikontekstualisasikan kembali sesuai dengan konteks kekinian di Indonesia.
Civic Skills Mastery as a Widow's Strategy In Fulfilling Life's Needs: a Legal and Social Justice Analysis Mazid, Sukron; Wulansari, Atsani; Setyorini, Ika
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.7725

Abstract

This study aims to examine how the mastery of civic skills by widows can help them in making ends meet, from a legal and social justice perspective. Widows often face considerable social and economic challenges in making ends meet. Mastery of civic skills such as knowledge of legal rights, social engagement, and participation in public decision-making can be applied to overcome these challenges. This research uses a descriptive qualitative approach through observation, in-depth interview and documentation techniques with a number of widows in Magelang urban area. The results showed that understanding of legal rights as well as the ability to participate in community significantly helps widows overcome the social and economic challenges they face. The legal system can improve the position of widows through proactive policies that support social justice.
Internalisasi Zakat Fungsional Sebagai Instrumen Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Afraha, Misbah Nur; Budiwati, Anisah
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.7773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali bentuk internalisasi zakat sebagai instrumen dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka yang memadukan perspektif filosofis dan fenomenologis. Pendekatan filosofis mengkaji aspek material filsafat, meliputi cita-cita, prinsip, dan tujuan ekonomi Islam, di samping fungsi zakat sebagai sarana internalisasi zakat fungsional untuk meningkatkan perekonomian di Indonesia. Pendekatan fenomenologis mengkaji pembangunan ekonomi sebagaimana ditunjukkan dalam masyarakat melalui data kemiskinan terkini. Berdasarkan temuan tersebut, maqāṣid al-syarīah, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat merupakan tujuan akhir sistem ekonomi Islam. Penyaluran zakat harus sesuai dengan perintah Allah sebagaimana yang ditegaskan dalam Qs. [59]: 7, di mana internalisasi zakat diarahkan sebagai instrumen penting dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Relevansi Konsep Waris Fazlur Rahman Perspektif Maqāṣid Asy-Syarī`ah Fareha, Faathin
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.7947

Abstract

Penelitian ini menyoroti penafsiran Fazlur Rahman tentang hukum waris yang disebut memiliki nilai-nilai keadilan dan keseimbangan sosial. Penelitian ini juga melihat relevansinya dengan kondisi masyarakat saat ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, artikel ini menganalisis interaksi antara prinsip-prinsip maqāṣid asy-syarī‘ah dan pemikiran Fazlur Rahman, serta implikasinya terhadap pembaruan hukum waris yang lebih adil dan inklusif. Maqāṣid asy-syarī‘ah digunakan di sini sebagai pisau analisis hukum waris dalam konteks modern. Hasil penelitian menemukan bahwa penafsiran Rahman dengan teori double movement yang meyakini pembagian waris 1:1 tidak sesuai dengan ketentuan nash. Konsep hukum waris tersebut kurang relevan dengan prinsip-prinsip dasar tujuan hukum Islam (maqāṣid asy-syarī‘ah) yang berusaha menghasilkan pemahaman yang lebih inklusif terhadap hukum waris.
Ngaji on The Street (One Day One Juz) Wonosobo: Tinjauan Sosiologi Pengetahuan Dina, Nilna; Zinira, Maurisa
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.8078

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif berbasis lapangan dengan tujuan menganalisis kegiatan Ngaji on the Street (Ngaos) yang dilaksanakan oleh salah satu gerakan sosial keagamaan di Wonosobo, yaitu komunitas ODOJ (One Day One Juz) menggunakan perspektif Sosiologi Pengetahuan Karl Mannheim. ODOJ merupakan komunitas semi virtual yang menggabungkan kegiatan offline dan online untukmenjadikan al-Qur’an lebih dekat dengan masyarakat, khususnya umat Islam. Mereka meyakini al-Qur’an adalah solusi atas berbagai krisis, terutama moralitas yang terjadi saait ini, oleh karena itu ODOJ ingin menjadikan al-Qur’an berpijak di tanah Indonesia, menjadikannya pedoman hidup yang sesungguhnya. Berkembangnya pengetahuan semacam ini menurut Mannheim, dipengaruhi oleh adanya Intelegencia, yakni aktor-aktor intelektual yang mengambil peran besar dalam produksi dan distribusi ideologi suatu kelompok sosial. Para aktor intelektual ODOJ secara umum adalah aktivis gerakan Tarbiyah dan Muhammadiyah, dibuktikan dengan berbagai fakta yang ditemukan di lapangan. Salah satu kegiatan luring yang rutin dilakukan ODOJ untuk mewujudkan cita-cita membangun ‘negeri Qur’ani’nya adalah Ngaji on the Street, yakni mengaji beramai-ramai di trotoar jalan, Alun-Alun, taman kota, atau bahkan di dalam bus dan kereta. Melalui kegiatan ini ODOJ ingin mengubah kebiasaan lama atau cara pandang yang berpikiran bahwa ritual keagamaan hanya dapat dilakukan di tempat-tempat suci dan privat, namun wajah baru Islam harus memperlihatkan penyesuaiannya terhadap perkembangan dinamika kehidupan.
Mitigasi Risiko Pembiayaan Musyārakah di Sektor Pertanian Pada Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Aksamawanti, Aksamawanti
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.8083

Abstract

Karakter pembiayaan musyārakah sebagai akad amanah mengandung risiko tinggi, apalagi mengingat sektor pertanian yang sangat bergantung pada faktor cuaca dan harga pasar. Penelitian ini bermaksud menjawab jenis risiko yang dihadapi dan mitigasinya di KSPPS Al-Huda Kantor Cabang Kejajar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi, data kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian mendapati bahwa jenis risiko yang dihadapi pada pembiayaan musyārakah adalah risiko pembiayaan, risiko operasional dan risiko pasar. Strategi mitigasi risiko yang dilakukan dengan mengurangi risiko yang terjadi melalui tahap pengenalan usaha dan karakter anggota, menetapkan syarat-syarat tertentu, pengikatan jaminan, pengawasan berkala dan restrukturisasi pembiayaan.
Implikasi Varian Qirā`āt Pada Penafsiran Ayat-Ayat Talak dalam Qur`an Surah Al-Baqarah Ibtakari, Haula Fikri; Pratomo, Hilmy; Kamal, Muhammad Ali Mustofa
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.8696

Abstract

Variasi qirā`āt tidak hanya memperkaya bacaan tetapi juga memberikan implikasi terhadap penafsiran dan pengambilan hukum. Fokus penelitian meliputi QS. al-Baqarah ayat 226-227, 229, dan 236, dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan. Sumber data utama adalah kitab Mu’jam al-Qirā`āt dan Tafsīr al-Qur’ān bil Qirā`āt ‘Asyrah, didukung oleh berbagai kitab tafsir lainnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya varian qirā`āt pada beberapa lafal, seperti pada kata يُؤْلُوْنَ, الطَّلَاقَ, dan قَدَرُهٗ, yang memengaruhi makna dan tafsir. Implikasi terhadap penafsiran meliputi perbedaan hukum ila’ (sumpah suami), khulu’ (pembayaran tebusan oleh istri untuk bercerai), dan pemberian mut’ah (pesangon) bagi istri yang diceraikan. Variasi qirā’āt juga menunjukkan dinamika dalam hubungan gender, hukum pernikahan, dan hak-hak perempuan dalam Islam. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya memahami variasi qirā`āt untuk memperkaya perspektif hukum Islam serta menunjukkan fleksibilitas Al-Qur'an.