cover
Contact Name
SYARIATI
Contact Email
jurnalsyariati@gmail.com
Phone
+6285643277998
Journal Mail Official
jurnalsyariati@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Sains Al-Qur`an
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
SYARIATI : Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum
ISSN : 24599778     EISSN : 25991507     DOI : https://doi.org/10.32699/syariati
Jurnal Syariati adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Sains Al-Qur`an. Terbit pertama kali tahun 2015. Jurnal ini fokus pada studi Al-Qur`an dan Hukum dengan berbagai pendekatan keilmuan. Redaksi mengundang para ahli, peneliti, dan segenap civitas akademika untuk menulis artikel sesuai dengan topik jurnal. Artikel yang dimuat tidak selalu mencerminkan redaksi ataupun institusi lain yang terkait dengan penerbitan jurnal. Frekuensi terbit jurnal Syariati (Jurnal Studi Qur`an dan Hukum) ialah bulan Mei dan November (2) dua kali setahun. Jurnal ber ISSN Nomor 2459-9778.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 237 Documents
Penerapan Teori Trias Politika dalam Sistem Pemerintahan Indonesia Rasji, Rasji; Syamila, Najma; Michellena, Michellena
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 1 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i1.6477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem pemerintahan di Indonesia dengan menggunakan teori Trias Politika yang memisahkan kekuasaan menjadi tiga cabang independen: eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif yuridis dengan pendekatan case dan comparative approach, dengan sumber referensi meliputi bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian penerapan sistem pemerintahan dengan prinsip Trias Politika. Cabang eksekutif bertanggung jawabatas pelaksanaan kebijakan dan administrasi negara, legislatif membuat undang-undang dan mengawasi pemerintahan, sementara yudikatif, melalui Mahkamah Agung, menafsirkan undang-undang dan menjatuhkan putusan hukum. Meskipun terdapat tantangan dan perubahan, seperti peran awal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang independen, prinsip pemisahan kekuasaan tetap menjadi landasan membangun pemerintahan demokratis dan berkeadilan. Penelitian ini memberikan pemahaman yang jelas mengenai penerapan sistem pemerintahan di Indonesia berdasarkan Trias Politika, diharapkan dapat memperkaya pengetahuan masyarakat, terutama pelajar dan mahasiswa, tentang pentingnya pemisahan kekuasaan dalam menjaga keadilan, transparansi, dan akuntabilitas pemerintahan.
Konsep Ganti Rugi Immateriil Akibat Perbuatan Plagiarisme dalam Perspektif Hukum Islam Mappiasse, Achmad Habibul Alim; Asmuni, Asmuni
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.6627

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep kerugian non-material dalam hukum Islam. Secara normatif, penelitian ini mengulas bagaimana kompensasi untuk tindakan plagiarisme ditinjau dari perspektif hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif, yang dianalisis secara mendalam untuk memahami konteks dan makna dari norma-norma hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam menghormati hak-hak pribadi, termasuk hak kekayaan intelektual. Ketika seseorang menjiplak karya orang lain tanpa izin atau tanpa memberikan pengakuan, hal ini dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak-hak pribadi penulis atau pencipta asli. Dalam konteks ini, plagiat bisa dianggap sebagai bentuk pencurian, karena mengambil sesuatu ide atau karya yang bukan miliknya.
Asas Contra Legem Dalam Pembagian Harta Bersama (Studi Putusan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Nomor 231/Pdt.G/2022/PTA.Sby) Fitrianingrum, Fatimah Azzahra; Basri, Achmad Hasan; Solihin, Rohmad Agus
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 1 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i1.6725

Abstract

Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam (KHI) mengatur bahwa pembagian harta bersama masing-masing mendapat bagian seperdua bagi duda maupun janda tak selamanya dapat dijadikan sumber acuan dan tak selamanya diikuti oleh pengadilan dalam memutus suatu perkara. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah penelitian hukum normatif, memanfaatkan pendekatan perundang-undangan, studi kasus serta konseptual. Sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum menggunakan teknik studi pustaka. Teknik analisis bahan hukum dengan menentukan fakta hukum, menghimpun sumber hukum, menganalisis masalah, menarik kesimpulan berdasarkan pertimbangan hukum, dan membuat rekomendasi. Hasil penelitian menyatakan Putusan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya nomor231/Pdt.G/2022/PTA. Sby mengesampingkan ketentuan Pasal 97 KHI, hakim memutus perkara tersebut secara contra legem dengan alasan bahwa terjadi ketidakseimbangan kontribusi antara suami dan istri, hal ini diperkuat oleh teori keadilan Gustav Radbruch di mana urutan prioritas pertama keadilan, kepastian,dan terakhir finalitas, kemudian teori keadilan distributif Aristoteles yang menyatakan memberi hak seseorang sesuai dengan porsi kemampuan dan prestasinya, serta metode ijtihad istihsan yang menggunakan pertimbangan kemaslahatan khusus daripada dalil umum. Dan mengenai kriteria darurat perkara yang boleh diputus secara contra legem yaitu mempertimbangkan bahwa bilamana perkara tersebut ditolak akan menimbulkan mudharat yang lebih besar disebabkan oleh tidak adanya kepastian hukum
Interpretasi Larangan Menuhankan Sesuatu Selain Allah dalam Surah Al-Baqarah [2]: 165-167 (Aplikasi Teori Ma’nâ Cum Maghzâ) Soib, Achmad
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 1 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i1.6826

Abstract

Tafsir mengenai ibadah kepada selain Allah berkaitan dengan QS. Al-Baqarah [2]:165-167 perlu mengalami pengembangan. Sebab, permasalahan yang dihadapiumat pada masa Nabi Muhammad berbeda dengan saat ini. Melihat penjelasan paraahli tafsir dalam menafsirkan QS. Al-Baqarah [2]: 165, terdapat beberapaperbedaan. Di antaranya, dalam mengartikan kata “andâdâ” yang mempunyai artibermacam-macam, ada pula yang mengartikannya sebagai saingan, pemimpin,tandingan, sekutu, dan sebagainya. Hipotesis penulis adalah pendekatan yang cocokuntuk mengatasi persoalan ini adalah pendekatan kontekstual ma’nâ cum maghzâ.Dalam penelitian ini ditemukan makna dinamis kontemporer (al-magzâ al-mutaharrik al-mu’âṣir) dalam QS. Al-Baqarah [2]: 165-167, yaitu laranganmenyembah selain Allah berlaku umum bagi seluruh manusia. Kemudian,perbuatan syirik pada masa awal Islam hanya dipahami sebagai penyembahanberhala. Namun saat ini berhala bisa berupa gadget, kekuasaan, pemimpin, jin, danlain-lain yang mencondongkan hati (cinta) pada ketaatan dan ketundukan, sehinggamelupakan perintah Allah dan melanggar larangan-Nya. Selanjutnya cinta kepadaAllah dalam konteks ayat ini adalah dengan konsisten beribadah hanya kepadaAllah dan mengerjakan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.
Peran dan Tantangan Konsultan Hukum Pasar Modal: Independensi, Integritas, dan Pelanggaran Etika dalam Praktik Profesional Gunawan, Bayu Aji Siantria
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 1 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i1.6951

Abstract

Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM) adalah organisasi yang menghimpun konsultan hukum yang mengkhususkan praktik mereka dalam lingkup pasar modal. Konsultan Hukum Pasar Modal menjalankan profesinya berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal, Anggaran Dasar HKHPM, dan Kode Etik HKHPM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan tantangan konsultan hukum pasar modal dari aspek independensi, integritas, dan pelanggaran etika dalam praktik profesional. Penelitian ini juga membahas tentang pengawasan dan akuntabilitas, serta memberikan contoh-contoh pelanggaran etika yang dilakukan oleh Konsultan Hukum Pasar Modal seperti konflik kepentingan dan pernyataan yang menyesatkan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Konsultan Hukum Pasar Modal adalah profesi yang diakui oleh Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal. Lebih lanjut, Konsultan Hukum Pasar Modal harus bersikap independen dan tidak memihak dalam memberikan informasi, serta memastikan informasi yang diberikan didasarkan pada fakta yang ada di lapangan
Manuskrip Mushaf Al-Qur’an Koleksi Museum Sunan Drajat (Kajian Kodikologi, Rasm, dan Qira’at) Minan, Aufal
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 1 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i1.6959

Abstract

Penelitian mengenai manuskrip sangat menarik dilakukan karena dapat mengungkap nilai budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki salah satu naskah mushaf Al-Qur'an yang disimpan di Museum Sunan Drajat yang dimiliki oleh Raden Qosim, yang terletak di daerah Lamongan, Jawa Timur dari perspektif kodikologi, rasm, dan qirâ'at. Dalam penelitian manuskrip mushaf Al-Qur’an Sunan Drajat ini menggunakan teorifilologi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka (library reseach). Adapun metode yang digunakan dalam menganalisi data yang diperoleh dari penelitian filologi adalah dengan menggunakan metode deskriptif analitis. Hasildari penelitian ini menyatakan bahwa berdasarkan sejarah lisan, diyakini naskah ini merupakan salinan dari Sunan Drajad yang ditulis oleh cucu beliau yaitu Raden Permadi bergelar Hadi Kusumo. Berdasarkan kajian kodikologi, naskah mushaf inihanya memuat 29 juz, yang dimulai dari juz 2 surah al-Baqârah. Naskah mushaf ini terdiri dari 577 halaman, dengan 13 baris yang secara konsisten disalin disetiap halamannya. Ukuran naskah 30,5 X 20 cm dengan batas kanan berjarak dengan teks 6,5 cm, batas kiri 2,5 cm. Adapun batas atas adalah 5 cm dan batas bawah 5,5 cm, ukuran teks adalah 1,5 cm. Naskah mushaf menggunakan jenis kaligrafi naskhi, penulisan menggunakan tinta hitam. Tanda pemisah antar ayat menggunakan lingkaran merah kecil menggunakan tinta merah. Tidak ada illuminasi pada mushafini. Manuskrip ini menjadi kepemilikan museum Sunan Drajad. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manuskrip mushaf Al-Qur’an koleksi museum Sunan Drajad menggunakan rasm campuran yaitu rasm al-Uthmâny dan rasm Imlâ’i dan qirâ’atnya dominan menggunakan qirâ’at imam ‘Âshim dan imam Nâfi’.
Juridical Approach to Legal Protection For The Public Of Illegal Peer To Peer Lending Users Lyanthi, Merline Eva
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 1 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i1.7067

Abstract

Technology that is developing quickly is utilized in all fields to provide convenience including financial transactions. But, there are also illegal financial transactions called peer – to peer (P2P) lending that do not have a license. The illegal loan operators have access to personal data owned by victims as application users. It is not uncommon to find some illegal loan operators who create conflicts against application users. This research aims to review the legal protection forpeople who use illegal peer to peer lending in Indonesia. This research uses normative law research method, while the research approach uses normative juridical approach. This data of research is secondary data analyzed with aqualitative approach. This research resulted in the existence of criminal law policiesthat used to punish illegal peer – to peer lending for their actions are using Law Number 8 of 1999 because of the position of the public as users of online loans as consumers and Law Number 19 of 2016 concerning Amendments to Law Number11 of 2008 concerning ITE because transactions are carried out using electronic media.
Strategi dalam Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Perspektif Hukum Islam: Studi Wanita Karir di Merauke Minarni, Minarni; Rahman, Hendra Yulia; Al-Abza, M. Thohar
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 1 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i1.7075

Abstract

Peran wanita yang semakin maju seiring perkembangan zaman membuat mereka memiliki peluang untuk mengembangkan karir diberbagai bidang. Ketika wanita memiliki karier di luar rumah, terutama setelah menikah, mereka menghadapi tantangan ganda, seperti membagi waktu antara pekerjaan dan tanggung jawab rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana strategi wanita karir dalam menjaga keharmonisan rumah tangga di Distrik Merauke Kabupaten Merauke. Fokusnya pada peran ganda wanita sebagai karir dan ibu, serta faktor yang memengaruhi pilihan karir wanita dan pandangan Islam terhadap peran wanita dalam masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor yang mendorong wanita menjadi wanita karir meliputi pendidikan, ekonomi, dan keinginan untuk aktualisasi diri. Islam menekankan bahwa perempuan harus dihormati dan tidak boleh dipaksa untuk bekerja di luar rumah. Wanita dan laki-laki dianggap setara dalam pandangan Islam, dengan peran utama beribadah kepada Allah. Strategi yang disarankan untuk wanita karir adalah mengelola waktu dengan keluarga tanpa mengabaikan tugas pekerjaan, dengan dukungan komitmen dan komunikasi dalam keluarga serta pembagian tugas domestik. Dengan demikian, keharmonisan keluarga bergantung pada peran dan kewajiban suami serta pemberian nafkah yang cukup.
Tantangan Penegakan Hukum dalam Mewujudkan Keadilan melalui Strategi Adaptasi dan Inovasi di Era Distrupsi Putra, Rengga Kusuma; Ikawati, Linda; Idris, Maulana Fahmi
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.7126

Abstract

Penelitian ini membahas transformasi tantangan hukum di era disrupsi menjadi instrumen penegakan hukum yang berkeadilan, dengan fokus pada strategi adaptasi dan inovasi di tengah perkembangan teknologi. Penelitian ini menemukan bahwa adaptasi terhadap teknologi tidak hanya meningkatkan efisiensi penegakan hukum tetapi juga memungkinkan terciptanya keadilan yang lebih inklusif. Transformasi tantangan hukum di era disrupsi menjadi instrumen penegakan hukum yang berkeadilan melalui strategi adaptasi dan inovasi di tengah perkembangan teknologi meliputi perkembangan teknologi yang sangat pesat sehingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti kejahatan cyber crime, privasi dan keamanan data serta teknologi ai untuk menjawab itu semua hukum harus melakukan perubahan di berbagai sektor seperti perubahan terhadap regulasi undang-undang meningkatkan sumber daya penegak hukum dan melakukan riset di bidang hukum.
Analisis Penafsiran Zaghlul Al-Najjar tentang Yuṣawwirukum Fī Al-Arḥām dan Relevansinya dengan Ilmu Kedokteran Razi, Fahrur; Bakar, Abu
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.7223

Abstract

Penelitian ini membahas tafsir ilmiah Al-Qur’an, dengan fokus pada penafsiran kontemporer yang dilakukan oleh Zaghlul Al-Najjar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penafsiran Zaghlul Al-Najjar mengenai ayat Yuṣawwirukum fī al-Arḥām dalam surah Āli ‘Imrān ayat 6 dalam kitabnya Tafsīr al-Āyāt al-Kawniyyah fī al-Qur`ān serta relevansinya dengan ilmu kedokteran. Dalam penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an, Al-Najjar mengusung pendekatan ilmiah yang mengaitkan teori-teori sains modern dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Salah satu contoh interpretasi yang diajukannya adalah dalam surah Āli ‘Imrān ayat 6, yang membahas tentang proses pembentukan manusia dalam rahim ibu. Al-Najjar mengaitkan ayat tersebut dengan penjelasan ilmiah mengenai genetika, pembuahan, dan proses reproduksi manusia, serta memperlihatkan kesesuaian antara isi Al-Qur'an dengan pengetahuan modern. Tafsir ilmiah Al-Qur'an yang dilakukan oleh Al-Najjar membawa kontribusi yang signifikan dalam menghubungkan ajaran agama dengan ilmu pengetahuan modern.