cover
Contact Name
Baharuddin
Contact Email
nonformaljr@ummaspul.ac.id
Phone
+6281339859730
Journal Mail Official
nonformaljr@ummaspul.ac.id
Editorial Address
Jendral Sudirman No.17 Enrekang Sulawesi Selatan
Location
Kab. enrekang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL EDUKASI NONFORMAL
ISSN : -     EISSN : 27152634     DOI : 10.33487
Core Subject : Social,
Jurnal Edukasi Pendidikan Non Formal mempublikasikan hasil penelitian dan artikel dalam kajian pendidikan dan penyelenggaraan pendidikan dalam setting pendidikan nonformal dan informal di Indonesia.
Articles 331 Documents
Meningkatkan Aktivitas Belajar Bahasa Indonesia Materi Teks Laporan Hasil Observasi Melalui Metode Discovery Learning di Kelas X SMK PGRI 2 Belitang Tahun Ajaran 2021/2022 Eli Fitriani
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kegiatan berlatih peserta didik dalam materi bacaan informasi hasil pemantauan siswa sudah dibuktikan dengan terdapatnya akuisisi hasil pre tes bacaan informasi hasil pemantauan dari 35 peserta didik kelas X SMK PGRI 2 Belitang Berdasarkan hasil pretes peserta didik, diperoleh nilai ketuntasan klasikal sebanyak 10 siswa atau 28,57% yang berhasil mencapai nilai KKM. Dan siswa yang belum mencapai target ketuntasan secara klasikal sebanyak 25 siswa atau 71,42%. Adapun nilai KKM sebesar 75. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas belajar bahasa Indonesia materi teks laporan hasil observasi melalui metode discovery learning. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMK PGRI 2 Belitang Kelas X Penelitian dilaksanakan bulan Agustus 2021 sampai Oktober 2021. Subjek penelitian adalah siswa Kelas X SMK PGRI 2 Belitang tahun pelajaran 2021/2022. Jumlah Kelas X ada 35 siswa. Teknik pengumpulan informasi pada riset ini merupakan metode pemantauan, tanya jawab serta pemilihan. Dalam pra siklus membuktikan hasil berlatih peserta didik dengan cara klasikal 28, 57 Persen dengan kategori amat rendah, dalam siklus I mempunyai persentase 74, 28 Persen kategori tinggi, sedangka dalam siklus II persentase dengan cara klasikalnya 100 Persen kategori sangat tinggi. Dalam siklus I aktivitas guru pada kategori mempunyai pada umumnya 2, 85 dengan kriteria baik, serta dalam siklus II memiliki pada umumnya 3, 21 juga dengan kriteria baik pula. Sebaliknya persentase kegiatan peserta didik dalam siklus I dengan cara klasikal 75 Persen dengan kategori baik serta dalam siklus II persentasenya jadi 85 Persen serta kategorinya sangat bagus. Selain persentase aktivitas guru serta partisipan ajar, maka yang akan disimpulkan pula yaitu hasil berlatih siswa.
Masalah Terbaru dalam Dunia Pendidikan di SMP Swasta Dwiwarna Amiruddin Amiruddin; Muhammad Ikhsan Butarbutar; Dwi Hartina; Zainur Razzaqiyah
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Despite the many benefits of virtual distance learning (online), in its course distance education still has many problems. Educators and managers try to continue to improve the quality of teaching and the struggle of online class facilitators to improve the quality of distance education, but it is discovered that online class data is not the student's first choice. The results show that one of the problems in online education comes from the drop out / failure rate of students which is more common in virtual classrooms compared to traditional classes. Other studies reveal several factors such as the time needed to complete the module, lack of understanding of the context in the subject matter, problems with software accessibility, availability of reliable teachers, lack of support from the government and other reasons can create a decrease in motivation and a less conducive learning atmosphere.
Penerapan Flipped Classroom Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab untuk Meningkatkan Self Regulated Learning Belajar Siswa MD Matholiul Huda Kaliwedi Lor Via Oktaviani; Septi Gumiandari
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang berorientasi pada siswa sering terhalangi dengan alokasi waktu pembelajaran yang diberikan, namun tujuan dalam struktur pembelajaran bahasa Arab tetap harus diselesaikan. Hal ini membuat guru sebagai pendidik memikirkan metode pengajaran yang sesuai. Metode pembelajaran yang digunakan pendidik sangat mempengaruhi proses dan hasil belajar pembelajar. Pembelajar akan merasa bosan dengan metode yang tidak bervariasi atau terus menerus hanya metode tertentu yang digunakan. Kondisi ini dapat menurunkan self-regulated learning belajarnya. Salah satu metode pengajaran yang dapat digunakan adalah flipped classroom, dimana pembelajaran dalam menggali dan memahami pengajaran dilakukan di luar kelas dan kegiata interaktif dilakukan di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan flipped classroom dalam meningkatkan self-regulated learning siswa dalam pembelajaran bahasa Arab di MD Matholiul Huda Kaliwedi Lor.
Penerapan Pendekatan Kontekstual Menggunakan Model Group Investigation Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Terpadu Siswa Kelas VIII-1 MTs Negeri 2 Padang Lawas Utara Tahun Pelajaran 2018/2019 Dewi Z Fivere
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA Terpadu melalui penerapan model group investigation pada siswa kelas VIII-1 MTs Negeri 2 Padang Lawas Utara. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-1 dengan jumlah 30 orang siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari II siklus, siklus I dan siklus II. Sebelum dilakukan tindakan pada siklus I peneliti melakukan pre test untuk mengetahui hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan desain PTK dengan tindakan pembelajaran melalui penerapan model group investigation. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes dan observasi. Untuk mengetahui perubahan hasil belajar IPA Terpadu siswa. Data dianalisis dengan menggunakan persentase analisis kualitatif. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa pada saat pre test terdapat sebanyak 6 orang (20 %) mendapat nilai tuntas belajar dan 24 orang (80 %) mendapatkan nilai tidak tuntas belajar dengan nilai rata-rata 65,8. Pada siklus I diperoleh 16 orang (53,3 %) mendapatkan nilai tuntas belajar dan 14 orang (46,7 %) mendapatkan nilai tidak tuntas belajar dengan nilai rata-rata 72. Dan Pada siklus II diperoleh 28 orang (93,3 %) mendapatkan nilai tuntas belajar dan sebanyak 2 orang (6,7 %) mendapatkan nilai tidak tuntas belajar dengan nilai rata-rata 80,5. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan metode mind mapping dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA Terpadu pada siswa kelas VIII-1 MTs Negeri 2 Padang Lawas Utara Tahun Pelajaran 2018/2019.
The Implementation of Bilingual Education in Senior High School in Indonesia Ersa Ananda Sirait; Hariati Hariati; Wenti Amalia
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Senior High School, bilingual learning is very good to be implemented. The implementation of bilingual education programs in Indonesia's senior high school has seen substantial advances. Since the ISS program was terminated, the phenomena of private schools offering multilingual programs has become much more widespread. The knowledge needed to administer multilingual programs in these schools is lacking, though. The study's goal is to determine how bilingual education is being implemented in senior high schools, particularly in Indonesia. The data was collected by references research by collecting the data from some relevant journal related to bilingual in education in senior high school in Indonesia. A qualitative descriptive approach or a literature review was the method adopted in this research. Where the theories and opinions contained in this study are the results of studies from scientific articles and scientific journals that are relevant to this research. The result shows that, there are three types of bilingual using in senior high school namely ; (1) Full-English, (2) English Dominant and (3) Full- Indonesian.
Penetapan Kalender Hijriah Menurut Ulama Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama di Indonesia Muhammad Hafiz; Dhiauddin Tanjung
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penetapan waktu dan juga penanggalan adalah hal yang paling penting dalam keberlangsungan hidup manusia selain sebagai pengingat kejadian peristiwa besar berlangsung juga sebagai acuan dalam mengatur kehidupan, apalagi dalam hal beribadah. Dalam agama Islam hal yang menjadi pondasi utama yang hendaknya dijalankan oleh umat Muslim adalah beribadah kepada Allah Sang Maha Pencipta, dalam melaksanakan ibada tersebut umat Muslim sangat memerlukan penetapan waktu terlebih pada ibadah yang sifatnya tahunan seperti puasa, haji dan lainnya. Dalam islam penetapan waktu dan penanggalan ini disebut dengan Hijriah karena dilatbelakangi diambil dari pertama sekali kejadian Rasulullah melaksanakan hijrah. Namun, penanggalan dalam islam masih memilki beberapa problematika karena dalam menetapkannya terdapat dua metode yaitu dengan metode hitungan atau hisab dan metode rukyat. Kedua hal ini jika tidak dipahami akan mudah menimbulkan perpecahan karena sesungguhnya kedua metode ini mempunyai landasan yang sama-sama berasal dari Allah dan disampaikan oleh rasulullah kepada umatnya. Kedua metode ini diadopsi oleh organisasi sosial masyarakat yang terkenal dan berada di Indonesia yaitu Muhammadiyah dan nahdatul Ulama. Muhammadiyah dikenal dengan metode hisabnya sedangkan nahdatul Ulama dikenal dengan metode rukyatnya. Perrbedaan pemahaman akan penetapan kalender hijriah ini setiap tahunnya diperbincangkan dan ditakutkan berdampak pada perpecahan umat Muslim. Hal inilah yang melatar belakangi peneliti dalam menulis pembahasan diantara keduanya dalam menggunakan metode yang diadopsi oleh masing-masing. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kepustakaan atau liberary research dengan mengumpulkan data-data melalui artikel, buu, jurnal dan literatur lainnya. Dalam atulisan ini akan dibahas mengenai bangaimana penetapan kalender hijriah menurut ulam Muhammadiyah dan ulama Nahdatul Ulama, agar membuka wawasan masyarakat bahwa keduanya mempunyai landasan hukumnya masing-masing dalam agama Islam.
Pengertian Artikel dan Editorial Erwan Effendi; Rizki Hajar; Niatul Mukaramah; Arkanuddin Padang; Syahrul Alfriansyah
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan (writing) adalah hasil tulisan, karangan, karangan (di tabloid, koran atau ceritafiktif ), buku (karya ilmiah). Jika dilihat dari teknisnya, menulis merupakan susunan kata, kalimat dan paragraf untuk menyampaikan pesan atau berupa informasi, gagasan atau pemikiran. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, menulis berarti menulis huruf dan angka) dengan alat tlis berupa pulpen ataupun kapur tulis dan menciptakan sebuah ide. Kunci utama dalam tulisan adalah adanya pesan, yaitu tema, isu atau masalah, yang menjadi bahan utama tulisan. Dari “teori penulisan” di atas dapat disimpulkan bahwa siapa saja yang memiliki pesan (informasi, ide, pemikiran) dapat menulis.
Perkembangan Sosial-Emosional pada Masa Awal Anak Hayatun Nufus; Naura Najipa; Fauziah Nasution
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini metode yang dipakai yaitu metode deskriptif kualitatif. Dimana penelitian deskriptif adalah penelitian yang memiliki tujuan untuk menghasilkan sebuah gambaran kedudukan akal didalam islam. Untuk referensinya sendiri diperoleh dari berbagai buku ilmiah yang dipublikasikanuntuk menjadi sumber referensi kemudian tekhnik yang digunakan untuk mengupulkan data pada penelitian ini adalah observasi, Studi Kepustakaan dan Wawancara. Adapun factor terpenting dalam perkembangan emosi anak yaitu pembentukan identitas dan konsep dirinya, yaitu perasaannya terkait siapa dirinya serta hubungan dirinya terhadap orang lain. Adapun hal yang sering terlihat pada anak-anak, kesadaran diri yang berkembang yaitu pergeseran dari atribut fisik konkret ke karakter yang lebih abstrak. Hal ini jelas dalam karakteristik yang ditekankan anak-anak jika diminta agar mendeskripsikan dirinya.
Stimulasi Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-6 Tahun melalui Berbagai Kegiatan di RA Nurhidayah Zulham Efendi Marpaung; Syazkia Salsabila Rais; Tiara Angelly; Nadya Meilita; Nurlaili Nurlaili
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to stimulate fine motor skills of children aged 4-5 years. The research was conducted on November 7 2022 at RA Nurhidayah. This study uses a qualitative approach with the type of classroom action research (CAR). The classroom action research model used is Kemmis and Mc Taggart which includes four stages, namely: planning, implementing, observing, and reflecting. The research subjects were children aged 4-5 years totaling 21 children consisting of 1 boy and 10 girls. The research data is in the form of qualitative data and the research data sources are teachers and children. The research data were obtained using observation, interview and documentation techniques. Techniques to test the validity of research data using technical triangulation and source triangulation. The research data were analyzed using the interactive Milles and Huberman model which consisted of four stages, namely data collection, data reduction, data presentation and data verification. The results of the research are: stimulation of fine motor skills of children aged 4-6 years through various activities, namely coloring, folding origami, merronce, and collage.
Pengaruh Sarana dan Prasarana dalam Pembelajaran di RA Nurhidayah Tiara Angelly; Syazkia Salsabilla Rais; Nadia Meilita; Putri Rizky Amanda
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Educational facilities and infrastructure include all equipment and facilities used during the teaching process, both movable and immovable, such as desks, classrooms and computers. The functions of educational infrastructure include (a) accelerating knowledge from teacher to students, (b) making it easier for students to capture the big picture of what they are learning, and (c) fostering a sense of togetherness among groups of students. This study uses a qualitative descriptive approach to collect data on the use and maintenance of educational resources in schools. RA Nurhidayah almost meets learning standards.