cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
me@hamidmukhlis.id
Phone
+6281325790254
Journal Mail Official
me@hamidmukhlis.id
Editorial Address
Jalan A. Yani 1A Tambahrejo Gadingrejo Kab. Pringsewu Kode Pos: 35372, Phone: 0729 7081587
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 25024825     EISSN : 25029495     DOI : 10.30604/jika
Core Subject : Health,
Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan (JIKA), with registered number ISSN 2502-4825 (Print) and ISSN 2502-9495 (Online), is an international peer-reviewed journal published two times a year (June and December) by Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung. JIKA is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research on Health Science field especially Nursing and Midwifery, as well as with their development through interdisciplinary and multidisciplinary approach. The submission process of the manuscript is open throughout the year. All submitted manuscripts will go through the blind peer review and editorial review before being granted with acceptance for publication.
Articles 1,302 Documents
The Effect of Play Therapy Among Children with Autism: A Scoping Review Anggraini, Ika Rizki; Alifatin, Aini; Aini, Nurul; Pradita, Vania Giesdayanti
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2470.804 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.836

Abstract

In 2015 in Indonesia was estimated that one per 250 children had autism. Children suffering from autism will experience a variety of developmental disorders, one of which is social and motoric subtle abilities. One of the efforts to reduce uncontrolled child behavior and developmental disorders in children with autism is with play therapy. The goal of the study was to identify the variety of play therapies and their effects on children with autism based on literature studies. The research design used in this study is a literature study with a sample of 14 journals, Pubmed (n = 3), Google Schoolar (n = 10) and science direct (n = 1) then conducted a quality assessment with JBI tools getting 15 journals that did data extraction and data analysis. The results of this study are that there are various play therapies that have an effect on. Out of a total of 14 atikels that have been reviewed, various play therapies were obtained on the social ability and subtle motooric abilities of children with autism. There are 7 articles with 4 types of play therapy on the social abilities of children with autism, namely Cognitive Behavioral Play Therapy (CBPT), Child-Centered Play Therapy (CCPT), Filial Therapy and Theraplay. In addition to the types of play therapy that affect social ability, there are 7 articles with two types of play therapy that have an influence on fine motor skills in children with autism, namely Autplay and Child-Centered Play Therap (CCPT)  Abstrak: Pada tahun 2015 di Indonesia diperkirakan satu per 250 anak menderita autisme. Anak yang menderita autisme akan mengalami berbagai gangguan perkembangan, salah satunya adalah kemampuan sosial dan motorik halus. Salah satu upaya untuk mengurangi perilaku anak yang tidak terkontrol dan gangguan perkembangan pada anak autis adalah dengan terapi bermain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi variasi terapi bermain dan pengaruhnya terhadap anak autis berdasarkan studi literatur. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan sampel 14 jurnal, Pubmed (n = 3), Google Schoolar (n = 10) dan science direct (n = 1) kemudian dilakukan penilaian kualitas dengan tools JBI mendapatkan 15 jurnal yang melakukan ekstraksi data dan analisis data. Hasil penelitian ini terdapat berbagai terapi bermain yang berpengaruh. Dari total 14 tikels yang telah ditinjau, diperoleh berbagai terapi bermain terhadap kemampuan sosial dan kemampuan motorik halus anak autis. Terdapat 7 artikel dengan 4 jenis terapi bermain terhadap kemampuan sosial anak autis yaitu Cognitive Behavioral Play Therapy (CBPT), Child-Centered Play Therapy (CCPT), Filial Therapy dan Theraplay. Selain jenis terapi bermain yang mempengaruhi kemampuan sosial, terdapat 7 artikel dengan dua jenis terapi bermain yang berpengaruh terhadap motorik halus anak autis, yaitu Autplay dan Child-Centered Play Therap (CCPT).
Status Kesehatan Psikososial dengan Risiko Depresi pada Wanita Hamil pada Masa Pandemi Covid-19 di Kebumen Rahmadhani, Wulan; Mutoharoh, Siti; Kusumastuti, Kusumastuti
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.754 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.774

Abstract

Pregnancy involved physiological and social changes, which mothers are expected to adapt to biopsychosocial changes. Failure to make such an adoption would be accompanied by an increased risk of prenatal depression in pregnant mothers. This research was to determine the relationship between psychosocial health and the risk of depression in pregnant mothers. This descriptive-analytic study was carried out on 540 pregnant (39 respondents in the first, 320 in the second, and 181 respondents third trimesters, respectively). The pregnant mother who attended the outpatient clinic and met the inclusion criteria were selected using haphazard sampling, as a non-probability sampling method. The data were collected through a researcher-made questionnaire, the Pregnancy Psychosocial Health Assessment Scale (PPHAS), and the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Data analysis was performed in SPSS using descriptive statistics, Mann-Whitney U test, and Kruskal Wallis test. The pregnant mother had a depression risk of 27.8% and a mean depression score of 9.99±2.81. The total mean score of PPHAS was obtained as 4.05±0.45. The risk of depression showed a statistically negative relationship with the total and sub-dimension mean scores of PPHAS, as well as the mean EPDS score (p less than 0.001). A pregnant mother with lower psychosocial health status was more likely to have a risk of depression. On another hand, the risk of depression in pregnant women was influenced by many factors that determine by their psychosocial health.Abstrak: Kehamilan melibatkan perubahan fisiologis, psikologis, dan sosial dimana wanita hamil diharapkan untuk beradaptasi dengan perubahan biopsikososial. Kegagalan untuk beradaptasi dengan perubahan tersebut akan disertai dengan peningkatan risiko depresi prenatal pada wanita hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status kesehatan psikososial dengan risiko depresi pada wanita hamil. Penelitian deskriptif-analitik ini melibatkan 540 wanita hamil (masing-masing 39, 320, dan 181 kasus pada trimester pertama, kedua, dan ketiga) di Kebumen. Wanita hamil yang berobat jalan di poliklinik dan memenuhi kriteria inklusi dipilih dengan menggunakan metode non-probability random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disusun berdasarkan Pregnancy Psychosocial Health Assessment Scale (PPHAS) dan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Kemudian, data dianalisis dengan software SPSS menggunakan statistik deskriptif yaitu uji Mann-Whitney U dan uji Kruskal Wallis. Wanita hamil memiliki risiko depresi mencapai 28,2% dan rerata skor depresi sebesar 9,41±4,8. Total skor rata-rata PPHAS mencapai 4,05 ± 0,45. Risiko depresi menunjukkan hubungan negatif secara statistik dengan skor rata-rata total dan subdimensi PPHAS, serta skor rata-rata EPDS (p kurang dari 0,001). Wanita hamil dengan status kesehatan psikososial rendah lebih berisiko mengalami depresi. Dengan kata lain, risiko depresi pada wanita hamil dipengaruhi oleh faktor-faktor yang menentukan kesehatan psikososial mereka.
Analysis Of Cost-Effectiveness of Single Antidiabetic Usage On Diabetes Mellitus Patients with In-Patient Complications Tri Ani Marwati; Kiki Rahmawati; Nooria Sukmaningsih
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6 (2021): Special Issue GINC
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.097 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6iS1.998

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease that requires lifelong medicinal interventions, especially to manage the disease and prevent further complications. Medical costs, in particular, drug costs, have increased sharply in recent decades. This trend is continuing as the population of elderly patients continues to grow due to increased drug use, the presence of new and more expensive drugs, also changing treatment patterns. We have to look for ways to make health services more efficient and economical. This research was a qualitative study using a case study design of the real costs of caring for type two DM patients with hypertension and coronary heart disease complications at Panembahan Senopati Hospital, Bantul, in 2019. Data was collected using a questionnaire and in-depth interviews. The subjects involved type 2 diabetes patients, pharmacists, internist specialists, finance, and health care workers. The average cost of single antidiabetic usage with hypertension complications is IDR 4,331,723 for coronary heart complications is IDR 4,182,353; the percentage of hypertension effectiveness is 83%. In comparison, the ACER value for hypertension of IDR 5,218,943 is more efficient than the ACER value for coronary heart disease of IDR 26,139,706. The ICER value for both hypertension and coronary heart complications was IDR 31,225,019.Abstrak: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan intervensi pengobatan seumur hidup, terutama untuk mengelola penyakit dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Biaya medis, khususnya, biaya obat, telah meningkat tajam dalam beberapa dekade terakhir. Tren ini terus berlanjut seiring dengan bertambahnya populasi pasien lanjut usia akibat penggunaan obat yang meningkat, adanya obat baru yang lebih mahal, serta perubahan pola pengobatan. Kita harus mencari cara agar pelayanan kesehatan lebih efisien dan ekonomis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus biaya riil perawatan pasien DM tipe dua dengan komplikasi hipertensi dan jantung koroner di RS Panembahan Senopati Bantul tahun 2019. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam. . Subyek melibatkan pasien diabetes tipe 2, apoteker, spesialis penyakit dalam, keuangan, dan petugas kesehatan. Rata-rata biaya pemakaian antidiabetik tunggal dengan komplikasi hipertensi adalah Rp 4.331.723 untuk komplikasi jantung koroner adalah Rp 4.182.353; persentase efektivitas hipertensi adalah 83%. Sebagai perbandingan, nilai ACER untuk hipertensi sebesar Rp5.218.943 lebih efisien dibandingkan nilai ACER untuk penyakit jantung koroner sebesar Rp26.139.706. Nilai ICER untuk komplikasi hipertensi dan jantung koroner adalah Rp31.225.019.
Application of Structural Equation Model-Partial Least Square for Factors Affecting the Risk of Pesticide Poisoning Muslim, Azhari; Dadang, Dadang; Indrasti, Nastiti Siswi; Syaukat, Yusman
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.583 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.939

Abstract

The health belief model is used as a framework to identify factors that influence the risk of pesticide poisoning. Research on the factors that influence knowledge and behavior to reduce pesticide exposure using the Health Belief Model and the Structural Equation Model – Least Square has been conducted. This study aims to analyze the effect of the health belief model in predicting behavior to reduce the health impact of pesticides. This type of research is an analytic observation with a cross-sectional design. Structural Equation Model – Least Square is partly an approach used to determine latent variables with bootstrap parameter estimation. The results showed that all latent variables had an effect on farmers' self-efficacy. Increasing the farmer's self-efficacy by 1% can reduce the level of poisoning by 81.3%. Farmers must be able to increase their self-efficacy regarding the risk of pesticide exposure and implement safe pesticide use procedures.  Abstrak: Model kepercayaan kesehatan digunakan sebagai kerangka kerja untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi risiko keracunan pestisida. Penelitian tentang faktor yang mempengaruhi pengetahuan dan perilaku untuk mengurangi keterpajanan pestisida dengan Model Kepercayaan Kesehatan serta Model Persamaan Struktural – Kuadrat Terkecil Sebagian belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model kepercayaan kesehatan dalam memprediksi perilaku petani untuk mereduksi dampak kesehatan akibat keterpajanan pestisida. Jenis penelitian ini merupakan observasi analitik dengan rancangan potong lintang. Model Persamaan Struktural – Kuadrat Terkecil Sebagian merupakan pendekatan yang digunakan untuk mengetahui hubungan variabel-variabel laten dengan estimasi parameter bootstrap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel laten berpengaruh terhadap efikasi diri petani. Peningkatan efikasi diri petani sebesar 1% dapat menurunkan tingkat keracunan sebesar 81.3%. Petani harus bisa meningkatkan efikasi diri tentang risiko keterpajanan pestisida dan melaksanakan prosedur penggunaan pestisida yang aman.
Pengembangan dan Implementasi E-Posyandu dalam Deteksi Dini Faktor Risiko Kematian Ibu, Bayi dan Stunting Santi, Maya Weka; Yunus, Muhammad; Rachmawati, Ervina; Deharja, Atma
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1551.089 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.653

Abstract

The main activity of Posyandu is to improve the health status of maternals and infants in accordance with the goals of the Sustainable Development Goals (SDGs). However, based on the Convergence Report on the Prevention of Stunting at the Village Level against the Household Target of 1.000 HPK in 2019, Kemuning Lor Village has 8 children aged 0-23 months who are at risk of stunting (25%) and indicated stunting (37.5%). The registration and reporting health status of maternals and infants at the Posyandu Dusun Darungan, Kemuning Lor Village, Jember is still done manually, making writing difficult to read. Information technology-based E-Posyandu information systems can facilitate early detection of the risk of maternal, infant mortality and stunting. The method used to develop the E-Posyandu information system is the System Development Life Cycle (SDLC) with the Waterfall model. The results showed that E-Posyandu made it easier for cadres to input, report and store data on the health status of maternals, infants and toddlers, also perform early detection of maternal, infant mortality and stunting. Early detection of pregnant women with LILA less than 23.5 cm will show red colour and lack of nutrition information. Meanwhile, early detection in infants/toddlers can be seen from the Zscore TB/PB per Age in red for stunting and Zscore BB per Age in red for malnutrition. Complete data filling by cadres at the E-Posyandu is required so that early detection of maternal, infant mortality and stunting can run well.  Abstrak: Kegiatan utama Posyandu adalah meningkatkan status kesehatan ibu dan bayi sesuai dengan tujuanSustainable Development Goals (SDG’s). Namun, berdasarkan Laporan Konvergensi Pencegahan Stunting Tingkat Desa terhadap Sasaran Rumah Tangga 1.000 HPK tahun 2019, Desa Kemuning Lor memiliki 8 anak usia 0-23 bulan berada pada risiko stunting (25%) dan terindikasi stunting (37,5%).Pencatatan dan pelaporan status kesehatan ibu dan bayi di Posyandu Dusun Darungan, Desa Kemuning Lor, Jember masih dilakukan manual, sehingga membuat tulisan sulit terbaca. Sistem informasi E-Posyandu berbasis teknologi informasi dapat memfasilitasi deteksi dini risiko kematian ibu, bayi dan kejadian stunting. Metode yang digunakan untuk mengembangkan sistem informasi E-Posyandu yaitu System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall.Hasil penelitian didapatkan E-Posyandu memudahkan kader menginput, melaporkan dan menyimpan data status kesehatan ibu, bayi dan balita serta melakukan deteksi dini kematian ibu, bayi dan stunting. Deteksi dini pada ibu hamil dengan LILA kurang dari 23,5 cm akan terlihat berwarna merah dan keterangan gizi kurang. Sedangkan deteksi dini pada bayi/ balita dilihat dari Zscore TB/PB per Umur warna merah untuk stunting dan Zscore BB per Umur warna merah untuk gizi kurang. Pengisian data yang lengkap oleh kader pada E-Posyandu diperlukan agar deteksi dini kematian ibu, bayi dan stunting dapat berjalan baik.
Prevalence and Characteristics of Breast Cancer Patients in Mataram City for the 2015-2020 Period Made Agus Suanjaya; S Sherliyanah; Sukandriani Utami
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 2: June 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.59 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i2.958

Abstract

Angka kejadian kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara. Terbatasnya data yang terstruktur dan meningkatnya kejadian kanker payudara di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui gambaran prevalensi dan karakteristik kanker payudara di Kota Mataram tahun 2015-2020.Penelitian ini merupakanpenelitian deskriptif menggunakan data rekam medis. Populasi pada penelitian ini adalah semua penderita kanker payudara yang berdomisili di Kota Mataram pada tahun 2015-2020 sebanyak 420 orang. Pada penelitian ini didapatkan karakteristik penderita kanker payudara terbanyak berjenis kelamin perempuan 99.52%, berasal dari kecamatan Mataram 29.76%, dengan status perkawinan menikah 99.05%, sebagai ibu rumah tangga 90.02%, suku Sasak 82.62% dan beragama Islam 89.53%. Dengan usia insiden tertinggi pada usia 41-50 tahun 36.43%, mengenai payudara sebelah kiri 54.52% dengan stadium III (LABC) 47.15% dan gambaran histopatologi invasive ductal carcinoma  63.81% yang pada penegakan diagnosisnya dengan operasi biopsi. Penderita kanker payudara pada penelitian ini sebagian besar mendapat terapi operasi 99,28 %, dengan penyebaran terbanyak pada kelenjar getah bening axilla 78% dan metastasis jauhnya ke paru-paru 31%. Angka kematian pada penelitian ini sebanyak 5.48%. Penderita kanker payudara di Kota Mataram mempunyai rentang usia yang lebih muda dibandingkan dengan penderita kanker payudara di negara Barat. Angka kematian penderita kanker payudara di Kota Mataram cukup tinggi, disebabkan oleh keterlambatan penderita datang berobat dan lemahnya deteksi dini, dimana dari hasil penelitian didapatkan penderita kanker payudara terbanyak terdata pada stadium lanjut.
Nurse Anxiety of Handling Patient Covid-19 in Emergency Department Nur, Mangsur M; Andarini, Sri; Ismail, Dina Dewi Sartika Lestari
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.816 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.791

Abstract

Coronavirus or severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) is a virus that attacks the respiratory system. Coronavirus can cause mild disorders of the respiratory system, severe lung infections, and even death. This study aims to determine the relationship between knowledge, workload, an increasing number of patients, risk of exposure and infrastructure with nurses' anxiety. This study used an analytic observational design with a cross-sectional approach. The sample is 61 nurses, the sampling technique uses Total Sampling, and the analysis uses the Spearman Rank test, Pearson correlation. The results of this study indicate that there is a relationship between knowledge (p = .002, r = - .389), workload (p-value = .047, r = .256), an increase in the number of patients (p-value = .009, r = .333), risk exposure (p-value = .048, r = - .254), and infrastructure (p-value = .040, r = - .264) with anxiety. There is a significant relationship between knowledge, workload, an increasing number of patients, risk of exposure, and facilities and infrastructure with anxiety. The hospital needs to prepare adequate infrastructure and facilities for medical personnel who are on the front line, especially related to personal protective equipment.Abstrak: Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV- 2) merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.  penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, beban kerja, peningkatan jumlah pasien, resiko paparan dan sarana prasarana dengan kecemasan perawat. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 61 orang perawat, tehnik sampling menggunakan Total Sampling, dan analisis menggunakan uji Spearman Rank, korelasi pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (p= .002, r= - .389), beban kerja (p value= .047, r= .256), peningkatan jumlah pasien (p value = .009, r = .333), resiko paparan (p value=.048, r = -.254), dan sarana prasarana (p value= .040, r= - .264) dengan kecemasan. Terdapat hubungan signifikan antara Pengetahuan, beban kerja, peningkatan jumlah pasien, resiko paparan, dan sarana dan prasarana dengan Kecemasan. pihak rumah sakit perlu mempersiapkan sarana dana prasarana yang memadai buat tenaga medis yang berada di garda terdepan terutama terkait dengan alat pelindung diri.
Prevalence and Determinants of Drug Adherence in Type 2 Diabetes Mellitus Patients Mendrofa, Tuho Konsultasi; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Ginting, Chrismis Novalinda
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.951 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.873

Abstract

Compliance with type 2 patients with DM in taking medication is an important key in maintaining blood glycemic levels and preventing complications. This study was conducted to determine the prevalence and to investigate the determinants of medication adherence in type 2 patients with DM. A total of 250 types 2 patients with DM who visited Pulau Tello Health Center, South Nias Regency, were involved in this cross-sectional study. Collecting data using questionnaires and patient medical records. The results showed that the motivational variables (p= less than 0.001; PR= 2; 95%CI 1.560-2.668), family support (p= less than 0.001; PR = 4.2; 95%CI 2.827-6.496), individual coping (p = less than 0.001; PR=1.9; 95%CI 1.409-2.267), and income (p= less than 0.001; PR=1.7; 95%CI 1.346-2.258) were associated with medication adherence in type 2 patients with DM. family is the dominant variable that influences medication adherence in type 2 patients with DM. Patients with DM who does not adhere to medication are 7.8 times more likely to have poor support than patients who adhere to medication.Abstrak: Kepatuhan pasien DM tipe 2 dalam mengonsumsi obat menjadi kunci penting dalam menjaga glikemik darah dan pencegahan komplikasi. Studi ini dilakukan untuk mengetahui prevalensi dan menyelidiki determinan kepatuhan minum obat pada pasien DM tipe 2. Sebanyak 250 orang pasien DM tipe 2 yang berkunjung di Puskesmas Pulau Tello, Kabupaten Nias Selatan dilibatkan dalam studi cross-sectional ini. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable motivasi (p= kurang dari 0,001; PR= 2; 95%CI 1,560-2,668), dukungan keluarga (p= kurang dari 0,001;PR = 4,2; 95%CI 2,827-6,496), koping individu (p= kurang dari 0,001; PR=1,9; 95%CI 1,409-2,267), dan pendapatan (p= kurang dari 0,001; PR= 1,7; 95%CI 1,346-2,258) berhubungan dengan kepatuhan minum obat pasien DM tipe 2. Dukungan keluarga merupakan variabel yang dominan berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat pada pasien DM tipe 2. Pasien DM yang tidak patuh minum obat 7,8 kali kecenderungannya memiliki dukungan yang kurang baik dibanding dengan pasien yang patuh minum obat.
The Effect of Using Video Consultation Via the Whatsapp Platform on Patient Satisfaction at The Outpatient Specialist Polyclinic, Ahmad Dahlan University Hospital, Yogyakarta Taufiq Praditama; N Nuryakin
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6 (2021): Special Issue GINC
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.321 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6iS1.1063

Abstract

This study aims to analyze the effect of using video consultation via the WhatsApp platform on patient satisfaction at the Outpatient Specialist Polyclinic, Ahmad Dahlan University Hospital, Yogyakarta. This research is a quasi-experimental study with a pre and post-test approach to a non-equivalent control group design. The primary data source is providing direct questionnaires to outpatient respondents with non-insulin-dependent diabetes mellitus: without complications or non-insulin-dependent diabetes mellitus: with renal complications that require intensive monitoring. to 36 respondents. Data analysis used Paired sample T-test and Independent T-test. Hypothesis testing with independent t-test calculations is known that the t-count value is 6.486 more than t-table 2.032, with a significance level (Sig. (2-tailed) or p (value) = 0.000 less than 0.05. So it can be stated that there is a significant difference. There is a significant difference between the satisfaction of medical consultation in the control group that was not given treatment with the intervention group that was given video consulting services. Based on the post-test t-test, it is known that the average satisfaction of patients who use video consulting services is lower than patients who use face-to-face consultation services with a difference the difference between the two groups was 11,722. So, it can be concluded, there is an effect of using video consultation on the satisfaction of medical consultation through patients at the outpatient specialist polyclinic of UAD Hospital Yogyakarta.Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis pengaruh penggunaan konsultasi video melalui platform WhatsApp terhadap kepuasan pasien di Poliklinik Spesialis Rawat Jalan RS Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Penelitan ini merupakan penelitian Quasi experimental dengan pendekatan pre and post test non equivalent control group design. Sumber data primer yaitu memberikan kusioner langsung kepada responden pasien rawat jalan dengan non-insulin dependent diabetes mellitus: without complications ataupun non-insulin dependent diabetes mellitus: with renal complication yang membutuhkan pemantauan intensif. kepada 36 responden. Analisis data menggunakan Paired sample T-test dan Independent T-test. Uji hipotesis dengan perhitungan Independent t-test diketahui nilai t hitung didapat sebesar 6,486 lebih dari t tabel 2,032, dengan taraf signifikansi (Sig. (2-tailed) atau p (value) = 0,000 kurang dari 0,05. Sehingga dapat dinyatakan terdapat perbedaan bermakna yang signifikan antar kepuasan konsultasi medis pada kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan dengan kelompok intervensi yang diberikan layanan konsultasi video. Berdasarkan uji t post-test diketahui rata-rata kepuasan pasien yang menggunakan layanan konsultasi video lebih rendah dibandingkan pasien yang menggunakan layanan konsultasi tatap muka dengan selisih perbedaan antara kedua kelompok adalah 11,722. Sehingga, dapat disimpulkan, ada pengaruh penggunaan konsultasi melalui video terhadap kepuasan konsultasi medis melalui pasien di Poliklinik spesiali rawat jalan RS UAD Yogyakarta.
The Effect of Anxiety and Burnout on The Motivation of Nurses' Work in The Era of The Covid-19 Pandemic at The Regional General Hospital in D.I. Yogyakarta Province Baharuddin, M Akhyar; Rosa, Elsye Maria
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.872 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.891

Abstract

Health workers, who have been at the forefront of the fight against COVID-19, have been working hard to treat COVID-19 positive patients. Several of these medical staff became infected with COVID-19. This study aims to analyze the impact of anxiety and burnout on nurses' work motivation at a public hospital in Yogyakarta. The population of this study is all nurses who provide services to Covid-19 patients, with 167 nurses being sampled using total sampling, data analysis using The structural equation modelling model. The study showed that anxiety had a positive and significant effect on nurses' burnout, with an original sample value (O) of 0.175, an at-statistical value of 2,332, and a p-value of 0.020. The effect of anxiety on work motivation was affected by the value (O) of -0.275, the t-statistical value of 3,883, and the p-value of 0.000, indicating that anxiety had a negative and significant effect on the work motivation of nurses', and the effect of burnout on motivation was affected by the value (O) of -0.199, the t-statistical value of 2,296, and the p-value of 0.000, indicating that burnout was effected so there is an impact of anxiety and burnout on nurses' work motivation at a public hospital in Yogyakarta. Abstrak: Tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam melawan COVID-19 telah berusaha keras untuk mengobati pasien yang positif COVID-19. Tidak sedikit dari tenaga medis tersebut yang ikut tertular COVID-19 bahkan sampai meninggal dunia. penelitian ini bertujauan meneliti pengaruh kecemasan dan burnout terhadap motivasi kerja perawat pada era pandemic Covid-19 di RSUD di Yogyakarta.Jenis penelitian merupakan kuantitatif dengan metode cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat yang memberikan pelayanan bagi pasien Covid-19 di RSUD di Yogyakarta dengan teknik sampling total sampling, jumlah sampel sebanyak 167 perawat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Structural Equation Modeling.Hasil analisis didapatkan nilai original sample (O) sebesar 0,175, nilai t-statistik sebesar 2,332, p-value 0,020, maka kecemasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap burnout petugas medis. Kemudian pengaruh kecemasan terhadap motivasi didaptkan nilai (O) sebesar -0,275, nilai t-statistik sebesar 3,883, p-value 0,000, maka kecemasan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap motivasi kerja petugas medis, dan pengaruh burnout terhadap motivasi didapatkan nilai (O) sebesar -0,199, nilai t-statistik sebesar 2,296, p-value 0,000, maka burnout berpengaruh negatif dan signifikan terhadap motivasi kerja petugas medis. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh kecemasan dan burnot pada motivasi kerja perawat di RSUD di Yogyakarta.

Page 37 of 131 | Total Record : 1302