cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
me@hamidmukhlis.id
Phone
+6281325790254
Journal Mail Official
me@hamidmukhlis.id
Editorial Address
Jalan A. Yani 1A Tambahrejo Gadingrejo Kab. Pringsewu Kode Pos: 35372, Phone: 0729 7081587
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 25024825     EISSN : 25029495     DOI : 10.30604/jika
Core Subject : Health,
Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan (JIKA), with registered number ISSN 2502-4825 (Print) and ISSN 2502-9495 (Online), is an international peer-reviewed journal published two times a year (June and December) by Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung. JIKA is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research on Health Science field especially Nursing and Midwifery, as well as with their development through interdisciplinary and multidisciplinary approach. The submission process of the manuscript is open throughout the year. All submitted manuscripts will go through the blind peer review and editorial review before being granted with acceptance for publication.
Articles 1,302 Documents
Poor Sleep Quality Related to Impaired Cognitive Function Following Stroke: A Comparative Cross-Sectional Study Sofiani, Yani; Rahim Kamil, Abdu; Puspitasari, Nia Ayu; Hadi, Muhammad; Agung, Rizki Nugraha; Kurwiyah, Neneng
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.781 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.672

Abstract

Sleep deprivation is a common concern among stroke patients. There was a connection between sleep deprivation and poor cognitive function. Few studies, however, have compared sleep and cognitive variations in older adults with and without stroke, as well as explored the relationship between sleep quality and cognitive function. The objective of this study was to explore the quality and feature of sleep between patients with and without a stroke. To assess the association between sleep quality and cognitive dysfunction in older adults. A cross-sectional analysis was carried out. 156 participants completed this research. The study was carried out in 90 stroke patients and 66 of non-stroke patients. The patient was given a sleep quality questionnaire and took a cognitive test. In addition, a multivariate linear regression statistical analysis was used to determine the relationship between two variables. The global mean PSQI in patients with stroke was 7.12±3.96 versus 4.98±2.86, respectively, higher than the non-stroke group. Around 56.7 percent of stroke patients complained of poor sleep quality. Stroke patients scored lower than those who did not get a stroke on the memory and executive function test. Sleep quality affects memory by 28.6 percent. Poor sleep quality was strongly associated with memory dysfunction in stroke patients. To prevent patients with stroke from experiencing cognitive loss, health care providers should develop effective interventions to improve sleep quality.  Kurang tidur adalah masalah umum di antara pasien stroke. Ada hubungan antara kurang tidur dan fungsi kognitif yang buruk. Beberapa penelitian, bagaimanapun, telah membandingkan variasi tidur dan kognitif pada orang dewasa yang lebih tua dengan dan tanpa stroke, serta mengeksplorasi hubungan antara kualitas tidur dan fungsi kognitif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi kualitas dan fitur tidur antara pasien dengan dan tanpa stroke. Untuk menilai hubungan antara kualitas tidur dan disfungsi kognitif pada orang dewasa yang lebih tua. Sebuah analisis cross-sectional dilakukan. 156 peserta menyelesaikan penelitian ini. Penelitian dilakukan pada 90 pasien stroke dan 66 pasien non stroke. Pasien diberi kuesioner kualitas tidur dan menjalani tes kognitif. Selain itu, analisis statistik regresi linier multivariat digunakan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel. Rata-rata PSQI global pada pasien stroke masing-masing adalah 7,12±3,96 versus 4,98±2,86, lebih tinggi daripada kelompok non-stroke. Sekitar 56,7 persen pasien stroke mengeluhkan kualitas tidur yang buruk. Pasien stroke mendapat skor lebih rendah daripada mereka yang tidak terkena stroke pada tes memori dan fungsi eksekutif. Kualitas tidur mempengaruhi memori sebesar 28,6 persen. Kualitas tidur yang buruk sangat terkait dengan disfungsi memori pada pasien stroke. Untuk mencegah pasien stroke mengalami kehilangan kognitif, penyedia layanan kesehatan harus mengembangkan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kualitas tidur.
Living Condition, Economic and Stress Among Housewife During Covid-19 Pandemic Samidah, Ida; Sofais, Danur Azissah Roesliana; Suyanto, Jipri
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.037 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.949

Abstract

Covid-19 is becoming a problem in many industries, particularly the economic sector. It may be related to a change in household income, which has prompted many issues in the household, such as baby nutrition, food security and safety, and so on. The problems caused by Covid -19 disease indicate a mother's discomfort and burden, which affects their mind and causes stress. This study aimed to investigate associated factors related to mothers’ stress in Bengkulu Province due to covid-19 pandemic term. A questionnaire was used as a research tool in the cross-sectional study. Mothers who had lived in Bengkulu Province for at least two years were the target respondents. The total number of respondents was 576, as determined by multistage random sampling. The respondents are residents of ten districts in Bengkulu Province. The questionnaire data were analyzed using logistic regression to identify variables associated with the mother's stress. The analysis showed that have associated with mothers’ stress included having a stunting baby, households that need a job, households with a low average of household income, living in urban, having bad living conditions, having a bad social influence, and low education. The covid-19 pandemic has been affected by changing economic situations that can change baby nutrition status because parents can't provide good nutrition, lose or reduce household income, need a good job, get bad living conditions, and have bad social influence among mothers in the Bengkulu Province area. Abstrak: Pandemik covid-19 menimbulkan permasalahan di berbagai sektor, terutama di bidang ekonomi. Perubahan ini menimbulkan penurunan pendapatan rumah tangga yang dapat menimbulkan banyak kesulitan tertentu di dalam rumah tangga, seperti kesulitan dalam memenuhi gizi, dan keutuhan primer lainnya. Permasalahan yang timbul menjadi indikator rasa ketidaknyaman dan beban pikiran kaum ibu yang berakhir dengan stress. Penelitian ini bertujuan untuk investigasi faktor atau indikator yang berhubungan dengan stress ibu di Provinsi Bengkulu dikarenakan kondisi pandemik covid-19. Penelitian ini menggunakan penelitian cross-sectional dengan menggunakan kuesioner online sebagai tool penelitian. Target responden dalam penelitian in adalah kaum ibu yang bertempat tinggal di Provinsi Bengkulu. Data yang diperoleh di analisa menggunakan Teknik regresi (bivariat dan multivariate) dalam melihat indikator yang paling mempengaruhi kejadian stress pada kaum ibu. Faktor yang berhubungan signifikan adalah anak yang memiliki kondisi stuning, keluarga yang membutuhkan pekerjaan, keluarga yang memiliki pendapatan rata-rata di bawah UMR, bertempat tinggal di kawasan perkotaan, kondisi hidup yang semakin tidak baik, pengaruh lingkungan yang tidak baik, dan Pendidikan yang rendah (SD dan SMP). Pandemik covid-19 memiliki pengaruhi besar terhadap perubahan ekonomi yang mempengaruhi pada status gizi anak, pekerjaan, pendapatan, kondisi hidup dan kehidupan sosial pada kaum ibu di kawasan Provinsi Bengkulu.
Utilization of Online Learning Modules to Increase Nurse Capacity in the Implementation of Nursing Care Documentation Irawan, Feri; Ginting, Chrismis Novalinda; Nasution, Sri Wahyuni
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.75 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.793

Abstract

Nursing care documentation is still a problem in many developing countries due to individual and organizational factors. Providing education is believed to be able to improve the competence and compliance of nurses in documenting nursing care. This study analyzes the use of online learning modules to increase the capacity of nurses in the implementation of nursing care documentation at Rantau Prapat city administration public hospital. The type of research used is a quasi-experimental approach with a pre-post test design approach with a control group. The population in this study were all nurses in the inpatient ward of Rantau Prapatcity administration public hospital, totalling 160 people and a sample of 31 nurses for the intervention group and 31 nurses for the control group. Collecting data with primary and secondary data and the data were analyzed using the Mann–Whitney test. The results showed that there were differences in the knowledge, attitudes and actions of nurses regarding the documentation of nursing care before and after the online module learning was performed. The increase in scores on these three aspects was higher in the intervention group than in the control group. Clinical supervision by the head of the room is also recommended to be performed regularly and continuously so that nurses can be motivated in improving documentation that is oriented toward quality nursing care services. Abstrak: Pendokumentasian asuhan keperawatan masih menjadi permasalahan di berbagai negara berkembang dikarenakan faktor individual maupun faktor organisasional. Pemberian edukasi dipercaya mampu meningkatkan kompetensi dan kepatuhan perawat dalam melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan modul pembelajaran online untuk meningkatkan kapasitas perawat dalam pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan di RSUD Rantau Prapat. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan pendekatan pre-post test design with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap RSUD Rantau Prapat yang berjumlah 160 orang dan sampel sebanyak 31 perawat untuk kelompok intervensi dan 31 perawat untuk kelompok kontrol. Pengumpulan data dengan data primer dan sekunder dan data dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan, sikap dan tindakan perawat tentang pendokumentasian asuhan keperawatan sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran modul online. Peningkatan skor pada ketiga aspek tersebut lebih tinggi pada kelompok intervensi dibandingkan pada kelompok kontrol. Supervisi klinis oleh kepala ruangan juga dianjurkan untuk dilakukan secara teratur serta berkelanjutan agar perawat dapat termotivasi dalam meningkatkan pendokumentasian yang berorientasi pada pelayanan asuhan keperawatan yang berkualitas.
Riset Kepuasan Pasien pada Layanan Kesehatan Jarak Jauh Berbasis Telehealth Selama Masa Pandemi Covid-19 Erwansyah, Rio Ady; Nursalam, Nursalam; Permana, Bhakti; Hasanah, Idyatul
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.662 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.903

Abstract

During the Covid-19 pandemic, the health care system underwent changes due to the limitations of direct services. In this case, the development of information technology in terms of health services is needed, one of which is the use of telehealth-based remote care services. Telehealth is a digital information and communication technology to access health care services. This study aims to study the level of patient satisfaction with telehealth-based remote health services during the Covid-19 pandemic. This systematic review was conducted through Science Direct and Sage. The selection of articles followed the inclusion criteria, including articles published in the last five years and published in English and discussing patient satisfaction with remote health services. Articles published in non-English languages and articles with unclear literature reviews were excluded from this study. The PRISMA flow chart and JBI assessment checklist were used to assess the risk of bias and article quality. The results of this study found 20 articles that were in accordance with the feasibility of the study. This study concludes that the use of telehealth-based remote health care services is increasing and will continue to grow so as to increase comfort and satisfaction for health service users during the Covid-19 pandemic.  Pada masa pandemi Covid-19 sistem pelayanan kesehatan mengalami perubahan akibat adanya keterbatasan pelayanan yang dilakukan secara langsung. Dalam hal ini perkembangan teknologi informasi dalam hal pelayana kesehatan diperlukan, salah satunya dengan penggunaan layanan perawatan jarak jauh berbasis telehealth. Telehealt merupakan teknologi informasi dan komunikasi digital untuk mengakses layanan perawatan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari tingkat kepuasan pasien terhadap layanan kesehatan jarak jauh berbasis telehealth pada masa pandemic Covid-19. Tinjauan sistematis ini dilakukan melalui Science Direct dan Sage. Pemilihan artikel mengikuti kriteria inklusi, termasuk artikel yang diterbitkan dalam lita tahun terakhir dan diterbitkan dalam bahasa inggris serta membahas tentang kepuasan pasien pada layanan kesehatan jarak jauh. Artikel yang diterbitkan tidak dengan bahasa inggri dan artikel yang memiliki tinjauan literature yang tidak jelas dikecualikan dalam penelitian ini. Diagram flow PRISMA dan daftar periksa penilaian JBI digunakan untuk menilai risiko bias dan kualitas artikel. Hasil penelitian ini menemukan 20 artikel yang sesuai dengan kelayakan penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan layanan perawatan kesehatan jarak jauh berbasis telehealth semakin meningkat dan akan terus berkembang sehingga dapat meningkatkan kenyamanan dan kepuasan bagi bara pengguna layanan kesehatan di masa pandemic Covid-19.
Human Resources Planning Basic Specialist Doctor at AMC Muhammadiyah General Hospital to Hospital Type C Syahrizal Ardhiyand Hidayat; Nur Hidayah
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6 (2021): Special Issue GINC
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.214 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6iS1.1045

Abstract

Hospital human resources are currently expected to grow and develop in accordance with the needs of modern hospital management. Company management needs to conduct job analysis along with human resource planning. Workload analysis and HR planning provide direction for management to determine the right method in the recruitment process. This type of research is a type of qualitative research. The subjects of this study were the Yogyakarta City Health Office, specialist doctors, head of personnel, administration, and personnel (HRD) at AMC Yogyakarta Hospital. This research instrument is qualitative using in-depth interview guidelines. Analysis of the data that has been obtained by calculating the number of labor requirements using the WISN method. Analysis of qualitative analysis of the results of the interview by doing data reduction, data presentation, data analysis and drawing conclusions. The results of the analysis of HR needs using WISN analysis show that the available working time for basic specialists is 32,592 minutes/year, with the highest standard of work in internal medicine, surgery and obstetrics care units of 2,328 minutes/year. The allowance factor for basic specialist doctors is 9,360 minutes/year with a standard allowance of 0.287. The need for human resources based on the WISN method can be used in all work units, the calculation is more real in the analysis of the workload, the results show that the need for additional human resources in the obstetrics polyclinic is 8 doctors, internal medicine specialist poly and 1 doctor each child. The calculation of HR needs at AMC RSU has been carried out but is not optimal, based on the real workload, HR planning at AMC RSU Yogyakarta is still lacking in human resources.  Abstrak: Sumber daya manusia rumah sakit saat ini diharapkan dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan kebutuhan manajemen rumah sakit modern. Manajemen perusahaan perlu melakukan analisis pekerjaan beserta perencanaan sumber daya manusia. Analisis beban kerja dan perencanaan SDM memberikan arahan bagi manajemen untuk menentukan metode yang tepat dalam proses rekrutmen. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitaitf. Subjek penelitian ini adalah Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dokter spesialis, kepala personalia, bagian administrasi, dan bagian kepegawaian (HRD) rumah sakit AMC Yogyakarta. Instrument penelitian ini kualitatif menggunakan pedoman indepth interview. Analisis data yang telah diperoleh dengan melakukan perhitungan jumlah kebutuhan tenaga kerja dengan metode WISN. Analisis analisis kualitatif hasil wawancara dengan melakukan reduksi data, penyajian data, analisa data dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis kebutuhan SDM menggunakan analisis WISN menunjukkan waktu kerja tersedia dokter spesialis dasar adalah 32.592 menit/tahun, dengan standar kerja tertinggi pada unit pelayanan penyakit dalam, bedah dan obsgyn sebesar 2.328 menit/tahun. Factor kelonggaran dokter spesialis dasar adalah 9.360 menit/tahun dengan standar kelonggaran sebesar 0,287. Kebutuhan SDM berdasarkan Metode WISN ini dapat digunakan di semua unit kerja, perhitungannya lebih riil analisis beban kerja hasil bahwa kebutuhan tambahan SDM pada poli kandungan sebanyak 8 dokter, poli spesialis penyakit dalam dan anak masing-masing 1 dokter. Perhitungan kebutuhan SDM di RSU AMC sudah dilakukan namun belum optimal, berdasarkan beban pekerjaan yang nyata perencanaan SDM di RSU AMC Yogyakarta masih kekurangan SDM.
Utilization of Banana Pith Starch From Agricultural Waste As A Cationic Coagulant Yushananta, Prayudhy; Ahyanti, Mei
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.169 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.856

Abstract

The coagulation method is the most commonly used in water treatment. However, long-term use of chemical coagulants can increase the risk of Alzheimer's disease and neurotoxicity, in addition to harming organisms, lowering the pH of the water, corrosion of pipes, and the use of high doses of chlorine. The study synthesized banana pith starch from agricultural waste as a cationic coagulant for river water treatment. Banana pith starch was modified by grafting cations from GTA (3-Chloro-2-hydroxypropyl trimethyl ammonium chloride) into the backbone structure of starch using microwave radiation. Performance tests were carried out on variations in dose (4), speed (3), and stirring time (3). Parameters tested were turbidity, TDS, and color, with four replications. The study found that the synthetic cationic coagulant could reduce turbidity up to 94.4%, while the color and TDS were 87.46% and 57.33%, respectively. The various treatments seemed to work on all test parameters (p less than 0.05). However, the most effective treatment was at a dose of 300 ppm, a stirring speed of 200 rpm, for 5 minutes. Research has proved that banana pith starch can be modified into an effective cationic coagulant to remove colloid compounds in water.Abstrak: Saat ini metode koagulasi merupakan metode yang paling umum digunakan dalam pengolahan air. Namun, penggunaan koagulan kimia jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer danneurotoksik, selain juga merugikan organisme, pH air menjadi rendah, korosi pipa, penggunaan clorin dosis tinggi. Penelitian bertujuan memanfaatkan pati empulur pisang dari limbah pertanian, sebagai koagulan kationik untuk pengolahan air sungai. Modifikasi pati empulur pisang dilakukan dengan cara mencangkokkan kation dari GTA (3-Chloro-2-hydroxypropyl trimetil amonium klorida) ke dalam struktur tulang punggung pati, menggunakan radiasi gelombang mikro. Pengujian kinerja dilakukan pada variasi dosis (4), kecepatan (3), dan waktu pengadukan (3). Parameter yang diuji adalah kekeruhan, TDS, dan warna, dengan empat kali ulangan. Penelitian mendapatkan bahwa koagulan kationik hasil sintesis mampu mereduksi kekeruhan hingga 94,4%, sedangkan warna dan TDS sebesar 87,46% dan 57,33%. Ragam perlakuan terlihat bekerja pada semua parameter uji (p kurang dari 0,05). Namun begitu, perlakuan paling efektif pada dosis 300 ppm, kecepatan pengadukan 200 rpm, selama 5 menit. Penelitian telah berhasil membuktikan bahwa pati empulur pisang dapat dimodifikasi menjadi koagulan kationik yang efektif untuk menghilangkan senyawa koloid dalam air.
Overview of Patient Satisfaction to Sharia Services Hospitals in Indonesia: Literature Review Virgi Mayang Maharani; Sutopo Patria Jati; Sri Achadi Nugraheni
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 3: September 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.547 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i3.1008

Abstract

Indonesia has the largest Muslim population in the world, with a high demand for sharia-based service markets. National development planning related to the halal market in Indonesia will open new opportunities and options for people in choosing a product, one of which is the search for health services in hospitals. This increase in demand and opportunity must be followed by good service quality. One indicator of the quality of health care is patient satisfaction. This research aims to determine patient satisfaction with sharia or Islamic health services received and the potential for developing Shariah services in hospitals. This study is a literature review with an electronic database search published 2017-2022 and meets inclusion criteria. Seven articles show that patients are satisfied with Shariah or Islamic health services in hospitals in Indonesia. Investment in human resources, development, and further research into Sharia certification in hospitals needs to be done.  Abstrak: Indonesia memiliki penduduk Muslim terbanyak di dunia, dengan demand terhadap pasar pelayanan berbasis syariah yang tinggi. Perencanaan pengembangan nasional terkait dengan pasar halal di Indonesia akan membuka kesempatan dan opsi baru bagi masyarakat dalam memilih suatu produk, salah satunya adalah pencarian pelayanan kesehatan di rumah sakit. Peningkatan permintaan dan kesempatan ini harus diikuti dengan kualitas pelayanan yang baik. Salah satu indikator kualitas pelayanan kesehatan adalah kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan syariah atau islami yang diterima dan potensi pengembangan pelayanan syariah di rumah sakit. Penelitian ini adalah literature review dengan pencarian database elektronik  yang diterbitkan 2017-2022 dan memenuhi kriteria inklusi. Tujuh artikel menunjukkan bahwa pasien puas terhadap pelayanan kesehatan syariah atau islami di rumah sakit di Indonesia. Investasi sumber daya manusia, pengembangan dan penelitian lebih lanjut terhadap sertifikasi syariah di rumah sakit perlu dilakukan.
Cognitive Behavioral Therapy for Diabetic Patients Mendrofa, Trisman Basri; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Ginting, Chrismis Novalinda
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.302 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.825

Abstract

Improving self-care in T2DM patients is critical so that patients can achieve targeted blood glucose levels to prevent complications and independently perform daily tasks to improve their quality of life and life satisfaction. Psychological intervention is believed to be able to change a person's behavior towards a better direction in disease control and prevention. This study measures the impact of Cognitive-Behavioural Therapy (CBT) interventions on the self-care management of T2DM patients. This quasi-experimental study used a pretest-posttest with a control group design. The research subjects were divided into two groups, namely the intervention group (35 people) and the control group (35 people). The study was conducted at the Tello Primary Health Center in April 2021. The data were analyzed using the t-dependent test (?=0.05). The results of the study showed that in the intervention group, there were differences in the self-care management of T2DM patients before and after being given CBT, which included eating patterns (p less than 0.001; 95%CI -6.663-(-4.796)), physical activity (p less than 0.001; 95% CI -5.344-(-4.370)), and attitude (p= less than 0.001; 95%CI -13.086-(-10.114)). In the control group, there was no difference in the self-care management of T2DM patients, which included eating patterns (p= 0.083; 95%CI -0.183-0.012), physical activity (p= 0.058; 95%CI -0.291-0.005), and T2DM patients attitudes (p= 0.094; 95%CI -0.225-0.003). This means that CBT effectively improves the self-care management of T2DM patients.Abstrak: Peningkatan perawatan diri pada pasien DM tipe 2 sangat penting dilakukan agar pasien dapat mencapai kadar glukosa darah yang ditargetkan untuk mencegah komplikasi dan secara mandiri melakukan tugas sehari-hari sehingga meningkatkan kualitas hidup dan kepuasan hidup mereka. Intervensi psikologis dipercaya mampu mengubah perilaku seseorang ke arah yang lebih baik dalam pengendalian dan pencegahan penyakit. Studi ini bertujuan mengukur dampak intervensi Cognitive–behavioural therapy (CBT) terhadap manajemen perawatan diri pasien DM tipe 2. Quasi-experimental study ini menggunakan desain pretest-posttest with control group design. Subjek penelitian dibagi ke dalam dua kelompok yaitu kelompok intervensi (35 orang) dan kelompok kontrol (35 orang). Penelitian dilakukan di Puskesmas Tello pada bulan April tahun 2021. Data dianalisis menggunakan uji t-dependent (p=0,05). Hasil studi menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi terdapat perbedaan manajemen perawatan diri pasien DM tipe 2 sebelum dan sesudah diberikan CBT yang meliputi pola makan (p kurang dari 0,001; 95%CI -6,663-(-4,796)), aktivitas fisik (p kurang dari 0,001;95%CI -5,344-(-4,370)), dan sikap (p kurang dari 0,001; 95%CI -13,086-(-10,114)). Sedangkan pada kelompok kontrol, tidak terdapat perbedaan manajemen perawatan diri pasien DM tipe 2 yang meliputi pola makan (p= 0,083; 95%CI -0,183-0,012), aktivitas fisik (p= 0,058;95%CI -0,291-0,005), dan sikap pasien DM (p= 0,094; 95%CI -0,225-0,003). Artinya CBT efektif dalam meningkatkan manajemen perawatan diri pasien DM tipe 2.
The Effect of Public Exercise on Increasing Breast Milk Production in Post Partum Mothers in Puskesmas Tanjung Tiram Basyariah Lubis
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1: March 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.209 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i1.956

Abstract

In Indonesia, there are many postpartum mothers who cannot exclusively breastfeed for 6 months due to decreasing milk production, causing mothers to give formula milk. Meanwhile, efforts to increase breast milk production can be obtained apart from using green vegetables, but also through Postpartum Gymnastics. This research is a quasi-experimental research method with the design used in this study using One group pre-test and post-test. The study was conducted at the Tanjung Tiram Health Center, Batu Bara Regency 2021. The study population was 30 people, with a sample of 15 respondents. The sampling technique used was non-probability sampling with incidental sampling. Data analysis used univariate analysis, bivariate analysis with Paired Sample t-test to determine differences in breast milk production before and after postpartum exercise. Based on the results of data analysis, t count = 18.52, with df = 14 and (5%) obtained t table = 2.042. It turns out that t count more than t table (18.52 more than 2.042), meaning that Ho is rejected, and Ha is accepted. This means that there is an increase in breast milk production after postpartum exercise for postpartum mothers at the Tanjung Tiram Health Center, Batu Bara Regency 2021. It is recommended that health workers are expected to provide health education to postpartum mothers about the benefits and proper techniques of postpartum exercise so as to increase the coverage of exclusive breastfeeding.Abstrak: Di Indonesia terdapat banyak ibu nifas yang tidak dapat menyusui secara eksklusif selama 6 bulan dikarenakan produksi ASI yang semakin menurun sehingga menyebabkan ibu memberikan susu formula. Sedangkan upaya untuk memperbanyak produksi ASI selain diperoleh dengan memanfaatkan sayur sayuran hijau juga dapat melalui Senam Nifas. Penelitian ini adalah penelitian metode Quasi Eksperimental dengan desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan One group pretest and post test. Penelitian dilakukan di Puskesmas Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara 2021. Populasi penelitian sebanyak 30 orang, dengan jumlah sampel 15 responden. Teknik pengambilan besar sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan acidental sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan Paired Sample t-test untuk mengetahui perbedaan produksi ASI sebelum dan sesudah diberikan senam nifas. Berdasarkan hasil analisa data didapatkan t hitung = 18.52, dengan df =14 dan ? (5%) didapatkan t table = 2.042. Ternyata t hitung lebih dari t table (18.52 lebih dari 2.042), berarti Ho di tolak dan Ha diterima. Artinya terdapat peningkatan produksi ASI setelah dilakukan senam nifas pada ibu post partum di Puskesmas Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara 2021. Disarankan petugas kesehatan diharapkan memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu nifas tentang manfaat dan teknik Senam Nifas yang tepat sehingga meningkatkan cakupan ASI Eksklusif.
Dual Extracts of Star Fruit Leaves and Toddalia accuelata Leaves as Antiobesity in Rats Sundari, Isti; Indarto, Dono; Dirgahayu, Paramasari
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.601 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.787

Abstract

The imbalance between food intake and energy expenditure can lead to obesity. Obesity is a major risk factor for chronic diseases such as cardiovascular disease and can cause premature death worldwide. This study is aimed to investigate the effect of Star Fruit Leaves Extract (SLE) and T. accumulate Leaves Extract (TLE) combination on Body Weight (BW), Body Mass Index (BMI), and Fat Content (FC) of obese rats. Male Wistar rats aged 5 weeks, with BW of 100-150 g were induced with a High Fat Diet (HFD) and 10% fructose solution for 30 days. A total of 18 rats were randomly divided into 3 groups, namely Negative Control (NC), Therapy (T), and Normal (N). After 35 days of treatment compared to the NC group, the mean BW of the T group was significantly lower (p=0.014) and the mean decrease was significantly higher (p less than 0.001).  Similarly, the mean BMI and FC of the T group were significantly lower and the decrease in the mean of both groups was significantly higher than that of the NC group (p less than 0.001). Therefore, the combination of SLE and TLE can be used as a treatment for obesity because it reduces BW, BMI, and FC better than only a low-calorie diet.Abstrak: Ketidakseimbangan antara asupan makanan dan pengeluaran energi dapat menyebabkan obesitas. Obesitas merupakan faktor risiko utama terjadinya penyakit kronis seperti penyakit kardiovaskular dan dapat menyebabkan kematian dini di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi Ekstrak Daun Belimbing (EDB)dan Ekstrak Daun T. accuelata (EDT) terhadap Berat Badan (BB), Indeks Massa Tubuh (IMT), dan kandungan lemak tikus obesitas. Tikus wistar jantan umur 5 minggu, BB 100-150 g diinduksi dengan pakan tinggi lemak dan larutan fruktosa 10% selama 30 hari. Sebanyak 18 ekor tikus dibagi secara acak menjadi 3 kelompok yaitu Kontrol Negatif (KN), Terapi (T), dan Normal (N). Setelah 35 hari perlakuan dibandingkan dengan kelompok KN, rata-rata BB kelompok T secara signifikan lebih rendah (p=0,014) dan rata-rata penurunannya lebih besar secara signifikan (p kurang dari 0,001). Demikian pula, rata-rata IMT dan kandungan lemak kelompok T secara signifikan lebih rendah dan penurunan rata-rata kedua kelompok tersebut secara signifikan lebih besar dibandingkan dengan kelompok KN (p kurang dari 0,001). Oleh karena itu, kombinasi EDB dan EDT dapat digunakan sebagai pengobatan obesitas karena dapat menurunkan BB, IMT, dan kandungan lemak lebih baik daripada diet rendah kalori saja.

Page 36 of 131 | Total Record : 1302