cover
Contact Name
Andriyansah
Contact Email
andri@ecampus.ut.ac.id
Phone
+6281317682939
Journal Mail Official
andri@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
Universitas Terbuka, Jl. Cabe Raya Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15418
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Diseminasi : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 26552175     EISSN : 26552221     DOI : 10.33830/diseminasiabdimas
Core Subject :
Diseminasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat registered with ISSN (Online): 2655-2221 and ISSN (Print): 2655-2175, is a media to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Diseminasi, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Social Education Science Sports Languages Business and Economy Engineering and Vocational Arts others
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2023)" : 17 Documents clear
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN BANK SAMPAH SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN LIMBAH PLASTIK DI DESA API - API KECAMATAN WONOKERTO KABUPATEN PEKALONGAN Mochammad Najmul Afad; Evi Oiyah; Nur Fajariyah
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v5i1.1982

Abstract

This community service program is a form of community service activity. This service focuses on community empowerment in the creative economy through TPS Bestari. The purpose of this service is to provide related knowledge the amount of potential that can be developed from the Bestari TPS which can increase welfare community and at the same time as an effort to overcome the waste problem in Api-api Village. Service activities are located in Api – Api Village, Wonokerto District, Pekalongan Regency with the people of Dusun Pegedangan Desa Api – Api RT 01/ RW 01 as the target object. The result of this research is TPS Bestari with the organization changed to Bank waste becomes a place for local communities to develop collective awareness in protect the environment and develop the creative economy and create an independent economy. Abstrak Program pengabdian kepada masyarakat ini sebagai bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan sebagai solusi dalam menyelesaikan masalah yang sedang dialami. Pengabdian ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat dibidang ekonomi kreatif melalui TPS Bestari. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan terkait besarnya potensi yang dapat dikembangkan dari TPS Bestari yang dapat meningkatan kesejahteraan masyarakat dan sekaligus sebagai upaya dalam mengatasi permasalahan sampah di Desa Api-api. Kegiatan pengabdian berlokasi di Desa Api – Api Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan dengan masyarakat Dusun Pegedangan Desa Api – Api RT 01/ RW 01 sebagai objek sasarannya. Hasil dari penelitian ini adalah TPS Bestari dengan pengorganisasian yang diubah menjadi Bank sampah menjadi wadah bagi masyarakat setempat dalam mengembangkan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan hidup serta mengembangkan ekonomi kreatif dan menciptakan ekonomi mandiri.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BAGI GURU PPKn SMA DI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Edwin Nurdiansyah; Kurnisar; Umi Chotimah; Emil Faisal
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v5i1.2161

Abstract

Beberapa tahun sebelumnya kita menggunakan RRP 13 komponen berdasarkan Permendikbud No 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses yang berisikan: Identitas mata pelajaran; Standar kompetensi; Kompetensi dasar; Indikator pencapaian kompetensi; Tujuan pembelajaran; Materi ajar; Alokasi waktu; Metode pembelajaran; Kegiatan pembelajaran; Penilaian hasil belajar; Sumber belajar. Sedangkan sekarang dengan adanya program merdeka belajar maka Menteri Pendidikan dan kebudayaan membuat kebijakan dengan RPP cukup 1 Lembar. Hal tersebut bertujuan untuk menyederhankan 13 komponen menjadi 3 komponen saja yang dianggap paling penting meliputi tujuan, kegiatan dan penilaian pembelajaran. Pelatihan yang dilakukan bertujuan agar guru mampu membuat RPP sesuai dengan pedoman yang ada. Pelatihan dilakukan secara daring melalui zoom meeting karena masih dalam keadaan pandemi sehingga belum bisa dilakukan secara tatap muka. Peserta berjumlah 20 orang guru yang tergabung dalam MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) PPKn Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Dari hasil pelatihan terjadi peningkatan pemahaman sebelum dan sesudah pelatihan, ini ditandai dengan adanya peningkatan pada skor tes yang sebelumnya rerata 47 menjadi rerata 67 setelah pelatihan. Selain itu peserta pelatihan juga telah memiliki keterampilan dalam membuat RPP ini terlihat dari skor penilaian produk RPP dimana didapatkan rerata 93,6% dengan kategori sangat baik. Kata kunci: Pelatihan, RPP, PPKn
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PERENCANAAN SISTEM PENGANGKUTAN SAMPAH TERPADU DI DESA PAMPANGAN KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Eka Susanti; Indrawati; Oki Dwipurwani; Endro Setyo Cahyono; Robinson Sitepu
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v5i1.2294

Abstract

The service activity for planning an integrated waste transportation system was carried out in Pampangan Village, Pampangan District, Ogan Komering Ilir, South Sumatra. The unavailability of integrated waste transportation facilities in Pampangan is the rationale for community service activities. The purpose of the activity is to provide assistance in preparing a plan for an integrated waste transportation system in Pampangan. The planning made is related to the facilities for transporting waste and the location of the TPA (final disposal site). Based on the results of the waste sample, the estimated amount of waste generated every day is 1000 kg. Using goal programming and linear programming, a wooden cart with a maximum capacity of 15 kg and 25 kg can transport waste 6 times and 26 times, respectively. Based on the calculation of total transportation, a waste transportation vehicle with a capacity greater than the currently available means of transportation is required.
WORKSHOP UMKM: PEMASARAN BERBASIS LITERASI DIGITAL Ratri Harida; Cutiana Windri Astuti; Rifa Suci Wulandari; Rizki Mustikasari; lusy novitasari
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v5i1.2908

Abstract

The Digital Literacy-Based Marketing Workshop for UMKM entrepreneurs in Pomahan Village, Pulung District, Ponorogo Regency, East Java Province is a means to practice photo and video editing skills, and use persuasive language to increase consumer’s interest for UMKM businesses. This activity aimed to make the wider and larger UMKM marketing of the village in the following year. The method of implementing this activity was participatory. The form of activity was counseling and mentoring which was divided into four sessions. The first session was counseling on the benefits of digital marketing for UMKM which included the benefits of digital marketing for UMKM. In the second session, counseling was given regarding the benefits of using persuasive language in marketing to increase the effectiveness and efficiency of UMKM products online marketing. The third session was explanation on the importance of photo and video editing in social media marketing. The fourth session was the practice and mentoring of the use of persuasive language and photo and video editing in social media marketing through Canva and Kinemaster applications. All the sessions provided understanding and experiences for tbe participants to optimize the use of persuasive language and visual elements to increase the effectiveness and efficiency of product marketing. At the end of the activity, the participants gave positive response and actively participated in all the sessions.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PROMOSI PADA BISNIS PEMPEK LESTARI Ahmad Alif Ikhsani; Dhanar Intan Surya Saputra
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v5i1.3382

Abstract

Internet development is happening very rapidly, and the exchange of information is becoming easier and faster. It makes people tend to use the internet more to communicate and interact. Social media has many benefits in everyday life, and doing business is no exception. For businesses, social media can be used as a tool to promote a product or service. The purpose of the activity is to find out how to use social media as a promotional media for a product so that consumers can reach it, what obstacles exist when using social media for the promotion of a food product, and what solutions should be done in utilizing social media as a promotional media. The method in this activity uses analysis and mentoring approach. The results of the action show that there are several obstacles to the use of social media as promotional media. Through this activity, these obstacles can be faced and resolved by the use of social media as a promotional medium by Dapoer Lestari. The solution is to use social media, Facebook, to promote the Pempek Dapoer Lestari business. Key Words: Media Social, Promotions, Facebook
PELATIHAN IDENTIFIKASI KESULITAN FUNGSIONAL BELAJAR SISWA UNTUK GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN PLAMPANG KABUPATEN SUMBAWA Rina Susilowati; Aris Dwi Intan Aprianti
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v5i1.3402

Abstract

Pendidikan inklusif di sekolah memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk dapat melaksanakan proses pembelajaran tanpa adanya diskriminasi. Di tiap sekolah/madrasah di wilayah Nusa Tenggara Barat terdapat 5 - 15% dari jumlah siswa yang mengalami kelainan maupun kesulitan belajar. Kesulitan belajar mencakup kesulitan belajar dalam perkembangan yang berpengaruh pada kesulitan belajar akademik. Kegiatan pelatihan tentang profil kesulitan fungsional belajar siswa ini bertujuan agar guru-guru, khususnya guru sekolah dasar di Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa memahami jenis[1]jenis kesulitan fungsional belajar siswa dan cara mengidentifikasi kesulitan fungsional belajar siswa. Identifikasi kesulitan belajar siswa merupakan salah satu bagian dalam penilaian awal pada tahapan melaksanakan pembelajaran berbasis level kemampuan siswa (Teaching at The Right Level) yang merupakan metode pembelajaran yang diterapkan dalam kurikulum merdeka. Metode pelaksanaan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dibagi dalam tiga tahapan, yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah guru-guru memiliki pengetahuan tentang jenis kesulitan fungsional belajar siswa dan mengetahui serta dapat menggunakan alat identifikasi kesulitan belajar siswa. Dengan demikian, guru telah melakukan salah satu proses analisis diagnostik pada siswa. Selanjutnya, guru dapat mengatasi permasalahan adanya kesulitan belajar siswa tersebut dan menemukan solusi terbaik dalam melaksanakan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa.
STRATEGI PERLUASAN PASAR MENGGUNAKAN DIGITAL MARKETING MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN TOKO ONLINE DI KOTA BUKITTINGGI Elsa Widia; Dwipa Junika Putra
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v5i1.3449

Abstract

Pandemi Covid-19 telah meninggalkan permasalahan yang besar di seluruh sector perekonomian, terutama para pelaku bisnis. Permasalahan ini juga dirasakan oleh pelaku usaha khususnya Anggota Sanggar Belajar Mandiri di Bukittinggi. Pelaku usaha sanggar ini bergerak di berbagai bidang yang mengalami berbagai kendala pemasaran akibat pandemi. Dalam rangka pengabdian masyarakat kali ini kami akan memberikan pelatihan mengenai peluang berbisnis menggunakan digital dan pendapingan langsung pembuatan toko online. Pelatihan ini diikuti sebanyak 60 anggota sanggar dan berlokasi di Kampus 2 Perintis Indonesia di Bukittingi. Melalui pengabdian ini diharapkan pelaku usaha yang tergabung dalam Sanggar Belajar mandiri dapat menyadari peluang besar dalam bisnis digital. Sehingga mereka dapat memanfaatkan cara tersebut untuk memperluas pemasaran produk mereka. Hasil dari pelatihan ini terlihat dari antusias para pelaku usaha untuk membuat toko online dan mempromosikan produknya. Sebanyak 75 persen anggota telah aktif menggunakan media sosial dan 25% diantaranya telah memiliki media sosial tapi belum dapat mengelola akunnya dengan baik.
PENINGKATAN KUALITAS MASYARAKAT DESA PEGUYANGAN KAJA MELALUI BUDAYA GOTONG ROYONG Mirah Purnama Sari A.A Pt. Agung
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v5i1.3531

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program is carried out with the aim of growing awareness and empathy for Warmadewa University students towards the real problems faced by rural communities, and also to realize community welfare and educate the nation's life and to promote sustainable development. This KKN activity is located in Peguyangan Kaja Village, North Denpasar District, Denpasar City, Bali Province. Peguyangan kaja village office is located on Jl. North Ahmad Yani No. 456, Peguyangan Kaja, North Denpasar, Denpasar City. Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UNWAR in Peguyangan Kaja Village is Group 2 and consists of 30 students. The approach system used is direct observation and deliberation. The solutions provided by KKN-PPM UNWAR students are as follows: 1) participating in "Clean Friday" and other hygiene activities, 2) distributing free masks and socializing the community around Peguyangan kaja village about the dangers of the omicron type of covid-19 virus, 3 ) assisting Posyandu activities for toddlers and the elderly as well as providing additional food in Peguyangan Kaja Village, 4) Implementation of the Stunting Case Prevention Program, 5) Marketing of local UMKM products through Social Media and the benefits of mushrooms for health, 6) Implementation of the Delivery of Jempiring Plants to Each Head of Dusun, 7) Implementation of Flowering Plant Planting Activities in Peguyangan 6 Elementary School Area, 8) 3rd dose vaccination activity for people in Peguyangan Kaja Village.
PENINGKATAN KEMAMPUAN TENTANG MANFAAT TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI LINGKUNGAN MAJELIS TAKLIM MUSLIMATUL HIDAYAH, PONDOK CABE ILIR, TANGERANG SELATAN Diarsi Eka Yani; Nurul Huda; Idha Farida; Ernik Yuliana
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v5i1.3576

Abstract

Salah satu model pengobatan yang terus berkembang dan diminati saat ini adalah dengan pengobatan yang menggunakan bahan-bahan alami yang sering dikenal dengan pengobatan herbal yang berbahan dasar tanaman obat keluarga (TOGA). Tanaman ini selain mempunyai banyak fungsi terutama bagi kesehatan, juga dapat dibudidayakan di lahan pekarangan yang sempit dan tidak membutuhkan banyak perawatan. Kegiatan abdimas yang terkait dengan TOGA ini dilakukan di Majelis Taklim Muslimatul Hidayah, Pondok Cabe Ilir, Tangerang Selatan. Tahapan kegiatan abdimas yaitu (1) survei lokasi/perijinan, (2) pelatihan secara teori tentang jenis, manfaat, pemberian materi tentang beberapa minuman berbahan dasar TOGA, (3) penyebaran leaflet untuk anggota majelis taklim, (4) pengukuran aspek pengetahuan dengan pengisian kuesioner, dan (5) monitoring serta evaluasi. Setelah mereka memahami tentang pengertian, tujuan, jenis, dan manfaat TOGA serta cara membuat minuman berbahan dasar TOGA, maka mereka dapat mempraktikkan pembuatan minuman berbahan dasar TOGA untuk merawat kesehatan tubuh masing-masing.
MELEPAS BELENGGU C MAYOR PADA MELODIKA Tetty Rachmi
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v5i1.3704

Abstract

Salah satu kegiatan praktik musik di sekolah dasar adalah pemanfaatan alat musik melodika yang sudah lama populer di kalangan warga pendidikan di sekolah dasar dan menjadi instrumen musik yang wajib dimiliki siswa. Melalui melodika, siswa dapat berekspresi dan berkreasi, selain mengenal pengetahuan dan keterampilan bermain musik. Namun demikian tujuan ini, tampaknya belum bersambut dengan praktik baik pada pembelajaran musik, bagian dari mata pelajaran SBdP Kurikulum 2013, di sekolah-sekolah dasar. Keluasan wacana siswa dapat bermain lagu dengan berbagai tangganada pada melodika telah terkekang dengan tangganada “tunggal”. Pembiaran penyempitan pengetahuan ini telah berlangsung lama sehingga kekeliruan ini pada akhirnya menjadi suatu pembenaran. Kekeliruan yang dimaksudkan adalah timbulnya pemahaman bahwa melodika hanya dapat digunakan untuk memainkan lagu-lagu bernada dasar C Mayor saja, yang seharusnya dapat dimainkan dengan berbagai nada dasar, seperti G Mayor, F Mayor dan lain sebagainya baik mayor maupun minor. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat tahun 2021, tim berupaya memperbaiki kekeliruan tersebut yang selama ini tidak disadari oleh pada umumnya guru kelas, termasuk guru kelas di SD Permata Bunda. Target yang ingin dicapai dari kegiatan, adalah: Mitra guru memiliki pengetahuan dan keterampilan bermain lagu pada Tangganada G Mayor dan F Mayor (di luar Tangganada C Mayor) berikut akor tonika, subdominan, dan domainnya dengan baik dan benar, dan sekolah mitra menerima hibah 27 unit melodika dan buku saku panduan bermain melodika. Untuk mencapai target tersebut, penguatan pengetahuan dan keterampilan musik dilakukan dengan praktik/demonstrasi oleh mitra dan demonstrasi oleh tim dosen pelaksana PkM serta diskusi/konsultasi. Luaran kegiatan berupa artikel pada jurnal Diseminasi UT atau prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan dilaksanakan sebanyak lima pertemuan @ 2-3 jam dalam kurun waktu September-Oktober 2021 di SD. Permata Bunda, Depok. Kata kunci: akor, guru kelas, melodika, tangganada

Page 1 of 2 | Total Record : 17