cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2024)" : 30 Documents clear
Pembuatan Plang K3 sebagai Peringatan Zona Selamat Sekolah Sarah Patumona Manalu; Novrida Harpah Hasibuan; Yasmine Anggia Sari; Ade Citra Nadhira
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i1.9473

Abstract

Angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar masih tinggi di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah mengenalkan pembatasan kecepatan khusus pada kendaraan di wilayah sekolah yang dikenal dengan nama Zona Selamat Sekolah (ZoSS), dengan tujuan untuk menjaga keselamatan di sekitar area sekolah. Di Desa Perkebunan Tanjung Kasau, para pengendara di zona sekolah terkadang tidak memerhatikan kecepatan berkendara mereka. Maka dari itu, mahasiswa KKNT USU (Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Sumatera Utara) mengusung program rambu K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dengan memasang plang K3 sebagai peringatan zona sekolah agar pengendara mengurangi kecepatan berkendara di zona sekolah Desa Perkebunan Tanjung Kasau. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan mulai dari tanggal 22 September 2022 – 16 Desember 2022. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi survei awal, pengumpulan data, pembuatan plang K3, dan monitoring. Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat, siswa, dan staf sekolah di Desa Perkebunan Tanjung Kasau. Diharapkan dari terealisasinya pemasangan Plang K3, dapat membantu mengurangi angka kecelakaan di daerah kawasan sekolah Desa Perkebunan Tanjung Kasau.The number of traffic accidents among students is still high in Indonesia. Through the Ministry of Transportation, the government has introduced special speed restrictions on vehicles in the school area, known as the School Safe Zone (ZoSS), to maintain safety around the school area. In Tanjung Kasau Plantation Village, drivers in the school zone sometimes do not pay attention to their driving speed. Therefore, USU KKNT students (Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Sumatera Utara) carry the K3 (Occupational Health and Safety) sign program by installing K3 signs as school zone warnings so that motorists reduce driving speed in the Tanjung Kasau Plantation Village school zone. This activity is implemented from September 22, 2022, to December 16, 2022. The method of carrying out this activity includes initial surveys, data collection, making K3 signs, and monitoring. The target of this activity is the community, students, and school staff in Tanjung Kasau Plantation Village. It is hoped that the realization of the installation of Plang K3 can help reduce the number of accidents in the school area of Tanjung Kasau Plantation Village.
Program Edukasi Penanganan On-Site Finger Injury Pada Atlet Basket Farid Rahman; Calvin Hendrawan Roneta; Dhiva Luhtirani Yanitamara; Muhammad Raihan Maulidan; Shureenzen Suci Syafatillah; Nimas Ayu Anggraeni; Arif Pristianto
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i1.10162

Abstract

Basket menjadi salah satu olahraga yang memiliki peminat terbanyak, namun tak jarang atlet yang menekuni olahraga tersebut harus mundur karena mengalami cedera yang parah.  Atlet yang kurang dalam memahami teknik-teknik dasar seperti (dribble, shooting, pivot, lay-up, dll) yang berada di bola basket akan berisiko mengalami cedera. Salah satu cedera yang sering terjadi pada atlet bola basket ialah mallet finger injury. Cedera ini disebabkan oleh adanya deformitas yang disebabkan oleh adanya disrupsi dari tendon ekstensor digitorum dan sering terjadi pada lingkungan olahraga dengan basis melempar. Mallet finger injury yang mengenai atlet basket membuat atlet kesulitan dalam melakukan gerakan ekstensi jari secara aktif, hal ini tentu berakibat fatal terhadap performa yang dihasilkan, salah satunya ialah atlet yang berada di Unit Bola Basket Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dalam upaya mencegah berkurangnya performa dan keoptimalan permainan, perlu dilakukan treatment atau rehabilitasi saat berada di lapangan. Perawatan on-site atau dilapangan tentunya memiliki prosedur yang harus diperhatikan. Pemberian edukasi TOTAPS dan PEACE and LOVE kepada atlet UBB Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan cara menyampaikan materi serta melakukan simulasi kepada atlet tersebut. Leaflet menjadi salah satu upaya tim pelaksana pengabdian masyarakat dalam media penyampaian materi. Dalam sosialisasi tersebut, didapatkan hasil bahwa atlet dapat memahami dan mempraktikkan secara tepat tentang penanganan on-site mallet finger injury, dibuktikan dengan hasil skor pre dan post-test pemahaman atlet. Tim pelaksana pengabdian masyarakat mampu mencapai tujuan utama pelaksanaan kegiatan komunitas.Basketball is one of the sports with the most enthusiasts, but it is not uncommon for athletes who pursue the sport to retreat due to severe injuries. Athletes who lack understanding of basic techniques such as (dribble, shooting, pivot, lay-up, etc.) in basketball will be at risk of injury. One injury that often occurs in basketball athletes is a mallet finger injury. This injury is caused by a deformity caused by disruption of the extensor digitorum tendon and often occurs in a throwing-based sports environment.Mallet finger injury that affects basketball athletes makes it difficult for athletes to perform active finger extension movements; this is certainly fatal to the resulting performance, including athletes in the Basketball Unit of Universitas Muhammadiyah Surakarta. To prevent reduced performance and game optimization, it is necessary to perform treatment or rehabilitation in the field. On-site or field treatment certainly has procedures that must be considered. Providing TOTAPS, PEACE, and LOVE education to UBB athletes at Universitas Muhammadiyah Surakarta by delivering material and conducting simulations for these athletes. Leaflets are one of the efforts of the community service implementation team in delivering material. In the socialization, the results showed that athletes can understand and practice appropriately about the on-site handling of mallet finger injuries, as evidenced by the pre and post-test scores of athletes' understanding. The community service implementation team can achieve the main objectives of implementing community activities.
Pendampingan Anak Sekolah SMP dalam Pemeriksaan Postur Tubuh untuk Mencegah Kelainan Tulang Belakang Suci Wahyu Ismiyasa; Mona Oktarina; Ika Fitri Wulan Dhari; Fidyatul Nazhira; Widayani Wahyuningtyas
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i1.9944

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada siswa SMP untuk lebih memperhatikan postur tubuh mereka. Alur dari metode yang diberikan adalah pretest, edukasi, posttest dan terakhir pemeriksaan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh tim sebanyak 30 orang dengan 5 orang dosen dan 25 orang mahasiswa Fisioterapi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Pengabdian Masyarakat ini ditujukan kepada semua anak-anak SMP Negeri terutama kelas 9, dengan jumlah kelas ada 10 kelas yang tiap-tiap kelas berjumlah sekitar 30an siswa. Di dapat jumlah seluruh peserta adalah 391 siswa. Hasil dari pretest dan posttest siswa mengalami peningkatan tiap-tiap kelas dengan rata-rata 35% rentang peningkatan 20-48%, tidak ada dalam kelas siswa mengalami penurunan pengetahuan. Disimpulkan bahwa semua siswa kelas 9 SMPN 5 Tangerang Selatan mengalami peningkatan pengetahuan.This community service project aims to educate junior high school students, encouraging them to pay closer attention to their body posture. The method employed in this initiative consists of a pretest, educational sessions, a post-test, and a final examination. This community service project was carried out by a team of 30 individuals, including five lecturers and 25 physiotherapy students from Veterans National Development University in Jakarta. The target audience for this community service program includes all state middle school children, particularly those in grade 9, encompassing ten classes, each comprising approximately 30 students. In total, there were 391 participating students. The pre and post-test results revealed an increase in knowledge among students in each class, with an average improvement of 35%. The range of improvement varied from 20% to 48%, and no class showed a decrease in knowledge. In conclusion, it was observed that all grade 9 students at SMPN 5 South Tangerang experienced an enhancement in their knowledge.
Pelatihan Pembuatan Biopeptisida untuk Peningkatan Ekonomi dan Sosial Warga Desa Efriyana Oksal; Zimon Pereiz; Shesanthi Citrariana; Chuchita Chuchita
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i1.10150

Abstract

Masyarakat pada umumnya menggunakan peptisida untuk memberantas hama ataupun penyakit tanaman tersebut. Jumlah pestisida yang digunakan dalam jumlah yang banyak, lama kelamaan akan memiliki dampak negatif bagi kesehatan dan juga merusak lingkungan. Sehingga perlu dilakukan program pelatihan pembuatan biopeptisida ini, bagi warga di Desa Habaring Hurung, Kota Palangka Raya menjadi partisipan, karena sebagian besar warga berprofesi sebagai petani. Warga Desa Habaring Hurung, Kota Palangka Raya pada umumnya menggunakan peptisida kimia dalam praktek pemeliharaan tanaman dari serangan hama. Untuk mendukung warga desa Habaring Hurung dalam meningkatkan perekonomian dibuatlah pelatihan biopeptisida dari gulma babadotan. Program pengabdian Masyarakat ini bertujuan dapat membantu warga mengatasi gangguan dan serangan hama tumbuhan dengan biopeptisida alami yang lebih murah dan aman bagi kesehatan sehingga dapat meningkatkan hasil produksi dan menekan biaya pemeliharaan pertanian, sehingga meningkatkan segi ekonomi dan sosial warga desa Habaring Hurung, Kota Palangka Raya  yang dilaksanakan pada hari senin, 4 September 2023. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode praktik langsung pembuatan biopestisida dengan bahan utama gulma babadotan dan FGD (Focus Group Discussion). Hasil dari pelatihan ini, warga Habaring Hurung, mengetahui dampak negative dari peptisda kimia, biopeptisida sebagai alternatif dalam pembasmi hama dan warga dapat menginovasikan pembuatan biopeptisida dengan tanaman yang mengandung senyawa aktif terhadap hama. Melalui pelatihan ini warga di Kelurahan Habaring Hurung dapat mengganti biopestisida kimia berbahaya selama ini sering dipakai dengan menggunakan biopeptisida nabati yang tentunya aman bagi Kesehatan para petani dan juga ramah lingkungan.Agricultural products are one aspect that improves the economy for people in Indonesia. However, some pests reduce the quality of agricultural products, thereby reducing selling prices. People generally use pesticides to eradicate pests or plant diseases. Excessive and long-term use of pesticides has a negative impact on health and can damage the environment. In this training program for making biopesticides, Habaring Hurung Village, Palangka Raya residents became participants because most residents work as farmers. Residents of Habaring Hurung Village, Palangka Raya, generally use chemical pesticides to protect plants from pest attacks. To support the residents of Habaring Hurung village in improving the economy, training was conducted on biopesticides from babadotan weed. This community service program aims to help residents overcome plant pest disorders and attacks with natural biopesticides that are cheaper and safer for health so that they can increase production yields and reduce agricultural maintenance costs, thereby improving the economic and social aspects of the residents of Habaring Hurung village, Palangka Raya. This activity was carried out by making a biopesticide with the main ingredient babadotan weed and FGD (Focus Group Discussion). As a result of this training, Habaring Hurung residents know the negative impacts of chemical pesticides and biopesticides as an alternative for eradicating pests, and residents can innovate the manufacture of biopesticides with plants that contain active compounds against pests.
Sosialisasi dan Antisipasi Bahaya Rentenir bagi Masyarakat Kampung Melayu Laut Bachruddin Ali Akhmad; Muhammad Ainani; Sarwani Sarwani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i1.10094

Abstract

Bagi masyarakat, berhubungan dengan sumber pembiayaan informal seringkali menjadi pilihan mudah karena kemudahan persyaratan dan akses. Rentenir, baik yang sifatnya tradisional mendatangi rumah warga, maupun yang eksis di era digital seperti pinjaman online menjadi persoalan serius bagi masyarakat, terutama masyarakat golongan ekonomi rendah. Tujuan dari diadakannya pengabdian ini ialah sebagai upaya untuk mencegah dampak yang lebih luas atas bahaya praktik rentenir utamanya di perkampungan padat penduduk. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui sosialisasi ini dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2023 bertempat di Masjid At Taubah Batang Banyu, Kampung Melayu Laut, Kelurahan Melayu Kota Banjarmasin. Sasaran kegiatan ini ialah warga Kampung Melayu Laut dengan jumlah peserta 40 orang. Metode pelaksanaan yaitu dengan cara ceramah, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Evaluasi dilaksanakan menggunakan pemberian soal pretest dan posttest. Hasil evaluasi menyatakan terdapat peningkatan pengetahuan dan perubahan cara pandang. Penyerapan materi oleh peserta sosialisasi sangat baik yaitu diatas 80% dilihat dari nilai evaluasi awal dan akhir. Hasil dari kegiatan ini diharapkan masyarakat menjadi lebih paham tentang bahaya praktik rentenir.For the community, dealing with informal sources of financing is an easy option because of the ease of requirements and access. Moneylenders, who traditionally come to people's homes, and those that exist in the digital era, such as online loans, are a severe problem for the community, especially people from lower economic groups. The purpose of holding this service is to prevent a wider impact on the dangers of moneylender practices, especially in densely populated settlements. This community service activity through socialization was carried out on August 10, 2023, at the At Taubah Batang Banyu Mosque, Kampung Melayu Laut, Melayu Village, Banjarmasin City. The target of this activity is Kampung Melayu Laut people, with 50 participants. The implementation method is through lectures, discussion, and question and answer. The evaluation was carried out using pre-test and post-test questions. The evaluation results stated an increase in knowledge and a change in perspective. Material absorption by socialization participants was very good, namely above 80%, as seen from the initial and final evaluation scores. The results of this activity are expected to make the community more aware of the dangers of moneylender practices.
Penguatan Kompetensi Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Pelatihan Teknologi Digital Berbasis Website Terintegrasi pada Guru Rima Meilita Sari; Tengku Muhammad Sahudra; Faiz Urfan; Ridhwan Ridhwan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i1.9791

Abstract

Kurikulum merdeka masih belum seluruhnya dapat diimplementasikan dan kompetensi guru dalam pembelajaran digital masih sangat minim. Untuk itu dikembangkan website terintegrasi untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasi kurikulum merdeka. Tujuan PKM untuk memberikan bimbingan dan pelatihan kompetensi guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka melalui pemanfaatan inovasi website terintegrasi bagi guru di Kota Langsa. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahapan utama yakni persiapan, pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman guru dalam implementasi kurikulum merdeka seperti penerapan prinsip pembelajaran Ki Hajar Dewantara, pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital, dan pembelajaran berdiferensisasi. Tim pengabdian juga menyebarkan angket kepuasan. Hasil angket kepuasan responden diperoleh 90% guru puas dalam pelatihan. Kesimpulan dari PKM yakni kegiatan terlaksana sesuai harapan dimana guru memperoleh peningkatan pemahaman terkait implementasi kurikulum merdeka melalui website terintegrasi yang dikembangkan. The independent curriculum is still not fully implemented, and teacher competence in digital learning is still very minimal. For this reason, an integrated website was developed to increase teacher competency in implementing the independent curriculum. Community service aims to provide guidance and competency training for teachers in implementing the independent curriculum through integrated website innovation for teachers in Langsa City. Activities are carried out in three main stages: preparation, implementation, and post-implementation. The service results show increased teacher understanding in implementing the independent curriculum, such as applying Ki Hajar Dewantara's learning principles, using digital-based learning media, and using differentiated learning. The service team also distributed satisfaction questionnaires. The results of the respondent satisfaction questionnaire showed that 90% of teachers were satisfied with the training. The conclusion from community service activities is that the activities were carried out according to expectations where teachers gained increased understanding regarding implementing the independent curriculum through the developed integrated website.
Pembelajaran Dasar Teknologi Penerbangan Melalui Praktikum Fisika Sekolah Menengah Atas Mufti Arifin; Freddy Franciscus; Budi Aji Warsiyanto; Amat Chaeroni; Syarifah Fairuza; Ayu Martina; Muhammad Hadi Widanto; Rafika Arum Sari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i1.9534

Abstract

Mata pelajaran fisika di Sekolah Menengah Atas (SMA) membutuhkan praktikum untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep teori fisika dan aplikasinya, akan tetapi terdapat beberapa hambatan diantaranya butuh contoh konkret, keterbatasan laboratorium, keterbatasan alat dan bahan praktikum, alokasi waktu yang terbatas, dan pelaksanaan praktikum yang jarang. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) oleh Fakultas Teknologi Kedirgantaraan Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma dilaksanakan dari tanggal 29 November 2022 sampai dengan 19 Januari 2023 dalam bentuk praktikum fisika ke Madrasah Aliyah (MA) Sahid Bogor, SMA Bintara Depok, SMAK Ign. Slamet Riyadi Jakarta, dan SMAN 109 Jakarta. PkM ini bertujuan untuk mengenalkan teknologi penerbangan dan menawarkan solusi beberapa hambatan tersebut. Kegiatan dilaksanakan dalam 8 (delapan) sesi praktikum dengan tiap sesi terdiri dari 10 (sepuluh) modul dan tiap kelompok siswa bergiliran melaksanakan praktikum yang dipandu oleh dosen dan mahasiswa. Hasil PkM ini menunjukkan bahwa tim pelaksana melalui kegiatan PkM berhasil memberi pengalaman praktikum kepada 259 peserta sebanyak 5-8 modul dalam waktu 90-120 menit dan mendorong ketertarikan 63% peserta pada praktikum fisika. Modul dengan alat praktikum sederhana dan cara penyampaian yang menarik terbukti mudah dipahami oleh siswa meskipun masih perlu pengembangan dengan penambahan waktu dan jenis modul serta pengaturan pergantian antar kelompok yang lebih baik.Physics subject in senior high school requires practicum to increase students' understanding of the theoretical concepts of physics and their applications, but there are several obstacles including the need for concrete examples, limited laboratories, lack of practicum tools and materials, limited time allocation, and a rare practicum implementation. Community service by the Faculty of Aerospace Technology Marshal Suryadarma University was carried out from 29 November 2022 to 19 January 2023 in the form of physics practicum at Madrasah Aliyah (MA) Sahid Bogor, SMA Bintara Depok, SMAK Ign. Slamet Riyadi Jakarta, and SMAN 109 Jakarta aim to introduce aviation technology and offer solutions to some of these obstacles. The activity was carried out in 8 practicum sessions with each session consisting of 10 modules and each group of students took turns carrying out practicums guided by lecturers and students. The results of this PkM show that the implementing team, through PkM activities, succeeded in providing practical experience to 259 participants with 5-8 modules in 90-120 minutes and encouraging 63% of participants' interest in physics practicum. Modules with simple practicum tools and interesting delivery methods are proven to be easy for students to understand, although they still need development by addition of time and types of modules as well as better arrangements for switching between groups.
Membangun Perubahan Ekonomi dan Sosial Melalui Potensi Local Wisdom Moslem Friendly Peny Cahaya Azwari; Syefriyeni Syefriyeni; Tata Salsabila
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i1.9489

Abstract

Pengembangan desa menjadi isu penting 5 tahun terakhir. Desa Sungsang IV merupakan suatu desa yang didiami oleh masyarakat dari berbagi suku seperti Bugis, Melayu, dan Jawa.  Desa Sungsang ditunjuk menjadi salah satu desa wisata dengan beragam potensi alam dan budaya lokal yang dimiliki dan dapat dieksplorasi melalui potensi local wisdom yang dimiliki. Kegiatan pengabdian ini menawarkan konsep desa wisata ramah muslim melalui potensi kearifan lokal yang beragam. Kegiatan pengabdian menggunakan metode Participatory Action Research dengan kombinasi Focus Group Discussion dan wawancara terhadap informan. Waktu penyelesaian kegiatan membutuhkan waktu selama 3 bulan (September-November 2022). Hasil pengabdian menghasilkan beberapa kegiatan dan implikasi berupa pengembangan objek wisata religi makam K.H Mesir, penguatan rumah produksi Desa Sungsang IV, penulisan buku saku kamus sungsang, penulisan buku resep kuliner khas sungsang, peta transportasi objek wisata Desa Sungsang, standarisasi homestay ramah muslim.The development of villages has become a great issue in the last five years. People from various tribes, such as Bugis, Malay, and Javanese, inhabit Sungsang IV Village. All of the people are Muslim. Sungsang Village was designated as one of the tourist villages with various potentials that can be explored. This service activity offers the concept of a Muslim-friendly tourist village through the potential of various local wisdom. The Community of Service Act uses the Participatory Action Research method, combining Focus Group Discussions and interviews with the informant. Activity completion takes three months (September to November 2022). The results produce several activities and implications in the form of developing a religious tourism object of K.H Egypt's tomb, strengthening the production house of Sungsang IV Village, writing a Pocket Book of Sungsang Dictionary, writing a book of typical culinary recipes for sungsang, transportation maps for tourist attractions in Sungsang Village, standardization of muslim-friendly homestays.
Bimbingan Teknis Strategi Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual di Sekolah Bagi Guru BK Rudi Haryadi; Istiana Heriani; Sanjaya Sanjaya
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i1.10153

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk (1) melatih Guru BK dengan model konkrit layanan bimbingan dan konseling dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual di tingkat SMA; (2) sosialisasi mengenai aturan perundangan yang berlaku mengenai kekerasan seksual dan macam-macam bentuk kekerasan seksual yang dapat terjadi di lingkungan pendidikan; dan (3) bimbingan teknis untuk menguatkan keterampilan Guru BK SMA Kota Banjarmasin dalam mengimplementasikan strategi pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan selama 6 kali pertemuan atau ekuivalen dengan 35 jam pelatihan dengan berbagai metode seperti ceramah, diskusi terpimpin, demonstrasi, simulasi, praktek tersupervisi, dan praktek mandiri. Khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah 34 Guru BK tingkat SMA/MA Sederajat. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada rentang tanggal 4 Mei hingga 8 Juni 2023. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kompetensi Guru BK SMA/MA di Kota Banjarmasin terkait strategi pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual di sekolah. Dengan demikian, bimbingan teknis mengenai strategi pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual di sekolah berdampak positif pada kompetensi Guru BK SMA di Kota Banjarmasin.This community service aims to (1) train guidance and counseling teachers with concrete models of guidance and counseling services in efforts to prevent and deal with sexual violence at the high school level; (2) socialization regarding applicable laws and regulations regarding sexual violence and various forms of sexual violence that can occur in educational settings; and (3) technical assistance to strengthen the skills of Banjarmasin City High School Counseling Teachers in implementing strategies for preventing and overcoming sexual violence in schools. This activity is carried out for 6 meetings or the equivalent of 35 hours of training using various methods such as lectures, guided discussions, demonstrations, simulations, supervised practice, and independent practice. The target audience for this activity were 34 Guidance Teachers at the SMA/MA equivalent level. Service activities were carried out between 4 May and 8 June 2023. The results of the implementation of this activity showed that there was an increase in the competence of SMA/MA guidance counselors in the City of Banjarmasin regarding strategies for preventing and overcoming sexual violence in schools. Thus, technical guidance on strategies for preventing and overcoming sexual violence in schools has had a positive impact on the competence of high school counseling teachers in the city of Banjarmasin.
"Crochet Plastic": Inovasi dalam Mengurangi Limbah Plastik Rumah Tangga Melalui Pemberdayaan Kelompok PKK Ary Kiswanto Kenedi; Juliati Juliati; Zukya Rona Islami; Bunga Mulyahati; Inge Ayudia
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i1.10121

Abstract

Plastik merupakan sampah non organik yang memiliki banyak manfaat terutama dalam kehidupan sehari-hari, banyaknya plastik yang digunakan oleh masyarakat dan dibuang begitu saja setelah dipakai maka akan menyebabkan timbulnya sampah dan limbah plastik. Desa Batee Puteh merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Langsa Lama di Kota Langsa. Banyaknya jumlah penduduk mengakibatkan munculnya persoalan mengenai penanggulangan limbah plastic. Selama ini masyarakat menanggulangi limbah plastik tersebut dengan cara dibakar dan tidak sedikit pula yang membuangnya ke aliran sungai yang akan berdampak banjir. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah pengolahan limbah plastik menjadi barang yang berdaya guna serta mitra memiliki keterampilan merajut. Tim pengabdian kepada masyarakat menjadikan desa tersebut sebagai tempat untuk menghasilkan produk yang bermanfaat bagi warga sekitar, khususnya ibu-ibu PKK Desa Bate Puteh. Kegiatan yang kami tawarkan kepada warga Desa Bate Puteh adalah membuat crochet Plastic. Waktu pelaksanaan pada tanggal 23 -24 Agustus 2023 dengan jumal peserta sebanyak 20 orang. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah dengan melakukan pelatihan dan pendamping kepada ibu-ibu PKK Desa Bate Puteh. Crochet adalah mengaitkan benang, tali, kawat, pita ataupun kain sehingga terbentuk model-model tertentu. Alat utama yang diperlukan adalah jarum pengait (hakpen). Hasil rajutan berupa tas dipadukan dengan aksesoris tambahan seperti kancing dan manik-manik. Membuat crochet plastic sangat cocok untuk diterapkan kepada ibu-ibu PKK, yang dapat dilakukan di waktu senggang sebagai pekerjaan paruh waktu dan mereka dapat mengembangkan keterampilan yang sangat berguna bagi diri mereka sendiri dan orang yang mereka cintai.Plastic is a non-organic waste with many benefits, especially in everyday life; the amount of plastic used by the community and thrown away after use will cause plastic waste and waste. Bate Puteh Village is one of the villages in the Langsa Lama Sub-district in Langsa City. A large number of residents resulted in problems regarding the handling of plastic waste; so far, the community has handled the plastic waste by burning it, and not a few threw it into the river, which will impact flooding. The community service activity aims to process plastic waste into useful items, and partners have knitting skills. The community service team made the village a place to produce useful products for residents, especially the PKK women of Bate Puteh Village. The activity we offer to the residents of Bate Puteh Village is making plastic crochets. The implementation time was August 23-24, 2023, with 20 participants. The implementation method is to train and mentor PKK women in Bate Puteh Village. Crochet is hooking yarn, rope, wire, ribbon, or cloth to form certain models. The main tool needed is a hook needle (hakpen). Knitted results in a bag combined with additional accessories such as buttons and beads. Making crochet plastic is especially suitable for PKK mothers, which can be done in their spare time as a part-time job and where they can develop skills that are very useful for themselves and their loved ones. 

Page 3 of 3 | Total Record : 30