cover
Contact Name
Fera Sartika
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
+6287815093560
Journal Mail Official
lp2m@umpalangkaraya.ac.id
Editorial Address
Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Building B 1st Floor RTA Milono St. Km.1,5 Palangka Raya 73111 INDONESIA
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
ISSN : -     EISSN : 26226111     DOI : https://doi.org/10.33084/bjmlt.v2i2
Core Subject : Health, Science,
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology is a Scientific Journal managed by Department of Medical Laboratory Technology Faculty of Health Science Universitas Muhammadiyah Palangkaraya and published twice a year (in October and April) by Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, contains articles of research and critical-analysis studies in Blood-transfusion Science, Clinical Chemistry, Hematology, Histopathology, Immunology, Microbiology, Parasitology, Toxicology, Food and drink Analysis, Molecular Biology, and other Medical Laboratory aspects.
Articles 195 Documents
HUBUNGAN ANTARA BEKERJA MALAM DENGAN KONTROL GLIKEMIK PADA PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DI KOTA PALANGKA RAYA Dwi Purbayanti; Buana Hairunisa; Rinny Ardina; Noor Fadillah; Nurhalina
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bekerja pada malam hari dapat berdampak negatif terhadap kesehatan pekerja akibat gaya hidup yang tidak sehat dan terganggunya irama sirkadian tubuh yang dapat menimbulkan terganggunya metabolisme tubuh dan homeostasis glukosa. Bekerja malam berkaitan dengan peningkatan risiko diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari aktivitas bekerja malam pada pedagang pasar subuh yang sehat terhadap kontrol glikemik melalui kadar HbA1c. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif observasional, dengan jumlah pedagang pasar subuh yang telah mengisi Informed consent dan memenuhi kriteria inklusi-eksklusi adalah sebanyak 50 orang yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Kadar HbA1c diukur pada sampel darah vena dengan antikogulan EDTA menggunakan alat Quo-Lab A1c. Analisis regresi digunakan untuk mengetahui hubungan antara kadar HbA1c dengan jenis kelamin, umur, masa kerja, konsumsi kalori tinggi pada malam hari, dan aktivitas fisik. Hasil diperoleh sebagian besar pedagang memiliki kadar HbA1c normal yaitu 42 orang (84%), dan terdapat 6 orang (12%) dengan kategori prediabetes dan 2 orang (4%) dengan kategori diabetes. Terdapat hubungan positif signifikan (P-value = 0,041) antara kadar HbA1c dengan masa kerja dan konsumsi makanan berkalori tinggi pada malam hari (P-value = 0,006). Bekerja malam pada pedagang pasar subuh jalan Seram di Kota Palangka Raya memiliki dampak merugikan terhadap kontrol glikemik.
Gambaran Glukosa Urine Pada Perokok Aktif Di RT.05 RW.04 Kelurahan Sidomulyo Barat Dengan Metode Carik Celup : Overview of Urine Glucose in Active Smokers in RT.05 RW.04 Sidomulyo Barat Sub-district Using The Dipstick Method Eli Yusrita; Siti Juariah; Deva Sasgia Resma
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Glukosa urine merupakan adanya glukosa didalam urine yang disebabkan oleh tingginya kadar glukosa di dalam darah (hiperglikemia) sehingga keluar bersamaan dengan urine yang dipengaruhi oleh fungsi ginjal yang kurang baik. Kebiasaan merokok dengan menghirup nikotin dapat meningkatkan radikal bebas di dalam tubuh yang dapat mengganggu kerja insulin dan merusak sel beta pancreas. Kadar nikotin yang banyak pada manusia akan berpengaruh merangsang pelepasan hormon kortisol. Hormon kortisol merupakan hormon antagonis insulin yang memicu terjadinya pemecahan glukosa secara terus menerus, hal ini dapat menyebabkan kerja insulin menjadi terganggu sehingga mengakibatkan adanya glukosa urine. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran glukosa urine pada perokok aktif di RT. 05 RW. 04 Kelurahan Sidomulyo Barat. Penelitian ini menggunakan metode carik celup. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 30 sampel didapatkan sebanyak 5 responden (16,7%) negatif glukosa urine, 11 responden (36,7%) ±(100 mg/dL) glukosa urine, 6 responden (20%) positif +(250 mg/dL) glukosa urine, 8 responden (26,7%) positif ++(500 mg/dL) glukosa urine. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebanyak 5 responden dengan kadar glukosa urine normal dan sebnayak 25 responden dengan kadar glukosa urine lebih dari normal.
Cover, Content, and Editorial Note from Borneo J Med Lab Tech Vol. 5 No. 1 Oktober 2022 Chief Editor of Borneo J Med Lab Tech
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Alhamdulillahirabbil ‘alamin. After a long wait of almost 12 years from the first stand, the scientific journal of the Department of Analyst Health (Medical Laboratory Technology) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya can be published. BJMLT is published every 6 months (2 issues/year) every October and April. The aim of this journal is to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field but not limited to Blood transfusion, Clinical Chemistry, Hematology, Histopathology, Immunology, Microbiology, Parasitology, Toxicology, Food and Beverage Analysis, Molecular Biology, Medical Biology, and related fields that are of interest to medical laboratory technologies, such as epidemiology, health promotion, professional ethics, and laboratory management, It was first published online in October 2018 using Open Journal System (OJS) 3.1 platform with e-ISSN 2622-6111 by URL http://journal.umpr.ac.id/index.php/bjmlt. This edition contains 5 articles on Hematology, Microbiology, Clinical Chemistry, and Epidemiology. Editorial boards are fully aware that there is still room for improvement in this edition, hence with all humility, willing to accept constructive suggestions and feedback for improvements to the publication for the next editions. The publication of BJMLT certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers from UM Palangkaraya and other universities. The editorial board would like to thank the University, all editors and reviewers, and contributors of the scientific articles who have provided the repertoire in this issue. We hope that all parties, especially the contributors of the articles, could re-participate in the publication's success in the next edition in April 2023. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Literature Review: Perbandingan Hasil Jumlah Trombosit Dengan Metode Hematologyanalyzerberdasarkan Jenis Antikoagulan Dan Volume Spesimen: Literature Review : Comparison Of Results Number Of Thrombcytes Through Hematology Analyzer Method Based On Types Of Anticoagulants And Specimen Volume Isnadia Syahra Ramadhani; Tri Dyah Astuti
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahap pra-analitik memiliki kesalahan 60-70% yang dapat mempengaruhi keberhasilan pemeriksaan. Ketidakcocokan mengumpulkan sampel darah dengan antikoagulan tertentu dan kesulitan mengambil sampel darah pada pasien menyebabkan volume darah yang tidak mencukupi dalam tabung vacutainer sehingga komposisi darah dan antikoagulan tidak cocok dengan yang dapat menyebabkan hasil pemeriksaan. tidak akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan jumlah trombosit menggunakan metode analisis hematologi berdasarkan jenis antikoagulan dan volume spesimen. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan mencari literatur pada tiga basis data, yaitu PubMed, Google Cendekia, dan Perpustakaan online Wiley. Data dalam penelitian ini diuji dengan uji-t sampel berpasangan dan uji ANOVA menggunakan SPSS versi 26. Pengaruh hasil pemeriksaan berdasarkan jenis antikoagulan dengan uji uji-t berpasangan memiliki nilai SIG. (2-tailed) 0,494 dan efek antikoagulan K2EDTA dan K3EDTA pada hasil pemeriksaan berdasarkan variasi dalam volume spesimen memiliki nilai Sig. (2-tailed) 0,642. Pada efek antikoagulan K2EDTA pada hasil pemeriksaan berdasarkan variasi dalam volume spesimen dengan tes ANOVA memiliki nilai SIG. 0.838. Pada efek antikoagulan K3edta pada hasil pemeriksaan berdasarkan variasi dalam volume spesimen dengan tes ANOVA memiliki nilai SIG. 0.680. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji SPSS, disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam pemeriksaan jumlah trombosit dengan antikoagulan K2EDTA dan K3EDTA berdasarkan variasi dalam volume spesimen.
Analisis Kualitatif Morfologi Eritrosit Pada Apusan Darah Edta (Ethylene Diamine Tetraacetic Acid) Untuk Pemeriksaan Segera (0 Jam) Dan Pemeriksaan Ditunda (2 Jam): Qualitative Analysis of Erythrocyte Morphology in EDTA (Ethylene Diamine Tetraacetic Acid) Blood Smears For immediate examination (0 hours) and delayed examination (2 hours) Reni Yunus; Fina Astina; Fonnie E. Hasan
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan preparat apus darah tepi merupakan bagian yang penting dari rangkaian pemeriksaan hematologi. Keunggulan dari pemeriksaan apus darah tepi ialah mampu menilai berbagai unsur sel darah tepi seperti morfologi sel (eritrosit, leukosit, dan trombosit.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui analisis morfologi eritrosit pada apusan darah EDTA pada penyimpanan 0 jam (segera) dan penyimpanan 2 jam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi eksperimental design. Penelitian ini tidak memberikan variasi perlakuan ataupun pengukuran berulang sebelum dan sesudah perlakuan, melainkan hanya memberikan variasi waktu penundaan pengecatan pada sampel. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Tingkat III Poltekkes Kemenkes Kendari yaitu sebanyak 48 orang, sedangkan sampel dalam penelitian sebanyak 12 responden. Terdapatperbedaanjumlahsampel yang normal dan tidak pada pengamatan morfologi eritrosit untuk pengamatan berdasarkan ukuran dan pewarnaan, baik pada penyimpanan 0 jam maupun 2 jam.
Morfologi Telur Ascaris Lumbricoides Dengan Menggunakan Pewarnaan Hematoksilin Eosin : Morphology Of Worm Eggs Ascaris lumbricoides with Hematoxylin Eosin Stain Darmadi; Joeyi Dikna
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab utama kasus kecacingan di Indonesia adalah Ascaris lumbricoides. Sehingga diperlukan pemeriksaan berupa identifikasi dalam menanggulangi kasus kecacingan ini, salah satu medianya yaitu dengan melakukan teknik pewarnaan. Metode umum yang digunakan dalam pemeriksaan telur cacing selama ini menggunakan reagen eosin 2%. Hematoksilin eosin merupakaan zat warna yang umumnya digunakan pada pewarnaan jaringan yang akan menghasilkan warna biru terang pada inti sel dan warna merah pada sitoplasma. Hematoksilin eosin adalah gabungan dari dua zat warna yang bersifat asam dan basa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan zat warna Hematoksilin eosin dengan metode natif dalam mengidentifikasi telur cacing Ascaris lumbricoides dan melihat kejelasan morfologi telur cacing. Hasil penelitian yang didapat dari 5 kali pengulangan menunjukkan bahwa Hematoksilin eosin dapat membedakan antara telur cacing dan kotoran disekitarnya dan memberikan hasil yang jelas terhadap lapisan morfologi telur cacing Ascaris lumbricoides dengan lapisan albumin yang bergelombang berwarna ungu tua, hialin berwarna ungu muda, vitelin berwarna ungu tua dan morulla berwarna kecoklatan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa identifikasi telur cacing Ascaris lumbricoides dapat dilakukan dengan pewarnaan Hematoksilin eosin.
Analisis Pengetahuan Perawat Rumah Sakit Terhadap Pentingnya Proteksi Radiasi Pada Saat Pemeriksaan Radiologi: Knowledge Analysis Of Hospital Nurses On The Importance Of Radiation Protection During Radiological Examination Yeni Cahyati; Erino Ilham Yusuf
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan pada dasarnya terdiri dari sejumlah fakta dan teori yang memungkinkan seseorang untuk dapat memecahkan masalah yang dihadapinya. Pengetahuan juga sebagai alat jaminan yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang, pengetahuan perawat sangat penting dalam melakukan pelayanan kesehatan. Salah satu pengetahuan yang perlu dimiliki oleh perawat adalah hal-hal yang berkaitan dengan perawatan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit, dimana diruang tersebut terdapat pesawat sinar -x sebagai sumber radiasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengetahuan perawat Rumah Sakit terhadap pentingnya proteksi radiasi pada saat pemeriksaan radiologi. Jenis penelitian ini menggunakan metode Study Cross Sectional dan memberikan angket menggunakan instrumen kuisioner pada perawat di Rumah Sakit. Dari hasil penelitian 68% perawat sudah paham terkait pentingnya proteksi radiasi pada saat pemeriksaan radiologi.
Pengaruh Pemberian Terapi Bermain Puzzle Terhadap Trauma Pada Anak Prasekolah Pasca Bencana Banjir Bandang Di Kota Batu Jawa Timur: The Effect Of Puzzle Play Therapy On Trauma To Preschool Children After The Flash Flood Disaster In East Java Batu City Lilis Sulistiya Nengrum; Dimas Aldi Ramadhani
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan atau faktor non alam bencana dapat menyebabkan beberapa perubahan psikis pada anak. untuk menurunkan tingkat trauma pada anak pasca bencana diberikan terapi bermain puzzle. Bermain merupakan stimulasi yang tepat bagi anak. bermain dapat meningkatkan daya pikir anak sehingga anak mendayagunakan aspek emosional, social, serta fisiknya.
MORPHOLOGICAL CHARACTERISTICS OF AIR BACTERIA IN MANNITOL SALT AGAR MEDIUM Fuad abdilah; Kurniawan
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Udara merupakan salah satu unsur penting bagi kehidupan sehingga kualitas dan komponen yang terkandung didalamnya harus dikontrol, mengingat udara merupakan salah satu media penyebaran bakteri patogen. Kualitas udara yang baik sangat dibutuhkan oleh pasien di rumah sakit, tetapi faktanya banyak ditemukan bakteri patogen penyebab infeksi nosokomial di ruang rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfologi bakteri udara pada ruang rawat inap yang mampu tumbuh pada medium selektif Mannitol Salt Agar (MSA). Penelitian ini dilakukan menggunakan metode observasional dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan pada 6 ruang rawat inap yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa medium selektif MSA ternyata tidak hanya ditumbuhi oleh bakteri dari genus Staphylococcus saja, tetapi dapat pula ditumbuhi oleh beberapa jenis bakteri lainnya dengan karakter morfologi sel yang berbeda yaitu bakteri kokus Gram (+), kokus Gram (-) dan batang Gram (-) dengan bakteri yang dominan adalah bakteri kokus Gram (+). Bakteri tersebut diduga merupakan bakteri Planococcus halophilus dan Enterobacter sp yang memiliki kemampuan untuk memanfaatkan atau tidak kandungan manitol dan juga kemampuannya untuk hidup pada lingkungan dengan kadar garam (NaCl) tinggi (> 7,5%), dimana tekanan osmosisnya relatif tinggi. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah, bakteri udara di ruang rawat inap yang mampu tumbuh di medium MSA tidak hanya bakteri Staphylococcus (kokus Gram (+) saja, tetapi juga dapat ditumbuhi oleh bakteri kokus Gram (-) dan batang Gram (-).
Perbedaan Efektvitas Hydrotherapy (Rendam Kaki Air Hangat) Dengan Emotional Freedom Tehnique Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi: Differences Of Hydrotherapy (Warm Water Soak) With Emotional FreedomTechnique On Blood Pressure In Hypertension Wyssie Ika Sari
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan sebuah kondisi dari cairan darah tubuh yang menekan dinding arteri dengan cukup kuat. Upaya untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Hydroterapy dapat digunakan untuk penurunan tekanan darah. Hydrotherapy dapat diartikan sebagai metode pengobatan yang meringankan kondisi menyakitkan dengan memanfaatkan air. Emotional freedom tehnique dan hydroterapy dapat digunakan untuk penurunan tekanan darah. Emotional freedom technique merupakan bentuk terapi nonfarmakologis (emosional) seperti akupuntur tanpa mengunakan jarum. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan efektivitas hydroterapy dengan emotional freedom technique terhadap tekanan darah. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan non equivalent control group dan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 39 orang. Terdapat 2 variabel dalam penelitian ini yaitu variabel independen pemberian terapi emotional freedom technique dan hydroterapy dan variabel dependen tekanan darah. Hasil uji kruskall wallis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas pemberian hydroterapi dengan emotional freedom tehnique terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Hal tersebut ditandai dengan nilai mean sistolik 35,50 (p=0,005) dan diastolik 27,50 (p=0,028). Kesimpulan dari penelitian ini adalah hidroterapy memiliki efektivitas lebih tinggi terhadap turunnya tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi apabila dilakukan secara rutin minimal 10 menit setiap hari.

Page 7 of 20 | Total Record : 195