cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Pengembangan Potensi dan Peningkatan Daya Saing Usaha Olahan Daging Ayam Pasar Tradisional Buyaran, Demak Sugiyanto, Eviatiwi Kusumaningtyas; Fitriana, Ika; Citra, Ari Dina Permana; Wijayanti, Ratna
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i3.2312

Abstract

Pandemic covid memiliki dampak pada perekonomian diindonesia salah satunya adalah penurunan interaksi jual beli secara langsung karena pembatasan sosial, hal ini yang menjadi hambatan pedagang pasar dalam meningkatkan hasil penjualanya. Hal tersebut dialami oleh mitra dimana selama pandemic omset penjualan turun dan produk sisa yang belum terkelola dengan maksimal. Fokus pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah upaya pengembangan potensi dan daya saing usaha olahan daging ayam di pasar tradisional Buyaraan, Demak. Solusi yang ditawarkan yaitu fasilitasi mesin dan alat penunjang, pelatihan dan workshop diversifikasi produk (pembuatan keripik ceker dan usus), pelatihan dan workshop packaging yang menarik, pelatihan strategi pemasaran dan pemasaran online, pelatihan pembukuan sederhana dan pengelolaan keuangan, serta pelatihan penentuan harga jual produk. Terdapat satu mitra yaitu pedagang ayam di pasar buyaran demak.pelatihan dilakukan pada 3 peserta. akhir program PKM ini adalah terjadi peningkatan daya saing mitra yaitu pada sisi produksi terjadi peningkatan omzet, peningkatan kuantitas dan kualitas produk. Sedangkan pada aspek manajemen usaha terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam administrasi & pembukuan keuangan, penerapan strategi pemasaran, pembuatan variasi produk, pengemasan produk yang lebih menarik, serta perluasan jangkauan pemasaran.
Pembentukan dan Pelatihan Kader Kesehatan Reproduksi Remaja (Karisma) dalam Mewujudkan Generasi Sehat Bebas Stunting di Desa Galeh, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen Lestyani, Lestyani; Ningsih, Warti; Sowwam, Muhammad; Suyadi, Suyadi; Suharti, Suharti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i3.2322

Abstract

Masa remaja adalah masa perubahan manusia dari periode kanak – kanak ke periode dewasa, yang meliputi perubahan biologis, psikologis dan sosial. Perubahan yang terjadi pada remaja tersebut akan sangat erat hubungannya dengan kesehatan reproduksi remaja. Menjaga kesehatan reproduksi adalah hal yang sangat penting terutama bagi para remaja. Masalah reproduksi yang sering muncul antara lain adalah terjadinya infeksi pada genetalia. Angka Kejadian infeksi genitalia tertinggi di dunia pada tahun 2020 adalah remaja (35-42%) dan dewasa (27-33%). Prevalensi Infeksi Sistem Reproduksi pada remaja putri di dunia yaitu kandidiasis (25-50%), vaginosis bakterial (20-40%), dan trikomoniasis (5-15%). Berdasarkan survei menunjukkan remaja terpapar informasi PIK-Remaja (Pusat Informasi Konseling Remaja) mencapai 28%. Berarti hanya 28 dari 100 remaja yang akses kegiatan tentang informasi kesehatan reproduksi berkaitan dengan hygiene genitalia. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membentuk kader kesehatan reproduksi remaja dan memberikan pelatihan tentang kesehatan reproduksi pada remaja. Metode evaluasi dalam pengabdian ini dengan metode pre and post desain pada 35 remaja yaitu dilakukan pemberian kusesioner tentang kesehatan reproduksi dan stunting sebelum dan setelah kegiatan. Hasilnya bahwa rata-rata responden mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 98%. Evaluasi juga dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan kepada para peserta, hasilnya peserta mampu menjawab pertanyaan dengan benar. Hasil yang diperoleh dalam pengabdian masyarakat ini bahwa terbentuk susunan pengurus kader kesehatan remaja dan ada pengaruh pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja sebelum pelatihan tentang kesehatan reproduksi remaja dan stunting, dimana rata-rata responden mengalami peningkatan menjadi 98% setelah diberikan pengetahuan tentang pentingnya kesehatan reproduksi dan pelatihan pengukuran antopometri untuk mencegah stunting.
Pemanfaatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dengan Pendekatan Agronursing dalam Mengatasi Stunting di Wilayah Pesisir Gunung Kidul Yogyakarta Suryati, Suryati; Anggoro, Sarni; Amyati, Amyati; A'yun, Lailiyah Qurrotul
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2324

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh anak balita yang diakibatkan kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kabupaten Gunungkidul merupakan kabupaten tertinggi dengan balita stunting. Girisekar adalah salah satu desa yang berada di Gunungkidul yang memiliki program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang belum berjalan secara optimal. Dengan pendekatan agronursing, KRPL seharusnya dapat dimanfaatkan dengan baik yaitu dengan melibatkan kawasan sekitar, baik itu pekarangan warga maupun hasil laut dari kawasan pesisir pantai, namun hal ini belum dapat tercapai. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah melakukan pemberdayaan masyarakat dalam menurunkan angka kejadian stunting melalui program pelatihan tentang pembuatan PMT, dengan melibatkan program KRPL di Desa Girisekar dengan harapan dapat menambah nilai gizi balita dengan memanfaatkan hasil bumi di sekitar rumah. Bentuk kegiatan yang dilakukan diantaranya adalah 1) Pengoptimalan KRPL, 2) Pelatihan pembuatan PMT hasil dari pengoptimalan KRPL, 3) Pengadaan PMT bergizi di posyandu, dan 4) Penggunaan alat tikar stunting. Kegiatan Pengoptimalan KRPL diikuti oleh warga yang terlibat dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) sejumlah 20 ibu, sedangkan untuk pelatihan pengelolaan hasil budidaya tanaman kelor dan ikan sejumlah 46 peserta ibu balita. Dari kegiatan PKM ini didapatkan hasil bahwa adanya perubahan pemahaman dan pengetahuan peserta tentang cara pencegahan stunting.
Edukasi Latihan Imajinasi Terbimbing untuk Mengurangi Stres pada Ibu Hamil Widyarini, Aulia; Rahmawati, Arni Nur; Cahyaningrum, Etika Dewi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i3.2328

Abstract

Stres yang dialami oleh ibu hamil dapat memengaruhi perkembangan janin, tekanan darah, dan sesak napas bila tidak segera ditangani dapat membahayakan ibu dan janin. Berdasarkan hasil wawancara terhadap ibu hamil didapatkan 3 dari 5 ibu hamil belum mengetahui imajinasi terbimbing untuk mengurangi stres. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat yaitu mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan ibu hamil tentang imajinasi terbimbing serta mengetahui tingkat stres pada ibu hamil. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan bertahap pada pertemuan pertama dengan ceramah, diskusi, demonstrasi dan kuesioner pre test, sedangkan pertemuan kedua dilakuan evaluasi dan kuesioner post test. Media yang digunakan antara lain power point, leaflet, lcd, dan proyektor. Sasarannya yaitu ibu hamil di Posyandu Watukumpul RW 01 Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang sejumlah 17 peserta yang hadir pada pertemuan pertama dan kedua. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan tingkat pengetahuan ibu hamil pre-test sebagian besar skor cukup yaitu 87% sedangkan post-test sebagian besar skor tinggi sebesar 94%. Kemudian pada keterampilan pre-test sebagian besar skor cukup sebesar 89%, sedangkan post-test sebagian besar skor tinggi sebesar 93%. Pada tingkat stress sebelum penyuluhan sebagian besar dengan kategori sedang sebesar 91%, sedangkan setelah penyuluhan sebagian besar kategori ringan dengan 93%. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu 17 ibu hamil dengan rata-rata pre dan post-test tingkat pengetahuan mengalami 7% kenaikan, tingkat keterampilan 4% kenaikan, dan tingkat stres 2% penurunan. Latihan imajinasi terbimbing dapat diterapkan pada ibu hamil yang mengalami stress, baik dilakukan secara mandiri di rumah maupun di posyandu.
Implementasi Program Mitigasi Bencana melalui Sekolah Siaga Bencana di Zona Merah Rawan Bencana Gempa Bumi Setyaningrum, Niken; Setyorini, Andri; Suharyanta, Dwi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i3.2329

Abstract

Bencana alam yang mengganggu tatanan kehidupan, menimbulkan korban jiwa dan kehilangan harta benda. Kondisi tersebut dapat diakibatkan karena kurangnya pengetahuan tentang katarestik bahaya dan kurangnya informasi tentang bencana. Menyadari ancaman bencana harus ditanamkan sedini mungkin. Bagi kelompok rentan salah satunya adalah pada anak-anak Mitigasi bencana dengan tepat dan efektif mampu mengurangi resiko dampak bencana selain itu juga dapat meningkatkan resiliensi akibat bencana gempa Yogyakarta yang terjadi pada tahun 2006. Strategi penaggualangan bencana akan maksimal jika mempunyai pengetahuan dan keterampilan yang baik. Daerah rawan bencana merupakan target wilayah yang harus dimaksimalkan. Sekolah Dasar merupakan tempat yang efektif untuk memberikan edukasi, yaitu dengan pembentukan sekolah siaga bencana. Sekolah Dasar sebagai target adalah sekolah yang terletak pada zona merah rawan terjadi gempa bumi dan tsunami salah satunya yaitu di SD N 1 Pundong. Tujuan dari pembentukan dari sekolah siaga bencana tersebut adalah meningkatkan pengetahuan bahaya yang mengancam, menciptakan suasana sekolah yang aman, mengintegrasikan progam kebencanaan dalam proses pembelajaran, meningkatkan sarana dan prasarana sekolah siaga bencana, meningkatkan keterampilan dengan simulasi kebencanaan bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Bantul. Metode dalam pengabdian ini yaitu dengan menggunakan Focus Groub Discussion (FGD) yang dilakukan dalam 9 kali pertemuan, partisipan pada kegiatan pengabdian ini adalah guru dan karyawan sekolah berjumlah 10 partisipan, semua siswa mulai kelas 1 sampai kelas 6 berjumlah 108 siswa, perwakilan komite sekolah dan perwakilan warga sekitar yang dekat dengan sekolah berjumlah 4 partisipan. Hasil dari pengabdian ini adalah mampu menghasilkan Tim siaga Bencana dan SOP untuk sekolah siaga bencana di bawah pengawasan dari BPBD Kabupaten Bantul.
Penyuluhan Kebersihan Kuku, CTDS dan Kebersihan Gigi untuk Meningkatkan Kesadaran Personal Hygiene Siswa SDN IV Rawa Rengas Lubis, Vebry Haryati; Susilawati, Susilawati; Suminar, Mira; Innekerisnawati, Duwi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2335

Abstract

Permasalahan Kesehatan pada Siswa Siswi di SDN IV Rawa Rengas, yang menduduki bangku kelas 2 itu memang sangat kurang, terhadap kebersihan personal hygiene individual. Salah satunya permasalahan di Kesehatan seperti kurangnya kesadaran terhadap menjaga kebersihan kuku, mencuci tangan dan mengosok gigi, karena yangg memang yang kami temukan di SDN IV Rawa Rengas itu ketersediaan tempat mencuci tangan salah satu nya itu sangat cukup, tapi permasalahnya masih kurang kesadarannya anak -anak untuk mencuci tangan dan menjaga kebersian gigi . Tujuan dari promosi kesehatan ini adalah untuk memberdayakan siswa-siswi agar melakukan tindakan promotif, preventif yang dimulai dari diri sendiri dan menumbuhkan kesadaran siswa\i akan pentingnya memperaktekkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti (memotong Kuku,mencuci tangan,dan menggosok gigi) di SDN IV Rawarengas Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang. Peserta yang hadir dalam kegiatan penyuluhan ini yakni 3 kelas dengan total 60 siswa. Penyuluhan ini dilakukan dengan menyenangkan dengan berjalan lancar, dengan menonton video animasi, bernyanyi bersama dan memperagakan langkah-langkah cuci tangan dan gosok gigi yang baik dan benar, memberikan pemaha tentang 1 minggu sekali untuk memotong kuku , menggosok gigi dan mencuci tangan setelah melakukan aktifitas apapun. Pemahamaan dari anak-anak dievaluasi dangan memberikan sesi tanya jawab kepada Siswa Siswi. Hasil akhir yang dicapai dari kegiatan ini adalah kuku, tangan, gigi siswa siswi kelas 2 bersih.
Kemampuan Perkembangan Anak Usia Sekolah dalam Permainan Kelompok dengan Permainan Lempar Tangkap Bola Suryani, Ulfa; Yazia, Velga; Hasni, Hidayatul; Nurleny, Nurleny; Fatrida, Dedi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2338

Abstract

Anak pada Usia Sekolah merupakan masa perkembangan motorik kasar yang pesat. Dunia anak pada usia sekolah adalah bermain dan belajar melalui permainan yang mereka lakukan. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan perkembangan anak usia sekolah dalam permainan kelompok dengan permainan lempar tangkap bola. Penyuluhan ini dilaksanakan pada tanggal 14 September 2023 dengan sasaran anak usia sekolah yang berjumlah 17 orang. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, demonstrasi. Hasil dari penyuluhan ini didapatkan sebelum dilakukan permainan lebih dari separoh (64,7%) anak usia sekolah memiliki tingkat pengetahuan dan permainan lempar tangkap bola yang rendah dan setelah dilakukan permainan sebagian besar (94,1) anak usia sekolah memiliki pengetahuan dan permainan lempar tangkap bola yang tinggi, dan dapat dilihat hasil 88,2% peserta mampu mengetahui pengertian anak usia sekolah, 76,5% peserta mampu memahami tentang perkembangan normal dan menyimpang anak usia sekolah, dan 100% peserta dapat mengikuti permainan lempar tangkap bola yang dapat meningkatkan kemampuan untuk berinteraksi dan berkompetisi.
Pengenalan First Aid pada Anak Usia Sekolah di Daerah 3 T Jufrizal, Jufrizal; Rahmawati, Rahmawati; Syarif, Hilman
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2339

Abstract

Tingginya angka kejadian cidera dilingkungan sekolah memerlukan perhatian khusus dari semua pihak, karena anak usia sekolah sangat rentan terhadap terjadinya cedera terutama pada saat dilingkungan sekolah karena aktivitas yang mereka lakukan. Pada saat menangani korban cidera dibutuhkan pertolongan pertama merupakan tindakan segera yang diberikan kepada seseorang yang memberikan pertolongan yang mengalami sakit atau cedera. Sebelum melakukan pertolongan pertama penolong harus mengetahui bagaimana cara penanganan yang benar pada korban yang mengalami cidera dan disini dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani korban. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengenalan first aid pada anak usia sekolah. Metode yang dilakukan pada pengabdian kepada Masyarakat ini adalah edukasi dan simulasi pada 38 siswa SMP di daerah 3 T. Sebelum dilakukan edukasi dan simulasi dilakukan pre test pada siswa dengan diberikan pertanyaan terkait dengan materi yang disampaikan dan diakhir kegiatan dilakukan post test kembali dengan pertanyaan sebelum diberikan materi, dari hasil yang dilakukan terjadi peningkatan siswa terkait first aid (rata-rata pre test 30.26, rata-rata post test 82.10).
Upaya Peningkatan Pengetahuan Guru PAUD melalui Poster Labander (Pola Asuh Balita Berbasis Gender) di PAUD Inklusi Saymara Kartasura Andhikatias, Yunia Renny; Apriani, Arista; Maretta, Megayana Yessy; Widyastuti, Deny Eka
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i3.2350

Abstract

Gender masih menjadi perdebatan hangat di berbagai kalangan, mulai dari tingkat rumah tangga hingga struktur negara. Gender hanya mengacu pada perbedaan peran dan fungsi sosial yang dimiliki laki-laki dan perempuan, yang dibentuk oleh lingkungan kita. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan Guru PAUD yang dalam hal ini memiliki pera dalam peningkatan kualitas pendidikan pola asuh berbasis gender. Kegiatan dilakukan dengan melakukan melakukan membagikan poster LABANDER dan memutarkan video Gender kepada Guru PAUD Inklusi Saymara yang berjumlah 12 orang. Kegiatan dimulai dengan membagikan beberapa poster dan menampilkan poster melalui LCD, kemudian pengabdi memberikan penjelasan menggunakan poster tersebut, setelah penjelasan selesai dilanjutkan dengan tanya jawab yang disambut antusias oleh Guru PAUD Inklusi Saymara. Guru PAUD Inklusi Saymara mendapatkan jawaban yang sesuai dengan pertannyaanya dan mengerti tentang pola asuh balita berbasis gender. Guru PAUD Inklusi Saymara menanyakan beberapa pertanyaan terakit pola asuh, pertanyaan yang paling banyak dilontarkan adalah tentang bagaimana cara memberikan pola asuh anak yang berpedoman pada kesetaraan gender tanpa membuat anak bingung dengan jenis kelaminnya.
Analisis Kualitas Hidup Jemaah Haji Lanjut Usia Kloter X Tahun 2023/1444 H Slyviani, Rikeu; Astari, Dewanti Widya; Lestari, Ade
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i3.2352

Abstract

Salah satu rukun dalam agama Islam adalah ibadah haji. Di Indonesia, sebesar 80 % persen jamaah haji berada dalam kategori lanjut usia (lansia). Lansia adalah kelompok yang rawan terhadap penurunan kualitas hidup. Seiring bertambahnya usia, terjadi banyak perubahan seperti proses penuaan, penurunan fungsi biologis, psikologis dan sosial. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui kualitas hidup jemaah haji lanjut usia Kloter X tahun 2023/ 1444 H. Jumlah peserta yang terlibat sebanyak 66 orang jemaah haji lansia dari Kloter X tahun 2023/ 1444 H. Evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF yang berisikan 4 (empat) domain yaitu kesehatan fisik, kesehatan psikologi, hubungan sosial, serta hubungan dengan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan sebanyak 83% responden ( n = 55 ) memiliki tingkat kualitas hidup yang rendah. Dimensi kesehatan fisik dan mental menjadi faktor penentu kualitas hidup jamaah haji lansia. Berhaji merupakan suatu pencapaian hidup. Perawat tenaga kesehatan haji Indonesia harus berperan sebagai support system terbaik dalam pelaksanaan ibadah haji.

Page 53 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025