cover
Contact Name
Parea Rusan Rangan
Contact Email
pareausanrangan68@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journaldynamicsaint@gmail.com
Editorial Address
Jalan Nusantara No. 12 Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Dynamic SainT
ISSN : 23554169     EISSN : 27225364     DOI : https://doi.org/10.47178
Journal Dynamic SainT is a scientific journal in Engineering Fields consist of lectures, researchers and practitioners which is published by Engineering Faculty of Universitas Kristen Indonesia Toraja since 2014. This journal publishes including : Regional and Spatial Planning, Civil Engineering and Environment, Mechanical Engineering, Electrical Engineering, Information Technology, Industrial Engineering
Articles 163 Documents
Kuat Tekan Beton Menggunakan Material Tanah Mediteran Asal Dusun Kadinge Abdias T Arrang; Parea Rusan Rangan; Salmon Sendana; Yulieanti S. Mapaliey
Jurnal Dynamic Saint Vol 6 No 1 (2021): Jilid 1 Volume 6
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v6i1.1282

Abstract

Concrete is one of material that is widely used in infrastructure development, this is due to the abundance of concrete building materials available in nature. This study utilizes mediterranean soil as a substitute for fine aggregate and cement substitution to determine the feasibility of the mixed-concrete mediterranean soil against the achieved compressive strength. In this research, a laboratory experimental study method was used, that is conducting a compressive strength test on sample with the composition of the Mediterranean soil as a fine aggregate substitution of 25% and 50%, and the mediterranean soil passed sieve No. 200 which is heated to a temperature of 400 0 C as a cement substitute for 3% and 5%. The compressive strength of the concrete is 20 MPa with a slump of 100 mm. The results showed that the compressive strength of 25% and 50% fine aggregate substitution concrete was 20.05 MPa and 13.739 MPa, or only 94.23% and 60% compressive strength of concrete without mediterranean soil (21.235 MPa). Meanwhile, the compressive strength of 3% and 5% cement substitution concrete was 17.74 MPa and 14.53 MPa, or only 83.59% and 68.45% compressive strength of concrete without mediterranean soil.
PERBANDINGAN PERENCANAAN JEMBATAN TO’KANNA NANGGALA MENGGUNAKAN BOX CULVERT DAN GELAGAR PROFIL BAJA Parea Rusan Rangan; Hernita Matana
Jurnal Dynamic Saint Vol 6 No 1 (2021): Jilid 1 Volume 6
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v6i1.1283

Abstract

Jembatan sebagai salah satu prasarana transportasibagi pergerakan lalu lintas yang sangat strategis.Jembatan adalah suatu konstruksi yang dibangun sebagai jalur transportasi yang digunakan sebagai penghubung karena adanya rintangan sepertisungai, danau, rawa, maupun rintangan lainnya. Jika jembatan berada diatas jalan lalu lintasbiasa maka dinamakan Viaduct.Metode perencanaan yang digunakan dalam Perbandingan Perencanaan Jembatan To’kanna Dengan Menggunakan Box Culvert dan Gelagar Profil Baja adalah sebagai berikut : Metode pembebanan untuk perencanaan jembatan box curvert, Metode luas dan kecepatan untuk menghitung debit aliran sungai, Metode gumbel untuk perhitungan curah hujan maksimun, Metoderasional menghitung debit banjir rencana dan Metode LRFD (Load And Resistance Factor Design) adalah suatu metode dalam perencanaan jembatan yang memperhitungkan faktor beban dan faktor ketahanan material.Dari hasil analisa, dapat disimpulkan perencanaan perbandingan antara box culvert dengan struktur gelagar profil baja adalah untuk box culvert didapatkan nilai hasil pembebanan Tulangan Arah X Rn < Rmax (6,859 < 6,929) dan Tulangan Arah Y Rn < Rmax (6,859<6,929) dikatakan aman karena telah memenuhi syarat sedangkan Perbandingan perencanaan defleksi dari hasil analisa gelagar profil baja didapatkan nilai hasil balok anak = 20.367 mm ?27,778 mm dan nilai hasil balok induk = 5.574 mm ? 27,778 dikatakan aman karena telah memenuhi syarat lendutan
Deteksi Tingkat Kematangan Buah Kopi Arabika Berdasarkan Fitur Warna RGB Menggunakan Sensor TCS3200 Berbasis Arduino Uno Rusman, Juprianus; Michael, Aryo; Pasae, Nofrianto
Jurnal Dynamic Saint Vol 6 No 1 (2021): Jilid 1 Volume 6
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v6i1.1317

Abstract

Pengolahan buah kopi yang baik mempengaruhi mutu dan kualitas kopi yang dihasilkan. Pengolahan buah kopi meliputi proses sortasi buah dan proses pemisahan kulit buah dengan biji. Proses sortasi buah dilakukan dengan memilah buah kopi berdasarkan tingkat kematangannya. Hal tersebut dilakukan karena tidak seragannya kematangan buah kopi yang dipetik saat panen dan standar yang ditetapkan oleh tengkulak. Petani kopi arabika lokal di Pedamaran melakukan sortasi buah secara konvensional yaitu mengandalkan indra penglihatan. Proses tersebut memiliki kendala yaitu tidak seragamnya tingkat kematangan buah kopi yang dipengaruhi faktor subjektivitas. Warna buah kopi memberikan informasi terkait tingkat kematangannya. Pada penelitian ini, fitur warna buah kopi dideteksi menggunakan sensor TCS3200 dalam ruang warna red, green dan blue (RGB) kemudian diproses menggunakan mikrokontroller Arduino Uno untuk menentukan tingkat kematangannya. Penggunaan sensor TCS3200 untuk mendeteksi tingkat kematangan buah kopi arabika pada sistem yang dibangun memberikan akurasi 71,25%.
Analisis Perencanaan Rusun Polres Gowa Dengan Metode Sistem Rangka Momen Pemikul Menengah (SRMPM) Jufri Manga; Zwengly Lodi Honta; Hernita Matana; Parea Rusan Rangan; Yulieanti S. Mapaliey; Yohanis B. Lotim; Abdias Tandy Arrang; Hasyim Basri; Zain Patongloan; Gersony Miri; Marinus Linggi; Feri Daud Biang; Yusran Londongsalu; Yohans Sunarno; Agustina Pagatiku; Escher Kalapadang; Rael Rabang Matasik; Jery D. Paridy; Regita O. Runtukahu; Memed Timang; Abraham Ganti
Jurnal Dynamic Saint Vol 6 No 1 (2021): Jilid 1 Volume 6
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) merupakan suatu sistem yang daktilitasnya cukup tinggi serta memiliki persyaratan yang detail dalam perhitungan penulangan komponen struktur. Baik aksial, lentur dan geser untuk elemen balok dan kolom, serta ketentuan mengenai hubungan kolom dengan balok yang akan mempengaruhi kinerja bangunan ketika menerima beban gempa. Dengan enelitian ini dapat diketahui detail persyaratan SRPMM sesuai SNI 2847-2013. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Dari penelitian ini akan dideskripsikan bagaimana perencanaan struktur Rusun Polres Gowa dengan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM). Data dikumpulkan dari literatur atau kepustakaan, dan simulasi komputasi. Dari simulasi komputasi diperoleh model struktur (space frame) bangunan dan memperoleh gaya geser, gaya aksial, , dan momen yang terjadi. Rusun Polres Gowa merupakan gedung rumah susun yang strukturnya didesain dengan sistem konstruksi beton bertulang biasa.Rusun Polres Gowa terdiri atas 3 lantai, memiliki ukuran panjang sekitar 47 meter, lebar 19.8 meter dan tinggi total bangunan 15.6 meter. Dimensi struktur yang dihasilkan adalah dimesi kolom K1- 40x50, K2-40x50, K3-25x35, S1-25x40. Dimesi balok B1- 30x50, B2-30x50, B3-25x50, B4-20x40, B5-20x30, B6-15x30, RB1-20x30 Plat direncanakan menggunakan smartdek 0.7 mm dengan dimensi plat lantai 12 cm, plat atap 12 cm, plat reservoir 12 cm. Perencanaan fondasi, Fondasi P1 berupa fondasi sumuran dengan dimensi sumuran diameter 80 cm 1 buah dengan setinggi 4 m, dan dimensi Poer 150 cm x 150 cm x 50 cm pada kedalaman 2.0 m. Fondasi P2 berupa fondasi telepak/poer dengan kedalaman 2.0 m, dan dimensi Poer 150 cm x 150 cm x 30 cm
TINJAUAN PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG KANTOR PARIWISATA MENGGUNAKAN METODE DINDING GESER Parea Rusan Rangan; Zwengly Lodi Honta; Hernita Matana; Harni Tarru; Yohanis B. Lotim; Abdias Tandy Arrang; Hasyim Basri; Zain Patongloan; Gersony Miri; Marinus Linggi; Feri Daud Biang; Yusran Londongsalu; Yohans Sunarno; Agustina Pagatiku; Escher Kalapadang; Rael Rabang Matasik; Jery D. Paridy; Regita O. Runtukahu; Memed Timang; Abraham Ganti; Jufri Manga
Journal Dynamic Saint Vol. 5 No. 2 (2020): Jilid 5 Volume 2
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada bangunan tinggi tahan gempa umumnya gaya – gaya pada kolom cukup besar untuk menahan beban gempa yang terjadi sehingga umumnya perlu menggunakan elemen – elemen struktur kaku berupa dinding geser untuk menahan kombinasi gaya geser, momen dan gaya aksial yang timbul akibat gempa. Dengan adanya dinding geser sebagian besar beban gempa akan terserap oleh dinding geser tersebut. Dinding geser adalah dinding yang dirancang untuk menahan geser atau gaya lateral akibat gempa bumi. Untuk merencanakan dinding geser ini menggunakan acuan SNI 2847:2013, untuk perencanaan gempanya menggunakan SNI 1726:2012 dengan menggunakan metode lateral ekivalen. Untuk perhitungan gaya-gaya yang pada struktur digunakan alat bantu SAP 2000. Dalam Perencanaan Dinding Geser ini diperoleh hasil data pekerjaan yaitu direncanakan dengan lebar. Lebar dinding geser (lw) = 550 cm. Tebal dinding geser, (tw) = 25 cm. Serta tulangan pada Dinding Geser. Tulangan vertikal atau tulangan longitudinal = 60 D 16. Tulangan horizontal atau tulangan transversal (sengkang) = Ø 12 -150. Tulangan horizontal atau tulangan transversal (sengkang) pada sendi plastis dan pada sambungan lewatan tulangan vertikal = Ø 12 -150. Sambungan lewatan, Id = 650 mm. Perbedaan hasil deformasi yang diperoleh yaitu bangunan yang tidak menggunakan dinding geser mengalami deformasi sebesar 0.047 mm dan bangunan yang menggunakan dinding geser mengalami deformasi sebesar 0.026 mm.
Prototype Sistem Palang Pintu Parkiran Sepeda Motor Berbasis RFID Moh Sofwan Adha; Semuel Yacobus Padang; Ayu Astrina Patimang
Jurnal Dynamic Saint Vol 6 No 1 (2021): Jilid 1 Volume 6
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v6i1.1339

Abstract

Masalah perparkiran dapat terjadi di berbagai tempat, termasuk di area kampus karena banyaknya mahasiswa pengguna kendaraan. Salah satu masalahnya adalah pembagian fasilitas parkir tiap jurusan belum sepenuhnya diikuti oleh semua mahasiswa karena hanya ditandai dengan papan petunjuk dan arahan dari petugas keamanan sehingga lapangan parker tidak tertata dengan baik. Oleh karena itu diperlukan sistem palang pintu parkiran sepeda motor berbasis RFID yang dapat membantu menata lapangan parker. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen, pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur dan observasi. Hasil dari penelitian ini adalah sistempalang pintu yang dapat terbuka jika RFID tag yang idnya terdaftar didekatkan pada RFID reader, setelah kendaraan melewati parkiran kemudian selama 5 detik terbuka palang pintu akan tertutup otomatis. Tetapi pada saat palang pintu terbuka dan kendaraan berada diposisi area palang pintu maka palang pintu akan tetap terbuka sampai kendaraan melewati palang pintu.
Analisis Kerusakan isolator Saluran Transmisi Tegangan Tinggi Akibat Pengaruh Polutan ( Kondisi Kering Dan Basah ) Yusri Manapa Ambabunga; Henrianto Masiku
Journal Dynamic Saint Vol. 6 No. 2 (2021): Jilid 6 Volume 2
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v6i2.1369

Abstract

Isolator merupakan suatu alat pelindung kawat saluran transmisi yang banyak terpasang pada sistem tenaga listrik, baik pada sisi saluran pembangkit, saluran transmisi maupun pada salran distribusi tenaga listrik. Secara konstruksi isolator banyak ditemui pada sisi saluran transmisi udara (overhead lines), gardu induk maupun pada panel pembagi daya listrik 3 phasa. Isolator kawat transimisi pada umumnya terbuat dari bahan porselin, jika mengalami gangguan akan mudah retak dan pecah..Penyebab kerusakan isolator terutama pada permukaan isolator sehingga menurunkan kualitas kinerja isolator sebagai alat pelindung dan tempat menggantungnya kawat transmisi yaitu pengaruh polutan yang menempel pada permukaan isolator sehingga menimbulkan keretakan dan tembusnya tegangan pada permukaan isolator lalu mengalirlah arus bocor pada saluran transmisi tersebut.
Perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Dan Pengolahan Air Kelurahan Pattan Ulusalu Kecamatan Saluputti Dian Pranata; Reynaldi Palindo Masiku; Blessing C. J Dasmasela; M.LPaembonan
Journal Dynamic Saint Vol. 6 No. 2 (2021): Jilid 6 Volume 2
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v6i2.1385

Abstract

Sistem penyediaan air minum Kelurahan Pattan Ulusalu saat ini belum memadai untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat. Sumber air berada di Salu Tandung adalah salah satu mata air yang mampu menjadi air baku untuk melayani masyarakat Kelurahan Pattan ulusalu. Penelitian diawali dengan mengambil sampel air dan kemudian menguji kualitas air. Kemudian dilakukan pengambilan data debit air dan data penduduk lalu diproyeksikan untuk 10 tahun kedepan. Setelah debit dan kebutuhan air pada 10 tahun kedepan didapatkan, maka dibuat perencanaan bangunan air. Dari hasil penelitian diperoleh kandungn air mengandung bakteri e.coliform sebanyak 4700/100ml yang disebabkan oleh pembusukan dedaunan dan pohon yang berada disekitar sehingga dilakukan upaya pembuatan instalasi pengolahan air dilengkapi dengan kaporit Ca(OCl2) antara 60-70% yang mampu membunuh bakteri e.coliform. Dengan debit 8,3L/detik atau 717.120L/Hari setelah diproyeksi mampu untuk memenuhi kebutuhan air sebanyak 121.246L/Hari hingga tahun 2030. Maka direncanakan reservoir umum yang mampu menampung air sebanyak 40m3 untuk didistribusikan ke masing-masing lingkungan dengan cara gravitasi dengan dimensi pipa transmisi pipa HDPE Ø3” dan pipa distribusi HDPE Ø1,5”.
Analisa Kelayakan Air Sumur Bor Sebagai Sumber Air Di Kelurahn Ariang Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja Efrani Rudistya; Christiawaty Paseno; Naftalia Victoria; Dedi I. T Tondok; Dian Pranata Putra Ambali
Journal Dynamic Saint Vol. 6 No. 2 (2021): Jilid 6 Volume 2
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v6i2.1437

Abstract

Air adalah salah satu kebutuhan pokok makhluk hidup. Mata air adalah salah satu sumber daya air yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari. Di Kelurahan Ariang, Kecamatan Makale, Kabupaben Tana Toraja terdapat satu sumur bor sebagai sumber air untuk kebutuhan sehari hari. Sebagai salah satu sumber air yang cukup dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari.Pada penelitian kali ini didapatkan hasil bahwa air pada sumur bor tersebut layak digunakan masyarakat sekitar untuk kebutuhan sehari-hari. Hasil pengujian total zat padat terlarut yang terkandung dalam sampel air yang diuji menggunakan alat TDS sebesar 194 mg/l sehingga memenuhi syarat Peremenkes No. 492/Menkes/Per/IV/2010 yang batas maksimumnya yaitu 500 mg/l dan hasil pengujian sampel air menggunkan strip test menunjukkan bahwa semua sampel memenuhi pesyaratan dari Permenkes No. 492/Menkes/Per/IV/2010 sehingga air sumur bor yang berada di Desa Lo’ko’ Kelurahan Ariang Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja layak digunakan oleh masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari.
Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air untuk Daya Dukung Lingkungan di Dusun Limbong Padang, Lembang Talimbangan, Kec. Buntupepasan Rante, Stenly
Jurnal Dynamic Saint Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v7i1.1446

Abstract

Beragam bentuk aktivitas manusia yang tidak pernah lepas dari penggunaan air. Kondisi tersebut memaksa agar suatu dusun dapat menjaga kualitas dan kuantitas sumber daya air. Tersedianya sumber daya air suatu dusun harus mampu mencukupi kebutuhan air yang diharapkan, sehingga terjadi keseimbangan antara keduannya. Penentuan keterlampauinya ketersediaan oleh kebutuhan air dapat dinyatakan melalui status daya dukung lingkungan. Tujuan utama dilakukannya penelitian untuk mengetahui status daya dukung lingkungan Di Dusun Limbong Padang. Penentuan status daya dukung lingkungan dilakukan dengan metode analisis data primer. Faktor penentu kebutuhan air antara lain jumlah penduduk, luas sawah, dan jumlah ternak. Dusun Limbong Padang, Lembang Talimbangan, Kecamatan Buntu Pepasan, yang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Toraja Utara yang terletak di Koordinat 02° 49’ 53” Lintang Selatan dan 119° 51’ 26” Bujur Timur dengan Luas Wilayah 131,72 Km², dengan jarak tempuh sekitar 26 Km dari Ibukota Kabupaten Toraja Utara (Rantepao) dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat. Topografi daerah ini berbukit dengan ketinggian rata-rata 1.415 DPL.Secara keseluruhan Kecamatan Buntu Pepasan terdiri dari 1 Kelurahan dan 12 Lembang dengan luas wilayah 131,72 km² salah satunya Lembang Talimbangan. Kebutuhan Air Jumlah populasi penduduk, jumlah ternak, dan luas sawah berpengaruh pada penggunaan air di Dusun Limbong Padang. Faktor penentu kebutuhan air diproyeksikan baik untuk mengetahui besarnya penggunaan air domestik, non domestik, irigasi, peternakan, industri, dan untuk penggelontoran (pemeliharaan sungai)

Page 11 of 17 | Total Record : 163