cover
Contact Name
Elihami
Contact Email
diferensialjr@ummaspul.ac.id
Phone
+6281339859730
Journal Mail Official
diferensialjr@ummaspul.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Matematika-STKIP Muhammadiyah Enrekang Jalan Jenderal Sudirman No. 17 Enrekang, Sulawesi Selatan-Indonesia, Post Code 91712
Location
Kab. enrekang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
DIFERENSIAL: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
ISSN : -     EISSN : 27164047     DOI : DOI Prefix: 10.33487/
Core Subject : Education,
Diferensial: Jurnal Pendidikan Matematika mempublikasikan hasil penelitian dan artikel dalam kajian pendidikan dan penyelenggaraan pendidikan dalam setting pendidikan nonformal dan informal di Indonesia.
Articles 40 Documents
Apakah Terdapat Perbedaan Kemampuan Mahasiswa Calon Guru Matematika Dalam Mengubah Soal Cerita Ke Dalam Bentuk Model Matematika Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Hipporcrates? Nurdin, Nurdin; Ismail, Taupik; Anugrah, Dian; Sumi, Sumi
DIFERENSIAL: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2 No 2 (2022): Diferensial Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan mahasiswa calon guru matematika dalam mengubah soal cerita ke dalam bentuk model matematika ditinjau dari tipe kepribadian Hipporcrates. Kemampuan representasi matematika diukur dari empat indikator yaitu representasi gambar, representasi visual, representasi kata dan representasi ekspresi matematik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan tiga instumen yaitu instrument angket untuk mengetahui tipe kepribadian subjek penelitian, instumen tes kemampuan mengubah soal cerita kedalam bentuk model matematika materi geometri bidang dan ruang dan instrument wawancara sebagai penguatan hasil instrument tes agar data yang diperoleh semakin valid. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan aplikasi Nvivo 12 Plu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat tipe kepribadian hipporcrates yang paling baik dalam mengubah soal cerita kedalam bentuk matematika yaitu tipe kepribadian melankolis karena dapat mengubah wacana menjadi bentuk ilustrasi, dapat menggambarkan dan menemukan segitiga kongruen dan sebangun, dapat menuliskan dan menjelaskan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah, dan menyelesaikan permasalahan menggunakan ekspresi matematika. Hal ini menunjukkan bahwa subjek memiliki pengetahuan matematika yang utuh, baik secara konseptual maupun procedural.
Efektivitas Penerapan Model Round Club pada Materi Aritmatika Sosial Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 4 Enrekang sutriana, Sutriana; Samsul, Putriyani; Hafsyah, Hafsyah
DIFERENSIAL: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1 No 2 (2021): Diferensial: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang efektivitas penerapan model round club pada materi aritmatika sosialpeserta didik Kelas VIISMP Negeri 4 Enrekang. Permasalahan pokok yang dikaji terfokus pada apakah model round club efektif diterapkan pada materi aritmatika sosialpeserta didik Kelas VIISMP Negeri 4 Enrekang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model round clubpada materi aritmatika sosialpeserta didik Kelas VIISMP Negeri 4 Enrekang. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIISMP Negeri 4 Enrekang yang terdaftar dan mengikuti proses pembelajaran pada tahun ajaran 201/2020 dengan jumlah 27 orang.Data diperoleh dari tes dan pengamatan langsung, kemudian data diolah dengan uji homogenitas dan uji hipotesis. Penerapan model round clubpada materi aritmatika sosialpeserta didik Kelas VIISMP Negeri 4 Enrekang lebih efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Hal ini dapat ditunjukkan dari hasil perhitungan dengan menggunakan uji pairedt-test, nilai Ttabel = -16,018 dengan tingkat signifikan 0,000. Ini berarti nilai Thitung lebih besar dan berada pada taraf signifikan 5% yang artinya rata-rata sebelum penerapan model round club lebih rendah dibandingkan rata-rata setelahpenerapan model round club yang berarti ho ditolak dan ha diterima yaitu penerapan model round club lebih efektif dibandingkan tidak menerapkan penerapan model round club. Dari uji tersebut terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai sebelum perlakuan (pre-test) dengan rata-rata nilai setelah perlakuan (post-test). Berdasarkan hasil penghitungan, dihasilkan nilai rata-rata pretest sebesar 38,9 dan nilai rata-rata posttest sebesar 80,3. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai pretest dan posttest.
“KEMAMPUAN PROBLEM POSING MATEMATIKA SISWA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DAN FIELD INDEPENDENT DI SMP NEGERI 4 ENREKANG” Suarti Djafar; Milda Milda; Rustiani S
DIFERENSIAL: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1 No 1 (2021): Diferensial Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan problem posing matematika berdasarkan gaya kognitif field dependent dan field independent di SMP Negeri 4 Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Enrekang selama kurang lebih 1 bulan yakni mulai bulan Februari sampai Maret 2022. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII C SMPN 4 Enrekang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan intstrumen Group Embeded Figures Test (GEFT) dan instrument Pengajuan Masalah Matematika. Berdasarkan hasil analisis kemampuan pengajuan masalah matematika siswa ditinjau dari kaya kognitif field dependent dan field independent pada materi penyajian data kelas VIII di SMP Negeri 4 Enrekang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan siswa GKFD dalam mengajukan masalah dengan 2 informasi yang telah diberikan pada tes pengajuan masalah hanya dapat memenuhi 2 kategori kemampuan pengajuan masalah, yaitu reformulasi masalah dan rekonstruksi masalah. 2) Kemampuan siswa GKFI dalam mengajukan masalah dengan 2 informasi yang telah diberikan pada tes pengajuan masalah sudah memenuhi semua kategori kemampuan pengajuan masalah secara lengkap, yaitu reformulasi masalah, rekonstruksi masalah, dan imitasi masalah.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DAN FIELD INDEPENDENT DI SMA NEGERI 2 ENREKANG Djafar, Suarti; S, Rustiani; Ardi, Ardi
DIFERENSIAL: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2 No 2 (2022): Diferensial Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan problem based learning matematika berdasarkan gaya kognitif field dependent dan field independent di SMA Negeri 2 Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Enrekang selama kurang lebih 1 bulan yakni mulai bulan April sampai Mei 2022. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA2 SMA Negeri 2 Enrekang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan intstrumen Group Embeded Figures Test (GEFT) dan instrument Pengajuan Masalah Matematika. Berdasarkan hasil analisis kemampuan pengajuan masalah matematika siswa ditinjau dari kaya kognitif field dependent dan field independent pada materi persamaan kuadrat kelas XI IPA2 di SMA Negeri 2 Enrekang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan siswa GKFD dalam mengajukan masalah dengan 2 informasi yang telah diberikan pada tes pengajuan masalah hanya dapat memenuhi 2 kategori kemampuan pengajuan masalah, yaitu reformulasi masalah dan rekonstruksi masalah. 2) Kemampuan siswa GKFI dalam mengajukan masalah dengan 2 informasi yang telah diberikan pada tes pengajuan masalah sudah memenuhi semua kategori kemampuan pengajuan masalah secara lengkap, yaitu reformulasi masalah, rekonstruksi masalah, dan imitasi masalah
Classroom Action Research: Apakah Hasil Belajar Matematika Dapat Ditingkatkan Melalui Metode De Bono Nurdin, Nurdin; Anugrah, Dian; Sumi, Sumi
DIFERENSIAL: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2 No 1 (2022): Diferensial Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Classroom action research ditujukan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar trigonometri pada peserta didik kelas XI IPA 2 SMA Negeri 3 Parepare melalui metode De Bono. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus tiga kali pertemuan, setiap akhir siklus dilakukan satu kali tes hasil belajar. Aktivitas peserta didik dan kemampuan guru mengelola pembelajaran dilakukan selama proses melalui lembar observasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa, hasil belajar pada materi trigonometri mengalami peningkatan melalui metode De Bono pada peserta didik kelas XI IPA 2 SMA Negeri 3 Parepare. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya skor rata-rata hasil belajar trigonometri, tercapainya ketuntasan belajar klasikal, meningkatnya persentase rata-rata aktivitas peserta didik yang sesuai dengan pembelajaran dari siklus I ke siklus II.
Penerapan Teknik Pembelajaran Probling Prompting untuk meningkatkan Pemahaman Konsep Bangun Ruang Dimensi Tiga Siswa Kelas X SMAN 1 Messawa S, Rustiani; Djafar, Suarti; Asri, Asri
DIFERENSIAL: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2 No 1 (2022): Diferensial Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep bangun ruang dimensi tiga pada siswa kelas X SMAN 1 Messawa melalui penerapan teknik pembelajaran probing prompting. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebanyak 32 orang yang terdiri dari 14 laki-laki dan 18 perempuan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Setiap siklus berlangsung empat tahap, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes pemahaman konsep dan lembar observasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman konsep bangun ruang dimensi tiga siswa kelas X SMAN 1 Messawa setelah dilakukan proses pembelajaran melalui teknik pembelajaran probing prompting yang ditandai dengan: (1) Meningkatnya skor rata-rata pemahaman konsep bangun ruang dimensi tiga siswa dari siklus I yaitu dengan nilai 70,19 menjadi 85,15 pada siklus II. (2) Peningkatan ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I yang belum tercapai secara klasikal hanya mencapai 49,2%, namun pada siklus II telah tercapai ketuntasan secara klasikal yaitu 95,3%. (3) Meningkatnya persentase aktivitas siswa yang sesuai dengan pembelajaran dari siklus I yaitu sebesar 42,11% menjadi 52,31% pada siklus II, dan menurunnya persentase aktivitas siswa yang tidak sesuai dengan pembelajaran dari siklus I yaitu sebesar 30,33% menjadi 19,88% pada siklus II. Hal ini sejalan dengan semakin meningkatnya kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran.
Penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam Pembelajaran Matematika Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Dependent dan Field Independent Di SMA Negeri 2 Enrekang Djafar, Suarti; S, Rustiani; Asri, Asri
DIFERENSIAL: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2 No 1 (2022): Diferensial Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan problem based learning matematika berdasarkan gaya kognitif field dependent dan field independent di SMA Negeri 2 Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Enrekang selama kurang lebih 1 bulan yakni mulai bulan April sampai Mei 2022. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA2 SMA Negeri 2 Enrekang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan intstrumen Group Embeded Figures Test (GEFT) dan instrument Pengajuan Masalah Matematika. Berdasarkan hasil analisis kemampuan pengajuan masalah matematika siswa ditinjau dari kaya kognitif field dependent dan field independent pada materi persamaan kuadrat kelas XI IPA2 di SMA Negeri 2 Enrekang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan siswa GKFD dalam mengajukan masalah dengan 2 informasi yang telah diberikan pada tes pengajuan masalah hanya dapat memenuhi 2 kategori kemampuan pengajuan masalah, yaitu reformulasi masalah dan rekonstruksi masalah. 2) Kemampuan siswa GKFI dalam mengajukan masalah dengan 2 informasi yang telah diberikan pada tes pengajuan masalah sudah memenuhi semua kategori kemampuan pengajuan masalah secara lengkap, yaitu reformulasi masalah, rekonstruksi masalah, dan imitasi masalah.
Analisis Kesulitan Matematika Siswa SMPS PPM Rahmatul Asri Pada Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung Hafsyah, Hafsyah; A, Ruslimin; Alam, Pratiwi Pujilestari
DIFERENSIAL: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2 No 1 (2022): Diferensial Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa SMP pada materi bangun ruang sisi lengkung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan subjeknya ialah siswa SMPS PPM Rahmatul Asri , kelas IX yang jumlahnya sebanyak 20 siswa. Kemudian pengumpulan data yang di gunakan yaitu memberikan soal instrument kepada siswa sebanyak 5 buti soal. teknik menganalisis yang dilakukan yaitu menilai jawaban siswa berdasarkan tes yang dibagikan, menenetukan jenis-jenis kesalahan dalam menjawab oleh siswa dan mengetahui banyaknya jenis kesalahan siswa. Dari hasil analisi data penelitian menunjukan siswa belum mampu untuk menghitung volume, mengidentifikasi informasi yang termasuk dalam soal, dan belum bisa menyelesaikan soal materi bangun ruang sisi lengkung. Sehingga bisa di simpulkan bahwa siswa masih belum menguasai konsep bangun ruang sisi lengkung.
Kemampuan Problem Posing Matematika Siswa Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Dependent dan Field Independent Di SMP Negeri 4 Enrekang milda, Milda; Djafar, Suarti; S, Rustiani
DIFERENSIAL: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2 No 1 (2022): Diferensial Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan problem posing matematika berdasarkan gaya kognitif field dependent dan field independent di SMP Negeri 4 Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Enrekang selama kurang lebih 1 bulan yakni mulai bulan Februari sampai Maret 2022. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII C SMPN 4 Enrekang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan intstrumen Group Embeded Figures Test (GEFT) dan instrument Pengajuan Masalah Matematika. Berdasarkan hasil analisis kemampuan pengajuan masalah matematika siswa ditinjau dari kaya kognitif field dependent dan field independent pada materi penyajian data kelas VIII di SMP Negeri 4 Enrekang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan siswa GKFD dalam mengajukan masalah dengan 2 informasi yang telah diberikan pada tes pengajuan masalah hanya dapat memenuhi 2 kategori kemampuan pengajuan masalah, yaitu reformulasi masalah dan rekonstruksi masalah. 2) Kemampuan siswa GKFI dalam mengajukan masalah dengan 2 informasi yang telah diberikan pada tes pengajuan masalah sudah memenuhi semua kategori kemampuan pengajuan masalah secara lengkap, yaitu reformulasi masalah, rekonstruksi masalah, dan imitasi masalah.
Meningkatkan Hasil Belajar Program Linear Melalui Penggunaan Aplikasi Geogebra Siswa Kelas XI MIPA 1 Di SMAN 2 Enrekang sumi, Sumi; Nurdin, Nurdin; Agusriandi, Agusriandi
DIFERENSIAL: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3 No 2 (2023): Diferensial Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses belajar dan hasil belajar matematika siswa kelas XI MIPA 1 di SMAN 2 Enrekang melalui penggunaan aplikasi geogebra pada materi program linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi geogebra pada materi program linear dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIPA 1 di SMAN 2 Enrekang. Hal ini berdasarkan pada hasil rata-rata hasil belajar individu siswa sebanyak 64,6 dan ketuntasan belajar klasikal sebanyak 45% pada siklus I naik menjadi 81,4 rata-rata hasil belajar individu siswa dan sebanyak 75% ketuntasan belajar klasikal. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi geogebra pada materi program linear dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIPA 1 di SMAN 2 Enrekang.

Page 2 of 4 | Total Record : 40